BELIEVE MY LOVE | FF Peserta Lomba

 

suhyunbp3

AUTHOR : Nengsih KimworldSueweeties Sitinjak

 

CAST :

 

BAE SUZY

KIM SOO HYUN

PARK JI BIN

 

GENRE : Kaga tau ape,, campur sari kali ye:D

 

~NO BASH~!!!

 

~NO COPAST!!!

 

~NO SILENT~!!!

 

 

Warning!! Typo dimana-mana, ceriya gaje luar biasa, semua cast milik Tuha, emak sama bapaknye, dan   fasnya …

Pure ilham saya, cerita ini tiba-tiba melintas dipikiran saya, dan cerita ini hanta fiktif belaka, jika terjadi kesamaan dengan yang lain, itu bukan unsur kesengajaan, #cckkckbanyakbacot

 

 

 

“ampun Appa, ampun, bukan aku yang melakukannya, Appa jebal ampuni aku,”ucap Seorang gadis sambil menangis karena sedang dipukuli oleh ayahnya.

 

“Appa, bukan Noona yang salah, ini semua salahku, pukuli aku saja, jangan Noona.

 

“Ji Bin~ah, Aniyo appa, aku saja aku yang salah, jangan pukul Ji Bin.

“kalian berdua sama saja,”ucapnya lalu memukuli kedua anak itu.

 

Bukkk.. . .. . . terdengar seseorang terjatuh, ada seseorang yang memukul ayah Suzy hingga tak Sadar diri.

 

“Appa, Appa teriak Suzy dan adiknya Ji Bin,”siapa yang memukul Appa,”ucap Suzy?

 

“Mianhae, aku tidak mengetahui bahwa dia ayahmu, aku benar-benar minta maaf, Maafkan aku, ”ucap pria yang sudah memukul ayah Suzy.

 

“Mengapa kau menolongku, apa kau hanya memperolok-olokku juga Karena aku dipukuli oleh ayahku, apa kau datang untuk memukuliku juga, ayo pukuli juga aku, kalian akan bahagia melihat keluarga kami sengsarakan.

 

“Ji Bin~ah ayo tinggalkan tempat ini, “ucap Suzy.

 

. . . . . . . . . . . . . . .

 

 

“Suzy, Ji Bin kalian dimana, kalian akan aku bunuhh, keluar kau,”ucap Ayah Suzy.

 

“Appa, masih pagi mengapa appa Sudah mabuk akkhh, apa Appa akan begini terus,”ucap Ji Bin membrontak.

 

“akkhh, kau beraninya kau menasehati ayahmu, kau tau apa hahh,” ucap ayah Suzy sambil memukuli Ji Bin.

 

“Appa, sakit appa, aku tidak bermaksud menasehati appa, appa ampuun appa, Sakitt… ~~~~~

 

 

Sementara Suzy sedang sibuk dengan kerjanya menjadi pengantar Susu kerumah-rumah penduduk.

 

“anyeonghaseo, Maafkan aku agak telat mengatarnya,”ucap Suzy kepada pemilik rumah itu.

 

“neo? Kita bertemu lagi, kau mengingatnya? jadi Kau pengantar Susu ini setiap pagi, aku kira yang mengantarnya seorang ajjhuma,”ucap Soohyun.

 

“Kau, ucap Suzy sambil melempar sekotak Susu itu hinggah tumpah,” mengapa mengikutiku hahh,,

 

“tchh, ini rumahku mana mungkin aku mengukutimu, itu tidak masuk akal.

 

“tchhh, ucap Suzy sambil menginjak-injak Sisah susu yang akan diberikan kepda soohyun lalu pergi ketempat pabrik susu itu.

 

“anyeong Ajjushi. Aku sudah mengantarkan semua susu untuk pagi ini,apa aku bisa meminta upahku/

 

“kau sudah mengantarkanya semua, mengapa ada satu pelanggan yang melapor kau tidak mengantar susu ketempatnya, malah menumpahkannya?

 

“mwo? Siapa yang memberitahu ajjushi.

 

“aku yang melaporkanya, kau bahkan tidak memberinya dengan benar seperti sebelum-sebelumnya.

