99 Kiss and 9 Day’s | Oneshoot

 

kyu496494133714752_2121815859_n

FF(Oneshoot) 99 Kiss and 9 Day’s

Tittle : 99 Kissing and 9 Day
Cast : Cho Kyuhyun, Lee Eun Ji, and Mr.Smit
Author : Siska Shafitri Alamsyah
Leght : Oneshoot

 

~~~~happy reading~~~~
Seorang gadis manis tengah berjalan di lorong koridor kampus barunya. Universitas Kyunghae, itu adalah tempat barunya untuk menimba ilmu setelah lulus sekolah menengah atas. gadis itu berjalan dengan sangat lesu sebab sudah dari kemarin pertama ia masuk kuliah, ia tidak menemukan sosok pria yang ia rindukan sekaligus alasannya kenapa ia bisa kuliah di universitas itu, ya karna pria itu. Cho Kyuhyun pria itu, dia adalah senior eun ji saat di SMA dulu, senior yang yang umurnya hanya berjarak 2 tahun darinya.sampai saat ini, ia belum menemukan seniornya itu. senior idamannya, senior yang selalu ia rindukan, senior yang sangat ia sukai, dan senior yang selalu hadir di mimpi malamnya. senior Cho Kyuhyun.
SKIP
seperti hari-hari sebelumnya. eun ji masih belum melihat kyuhyun di kampus itu. ia sangat yakin bahwa kyuhyun sedang melanjutkan belajarnya di universitas ini. tapi sudah seminggu ia belajar di universitas itu dan belum sama sekali melihat kyuhyun. sebenarnya ia bisa saja bertanya pada seniornya yang lain, yang satu angkatan dan satu organisasi dengan cho kyuhyun tapi ia tidak berani untuk bertanya, melihatnya saja ia sudah takut duluan. memang wanita yang penakut.


jam pulang pun tiba,eun ji sedang bersiap untuk melakukan rutinitasnya setelah pulang kuliah. “kau ingin ke sana lagi ??” tanya hye ra teman sebangkunya. “ya ” “kenapa kau suka sekali tidur di perpustakaan setelah jam pulang, kenapa tidak tidur di rumah saja ??” “entahlah, ketika aku berada di sana aku merasakan seseorang yang ku cari hadir di mimpi ku,” ucap eun ji sambil menatap kosong ke arah papan tulis. tatapannya sangat lirih. “hemm…yasudah aku pulang duluan ya. dahhhh…” ucap hye ra sambil mlambaikan tangannya setelah ia bangkit dari kursinya. eun ji pun hanya tersenyum dan membalas lamabaian tangan itu. Setelah ia selesai dengan buku-bukunya, eun ji segera menuju ke perpustakaan dan setelah ia sampai, ia langsung mendudukkan diri di tempat biasanya. di ujung pojok rak buku yang jarang di kunjungi mahasiswa membuat eun ji merasa nyaman hingga ia terduduk di lantai dengan kaki yang ia luruskan kedepan dan itu telah menjadi kebiasaannya belakangan ini. tidur di perpustakaan dengan handset yang selalu melekat di kedua telinganya.
***********
Ruangan serba putih dengan bau obat- obatan yang sedikit mengganggu alat penciuman serta alat-alat lengkap kedokteran dengan komputer detak jantung telah menghiasi ruang inap itu. seorang pria muda tengah tergeletak lemah di sana dengan alat-alat dokter yang melekat di tubuhnya. seorang wanita paruh baya dan gadis muda tengah menangisi pria yang tergeletak lemah di sana. “Kyu-ah, hiskk….. seharusnya kau mendengar ibu hisk…. bukankah ibu sudah bilang padamu unuk tidak keluar rumah dan menunda kepulangan mu. karna di sana sedang ada badai topan. tapi hisk….tapi kenapa kau tidak mendengarkan ibu,” ucap wanita paruh baya itu yang tak lain ibu dari cho kyuhyun. seorang gadis muda pun ikut menimpalinya. “dasar bocak tengik hiskk… seharusnya ibu tetap mencegahnya untuk berlibur ke tokyo walaupun bocah ini terus memaksanya. hey bocah tengik hiskk…ayo bangun !! aku ingin menghajar mu karna telah membuat kita khawatir. bodoh !! ayo bangun !! hisk…” ucap Cho Ahra kakak perempuan dari cho kyuhyun. seperti itu lah cara ia menunjukkan kasih sayangnya pada adik kesayangannya. “sudah lah sayang berhenti menangis. kita doa kan saja kyuhyun agar komanya tidak berlangsung lama,” ucap tuan cho yang sedari tadi hanya terdiam di antara mereka.
