Love Story | FF Peserta Lomba

 

Suzy @ Incheon Airport going to Malaysia1

 

 

Lomba Menulis FanFiction (@Page_KPDK dan @Penerbit Qanita)

author: dian pertiwi (fb: Diian ScorpioStar .. twitter: @dian_pio98)

title: Love Story

genre: romance, sad but happy ending

cast: Byun Baek Hyun EXO-K (BaekHyun), No Min Woo Boyfriend (Min Woo) and Bae Suzy Miss A (Suzy)

 

disclaimer: this fanfiction is original story of mine. The cast belongs to themselve. So, don’t bash me!

 

 

“sepertinya kau lelah, istirahatlah! Biar aku yang mengerjakan ini.” pinta Min Woo kepada Suzy.

“mwo? Ahh.. tak usah. Aku masih bisa mengerjakannya sendiri. Kau kerjakan saja pekerjaanmu!” perintah Suzy.

“oh, baiklah.” jawab Min Woo seraya pergi meninggalkan Suzy degan senyum manis diwajahnya.

Min Woo dan Suzy sudah berteman sekitar 1,5 tahun ini. Saat ini keduanya bekerja sebagai seorang pelayan di sebuah restoran ternama di Seoul Korea Selatan.

Hubungan Min Woo dan Suzy memang sangat dekat layaknya sepasang kekasih. Tak heran kalau seluruh pegawai restoran mengira Min Woo dan Suzy menjalin hubungan asmara.

Terlihat dari sikap Min Woo setiap harinya, kalau memang benar Min Woo memendam perasaan kepada gadis cantik ini. Suzy tak mengetahui hal itu, ia mengira kebaikan dan kelembutan hati Min Woo kepadanya hanya sebatas sayang terhadap teman semata.

Hari demi hari berlalu hubungan Suzy dan Min Woo bertambah dekat saja. Membuat Min Woo tak tahan lagi, ia ingin segera menjadikan Suzy sebagai kekasihnya.

“aigoo… kapan aku bisa menyatakan perasaanku padanya? Kenapa hal itu sangat sulit kulakukan?” keluh Min Woo yang saat ini berada dibelakang restoran.

TIBA TIBA…. seseorang datang mengejutkannya.

“Min Woo-ah.” ucap Suzy sambil menepuk pundak Min Woo dari belakang.

“Suzy-ah? ahh.. kau mengagetkanku saja” tanya Min Woo kesal.

“Mianhae.” ucap Suzy sambil membungkukan badannya.

“Apa tadi kau mendengar perkataanku?” tanya Min Woo.

“Ya.” jawab Suzy singkat.

“Mwo? Apa yang kau dengar?” tanya Min Woo takut.

Selama ini Min Woo tak berani menyatakan perasaannya karna ia takut hal itu malah membuat hubungan Min Woo dan Suzy merenggang.

“Suzy-ah? ahh.. kau mengagetkanku saja” jawab Suzy polos.

“Mwo?” Min Woo terbengong.

“Ya. Itu yang ku dengar tadi.” ucap Suzy degan senyum nakal di pipinya.

Siapa yang tak suka degan gadis manis dan lucu seperti ini? Senyum manisnya inilah yang membuat Min Woo jatuh hati padanya.

“Kau ini.” Min Woo mengacak-acak rambut Suzy.

“Min Woo-ah.” teriak Suzy.

“Wkwkwkwk.” ejek Min Woo seraya pergi meninggalkan Suzy.

“Min Woo-ah, akan ku tangkap kau.” Suzy berlari mengejar Min Woo yang terus mengejeknya.keesokan harinya, saat Suzy dan Min Woo sedang bekerja tiba tiba ponsel Suzy bergetar. Suzy pun menjawabnya

“Halo.. dengan siapa ini?” tanya Suzy.

“Apa aku sedang berbicara degan Suzy saat ini?” tanya seseorang disebrang sana.

