MY LUZZER BOY LUHAN |FF Peserta Lomba

 

luhan 2

  Lomba Menulis Fanfiction (@Page_KPDK & PenerbitQanita )

Author : lutfii minhiemouse(facebook) & @lutfiMM_ (twitter)

Tittle : MY LUZZER BOY LUHAN

Gernre : romance, sad, angst and other.

Main cast : Xiu Luhan

                     Kim Hyu Ra

                     Other.

Disclaimer  : This Fan fiction is original story of mine. The cast belongs to themselves. So, Don’t bash me !

 

Kim Hyu Ra POV.

 

Kupercepat langkah kakiku untuk menghindari cemoohan yang mengarah padaku. Aku benci situasai ini. Semua siswa memperhatikan ku dan berbisik –bisik. Mereka menatapku jijik seolah aku ini sampah masyarakat yang harus disingkirkan. Biar kuperkenalkan dulu siapa diriku. Nama ku Kim Hyu Ra, putri tunggal dari pengusaha tekstil terbesar di Korea. Appaku bernama Kim Dae Yoo dan eommaku bernama Lee Seul Hye. Perlu kalian ketahui bahwa aku ini adalah salah satu siswi populer disekolahku; Korean Art School. Aku sudah kelas senior high school. Akku adalah yeoja yang cantik dan manis. Bukan hanya itu saja, aku juka siswi berprestasi dalam bidang akademik maupun non-akademik. Itulah yang menyebabkan aku menjadi salah satu siswi populer yang digandrungi oleh hampir seluruh namja disekolahku. Bukan bermaksud sombong, tapi memang begitulah adanya. Tapi sayangnya dari semua  siswa namja yang mendekatiku, tidak ada seorangpun yang menarik perhatianku. Justru aku malah tertarik dengan saelah satu siswa pindahan dari China. Dan prlu kalian ketahui bahwa namja yang kusukai tersebut adalah namja yanng memakai kacamata tebal, berpenampilan seadanya dan kutu buku. Lebih tepatnya namja yang kusukai itu ‘CULUN’.  Pertama kali aku melihatnya saat ia live performance di salah satu cafe yg kudatangi saat itu. Ia terlihat tampan karena tidak memakai kaca mata tebal dan sangat menarikk.. wajahnya sangat imut. Dan sejak saat itu aku mulai menyukainnya. Siapa sangka dibalik kaca mata tebal luhan tersembunyi wajah bak malaikat. Heyy!!! Apa salahnya mencintai orang culun.

Tapi tak semua menatapku dengan tatapan jijik, adapula yang mentapku dengan tatapan kasihan. Tunggu dulu!!! Kasihan? Aku tau ini berawal dari mana. Pasti karena kejadian kemarin.

 

Flashback***

Author POV

 

Suasana halaman sekolah sangat ramai. dipenuhi  oleh para siswa-siswi yang sedang berkumpul sambil melihat tontonan gratis yang ada ditengah lapangan. Seorang namja tengah berdiri sambil menundukan kepala & dikelilingi oleh sembilan namja tampan. Lebih tepatnya ke-9 namja tsb tengah membully seorang siswa yang berada di tengah mereka. Ke-9 namja itu adalah; Kai, selaku ketua gang tersebut dan ke-8 anak buahynya :Kris, Tao, Chanyeol, Xiumin, BaekHyun, Ly, D.O, dan Suho.

Dan namja yang ttenngah mereka bully tersebut adalah Xiu Luhan, siswa baru pindahan dari Chinna. Ke-9 namja terebut menatap remeh pada Luhan. Kai maju mendekati Luhan. Kai mendorong bahu Luhan hingga terjungkal jatuh ke bawah. Lagi-lagi kai tersenyum remeh. “kau kudorong sedikit saja sudah terjatuh. Masih berani-beraninya mendekati Hyu Ra..!! apa modalmu mendekati Hyu Ra hah? Kau fikir kau siapa?” tanya kai meremehkan. Ke-8 namja temanya tertawa bersama Kai.

“aku tidak mendekatinya! Hyu Ra yang mendekatiku. Sungguh” lagi-lagi Kai dan kawan-kawan tertawa terbahak mendengar penjelasan Luhan bahwa Hyu Ra-lah yang mendekati Luhan.

“mana mungkin primadona seperti Hyu Ra mendekati namja culun sepertimu..!!”  seloroh BaekHyun tertawa.

“kau terlau berkhayal tuan Xiu,” tambah Chanyeol.

“sungguh, aku tidak bohong..” bela Luhan.

