Gone not Around Any Longer | Oneshoot

 

kyuBdlWfMxCMAAP5la

Cast :

– Kim Rye Na (OC) :

– Cho Kyuhyun (Super Junior) :

– L aka Kim Myung Soo (INFINITE) Genre : Sad

Author : Cho Soo Na ( Kim Yoona Iekha Wpl )

Words : 2.368

Diclamer : Cho Kyuhyun is MINE,,, Kim Myung Soo is MINE too

Sebelumnyaa makasihh yang udah nyempetin baca FF abal-abal aku.. –“ Nie FF di buat setelah kesibukan ujian ,, jadi..Mianhae kaloo pada kurang suka sama FF aku,,, Sebenernya gg ada niatan buat ff bergenre kaya gini. Eh.., waktu lagu Gone Not Around Any Longer nya SISTAR19 rilis, tu lagu yang ada di daftar play gw. Jadi kebawa – bawa dehhh.., Sekali lagi Gamsahamnida ^^ #BowWithKyuSoo

 

Nb: Karna angin topan melanda ff ini , Typo bertebaran… –-“

STORY BEGIN #Rye Na POV

이렇게 쉽게 이별할 줄 몰랐어 눈물이 멈추지 않아 iroke swipge ibyor-hal jul mollasso nunmuri momchuji ana ( Aku tak tahu begitu mudahnya kita berpisah, air mata ini tak dapat berhenti )

Sunyi, sepi, sendiri… Itulah diriku saat ini, kau pergi meninggalkan luka. Kau pergi meninggalkan cinta. Kau pergi meninggalkan ku. Sekarang aku tak dapat menjangkau mu,bahkan bayang mu pun tak dapat ku lihat.

왜 이리 난 또 바보같이 하루가 멀게 시들어가지 we iri nan tto babo gachi haruga molge sideurogaji ( Mengapa aku seperti orang bodoh yang lesu sepanjang hari ) 빛을 잃은 꽃처럼 그댈 잃어버린 난 그저 bicheurireun kkot chorom geudel iroborin nan geujo ( Aku kehilanganmu seperti bunga yang kehilangan sinarnya )

Kenapa ?? Kenapa itu semua terjadi kepadaku. Kenapa dirimu tega meninggalkan ku sendiri. Kenapa kau tega membiarkan aku kedinginan tanpa pelukanmu, meninggalkan hati ini, meninggalkan raga ini, kenapa kau tega merampas setengah ragaku yang ada di dirimu. Kenapa ?

Tidak bisakah kau tinggal disini, bersama ku, disisiku ? Mendekap erat tubuhku yang layu ini, memberikan kehangatan hati ini, bersama menjalani hidup ini. Merangkai cerita manis sampai hari kita menua nanti ? Secepat inikah cerita cinta kita berakhir ? Aku belum siap. Dan mungkin tak akan pernah siap. Bukan ini yang aku inginkan ? Bukan… Bukan…

Aku mencintaimu, sungguh mencintaimu… Jangan pergi , tinggalah disini..

#Rye Na POV End

#Author POV

Flashback On

Di musim dingin yang menusuk tulang ini, seorang wanita cantik masih menuggu bis di halte yang sepi sendiri. Sepi ? Tentu saja , waktu menunjukkan pukul 11 malam. Orang – orang tentu saja sudah menyudahi aktivitasnya. Wanita itu tampak kedinginan, walau dia menggunakan mantel yang berlapis – lapis. Tapi sialnya dingin tetap saja berontak masuk ke tubuh gadis itu.

“ Kau lembur hari ini? “ laki – laki tampan menghampirinya. Rye Na tidak begitu tertarik dengan kedatangan pria tampan ini. Dia mengeratkan mantelnya dan memasang senyum tipisnya.

“Apa dia tidak menjemputmu ? “ tambah laki – laki yang diketahui bernama Myung Soo. Rye Na menanggapinya dengan gelengan. Myung Soo, laki – laki di masa lalu Rye Na, dia adalah mantan pacar Rye Na, mereka putus karena orang tua Myung Soo tidak menyetujui hubungan mereka , dengan alasan karna Rye Na sudah tidak punya orang tua, dan gadis yang tidak sederajat dengan keluarga Myung Soo yang kaya raya. Saat mereka masih berpacaran, keluarganya melakukan beberapa cara agar bisa memisahkan keduanya. Bahkan pernah sampai mengusir Rye Na dari apartemen sewa nya dan mengancam Rye Na dengan mencabut beasiswa yang di terimanya di kampus. Tentu saja itu hal mudah di lakukan keluarga Myung Soo, karna kampusnya milik Kim Corp –keluarga Myung Soo-.

