Mianhae Part 4 | (Sequel)

 

kyuyeon

Tittle                : Mianhae(Sequel)Part 4

Author             : Song Hyun Jin

Genre              : Sad, Romance

Length             : 4/?

Rating              : PG-15

Cast                 :

è Cho Kyuhyun (Sj)

è Park Ji Yeon (Oc)

and other cast

Disclaimer       : Aku kembali maaf jika menunggu lama ,ada yang masih menunggu ff abal-abal ku ini, jika tidak maka author tidak akan melanjutkannya J *justkidd*. Oke author gak lucu bingit kalau bercanda -_- !  Terimakasih yang sudah RCL ^^.

ya sudah author gak mau berkicau(?) terlalu panjang lebar  semoga part ini gak bikin bosan J, jika bosan boleh demo author,eh? Jika tidak suka Don’t Bash, Don’t Copy !

 

 

Sebelumnya

 

“ Aggashi bertahanlah! Aku mohon.” segera di angkatnya tubuh Ji Yeon, dia harus cepat membawanya ke Rumah Sakit jika tidak nyawanya tidak akan tertolong . Ketika dia sudah berdiri..

“ Oppa.” panggil pengendara mobil yang telah menabrak Ji Yeon, membuat namja itu melihatnya dengan mata tajam gadis itu …

 

 

Story Begin

 

“ Oppa.” panggil gadis itu lagi yang tak lain adalah Jaeri. Mata tajam pria itu melihatnya dengan sarkatis.

“ Apa yang kau lakukan gadis bodoh? Kenapa kau tega menabrak gadis ini ,huh! Apa salahnya? ” teriak namja itu emosi pada gadis yang memanggilnya dengan embel-embel ‘Oppa’ itu. Gadis itu hanya diam tak mengeluarkan sepatah katapun di depan namja yang tak lain kakak kandung sendiri.

“ Kenapa kau diam saja tak mau menjawab,hem? Berarti benarkan yang aku katakan! Sudah kuduga kau itu selalu berkedok manis tapi aslinya cih, membuatku muak! Cepat buka pintu mobilmu, antar gadis ini ke Rumah Sakit sekarang! ” perintah namja itu lagi dengan nada emosi karena sikap gadis di depannya.

“ Eoh.” Jaeri tergagap, dengan cepat di buka pintu mobil untuk di masuki Oppa dan Ji Yeon yang sedang sekarat. Segera di lajukan mobil menuju ke Rumah Sakit terdekat.

“ Oppa aku mohon rahasiakan semua ini dari siapapun tak terkecuali keluarga gadis itu, jangan mencoba mencari identitasnya. Aku mohon rawatlah dia, jika perlu kalian tinggal di luar negeri.” terang Jaeri yang sedang menyetir pada kakaknya.

“ Kau gila, kau yeoja gila! Kenapa kau ingin aku melakukan semua itu. Kau gadis yang tidak punya hati! ” teriaknya yang mulai naik pitam karena permintaan gila Jaeri.

“ Terserah kau mengatakan aku apa oppa aku tak perduli, tapi aku mohon turuti semua permintaanku. Apa kau tega adikmu ini masuk penjara atau bahkan bunuh diri. Kau tidak mungkin mengingkari amanah terakhir eo.. “ Jaeri berujar dengan penuh luka seolah dia gadis yang tersakiti disini. Karena Cho Kyuhyun dia berani berbuat sejauh ini, dia benci di saat pria itu bersamanya menceritakan tentang  Ji Yeon dan Ji Yeon membuat geram seketika, gadis yang di cintai Cho Kyuhyun adalah dia bukan Ji Yeon mereka bahkan sudah bertunangan atas bujukan Kyuhyun. Dan sekarang cinta telah membutakan mata hati Jaeri, melakukan hal keji untuk menghilangkan jejak  Ji Yeon dari kehidupan Kekasihnya. Batin sekilas Jaeri.

“ Baiklah, aku ikuti apa yang kau mau Jaeri~ya, ingat aku hanya terpaksa. Jika bukan karena amanah terakhir eomma kau pastikan kau tidak akan lari dari masalah yang kau buat ini. Ah ya ingat semua perbuatan yang kau lakukan pasti ada balasannya suatu hari nanti sayang.” sahut namja itu dengan penuh penekanan di kata terkahir ‘sayang’.

“ Gomawo oppa, kau memang oppaku yang sangat baik. Aku menyayangimu.” Jaeri tidak memperdulikan kalimat terkahir kakaknya! Lihat suatu saat dia akan mendapat imbalan atas segala perbuatan melenceng yang telah di perbuat.

