WHO ARE YOU? | Part 5

 

whoareyou

Author                       : nuninuno407

Title                           : WHO ARE YOU? (Part 5)

Genre                         : Romance, Family, etc.

Length                       : Series

Rated                        : PG 15+

Main Casts                :

                                      Cho Kyuhyun

                                      Kim Nae Ri (OC)

Support Casts           :          

                                      Kim Soo Ro as Nae Ri’s Appa

                                      Kim Heechul as Nae Ri’s Oppa

                                      Lee Sungmin as Kyuhyun’s BF

                                      Song Hye Mi (OC) as Nae Ri’s BF

                                      Park Sehyun (OC)

                                      and other casts will be mentioned in the following story.

Disclaimer                :

This Fanfic is mine, all the casts belong to themselves. NO BASH! ^^ COPAST is not allowed without permit. Ah, I wanna say something to all readers that this FF inspired by “50 first date” movie, but the story line quite different. Setelah nonton itu film jadi terinspirasi bikin FF yang  ceritanya hampir mirip film itu chingudeul, Happy Reading ^^

Summary                  :

 

Cho Kyuhyun, seorang namja dengan kelebihan dibandingkan namja yang lain. Tinggi yang memenuhi rata-rata serta paras tampannya membuat para yeoja takluk dihadapannya, pun juga suara malaikatnya yang membuat hati siapapun luluh mendengar setiap nada yang dinyanyikan namja itu. Dia terkenal dengan sebutan “evil player”, selain sangat tergila-gila dengan stick PS nya, bermain game dia juga terkenal suka mempermainkan hati perempuan. Namun semuanya berubah saat dia menemukan yeoja lain yang sangat berbeda dengan yeoja pada umumnya. Yeoja aneh yang memiliki sifat berbeda daripada yang lainnya, membuat seorang namja seperti Kyuhyun ingin sekali membantu yeoja aneh itu. Apakah dia juga akan takluk kepada seorang Cho Kyuhyun?.

 

 

Part 5

AUTHOR’s POV

 

Kyuhyun terus terdiam, hanya membayangkan setiap garis wajah Nae Ri. Apakah Nae Ri sekarang sedang membangun tower dari waffelsnya? Atau mungkin sebuah rumah kecil? Atau sebuah pyramid?. Semua pertanyaan itu muncul dalam benak Kyuhyun.

Semua yang ada didalam otaknya saat ini adalah Nae Ri. Kyuhyun merasa dia akan menyerah dan tak akan mencoba untuk mendekati Nae Ri. Tapi apakah dia hanya sampai disini saja setelah semua perjuangannya? Bahkan appa Nae Ri telah memberikan izin untuknya.

Sungmin yang melihat Kyuhyun terus melamun tanpa bergerak sama sekalipun akhirnya berjalan mendekati Kyuhyun. Kyuhyun sedang berada di ruang ganti setelah selesai melakukan perform disebuah acara musik.

“Kyuhyun-ah, neo…gwencana?”

Kyuhyun masih terdiam.

“Kyuhyun-ah…”

“Ne…, wae?”

“Wae? Seharusnya aku yang bertanya kenapa kau terlihat sangat diam beberapa hari ini, apakah karena Sehyun?”

“Ani…”

“Atau mungkin kau ingin bertemu dengan Nae Ri?”

“Ani…, aku hanya berfikir kenapa aku harus bertemu dengan yeoja aneh itu.” Kyuhyun tersenyum kecil.

“Lihatlah bahkan kau masih sempat tersenyum saat menyebutnya aneh.” Sungmin menepuk bahu Kyuhyun.

“Hyung, apa aku sedang jatuh cinta?”

“Mwo?”

“Apa kau pikir aku mencintainya?”

“Nae Ri?

“Eoh…, kenapa dia selalu mencoba masuk dalam celah ingatanku saat bahkan aku mencoba untuk melupakannya.”

“Apakah dia benar-benar tak pernah mengingatku bahkan untuk waktu lebih dari 24jam? Apa dia hanya bisa mengingatku hari itu saja? Apa semua ini omong kosong?” Tambah Kyuhyun.

