WHO ARE YOU? | Part 3

whoareyouAuthor                     : nuninuno407

Title                           : WHO ARE YOU? (Part 2)

Genre                         : Romance, Family, etc.

Length                       : Series

Rated                        : PG 15+

Main Casts                : Cho Kyuhyun

                                      Kim Nae Ri (OC)

Support Casts           :

  Kim Soo Ro as Nae Ri’s Appa

                                      Kim Heechul as Nae Ri’s Oppa

                                      Lee Sungmin as Kyuhyun’s BF

                                      Song Hye Mi (OC) as Nae Ri’s BF

                                      Park Sehyun (OC)

                                      and other casts will be mentioned in the following story.

Disclaimer                :

This Fanfic is mine, all the casts belong to themselves. NO BASH! ^^ COPAST is not allowed without permit. Ah, I wanna say something to all readers that this FF inspired by “50 first date” movie, but the story line quite different. Setelah nonton itu film jadi terinspirasi bikin FF yang  ceritanya hampir mirip film itu chingudeul, Happy Reading ^^

Recommended song :

A study of memory (Kyuhyun in immortal song 2 ft Cho Ahra)

Summary      : 

 

Cho Kyuhyun, seorang namja dengan kelebihan dibandingkan namja yang lain. Tinggi yang memenuhi rata-rata serta paras tampannya membuat para yeoja takluk dihadapannya, pun juga suara malaikatnya yang membuat hati siapapun luluh mendengar setiap nada yang dinyanyikan namja itu. Dia terkenal dengan sebutan “evil player”, selain sangat tergila-gila dengan stick PS nya, bermain game dia juga terkenal suka mempermainkan hati perempuan. Namun semuanya berubah saat dia menemukan yeoja lain yang sangat berbeda dengan yeoja pada umumnya. Yeoja aneh yang memiliki sifat berbeda daripada yang lainnya, membuat seorang namja seperti Kyuhyun ingin sekali membantu yeoja aneh itu. Apakah dia juga akan takluk kepada seorang Cho Kyuhyun?

 

 

PART 3

Cho Kyuhyun’s POV

“Nae Ri selalu mengulangi kejadian yang sama, semuanya….setiap hari”

Sial! Aku terbangun karena kata-kata itu. Segera aku menuju ke kamar mandi dan membasuh kedua mukaku, pagi ini benar-benar membuatku tak bersemangat. Aku memandang wajahku yang terlukis tepat dipermukaan kaca, bagus kau masih terlihat sangat tampan, Cho Kyuhyun.

“Yya! Kyuhyun-ah, kau harus segera bersiap karena kita ada jadwal untuk hari ini.” Suara Sungmin terdengar jelas

“Hari ini ada berapa kegiatan?” Sahutku malas.

“Hanya ada satu, tapi sepertinya akan memakan waktu lama karena pemotretan kali ini dilakukan secara outdoor.” Suara Sungmin mulai terdengar samar-samar.

“Pasti akan sangat melelahkan.” Gumamku.

“Ahjumma, tolong cucikan kemeja Kyuhyun yang berwarna putih karena besok akan dia pakai.”

“Nde…” Jawab Ahjumma.

“Hyung, hari ini hanya akan ada pemotretan saja kan?” Tanyaku.

“Eoh, Wae?”

Aku hanya membalas Sungmin dengan sebuah evil smirk, lalu dia kebingungan.

—————

“Oppa….” Terdengar suara lembut dan manja yang samar-samar mendekat kearahku, Hyunah.

Aku hanya tersenyum, dia segera menuju kearahku dengan sedikit berlari, lalu bersiap untuk mencium pipiku. Ketika dia akan mendekatkan bibirnya tepat diatas pipi kiriku, seketika bayangan senyum manis seorang Kim Nae Ri terlintas jelas dalam ingatanku.

“Ah, oppa…kenapa kau menghindariku.” Suara Hyunah tiba-tiba membuyarkan semua bayangan itu.

“Mian…kau lihat kan ini bukan tempat yang strategis untuk kau melakukan hal itu, chagi.” Aku mengelus tangan kanannya.

“Oppa, kau juga ada pemotretan disini? Jadi aku akan jadi model di MV terbarumu? Woah…..joa”

“Jjinja?”