“ Berhenti membual dan cepat ke Rumah Sakit atau kau bisa mengantar ku ke Kantor Polisi sekarang.”

“ Arraseo oppa ku yang tampan, kau tega sekali pada dongsengmu yang manis dan cantik ini. Apa kau tidak kasihan eo..”

“ Lebih baik tutup mulutmu, kepalaku bisa pecah jika terus meladeni perkataanmu yang terlalu berlebihan itu! ”

 

Hening!

Seolah penghuni mobil bungkam untuk berdebat kembali seperti beberapa menit tadi. Walaupun begitu terlihat Jaera mengukir senyum tipis mengingat rencana selanjutnya untuk sang Oppa dan Ji Yeon.

 

*** at Hospital ***

 

Terlihat suster beserta dokter berlalu lalang untuk melakukan tugasnya, menolong pasien dengan segala kemampuan yang ada dan menyerahkan hasil selanjutnya kepada Tuhan yang memberikan kontrak hidup dan mati manusia di dunia.

Dua orang tengah duduk di depan ruangan dimana Ji Yeon berada. Jika Oppa Jaeri mencemaskan bagaimana kelanjutan Ji Yeon, dia akan hidup atau meninggal di detik ini juga. Berbeda dengan Jaera , gadis itu acuh, cuek tidak mau perduli akan keadaan Ji Yeon. Bukan tidak perduli sepenuhnya tapi hanya sedikit peduli walaupun tersamarkan.

Suara pintu ruang itu terbuka. Memunculkan seorang namja dengan jubah khas kedokteran , membuat kedua manusia yang tengah terduduk itu berdiri dan berjalan menghampirinya.

“ Huh ” Dokter itu menghela nafas pasca keluar menangani Ji Yeon. Di pandangnya kedua manusia yang telah menghampiri tempatnya  berdiri.

“ Bagaimana keadaan nona itu usia~nim, nyawanya bisa di selamatkan usia~nim?  ” Tanya Oppa Jaeri itu beruntut membuat Jaeri mendengus kesal. Dasar tidak sabaran! Fikir Jaeri.

“ Nona itu masih dalam masa kritis, Saya lihat sebelumnya kepala gadis itu masih di perban. Kemungkinan jika dia sadar nanti dia akan mengalami amnesia karena benturan mengenai kepalanya terulang kembali.  ”

“ Tapi tenanglah amnesia itu tidak besifat permanen suatu saat ingatan gadis itu kembali. ” terang dokter tampan itu untuk sedikit menenangkan namja bermarga Kim di depannya.

“ Benarkah usia~nim?  ” Tanya Jaeri ragu dan cemas bersamaan mendengar penjelasan dokter yang masih terlihat muda itu.

“ Ne aggashi, saya sarankan nona itu di rawat Rumah Sakit di Singapure, disana pengobatannya lebih maju dari pada di sini. ”

“ Ehm, bisakah usia~nim merekomendasikan Rumah Sakit yang terbaik di Singapure untuk mempercepat kesembuhan Dongsaengku itu?  ” Jaeri kembali bertanya, membuat namja bertittle ‘oppa’ gadis itu menatapnya heran. Apa yang dia katakan? Donsaeng? Yang benar saja! Sebenarnya apa yang kau rencanakan gadis tengik. batinnya.

Ne aggashi, kalau begitu aku permisi. ” pamit dokter tampan itu pada kakak beradik di depannya.

“ Ne usia~nim, gamshamnida. ” ucap Kakak beradik bermarga Kim kompak  membuat dokter itu tersenyum sebelum melangkah menuju ruangannya, tak lupa mereka membungkuk hormat.

 

 

*** 3 Years Later ***

 

Terlihat seorang namja melangkah dengan gontai memasuki rumah kedua orang tuanya, namja itu tidak lain Cho Kyuhyun. Semenjak mendengar Ji Yeon menghilang dari Rumah Sakit dari Donghae sepupu Ji Yeon, sampai saat ini membuat Kyuhyun menjadi sosok lain yang kehilangan semangat. Tubuh pun terlihat lebih kurus dari beberapa bulan yang lalu. Di rebahkan tubuh tegap Kyuhyun  di atas sofa ruang tamu, tidak di lihatnya Tuan Cho, Nyonya Cho bahkan Kakak perempuan yang tengah duduk tak jauh dari tempat merebahkan tubuh lelahnya, seolah rumah ini sepi hanya dia yang menghuni.

