WHO ARE YOU? | Part 2

 

kyuglass

Author                : nuninuno407

Title                     : WHO ARE YOU? (Part 2)

Genre                  : Romance, Family, etc.

Length                 : Series

Rated                  : PG 15+

Main Cast           : Cho Kyuhyun

                              Kim Nae Ri (OC)

Support Cast      : Kim Soo Ro as Nae Ri’s Appa

                              Kim Heechul as Nae Ri’s Oppa

                              Lee Sungmin as Kyuhyun’s BF

                              Song Hye Mi (OC) as Nae Ri’s BF

                              Park Sehyun (OC)

                              and other casts will be mentioned in the following story

Disclaimer           : This Fanfic is mine, all the casts belong to themselves. NO BASH! ^^

                              COPAST is not allowed without permit. Ah, I wanna say something to all

                              readers that this FF inspired by “50 first date” movie, but the story line 

  quite different. Setelah nonton itu film jadi terinspirasi bikin FF yang

  ceritanya hampir mirip film itu chingudeul. Happy Reading ^^

Summary        :

 

Cho Kyuhyun, seorang namja dengan kelebihan dibandingkan namja yang lain. Tinggi yang memenuhi rata-rata serta paras tampannya membuat para yeoja takluk dihadapannya, pun juga suara malaikatnya yang membuat hati siapapun luluh mendengar setiap nada yang dinyanyikan namja itu. Dia terkenal dengan sebutan “evil player”, selain sangat tergila-gila dengan stick PS nya, bermain game dia juga terkenal suka mempermainkan hati perempuan. Namun semuanya berubah saat dia menemukan yeoja lain yang sangat berbeda dengan yeoja pada umumnya. Yeoja aneh yang memiliki sifat berbeda daripada yang lainnya, membuat seorang namja seperti Kyuhyun ingin sekali membantu yeoja aneh itu. Apakah dia juga akan takluk kepada seorang Cho Kyuhyun?

 

 

 

 

 

PART 2

 

Author’s POV

 

“Dia benar-benar yeoja yang sangat berbeda dengan mereka yang selalu mengitariku.” Kyuhyun mengungkapkan semua yang ia rasakan saat bertemu Nae Ri.

“Aigoo…aku rasa kau memang benar-benar sedang jatuh cinta” Sungmin menatap Kyuhyun yakin dengan meneguk segelas wine.

“Mwo? Haha, aku hanya merasa dia menarik dan berbeda, itu saja.” Kyuhyun terlihat gugup dan mengambil segelas wine didepannya.

“Eeeh..akui saja oppa…” Sungmin mulai menggoda Kyuhyun dengan kebiasaannya itu.

“Aish…yya Ahjussi!! Neo…jjinja” Kyuhyun berkilah lalu senyum menyungging dari bibir Sungmin.

“Kosongkan jadwal untuk jam 3 sore nanti, aku ada hal penting.” Kyuhyun segera bergegas dari tempat ia duduk sambil mengeluarkan evil smirk miliknya, lalu ia masuk kedalam kamarnya.

“Yya Kyuhyun-ah, Cho Kyuhyun kau jangan membuat masalah lagi. Aah…dasar evil player” Teriak Sungmin yang tak dihiraukan oleh Kyuhyun.

————–

 

“Oppa…gwencana?” Suara Sehyun terdengar khawatir.

“Aku baik-baik saja Sehyun-aah, jangan terlalu khawatir.

“Tapi, kau sudah mendapatkan peringatan dari manajemen karena kejadian kemarin dan aku sangat mengkhawatirkanmu.” Tambah Sehyun.

“Tenanglah…mereka tak akan membuang namja bertalenta sepertiku” Jawab Kyuhyun mantap.

“Aah, arra…kau memang selalu keras kepala” Sehyun terkekeh.

“Oppa…” Suara Sehyun memelas.

“Eoh?” Balas Kyuhyun.