“Iya, dan sepertinya akan ada dua orang lagi yang akan datang.” Tambahnya

“Nugu?” Tanyaku

“Park Sehyun dan…”

Ah, aku sangat lega bisa melihat Sehyun. Setidaknya hari ini tidak akan begitu membosankan. Namun ketika aku melihat seorang yeoja berjalan kearahku, langit seakan runtuh.

“Nah, dia. Song Jiwoon.”

HEOL! Kenapa diantara banyak artis muda cantik, harus dia yang terpilih. Sungmin yang juga melihat kedatangan Jiwoon pun segera menghampiri Jiwoon untuk menyelamatkanku.

“AH…gomawo ahjussi” Batinku lega.

Segera aku meninggalkan tempat dimana Hyunah terus berada disampingku. Aku menghindari kedua yeoja itu, dan untunglah ada Sehyun yang melihat kearahku dan memanggilku.

“Oppa…kenapa kau tersengal seperti itu” Tanyanya bingung.

“Apa kau dikejar ssasaeng fans?” Tambahnya polos.

“Ani….aniyo, aku hanya menghindari mereka” Aku memberikan kode kepada Sehyun untuk melihat dua orang yeoja yang aku maksud.

“Neo….jjinja! Oppa, sampai kapan kau akan bermain-main dengan mereka? Apakah tidak ada yang cocok denganmu?” Tanya Sehyun.

“Jangan mengguruiku dasar anak kecil.” Aku mengelus kepala Sehyun dan tiba-tiba saja Jiwoon sudah berada dibelakangku.

“Aku ingin sekali kau bisa mendapatkan pasangan yang cocok, setidaknya yang bisa membuatmu sadar.” Sehyun menggenggam kedua tangannya dan tersenyum.

“Shiro!”

“Ah….Wae?”

“Kau ingin terus menyendiri?” Tambah Sehyun.

“Kan ada kau?” Godaku.

“YYA!” Sehyun berteriak lalu kami pun tertawa.

“Aigoo…dua orang penyanyi satu manajemen ternyata sangat dekat sekali. Ah, Kyuhyun-ssi, bagaimana kabarmu?” Jiwoon terlihat cemburu.

“Jiwoon-ssi, lama tidak bertemu aku baik-baik saja.” Aku mencoba tersenyum, meskipun masih merasa sangat gugup.

“Aku baik-baik saja Kyuhyun-ssi kalau seandainya orang yang aku telefon mengangkat panggilanku.” Sindir Jiwoon lugu.

“Oppa…apa aku harus meninggalkan kalian berdua? Sepertinya ada hal penting antara kau dan Jiwoon eonni.” Sehyun tiba-tiba saja ingin meninggalkanku bersama singa berkostum kucing ini.

Song Jiwoon memang terlihat sangat imut, lugu, namun dibalik itu dia lebih garang dibandingkan Hyunah yang seksi. Ketika Sehyun akan beranjak pergi, aku segera menarik tangannya karena Sungmin memanggilku untuk segera melakukan pemotretan. Thanks God.

Setelah pemotretan yang begitu melelahkan itu aku dan Sungmin sepakat untuk segera pergi dari lokasi itu. Pemotretan yang aku lakukan bersama mereka merupakan tuntutan untuk MV baruku yang akan keluar. Sehyun bekerja sama dengan Jiwoon dan Hyunah akan tampil dalam MV terbaruku.

Saat aku mulia memejamkan mata untuk sejenak beristirahat dari aktivitasku hari ini, aku kembali mengingat senyuman ceria dan hangat seorang Kim Nae Ri. Kembali mengingat saat kami pertama kali bertemu. Aku mengambil ponselku dan menelpon satu-persatu nomor yeojadeul yang selama ini mengitari hidupku.

“Hyunah-ya…aku tahu kita sudah sangat dekat, tapi aku rasa kau salah paham. Aku hanya menganggap kita adalah rekan kerja saja.”

“Mwo? Hahaha, Oppa….neo…” Aku langsung mematikan panggilanku.

“Jiwoon-ssi, maaf kalo aku tak pernah mengangkat panggilanmu, aku rasa kau salah paham atas perhatianku selama ini, jadi lebih baik kita berteman saja.”

“Yya!! Kyuhyun-ah…Cho Kyuhyun! Neo…” Seperti lainnya aku langsung mematikan panggilanku.