Gelap !! kata itu lah yang pertama keluar dari benak kyuhyun. sama sekali tidak ada cahaya. beberapa detik yang lalu kyuhyun telah hadir di alam bawah sadarnya. “Cho Kyuhyun,” suara bass seseorang telah memanggil namanya. “Sii…siii…siiapa itu ?? dan…di..di..mana aku ??” gugup kyuhyun.kegelapan telah menghalangi pandangannya. “Tak perlu takut cho kyuhyun, berjalan lurus kedapan. Dan jika kau sudah menemukan pintu berwarna putih, bukalah pintu itu kelak kau akan tau siapa aku” ucap suara bass itu Dengan langkah yang ragu tapi pasti, kyuhyun terus melangkahkan kakinya kedapn hingga ia menemukan pintu putih itu. Tanpa berucap apapun,kyuhyun telah membuka knop pintu itu secara perlahan. TERANG !! Setelah ia membuka pintu, kata terang lah yang keluar dari benaknya. “Cho Kyuhyun” Kyuhyun langsung membalikkan badannya setelah suara bass itu kembali memanggilnya dari arah belakang. “Si…siiapa kau !!” Ucap kyuhyun dengan terbata-bata. “Mr.smiit” ucap suara bass itu yang memakai setelan tuxedo berwarna putih.pria itu masih muda, mungkin hanya berjarak 3 tahun lebih tua dari kyuhyun. “Mr.smiit ??” Kyuhyun tampak bingung. “Ya aku mr.smiit, malaikat pencabut nyawa” “Apa ?? Pencabut nyawa ?? Apa kau…. Akan mencabut nyawaku sekarang ??” Kyuhyun tampak bergedik ngeri hingga ia terhentak ke belakang. “Ahahah tidak. Untuk saat ini aku ingin menolong mu.” “Menolong ku ??”Kyuhyun semakin bingung. Mr.smiit pun berjalan melewati kyuhyun dan duduk di kursi goyangnya. Sedangkan kyuhyun terus mengikuti mr.smiit untuk meminta penjelasan. “Ya menolong mu dari koma” “Benarkah ?? Kau bisa melakukannya ?? Bagaimana caranya ??”Kyuhyun berubah menjadi antusias. “Dengan cinta !! Cinta sejati” tegas mr.smiit. “Ahahahaha oh ayolah, aku sedang tidak hidup didalam dongeng mr.smiit” “Aku serius !!” “Jangan konyol !!” Suasana pun menjadi berubah panas. “Kau harus menemukan cinta sejatimu dengan cara menciumnya dan itu bisa membuatmu terbangun dari koma mu,” “Cih, yang benar saja. Ini benar-benar konyol !! Bagaimana bisa aku mencium wanita sedangkan aku sedang terbaring lemah disana. Ini tidak masuk akal !! Cepat kembalikan aku !!” Dengan kesal kyuhyun segera berbalik dan ingin meninggalkan tempat itu. “Kau tidak ingin membuat keluargamu terus merasa khawatir padamu kan”ucapan mr.smiit barusan membuat langkah kyuhyun terhenti dan langsung membalikkan tubuhnya menatap mr.smiit. “Kau tahu ini benar-benar konyol. Bagaimana bisa aku percaya padamu ?? Dan apakah aku harus mempercayaimu ??” Ucap kyuhyun dengan nada menantang. “Harus !! Kau harus percaya padaku jika kau ingin bangun dari koma mu.setelah