“Kyuhyun-ah…apakah kau merasa sakit jika tak bisa melihat wajahnya? Apakah kau merasa nyeri dibagian dadamu ketika tak lagi bisa melihat senyumnya? Apakah kau merasa bersalah telah menjauhinya? Tanya itu pada hati kecilmu.” Sungmin menepuk bahu Kyuhyun lalu pergi.

Kyuhyun hanya terdiam mendengar perkataan Sungmin, YA! Dia merasa sakit ketika hanya bisa membayangkan wajah Nae Ri, dia merasa dadanya nyeri dan tak akan berhenti ketika dia sudah tak membayangkan senyum Nae Ri. Dan tentu saja sekarang dia merasa bersalah karena mencoba menjauhi Nae Ri.

—————-

“Nae Ri-ah…kau mau pesan secangkir teh lagi?” Tanya Hye Mi.

“Eoh, Hye Mi ah…”

“Eoh?”

“Kenapa aku merasa sangat sedih ketika masuk ke kafe milikmu ini? Maksudku, kenapa tiba-tiba saja perasaanku sakit.” Perkataan Nae Ri membuat Hye Mi terkaget.

“Mw..mwo?” Hye Mi lalu duduk di kursi yang ada di meja Nae Ri.

“Nae Ri-ah…neo, gwencana?”

“Tidak, aku tidak baik-baik saja. Kau tahu aku selalu bersemangat ketika akan menuju kafe ini, tapi saat aku sudah memasukinya aku merasa hatiku sakit.”

“Nae Ri-ah…apakah kau benar telah mencintai namja itu? Bahkan saat setiap hari kau melupakan hari sebelumnya tapi perasaanmu tak bisa bohong bahwa kau merindukannya, karena itu hatimu sakit ketika berada di kafe ini. Ya, sudah 4 hari ini dia tak mengunjungi kafe ini, padahal dia sudah mengantongi izin dari appa Nae Ri. Ternyata namja itu benar-benar hanya ingin mempermainkan Nae Ri” Batin Hye Mi, di memandangi sahabatnya itu dengan penuh rasa kasihan.

“Ah mungkin hari ini kau sedang tak enak badan” Elak Hye Mi.

“Mungkin saja.” Jawab Nae Ri malas lalu ia hanya mengaduk-aduk teh yang ada di depannya.

“Aku harus membeli kue untuk appa, apakah kau ada saran kue apa yang cocok?” Tiba-tiba saja Nae Ri mengalihkan pembicaraan mereka.

“Bagaimana kalau strawberry cake? Atau Red Velvet?” Pertanyaan yang selalu sama selama setahun ini.

“Wah, sepertinya bagus juga, baiklah setelah ini aku akan membelinya.”

“Nae Ri-ah…, neo jjinja gwencana?” Tanya Hye Mi sekali lagi.

“Entahlah Hye Mi-ah, sebanyak apapun hatiku mencoba yakin aku baik-baik saja tapi mulutku selalu berkata tidak.”

“Nae Ri-ah…apa kau mau aku temani membeli kue?”

“Ani…nae gwencana Hye Mi-ah…”

“Ayolah, aku hanya merasa jarang menghabiskan waktu berdua denganmu seperti dulu setelah sibuk mengurusi kafe ini.”

“Baiklah kalau begitu, kajja!” Nae Ri tersenyum.

Mereka berdua menuju toko kue untuk membeli sebuah cake untuk ulang tahun ayahnya. Toko roti yang sama, cake yang selalu sama, dan dibeli untuk acara yang sama. Pemilik toko tersebut tersenyum hangat menyambut kedatangan mereka berdua.

Nae Ri pun juga membalas senyumannya, ya pemilik toko roti itu adalah sahabat Heechul, oppanya. Heechul sudah memberi tahu sahabatnya itu mengenai penyakit yang diderita Nae Ri.

Pemilik toko itu pun berpamitan karena ada urusan, lalu Hye Mi dan Nae Ri berkeliling toko melihat bermacam cake yang ada sambil menunggu cake miliknya selesai dikemas. Hye Mi melangkah naik dan menuju anak tangga ke lantai atas karena terdapat sebuah perpustakaan kecil untuk dinikmati para pembeli sambil memakan cake. Konsep yang bagus, batin Hye Mi.

