“Don’t Leave Me” | FF Peserta Lomba

 

kyu91

Author : @nisfie2

 

Title    : Dont Leave Me

Cast    : Cho Kyuhyun

Sung Rae Woo

Genre  : Romance, sad, family and happy

Disclaimer : This fanfiction is original story of mine . The cast belongs to themselves! So, Don’t bash me!

 

 

 

“Di dunia ini ada dua orang yang paling aku benci ketika melihat mereka menangis..siapa mereka? Benar! mereka adalah Ibuku dan Kekasihku”

                                  -Cho Kyuhyun-

 

 

 

 

 

Cho Kyuhyun POV :

 

                                     “Yah..Uljima..ini tidak semua salahmu Rae Woo..ini hanya kecelakaan”Ujarku pada berusaha menenangkan Rae Woo yang terus terisak merutuki kesalahannya. Ah! kau gila Cho Kyuhyun! dalam keadaan seperti inipun kau ingin sekali mencium Rae woo! Aku memang benci saat melihat Rae Woo-ku menangis, tapi tidak dapat dipungkiri bahwa ketika Rae Woo-ku menangis, dia terlihat cantik, bahkan sangat sangat cantik, sungguh! Mungkin bagi sebagian orang, Rae Woo-ku tidak cantik..tapi aku tidak peduli! bagiku, Aku mencintai Rae Woo bukan karena dia cantik, tapi karena aku mencintai Rae Woo, maka Rae Woo terlihat sangat cantik. Coba lihat saja gadisku..cantik kan? tentu saja! itu karena Rae Woo-ku adalah gadis berketurunan Korea-Indonesia-Spanyol . Tunggu! Indonesia? bagian tubuh Rae Woo-ku yang mana yang seperti orang Indonesia? Ya benar! Mata, hidung dan kulit! Rae Woo-ku memiliki mata yang bulat, besar dan indah..ia juga tak seperti gadis korea pada umumnya yang memiliki kulit yang putih..tapi itu semua adalah titik menarik dari Rae Woo-ku!

 

Tunggu..tunggu..tunggu! Ya! Cho Kyuhyun! Apa yang kau pikirkan hah? gadismu sedang menangis, kau malah berpikir yang tidak tidak!

” Sudahlah..jangan menangis terus menerus..nanti matamu tak indah lagi sayang..Ayo kita pergi dari sini, Eomma pasti sudah menunggu kita”pintaku lembut seraya menghapus butiran butiran krystal yang keluar dari mata indah gadisku..dengan langkah pasti aku menggenggam tangan Rae Woo, menyalurkan ribuan ribuan kasih sayang yang aku berikan lewat genggaman tangan ini..membawa Rae Woo pergi dari taman rumah sakit ini..

 

 

 

 

Aku perlahan membuka pintu kamar dimana Appa-ku terbaring koma di salah satu kamar rumah sakit ini..

“Eomma”panggilku seraya mendekatinya..Eomma bangkit dari duduknya dan menatap sinis ke arah Rae Woo

“Dasar gadis pembawa sial! karena kau suamiku terbaring koma disini. Aku sungguh membencimu! Pergi! dan jangan menunjukan batang hidungmu dihadapanku lagi! satu lagi, jangan pernah dekati Uri Kyuhyun lagi! seumur hidup aku tak sudi melihatmu hidup bersama Uri Kyuhyun”teriak Eommaku, mendorong bahu Rae Woo sampai jatuh ke lantai

“Eomma”bentakku! Aku marah? tentu saja! lihat saja Rae Woo-ku..!

“Mwo? kau membela gadis pembawa sial ini? gadis yang membuat Appa-mu sendiri seperti mayat hidup! kau lebih memilih gadis ini dibandingkan Eomma?” sahut Eomma

“Bukan begitu Eomma..kita dapat menyelesaikannya baik baik..Eomma tidak seharusnya bersikap seperti itu, ini semua bukan murni kesalahan Rae Woo. Coba saja waktu itu Appa tidak terburu buru menuruni tangga untuk membukakan pintu untuk Rae Woo..mungkin, Appa tidak tergelincir dan jatuh dari tangga”sangkalku

“Jadi kau menyalahkan Appamu?”

