Thats All Because Of You_ | Oneshoot

 

yelote

TITLE  : Thats All Because Of You_

Cast    :

– Kim Jong Woon a.k.a Yesung

– Song Eunseo

– Cho Kyuhyun

– Kim Yoorin

Author : Yanna Cho

Genre : Just Fantacy😀

Twitter : @yanaKyu417_

 

Disclamer :

=Song EunSeo=

Sebenarnya Tokoh ini sudah sangat tenar di dunia per-FF.an dengan karekter ANGKUH yang sangat tak bisa di pisahkan dengan Namanya dengan Couple.nya juga yang tak kalah TENAR. KIM JONG WOON.

Dan nama mereka tak mungkin Tenar

jika tak ada seorang Author yang menciptakan Karakter mereka menjadi Sangat Hidup dengan berbagai Konflik yang Beragam dan tak jarang membuat Radernya Ingin mencakarnya(?) saat itu juga.

Author Arie Devi.

Kelahiran 97 yang pada dasarnya hanya beda beberapa bulan

tapi dengan PD.nya dia selalu memanggil ‘Eonni’ -__-”

Tapi Ide dari pada FF ini adalah Original langsung nongol di Otak saya.

Namun hanya Ke-2 Tokoh Aneh a.k.a YeSeo Couple nae Pinjem dari si Arvi. Sebenernya ini juga karena Kenekatan nae Membuat FF berlatar belakang YESUNG EUNSEO.

But KYU-RIN It’s MINE😛

Akakakak~

sepertinya para Reader nampak sudah bosen mendengar Ocehan saya yang ngalor ngidul gak jelas :v

Oke.

NO SILENT READER and RCL !!!😛

 

 

 

 

 

_****_

 

_Tak selamanya Dia Diam

Itu karena dia Tak peduli padamu

Tak selamanya juga Dia ACUH

tapi Bukan berarti  dia juga ACUH tentang HATIMU

Mungkin itulah caranya agar dia lebih bisa mengenal tengtangmu_

 

 

 

Thats All Because Of You_ Story Begin~~~~~~~~~~

 

 

 

 

Mentari nampak tengah menghilang sejenak seolah malas untuk memancarkan Sinar Agungnya, dan kini malah digantikan dengan awan yang mulai meredup mendakan akan datangnya Rintik Hujan yang mungkin tak lama lagi akan mengguyur seluruh permukaan bumi ini.

Deru sirine Ambulance yang sangat memekakkan telinga kini makin gencar Menembus jalanan Kota Seoul dengan kecepatan Penuh membawa seorang Pria yang tangah tergeletak lemah dengan alat bantu pernafasan yang kini tengah menempel ditubuhnya.

“Ye—yesung Oppa. . .  Ireona Jebal—Oppa  Ireona PALLIWA !!!” terlihat Seorang yeoja tengah mengguncangkan tubuh Kakak laki-lakinya yang amat ia sayangi, tangisannya amat sangat memilukan dan mungkin ini juga bisa saja terdengar sampai keluar mobil Putih Kebanggaan(?) setiap Rumah sakit di penjuru dunia ini.

 

“Yoorin—ah..”  Tampak seorang namja yang tak Tega melihat keadaan ini lagi, mencoba menggapai tangan Yoorin untuk setidaknya bisa membuatnya sedikit agak tenang. CHO KYUHYUN. Ya dialah Namja itu.

Namun, ini sulit, ini terlalu sulit bagi Yoorin. Dia takut, bahkan dia sangat takut Yesung yang Notabenya adalah Kakak kandungnya dan sekaligus menjadi satu-satunya Keluarga yang masih ia miliki sekarang.

Yesunglah yang selama ini menjaganya semenjak kecelakaan 3 tahun silam yang merenggut Ayah dan Ibunya secara bersamaan dan hanya menyisakan mereka berdua.

Tak ayal jika kini Yoorin menangis, dia sangat menyanyangi kakaknya dan semua rasa takut itu kini terus Berputar di pikiran Yoorin.

 

 

“Hmmm…”

Kyuhyun Bergumam dan sedikit terdengar seperti desahan saat kedua matanya menangkap seorang Yeoja yang tengah Menautkan kedua tangannya erat-erat dengan ekspresi yang tak pernah berubah dari sebelumnya. –SONG EUNSEO-

Yeoja yang dikenal sangat Dingin dan acuh pada semua penghuni sekolah, bahkan bisa dikatakan jika Eunseo tak memiliki satu orangpun teman dikarenakan mereka semua terlanjur takut pada sosok Eunseo.

