a Liar Smile To You | FF Peserta Lomba

 

yonghwa1

Lomba Menulis Fanfiction (@Page_KPDK & PenerbitQanita )

Author (FB & Twitter)     : Piona Chessonia Masyer & @pichm13

Title                                       : a Liar Smile To You

Genre                                    : Sad, AU

Main Cast                            :

  • Jung Yong Hwa (CNBLUE)
  • Kim Gyu Na (OCs)

Disclaimer                           : This Fan fiction is original story of mine. The cast belongs to themselves. So, Don’t bash me !

*                                           *                                                 *

‘ Cinta Tidak Selalu Harus Memiliki ‘

Aku benci kalimat itu. Karena kalimat itu membuat banyak orang tersenyum munafik ketika melihat orang yang dicintainya bersama orang lain.

Dan itu yang aku rasakan..

Semenjak jatuh cinta pada seorang yeoja.. My first Love..

*                                           *                                                 *

Kupetik gitarku random. Tak ada kalimat yang bisa aku ucapkan. Aku hanya bisa melihat langit yang mulai mendung dengan tatapan kosong. Jauh menerawang ke masa lalu. Ke masa-masa saat yeoja itu berada di sisiku.

…..

*Flash Back *

“ Yong Hwa, lihat langit itu..!! indah yaaa.. “

“ Ya, sangat indah.. “

Kami berdua pun kembali bermain kejar-kejaran di padang rumput yang luas itu. Aku mengejarnya, dan akhirnya bisa menangkapnya. Kami tertawa. Walaupun matahari sudah mulai meninggi, tempat ini tetap terasa sejuk.

“ Yong Hwa, sekarang hari ulang tahunmu kan? Kenapa kau tidak merayakannya bersama eomma dan appa mu? ” tanyanya ketika kami duduk di bawah pohon. Aku pun menidurkan tubuhku di atas rumput.

“ ahh.. aku malas! Untuk apa merayakan ulang tahun? Tidak ada yang special. ”

“ tapi setiap tahun aku selalu merayakannya dan itu menyenangkan.. ”

“ itu kan menurutmu.. ”

Dia terdiam. Ikut menidurkan badannya di sampingku.

“ hmmm.. bagaimana kalau kita merayakan ulang tahunmu disini? ”

“ terserah kau saja. ”

Dia pun berdiri dan menghadapku. Aku pun mengikutinya untuk berdiri.

“ Saengil chukhae hamnida.. Saengil chukhae hamnida.. Saranghaneun Jung Yong Hwa.. Saengil chukhae hamnida ”

Dia menyanyikan lagu selamat ulang tahun sambil bertepuk tangan. Aku tersenyum. Baru pertama kali ada orang yang menyanyikan selamat ulang tahun untukku. Bahkan eomma dan appa pun belum pernah menyanyikan lagu itu untukku.

“ Gumawo.. ”

“ ne cheonma.. apa kau senang? ”

“ ya.. sangat senang.. ”

“ sekarang ulang tahunmu yang ke berapa? ”

“ 8 tahun.. ”

“ berarti aku harus memanggilmu oppa.. aku lebih muda satu tahun darimu.. ”

“ aku tidak suka dipanggil oppa.. ”

“ yaaahhh.. ya sudahlah.. oh ya, aku punya hadiah untukmu.. ”

“ apa itu? ”

Tiba-tiba dia mencium pipiku. Aku merasakan mukaku sudah memerah sekarang.

“ hehhehhe.. apa itu cukup? ”

“ ya.. ” jawabku malu-malu.

“ mulai sekarang.. kau harus jadi oppaku.. Ya? Ya? ”

“ sudah kubilang aku tidak suka dipanggil oppa.. ”

“ tidak mau! Ya oppa?? ”

“ terserah kau saja.. ”

Karena hari sudah mulai sore, kami berdua memutuskan untuk pulang.

*                                           *                                                 *

*4 years later *

“ oppa, mianhe.. aku harus pergi.. ”

“ kemana?? ”

“ appa menyuruhku pindah ke Amerika. Aku akan sekolah disana. ”

“ berapa lama? ”

“ tidak tau oppa.. ”

Seketika air mataku keluar. Aku pun memeluknya.