“Ahjuma..ini memang salahku, mianhae..mianhae jeongmal mianhae Ahjuma” isak Rae Woo

“Ani! tidak semudah ini memaafkanmu! Aku tak sudi memaafkanmu! pergi! kalian semua pergi! Aku hanya ingin bersama suamiku!”usir Eomma.

 

 

 

Akupun membangunkan Rae Woo-ku yang jatuh tersungkur karena di dorong oleh eomma..

“Kyu-ah”panggil Rae Woo setelah kami sudah berada di luar kamar rawat Appa-ku

“Apa sayang? katakan..katakan apa yang ingin kau katakan”sahutku seraya membelai rambut pirang milik Rae Woo.

“Masuklah..temani Ahjuma, Ahjuma pasti membutuhkanmu..Ahjuma benar! seharusnya kau lebih memilih Eommamu dibandingkan aku Kyu-ah”pinta Rae Woo lembut seraya menggenggam tanganku lalu diciumnya..

“Apa maksudmu?”

“Jebal..kali ini saja, aku bisa pulang sendiri”rengek Rae Woo..akupun mengangguk pelan, dan menatap kepergiannya yang perlahan mulai menjauh.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sung Rae Woo POV :

 

Aku berjalan melewati koridor rumah sakit, tujuanku hari ini adalah menjenguk Ahjussi . Aku cium wangi mawar yang akan aku berikan pada Ahjuss..huh! sudah beberapa minggu Ahjussi belum juga terbangun dari komanya, itu membuatku terkadang sangat sangat sangat sulit walau hanya ingin bertemu Kyuhyun satu jam saja..ditambah lagi Ahjuma sekarang sangat membenciku, sungguh! aku merindukan Kyuhyun!

Ohh…pintu kamarnya terbuka..tidak ada orang..mana Kyuhyun dan Ahjumma? kenapa mereka tega sekali meninggalkan Ahjussi sendirian disini? Ah! kemana lagi Kyuhyun-ku? apa dia tidak tau kalau aku sangat merindukannya? Huh! Menyebalkan!

“Yaah..Ahjussi! liat saja putramu! ia malah pergi saat Ahjussi terbaring sakit disini? nanti..kalau Ahjussi terbangun dan sembuh, Ayo kita hajar Kyuhyun bersama sama..seperti waktu dulu, kita sering kan menghajar Kyuhyun ketika dia nakal? iya kan Ahjussi? maka aku mohon bertahanlah!” Gumamku..menatap sendu Ahjussi yang sudah aku anggap sebagai Appa-ku sendiri

“Dengan cara apalagi kau akan menghajarku nanti?” itu Kyuhyun! itu suara Kyuhyun! haaah..akupun menoleh ke arah dimana Kyuhyun berdiri..aroma tubuhnya..sungguh! menenangkan sekali..

“Kau sudah lama berdiri di situ?”tanyaku mendekatinya..Kyuhyun mengangguk

“Cihh..ngomong – ngomong dimana Ahjumma?”tanyaku lagi

“Yaah..apa kau tidak menanyakan sedikit saja tentangku?”dengus Kyuhyun…aku terdiam sejenak..benar! pasti Kyuhyun membutuhkanku! dia pasti sangat lelah menjaga Ahjussi setiap hari..Huh! aku benar benar kekasih yang buruk! Maafkan aku Kyu-ah..maafkan kekasihmu ini sayang..

“Mianhae..kau pasti lelah..”Ujarku

“Ani…aku hanya merindukanmu sayang..”sangkalnya seraya mendekapku dalam pelukannya, akupun membalas pelukannya..tidak menutup kemungkinan bahwa aku sangat merindukan Kyuhyun-ku juga kan?