“Memangnya oppa sedang apa disekitar daerah gangnam kemarin sore?” Tanya Sehyun.

“Aku hanya ingin menikmati sedikit waktu menjadi penduduk biasa yang berjalan-jalan sebagaimana mestinya, apa itu salah? Lagipula kau tahu kan semenjak semua orang mengenali Cho Kyuhyun bahkan aku tak bisa pergi kemanapun” Kyuhyun menjawab dengan yakin pertanyaan Sehyun.

Kyuhyun memang sangat dekat dan akan bercerita semua hal kepada Sehyun karena dia merasa nyaman dengan yeoja itu. Meskipun memang bukan itu alasan kenapa Kyuhyun tertangkap kamera para wartawan karena berada disekitaran daerah Gangnam. Tapi dibalik itu semua memang sebenarnya itulah perasaan yang selama ini dia rasakan setelah menjadi penyanyi terkenal.

“Yaa..Oppa-ya, aku tahu kau memang tak suka diatur tapi bukankah kau harus menjaga nama baikmu, jangan sampai oppa terkena berita yang merugikan dan membuat karir oppa yang cemerlang jadi runtuh seketika.” Sehyun memberikan komentar bijaknya seperti biasa.

“Ah, lagipula semua berita itu sudah dikonfirmasi oleh pihak manajemen dan aku juga tak masalah jika mereka berbicara yang tidak-tidak.” Sahut Kyuhyun mencoba tenang.

“Aish…kau memang keras kepala.” Sehyun menjawab kesal.

“Dan kau menyukai oppamu yang keras kepala ini, eoh?” Kyuhyun menggoda Sehyun.

“Mungkin aku harus mencarikan calon eonni yang cocok untuk oppa keras kepalaku ini agar kepalamu tak mengeras terus” Sehyun terkekeh.

“Yya!! Neo…” Kyuhyun merasa semua orang mencoba menjatuhkan sifat keras kepalanya termasuk Sungmin.

“Kkeunta…” Sehyun dengan segera  menutup percakapan mereka lewat ponsel, Kyuhyun hanya tersenyum.

“YYA!!! CHO KYUHYUN!!!” Terdengar bantingan pintu kamar Kyuhyun lalu terlihat sosok Sungmin yang memerah padam dengan memegangi kaos berwarna pink, Kyuhyun hanya terdiam memandangi pemandangan yang ada didepannya itu.

“Eoh?” Akhirnya sepatah kata keluar dari bibir Kyuhyun, dia membenarkan posisinya di kasur seolah siap melarikan diri kalau terjadi sesuatu yang akan dilakukan Sungmin padanya.

“Lihat ini!!” Sungmin melebarkan kaos pink miliknya itu, terlihat noda berwarna bercak hitam semu seukuran bakpao.

“Heol….kenapa kaosmu jadi bagus begitu? Aaah…kyeopta” Kyuhyun tersenyum lebar dan mengeluarkan evil smirk miliknya.

“Rasakan, siapa suruh mengerjaiku kemarin dengan menerima kontrak pemotretan sayuran segar itu” Batin Kyuhyun.

Tanpa basa-basi Sungmin langsung menerkam tubuh Kyuhyun, membanting tubuhnya ke kasur lalu menindihi tubuh Kyuhyun dan menutupi wajah Kyuhyun dengan kaos pink ternoda kesayangan Sungmin.

“Arrgh….HYUNG!!! Mian…mian, kau sendiri yang mulai semuanya” Kyuhyun terlihat kalah dengan kuncian maut milik Sungmin.

Saat mereka sedang asyik bermain diatas kasur, tiba-tiba kegiatan mereka terhenti saat Ahjumma yang biasanya membersihkan apartement milik Kyuhyun  terlihat berdiri tepat di depan kamar Kyuhyun menjatuhkan sebak pakaian kotor dengan mata melotot dan mulut ternganga.