ini aku akan mengembalikan mu pada ragamu. Dan setelah kau sampai pada ragamu mu sendiri, kau bangun kembali menjadi arwah mu.dari situ lah waktu mulai berjalan. Kau harus melaksanakannya dengan baik”jelas mr.smiit. Ini membuat kyuhyun tambah kebingungan. “Waktu ?? Waktu apa ??” “9 hari !! Waktu mu hanya 9 hari untuk mencari cinta sejati mu. Dan kau hanya di beri 99 kali ciuman.jika kau masih belum menemukan cinta sejatimu selama 9 hari dan pada ciuman ke 99 kau masih belum menemukannya,maka maafkan aku. Kau harus ikut dengan ku pergi dari dunia ini.” “Ahahah tidak !! Kau sudah gila !! Bagaimana bisa aku menemukan cinta sejatiku selama 9 hari !! Sedangkan wanita di dunia ini begitu banyak di berbagai belahan” “Dia ada di sekitar mu” “Di sekitar ku ??” “Eumm..” “Lalu apa reaksiku jika aku sudah menemukan cinta sejatiku ??” “Setelah kau melepaskan menciumnya dan 3 detik kemudian arwah mu akan menghilang” “Oh tidak, apa aku sedang ada di negeri dongeng ?? Aku sudah benar-benar gila” “Kadang cinta sejati itu datang saat di kegelapan karna mata itu tertutup.selamat bertugas” “YAK !! Tunggu dulu !!”
JLEB….
Beberapa detik yang lalu arwah itu baru saja bangun dari raganya.Cho kyuhyun, ia begitu kesal karna mr.smiit. Sekarang ia harus kemana ?? Ia harus mencium siapa dulu ?? Apakah ia harus benar-benar melakukannya ?? Kyuhyun tampak begitu frustasi.
_____SKIP____
Sudah 3 bulan lebih ia melakukan tugas yang di berikan mr.smiit beberapa bulan yang lalu. Kyuhyun sudah mencium semua teman wanitanya yang berada di kampus itu.tapi sampai saat ini arwahnya masih belum melakukan reaksi apapun.dengar kyuhyun hanya menempelkan bibir mereka tak lebih. Dan sekarang, kyuhyun sedang terduduk dilantai dengan menyila kakinya.ia benar-benar frustasi. Ini sudah hari ke 9 dan ia sudah melakukan 98 kali mencium wanita-wanita di kampusnya itu. ia sudah mencium semua wanita yang mengaguminya maupun wanita yang ia kagumi. “Tersisa 1 ciuman lagi. Aishhhh…aku benar-benar gila !! Aku harus menemukannya, tapi siapa lagi ?? Semua wanita yang mengagumiku sudah ku beri ciuman. Siapa lagi !!?? Argghh….” Kyuhyun mengacak-ngacak rambutnya frustasi. Tak lama ada seorang wanita datang dan duduk dengan polosnya di samping kyuhyun. Tentu saja wanita itu tidak menyadari kehadiran kyuhyun,pasalnya itu memang tempat wanita itu untuk melakukan rutinitasnya.Lee Eun ji, itu wanita yang duduk di samping kyuhyun. Eun ji mulai meluruskan kakinya dan memakai handseat di telinganya lalu ia mulai tertidur. Sejak awal kedatangan eun ji, kyuhyun terus memperhatikan eun ji. Sebelumnya ia tidak pernah melihat eun ji di