Tapi—apakah Eunseo  juga harus tetap berikap sedingin ini meskipun dalam situasi seperti sekarang? seolah berbanding terbalik dengan Yoorin yang amat terpukul dengan keadaan ini.

 

Yoorin sejenak menyesap air matanya dan beralih pandang pada Yeoja yang tengah duduk disampingnya dengan tatapan Sinis yang  langsung tertuju pada yeoja yang tak lain adalah Eunseo.

 

“Hya~ EunSeo-ssi, Apa kau tak merasa bersalah eoh—atau  mungkin kau –kau tak memiliki Niat Untuk sekedar menghiburku, humm??”

 

“Cah~ Mana mungkin itu terjadi—“ lanjut Yoorin dengan tatapan tak kalah sinis dengan Eunseo.

 

Namun, Lihatlah. Yang diajak bicara tetap tak bergeming dan tetap tak merubah mimik mukanya sedikitpun, Dingin dangan tatapan Kosong seperti biasanya. –‘

 

 

 

 

FLASHBACK

 

Seorang yeoja dengan  angkuhnya berjalan Lurus kedepan dengan membaca Buku arkeolog yang berhasil menarik perhatiannya saat di Perpus sekolah tadi dan berniat untuk membacanya lebih seksama di Rumahnya.

 

Tak peduli dengan tatapan serta gunjingan aneh dan yang pasti tak diragukan lagi semua itu tertuju padanya, Eunseo lebih memilih untuk tak memperdulikan mereka dan lebih tertarik pada Buku yang tengah ia pegang dan mempelajarinya.

 

“YA!! Ratu Ular!!”

 

Bukannya tak mendengar lengkingan suara yang sangat tak asing lagi bagi Indra pendengaran Eunseo, tapi Eunseo malas untuk beradu Mulut dengan mereka namun  ujung-ujungnya mereka membawa masalah ini pada guru BP dengan cerita hasil karangan mereka.

Cah~ bahkan ini memuakkan bagi Eunseo, bagaimana tidak, walaupun dia  lebih senior dari pada Eunseo tapi sifat mereka jauh tidak se-senior yang Eunseo miliki.

 

“YA !!! SONG EUNSEO!! APA KAU TULI??!!”

 

Eunseo menghentikan langkahnya dititik ini dan seolah malas Untuk menengok keatas dimana suara itu berasal.

 

“Ahahah~ Akhirnya kau Berhenti Juga RATU ULAR bodoh!!!!” Tawa  merekapun langsung terdengar disaat yang bersamaan.

Ahreum, Seora dan Hyosun. Merekalah ketiga yeoja yang tergabung dalam Grub ‘Pecinta Yesung’ dimana hanya diantara merekalah yang boleh mendekati Yesung yang memang dia adalah Siswa Cukup tampan dan menjadi pusat perhatian seluruh Mahasiswi di Chengdu Unnivercity. Namun apa boleh buat  mereka semua hanya bisa diam tanpa mengekspresikan perasaannya kerena keberadaan ke-3 Gadis Centil ini.

 

Namun berbeda dengan Eunseo, dialah salah satu Orang yang berani membengkang mereka dan tak jarang menimbulkan gosip Negatif tentang dirinya.

Karena pada dasarnya Eunseo tak pernah sedikitpun mencoba untuk mengambil HAK Yesung atas mereka. Cah~

Eunseo Hanya menatap mereka dengan Kilatan mata tajamnya.

 

“Hya~ Terima Ini Ratu Ular—“ Pincing salah satu Gadis yang tak lain adalah ketua Geng mereka ‘Ahreum’

 

“Hana…… Dul….. Set…..”

Tanpa disangka mereka bertiga berniat menjatuhkan Sebongkah kayu dan berharap itu akan membuat Eunseo jera.

Entah bodoh atau apa, kini Eunseo malah tak berniat untuk beranjak dari tempatnya.

 

Namunn—

 

“YA!!!! SONG EUNSEO!!!!!!”

Hap!!

Seorang namja berhasil mendekap tubuh Eunseo yang tengah mematung kaku dan membalikkannya ke arah lain. Namun seketika—

 

 

“Arrrgghhh~”

Bongkahan kayu itu malah mengenai  tepat di bagian pelipis yesung dan membuat namja ini mengerang kesakitan dan makin mempererat pelukannya.