 

“kau? Mengapa kau selalu saja menggangguku, kau puas sekarang melihat aku dimarahi,”ucap Suzy meninggalkan tempat itu.

 

 

“hei kau berhenti disana,”ucap seseorang, mengentikan Suzy.

 

“duguseyo? Jangan mendekat, aniyyoo.

 

“kau, anak Bae Ji Yoon kan? Kau cantik Juga, kau mau pergi denganku untuk melunasi utang-utang ayahmu,”ucap Preman itu mendekat ke Suzy.

 

“aniyo, anio  aku tidak mau, jangan, jangan lakukan itu aku akan melunasinya segera kumohon.

 

“tapi, kalau kau ikut denganku itu akan lebih baik changiya, ayolah..

 

Tapi tiba-tiba terdengar suara seseorang,” hei lepaskan Gadis itu, sini bermain denganku,”ucap Sohyun.

 

Baakk,, bukk,, bakk,,Bukkk,,… Soohyun memukuli preman itu hingga pingsan.

 

“dia Sudah tak sadarkan diri, kemari bagkitlah dia tidak akan menggaggumu lagi, “ucap Soohyun mengulurkan tangannya.

 

“aku tidak akan berterima kasih padamu,’ucap Suzy menolak tangan Soohyun.

 

“baiklah aku tau aku bersalah maafkan aku.

 

“aku menganggap ini sebagai ganti rugi atas tindakanmu, yang memukul ayahku dan juga tindakanmu melapor keBos ditempat kerjaku, jadi aku tidak akan berterima Kasih kepadamu, cepat kau pergi jangan mengikutiku lagi.

 

 

 

. . . . . . . . . . . . . .

 

 

 

‘Ji Bin~ah noona pulang membawa makanan apa kau sudah makan, Ji Bin~ahh kau dimana, yuhhuu noona pulang, Ji Bin, Ji Bin~ahh,”ucap Suzy mencari-cari Ji Bin.

 

“Aigoo, Ji Bin~ah siapa yang melakukan ini padamu, auhh badanmu juga panas sekali kita harus kerumah sakit.

 

“Dokter, Dokter tolong adik saya, badanya panas sekalii,”ucap Suzy sambil membawa Ji Bin ke Ruang UGD.

 

 

~20 menit kemudian.~

 

 

“Dokter, bagaimana keadaan adik saya, apa dia tidak apa-apa?

 

“dia Hanya deman, tapi untung kau segera membawanya kalau tidak bisa berakibat fatal,” ucap Dokter itu sambil membuka Maskernya.

 

“kau Dokter disini,”ucap Suzy saat mengetahui bahwa dokter itu adalah Soohyun

 

“benar, Dunia memang terlalu kecil, kita selalu bertemu. Tapi bisa kah kita menganggap ini pertemuan pertama kita, kan masalah kemarin aku sudah menebusnya.bagaimana?

 

“Baiklah, aku juga sudah berhutang padamu, kau menyelamatkan adikku.

 

“Bisa aku lebih mengenalmu, banyak pertanyaan yang ingin aku tanyakan padamu.

 

“ne, kau ingin menanyakan apa? Apakah kau sangat penasaran.

 

“benar, aku ingin mengetahui namamu, masalahmu yang sedang terjadi, mengapa adikmu terluka seperti  tadi, mengapa kau dikejar preman-preman itu,?

 

“sudah selesai, kau memperlakukanku seperti teroris. Baiklah aku akan menjawab pertanyaanmu. Namaku Bae Suzy, adikku terluka karena dipukuli oleh ayahku seperti yang kau lihat malam itu, itulah appaku. Appaku terjerat banyak hutang karena berjudi, dan itu terjadi setelah Ibuku meninggal 2 tahun yang lalu, makanya preman-preman itu mengejarku untuk melunasi hutang ayahku.

 

“gwechana? Apa kau tidak apa-apa seperti itu.

 

“aniyo, kau kenapa, mengapa kau yang khawatir, akkhh namamu dokter Kim Soo Hyun,”ucap Suzy sambil membaca nama di jas soohyun.

 

“akkh iyaa, aniyo kalau adikmu sudah bangun kau boleh membawanya Pulang, sebagai teman baru aku membebaskan biaya rumah Sakit, anyeong aku ada pasien Lain.