“Woaa…Ahjumma…” Sungmin tersingkap dan duduk diatas kasur Kyuhyun.

Kyuhyun terlihat membuka bungkaman kaos pink yang ada dikepalanya dan ikut ternganga melihat Ahjumma yang sudah kaku berdiri melihat kearah mereka.

“Ahjumma…jangan salah paham dulu” Kyuhyun mendekat ahjumma itu.

“Dia membungkamku dengan kaos pink sialan itu lalu menindihi tubuhku” Ahjumma yang mendengar kata-kata Kyuhyun menjadi semakin melotot.

“Oke, kali ini aku benar-benar akan dianggap tidak waras berada dikamar dengan seorang Ahjussi, ah maksudku Sungmin Hyung, dengan posisi yang uh salah besar.” Batin Kyuhyun.

Kyuhyun menatap tajam kearah Sungmin yang tersenyum lebar karena merasa menang, dia memberikan wink kepada Kyuhyun yang masih terlihat menenangkan Ahjumma itu.

——————–

“Kau yakin berangkat sendirian?” Sungmin memastikan semuanya.

“Tenanglah, aku kali ini akan benar hati-hati.” Jawab Kyuhyun santai.

“Kau yakin baik-baik saja?” Sungmin memastikan lagi.

“Aish jjinja Hyung, aku akan hati-hati kali ini.” Kyuhyun memastikan semuanya akan baik-baik saja.

“Ah, arra…arra, tapi aku benar-benar tak akan ikut campur kalau kau tertangkap kamera para wartawan lagi, cukup kemarin saja aku dalam masalah menyelesaikan kasusmu itu.” Sungmin cemberut kesal.

“Chagi-ya…kau meragukan kepintaranku, eoh?” Kyuhyun merayu manajer kesayangannya itu.

“Molla…” Sungmin yang dipeluk Kyuhyun dari samping pun terjatuh ketika Kyuhyun melempar tubuh Sungmin tiba-tiba.

Mereka terdiam melihat Ahjumma yang terbengong serta kaku dengan mulut melebarnya, lagi. Kyuhyun hanya menepuk dahinya, dan sekali lagi menjelaskan semuanya. Setelah itu mereka berdua berjalan dengan hati-hati dan memastikan tak ada yang mencurigakan di apartementnya sore itu.

“Baiklah, aku akan memakai bus saja untuk kesana agar semua tak mengenaliku.” Kyuhyun memakai kaos hitam biasa dengan jumper serta topi untuk menyamarkan dirinya.

“Jjinja, aku rasa kau sepertinya mempunyai rasa kepada gadis itu.” Sungmin membantu Kyuhyun keluar apartementnya dengan hati-hati.

“Ah, Hyung aku kan sudah bilang kalau aku hanya menepati janjiku. Lagipula aku hanya penasaran kenapa dia ah lebih tepatnya mereka yang ada di kafe itu seperti tak mengenali orang seterkenal Cho Kyuhyun.” Sungmin hanya mengangguk.

“Arra…arra” Lalu dia meninggalkan Kyuhyun yang kemudian berjalan santai menuju halte yang ada di seberang jalan.

————————-

“Okay, Kim Nae Ri kali ini aku tak akan lupa meminta nomer ponselmu.” Kyuhyun dengan mantap turun dari bus yang dia naiki menuju kafe Waffelova.

Dia membenarkan letak bajunya lalu berjalan menuju kafe yang ada di gang pojokan daerah gangnam. Kyuhyun melintasi beberapa kafe yang berada di gang daerah gangnam itu, dia tersenyum lebar dan melangkah pasti masuk kedalam kafe berinterior klasik model bangunan London.