Nae Ri masih berada dilantai bawah sambil melihat cake yang ada. Dia lalu tersenyum pada seorang yeoja yang merupakan karyawan di toko roti itu. Dia menyerahkan cake yang dipesan Nae Ri. Yeoja itu tersenyum namun terlihat keheranan karena Nae Ri memesan cake yang sama setiap hari.

Hye Mi terdiam dan menghentikan langkahnya saat dia melihat dua orang namja sedang menikmati sepiring kue dan orange juice lalu terlihat sedang mengobrol. Hye Mi pun melangkah maju menghampiri kedua namja itu.

“YYA! CHO KYUHYUN!!” Kyuhyun dan Sungmin pun tersentak melihat Hye Mi yang tiba-tiba muncul.

“Neo pabo? Ah….ternyata benar bahwa kau hanya ingin mempermainkan Nae Ri saja.”

“Ah…chakkaman agasshi, duduklah sepertinya kau salah paham.” Sungmin terlihat bahagia bertemu Hye Mi sekaligus merinding melihat kemarahan yeoja itu.

“Hye Mi-ah…bukan itu maksudku, aku hanya….”

“Sudahlah kau memang hanya ingin bermain-main dengan perasaan Nae Ri”  Saat Hye Mi akan pergi melangkah meninggalkan mereka, langkah kakinya tiba-tiba saja terhenti saat melihat Nae Ri berada tepat dibelakang mereka dan matanya mengeluarkan air mata.

“Nae Ri-ah….” Mereka bertiga terkaget melihat Nae Ri berlinang air mata.

Apa dia mendengar perkataan kami semua?” Batin Kyuhyun.

“Hye Mi-ah….apakah kau benar sahabatku Song Hye Mi?”

“Mw…mwo?”

“Kenapa kau menyembunyikan ini semua?”

“Nae Ri-ah…..mianhe…aku hanya tak ingin dia…” Belum sempat Hye Mi melanjutkan kata-katanya mereka semua terdiam.

“Kenapa kau tak pernah mengatakan padaku bahwa setiap hari selama setahun ini aku selalu membeli cake yang sama, ditempat yang sama untuk ulang tahun appaku? Sebenarnya apa yang terjadi kepadaku? Kenapa aku bahkan tak bisa mengingat itu semua?”

“Apa aku mimpi? Bukankah ini hari dimana appaku akan berulang tahun dan kami akan membeli tteokbokki bersama? Kenapa rasanya aku seperti bermimpi? Ada apa sebenarnya?”

Ini lebih buruk dari mimpi buruk, Nae Ri telah mengetahui sesuatu yang aneh terjadi padanya. Dia menangis bukan mendengar kata-kata Hye Mi dan Kyuhyun tapi karena dia tahu ada yang salah dalam dirinya. Kyuhyun yang mendengar kata-kata Nae Ri terdiam saat melihat yeoja itu ada didepan matanya lagi.

Tapi kali ini bukan senyum yang Nae Ri perlihatkan, namun kesedihan, perasaan kacau dan terlihat seribu kebingungan dalam raut wajahnya. Ingin sekali Kyuhyun berlari, memeluk Nae Ri dan berkata semua baik-baik saja. Sungmin hanya mencoba menguatkan Kyuhyun dengan menggenggam bahu Kyuhyun.

“Nae Ri….kau mau kemana?” Hye Mi mengejar Nae Ri yang berlari meninggalkan mereka, Kyuhyun dan Sungmin pun ikut berlari mengikuti Nae Ri.

Saat mereka akan mencoba menyusul Nae Ri, tiba-tiba saja langkah Kyuhyun dan Sungmin terhenti saat melihat Sehyun yang berdiri di pintu masuk melihat Nae Ri dan Hye Mi yang melintasinya.

“Oppa…kalian mau kemana?” Sehyun menatap kearah Sungmin dan Kyuhyun heran.