Eunseo hanya melotot tak percaya saat dirasanya tubuhnya makin erat berada di pelukan Yesung yang seolah tengah menahan rasa kesakitan.

 

“N—neo  gwaenchanna S—seo-ya—“

Itulah kata yang diucapkan Yesung terakhir kalinya sebelum tubuhnya kini Merosot dan ambruk di Pelukan Eunseo.

 

“Aigoo~ Eotteokke… Aisshii, Jja—sebaiknya kita Larii…”

Ucap tiga sekelompok Gadis itu gelagapan dan langsung melarikan diri.

 

Pemandangan ini Sontak saja membuat Trending Topic di Universitas  ternama Chengdu.

Seorang mahasiswa tingkat III jurusan ‘SEJARAH’ KIM JONG WOON menyelamatkan  mahasiswi teraneh Tingkat II jurusan ‘HUKUM’ SONG EUNSEO.

Ya~ itu semualah yang sedang menjadi Gosip paling HOT disekolahnya.

 

FLASHBACK E N D_

 

 

 

 

Terlihat  Semua orang tengah panik menunggu hasil Pemeriksaan yang tengah dilakukan para Ahli medis didalam ruang ICU.

Dan Yoorinlah yang sejak tadi nampak gelisah dan sesekali mencari Celah agar dirinya dapat melihat kondisi didalam sana.

 

“Ya!! Eunseo-ssi,, ini semua Salahmu. Andai kau menyingkir saat itu Andai kau Lari pada saat itu. PASTI YESUNG OPPA TAK AKAN PERNAH SEPERTI INI. Jika bukan karenamu YESUNG OPPA TAK AKAN SEPERTI INI!!! INI SEMUA SALAHMU. SONG EUNSEO.”

Tubuh Yoorin Perlahan merosot dan akhirnya bersimpuh di lantai.

 

“Eunseo-ya— kau benar-benar yeoja yang sangat berbeda dari semua yeoja yang pernah ku temui.” Kyuhyun menggeleng tak karuan sebelum akhirnya ia mendekat ke arah Yoorin yang tengah terduduk lemah dan mencoba sedikit menghiburnya.

 

“Yoorin-ah—berapa liter lagi air matamu itu akan membasahi baju mahalku ini eoh..!”

Bukannya membaik kehadiran Kyuhyun disini malah membuat Yoorin makin tersulut emosi. Dan Kyuhyunpun kini dibuat gelagapan melihat tatapan mata Yoorin yang tak seramah biasanya.

Huh~ Apakah dia tak tau dimana dia harus bercanda dan dimana dia harus bersikap lain.

Atau mungkin dia tak tau bagaimana cara menghibur seorang wanita?

Ahh. Molla, hanya dirinya dan tuhan yg tau xD

 

“W—wae geurae—“

 

“Cah!! Sebegitu menyebalkankannyakah dirimu Oppa—“

 

“ye? Ahh—apa aku salah eoh, aku hanya tak ingin kau membasahi bajuku lagi, dan apa kau tau—“

 

 

“eoh?? Usianim—ba—bagaimana keadaan Yesung Oppa, dia baik-baik saja kan, usianim—“

Rupanya Yoorin lebih tertarik dengan keluarnya para Dokter dari pada mendengarkan celotehan Kyuhyun yang tak jelas adanya . –‘

Eunseo yang yang sedari tadi hanya diam dengan raut muka yang masih tetap sama namun kini terlihat Sorot matanya juga sangat sangat antusias dan ingin secepatnya mengetahui bagaimana keadaan Yesung didalam.

 

“Apa kalian keluarga dari Tuan Muda KIM?”

 

“Geuraeyo, aku adik kandung Yesung Oppa, usianim” Jawab Yoorin Antusias

 

“Kau tak perlu Khawatir lagi Nonna Kim, Kakak anda telah berhasil melewati masa Kritisnya dan sekarang dia sedang dalam masa pemulihan.”

 

“Jeongmalyo?? Apa sekarang saya boleh menemui kakak saya Usianim—“

 

“nde, Siahkan Nonna, asal kau jangan terlalu mengganggunya, arrayo.” Dokter itu tersenyum manis dan segera melenggang pergi bersama pasukannya(?)