Dia membuka pintu lalu memastikan situasi yang ada di kafe itu, tepat jam 3 sore dia sudah berada di kafe itu, sore itu kafe waffelova lagi-lagi tak begitu ramai. Dia duduk sama persis di tempat yang dulu ia pakai dan bertemu sosok gadis yang masih memakai style yang sama, duduk di kursi yang sama, memegangi novel yang sepertinya belum selesai ia baca, membenarkan letak rambut yang dihiasi beanie di kepalanya, memakai kaos dengan cardigan hitam dan kacamata besar, masih sama. Aneh.

Kyuhyun masih tersenyum melihat gadis yang tak sadar akan kedatangannya, gadis itu masih sama seperti terakhir kali mereka bertemu, dia memainkan waffel miliknya. Kali ini dia membentuk sebuah tower dengan tumpukan-tumpukan waffelnya.

Pelayan wanita, atau bisa dibilang sahabatnya itu datang menghampiri yeoja aneh itu dan menuangkan minuman dalam gelasnya yang kosong. Mereka saling pandang dan tersenyum serta terlibat percakapan kecil. Tertawa, yeoja aneh itu tertawa dan melihatkan deretan giginya yang rapi. DEG!! Jantung Kyuhyun kembalui terhenti beberapa detik sebelum akhirnya berdetak sangat cepat.

“Woah..potongan rambut yang bagus Hye Mi-aah” Yeoja itu terdengar memuji kembali potongan rambut pelayan wanita itu.

“Gomawo…,jangan lupa habiskan semua waffels itu Kim Nae Ri!!” Yeoja aneh itu tersenyum.

Kyuhyun mendatangi yeoja aneh itu, ia tak sabar untuk bisa kembali mengobrol. Saat Kyuhyun akan mendekat, dia kembali mengambil sebuah tusuk gigi, berjalan perlahan memperhatikan yeoja aneh itu yang terlihat ingin membuat puncak tower dari waffels nya namun gagal.

“Kau perlu ini” Kyuhyun menancapkan tusuk gigi yang  ia pegang ke dalam tumpukan waffels milik Nae Ri.

“Ah…kamsahamnida…tapi, sebelumnya apakah anda tinggal di sebuah negara dimana boleh menyentuh makanan orang lain seenaknya?” Nae Ri menatap tajam kearah Kyuhyun.

“Mwo?” Kyuhyun terlihat bingung.

”Apa anda tinggal di negara dimana boleh menyentuh makanan orang lain?” Nae Ri mempertegas kembali kata-katanya.

“Ah..cchakkaman, tapi…” Kyuhyun tergagap dan mendekat kearah Nae Ri.

“Kau siapa?” Nae Ri berdiri dari kursinya.

“Hye Mi-aah” Nae Ri berusaha menyingkir dan sedikit berteriak.

“Mianhe, tapi bukankah kita berjanji untuk bertemu kembali disini” Kyuhyun mendekat.

“Hye Mi-aah” Nae Ri kali ini benar-benar berteriak.

“Ada apa Nae Ri..?” Hye Mi yang berlari kearah Nae Ri langsung menatap sinis kearah Kyuhyun.

Hye Mi menyeret Kyuhyun keluar kafe, dengan ekspresi muka Kyuhyun yang masih tak mengerti tentang respon Nae Ri kepadanya sore ini. Dia masih terdiam ketika Hye Mi menyeretnya keluar lalu memandangi Kyu Hyun dengan kesal.

“Aku harap kau tak akan pernah menampakkan wajahmu lagi dihadapan Nae Ri, Kyuhyun-ssi” Kyuhyun semakin terdiam ketika ternyata Hye Mi sebenarnya tahu akan identitasnya.

“Neo…” Kata Kyuhyun terbata

“Ya, aku jelas mengenalmu. Cho Kyuhyun, seorang penyanyi terkenal yang sepertinya ketagihan mampir di kafe milikku.” Jelas Hye Mi.

“Tolong jauhi Nae Ri, dia bukan orang yang tepat untuk kau dekati.” Tambah Hye Mi.

“Mwo?” Kyuhyun seperti tak percaya dengan yang dikatakan Hye Mi.