“Benar. Kau siapa? Apa aku mengenalmu?” tanya Suzy.

“Aku BaekHyun. Apa kau sudah lupa dengan suara indahku?”

“Mwo? Benarkah ini oppa?” tanya Suzy tak percaya.

“Ya. Jemput aku dibandara sekarang!” perintah BaekHyun seraya mengakhiri percakapnya. (maaf aku gak tau nama nama bandara Korea)

Tak pikir panjang Suzy segera pergi ke bandara. Di bandara Suzy tersenyum lebar ketika bertemu dengan BaekHyun kekasihnya itu, dan langsung memeluknya.

“Apa kau merindukanku?” tanya BaekHyun.

“Tentu saja. Apa kau tak rindu padaku oppa?” tanya Suzy balik.

“Tentu saja aku merindukanmu, aku sangat merindukanmu chagiya.” jawab BaekHyun yang memeluk Suzy erat.

Hal yang sangat diharap harapkan Suzy akhirnya terjadi juga. Ya.. masa masa bersama BaekHyun inilah yang sangat disukai Suzy. BaekHyun adalah pacar yang sangat dicintai Suzy. Walau lama berpisah dan tak berkomunikasi dikarenakan BaekHyun harus pergi ke Amerika untuk mengelola perusahaan ayahnya, namun cinta itu tak berubah. Cinta Suzy tetap untuk BaekHyun.

Malam hari telah tiba. Setelah mengantar Suzy pulang, BaekHyun pun segera pulang keapartemen yang ia tinggali bersama adiknya.

“Kakak? Kau kapan pulang? Kenapa tak menghubungiku? Akukan bisa menjemputmu.” tanya Min Woo.

“Kau pasti lelah karna pekerjaanmu, aku tak ingin membuatmu repot.” jawab BaekHyun.

“Ahh kakak.. kau baik sekali. Aku menyayangimu, sangat menyayangimu.” ucap Min Woo sambil memeluk BaekHyun kakaknya.

Walau BaekWoo ini sangat dekat. Namun selama ini BaekHyun tak pernah menceritakan tentang hubungannya dengan Suzy ke adiknya ini. Mungkin waktunya belum tepat.

Hingga pada suatu hari, Min Woo sedang pergi bekerja sementara BaekHyun tinggal dirumah. Karna rumah begitu berantakan akhirnya BaekHyun memutuskan untuk membersihkan rumah dan memasak untuk makan malam nanti. Saat membersihkan meja belajar Min Woo, tak sengaja BaekHyun menjatuhkan buku diary milik adiknya itu.

“Ah.. kenapa kau jatuh? Aku kan hanya menyentuhmu sedikit, aku tak menyuruhmu jatuh.” ucap BaekHyun kepada buku diary milik adik kesayangannya itu.

Saat itu pula BaekHyun melihat kearah jatuhnya buku diary tadi.

“Apa itu?” ucap BaekHyun lalu mengambil selembar kertas yang ikut terjatuh bersama buku diary yang saat ini berada ditangannya.

Begitu terkejutnya BaekHyun ketika dilihatnya siapa yang berada diselembar kertas itu.

“Ada hubungan apa diantara mereka? Apa mereka….?” tanya BaekHyun heran.

Karna tak ingin mengira yang macam macam, akhirnya BaekHyun membuka dan membaca buku diary milik adiknya.

“Aigoo… apa yang harus aku lakukan? Apa aku harus…. aghhh” gumam BaekHyun.

BaekHyun segera pergi menemui Suzy yang sebelumnya sudah ia hubungi.

“Ada apa oppa? Apa kau rindu padaku? Agghh… baru kemarin bertemu sudah rindu saja.” tanya Suzy setelah bertemu dengan BaekHyun.

“Aku…” mendadak BaekHyun susah bicara.

“Waeyo? Apa kau sedang sakit?” tanya Suzy lagi.