Setelah 9 kali menelpon semua yeoja yang aku kenal akhirnya selesailah semuanya, kali ini aku benar-benar ingin hidup seperti pria normal tanpa menganggap seorang wanita adalah mainan. Apakah ini semua karena Nae Ri?.

“Yya!! Cho Kyuhyun!! Neo….gwencana? Apa kau cari mati?” Sungmin tiba-tiba menghentikan mobil dan melongok kebelakang.

“Ah….Hyung aku hanya ingin hidup normal tanpa diikuti rasa khawatir dan takut seperti tadi.” Jawabku seenaknya.

“Neo….apa kau salah makan chagi? Haha, apa kau sedang kemasukan malaikat?” Sungmin terus mengejekku.

“Entahlah, sepertinya malaikat seperti Kim Nae Ri yang telah membuatku gila”

“Hyung! Aku harus menemuinya…” Pintaku..

“Andwe……kau tahu kan kalau saat ini gerak-gerikmu sedang diawasi oleh pihak manajemen. BIG NO!” Sahut Sungmin.

“Ah Hyung, aku benar-benar merindukannya. Setelah aku tahu penyakit yang ada pada diri Nae Ri aku merasa sangat kasihan padanya. Sudah hampir seminggu aku tak mendatangi cafe itu.” Jelasku.

“Terserahlah….tapi jangan pernah merengek minta pertolongan kalau sampai terjadi apa-apa. Kau tahu kan untuk menjadi seorang yang terkenal di dunia perindustrian musik Korea sangatlah susah, kau harus membangun semuanya dari bawah. Apa kau akan mempertaruhkan semua itu hanya untuk seorang yeoja aneh yang bahkan tak bisa mengingat namamu.”

“Hyung, bahkan aku memperkenalkan diriku sebagai Cho Kyu Hyunsik! Dan aku belum tahu apakah aku benar-benar mencintainya atau hanya kasihan.”

“Yya!! Cho Kyuhyun-ssi, perasaan cinta semua berawal dari rasa kasihan, penasaran dan keingintahuan yang besar. Jangan sampai hanya karena itu membuat boomerang bagimu”

“Entahlah hyung, aku hanya tak ingin terus dibayangin oleh sosok Nae Ri.”

Aku mengganti baju pemotretanku tadi dengan sebuah kaos dan jaket hitam, lalu keluar menuju mobil yang aku tumpangi. Teriakan Sungmin pun tak aku hiraukan, bahkan ponselku sengaja aku tinggalkan disana.

Setelah mendapat taksi, aku segera memberitahukan tujuanku kepada sopir taksi itu. Kafe Waffelova, di daerah gangnam. Sore itu cukup cerah, belum terlambat untuk menemui Nae Ri, karena waktu masih menunjukkan pukul 02:45 sore.

Sampai didepan kafe itu aku sedikit membenarkan letak bajuku dan bersiap untuk masuk. Namun ketika aku hampir memasuki pintu kafe itu, Song Hye Mi sahabat  Nae Ri sekaligus pemilik kafe itu mencegahku.

“Cho Kyuhyun-ssi, sudah berapa kali aku bilang tolong jangan pernah menampakkan dirimu di kafe ini” Dia menarik tanganku ke tempat yang lebih aman karena dia sepertinya takut seseorang mengetahui keberadaan seorang penyanyi terkenal.

“Song Hye Mi-ssi, aku hanya ingin menemui sahabatmu itu saja.” Jawabku langsung segera memasuki ruangan kafe itu namun tiba-tiba saja tangan seorang namja namun terlihat mirip yeoja mencegahku, Sungmin.

“Yya!! Aku sudah bilang jangan kemari.”

“Ah…Hyung, kenapa kau begitu cerewet” Ejekku.

“Aku hanya ingin berteman dengannya.”

“Omong kosong bodoh” Sahut Hye Mi.

“Mwo?” Sungmin tiba-tiba saja kaget dengan perkataan Hye Mi yang sarkastik.

“Nae Ri tak butuh teman, dia hanya butuh semua yang dia ingat. Bukan kau, bukan kenangan kalian, janji kalian. Dia hanya butuh orang-orang yang benar-benar menyanyangi dia.”

“Tolong, beri aku kesempatan. Kalau memang dia tak meresponku aku akan menyerah.” Sahutku.

“Yya!! Kyuhyun-ah…, neo….” Sahut Sungmin.