“Bukankah aku baru saja datang? Kenapa kalian malah ingin pergi?” Tambah Sehyun.

“Sehyun-ah…”

“Nde…?”

“Ah…kajja kita naik keatas” Kyuhyun terlihat kecewa dan mengajak Sehyun untuk kembali ke lantai atas di toko roti itu.

Kau ingin menyakiti hati anak ini lagi Cho Kyuhyun? Bukankah kau berjanji untuk menjaganya dan memprioritaskan dia daripada siapapun? Bukankah itu adalah janjimu kepada yeoja itu saat Sehyun bahkan tak henti-hentinya menangis? Yeoja yang bahkan sangat kau cintai, batin Kyuhyun.

“Kyuhyun-ah…” Sungmin menghentikan langkah Kyuhyun.

“Kau tak ingin mengejarnya?”

“Kau benar-benar ingin membiarkannya seperti itu?”

“Aku memang tak pernah menyetujui caramu yang konyol itu untuk mendekatinya, tapi apakah kau akan menyerah begitu saja?”

“Hyung, tolong hentikan perkataanmu. Ada Sehyun, aku tak ingin menyakiti perasaannya.” Kyuhyun melepas tangan Sungmin.

“Wae? Apa kau akan terus hidup dalam bayang-bayang Park Seohyun?” Kata-kata Sungmin membuat Sehyun terkaget dan Kyuhyun yang semakin terdiam.

“Dia sudah meninggal, dan dia pasti akan sedih melihatmu seperti ini. Aku memang tak pernah protes kau bermain-main dengan yeoja yang selama ini mengitarimu karena aku tahu mereka bahkan tak akan bisa menggantikan sosok Seohyun untukmu. Tapi kau sangat berbeda saat bersama Nae Ri.”

“Kau seperti tulus untuk benar-benar mendekatinya, mencoba melakukan apapun bahkan yang membahayakan karirmu.”

“Hyung!!! CUKUP!!”

“Sehyun-ah…bukankah kau menginginkan oppamu mendapatkan yeoja yang benar-benar dia cintai untuk menjadi pengganti Seohyun?”

“HYUNG!”

“BAMM!!” Kyuhyun melayangkan pukulan tepat di pipi sebelah kanan Sungmin.

“OPPA….” Sehyun beranjak menolong Sungmin.

Sungmin menyeringai dan semakin melanjutkan kalimat demi kalimatnya.

“Sehyun-ah, kau lihat gadis yang berlari dengan berlinang air mata tadi? Dia adalah Kim Nae Ri, yeoja yang selama ini membuat Kyuhyun melakukan hal gila yang bahkan tak pernah aku lihat ketika dia bersama Seohyun dulu.”

“Dia bahkan menjadi seorang yang berbeda, dia bahkan memperlakukan yeoja itu dengan baik. Apa itu kurang untuk membuktikan Kyuhyun bisa benar-benar tulus mencintai?”

“Kyuhyun tak akan pernah melupakan Seohyun, ciuman pertamanya, cinta pertamanya, yeojachingu pertamanya dan orang yang membuat Kyuhyun juga merasa bersalah untuk pertama kalinya, hidup dengan perasaan seperti evilplayer untuk semua yeoja yang mendekatinya, hidup dengan keyakinan Seohyun bahkan tak mengizinkan dia untuk mempunyai kekasih, hidup dalam bayang-bayang Seohyun dan mencoba menjaga perasaanmu dengan bertingkah seperti seorang badboy yang hanya mempermainkan semua yeoja dan akan selalu mencintai eonnimu. Bahkan saat dia yakin mulai bisa lagi untuk mencintai tapi itu semua enggan dia lanjutkan karena dia sadar dan takut menyakiti perasaanmu.”

“Jadi biarkan Kyuhyun melanjutkan ini semua, perjuangannya untuk bisa bersama orang yang dia cintai.”

“Oppa…”

“Apa kau sangat menderita seperti itu? Apa aku telah egois? Apa aku jahat? Mianhe oppa…mianhe” Sehyun berjalan mendekati Kyuhyun dan menggenggam tangan Kyuhyun.