 

“Mwo? Gomawo, jeongmal Gomawo aku tidak akan melupakan kebaikanmu dokter Soohyun.

 

 

“Ji Bin~ah, buka matamu, siapa yang akan menemani Noona kalau kau terus menutup matamu,”ucap Suzy sambil memegang erat tangan adiknya.

 

“Noona, Noona, Appa,Appa dalam bahaya?

 

“Mwo? Dalam bahaya? Apa maksudmu dengan itu semua Ji Bin~ah beritahu Noona?

 

“ada preman yang menuduh Ayah membunuh, aku tau ayah tidak akan melakukan itu, tadi Appa memang memukulku, tapi Appa Juga melindungiku karena dipukuili preman yang lainnya, tapi aku tidak tau dimana Appa sekarang.

 

“Ji Bin~ah kita harus pulang kerumah Sekarang.

 

 

. . . . . . . . . . . . . . .

 

 

 

“Kau harus pergi kekator polisi dan mengakui kau yang telah membunuh orang itu, atau aku akan melukai kedua anakmu. “terdengar suara dari dalam rumah Suzy.

 

“aniyo, aku tidak mau melakukannya, aku tidak membunuhnya. Kau, jika kau menyentuh sehelai pun rambut anakku aku akan menghabisimu,”ucap Ayah Suzy dengan lemas, karena Sudah dipukuli preman-preman itu.

 

“tchh, beraninya kau ingin menghabisiku, rasakan ini bukk,,bukk,bakk,bukkk..,”preman itu memukuli ayah Suzy.

 

“Hentikan, Jebal Hentikan, jangan lakukan itu, aku saja yang menggantikan ayahku untuk mengaku kekantor polisi Bagaimana Kau puas,”ucap Suzy sambil menangis.

 

“owhh, kau adalah Putrinya, kau cukup cantik,” ucap preman itu mendekati Suzy.

 

“Aniyo, Suzy, jangan, jangan lakukan itu cepat Lari,lari tinggalkan tempat ini.

 

“Aniyo, Appa aku akan melakukannya demi Appa, aku tau Appa tidak bersalah.

 

“kau, bajingan, jangan sentuh sedikitpun putriku, yakkhh ucap Ayah Suzy mencoba bangkit untuk memukul preman itu, namun Sebuah Pisau sudah menancap dengan indah diperut Ayah Suzy oleh preman itu, yang kemudian lari dari tempat itu sebelum polisi datang.

 

“Appa, Appa Teriak Suzy dan Ji Bin.

 

“Mianhae Suzy, Ji Bin~ah Appa  selalu memperlakukan kalian, dengan, kasar, Mian,Hae,ee,ee, sepertinya ini adalah Takdir, Appa akan bertemu Ibumu disurga. Itu adalah takdir ayah.

 

“aniyo, aniyo Appa, siapa yang akan menemani kami, appa hikkkss, hikkss,,

 

“kau, harus berjanji untuk Appa, akan melindungi Adikmu jangan biarkan dia Terluka, arassoo, Sepertinya Ibumu sudah datang untuk menjemput Ayah, Mianhae aku mencinta kalian,”itu adalah kata-kata terakhir ayah Suzy sebelum Meninggal.

 

“Aniyoo, Appa, Appa kau tidak boleh meninggalkan kamii, appaaaaaaaaaaaaaaaa,,,”Suzy dan Ji Bin menangis.

 

“kalian Jahat, Appa dan Eomma mengapa kalian meninggalkan kami berdua. Kalian mengatakan mecintai kami, tapi mengapa kalian malah meninggalkan kami sendirian, hikss,,hikkks,, Appa, Eomma kalian Jahat..