“Baiklah, aku hanya akan memberimu 5kali kesempatan. Aku bahkan tak yakin dia bisa mengingatmu, Cho Kyu Hyunsik-ssi.” Sindir Hye Mi

“Pabo! Bahkan dia saja tahu kau berbohong.” Sahut Sungmin yang lalu tersenyum kearah Hye Mi, dasar ahjussi genit.

“Ah…kalau begitu mulai saat ini akan menggunakan banmal saja ya, karena umurmu juga masih sepertiku Hye Mi-ah.” Hye Mi yang sepertinya terlihat cuek langsung masuk kedalam kafe.

Sungmin yang masih tersenyum memandangi Hye Mi pun mengikutiku masuk kedalam kafe itu. Kim Nae Ri, dia masih terlihat seperti biasanya, aneh, yeoja aneh. Aku tersenyum. Yeoja itu memakai beanie di kepalanya, memakai kaos dengan cardigan hitam dan kacamata besar, dengan novel yang selalu ia baca.

Kesempatan pertama, aku mencoba mendekatinya. Dia seperti sedang sibuk dengan waffel yang ia mainkan. Kali ini dia membentuknya menjadi sebuah tumpukan tak beraturan.

“Apa aku boleh duduk disini?” Pintaku tanpa ragu.

“Sorry, but….what are you talking about?” Dia tersenyum canggung.

Oke, baiklah kali ini kau mencoba menjadi seorang turis asing dengan wajah Korea? Aku hanya tersenyum melihat tingkahnya, kesempatan pertama gagal. Hye Mi tersenyum menang karena aku gagal dalam kesempatan pertama.

“Pabo! Haha” Sungmin mengejekku, lalu kami berdua pergi dari kafe itu, tapi aku tak akan menyerah, masih ada 4kali kesempatan yang tersisa, akan aku coba besok, besoknya dan besoknya lagi.

————–

“Apa kau sendirian?” Tanyaku.

“Boleh duduk disini?” Pintaku kepada Nae Ri yang asyik memainkan waffelsnya.

“Sepertinya namjachinguku tak akan rela yeojachingunya duduk bersama namja lain.” Kata-kata Nae Ri padat namun sukses membuatku malu, kali ini dia memakai taktik sudah mempunyai pacar, arra..

Hye Mi yang melihat dari tempat kasir hanya tertawa keras saat mendengar kata-kata Nae Ri. Baiklah aku akan mencoba lagi besok.

————–

“Hye Mi-ah…boleh aku menyanyi? Di stage kecil itu?” Aku tiba-tiba saja mempunya ide yang bagus, menunjuk stage kecil di pojok kiri di kafe waffelova.

“Baiklah, tapi sepertinya itu akan sia-sia saja.”

“Lihat saja” Aku mengeluarkan evil smirk milikku.

Aku ingat bahwa Nae Ri pernah bercerita tentang lagu kesukaannya, dan tiba-tiba saja aku teringat akan kata-katanya. Baiklah, semoga saja ini berhasil menarik perhatiannya, setidaknya dia akan melihatku.

A study of memory, lagu itu. Ya, Kim Nae Ri sangat ingin aku bisa menyanyikan lagu itu saat kami bertemu karena sebelumnya aku menyanyikan lagu Marry U ketika pertama kali kami bertemu dan dia bilang suaraku sangat bagus, jelas karena aku penyanyi. Aku memang belum begitu hafal lagu itu, tapi sekarang bahkan suaraku sangat cocok dengan lagu itu.

I jen beo til su eobs da go      (I can’t hold)

Hweng  han ust eum eu ro     (Bare, with a smile)

Nae eokkae ki dae eo              (Leaning on my shoulder)

Nun eul kam ass ji man…       (Although the eyes are shut)

 

…………….

Author’s POV

Suara Kyuhyun memenuhi seluruh ruangan di kafe waffelova, semua melihat kearah Kyuhyun. Tanpa terkecuali Nae Ri yang dari awal nada lagu tersebut mengalun, dia langsung melihat kearah datangnya suara itu.

Nae Ri memperhatikan setiap nada dan suara yang dikeluarkan Kyuhyun. Nae Ri tersenyum, berhasil. Kyuhyun berhasil membuat Nae Ri memperhatikannya, akhirnya setelah dia menyelesaikan lagu yang disukai Nae Ri, ia pun menuju kearah Nae Ri.