“Aku pikir kau tak akan bisa mencintai yeoja lain selain Seohyun eonni, kenapa kau tak pernah bercerita tentang semua ini?”

“Mianhe oppa….” Sehyun memeluk Kyuhyun.

“Oppa Mianheo, Sehyun-ah…karena oppa yang telah membuat Seohyun seperti itu, maka oppa berjanji untuk selalu mencintai eonnimu. Tapi kali ini yeoja itu membuat oppa menjadi diri oppa yang baru, lebih menghargai seorang yeoja yang oppa cintai.”

“Maaf untuk perbuatan oppa yang selalu bertingkah menyebalkan, dan membuat eonnimu sangat sabar dengan tingkah oppa.”

“Kau tahu oppa, bahkan sebelum eonni menghembuskan nafas terakhirnya dia berkata sangat ingin melihat seorang Cho Kyuhyun menyerahkan hal berharganya untuk yeoja yang dicintainya, yang bahkan dia tak pernah mendapat itu darimu.”

“Eonni selama ini sangat sabar dan memahami mimpi oppa yang sama denganku untuk menjadi penyanyi terkenal. Dia bahkan tak pernah sedih saat kau belum datang untuk menguatkannya disaat detik-detik terakhirnya. Dia bahkan masih bisa tersenyum dan berkata Kyu pasti akan datang kemari setelah audisi itu, dia sangat ingin menjadi penyanyi terkenal.”

Air mata menetes, Kyuhyun tak kuat mendengar kata-kata Sehyun, dia merasa marah karena selama ini menjadi Cho Kyuhyun yang menomor satukan dirinya dan bahkan cuek. Dia marah karena bahkan hanya bisa menggenggam tangan orang yang paling dicintainya ketika dia sudah tak akan pernah melihat senyuman orang yang dia cintai itu.

“Tunggu apalagi, kejar eonni itu kalau kau mencintainya oppa…aku sudah yakin kau telah berubah dan bisa peduli dengan orang lain, orang yang kau cintai.” Sehyun tersenyum, Sungmin memeluk Sehyun.

“Aku tahu kau sudah tumbuh dewasa Sehyun-ie..” Sahut Sungmin.

“Gomawo oppa…”

“Oppa, jangan menyerah!! Fighting!!” Sehyun menyeka air matanya dan tersenyum melihat Kyuhyun pergi memasuki mobil dan mengejar Kim Nae Ri.

—————

“Heechul-ah….kita mengalami hari buruk lagi” Sooro terlihat mematikan ponsel miliknya setelah mendapat panggilan dari Hye Mi.

“Hye Mi baru saja menelpon appa dan bilang Nae Ri sedang menuju kemari karena dia sadar ada sesuatu yang aneh, ya seperti biasa.” Sooro menghembuskan nafasnya berat, dia dan Heechul mengalami hari buruk kali ini.

“Wae? Apakah dia bertemu teman lamanya lagi dan memberitahu bahwa sekarang tahun 2014? Atau bilang dia melahirkan dan Nae Ri tak pernah datang menjenguk? Atau ada orang membawa selebaran daftar diskon di kafe saat promo white day? ” Heechul terlihat lebih tenang, sama seperti appanya.

Dalam setahun ini mereka setidaknya sudah melewati hari buruk dimana Nae Ri pulang dengan marah serta tangisan lalu mereka mencoba menjelaskan semua kejadian yang menimpanya. Kali ini mereka harus melakukan itu lagi.

“Hye Mi sudah aku suruh untuk kembali ke kafe nya saja, dia bilang saat mereka membeli cake tak sengaja karyawan itu bilang bahwa kenapa Nae Ri dalam setahun ini membeli cake yang sama dengan tanggal yang sama.”

“Aish…jjinja, sepertinya aku harus bilang kepada sahabatku untuk menegur dia, appa.”

“YYA! Sudahlah, lagipula memang ini bukan kesalahannya kalau dia penasaran. Sekarang kita tunggu Nae Ri saja.”

“APPA!!! OPPAYA!! HEECHUL OPPA!!!” Nae Ri berlari menuju rumahnya dan mendapati Sooro serta Heechul telah berdiri di pintu ruang masuk.