Kai menarik kemeja Luhan lalu menjinjingya keatas. Kai menatap Luhan sengit. Luahn hanya bisa menunduk. Ia terlau takut untuk menatap kai.

“kau kira kau siapa?” desis kai tak suka.

“. . . . . .” Luhan diam

“kau hannya sampah tidak berguna yang menyampah disekolah ini..!!!! jangan harap kau bisa dekat dengan Hyu Ra-ku…!!!” tambah Kai.

“. . . . . . .” luhan membisu.

“apa kau tidak punya kaca? Kau tidak lihat seberapa buruknya dirimu? Dasar kampungan. Tidak punya malu.” Kata-kata kasar tesebut terlontar dari mulut Kai.

Kai mendorong kerah Luhan yang sedari  tadi ia ia jinjing danj menghempaskanya ke bawah.

“dasar LUZZER..” Ucap Kai lagi. Semua tertawa termasuk Kai.

“ LUZZER..” Ulang mereka lagi.

“ hhuuu…. luzzer.. dasar luzzer.” Teriak yang lain kepada Luhan.

Kai menendang Luhan yg terjatuh kebawah sambil melontarkan kata-kata kasar.

“HENTIKANNN…..” Teriak seorang yeoja, dan yeoja itu adalah Hyu Ra.

Hyu Ra berlarik ketengah lapangan menghentikan Kai and the Gang.

“apa yang kalian lakukan.?” Teriak Hyu Ra.

“chagi-… aku hanya sedang member pelajaran pada si Luzzer ini karena berani mendekatimu.” Balas Kai manis.

“berhenti memanggilku chagi, aku bukankekasihmu..!!! aku tidak menyukaimu. Dan perlu kau tau, Luhan tidak pernah mendekatiku,. Justru akulah yang mendekati Luhan.” Kata Hyu Ra jujur.

Luhan and the Gang tertawa keras mendengar kata-kata Hyu Ra bahwa Hyu Ra-lah yang mendekati Luhan.

“kau sededang sakkit eoh?” tanya Kai asal.

“kau bilang kau yang mendekati Luzzer ini? Hahah.. konyol sekali. Lalu sekarang apa? Kau sekaranng apa..? kau  juga mau bilang kalau kau juga menyukai Luzzer ini? Begitu?” tanya Kai enteng. Semua tertawa, termasuk siswa yang melilhat pertunjukan ini.

“ IYA…!!! AKU MENYUKAI LUHAN ..!! LALU KAU MAU APA?” ucap Hyu Ra lantang dan tegas.

Semua terdiam. Suasana menjadi sunyi. Tidak ada lagi gelak tawa yang terdengar. Kai memegang kedua bahu Hyu Ra dan mencengkramnya.

“kau gila Hyu Ra..?” marah Kai.

Hyu Ra menepis kasar  tangan Kai yg mencengkramnya.

“memang kenapa jika aku mencintai Luhan? Apa urusanmu?”tantang Hyu Ra menatap tajam ke-2 iris mata Kai. Kai mengepalkan tanganya geram.

Hyu Ra beralilh ke Luhan dan membantu Luhan berdiri. Setelah Luhan berdiri, tiba-tiba…

“ LUHAN, SARANGHAE,!!” Hyu Ra mengungkapkan perasaanya lalu mencium bibir Luhan dihadapan seluruh siswa.

Semua beteriak riuh melihat aksi nekat Hyu Ra,.

Luhan masih belum bisa mencerna kata-kata Hyu Ra.

“ maukah kau menjadi namja chinguku Luhan?” tanya Hyu Ra lagi setelah tautan  bibir mereka terlepas.

Luhan diam, kemudian menjawab,

“ kau fikir apa yang kau lakukan?”tanya Luhan dingin pada Hyu Ra.

“.  . . . . . .” Hyu Ra diam.

“ kau mempermalukan dirimu sendiri..!! kau sadar itu?” tanya Luhan lagi.

“ . . . . . . .” hyu Ra tetap membisu.

“apa kau tidak sadar? Kau lah yang membawaku dalam masalah ini..!! kau mendekatiku dan membuatkku harus berurusan dengan 9 namja itu,. Dan sekarang apa? Kau memintaku memintaku untuk menjadi namjachingumu? Apa kau gila Kim Hyu Ra? Mau sampai kapan kau membawaku dalam masalah yang rumit?” geram Luhan.

“…….”  Hyu Ra tetap diam. Mata Hyu Ra memerah, sepertinya sebentar lagi akan ada sesuatu yang mengalir keluar dari pelupuk matanya.