Nae Ri hanya bingung ketika seorang namja tampan menghampirinya, setelah tadi menyanyikan lagu kesukaannya dengan sempurna. Saat Kyuhyun tepat berada di depannya, Nae Ri tersenyum.

“Boleh aku duduk disini, agasshi?” Pinta Kyuhyun.

Nae Ri tersenyum.

“Suaramu bagus.” Puji Nae Ri.

“Ah, kamsahamnida…”

“Kau juga menyukai lagu itu?” Tanya Nae Ri.

“Iya, itu adalah lagu kesukaan orang yang aku sayangi.” Kyuhyun menggombal, namun kali ini benar-benar tulus ia ucapkan.

Hye Mi yang melihat kearah mereka pun mengangguk pelan tanda dia paham bahwa Nae Ri nyaman bersama Kyuhyun. Mereka pun kembali bercanda dan bercerita hal-hal yang sudah pernah Nae Ri ceritakan. Tentang kebiasaannya membeli tteokbokki sepeninggal mendiang eommanya, ulang tahun appanya, kebiasaan oppanya dan pekerjaannya.

Nae Ri juga bercerita tentang hobinya memasak tteokbokki saat dulu eommanya masih ada. Dia selalu minta diajari memasak tteokbokki kesukaannya appanya, karena appanya sangat sibuk dengan bisnis keluarga mereka maka Nae Ri yakin jika ia memasak tteokbokki maka appanya akan pulang, dan itu tanda bahwa Nae Ri sedang dalam mood yang sangat baik.

“Apakah yeoja ini benar-benar mempunyai penyakit? Bahkan dia terlihat sangat jelas menceritakan semuanya” Batin Kyuhyun.

“Sebenarnya apa penyakitnya dan apakah memang benar didunia ini ada penyakit seperti itu?” Tambahnya.

“Senang bertemu denganmu, Kim Nae Ri-ssi” Kyuhyun mengulang namanya dengan jelas.

“Nado, Cho Kyu…hyun-ssi” Ya, Cho Kyuhyun bukan Cho Kyu Hyunsik.

Kyuhyun memperkenalkan dirinya sebagai Cho Kyuhyun. Saat mereka akan masuk kedalam mobil masing-masing, tiba-tiba saja Nae Ri terlihat aneh. Dia melirik kearah Kyuhyun dengan tatapan tajam.

“Hanya itu saja?”

“Bahkan trikmu bernyanyi dan datang menghampiriku, hanya itu saja?” Kyuhyun bingung dengan kata-kata Nae Ri.

“Heol….Cho Kyuhyun-ssi, aku tahu trik para pria. Baiklah aku pikir kau berbeda, tapi ternyata sama saja. Kau tak meminta nomer ponselku? Baiklah cukup hari ini saja aku mengenalmu.” Nae Ri menggelengkan kepalanya terlihat kecewa.

“Aish…chakkamanyo…chakka..” Belum sempat berkata Nae Ri sudah pergi meninggalkan Kyuhyun.

“Mian…..e”

“Yya!! Yya….Nae Ri-ah” Teriak Khyuhyun.

“Pabo!” Gerutu Kyuhyun dalam hati. Dia dengan IQ begitu tinggi sangat bodoh sekali menghadapi yeoja seperti Nae Ri. Hye Mi yang melihat itu semua merasa khwatir dan langsung menelpon Kim Heechul.

Kyuhyun akhirnya mengejar mobil Nae Ri yang melaju tepat didepannya. Setelah 5 menit akhirnya Kyuhyun sampai dirumah Nae Ri. Dia memutuskan untuk menata kekuatannya. Setelah 5 menit berlalu ia pun keluar mobil. Namun saat dia akan memasuki rumah Nae Ri, tiba-tiba saja dia ditarik oleh seorang namja, Kim Heechul.

“YYA!! YYA!!” Kyuhyun berteriak kesakitan saat Heechul menarik tangannya keras lalu mendorongnya ke dinding.

“Ada keperluan apa kau dengan Nae Ri? Kenapa kau membuntutinya?” Heechul pun tertarik kebelakang saat Kim Sooro appanya ingin melihat Kyuhyun.

“Kau siapa?” Tanya Sooro dengan mengunci tubuh Kyuhyun.