 

“Gamsahamnida Usianim… Gamsahamnida.”

Betapa senangnya Yoorin saat mendengar  bahawa Yesung baik-baik saja di dalam.

Tak perlu berpikir panjang lagi Yoorin langsung melesat masuk dan memeluk Yesung dengan wajah sangat berbanding terbalik dengan beberapa menit yang lalu.

 

 

Dan tak dipungkiri ada sedikit kelegaan di Hati Eunseo saat mendengar bahwa Yesung telah dalam kondisi baik-baik saja.

Dengan langkah Gontai Eunseo mulai berjalan menjauh dari ruang ICU

Ya, setidaknya Eunseo telah lega saat mendengar Yesung telah baik-baik saja dan tentu saja kini Eunseo tak perlu lagi ia merasa bersalah padanya.

 

“Seo-ya—changkammanyo”

Namun Kyuhyun menghentikan langkah Eunseo dengan sedikit menarik tangannya.

 

“Wae—aku rasa aku tak punya Hutang apa-apa lagi pada kalian, jadi biarkan aku pergi. CHO KYUHYUN SUNBAE.” Ucap Eunseo dengan intonasi naik pada akhir kalimatnya ‘Kyuhyun Sunbae’

Memang  ini bukan pertama kalinya dia di panggil Sunbae karena memang pada dasarnya Kyuhyun adalah Senior Eunseo. Tapi entahlah panggilan ini terasa kaku di telinga saat di ucapkan oleh Eunseo.

 

 

“Anieyo, ada baiknya kau melihat keadaan Yesung terlebih dahulu. Apa kau tak mau berterima kasih padanya eoh, bukankah dia yang menolongmu dan menggantikan posisimu agar bukan kau yang terbaring tempatnyacsekarang.”

 

DEG ~

 

Eunseo terhenyak dengan penuturan seorang pria bermarga Cho. Memang benar jika bukan karena Yesung mungkin dirinyalah yang sekarang telah tergeletak lemah disana.

Tapi lain di hati lain pula di bibir.

 

“Bukankah dia sendiri yang memilih untuk menyelamatkan aku dan  itu berarti dia pulalah yang memilih takdirnya sendiri. Jadi itu bukan Urusanku.”

Entah kata-kata ini begitu bebas lolos dari bibirnya seolah memang ia telah ditakdirkan untuk menjadi yeoja yang Angkuh seperti ini.

 

“nde—“ Kyuhyun hanya mngerjap kaget menatapi Punggung tegap Eunseo, Kyuhyun seolah telah mencerna dan memahami bagaimana kerasnya watak Eunseo sehingga tak salah jika seluruh penghuni Kampus  tak ada yang  berani mendekati Eunseo.

 

“YA!! Song Eunseo, Gidaryo!!!”

Dengan langkah panjang Kyuhyun mencoba mengejar Eunseo.

Sampai akhirnya Eunseo berhenti di sebuah Halte bus yang hanya terletak beberapa meter di depan Rumah Sakit.

 

“Aishii neol Jinjja—huh huuhh—tunngu, tunggu sebentar berikan aku waktu untuk mengatur nafas ku sejenak..”

Eunseo hanya melirik sebentar lalu kembali fokus kedepan.

 

“Ya!! Hobae Song Eunseo yang terhormat—“ Eunseo menoleh.

 

“Apa kau tak kasian pada Yesung eoh—“ Lanjut Kyuhyun seraya menyamakan posisinya di sebelah Eunseo.

 

“Wae?”

 

“Kau tau, pada Umurnya yang sudah tua ini dia bahkan belum pernah sama sekali meririk seorang wanitapun dan—dan apa lagi merasakan bagaimana rasanya Berkencan dengan seorang Yeoja. Dan sekarang—kau—“ Kyuhyun nampak melirik Eunseo yang tengah menatap Lurus dan membiarkan Rambut indahnya tersapu oleh angin.

 

“Dan sekarang mungkin dia tertarik dengan mu Seo-ya”

Yang diajak bicara kini malah seolah tak memperdulikan apa yang sedang Kyuhyun bicarakan saat ini. DINGIN. Sama seperti sebelumnya.

 

“Aku tak menyuruhmu untuk menyukainya, tapi aku berharap kau—kau jangan lagi mengabaikannya, karena kau tau? Jika dia marah dia akan merepotkanku seharian penuh, huhh apa kau—“

 

“Lebih baik kau yang harus sering memperhatikan Yoorin, Sunbae.”