Gila, tentu saja Rye Na memilih mundur dari hubungan ini. Dia tidak mau hubungan ini malah mengganggu kuliah nya yang dia raih dengan kerja keras. Rye Na menghidupi hidupnya sendiri sejak orang tua Rye Na meninggal karna kecelakaan saat dia SMA. Saat SMA dia harus bekerja paruh waktu, untuk makan sehari – hari. Tentu saja Rye Na memilih meninggalkan Myung Soo. Sakit, tentu saja ia rasakan tapi dia tidak bisa tetap berada di samping Myung Soo, akhirnya Rye Na memutuskan hubungannya dengan Myung Soo. Satu tahun setelah itu seseorang datang membantunya melupakan seorang Kim Myung Soo, memberikan kehangantan yang berbeda untuk Rye Na, dan membuka lembaran baru untuk kehidupannya.

Cho Kyuhyun, laki – laki tampan yang mampu membuat Rye Na melupakan Myung Soo. Dia teman satu apartemen Rye Na, bahkan apartemen mereka bersebelahan. Laki – laki hangat yang mampu menyentuh hati seorang Kim Rye Na yang notabene seorang gadis yang sulit jatuh cinta. Jika Rye Na sudah jatuh cinta, maka laki – laki itulah yang akan memenuhi hatinya. Jadi dia tidak akan sembarangan jatuh cinta kepada laki – laki yang tidak bisa menjaga hatinya.

“Egm, kau pasti bahagia bersamanya “ pecah Myung Soo sembari menatap Rye Na “Ya, Oppa pasti bisa menyimpulkannya sendiri kan “ Rye Na tersenyum mengingat Kyuhyun, laki – laki yang di cintainya. “Boleh aku jujur.. “ Rye Na menoleh ke arah Myung Soo. “Aku masih sangat mencitaimu, aku tidak bisa melenyapkan dirimu dihatiku. Sulit. Ah.. tidak, bahkan sangat sulit. Setiap apa yang kulakukan, semua mengingatkanku pada dirimu. Apa sudah tidak ada tempat untukku dihatimu ? “ lanjut Myung Soo yang membuat Rye Na tertegun. Myung Soo menatap mata Rye Na dalam. Mata yang Myung Soo rindukan, mata yang dulu mengisyaratkan cinta saat menatap Myung Soo, mata indah milik Kim Rye Na.

“Ani Oppa, Mianhae sekarang aku hanya mencintai Kyuhyun Oppa dan aku sudah melupakan Oppa” ucap Rye Na setelah mendapatkan kesadarannya kembali. “Arraseo, Mianhae Oppa bicara ini kepadamu. Berbahagialah “ Myung Soo tersenyum kecut mendegar jawaban Rye Na. Bukannya Myung Soo tidak tau jawaban apa yang akan Rye Na berikan. Tapi, mungkin saja Rye Na sedang tidak konsen dan dewi fortuna sedang berpihak kepadanya. Bukankah itu bisa saja terjadi.

“Aku kecewa dengan jawabanmu.” adu Myung Soo. Rye Na hanya bisa menunduk diam. Mana mungkin dia menerima Myung Soo lagi kalau cinta dan seluruh hatinya hanya milik Kyuhyun. Rye Na sangat mencintai Kyuhyun. Begitu pula Kyuhyun.

“Bolehkah aku memelukmu untuk terakhir kali” Myung Soo berdiri dan menatap Rye Na sendu, wajah kekecewaan tidak bisa di senbunyikan oleh Myung Soo. Rye Na ikut berdiri. Masih menatap lekat mata Myung Soo. “Untuk terakhir kali Na~ya” tanpa menunggu jawaban Rye Na, Myung Soo merengkuh tubuh Rye Na kedalam pelukannya. Hangat. Itulah yang di rasakan Myung Soo saat itu. Myung Soo menghirup wangi tubuh Rye Na dalam – dalam, wangi yang ia sukai dari dulu, wangi yang ia rindukan satu tahun belakangan ini. Rye Na hanya pasrah dengan rengkuhan Myung Soo, Rye Na tak kuasa menolak, ia telah menolak Myung Soo. Myung Soo makin mengeratkan pelukannya, dan akhirnya Rye Na membalas pelukannya. Mungkin jika sebentar tidak apa – apa , berharap laki – laki ini bisa menenagkan hatinya , pikir Rye Na.

“Chagia” tiba – tiba terdengar suara yang membuat pelukan Myung Soo dan Rye Na terlepas. Rye Na menoleh, ia kaget seseorang yang ia cintai berdiri di depannya. Buru – buru ia melepaskan tangan Myung Soo yang masih berada di bahunya. Kyuhyun menatap Rye Na dan Myung Soo tajam.