“Memangnya dia kenapa? Apa dia sudah menikah? Atau mungkin bertunangan? Asal kau tahu aku hanya menepati janjiku kepadanya.” Kyuhyun terlihat kebingungan.

“Nae Ri tak akan pernah mengingat janjinya untuk bertemu denganmu, apalagi mengingat wajahmu.”

“Mwo?”

“Nae Ri adalah yeoja yang sangat berbeda, dia mengalami gegar otak bagian belakang dan membuatnya shock serta melupakan semua hal yang ia alami setelah kecelakaan itu.” Perjelas Hye Mi.

“MWO? Haha, aish…jjinja, selera humormu memang sangat bagus” Elak Kyuyun yang tak percaya.

“Kau boleh tak mempercayaiku, tapi satu yang harus kau tahu bahwa aku adalah sahabat baiknya.”

“Apa ingatanmu juga selemah dia? Lihatlah, novel yang ia selalu baca, beanie yang ia pakai, kaos, cardigan, kacamata, semua itu selalu ia pakai karena ia tak pernah mengingat kejadian yang ia alami kemarin saat matanya terbuka keesokan harinya. Apa kau lupa bagaimana penampilannya dan kegiatan yang ia lakukan saat pertama kali kalian bertemu?” Jelas Hye Mi

DEG!! Jantung Kyuhyun berhenti, sebentar dan lalu berdetak. Ingatannya kembali saat pertama kali ia mengamati yeoja aneh itu, ya benar dia memakai baju yang sama, style yang sama, novel, serta kegiatan yang sama, memainkan waffels miliknya.

“Dia tak pernah memasukkan namamu dalam ingatannya, dan kenangan saat pertama kali bertemu. Dia hanya mengingat kejadian sebelum kecelakaan itu terjadi, yang dia tahu dia akan menyempatkan diri makan waffels di kafe ini tiap sore untuk menunggu ayahnya pulang kerja. Dia mengalami kecelakaan pada minggu malam tahun lalu ketika akan merayakan ulang tahun ayahnya untuk makan tteokbokki bersama.” Jelas Hye Mi.

“Lalu bagaimana dengan profesinya sebagai guru? Apa dia juga melupakan itu? Omong kosong macam apa yang kau ucapkan.” Kyuhyun masih belum mempercayai kata-kata Hye Mi.

“Dia kecelakaan pada hari minggu tahun lalu, dan dia berpikir bahwa setiap hari saat ia membuka mata adalah hari minggu dimana dia akan merayakan ulang tahun appanya dan makan tteokbokki bersama. Dan sebelum itu, sorenya dia selalu menyempatkan diri datang ke kafe waffelova ini. Aku sengaja tak memasang kalender, tv, dan benda lain yang mungkin bisa membuatnya kebingungan. Apa kau belum jelas, Cho Kyuhyun-ssi?”

“Lalu bagaimana dengan siaran TV? Koran? Apa dia tak pernah melihat semua itu dirumahnya? Hah?” Kyuhyun terlihat emosi

“Appa dan oppanya telah mencetak banyak koran tahun lalu untuk dibaca, siaran TV tahun lalu, semua itu mereka lakukan karena tak ingin Nae Ri kebingungan. Otak Nae Ri akan menghapus semua kejadian yang ia lakukan setiap hari saat dia tertidur, BOOM!! Seperti bom, semua ingatan terhapus, lenyap dan saat dia bangun maka dia akan menganggap hari itu adalah hari dimana dia akan merayakan ulang tahun appanya. ”

“Nae Ri selalu mengulangi kejadian yang sama, semuanya….setiap hari” Jelas Hye Mi

—————

[Nae Ri’s House]

“Appa….” Nae Ri berlari menuju dapur setelah sampai dirumahnya.