“ aku harap kita bisa bertemu lagi oppa, sampai jumpa.. ”

Dia meninggalkanku sendiri disini. Aku Yong Hwa, anak yang baru berumur 12 tahun. Aku mengenalnya sejak umurku 7 tahun. Kami bertemu saat keluarganya pindah ke dekat rumahku.

Sejak itu aku selalu bermain dengannya. Sifatnya sangat ceria, bertolak belakang dengan sifatku yang pendiam dan dingin. Banyak anak yang takut untuk dekat denganku. Hanya dia yang bisa mengerti aku sepenuhnya.. Hanya dia..

*Flash Back end *

Hujan pun turun. Kali ini, kupetik gitarku sampai membentuk sebuah nada. Aku pun mulai bernyanyi.

I don’t know how to live, without you..

I don’t know how to breath in life..

Tell my self I’d stop everyday, knowing that I won’t..

Because of you.. because of you.. It’s the truth..

I don’t know how to sleep, without you..

I don’t know how to fix my heart..

Tell my self I’d stop everyday, knowing that I won’t..

Even if I did I don’t know, if I’d try..

Tak terasa air mataku mulai jatuh. Aku teringat kembali akan dia. Kenangan menyakitkan itu tiba-tiba datang merasuki otak dan hatiku. Arrrrghhh!!!

Do I wanna believe, you think the same.. I’m missing you..

And I want you believe, same love as me.. I’m missing you..

You’ve given me your one last ADIOS, but why do I still wanna believe..

I don’t know I’m missing you in good time..

Don’t say goodbye..

( CNBLUE_Don’t Say Goodbye )

Please come back!!!

*Flash Back *

Sudah 5 tahun sejak dia meninggalkanku. Serasa hampa tanpa dirinya. Dia yang menyanyikan lagu selamat ulang tahun untukku, dia yang selalu menghiburku. 5 tahun tanpanya sangatlah tidak berarti. Aku masih menunggunya. Di pandang rumput ini, 5 tahun kunantikan dia kembali.  Sendiriann…

“ oppa? Yong Hwa oppa? ”

Terdengar seorang yeoja memanggilku. Aku pun menengok ke belakang. Kulihat yeoja itu cantik sekali. Dia berjalan mendekatiku sambil tersenyum. Senyumannya.. Rasanya aku pernah melihatnya..

“ lama tidak bertemu oppa..”

“ kau? ”

“ ya, ini aku oppa.. ”

Aku memeluknya. Ternyata ini benar-benar dia. Yeoja yang kutunggu-tunggu selama 5 tahun ini.

“ aku merindukanmu oppa.. ”

“ aku juga sangat merindukanmu.. ”

“ tidak terasa, kita sudah besar sekarang oppa.. ”

Ya, sekarang kami sudah mulai dewasa. Bisa membedakan perasaan cinta dan sayang. Dan aku.. Aku mencintainya. Sangat mencintainya. Dan aku yakin itu.

“ oppa, apa kegiatanmu selama ini? ”

“ bernyanyi, bermain gitar, dan pergi kesini.. aku juga mencoba untuk menciptakan lagu. ”

“ wow! Aku ingin dengar lagu ciptaanmu oppa.. ayolah, aku mohon.. ”

“ baiklah.. ”

Aku pun mulai memetik gitar yang selalu dibawa kemana pun aku pergi ini. Dan aku mulai bernyanyi.

Such a feeling’s coming over me from you..

There is only one wish on my mind..

I long to be close to you.. I long to be close to you..

I’ll be on your side.. forevermore..

You’re a miracle to me, miracle to me.. let me tell you this..

I don’t wanna lose your love.. My love..

You’re a miracle to me, miracle to me.. let me tell you this..

But, I cannot explain how much I love you..

( CNBLUE_My Miracle )

“ wow! Kau hebat oppa.. ”

“ ne, gumawo.. ” aku tersenyum, aku merasa sangat bahagia.