“aku hanya ingin dekolah dendan tenang disini dan lulus dengan nilai yang memuaskan. Tolong mengertilah Hyu Ra..!! berhenti mendekatiku dan membawaku kedalam masalah yang lebih rumit lagi.” Kata Luhan lagi.

Ada satu lagi sifat yang dimiliki luhan yaitu sifatnya yang cuek dan dingin.

Semua terdiam. Bahkan burungpun tak berani mengeluarkan suara merdunya. Semua menatap tidak percaya. Seorang Xiu Luhan, namja culun menolak cinta dari seorang Kim Hyu Ra, primadona sekolah.

                End flashback**

Hyu Ra POV.

 

Kududukan tubuhku kebangkuku setelah sampai dikelas. Kutenggelamkan wajahku kelipatan tanganku yanng kutumpukan diatas meja.

Masih terdengar suara brisik yang membicarakan tentangku dan Luhan kemarin.

‘memangnya apa salahnya mencintai namja culun seperti Luhan’ teriakku dalam hati.

Aku malu, sangat malu,,!!! Tentu saja Luhan yang membuatkku malu. Tapi, bukannya membenci Luhan, justru aku malah tambah bersemangat mendekati Luhan.

‘ada apa denganmu Kim Hyu Ra..?’ teriakku pd diriku sendiri.

 

Author POV.

 

Tiba-tiba ada yang menepuk pundak Hyu Ra dari belakang. Itu adalah sahabat baik Hyu Ra, Lee Eun Ji.

Hyu Ra Mengangkat kepalanya melihat Eun Ji.

“gwencanayo?” tanya Eun Ji khawatir

“ gwechanayo..!!” bohong Hyu Ra.

Jam pelajaran dimulai, tetapi Luhan belum juga datang. Ternyata Luhan tidak masuk. Hal itu membuat Hyu Ra bertambah khawatir.

 

Sudah 2 minggu Luhan tidak masuk sekolah. Jujur hal itu membuat Hyu Ra tambah khawatir.

Pulang sekolah Hyu Ra memutuskan untuk menjenguk Luhan. Dalam perjalanan ke rumah Luhan hati Hyu Ra cemas. Ia merasa ada yang hilang dari dirinya.

Tanpa terasa cairan bening mengalir dari ujung matanya. “kenapa aku menangis?” kesal Hyu Ra sambil menghapus air matanya,

 

Kaki Hyu Ra masuk ke pekarangan keluarga Xiu. Dengan hati-hati Hyu Ra memenekan bel. Muncul seorang namja tinggi berkulit putih susu yang membukakan pintu. Sekilas wajahnya mirip Luhan.

“anda mencari siapa?” tanya namja yang diketahui bernama Xiu Sehun.

“aku mencari Luhan. Apa ia ada?”tanya Hyu Ra sopan.

“lu..Luhan Hyung,..?” ulang Sehun lagi. Perubahan raut mukanya sangat kontras saat Hyu Ra menyebut nama Luhan.

“ne..” jwb Hyu Ra lagi.

“kalau boleh saya tau , anda siapanya Luhan Hyung?” tanya sehun penasaran.

“aku teman sekolahnya Luhan, namaku Kim Hyu Ra.” Jawab Hyu Ra ramah.

“Kim.. Hyy..Hyuu.. Ra.?” Suara Sehun tercekat.

Hyu Ra mengangguk.

“eohh,,,. Silahkan masuk dulu..!!” Sehun mempersilahakan Hyu Ra masuk.

Hyu Ra duduk diruang tamu sementara Sehun masuk kedalam. ‘mungkin memanggil Luhan’ fikir Hyu Ra.

Namun muncul seorang wanita paruh baya yang Hyu Ra yakin itu adalah Eomma Luhan.

Hyu Ra berdiri dan membungkuk memberi  hormat.

“annyeonghaseyo ahjumma..!!” sapa Hyu Ra ramah. Eomma Luhan tidak menjawab. Ia justru bertanya “ jadi kau yang bernama Kim Hyu Ra,.?” Tanya eomma Luhan.

“ne ahjumma.” Hyu Ra mengangguk.

Tiba-tiba saja eomma Nyonya Xiu memeluk Hyu Ra sambil terisak. Hyu Ra bingung. Sehun mencoba menenangkan Eommanya dengan mengelus punggung eommanya.

“tenanglah eomma..” bujuk Sehun.

 

Mereka bertiga duduk diruang tamu.

“jadi kau kemari mencari Luhan?” tanya nyonya Xiu pilu.

“ne ahjumma.” Balas Hyu Ra.

“Lu.. luhann, Dia,. Luhan sudah meninggal.” Tangis nyonya Xiu pecah.