Saat membuka mata dia tak akan melihat appanya berada dirumah karena telah berangkat kerja, hanya ada oppanya Kim Heechul yang selalu berada dirumah. Setidaknya saat sore semua baru akan lengkap berada dirumah. Nae Ri yang baru datang dari kafe milik Song Hye Mi, sahabatnya langsung berlari menuju dapur untuk memberi ucapan kepada appanya, Kim Soo Ro.

“Saengil chukka hamnida….saengil chukka hamnida…sarang haneun uri appa…saengil chukka hamnida” Dia mencium kedua pipi Kim Soo Ro, appanya sambil membawa sebuah cake.

“Gomawo…Nae Ri-aah” Kim Soo Ro mencium kening putri kesayangannya itu.

“Appa….chukkae” Heechul berjalan menghampiri Nae Ri dan appanya.

“Yya!! Dasar, mana hormatmu.” Kim Soo Ro menoyor kepala Heechul.

“Haha, Oppa…kau selalu saja membuat masalah.” Nae Ri memeluk oppa kesayangan itu.

“Aku hanya mewarisi sifat seseorang” Heechul melirik kearah appanya.

“Aigoo…aigoo, lihatlah bahkan selain membuat masalah dia juga pintar menyindir.” Soo Ro menonjok kecil perut anak laki-lakinya itu, lalu diiringi tawa Nae Ri.

“Nae Ri, hangatkan tteokbokki yang ada di lemari es kita akan pesta bertiga malam ini” Soo Ro tersenyum memberitahukan tteokbokki yang telah ia beli saat pulang kerja.

“Ah appa kenapa kau membeli tteokbokki? Bukankah kita sudah berjanji akan membelinya berdua? Itu sudah kita lakukan setiap tahunnya, dan sekarang appa malah membelinya sendiri.” Terlihat kesedihan dalam raut muka Nae Ri.

Kim Soo Ro dan Kim Heechul hanya terdiam melihat ekspresi muka Nae Ri yang terlihat sedih. Soo Ro mempunyai alasan sendiri kenapa membeli tteokbokki dengan tidak mengajak Nae Ri, karena dia tak ingin kejadian setahun lalu terulang kembali.

Mereka mengalami kecelakaan hebat saat membeli tteokbokki bersama, appanya tak sengaja menabrakkan mobil mereka ke sebuah tiang karena berusaha menghindari truk yang tiba-tiba memotong jalan ke depan mereka. Itu semua mengakibatkan Nae Ri terpental keluar dan mengalami gegar otak yang cukup parah sehingga membuat otak bagian belakangnya melemah, membuatnya melupakan hal yang setiap hari ia lakukan, baginya setiap hari adalah dimana dia akan merayakan ulang tahun appanya.

“Tenanglah, kita akan makan tteokbokki bersama di ulang tahunku, eoh?” Heechul memeluk hangat adik perempuan kesayangannya itu, meskipun Heechul terlihat sedih karena bahkan mungkin Nae Ri tak akan mengingat hari dimana oppanya itu berulang tahun.

“Lagipula appa tidak membeli itu, teman kerja ayah memberikan itu karena masak lebih.” Elak Soo Ro.

“Ah…arraseo”.

“Appa, sepertinya kau mempunyai penggemar hehe” Tambah Nae Ri lalu diikuti tawa lainnya.

“Ssasaeng fans?” Celetuk Heechul lalu melayanglah pukulan dari appanya itu.

Mereka lalu menyalakan lilin dan makan cake yang dibawa Nae Ri itu. Pemilik toko roti yang setiap hari Nae Ri datangi juga sudah diberitahu oleh Heechul untuk memberikan cake yang sama dan tak bertanya macam-macam pada Nae Ri. Itu ia lakukan untuk menghindari hal buruk yang mungkin terjadi.

Mereka bertiga juga menikmati tteokbokki yang dibeli oleh Soo Ro, dan setelah selesai, Nae Ri memberikan hadiah kepada appanya itu, sebuah jam tangan. Appanya membuka dengan hati-hati bungkus kado itu. Lalu tersenyum dan sedikit sedih untuk hal yang menimpa putrinya itu.