“Oppa wae? Wae? Ada apa denganku?”

“Nae Ri-ah…tenanglah” Heechul memeluk donggsaengnya itu.

“Wae oppa, wae? Kenapa aku sangat aneh.”

Nae Ri menangis terisak dalam pelukan oppanya, Sooro mengambil sebuah berkas dan menyerahkannya kepada Nae Ri.

Berkas yang berisikan catatan kesehatan Nae Ri dan scanning otaknya dan sebuah sobekan koran yang berisi berita tentang kecelakaan mereka. Nae Ri menangis sejadi-jadinya, membaca dan melihat semua itu. Oppanya menunjukkan tempat koran bertumpuk-tumpuk yang merupakan copy an mereka untuk ditaruh di meja setiap harinya.

Rekaman acara strong heart special Leeteuk wamil, MC sekaligus penyanyi favortinya itu. Lalu tteokbokki yang ada di lemari es lain yang disembunyikan di gudang untuk menyimpan stock tteobokki agar mereka tak membelinya untuk menghindari kecelakaan itu, karena appa Nae Ri trauma untuk melakukan tradisi itu lagi dengan putri kesayangannya.

Nae Ri memeluk berkas yang diberikan appanya itu, ia sesenggukan menuju sebuah ayunan yang ada di taman belakang rumah mereka. Dia terus berdiam diri disana, melamun dan mencoba mengingat kembali kejadian itu. Namun gagal, dia hanya ingat dia akan membeli tteokbokki bersama ayahnya malam itu. Yang dia tahu dia akan makan sampai kekenyangan lalu Heechul yang seringg terlambat, oppanya itu akan dikerjainya dengan menghabiskan 10 cup tteokbokki.

Dia tak akan pernah ingat bagaimana dia terpental dan kepalanya terbentur mengenai aspal jalan karena lupa memakai seatbelt karena terlalu bahagia untuk merayakan ulang tahun appanya. Bagaimana dia melakukan operasi dan hampir merenggut nyawanya, namun akhirnya dia terselamatkan dan harus hidup dengan memori jangka pendek, dia hanya bisa mengingat hari itu saja.

“Heechul ssi…, apakah Nae Ri baik-baik saja?” Kyuhyun melangkah pelan ketika melihat Heechul dan appanya berdiri memandangi Nae Ri dari jauh.

“Neo…” Heechul beranjak dan berusaha memukul Kyuhyun namun dicegah oleh appanya.

“Kami sudah biasa mengalami hal seperti ini, lagipula hanya menahan sampai ia tertidur maka besok akan kembali seperti biasanya.” Kyuhyun terdiam mendengar kata-kata Kim Sooro.

“Appa…, aku ingin pergi ke rumah sakit untuk menemui dokter yang menangani penyakitku, bolehkah?” Nae Ri tiba-tiba saja sudah berada diantara mereka.

Akhirnya mereka sepakat untuk datang dan mengunjungi rumah sakit dimana dulu Nae Ri dirawat.

“Nae Ri-ssi” Dokter itu tersenyum melihat Nae Ri datang setelah 2 minggu yang lalu mereka bertemu.

“Apakah kau ingin bertanya tentang keadaanmu?” Nae Ri mengangguk.

“Baiklah, tolong persiapkan dirimu karena aku akan melihat perkembangan otakmu”

Saat semuanya sudah selesai akhirnya dokter itu pun menjelaskan semuanya kepada Nae Ri. Dan disaat itu pula lah Kyuhyun akhirnya mengetahui penyakit yang diderita Nae Ri, ya penyakit itu memang ada dan bukan omong kosong saja seperti yang selama ini Kyuhyun kira.

“Nae Ri mengalami Goldfield Syndrome, bentuk amnesia anterograde fiktif dimana peristiwa yang terjadi setiap hari itu akan menghilang dari ingatannya setiap malam saat ia memejamkan matanya untuk tidur. Dan tidak ada obat serta penanganan untuk penyakit ini, tak bisa disembuhkan.”