“Yya!! Ahjussi…..lepaskan aku, appo….appo” Akhirnya pun Sooro melepaskan tubuh Kyuhyun.

“Cho Kyuhyun imnida, dan aku kemari untuk meminta maaf kepada Nae Ri, putrimu.”

“Jauhi Nae Ri, jangan pernah mengganggunya mulai sekarang, arraseo?” Pertegas Kim Sooro.

“Appa kita beri pelajaran saja dia.” Heechul mencoba memukul Kyuhyun namun dicegah oleh appanya.

“Kalau kau tak ingin bermasalah, jauhi putriku.”

“Aku dan appa telah berusaha setahun ini untuk menjaga perasaan Nae Ri dari penyakit yang dideritanya, jadi aku harap kau mengerti” Sahut Heechul kesal.

“Aku mengerti, aku tahu apa yang telah kalian lakukan.” Jawab Kyuhyun.

“Bagus, kalau kau mengerti itu semua berarti kau juga tahu bahwa dia tak mungkin mempunyai hubungan normal layaknya seorang pasangan kekasih, karena dia tak akan pernah mengenal siapa kau keesokan harinya.” Perjelas Sooro dengan emosi.

“Aku benar-benar tulus ingin mendekatinya.”

“Dan mencari keuntungan dari Nae Ri?” Ejek Heechul

“Tolong beri kemurahan hatimu, jauhi saja kafe waffelova dan Nae Ri.”

Kim Sooro dan Kim Heechul memasuki pagar dan berjalan menuju rumah mereka meninggalkan Kyuhyun yang masih terdiam.

“Aku bisa saja menghajarnya, seharusnya appa jangan menghalangiku.”

“Pabo!” Jawab Sooro singkat.

“Aku seharusnya memberinya pelajaran.” Heechul memeragakan gaya seorang petinju.

“APPO!!!” Dia berteriak keras saat Sooro menjitak kepalanya keras.

———–

Kyuhyun’s POV

“Sungmin Hyung…”

“Eoh?”

“Jika kau berjanji pada seorang appa untuk mejauhi putrinya, apa yang akan kau lakukan?”

“Aigoo…ada apa lagi ini?”

“Appanya menyuruhku untuk tidak datang ke kafe waffelova lagi”

“Jjinja?” Jawab Sungmin kaget lalu tersedak sondae yang ia makan.

“Ya, dan aku benar-benar gila akan itu.”

“Kalau aku jadi kau, aku tak akan pernah datang ke kafe itu. Tapi masih ada 1000 jalan menuju hati Nae Ri, kau tahu maksudku kan.” Sungmin memelukku hangat lalu tersenyum dan mengangkat alisnya cepat naik turun.

Aku langsung mendorongnya saat melihat ahjumma yang gugup seakan ingin melihat, tidak, ingin melihat, tidak kearah kami.

“Hyung!!!! Jangan bikin ulah” Teriakku diikuti tawa dari Sungmin Hyung.

Baiklah dia menyuruhku untuk tidak datang ke kafe waffelova, aku tidak akan kesana. Aku tak melakukan apapun. Aku mengeluarkan evil smirkku karena baru saja terlintas sebuah ide cemerlang dari otakku ini.

“Kim Nae Ri, kita pasti akan bertemu lagi” Batinku.

———

Tolong RCL nya ya….biar part selanjutnya bisa lebih baik lagi

Mian, kalo ada typo dalam bahasa Korea yang ada di FF ini

Soalnya baru pertama bikin setting Korea, FF pertamaku settingnya London hehe…

Judulnya Allegro Allegora main castnya juga anak” SJ

Kalian bisa baca di blogku atau cari aja di blog kpdk ini

Blogku : http://sweetlollipop2810.wordpress.com/

SILENT READER ISN’T ALLOWED!! PLEASE GIVE THE AUTHOR  YOUR  BIG REWARD

JUST READ,COMMENT, then LIKE NO MATTER WHAT…

GOMAWO ^^

 

 

 

 

 

One thought on “WHO ARE YOU? | Part 3

  1. Woah usahanya oppa hampir berhasil, tp knp Naeri jd berfikir seperti itu~
    Yaampun, pls deh Sungmin n Kyu oppa masih aja sikapnya kayak gitu, bikin curiga ajumma itu aja hhh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s