kampusnya,atau kyuhyun tidak menyadarinya. Setidaknya itu yang dipikirkan kyuhyun. Kyuhyun terus menatap wajah eun ji yang polos saat dia sedang tertidur. Kyuhyun sedang mengingat sesuatu, ia merasa familiar dengan wajah ini. “Lee Eun Ji” betapa kagetnya kyuhyun setelah ia membaca nama itu salah satu buku yang eun ji bawa. Ya, dia sudah mengingatnya. Itu Lee Eun Ji adik kelasnya saat di SMA dulu, saat dia membacakan surat cinta untuk kyuhyun saat masa MOPDB. Salah satu buku berwarna biru cerah telah menarik pandangannya. Kyuhyun pun segera mengambil buku itu. Dan ternyata itu buku deary eun ji. “Cho Kyuhyun” kyuhyun membaca namanya sendiri di halaman pertama. Kyuhyun sedikit terkejut karna tulisan itu di tulis dengan besar dan indah di tambah tulisan itu tidak hanya di halaman pertama saja, tapi hingga beberapa halaman dengan gambar-gambar anime yang menghiasi tulisan itu. “Setiap malam aku selalu merindukanmu, menunggumu untuk hadir di mimpi ku, dan berkali-kali aku memanggil nama mu jika aku sedang merindukanmu. Kyuhyun sunbae,kyuhyun sunbae,kyuhyun sunbae, seperti itulah aku memanggil mu. Tapi, pernahkah engkau merindukanku ?? Sekali saja.Pernahkah kau Menunggu ku untuk hadir dimimpimu?? Sekali saja. Dan pernahkah kau memanggil nama ku ?? Sekali saja. Apakah itu pernah ?? Entahlah aku tidak tahu,” itulah isi hati eun ji yang baca oleh kyuhyun. Dengan ragu, kyuhyun pun ingin melakukannya. Ia mulai mendekatkan wajahnya pada wajah eun ji yang sedang tertidur pulas itu dan mulai menutup matanya. “Ku harap ini berhasil,” batin kyuhyun dan..
CHUP…
Bibir kyuhyun berhasil mendarat di bibir eun ji. Ia hanya menempelkannya saja tak lebih. seperti yang ia lakukan pada wanita-wanita itu.beberapa detik kemudian ia melepaskan ciuman itu dan menunggu reaksi arwahnya. Hingga 3 detik kemudian, ia melihat arwahnya sendiri yang perlahan mulai menghilang. “Sekarang aku mengerti maksud mu tuan smiit. kadang cinta sejati itu hadir di dalam kegelapan saat mata itu tertutup.aku menemukannya. Matanya tertutup saat aku menciumnya. Sedangkan wanita-wanita itu tidak menutup matanya saat ku cium. Karna mereka tak tahu jika aku mencium mereka. Aku menemukan mu. Terima kasih,” ucap kyuhyun dan sedetik kemudian arwahnya pun menghilang. Tak lama eun ji pun terbangun dari tidurnya. “Apa itu mimpi ??” Eun ji memegang bibirnya sendiri. Ia masih merasa bekas sesuatu yang habis menempel pada bibirnya. Dan tadi ia bermimpi kyuhyun tengah menciumnya di sebuah bukit bunga yang indah. “Hah…itu hanya mimpi eun ji-ah,” ucap eun ji sendiri dan ia mulai merapikan dirinya untuk kembali pulang.
JLEB…..