“Bagaimana kalau kita menonton acara Strong Heart? Aku dengar Leeteuk akan segera melaksanakan wamil tahun ini.” Nae Ri menatap kedua namja yang ada didepannya itu.

“Aah…baiklah, kajja” Jawab Heechul malas. Entah sudah berapa ratus kali ia harus melihat wajah MC favorit adiknya itu. Mereka sudah mempunyai rekaman acara itu, dan episode khusus dimana Leeteuk akan mengikuti wamil.

“Haha lihatlah dia harus mengirim sms ke semua nomor yang ada di ponselnya” Nae Ri tertawa melihat Leeteuk.

Heechul hanya menguap sambil memakan tteokbokki yang masih tersisa, ayahnya hanya tersenyum melihat putrinya yang tertawa itu. Setelah beberapa menit melihat acara itu, akhirnya Heechul pun bersuara.

“Kau mau taruhan bersamaku?” Heechul menantang Nae Ri dan diikuti tatapan tajam dari appa mereka.

“Guest yang akan datang mengejutkan Leeteuk adalah eonninya, dan dia akan menari seperti saat dulu ia pernah diundang di Strong Heart.” Heechul berkata dengan yakin, Nae Ri hanya menatap bingung.

“Baiklah….kita lihat saja nanti” Sahut Nae Ri

Setelah menunggu beberapa menit akhirnya datanglah guest yang mengejutkan Leeteuk, dia adalah eonni nya yang datang ke acara tersebut dan menari. Saat Nae Ri melihat itu, langsung saja dia tertawa karena tebakan oppanya itu benar.

“Woah…daebaaak! Oppa kau memang benar-benar pintar menebak.” Nae Ri menatap bangga kearah oppanya itu dan diikuti evil smirk dari Heechul.

Saat mereka sudah menyelesaikan acara tersebut, Nae Ri langsung menuju ke kamarnya untuk tidur karena dia merasa sudah sangat mengantuk sekali. Sebelum masuk ke kamar dia menyempatkan diri untuk mencium appanya, dan mengucapkan selamat ulang tahun serta memeluk appa kesayangannya itu.

“Hari ini sudah selesai dengan baik, tinggal memperbaiki beberapa seperti semula, kajja!” Soo Ro mengajak anak laki-lakinya itu.

“Hosh…appa, sampai kapan kita akan seperti ini” Heechul menatap appanya yang mengemas kembali kado pemberian Nae Ri, membungkusnya dan menghiasinya dengan pita untuk ditaruh kembali ke meja yang ada di kamar Nae Ri.

“Entahlah, kita hanya harus bersabar. Dan kau….jangan mengulangi hal bodoh itu lagi, taruhan….taruhan…, neo jjinja!!” Kim Soo Ro menatap tajam kearah Heechul yang segera melarikan diri untuk membersihkan dapur.

Heechul membuang sisa cake yang ada di dapur, mempersiapkan tteokbokki di lemari es untuk besok, mengambil koran baru yang sudah mereka cetak ratusan kali untuk mungkin dibaca oleh Nae Ri besok.

Kim Soo Ro juga menyetel ulang siaran acara Strong Heart tahun lalu untuk mereka lihat lagi, besoknya. Lalu ia pun segera mengganti pakaian dan beanie milik Nae Ri dengan yang lama untuk dicuci.

Hal yang selalu mereka lakukan setiap hari selama setahun ini setelah hari berakhir antara mereka dan Nae Ri. Mereka selalu berharap tak akan ada hari buruk dimana Nae Ri menyadari ada yang tidak beres dengan dirinya, mereka selalu berharap setiap hari akan baik-baik saja.

———————-

“Jjinja?” Sungmin melotot setelah mendengar cerita dari Kyuhyun.