 

 

 

~~~~~~~~~~~~~~~

 

 

 

“Appa, Eomma, kini hanya kami berdua disini, kalian tidakkah sedih melihat aku dan Ji Bin hanya berdua, hikkss,,hiksss, Tangis Suzy semakin besar, disaat pemakaman Ayahnya.

 

“Mianhae Suzy~ah aku tidak bisa membantumu malam itu, ini salahku menyuruhmu membawa adikmu pulang. Kalau saja kalian masih dirumah sakit ini semua tidak akn terjadi. Maafkan aku,”ucap Soohyun saat menghadiri pemakaman ayah Suzy.

 

“Semua Sudah terlambat, tak ada yang perlu disesali. Semua yang aku sayangi pergi meninggalkanku. Tidak adakah orang yang baik didunia ini.

 

“Aniyo, aku akan menjagamu, aku akan menyayangimu,”ucap Soohyun seraya memeluk Suzy yang sedang menangis.

 

“Mwo? Menyanyagiku? Apakah aku dapat mempercayaimu, kau tidak sama dengan preman-preman Itu.

 

“aniyo, aku tidak seperti mereka kau dapat mempercayaimu, Suzy~ah. Ji Bin dimana dia,”tanya Soohyun.

 

“Mungkin dia ada dikamarnya, sejak tadi dia tidak mau keluar. Ayo kita kekamarnya.

 

“Ji Bin~ah apakah Noona bisa masuk, kau didalam.,”ucap Suzy kemudian mereka masuk kedalam.

 

“mengapa kau menangis disini, sudahlah masa seorang namja menangis,”bujuk Suzy padahal dia juga menangis melihat adiknya.

 

“tak adakah yang mencintai kita, apakah mereka benci terhadap kita noona, sehingga apa yang kita cinta mereka selalu mengambilnya.

 

“Aniyo, Semua sayang kepada kita, eomma,Appa sangat saya terhadap kita,jangan menangis lagi, eomma dan appa pasti marah kalau melihatmu tersenyum.,”ucap suzy memeluk adiknya.

 

“Hyungnim, Apakah kau juga orang jahat, kau ingin mengambil noonaku.

 

“Ji Bin~ah hyungnim tidak akan jahat terhadapmu. Aku akan melindungi kalian berdua.

 

“benarkah,? Bukakah seorang Dokter hanya bisa menyembuhkan orang yang sakit, bagaimana bisa?

 

“aniyo, Dokter juga bisa melawan orang Jahat, kan dokter hebat penyakit saja Bisa dilawannya,”ucap Soohyun menghibur Ji Bin.

 

“Noona, kalau sudah besar nanti aku ingin menjadi polisi saja. Aku ingin melindungi Noona dan menangkap yang sudah jahat terhadap Appa. Bagaimana Noona apakah aku cocok menjadi polisi

 

“akkhh, Ne kau akan menjadi polisi, jadi jangan menangis lagi ya.

 

“Aku tidak menangis, mataku hanya kelilipan. Seharusnya Noonalah yang jangan menangis, aku selalu melihat Noona manangis, tak pernah tersenyum, Noona terlihat sangat jelek. Bukankah yang aku katakana benarkan hyungnim.

 

“benar, Bahkan matamu sudah bengkak hanya tinggal segaris,”ledek Soohyun.

 

“Ji Bin~ah,”Suzypun memeluk adiknya.

 

 

____________

 

 

“Ji Bin~ah Noona pergi berangkat yah, mau mengantar Susu kerumah warga lagi. Noona diterima kerja lagi dipabrik itu,”ucap Suzy sambil menyiapkan sepedanya.

 

“Ne, hati-hati Noona, jangan lupa membawakanku makanan oke.

 

 

“Hei, ajhumma apa yang kau lakukan didepan rumahku……

 

“akkkhh, Ye,, aniyo aku hanya ingin mengantar Susu ini,”ucap Suzy.

 

“aku sudah tak berlangganan Susu lagi, kau lihat aku membelinya setiap pagi sejak kau tidak mengantarnya,”Cibir Soohyun.

 

“mianhae, itu juga karenamu. Tapi sekarangkan aku sudah mengantarnya. Apakah kau marah padaku,”tanya Suzy.

 

“Benar, aku sangatt marah, kau tau setiap pagi aku harus jauh-jauh membeli Susu itu sangat menyusahkanku, bangun pagi-pagi.

 

