Fairy Tale (Part 3 – End)

 

FT3

Title : Fairy Tale

Genre :

–  Fantasy  = 46 %
– Romance = 25 %
– Humor = 8 %
– Sad = 16 %
– Comedy = 5 %

Lenght : 3 Part- End.

Rating : 14+

Cast :

  • Kim Hye Sun
  • Kim Hee Chul
  • Han Tae Sun / Hee Sun
  • Kim Jong Woon
  • Other  Cast.

Writer : HTS a.k.a Dwiarti Rahma Utami

Adila Qotrunada

Note !!!  Typo?  Maaf..
Peri di sini mungkin hanya peri khayalan yang di buat oleh penulisnya dan ini adalah FF Fantasy

Part 3

 

*****

Beberapa langkah ia berjalan menggendongku di punggungnya untuk sampai di kediamannya..

Sedikitnya tak ada sekitar kurang lebih 5 langkah ia berjalan menggendongku dari tempat kami beristirahat singkat terdengar keluh kesahnya .

“Aigoo!! Bahkan dalam keadaan seperti inipun saat aku menginginkan kau berubah kenapa kau tidak berubah menjadi seekor kucing?? Aissshhh!! Jinjja! Setidaknya aku tidak terlalu berat menggendongmu jika kau sekarang adalah seekor kucing..!!

Ahhh! Aku sekarang harus berjalan menanjak untuk sampai..??” keluh hee chul yang terus menerus terdengar sepanjang jalan ini.

Keluhnya yang terus menerus membangunkanku dari tidurku.mungkin sampai sekarang ia tidak tahu kalau aku sudah terbangun.sebenarnya aku juga ingin tidak menyusahkannya,tapi aku berfikir lagi setengah perjalanan lagi baru sampai.aku juga sudah terlalu lelah dan capek untuk berjalan…

Akhirnya Aku putuskan  untuk berpura-pura tertidur yang sebenarnya aku hanya mendengarkan keluhannya sepanjang perjalanan ini…

“Hee Sun-Ah.

Jika sekarang kau mendengarku..?

Kau tahu?? Aku sebenarnya tidak terlalu yakin akan keberadaanmu.

Bagiku,bertemu denganmu bagaikan sebuah mimpi yang sangat panjang..

Walaupun ini terkesan aneh bisa bertemu seoarang peri layaknya buku dongeng tapi aku sungguh menyukaimu..

Tapi,menyukai saja tidak cukup untuk membantumu merubah menjadi seoarang manusia..

Kau lebih terlihat seperti gumiho. Kau tahu..? ia selalu ingin menjadi seorang manusia.”keluhnya lagi

Beberapa detik mendengar pembicaraannya usai aku melihat ke seberang jalan.

Mungkin yang ada di fikiran ahjussi dan ahjumma itu melihat ia hanya berfikir Kim Hee Chul adalah seorang yang memiliki gangguan jiwa,karena sepanjang jalan ia hanya berbicara sendiri..

Beberapa langkah ia tempuh dan pada akhirnya ia sampai apartement yang ia tinggali.

Saat aku dan ia berjalan masuk melewati pintu yang cukup besar di samping kiri terlihat 2 satpam penjaga dan 3 penjaga loby apartementnya.

Satpam penjaga itu datang menghampiri setelah melihat Hee Chul oppa menggendongku

Hee Chul hanya melebarkan tangan kirinya pertanda STOP mungkin maksudnya ia tidak membutuhkan bantuan

“tidak apa-apa.

ia hanya adik perempuanku.

Aku akan menaiki lift,jadi aku tidak memerlukan bantuan kalian..” ucapnya

“Ne. hati-hati Hee Chul-ssi” ucap salah satu satpam penjaga itu sambil menundukan kepalanya dan pergi.

Aku sekaraang berada di dalam lift. Ia menekan tombol 5 dan lift pun bergerak ke atas,

Cccrrriiiiinnnnggggggg…..

Pintu lift terbuka dan ia langsung bergegas masuk ke kamarnya

**********

Ia menjatuhkanku di sampingnya dimana ia bersender duduk pada dinding yang di depannya ada sofa,meja,tv dll.