“ Kau kenapa lagi Kyunie? Apa di kantor banyak masalah?  ” Tanya sang kakak yang tidak lain bernama Cho Ahra dengan raut khawatir melihat keadaan dongsaeng kesayangannya.

“ Anniya nuna, aku hanya terlalu kelelahan karena  terlalu bersemangat bekerja nuna. ” elak Kyuhyun.

“ Jika kau lelah sebaiknya istirahat beberapa hari Kyunie, biar urusan kantor di handle oleh Nuna ataupun Appamu. Eomma tidak ingin kau sakit karena terlalu kelelahan Kyunie.  ”  Nyonya Cho Hana mulai angkat bicara.

“ Benar kata Eommamu Kyu, akhir –akhir ini aku melihatmu bertambah kurus dan terlihat pucat. Apa karena pernikahanmu di tunda kau jadi seperti ini? ”

“ Itu tidak mungkin Appa, Kyuhyun sendiri yang menunda pernikahannya dengan Jaeri. Mungkin ada hal lain yang membuatnya seperti ini. ”

“ Benar kata Ahra yeobo. ”

“ Eomma, Appa, Nuna aku pergi ke kamar dulu. ” Kyuhyun mulai melangkah menaiki tangga menuju lantai atas dimana kamarnya berada, tanpa melihat mereka sekilaspun. Karena dia sudah lelah. Sangat lelah!

“ Ahra~ya coba selidiki dongsaengmu itu, apa yang membuatnya terlihat semakin memburuk di setiap hari. ” perintah Nonya Cho setelah Kyuhyun menghilang ke dalam kamar.

“ Ne Eomma. ”

 

*** Kyuhyun Room ***

 

“ Yeonnie jeongmal bogosshipo. ” lirih Kyuhyun yang tengah mendekap sebuah foto di atas nakas yang berisikan dia dan Ji Yeon saat Senior High School dulu. Di peluknya figura itu posesif seolah dia akan menghilang, tubuh tegap itu mulai di rebahkan di atas ranjang empuknya untuk beristirahat karena lelah yang mendera tidak lupa figura itu berada dalam dekapan.

Terdengar suara dengkuran halus keluar dari bibir Kyuhyun  bertanda namja itu telah mulai memasuki alam mimpi.

 

 

*** Other Place in Japan ***

 

Eomma, Appa ” teriak girang seorang gadis kecil berumur  sekitar  4 Tahun menghampiri sepasang manusia berbeda jenis yang telah merawatnya sejak bayi. Di peluknya  sosok wanita yang dia panggil dengan sebutan eomma.

“ Yeon Eomma aku senang sekali. ” terang gadis cilik itu pada wanita yang di panggilnya dengan sebutan Eomma.

 

 

 

To be continue….

 

 

Selesai part  4nya, maaf jika feelnya gak dapet. Maaf jika terlalu menunggu lama ff ini maklum author lagi gak enak badan+kepala masih nyut-nyutan kayak kena gempa sampai sekarang -___-.

Oh ya author masih bingung buat cast cowoknya, Enaknya Song Jong Ki, Kim KiBum ,atau Kim Myungsoo (L) readerdeul?😮

 

 

 

 

 

 

 

8 thoughts on “Mianhae Part 4 | (Sequel)

  1. singkat padat & krg jelas mwo mnurut ak hehe viss thor ^^v kupkir yg nabrak kyu trnyata bkan itu yg dipanggil eomma nugu jiyi??? ahhh apa dy sdah mnikah mwo andwaeeee kyu gmna next ^^

  2. maaf thor bca q l0ncat2..,hbsny q lpa nympe mana ane bcany hehehehe
    0ppany jaeri yg n0long jiy cpa ya ntu??gmn l0k kim jaej0ng aj th0r ,kykny karakterny pas bgt ma s0s0k jae#huwehehe maksa bgt ini ^^

  3. Oppanya jaeri tuh siapa??
    Trus anak itu anak siapa? Bukan anak jiyeon kan? Jiyeon blm nikah kan?
    Itu mngkn ank angkat kali ya kkkk
    Lanjut yaa

  4. thor niat bikin ff kaga sih-_- sumpah greget bet ffnya bikin penasaran-__-nanggung tau-_- yang panjang dikit nape thor jan pendek”-_- bikin kesel sendiri– lagi seru”nya baca eh tiba” tbc-_-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s