 

“Ye??”

 

*Ting Tong*

 

Begitulah Eunseo, Dingin dan sekali dia Angkat bicara membuat semua orang Spot jantung ekstra keras.

 

“Apa aku benar??”  Eunseo memincing kearah Kyuhyun, Membuat Kyuhyun mati kata dibuatnya.

 

“Cah~ apa yang kau katakan eoh—“ Jawab Kyuhyun sekenanya. Sedangkan Eunseo ia lebih memilih untuk kembali keposisinya semula.

 

“Aissh!! Terserah kau saja, aku akan mengajak Yoorin Untuk membeli makanan—jadi aku serahkan Yesung kepadamu—kau mengerti??!!!”

 

“Eunseo-ya, aku mempercayakan Yesung padamu, aro!”

Eunseo terdiam. Setelah akhirnya Kyuhyun bergegas menyusul Yoorin untuk mengajaknya membeli sesuatu untuk dimakan.

 

Sedangkan Eunseo, ia telah bingung, apa yang sebaiknya harus ia lakukan sekarang. Hari sudah semakin larut dan tanpa sadar ia juga membiarkan Bus yang terakhir itu berlalu beberapa detik yang lalu.

 

 

 

–o0o—

 

Sedangkan itu di kamar Rumah sakit tempat Yesung dirawat.

 

“Oppa—katak itu sangat Lucu ne, dia sangat bodoh dan membiarkan dirinya terinjak oleh sebuah sepeda, bukankah Tikus itu sangat jahat padanya eoh”

Yoorin nampak sedang menikmati tontonan yang ada dan Yoorin juga bermaksud untuk menghibur Yesung. Tapi lihatlah Yesung kini telah dengan setia menatap keluar pintu, seperti sedang mencari-cari seseorang disana.

 

“Yak~ Oppa!! Apa kau tak mendengarkan aku eohh, yak Aiishh~” Gerutu Yoorin, walau dia sudah mahasiswa Tingkat II di Universitas yg sama dengannya namun Yoorin masih suka bermanja-manjaan dengan Yesung.

Ya, memang pada dasarnya Yoorin adalah 1 angkatan dengan Eunseo namun bedanya Yoorin mengambil jurusan Sastra dan Eunseo Hukum, maka tak heran jika mereka tak terlalu akrab apalagi ditambah dengan sikap dingin yang Eunseo miliki membuat mereka lebih tak bisa mengakrabkan diri.

 

“nde?? Aishh~ mana mungkin aku tak mendengarkanmu Yoorin-ah—“

 

“Jeongmal, teruss kenapa Oppa selalu menatap keluar eoh?? Jangan bilang kalau kau sedang mencari si Ratu Ular itu.” Yoorin melipat kedua tangannya di depan dada dengan sedikit memajukan bibirnya.

 

“Ahh, apa Eunseo yang kau maksud huh?? Aigoo~ mana mungkin k k k Oppa—oppa hanya sedang mencari Kyuhyun, ne Kyuhyun.” Jawab Yesung sekenanya dengan mengacak lembut Poni Yoorin dan nampaknya membuat Yoorin langsung  percaya dan mengangguk mengerti.

 

Dan—

BRAKKK~

Yang di Gunjingkanpun tiba-tiba datang dan nampak seperti Orang yang tengah kelimpungan membuat Yesung dan Yoorin saling menautkan alis tak mengerti.

 

“Aku butuh air—ahh aku haus—air—“

 

DOENG !!  -__-‘

 

 

“YA YA YA!! Kyu-ah—apa kau habis dikejar-kejar setan eoh~” Yesung melongo saat 1 galon air yang tadinya penuh tapi Lihatlah! sekarang bahkan tinggal setengahnya saja.

 

“Geurae!! Bagaimana kau tau Hyung—“ Ucap Kyu polos tanpa dosa –‘

 

“eoh??”

 

“Mwo!! Apa benar kau bertemu bertemu Hantu Oppa, aigoo~ Dimana—dimana  hantu itu.” Segera saja Yoorin melesat naik keatas tempat tidur Yesung dan langsung menutupi hampir seluruh bagian wajahnya.

 

“Geurae!! Lebih tepatnya hantu wanita bermulut tajam dan bisa mencabik hati semua manusia dalam satu waktu yang sama, rr—itu sangat mengerikan.”