Kyuhyun yang mendengar penjelasan dokter itu seolah tak percaya, ternyata penyakit itu memang ada. Nae Ri hanya menangis saat mendengar penjelasan dokter itu lalu mencoba menguatkan dirinya. Heechul terus memeluk dongsaengnya itu.

“Bukan hanya kau saja Nae Ri-ssi yang mengalami ketidak beruntungan ini, banyak yang lainnya juga mengalami hal ini. Kau bisa melihat mereka di ruangan khusus pasien dengan masalah otak di lantai 2, disana kau akan melihat bahkan banyak yang lupa siapa nama dan orang-orang terdekat mereka.” Nae Ri hanya menutup mulutnya seolah tak percaya.

Ia akhirnya menuju lantai 2 bersama Kyuhyun dan Heechul, Kim Sooro mengucapkan terimakasih kepada dokter itu dan berpamitan.

“Annyeonghaseyo….joneun Lee Soo Gi imnida” Ada seorang namja tersenyum menyambut kedatangan Nae Ri dan oppanya beserta Kyuhyun.

“10 detik lagi pasti dia akan memperkenalkan namanya.” Bisik Heechul kepada Nae Ri, Kyuhyun yang tak sengaja mendengar akhirnya ikut bingung.

Namja itu terdiam beberapa detik lalu memandangi 3 orang yang ada didepannya daritadi. Namja itu tersenyum lalu…

“Annyeonghaseyo….joneun Lee Soo Gi imnida”  Kaget Nae Ri memandangi namja itu lalu diulurkannya tangan akhirnya mereka semua berkenalan.

Heechul yang sudah biasa melihat namja itu saat mengantar Nae Ri kerumah sakit ketika mereka mengalami hari buruk dimana Nae Ri sadar akan keanehannya pun tertawa geli melihat tingkah namja yang juga mempunyai amnesia bahkan 10 detik setelahnya.

Banyak orang dirumah sakit memanggil namja itu dengan sebutan “Namja 10 detik”. Nae Ri melihat banyak pasien disana, ada juga yang berada di kursi roda karena dia mengalami kecelakaan dan harus lumpuh serta kehilangan ingatan,

“Apa kau masih merasa sangat tidak beruntung? Bagaimana dengan mereka?” Heechul menyadarkan pikiran Nae Ri tentang dirinya sendiri yang tak beruntung terkena penyakit aneh.

“Kau harus bahagia karena setidaknya masih mengingat kami, orang terdekatmu.” Kyuhyun yang mendengar kata-kata Heechul pun langsung tersentak.

Lalu bagaimana denganku? Apakah dia bahagia juga tak pernah mengingatku, bahkan dia tak merasa aneh aku mengikuti mereka dan terus berada disampingnya meskipun berpakaian dengan topi lengkap serta kacamata untuk menyamarkan diriku di tempat umum seperti ini. Batin Kyuhyun.

Mereka berempat pun kembali menuju rumah dan saat perjalanan pulang Nae Ri baru tersadar dengan namja yang ada disampingnya, duduk lalu melepas topi serta kacamatanya.

“Appa, apakah aku mengenal namja ini?”

Mereka semua terdiam.

“Apa dia temanku?”

“Atau pacarku?”

“Maaf tapi aku tak bisa mengingatnya.”

“YYA! Nae Ri jangan sembarangan bilang namja yang belum kau kenal adalah namjachingumu, neo….aishhh jjinja” Heechul melongok ke belakang dan Kyuhyun terlihat tersenyum karena akhirnya Nae Ri merespon kehadirannya.

“Chagi, dia temanmu yang baru kau kenal dan aku rasadia orang baik.” Sahut Kim Sooro.

“Ah…appa!!! Kenapa kau jadi lembut kepada namja ini.” Heechul cemberut.

“Apa kita benar-benar teman? Atau kau namjachinguku? Kalau kau namjachinguku, lalu apakah kita sudah pernah berciuman?”

“YYA!!! KIM NAE RI!!” Heechul dan Kim Sooro appanya berteriak.