“Sejak kapan kau kenal dengan Min Woo?” tanya BaekHyun tiba tiba.

“Mwo? Kau juga mengenalnya?”

“Sudah jawab saja, sejak kau kenal dengannya?”

“Ahhh.. kau takut aku jatuh hati padanya dan meninggalkanmu? Tenang saja aku tak akan melakukan hal semacam itu.”

“Sejak kapan kau kenal dengannya?” tanya BaekHyun dengan nada tinggi.

“Oppa?” Suzy heran melihat kekasihnya yang tiba tiba kasar padanya.

“Kau tau, selama ini Min Woo memendam rasa padamu. Dia mencintaimu Suzy-ah.”

“Mwo?”

“Ya… dia mencintaimu. Dan sekarang aku ingin mengakhiri hubungan kita.”

“Oppa? Kau tak serius kan?” tanya Suzy heran.

BaekHyun memegang pundak Suzy dan menghadapkannya sejajar dengan dirinya.

“Dengarkan aku baik baik! Aku tau ini sulit bagimu dan begitu juga bagiku, ini sangat sulit untuk ku lakukan. Tapi belajarlah menyukai Min Woo, dia adikku satu satunya dan aku berharap kau bisa membahagiakannya. Aku mohon Suzy-ah!” pinta BaekHyun lembut.

“Oppa.” ucap Suzy yang saat itu meneteskan air matanya.

“Seharusnya aku tak hadir diantara kalian. Ini memang salahku.”

“Oppa.” ucap Suzy pelan.

“Aku harap kau mau melakukan apa yang ku perintahkan.” ucap BaekHyun seraya pergi meninggalkan Suzy yang terdiam seribu bahasa.

“Oppa. Oppaaaa….” Suzy jongkok dan menangis.

Dimalam yang cerah ini, haruskah semuanya berakhir? Cinta yang dibangun dari SMA hingga saat ini apa semua itu sudah berakhir sekarang? Apa tak ada harapan lagi untuk bisa bersama?

Tak seperti biasanya, pagi ini Suzy begitu lemas tak semangat bekerja. Dan saat jam istirahat Suzy tak ikut makan siang bersama pegawai lainnya. Suzy memilih duduk diam di belakang restoran. Min Woo menghampiri Suzy hendak mengajaknya makan bersama.

“Suzy-ah.” Min Woo berjalan mendekati Suzy.

“Mwo?” jawab Suzy lemas.

“Apa kau sakit? Kau terlihat begitu pucat.” tanya Min Woo.

“Tidak.” jawab Suzy singkat.

“Ini ku bawakan makan siang untukmu, makanlah!”

“Aku tidak lapar.”

“Ayolah… nanti kau bisa sakit.”

TIBA TIBA.. priarrrr …… piring berisi nasi yang dibawa Min Woo disambar tangan Suzy dan jatuh berantakan

“Sudah ku bilang aku tak lapar, apa kau tak dengar apa yang ku ucapkan tadi, hah?” ucap Suzy dengan nada tinggi.

“Suzy-ah, ada apa denganmu?” tanya Min Woo heran.

“Aku tanya, apa kau menyukaiku?”

“Mwo?”

“Apa kau menyukaiku?” tanya Suzy lagi.

“Aku… aku….”

“Kenapa kau menyukaiku? Sudah sejak kapan kau menyukaiku? Aku tak menyuruhmu untuk menyukaiku, tapi kenapa kau menyukaiku, hah? Kenapa kau menyukaiku Min Woo-ah?” tanya Suzy dengan air mata dipipinya.

HAP….. dengan cepat Min Woo memeluk erat tubuh Suzy.

“Maaf. Memang tak seharusnya perasaan ini ada. Tapi aku mohon jangan menjauh dariku! Anggap semua ini tak pernah terjadi. Tetaplah disisiku dan jadi teman terbaikku.” pinta Min Woo.