Kyuhyun kembali hadir di alam bawah sadarnya, dan ia langsung berada di ruangan mr.smiit yang kemarin.kyuhyun melihat mr.smiit tengah memejamkan matanya di kursi goyang miliknya. “Apakah seperti ini tugas malaikat pencabut nyawa ??” Ucap kyuhyun yang membuat mata mr.smiit terbuka. “Eoh, kyuhyun !!! Cho kyuhyun !! Kau kah ini ??” Mr.smiit segera menghampiri kyuhyun. “Ya ini aku, aku sudah menemukan cintaku mr.smiit” ucap kyuhyun berbunga-bunga, ia benar-benar merasa senang. “Benarkah ?? Benarkah kau sudah menemukannya ?? Oh selamat kyuhyun-ah dan terima kasih, terima kasih banyak terima kasih kyuhyun-ah,” mr.smiit memeluk kyuhyun dengan senang. Mr.smiit benar-benar merasa senang. “Kenapa kau berterima kasih ??” Bingung kyuhyun sambil melepaskan pelukannya. “Sebenarnya, aku bukan malaikat pencabut nyawa. Aku memang berasal dari alam lain tapi aku bukan malaikat maupun iblis. Aku sedang di hukum oleh ayahku karna aku membuat kesalahan saat kakak ku akan melangsungkan pernikahannya. Aku di hukum untuk menyatukan cinta sejati antar manusia. Sudah banyak yang aku panggil tapi sampai saat ini belum ada satu pun yang kembali pada ku hingga masa aktif mereka habis. Kau satu-satunya orang yang berhasil. Dan itu membuat ku bebas dari hukuman ayahku. Kita sama-sama bebas kyuhyun-ah. Tapi….kau..” Mimik wajah mr.smiit kembali muram. “Tapi apa ?? Aku kenapa ??” “Setelah ini kau akan bangun dari koma mu tapi…kau tidak akan mengingat kejadian ini. Kau tidak akan bisa mengingat cinta sejatimu.” “Apa ?? Tidak !! Aku tidak mau !!” “Maaf kyuhyun-ah,” “Tidak !! Pasti ada cara yang lain!!” “Maafkan aku kyuhyun-ah, mungkin kau tidak bisa mengingat nya lagi tapi kau masih bisa menemukannya lagi.maaf. Sampai di sinilah kita bertemu. Terima kasih dan selamat tinggal.” “TIDAK !! TUNGGU !!”
____SKIP_____
Beberapa minggu kemudian, kyuhyun sudah sadar dari komanya yang memakan waktu hingga 3 bulan lebih. Dan hari ini ia kembali ke kampusnya. “Cho kyuhyunnn…..aaaaa” “Kyuhyun…oppaaaaa” “Sunbaeeee..kyuhyunnn sunbaeee..” Semua wanita yang mengagumi kyuhyun kembali meneriakki namanya. Kyuhyun kembali. Lee Eun Ji, ia sudah tahu jika orang yang cari dan yang ia tunggu telah kembali hadir di sekitarnya. Dan ia berniat, akan mengatakan perasaannya pada kyuhyun. Hanya untuk melegakan hati dan perasaannya yang telah memendam perasaannya pada kyuhyun selamm 3 tahun.
Taman, kyuhyun tengah berada di taman dengan memakai handseat di telinganya sambil membaca buku sejarah. Eun ji memberanikan diri untuk menghampiri kyuhyun yang sedang sendiri itu. Dengan ragu tapi pasti, ia mulai mendudukkan dirinya pada kursi taman dan duduk di samping kyuhyun. “An..an..annyeong sunbae..nim..” Gugup eun ji, saliva nya begitu sulit ia telan. Kyuhyun masih fokus pada bukunya sama sekali tak menanggapi eun ji. “Sunbae, apa kau mendengarku ?? Sunbae !!,” tanya eun ji gugup pada kyuhyun. Posisi kyuhyun masih sama. Eun ji pun menarik nafasnya dalam, kyuhyun tak mendengarnya, dan itu membuat eun ji lega. “Kyuhyun sunbae aku menyukai mu. Tunggu jangan marah padaku dulu. Aku hanya mengatakan perasaan ku saja agar aku merasa lega. Aku tidak menyuruhmu untuk menjawabnya karna aku sudah tahu jawaban mu.aku menyukaimu sunbae.” Eun ji berhasil menyatakan perasaannya dengan satu tarikan nafas dan itu berjalan dengan lancar. Dan ia masih lega karna kyuhyun tak bergerak untuk menanggapinya. Kyuhyun hanya bergerak untuk membalikkan lembaran berikutanya buku yang baca. Walaupun eun ji merasa lega tapi ada sedikit rasa sedih. “Aku pergi,” ucap eun ji yang segera bangkit dari duduknya tapi ia kembali membalikkan badannya dan melihat kyuhyun yang masih fokus pada bukunya. “Tapi sunbae, walaupun kau tak menyukaiku bolehkah aku tetap merindukanmu setiap malam ?? Menunggu mu setiap malam untuk hadir di mimpiku, bolehkan ?? Bolehkah aku memanggil nama mu jika aku merasa sedih dan rindu padamu ?? Bolehkan sunbae, karna itu sudah menjadi candu bagiku,” ucap eun ji lancar, ia sengaja berucap seperti itu karna ia tahu kyuhyun tidak mendengarnya. Setidaknya itu membuat hatinya lega. Eun ji langsung berbalik badan kembali dan berjalan dengan tersenyum. Hatinya sudah lega.