“tidak bisakah kau sehari saja tidak minum Susu, Ji Bin saja tak suka meminumnya.

 

“tidak bisa, aku tak bisa hidup tanpa minum susu ##hadeww lebehh nih oppa## aku harus sehat, agar pasienku juga sehat. Pokoknya aku marah padamu.

 

“baiklah.. baiklah pak Dokter, aku mengaku salah, apa yang  harus kulakukan supaya kau memaafkanku.

 

“Itu sangat Mudah, kau hanya ikut denganku untuk makan malam, jangan lupa membawa Ji Bin Juga.

 

“Mwo? Makan malam?

 

“akkh, kalo tidak mau aku juga tidak apa-apa, aku tidak akan memaafkanmu.

 

“arasso, arasso, baiklah aku akan pergi bersamamu, tchh dasar aneh.

 

“kalau begitu mengapa kau masih disini, kau tidak akan mengantarkannya kerumah-rumah yang lain, sudah sama pergi.

 

“mwo? Kau mengusirku. Arra aku akan pergi sekarang juga.

 

 

“Ji Bin~ah, cepat sedikit kita akan telat nanti.

 

“Arasso,arasso Noona, mengapa Noona terburu-buru, akkhh aku tau Noona sudah tidak sabar ingin bertemu Soohyun hyung.

 

“plakkkk, bukannya mendapat jawaban, Ji Bin malah mendapat jitakan dari Suzy, “ Bin~ah kau terlalu pintar, jangan berpikir yang tidak-tidak mau mendapat jitakan lagi,”ucap Suzy memasang senyum evilnya.

 

“aishh, Appo Noona, ne, ne aku tidak akan berbicara lagi, tapi Noona menyukai Soohyun Hyung kan,ucap Ji Bin sambil berlari sebelum menerima jitakan dari Suzy.

 

 

…………..

 

 

“gomawo, gomawo, gomawo aku sudah kenyang Hyung, sering-sering membawa Ji Bin dan noona makan malam, aku bosan setiap malam Noona hanya memasak ramen,ramen dan ramen.

 

“Bin~ah, diam Kau tchhh,, .

 

“hahahha, baik bos, aku akan membawamu makan kapan saja kau ingin,”ucap Soohyun.

 

“Soohyun~ah gomawo ne untuk kali ini, kapan-kapan aku yang akan mentraktirmu.

 

“siap Bos, baiklah mari kita pulang, lets Soo Go.

 

“Aniyo Soohyun~ah, aku dan Ji Bin akan pulang sendiri, lagian aku ingin berjalan-jalan bersama Ji Bin dulu.

 

“Akkh, benarkah yah Sudah, aku pamit dulu yah, bye-bye dan hati-hati, jika dalam bahaya hubungi aku saja.

 

“tenang hyung aku akan melindungi noona, tak ada yang berani menggangguku dan Noona, kalo ada pasti sudah aku hajae,, bakk,,bukk,, bhakkk, hehhe”ucap Ji Bin.

 

“Baiklah pak Polisi, Lindungi nona yang sok kuat padahal lemah ini, aku mengandalkanmu.

 

______________

 

Saat Suzy dan Ji Bin pulang menjalani rumah-rumah warga yang sudah sepi karena melewati batas untuk berada diluar dan sudah jam 11 KST. Suzy dan Ji Bin terus berjalan, ada sesuatu yang mengukuti mereka dari belakang. Namun saat mereka menoleh  tak ada orang di belakang.

 

“Noona, Ji Bin takut, ayo cepat-cepat nanti kita dalam bahaya.

 

“baiklah, ayo kita lari secepat mungkin.

 

Namun kekuatan Suzy berlari tak secepat JiBin, penjahat itu berhasil menangkap Suzy.

 

“Noona, ayo cepat lari, Noona,Noona.

 

“Bin~ah, Bin ~ah kau lari cepat,cari bantuan jangan pedulikan Noona kau harus selamat.

 

“Aniyo Noona, noona, aku akan menolongmu.

 

“Bin~ah dengarkan Noona Cari bantuan, kalau tidak aku akan membencimu’

 

“Kau tidak bisa lari lagi gadis cantik, kami tidak memerlukan adikmu yang tidak berguna itu. Tak akan ada orang  yang mau menolongmu, kau tau kan sekarang jam berapa,”ucap 2 orang penjahat itu.

 

“lepaskan aku, lepaskan aku, kalau tidak aku akan berteriak.

 