Terlihat Kyuhyun nampak serius dengan ucapannya dan tentu saja membuat Yoorin makin dalam menenggelamkan dirinya kedalam selimut tebal Yesung.

Yesung yang seolah mengerti dan hanya Senyum-senyum tak karuan mendengar semua Celotehan anak Setan(?) itu.

 

 

 

“Dan sekarang aku ingin sekali bertemu dengan Setan itu.”

 

 

 

“MWO!!!!”

 

Pekik Kyuhyun dan Yoorin secara bersamaan dan menatap 1 titik yang sama dengan penuh Pincingan aneh.

 

 

 

“Aigoo~ Yoorin-ah, lebih baik kita cari makan diluar saja —karena—karena sepertinya  hantu itu sekarang berada  disini.” Ucap Kyuhyun Serius dengan tatapan Horor yang menjadi satu, membuat Yoorin Melonjak dan memeluk Kyuhyun begitu erat.

 

 

“aniya—aniya—aniya aku belum mau mati Oppa.”

 

“Oke, baiklah, mari kita makan.”

Yoorin hanya menggangguk tanpa melepas dekapannya dari Kyuhyun.

Menbuat Kyuhyun mengendikan mata sebelahnya kepada Yesung, dan Yesung hanya tersenyum melihat tingkah laku mereka berdua.

 

“Bawa hantu itu kemari..” setengah berbisik. Namun tetap saja Kyuhyun mengerti akan masut Yesung dan segera membawa Yoorin keluar dari Ruangan.

 

BLAM~

 

Pintu itu kembali tertutup Rapat.

 

“Yoorin-ah…”

 

“n—nde…”

 

“Apa kau merasakannya—“

 

“Mwoya…”

 

“Sepertinya dia sedang Mengikuti Kit—“

 

 

“Aaaaaaaaaaaaaaaa~” Sontak saja Yoorin memekik tak karuan di dekapan Kyuhyun dan mungkin  membuat seluruh penghuni kamar mayat ikut terbangun(?)

#plak😀

 

 

 

 

Sementara itu diruangan Yesung—

 

Tampak seorang Yeoja telah bergelayut di depan Pintu dengan tanggannya yang telah terangkat menempel pada kenop pintu dan belum berniat akan membukanya sama sekali.

 

Perlahan ia beranikan diri utuk memutar kenop pintu tersebut. Dan—

 

Krreekkk~

 

Pintu itupun terbuka dan menampakkan seorang yang tengah tergolek lemah didalamnya disertai selang infus yang menempel di pergelangan tanggannya.

 

Eunseo mulai melangkahkan kakinya, memberanikan diri Untuk lebih mendekat dengannya.

 

“Pabbo!!”

 

Eunseo menatap nanar tubuh tak berdaya Yesung. Kecelakaan ini bagaimanapun disebabkan olehnya. Apa dirinya sebegitu Jahatkah selama ini.

Perlahan, matanya mulai berair dan mungkin hanya sekali kerjap saja dengan mudahnya buliran air itu akan menetes.

Namun tidak!! Eunseo tidak mau dirinya kelihatan Lemah dan butuh belas kasihan dari orang lain. Eunseo sangat benci akan HAL semacam itu.

 

 

Eunseo mulai menghilangkan segala  pikiran anehnya tentang Yesung dan ditatanya d rapi Buah-buahan yang ia bawa agar berpindah dari sebuah kantong plastik yang ada ditangannya.

 

“Sepertinya tugasku sudah selesai, arrayo aku pulang Yesung-ssi.”

Perlahan Eunseo mulai melangkahkan kakinya, namun seketika—

 

“Song Eunseo—“

 

 

DEG!!

 

 

 

Eunseo terbelalak saat ia mendengar Namanya begitu jelas dipanggil. Tuhan—jangan katakan kalau itu suara Yesung, kumohon ….

 

“Ya, Song EunSeo.” Eunseo menoleh ragu-ragu.

 

 

DEG !!

 

 

Sejak kapan dia sadar? Jangan bilang—jangan bilang dia –dia mendengar semua Ucapanku. Gerutu Hati Eunseo tak karuan.

 

“Seo-ya.”

Yesung menatap Eunseo seolah tatapan matanya menyuruhnya untuk ‘jangan pergi’

 

Entah Virus dari mana, kini Tubuh Eunseo seolah tertarik dan tanpa sada kini tengah berada tepat di samping tempat dimana Yesung berada.