“Ya, aku juga tak percaya bahwa ada penyakit seperti itu.” Jawab Kyuhyun.

“Heeh…coba pikirkan, kalau dia tak pernah ingat kejadian yang sudah dia alami kemarin, jadi dia tak akan pernah mengingat namamu. Itu berarti identitasmu aman, dia tak akan membocorkannya kepada para wartawan.” Sungmin mendekati Kyuhyun yang sedang memainkan stick PS nya.

“Ah…Hyung, dia bukan type yeoja yang hanya mencari sensasi.” Kata Kyuhyun yang masih konsentrasi pada game starcraft yang ia mainkan.

“Aku merasa kasihan melihatnya.” Tambah Kyuhyun diikuti tatapan aneh dari Sungmin.

“Mwo? Uri evil player merasa kasihan? Haha” Sungmin tertawa keras mendengar kata-kata Kyuhyun.

“Hyung, dia bahkan tak pernah menyadari akan hal yang menimpa dirinya. Dia juga seperti ketakutan ketika melihat seseorang yang seperti mengenal dirinya namun dia tidak. Aku hanya khawatir jika ada laki-laki yang akan berbuat jahat terhadapnya.” Kyuhyun menghentikan permainannya dan menatap yakin kearah Sungmin.

“MWO? Khawatir? Hahaha” Tawa Sungmin semakin  meledak.

“Yang ada kau lah laki-laki yang akan berbuat jahat, evil player” Sungmin merebut stick PS Kyuhyun lalu memainkannya.

Kyuhyun hanya terdiam mendengar perkataan Sungmin, dia juga sadar akan kata-kata Sungmin. Iya, dia memang seorang evil player yang akan menganggap wanita adalah sekumpulan mainan baginya. Tapi, Nae Ri….Kim Nae Ri, yeoja aneh itu sangat berbeda dengan lainnya dan Kyuhyun merasa dirinya harus menolong yeoja itu, meskipun dia sendiri tak tahu kenapa dia ingin menolong Nae Ri. Haruskah?

————————

Tolong RCL nya ya….biar part selanjutnya bisa lebih baik lagi

Mian, kalo ada typo dalam bahasa Korea yang ada di FF ini

Soalnya baru pertama bikin setting Korea, FF pertamaku settingnya London hehe…

Judulnya Allegro Allegora main castnya juga anak” SJ

Kalian bisa baca di blogku atau cari aja di blog kpdk ini

Blogku : http://sweetlollipop2810.wordpress.com/

SILENT READER ISN’T ALLOWED!!
PLEASE GIVE THE AUTHOR  YOUR  BIG REWARD

JUST READ,COMMENT, then LIKE NO MATTER WHAT…

GOMAWO ^^

 

7 thoughts on “WHO ARE YOU? | Part 2

  1. Aigoo… ajummanya salah paham… ms Kyu n Sungmin d.kr Homo…

    Nae ri kasihn jg yach kn penyakit kyk g2…
    kasihan jg sm Appa n Oppax krn setiap hr slalu m.ngulangi kejadian yg sm….

    d.tunggu k.lanjutanx… penasaran nich…^^
    Keep Writing^^
    Gumawo^^

  2. ..kasihan skali Nae Ri punya penyakit itu…:'(
    ..itu mirip dgan alzaimer (klo gk slah)
    ..smoga dia bsa sembuh & bsa mengingat kyu oppa lgi~/\~
    ..disini kyu oppa di tuntut utk brjuang keras mndapat kan se2org yg mgkin scara gk sdar sdah mlai kyu oppa cintai…
    ..Oppa, fighting…\^_^/

  3. Oh, jadi Naeri punya penyakit yg seperti itu toh.
    Kasihan, tp keluarganya udah melakukan yg terbaik u/dia.
    Kyuhyun oppa hendak membantunya, langkah awal yg baik oppa! Fighting!!😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s