“tchh, berteriak kau bilang silahkan  aku akan membantuku, tolong,, tolong,, kau dengar tak ada yang mau mendengarmu.

 

Sementara Ji Bin mencari bantuan, dia menemukan tekepon umum. Kemudian dia menelepon Soohyun.

 

“Yoeboseo, hyungnim tolongin noona, tolong kami, noona, noona dalam bahaya.

 

“Bin~ah, cepat beritahu kalian sekarang ada dimana,”tanya Soohyun panic.

 

“kami, kami ada didekat rumah, hyun.. tittt… teleponnya sudah mati diputus oleh preman yang satu lagi.

 

“beraninya kau menelpon polisi, kau mau mati,”ucap preman itu sambil memukuli Ji Bin.

 

“Aniyo, lepaskan Noonaku, Ji Bin mencoba melawan namun dia sudah lemas dipukuli preman itu.

 

“kau lihat adikmu, jangan coba-coba melawan atau dikmu akan mati ditanganku.

“Ji Bin,, Bin~ah jangan pedulikan Noona, kau harus menyelamatkan dirimu,”ucap Suzy menangis setelah melihat adiknya sudah babak belur (?).

 

“Aniyo noona, aku akan melindungi noo,n,a.

 

“lepaskan mereka” terdengar suara seseorang berteriak, yang tak lain adalah soohyun.

 

“Siapa bocah ini, berani-beraninya kau datang mengganggu kami, rasakan ini.

Bakkk,,bukkkk, plakk,,pukkk,,,

Kedua preman itu sudah terpakar lemar dipukuli soohyun, walaupun Soohyun juga terluka parah, dia segera menolong Suzy yang di ikat. Namun satu preman masih sanggup berdiri dan mengarahkan pisau ke Soohyun.

 

“Hyungnim awas, “ucap Ji Bin menghalangi preman itu dan clebb (?)pisau itu menacap  diperut Ji Bin.

 

“Ji Bin, Ji Bin “ucap Suzy menangis.

 

 

…………………..

 

“dokter, dokter tolong adik saya selamatkan dia dokter.

 

“maaf nona anda tak dapat masuk kedalam, ucap Perawat.

 

“Suster, saya yang akan menangani Anak itu,”ucap Soohyun.

 

“tapi, pak dokter anda juga terluka, sebaiknya diobati dulu.

 

“jangan banyak bica, cepat siapkan oksigen buatan cepat,”perintah Soohyun dengan cepat.

 

“hyungnim, jaga Noonaa, d e n g a n B a i k,”ucap Ji Bin untuk terakhir kalinya sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.

 

“jiiiiiii Binnnn, soohyun berteriak saat mengetahui Ji Bin telah tiada.

 

“ji,I, bbbiin, Jii, bbiinn ~ah, kau sedang bermain-main dengan noona kan, kau hanya menutup matamukan ayo buka matamu, kau tidak akan meninggslkan Noona kan, Ji Bin jawab Noona,”ucap Suzy  sambil menangis tak percaya.

 

“mianhaae, Suzy lagi-lagi karenaku, dia melindungiku, seandainya dia tidak melakukan itu dia masih bisa tersenyum,”ucap soohyun yang ikut menagis.

 

“Aniyo, dia hanya tidurkan, dia hanya mengantuk, dia tidak akan meninggalkan ku, dia sudah berjanji akan menjadi polisi untuk melindungiku,”ucap Suzy memukul-mukul soohyun.

 

“Mianhae, Mianhae aku selalu membuatmu bersedih,”soohyun memeluk Suzy.

 

“waeyo ? waeyo? Semua yang aku cintai meninggalkanku, apa salahku mereka semua pergi, Appa, eomma, dan sekarang Ji Bin juga pergi. Kenapaaa…. Aku sudah tak memiliki siapapun.

 

“Aniyo, kau memilikiku, aku mencintaimu, aku akan menjagamu, aku takkan meninggalkanmu sendiri percaya padaku, pada cintaku.

 

“kau, kau janji tidak akan meninggalkanku… aku dapat mempercayainya.

 

“ne, aku janji. Kau dapat menpercayaiku. Saranghae Suzy.

 

 

 

—-THE END—

One thought on “BELIEVE MY LOVE | FF Peserta Lomba

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s