“Rae-ah..”panggil Kyuhyun

“Hem?” sahutku..aku tau apa yang diinginkan Kyuhyun sekarang, cih! Dasar! di saat saat seperti inipun ia dapat berubah menjadi setan mesum, menyebalkan! coba saja jika seandainya Kyuhyun tidak merindukanku dan aku juga tidak merindukannya..aku mungkin tidak akan membiarkan ia dengan kekuatan evilnya memakan bibirku habis habisan..ya! Cho Kyuhyun kau berhasil memenangkan bibirku kali ini!

“Ini di rumah sakit Kyu-ah”Sergahku seraya mendorong bahunya pelan..

“Tapi aku menginginkannya Rae-ah..”rengeknya , aku tersenyum geli melihatnya…sungguh! ini pertama kalinya Kyuhyun merengek seperti ini! apa dia benar benar merindukanku? hahaha! Ah! Sung Rae Woo! kau harus tega dengan Kyuhyun kali ini! ada yang lebih penting untuk Kyuhyun! Ya! istirahat! dia perlu tidur!

“Kau harus tidur Kyu-ah..kau pasti lelah..”pintaku seraya menariknya agar berbaring di sofa”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Apa ini? sebuah surat? tapi….dari siapa? Apa dari Eomma dan Appa di Spanyol? Ah! Impossible..Eomma dan Appa tidak mungkin mengirimku surat seperti ini…Haahh…aku meletakkan tasku di atas meja rias..merebahkan tubuhku di atas king size kesayanganku…setelah seharian mengurusi Kyuhyun benar benar melelahkan! Ah! surat tadi…aku benar benar penasaran dari siapa dan apa isinya!

To : Sung Rae Woo

Rae Woo-ah ini aku, Ahjumma…sebelumnya Ahjumma benar benar minta maaf..Rae Woo-ah  Dokter bilang Appa Kyuhyun umurnya tidak lama lagi karena otaknya sudah tidak dapat berfungsi lagi.. Ahjumma janji tidak akan pernah membencimu , tapi dengan satu syarat…Ahjumma mohon..jangan dekati kami lagi..pergi dari hadapan kami..kami tidak ingin hanya dengan melihatmu, membuat kami ingat dengan beliau yang masa hidupnya tinggal beberapa hari lagi, mungkin bagi Kyuhyun kau adalah pengganti Appanya, tapi bagi Ahjumma tidak. Kau justru membuat Ahjumma teringat pada Appa Kyuhyun..jadi Ahjumma mohon pergilah..menghilang dari kehidupan kami…

 

 

 

Apa? Aku harus menghilang..aku harus berpisah dengan Kyuhyun? Shirreo! Bagaimana bisa Ahjumma bersikap seperti itu padaku? dan Ahjussi….apa Ahjussi benar benar tega  akan secepat ini meninggalkan kami? Aaahhh!! ani ! ani! aku tidak akan pergi dari sini! Mianhae Ahjumma…bagaimanapun..aku tidak mau berpisah dengan Kyuhyun! tidak! sama sekali tidak!  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Cho Kyuhyun POV :

 

Aku terduduk lemas melihat Appaku benar benar pergi meninggalkanku selamanya..Apa itu benar Appa-ku? tidak! dia masih hidup kan? dia hanya tertidur saja kan? iya kan? bagaimana mungkin Appa tega meninggalkanku? dia sayang padaku! Ani ! Ani ! dia juga bilang ingin cepat cepat sekali menimang cucu..Ah! ini semua pasti mimpi! pasti! iya kan? Appa………!!!!!!

“Sekarang liat Appa-mu! gara gara gadis pembawa sial itu, Appa-mu meninggalkan kita”Ujar Eomma tersedu sedu..Mana Rae Woo? mana Rae Woo-ku? Kenapa dia tidak datang menemui Appa di saat  Appa menghembuskan nafas terakhirnya? Kenapa Rae Woo tidak datang menemani kesedihanku dan Eomma?