“Oppa, aku bisa jelaskan aku..” “Myung Soo~ssi bisa kita bicara sebentar” potong Kyuhyun, Myung Soo mengangguk setuju. Kemudian mereka meninggalkan Rye Na ke sebrang jalan, tempat mobil Kyuhyun berada. Sedangkan Rye Na hanya bisa melihat mereka dari halte sebrang, tanpa mengubah posisinya.

“Aku tau, kau masih mencintai Rye Na. Dan kau juga tau kan kalau aku adalah pacarnya sekarang. Jadi tolong jangan ganggu kami lagi” Pinta Kyuhyun to the point. Myung Soo menanggapi ucapan Kyuhyun dengan senyum miringinya. “Aku tau” balas Myung Soo dingin. “Tapi, apa salah jika aku masih mencintainya? Seberapapun besar cintaku untuk Rye Na, aku sadar dia tidak akan kembali kepada ku lagi. Karna dia hanya mencintaimu. Jemput dia, dia baru saja menolakku”

Setelah mendengar penuturan Myung Soo, Kyuhyun mengalihkan pandangannya kepada gadis cantik yang sedang menatap nya diseberang jalan, senyum penuh Kyuhyun berikan kepada Rye Na. Kyuhyun percaya kepada Rye Na, Kyuhyun percaya hanya ada dia di hati gadis itu. Kyuhyun mengajak Myung Soo menjauh hanya ingin dia menjauhi pacarnya. Karna Rye Na hanya milik Kyuhyun, itu adalah hak paten yang tidak bisa di ganggu gugat dalam kehidupan Kyuhyun dan Rye Na. Rye Na menatap Kyuhyun. Rye Na mengerti maksud Kyuhyun, Rye Na membalas senyum Kyuhyun. Kyuhyun berjalan menghampiri Rye Na, mengabaikan apa pun yang ada di sekitarnya, yang ada di pikiranya saat ini hanya Rye Na. Sambil berjalan Kyuhyun tak pernah melepas pandangannya dari Rye Na, pandangan hangat sampai Rye Na pun tak kuasa menolaknya. Tinggal beberapa langkah lagi..

BRAAKKK

Sebuah mobil menghantam Tubuh Kyuhyun hingga terpental jauh dari tempatnya. Tubuhnya mengeluarkan cairan merah segar. Mulut, kepala, hidung, semuanya penuh dengan darah. Rye Na menatap tak percaya apa yang di lihatnya. Senyum yang dia berikan kepada Kyuhyun memudar. Lututnya lemas, pandangan Rye Na mengabur. Dia mencoba berjalan mendekat ke tubuh penuh darah milik Kyuhyun. Cairan bening tanpa terkotrol keluar dari matanya. Myung Soo langsung mendekat dan mencoba membangunkan Kyuhyun yang hampir hilang kesadaran. Tangan penuh darahnya terulur lemas, meminta Rye Na mendekat.

“Opp..ppa” suara Rye Na bergetar. Rye Na menerima tangan Kyuhyun dan menggengamnya erat. Dipangkunya kepala Kyuhyun. “Oppa.., bertahanlah. Tolong panggilkan ambulance Oppa. Palli Oppa, Palli !!!“ pinta Rye Na kepada Myung Soo. Myung Soo segera menelfon Rumah Sakit. “Cha..a..gi…. “ panggil Kyuhyun dengan terputus – putus. “Aku disini Oppa, aku disini. Oppa jangan banyak bicana ne, aku disini “ “A..an..i, Op..pa mencin..tai muhhh. Hid..up lah dengan ba..ikk” “Aku akan hidup baik dengan Oppa, bersama Oppa ” Rye Na tidak bisa menyembunyikan tangisnya melihat laki – laki yang dicintainya, belahan hatinya yang tersiksa dengan nafas tersengal – sengal dan tubuh penuh darah. “Op..pa, hanya bi..sa menjaga mu sam..pai disi..ni” “Ani, Oppa tidak boleh bicara seperti itu, Oppa akan menjagaku selamannya, sampai kita menikah, punya anak dan menua bersama” Suara Rye Na bergetar. “Sa..ranghae” kata terakhir Kyuhyun sebelum dia kehilangan kesadaran, kehilangan raganya, meninggalkan cintanya. “OPPAAAAAAAAA…” Rye Na menjerit histeris. Tubuh Kyuhyun terkulai lemas, genggaman tangan Kyuhyun pun terlepas.