Nafas Hyu Ra tercekat. Tidak percaya akan apa yang ia dengar. Nyawanya seakan melayang saat itu juga. Serasa ada seorang yang mengambil pasokan oksigennya.dada gadis itu terasa sesak mendengar bahwa namja yang ia cintai sudah tiada.

“ahjumma bohongkan..?” tanya Hyu Ra tidak percaya.

“tiga hari yang lalu Luhan menghembuskan nafas terakhirnya. Dia mengidap penyakit kanker otak. Kami sudah mencoba berbagai metode pengobatan tapi hasilnya tetap sama saja. Luhan meminta agar tidak ada satu orangpun yang tau tentang penyakitnya. Hingga tiga hari yang lalu Luhan tidak dapat bertahan dan menghembuskan nafas terakhirnya karena kangkernya yang sudah mencapai stadium akhir.” Jelas Nyonya Xiu terisak. Sehun mencoba menenangkan.

Hyu Ra meneteskan air matanya. Ia merasa ingin pingsan. Ini lebih sakit dari pada ditusuk seribu pisau. Raganya seakan melayang dan tenggelam di lautan antartika mendengar orang yang ia cintai sudah pergi. Ia ingin berteriak menyalurkan segala emosi yang memporak-porandakan hatinya saat ini.

Sehun menyerahakan mp3 player pada Hyu Ra. “Luhan hyung bialang.. ia ingin aku menyerahkan mp3 player ini pada temannya yang bernama Kim Hyu Ra jika kelak ia datang kemari. Dan sekarang eonni sudah datang. Ini aku serahkan kepada eonni.” Hyu Ra menerima mp3 player itu dengan tangan bergertar dan air mata mengalir.

 

                EPILOG**

 

Hyu Ra memasang headset ke kedua telinganya. Ia mainkan lagu melalui mp3 playernya. Mendengarkan potongan lagu yang lebih mirip seperti rekaman suara Luhan  dan sepenggal pesan suara yang ia sampaikan melalu Hyu Ra melalui Mp3 terebut. Seolah tak pernah bosan Hyu Ra tetap mendengar potongan lagu yang Luhan nyanyikan untuknya.

“(Baby don’t cry, tonight eodumi geodjigo namyeon

Baby don’t cry, tonight eobseottdeon ili dwilgeoya

Mulgeopumi dwineungeoseun niga aniya

Kkeutnae mollaya haettdeon

So baby don’t cry cry nae sarangi neol jikilteni).” Begitulah bunyi potongan lagu yang terdengar melalui mp3 player itu beserta rekaman suara luhan yang berbunyi :

“annyeong Hyu Ra-ya..? aku tau sekarang pasti kau membenciku kan setelah aku mempermaluaknmu beberapa saat yang lalu. Aku minta maaf akan hal itu. Kumohon maafkan aku..!!

Aku buat lagu yang baru kau dengar itu untukmu. Kuberi judul ‘Baby Don’t Cry’,karena saat kau mendengarkan lagu ini, kuyakin aku sudah tiada di dunia ini. Kubuatkan lagu ini agar kau jangan menangis saat menggingat bahwa aku telah tiada. Lagu itu hanya kubuat reffnya saja karena kurasa waktuku tidak cukup untuk menyelesaikan lagu tersebut. Lagu itu aku nyanyikan sendiri diiringi suara petikan gitar yang juga aku sendiri yang memainkannya. Kau jangan meledek jika suaraku jelek ya,..!! maafkan sifatku yang selama ini padamu. Hal itu kulakukan agar hubungan kita tidak terlampau jauh. Aku tak mau kau sedih jika mendetahui penyakit ini akan mengambil nyawaku cepat atau lambat. Aku tak ingin kau sedih, dan satulagi Hyu Ra… ‘SARANGHAE KIM HYU RA..’ maaf aku terlambat mengucapkannya.” Begitulah bunyi pesan Luhan dr Mp3player itu.

 

Hyu Ra menggumam pili, “ aku tidak pernah membencimu Luhan, perlu kau tau aku tidak akan menangis lagi saat mengenangmu karena air mataku sudah seluruhnya terkuras saat mengetahui jika kau telah pergi. ‘NA DO SARANGHAE XIU LUHAN’”

 

                END***

 

 

 

5 thoughts on “MY LUZZER BOY LUHAN |FF Peserta Lomba

  1. Kyaa… Thor epepnya daebakk
    Feelnya kerasa bgt
    Apa lagi pas hyura ndengerin lagu baby don’t cry dari luhan
    Tambah lagi aku menghayati mbacanya T_T hiks… Jadi sedih
    2 jempol deh buat author🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s