“gadis itu…dia sudah menghilang…dia tidak akan kembali lagi Kyu-ah”

Mwo? Rae Woo menghilang? apa  dia pergi ke Spanyol setelah menghancurkan keluargaku? apa selama ini  Rae Woo adalah gadis yang tidak baik?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sung Rae Woo POV :

 

Aku merindukan Kyuhyun…sungguh! sejak Ahjussi meninggal, aku tidak pernah melihat Kyuhyun lagi..mungkin sekarang Kyuhyun sudah melupakanku dan sangat membenciku karena aku menghilang sejak Ahjussi  meninggal di rumah sakt,,padahal aku ada disitu melihatmu sangat terpukul sayang..aku ada di sampingmu…dan bodohnya, kau percaya dengan kata kata Ahjumma kalau aku meninggalkanmu..kau bodoh Cho Kyuhyun! Mana mungkin aku meninggalkanmu! Aku mencintaimu, apa kau tidak tau itu, hah? Sekarang bisakah kau ke rumahku? aku sekarang ada disini..rumahku..aku sengaja datang ke rumahku yang dulu karena aku merindukan rumah ini setelah satu bulan yg lalu Eommamu menyuruhku pergi dari sini..namun aku tetap saja tidak bisa!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Cho Kyuhyun POV :

 

Mwo? jadi Appa sebelum meninggal, ia membuat surat? dan ia menaruhnya di laci meja kerjanya? Apa isinya? Eomma perlu tau! Aku bergegas menuju ke kamar Eomma..

“Eomma ini surat peninggalan Appa..Appa meletakannya di laci meja kerjanya”Ujarku seraya memberikan suratnya pada Eomma dan Eomma membacanya dengan linangan air mata…

“Eomma, gwaenchanayo?”tanyaku cemas

“Kyu-ah temui Rae Woo sekarang..cepat!”pinta Eomma

“Mwo?”kejutku

“Cepat..atau kau ingin kehilangan Rae Woo” tegas Eomma … akupun dengan cepatnya lari dan pergi menuju rumah Rae Woo menggunakan mobilku..rumah yang mungkin sebulan ini tidak aku datangi, begitupun Rae Woo-ku yang belum aku temui..

 

 

 

 

Aku bergegas masuk ke rumah Rae Woo yang kecil tapi indah..aku berharap Rae Woo-ku tidak pergi kemana mana dan benar ia ada di dalam rumah…pintunyapun tak terkunci…haah..Rae Woo-ku tersayang…

“Ini benar benar Cho Kyuhyun! bagaimana bisa ia menaruh PSP-nya di dalam kulkas? kenapa dia tidak sekalian saja menaruh PSP ini di dalam mesin cuci?” Dengus Rae Woo….errrrhh..menggemaskan!

“Ya! apa yang barusan kau katakan , hah?” sahutku..hahaha..ekspresi terkejutnya sangat lucu!

“Kyu-ah”kejutnya…akupun berjalan dan mendekapnya erat, meluapkan rasa rinduku yang besar kepada Rae Woo-ku.

“Boghosipeo”isaknya…aku tersenyum

“Arra..Arra..nado”Sahutku seraya melepaskan pelukannya

“Jangan mencoba pergi dari hidupku, apalagi mencoba meninggalkanku..arratji?”pintaku..Rae Woo cemberut, mempoutkan mulutnya..aku menciumnya perlahan…menuntut balasan dari Rae Woo..

menciumnya seperti tidak akan ada lagi hari esok..

“Yaa!! siapa yang ingin meninggalkanmu? kau milikku!”sangkal Rae Woo

“Saranghae”Ujarku

“Nado”Sahutny..

 

 

 

 

 

 

 

 

END

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s