 

 

 

HENING __

Hanya keheningan yang terjadi selama beberapa Menit. Yesung yang hanya diam tak berani mengeluarkan walau sepatah katapun dan Eunseo dia masih Tak bergeming berdiri dan mengacuhkan Yesung yang sedari tadi menatapnya Kikuk.

 

“Yesung-ssi, kalau tak ada yang perlu dibicarakan sebaiknya aku Pulang saja.”

 

“Anieyo—Changkam—“

Yesung menyergah tangan Eunseo yang berniat untuk Pergi. Bagaimana bisa dia mau menyia-nyiakan kesempatan yang sangat baik ini. Kkk.

 

“Wae?”

 

“Umm… YA!! Apa—tak ada satu katapun yang ingin kau katakan kepadaku eoh?” Kini Yesung Mulai angkat bicara.

 

“Baiklah, aku ingin mengucapkan ‘kapan aku boleh pulang malam ini’ “ Glek! Yesung menelan Ludahnya Susah payah.

 

 

“Nde?? A—apa kau sangat terburu-buru pulang Seo-ya.”

 

“Tentu! Aku punya sedikit banyak urusan yang lebih penting dari pada disini.”

Yesung hanya  mendengus kesal.

 

“Arraseo!! Tapi setidaknya kau Harus Minta maaf padaku dan—dan kau harus melayaniku sampai aku sembuh, karena semua kecelakaan ini adalah sal—“

 

“Arraseo! Aku akan melakukan semua itu.”

Potong Eunseo Tenang dan beralih pada keranjang buah dan mengupasnya.

Yesung tercengang tak percaya bisa mendapat respon yang tanpa ia duga sebelumnya.

 

 

“eoh??” Yesung tersenyum tak percaya dengan tanpa menyia-nyiakan waktu lagi untuk menyusuri tiap keindahan pada lekuk wajah yeoja disampingnya ini. SEMPURNA.

 

 

“Jangan memandangiku, atau  jariku terluka.” Ucap Eunseo tenang tanpa beralih pandang dari sepotong buah Apel merah yang sedang ia kupas. Tentu ini sangat membuat Yesung kaget Setengah mati dibuatnya.

 

“nde? Ahh.. arrayo.”

 

 

“Ige, makanlah.”

 

“Aku tak bisa, apa kau tak Liat Kedua tanganku sedang tak bisa digerakkan.”

 

“kau bisa menggunakan Tangan kananmu Yesung-ssi.”

 

“Ye? ya!! Apa kau tak lihat tadi tangan kananku lah yang menahan bongkahan kayu itu agar tak tertimpa pada mu.”

 

“Aishh! Arraseo!!”

 

“MWO?!!”

 

“Buka Mulutmu!”

Perintah Eunseo, Yesung menurut saja, toh inilah yang ia mau. Bisa lebih dekat dengan Eunseo, sosok yang paling ditakuti Oleh seluruh penjuru sekolah.

Dan sebenarnya dia adalah Yeoja yang cukup manis.

 

 

“Hmm.. tak salah aku memilihmu seo-ya..”

 

Yesung tersenyum penuh kemenangan melihat Eunseo yang sedari tadi tak mengeluarkan 1 patah katapun dan hanya membiarkan dentingan suara sendok itu berbunyi dengan nyaringnya.

 

“Berapa Jam lagi kau akan selesai menguyah makananmu itu Tuan Muda KIM.”

 

“ahh, ye?? sepertinya tenggorokkanku sakit jadi aku harus perlahan mengunyah semua makanan ini agar bisa tertelan dengan sempurna  Seo-ya.”

Eunseo Menoleh dan memincing tajam. Bukankan yang tertimpa kepalanya tapi –tapi kenapa tenggorokkannya yang sakit.

Aigoo~ apa jangan-jangan Otaknya sudah berputar sehingga tak bisa membedakan antara bagian-bagian organnya satu sama lain.

 

“Cepat makanlah..” dengan paksaan Eunseo menjejalkan satu potong apel kedalam mulut Yesung sehingga Yesung dengan susah payah menutup mulutnya yang telah terisi penuh dengan  buah hasil pemaksaan Eunseo.

 

Eunseo nampak terkikik  dalam diamnya mendapati Yesung dengan susah payah untuk menelan habis Buahnya.