“ oppa, apa kau sudah yeojachingu sekarang? ”

“ belum.. ”

“ hahha.. bagaimana mau punya yeoja kalau sifatmu dingin seperti itu? ” katanya sedikit meledek. Tapi aku tetap tersenyum. Bagiku, dekat selalu dengannya saja itu sudah lebih dari cukup.

“ oppa, kau tau? Aku sudah punya namjachingu.. ”

Seketika tubuhku kaku mendengar perkataannya barusan.

“ nanti aku kenalkan dia padamu. Sebentar lagi dia akan datang kesini.. kau tau? Dia sangat tampan.. ”

Aku hanya bisa tersenyum. Sampai seorang namja datang.

“ hai.. kau sudah datang.. kenalkan dia oppaku.. oppa, ini namjacinguku.. Lee jong hyun.. ”

Kami berjabat tangan. Kulihat dia memang tampan. Tapi aku masih belum percaya. Semua yang aku rasakan saat ini.. apa semua ini nyata??

“ oppa, hari sudah mulai sore.. aku dan Jong Hyun akan pulang ya.. sampai jumpa besok oppa.. ”

Aku tersenyum lagi. Senyuman munafik ini.. sebenarnya aku benci ini!

*Flash Back end *

Aku merebahkan diri di padang rumput yang hijau ini. Tempat semua kenanganku bersamanya.

Aku benar-benar merindukannya.

Cuaca hari ini sangat cerah. Tidak terasa aku pun tertidur. Dalam mimpiku, aku sedang menggenggam tangannya erat dan berkata ‘tolong jangan pergi’. Dan dia tidak pergi,, tetap disisiku. Dia tersenyum. Senyuman manisnya itu, aku benar-benar tidak bisa melupakannya.

Sampai aku terbangun dan sadar kalau itu semua hanya mimpi.

*Flash Back *

3 tahun berlalu setelah dia bilang kalau dia sudah punya kekasih. Aku masih mengharapkannya. Mengharapkannya untuk datang ke sisiku. Tapi sepertinya tidak mungkin.

“ oppa, satu minggu lagi kita berdua akan segera menikah. ”

Katanya sambil menggenggam tangan namjanya itu. Lagi-lagi aku hanya bisa tersenyum.

“ kau harus datang ke pernikahan kami ya oppa.. kalau tidak aku tidak akan menganggapmu sebagai oppa ku lagi. ”

Aku pun mengangguk. Lalu dia pergi. Pergi bersama namjanya, dan itu bukan aku.

Aku terdiam. Marah, kecewa dan sedih, semua itu bercampur menjadi satu. Entah apa yang harus aku lakukan. Saat ini aku hanya bisa menangis dan bernyanyi. Tapi aku benar-benar sedih.. kenapa semua ini terjadi padaku?

 *                                          *                                                 *

Kulihat dia memakai baju pengantin. Dia terlihat sangat cantik.

“ oppa, apa aku terlihat cocok menggunakan gaun ini? ”

“ ya, itu sangat cocok untukmu. Chukhae untuk kalian berdua. ”

“ gumawo oppa, kau adalah oppa terbaik sepanjang hidupku. Aku tidak akan pernah melupakanmu. Semoga kau juga akan mendapatkan yeoja yang baik oppa.. ”

Dia memelukku. Mungkin ini akan jadi terakhir kalinya dia memelukku.

Apa? Yeoja yang baik. Kau tau? Aku mencintaimu.. aku hanya mencintaimu.. Nothing else. Tapi semua perkataan itu hanya mampu diucapkan oleh batinku.

Oppa, ya.. aku hanya sebatas oppa dengannya. Bahkan bukan oppa kandungnya. Semua ini menyakitkan untukku. Semua senyuman yang aku berikan.. Semua itu hanya senyuman munafik, dan aku benci itu.!

*Flash Back end *

Aku terdiam..

Kali ini aku sadar..

Aku tidak akan pernah bersamanya, karena dia hanya adikku. Mungkin..

Tapi aku mencintainya.. sangat mencintainya..

Bahkan sampai aku mati nanti.

Hanya senyuman munafik yang bisa aku berikan padanya.. Mianhe..

**end**

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s