#FLASHBACK OFF

Tubuh Rye Na bergetar hebat. Tangisnya pun pecah. Tubuh berantakan, Pikirannya hanya tertuju kepada seseorang yang sangat dicintainya. Mengurung diri di kamar apartemennya selama beberapa hari tanpa makan dan minum. Rye Na terduduk lemas di pojok kamarnya dengan kegelapan, mengenang kenangan manis yang dilalui nya bersama Kyuhyun disini.

내 욕실에 칫솔이 있다 없다 ne yoksire chissori itda opda ( Tak ada lagi sikat gigi itu di kamar mandiku ) 네 진한 향기가 있다 없다 ne jinhan hyanggiga itda opda ( Tak ada lagi wangi khas dirimu )

#AuthorPOV End

#Rye Na POV

니가 있다 없으니까 숨을 쉴 수 없어 niga itda obseunikka sumeul swil su obso ( Aku tak bisa bernafas karena tak ada dirimu ) 곁에 없으니까 머물 수도 없어 gyote obseunikka momul sudo obso (Akupun tak bisa tinggal karena tak ada dirimu di sisiku ) 나는 죽어가는데 너는 지금 없는데 없는데 없는데 naneun jugoganeunde noneun jigeum omneunde omneunde omneunde ( Aku ingin mati saja, tak ada dirimu saat ini, tak ada, tak ada ) 니가 있다 없으니까 웃을 수가 없어 niga itda obseunikka useul suga obso ( Aku tak bisa tersenyum karena kau tak ada ) 곁에 없으니까 망가져만 가는 내 모습이 gyote obseunikka manggajyoman ganeun ne moseubi (Diriku yang hancur karena tak ada dirimu di sisiku ) 너무 싫어 난 난 이제 기댈 곳 조차 없어 nomu siro nan nan ije gidel got jocha obso (Aku sangat benci, sekarang aku bahkan tak punya tempat untuk bersandar )

Ku coba berjalan, walau badan ini berontak tak mau mengikutiku. Aku masih tidak percaya dengan apa yang kulihat kemarin malam. Omong kosong, semua orang bilang dia sudah pergi, pergi jauh. Bahkan aku tidak bisa mengikutinya. Ku langkahkan kaki menyusuri kamarku. Setelah menyusuri kamar, kuambil botol minuman keras di meja minumku, dan kembali ke kasurku. Ku nikmati air yang ada di dalam botol minumanku. Letih, itulah yang kurasakan, ingin sejenak melepaskan semuanya. Mataku terasa berat, perutku perih memberontak. Ku putuskan tuk sejenak memejamkan mataku.

아프다 아프다는 말 뿐야 슬프다 나혼자 apeuda apeudaneun mal ppunya seulpeuda nahonja (Sakit, hanya satu ucapan yang meyakitkan menyakitkan, aku bersedih sendirian ) 오늘밤도 울다 잠든다 oneulbamdo ulda jamdeunda ( Bahkan hari ini aku tidur sambil menangis )

Ku edarkan pandanganku ke seluruh ruangan putih ini. Tempat yang belum penah aku kunjungi.

“ Na~ya “ ku alihkan pandanganku mencari asal suara itu. Suara yang tidak asing di telingaku, aku yakin itu adalah suara cintaku, Kyuhyun Oppaku.

“ Oppa, kau dimana ? “ tanyaku, masih ku telusuri tempat ini, aku berjalan pelan. Mencoba menemukan sosok yang aku rindukan. Cukup lama aku berjalan, akhirnya aku berhenti. ku temukan sebuah pintu yang bersinar terang. Ku coba menghalau cahaya yang menusuk mataku dengan tangan.

“ Na~ya, ikutlah denganku “ kucoba membuka mataku. Kulihat seseorang berpakaian putih mendekatiku, aku tidak tau siapa dia. Dia berjalan mendekat ke padaku, semakin dekat, semakin terlihat jelas wajah tampan yang aku rindukan. Cho Kyuhyun.

Tangannya terulur kepadaku. ” Ikutlah denganku “ ulangnya. Aku menatapnya, ku pastikan jika yang ada di depan ku saat ini adalah dia. Ku ulurkan tanganku ke tangannya. Dia tersenyum menatapku, ku balas senyum hangatnya dan kami berjalan menuju pintu yang bersinar tadi.

EPILOG

Raut wajah Myung Soo terlihat sangat kelelahan . Dia tertidur dan membiarkan TV menyala. Tampak dilayar seorang pembawa berita sedang membacakan berita terbaru yang mereka dapat.

“ Ditemukan mayat wanita berusia 22 tahun berinisial KRN di apartement nya. Di duga wanita ini meninggal karena meminum minuman keras saat perutnya kosong. Kemungkinan, dia strees karena di tinggal kekasihnya yang baru saja meninggal akibat kecelakan beberapa hari yang lalu. Sekian berita dari saya. “

END

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s