Nothing To You // Ficlet

 

nothingtoyou

*.* Nothing To You *.*

Author : Meliza Caterin (Tan Mei Li)
Genre : Sad
Rate : General
Lenght : One Shot
Cast :
Jung Yong Hwa (Cnblue)
Yoon Eun Hye (aktris)

 

 

@@@@@@@

“Jika seseorang dilukai terlalu dalam seiring dengan berjalannya waktu, semua perasaannya akan mati, sehingga dia tidak akan mengenang semua hal yang pernah dilewati bersama orang itu. Sekalipun dia mengingatnya tapi semua itu tidak akan terasa seperti dia pernah mengalaminya.”

Happy Reading !!

Eun Hye POV.

Aku terhenyak ketika mendapati kenyataan yang menurutku sangat menyakitkan. Perlahan ku palingkan wajahku menghadap dia yang masih terpaku dibelakangku. Tersirat perasaan bersalah yang terpampang jelas dimatanya.

“Apa yang kau inginkan lagi dariku? Tak puaskah kau menyakiti perasaanku selama ini?” Aku melontarkan semua pertanyaan yang menyakitkan itu dengan terpaksa.

“Mianhae, jeongmal mianhae,” tangannya yang sedari tadi mematung telah beralih menggapai semua jemariku yang membeku ditengah dinginnya malam yang menusuk tulang.

Hatiku terlalu sakit, hingga untuk memberikan kata maaf untuknya saja aku tak mampu. Apakah aku berdosa karena tidak memaafkannya? Sungguh, saat ini yang aku tahu hanyalah perasaanku telah tertata kembali, bahkan disana tidak ada sedikitpun tempat yang aku sisakan untuknya.

Terlalu sakit ketika hatiku dikoyak terlalu dalam olehnya. Terlalu perih ketika dia menuangkan semua luka yang belum sembuh itu dengan air garam. Tidak merasa berdosakah dia? Setelah apa yang dilakukannya padaku?

Tanpa ada beban dan rasa malu, dia datang kembali dan meminta maaf, memohon padaku untuk kembali kesisinya, setelah dia menyakiti dan mencampakanku dengan cara yang sadis. Setelah wanita yang pilihannya mencampakannya begitu saja.

Seketika tetesan air dari langit jatuh membasi ragaku, langit yang selalu cerah itu seakan ikut menangis.

“Pergilah! Sekalipun kau mengancam ingin bunuh diri, aku tetap tidak akan pernah memberikan ruang di hatiku ini untukmu lagi.”

Gemericik air hujan menjadi saksi, ketika satu tahun yang lalu dia membuatku seperti barang bekas yang hina dan tidak berguna.

Flashback On.

Bruuk~
Seketika tubuhku jatuh membeku, seakan aku berada di tempat yang bersalju dan mematikan semua sistem indera yang aku miliki. Aku hanya bisa menyaksikan tontonan yang terpampang jelas dan menyilaukan retina mataku, sehingga aku terpaksa harus mengeluarkan cairan bening yang bergerombol keluar melewati sudut indera penglihatanku.

Dengan sekuat tenaga aku menahan mereka agar tidak menyeruak keluar, namun semuanya sia-sia. Ketika air mata itu meleleh bagaikan salju yang terkena pancaran sinar matahari yang sangat menyengat.

“Oppa, teganya kau melakukan ini semua. Apa salahku padamu?” hanya kata itu yang sanggup aku lontarkan dan hanya bisa terdengar oleh indera pendengaranku saja.

Mungkin isakanku terlalu keras, sehingga mengganggu dua anak manusia yang sedang bercumbu itu melepaskan tautan mereka. “Eun Hye-ssi, apa yang kau lakukan disini?”

Pertanyaan bodoh macam apa ini? Apa aku tidak salah dengar? Dia melontarkan pertanyaan bodoh yang sangat menyakitkan, tidak sadarkah dia telah membawa wanita lain ke tempat favorite aku dan dirinya?

Bahkan dengan teganya dia bermesraan di tempat yang biasa kami duduki untuk menikmati pemandangan menjelang senja, dan menunggu matahari kembali ke peraduannya.

“Kenapa kau lakukan ini padaku? Apa salahku padamu? Tidak cukup kah hubungan yang kita jalin selama 3 tahun ini?” sekuat tenaga aku mengeluarkan pertanyaan yang memang sudah seharusnya aku mencari tahu kenapa dia melakukan hal yang menyakitkan ini padaku.

“Aku mencintainya, bahkan aku sudah menjalin hubungannya dengannya setahun yang lalu. Aku merasa kau sudah membosankan, pergilah! Semuanya kita akhiri sampai disini. Aku ingin bahagia dengan kekasihku yang sekarang, jangan pernah mencoba untuk menghubungiku lagi!”

Nyanyian burung-burung yang berterbangan terdengar seperti jeritan yang memilukan. Dia berlalu pergi meninggalkan diriku tanpa perasaan bersalah sedikitpun. Bahkan isak tangis dan permohonanku agar dia tidak pergi meninggalkanku tak di hiraukannya.

Sakit! Sungguh semua ini terlalu menyakitkan untuk aku hadapi, seketika itu pula kilat yang membelah langit seperti sedang berlomba membentuk suatu nada ketika bersahutan dengan isakkan yang keluar dari mulutku. Seketika itu pula awan hitam menjatuhkan air matanya.

Flashback Off.

Aku hanya tersenyum miris mengenang semua itu. Suasanya saat itu sama seperti ini, hanya saja untuk saat ini kami bertukar posisi.

“Mianhae, Yong Hwa-ssi, hatiku perlahan membeku saat kau menuangkan cairan luka yang memilukan. Bahkan semua rasaku untukmu perlahan mati setelah aku berusaha berkutat dengan berjuta rasa kecewa yang mendera. Tidak ada lagi apapun untukmu, semuanya telah berubah, rasaku, semuanya telah mati untukmu.”

*** THE END ***

 

6 thoughts on “Nothing To You // Ficlet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s