Namun apa peduli Yesung, walau Eunseo menyembunyikan wajahnya namun Yesung dapat melihat segaris Bibir Eunseo mengembang membuat Yesung merasa bahwa dialah orang pertama yang bisa melihat sang Ratu Angkuh tersenyum. Ya tuhan…. Dia sangat CANTIK.

 

“Hmm… seo-ya, kenapa kau selalu bersikap sedingin itu dikampus eoh??”

 

“………..” Tak ada jawaban

 

“Seo-ya…..”

 

“Wae? Apa itu mengganggumu?”

 

“Um.. tidak juga, tapi aku hanya ingin tahu apa alasanmu sebenarnya.”

Eunseo memincing.

 

“Apa sebegitu pentingkah kau mendengar jawabanku.”

 

“Hmm.. baiklah, aku rasa aku sudah mengetahui apa alasanmu sebenarnya.” Kini Giliran Yesung Memincing tak kalah sengit dengan Eunseo.

 

“……….” Eunseo menggreryitkan dahi takkala mendapat  jawaban asal dari Yesung.

 

“Menginaplah disini.” Tak ada jawaban. Eunseo malah sibuk dengan mencari ponselnya yang entah ia letakkan dimana .

 

 

 

“Apa kau mencari ini.” Yesung menunjukkan sebuah Phonsel berwana Putih dengan aksen Hitam di pinggirnya. Itu Milik Eunseo. Segera saja Eunseo mengambil Phonselnya dan mengecek tiap-tiap Foldernya. Yesung menautkan kedua alisnya, bingung.

 

“Menginaplah disini, bus terakhir sudah lewat 2 jam yang lalu.”

 

“Aniya. Aku bisa jalan kaki.” Jawab Eunseo dan langsung bergegas pulang.

 

 

 

“Aku tak tau jika kau tak memiliki sikap se DINGIN ini, hmm… pasti aku akan lebih sulit untuk mendapatkanmu, Seo-ya…”

Tanpa Diduga Eunseo Menoleh dan seakan mendengar semua yang terlontar dari bibir Yesung beberapa detik yang lalu membuat Yesung Gelagapan dibuatnya.

 

“a—a—aniya… maksudku, Hati-hati di Jalan Eunseo-ya…” Eunseo menaikkan alisnya tak mengerti, kenapa Yesung mendadak canggung saat ini.

Padahal ia Menoleh karena ingin memastikan tak ada sisa jejaknya agar semuanya tetap terlihat rapi seperti semula.

k k k k k

 

“Dan kelak aku akan membuatmu tak pernah lagi megacuhkanku.”

 

 

 

E N D _

 

 

 

 

 

            “Eoh? Kyuhyun Oppa—“

 

“Humm…” Kyuhyun nampak menoleh mengikuti pandangan mata Yoorin. Dan benar saja Kyuhyun mendapati Yesung  terbaring dengan seorang yeoja disampingnya yang tak lain adalah EUNSEO membuat Kyuhyun mengembangkan senyum kebanggaannya,

 

“YA! Apa yang sedang kau pikirkan!!” Kyuhyun menjitak ringan kepala Yoorin membuat Yoorin tersadar akan lamunannya.

 

“Jja~ Sebaiknya kita menghabiskan malam ini lebih lama.”

 

“Ta—tapi Yesung Oppa..” tak dihiraukan lagi Kyuhyun menarik pergelangan tangan Yoorin tanpa peduli akan perubahan raut wajah Yoorin saat ini.

 

“Apa kita mau ke Taman— atau Kenamsan —  umm atau lebihbaik kita ke Danau Han—“

 

“Ah—ani Sebaiknya kita kerumah ku saja eotte??”

 

“YA, KYUHYUN OPPA!!!”

 

Mereka berdua tertawa renyah dengan kini Yoorin nampak telah menikmati keadaan.

Yoorin merasakan hanya Kyuhyun lah  bisa membuat jantungnya ingin meloncat keluar.

 

 

 

 

FIN_

 

 

 

 

 

 

Firasat buruk Firasat Buruk……

Kyaaaa~ Jangan Rajam saya….*ngumpet >.

 

Saya rasa inilah waktunya saya HIATUS pemirsah…..

#aakkkk

 

 

 

Don’t Forget RCL ….. ^^

 

Bye~Koment Sepuas kalian disiniii ….😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s