Malam pun tiba dan Kyuhyun masih berada dirumah Nae Ri, dia ditahan untuk menikmati sebotol bahkan lebih soju dan tteokbokki yang ada. Mereka bertiga, Kyuhyun, Heechul dan appa Nae Ri mengobrol bersama.

“Sekarang kau sudah tahu kan sebenarnya dia mengalami apa?” Tanya Appa Nae Ri.

“Ah…nde” Jawab Kyuhyun.

“Dan kau masih bisa bertahan? Bahkan dia tak bisa disembuhkan.”

“Apa aku terlihat seperti berandalan?”

“EOH!!!” Sahut Heechul.

“Aku benar-benar mencintai putrimu, dan biarkan aku mencoba dengan caraku.”

“Mwo?” Sahut Heechul

“Apa kalian ingin hidup terus seperti ini? Bagaimana kalau dia bangun lalu kau sudah mulai renta? Atau mungkin dia bangun dengan kerutan diwajahnya?”

“Apa yang akan kau jelaskan padanya setelah mungkin kalian terus menjalani hari-hari seperti ini?”

“Entahlah, tapi pasti akan ada solusi nantinya.” Jawab Sooro pasrah.

“Joseonghamnida, tapi bukankah mulai dari sekarang kita harus mencari solusinya?”

“Yya! Kyuhyun-ssi, apa kau gila? Apa kau ingin dia setiap hari menangis mengingat kejadian itu dan sadar dia mempunyai penyakit aneh?” Heechul terlihat marah.

“Aku akan memikirkan sebuah cara, aku hanya butuh persetujuan kalian saja.” Perjelas Kyuhyun.

“Baiklah…”

“Mwo? Appa?” Sahut Heechul kaget setelah mendengar persetujuan appanya.

“Tapi kalau sampai caramu gagal aku mohon sudahilah semuanya, kau ini seorang public figur, penyanyi terkenal, terlalu berbahaya untuk Nae Ri kalau sampai wartawan tahu tentang kalian.”

“Aku berjanji akan menjaga dia, dan mencari cara untuknya agar bisa sedikit menjalani hari-harinya sesuai adanya.”

—————–

“Hyung….mian” Kyuhyun mengelus pipi Sungmin yang telah ia beri sebuah pukulan keras.

“Aish….neo!!! Sudahlah, gwencana, bagaimana dengan Nae Ri?”

“Aku sudah tahu penyakitnya, dan aku berusaha untuk menemukan solusi untuknya.”

“Apa?”

“Aku masih memikirkannya Hyung”

“Aish….jjinja, IQ tinggi tak menjamin seseorang berfikir cepat.” Sindir Sungmin.

“Hyung sepertinya pipi kirimu butuh blash on juga”

“Heeeh, aku cuma bercanda hehe” Sungmin terlihat menjauh namun Kyuhyun mengejarnya.

Apakah Nae Ri akan benar-benar melupakan Kyuhyun? Lalu apa cara Kyuhyun untuk menolong Nae Ri? Kebahagian perlahan muncul untuk mereka, Sehyun yang sudah menyetujui Kyuhyun untuk mengejar cintanya dan Kim Sooro, appa Nae Ri yang setuju dengan solusi yang akan diberikan Kyuhyun. Lalu apa sebenarnya cara yang akan dia lakukan untuk Nae Ri? Semoga semuanya berjalan lancar.

PS:

DON’T BE A GHOST OR MOSTLY PEOPLE CALLED WITH SILENT READER!!

So just give your respons, comment and like.

Thanks for your big reward :))

3 thoughts on “WHO ARE YOU? | Part 5

  1. wah, ngeri jg penyakitnya, apa td namanya, susah bgt!! bahaya klo nae ri ky gt ampe tua, bisa2 kyu jd perjaka tua gara2 nungguin nae ri inget ama dia lg….

  2. kasiann nae ri…iyaa kan yang di foto itu eonninya sehyuunn..
    ahhh aku sampe nangis thorr bener2 daebak ff nya…lanjutt thor jangan lama2

  3. Penyakit Naeri aneh banget ya, n ternyata ada yg lbh aneh lg dr dia.
    Mudah”an Kyu bisa membantunya ya, walau itu sulit~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s