Kyuhyun langsung menatap kepergian eun ji. Ternyata dari tadi ia mendengar semua pernyataannya. Handseat di telinganya tak ia aktifkan hanya sekedar terpasang saja. Dan tadi pun ia hanya berpura-pura fokus membaca buku sejarah itu. “Arrghhh…” Kyuhyun merasakan sakit di kepalanya.ia pun menutup buku yang tadi ia baca dan meremas-remas kepalanya yang terasa begitu sakit. Karna ia memaksakan otaknya untuk mengingat sesuatu.
*******
Keesokkannya, eun ji sudah tidak melakukan rutinitasnya setelah pulang sekolah. Kebiasaan tidur di perpustakaan sudah tidak ia tekuni lagi setelah kyuhyun kembali di hidup dan setelah ia menyatakan perasaan. Balkon,rutinitasnya berganti dengan pengunjungan balkon kampus itu yang di hadiri eun ji. Bibirnya tersenyum lebar, matanya menutup rapat, dan rambut tergerainya ia biarkan angin membawanya bermain.
GREP
Eun ji terkejut saat sebuah tangan kekar tengah melingkar di pinggangnya dan ia merasa bahu kanannya terasa berat. “Su…sunbae !!” “Aku merindukan mu,” ucap kyuhyun sambil menghirup aroma vanila dari bahu eun ji. “A…apa yang kau…lakukan..” Eun ji mencoba melepaskan pelukan kyuhyun. Sungguh saat ini jantungnya berdetak 10 kali lebih cepat. Berlebihan memang, tapi itulah kenyataannya. Kyuhyun pun membalikkan tubuh eun ji agar menghadapnya, dan ia pun menekan pinggang eun ji hingga wajah mereka benar-benar dekat. “Su…bae…k..kau ii…ingin a..apa ??” “Aku juga, aku juga menyukai mu. Ah tidak !! Aku mencintaimu. Aku mencintai mu Lee eun ji.” “A…apa ?? K..kau ?? Apa aku bermimpi ??” “Tidak !!”
CHUP
Kyuhyun langsung menarik tengkuk eun ji dan melumat bibir eun ji dengan lembut. Eun ji membulatkan matanya atas perlakuan kyuhyun saat ini. Tapi akibat sensasi yang kyuhyun berikan, eun ji mulai menutup matanya dan mengalungkan tangannya di leher kyuhyun. Setelah merasa oksigen mereka akan habis, mereka melepaskan tautannya. “Saranghae oppa !!” “Saranghae 99 kissing and 9 Day’s” “Apa ??” “Ahahah” kyuhyun segera memeluk eun ji yang masih kebingungan dengan ucapan terakhirnya.
THE END

9 thoughts on “99 Kiss and 9 Day’s | Oneshoot

  1. ∂kü sukaaaa ff ηyα..terus berkarya ϑªπ ditunggu ff yãπҩ lainnya,yãπҩ pastinya ϑgπ cerita yãπҩ lebih seru ϑªπ menarik🙂

  2. Ide ceritanya udah bagus, tapi masih ada yang kurang. Kayak endingnya tadi kurang greget, masa langsung tiba2 meluk eunji, disana gak dijabarkan gimana kyuhyun bisa inget lagi gitu. Ya namanya juga manusia tidak ada yang sempurna /apa. Hahaha overall udah bagus, ditingkatkan lagi aja yaaa. Fighting!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s