Suzy melihat kearah pintu, dia melihat bayangan BaekHyun disana.

“Oppa.” ucap Suzy seraya keluar dari dekapan Min Woo.

“Mwo? siapa?”

Perlahan bayangan itu pergi.

“Oppa. Oppaaa?” teriak Suzy dan air mata itu menetes lagi.

“Suzy-ah sadarlah! Siapa yang kau panggil oppa itu? Kau melihat siapa?” tanya Min Woo.

“BaekHyun.” jawab Suzy singkat.

“Mwo? BaekHyun?”

“Ya, BaekHyun kakakmu.”

Min Woo terdiam tak tau apa maksud dari semua ini

“Dia meninggalkanku dan menyuruhku untuk mencintai adiknya. Apa itu masuk akal? Apa segampang itu seseorang bisa melupakan orang yang sangat ia cintai? Apa aku bisa lakukan itu?” ucap Suzy dengan air mata membasahi pipinya.

Min Woo masih terdiam.

“Baiklah. Sampaikan pada kakakmu aku akan pergi dari Seoul sore ini, aku akan lupakan semua. Tapi maaf aku tak bisa kabulkan permintaan dia.” ucap Suzy seraya meninggalkan Min Woo yang terdiam tak percaya akan kenyataan ini.

Beberapa menit setelah itu, Min Woo berlari menemui kakaknya.

“Min Woo, kenapa jam segini kau sudah pulang? Apa ada masalah?” tanya BaekHyun.

Tanpa sepatah katapun, tangan Min Woo melayang dipipi BaekHyun.

“Min Woo-ah, apa maksud pukulan ini? tanya BaekHyun heran.

“Apa rasanya sakit? Sakit yang kau rasa itu tak sebanding dengan sakit yang Suzy rasakan saat ini. Apa kau puas sudah menguras air mata Suzy hah?”

“Mwo? Kau bicara apa? Siapa Suzy? Aku tak mengenalnya.”

1 pukulan lagi melayang.

“Aku tau kau sangat menyayangi adikmu ini, tapi apa harus kau korbankan cintamu, hah?”

BaekHyun terdiam.

“Sore ini Suzy akan pergi dari Korea, kalau kau masih mencintainya kejarlah!”

Tanpa pikir panjang BaekHyun langsung pergi mencari Suzy gadis yang sangat ia cintai, sambil terus menghubunginya.

Disebuah bandara di Seoul ada penerbangan ke Paris sore ini, BaekHyun yakin Suzy pasti di bandara itu hendak ke Paris karna ia tau nenek Suzy tinggal di Paris. Diperjalanan BaekHyun mendapat pesan dari Min Woo yang berisi “Jaga dia! Jangan buat air matanya jatuh lagi. Untuk sementara ini aku akan tinggal di Amerika bersama ayah dan ibu. Jangan temui aku sebelum aku benar benar bisa lupakan kejadian ini dan menghapus perasaan ini.”

ternyata Tuhan ada dipihak BaekHyun saat ini, benar ada Suzy sedang duduk menunggu pesawat take out di bandara ini.

“Suzy-ah.” panggil BaekHyun seraya menghampiri Suzy.

“Ada apa?” tanya Suzy seakan tak ada apa apa diantara mereka.

HAP.. BaekHyun memeluk erat tubuh Suzy.

“Mianhae. Aku salah karna mengambil keputusan bodoh seperti ini. Aku masih ingin bersamamu, aku mencintaimu Suzy-ah.”

“Oppa.” ucap Suzy pelan.

“Lupakan semua yang terjadi tadi malam dan hari ini! Tetaplah disampingku dan mencintaiku!”

“Oppa, jongmal saranghae.”

-THE END-

Maaf kalau ceritanya gak bagus, dan kata katanya berantakan itu karna aku bukan penulis profesional. Aku sedang belajar.

 

 

4 thoughts on “Love Story | FF Peserta Lomba

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s