“Oppa. Apa kau sangat lelah ??” tanyaku perlahan

AAAAAAAAAAAAAAAAAAAA…!!!!!!!!!!!!!!” teriaknya kaget melihatku

“Aigoo!! Kau mengagetkanku,Hee Sun-Ah!!

Jadi kau sejak tadi sudah bangun..??

Kau tahu..?? aku menggendongmu berjalan dari tempat tadi sampai sini!!” lanjutnya dengan sedikit amarah yang terlihat dari raut wajahnya

 

“Mianhae…

Tapi aku sangat lelah oppa!

Jika aku memberitahumu kalau aku sudah bangun kau pasti akan menyuruh aku berjalan”

“Aisssshhh!!!” decaknya yang kemudian perlahan namja itu membuka satu persatu kancing pada kemejanya dengan salah satu tangannya dimana tangan yang satunya lagi meraba mencari remote AC dan menyalakannya.

“Oppa!!! Apa yang kau lakukan..???” teriakku dengan spontan yang langsung menutup mataku

“ya! Memangnya aku ingin apa di fikiranmu???

Aku sangat lelah menggendongmu!

Apa kau tidak melihat..?? aku sangat banyak mengeluarkan keringat karena lelah menggendongmu” ucapnya yang kemudian persegi panjang itu mengeluarkan udara dingin dari atas..

“Aisshhhh!!!!’” teriakku yang kemudian masuk ke kamarnya dan segera membanting pintu kamarnya dengan keras..

“Aigoo!! Apa yang salah dengannya..???” ucapnya yang kemudian mengambil bantal di atas sofa lalu kembali ke tempat  ia duduk dan tertidur disana…

******************

Keesokan harinya.

Sinar terang matahari masuk dari celah-celah jendela kamar Kim Hee Chul,kulihat sekitar tanganku terdapat bulu-bulu kucing melekat mungkin efeknya telah hilang yang menyebabkan aku berubah menjadi seekor kucing lagi.tapi ini memang kutukan,sepertinya..

Ckkkkrrrrrrriiiiiiikkkkkk………

 

“Oh. Kau sudah bangun …??” ucap seseorang seraya masuk setelah membuka pintu

Meooww…” suaraku yang terdengar seperti kucing lagi

“Kau juga sudah berubah.Hee Sun-Ah,

Aku punya satu permohonan…” ucapnya

Namun,

Cahaya terang mengkilat datang di sekelilingku lagi.kurasakan suatu perubahan terjadi padaku seperti biasanya yang mampu merubahku menjadi seorang bidadari..

 

“dan kau berubah lagi..” ucapnya agak sedikit takut sepertinya

“mungkin ini efek dari ucapanmu..

Ada apa ..??

Cepat katakan! Apa permohonanmu..??” Tanya dengat sedikit ada rasa penasaran dalam hatiku

“Permohonanku yang kedua ini mungkin sedikit aneh..

Bisakah aku…

Jika kau menjadi seorang manusia. Aku akan bisa tetap bertemu denganmu,berbicara dan melihatmu lagi walaupun hanya sebentar saja.

Aku fikir ini juga aneh kenapa aku memutuskan ini.hanya saja,meski aku tidak mengenalmu sejak awal dan, kau juga bukan teman ataupun keluargaku..

Hanya saja aku terkadang menganggap kau seperti layaknya Yeojachinguku.

Kau begitu dekat denganku layaknya sahabat terbaikku melebihi Kim Hye Sun.

Orang yang aku cintai sejak lama…

Aku tidak bermaksud untuk mengusirmu,,setidaknya aku akan menggunakan permohonan terakhirku nanti dengan keadaan yang bernar-benar mendesak yang membuat aku benar-benar harus mengunakannya.” ucap permohonannya dengan panjang lebar

“Ah.Geuraeyo..??

Aku juga tidak bisa memaksamu..” ucapku seraya menekan cincin yang melekat pada jariku.

Tiba-tiba cahaya itu datang lagi tapi menghilang juga dengan kilat hanya dalam hitungan detik.

“tidak terjadi apa-apa..?” tanyanya kepadaku

“itu karena aku masih bersamamu bodoh!” ucapku

———————————————–

Mobil dan kendaraan lainnya tiba-tiba berkumpul berpusat pada suatu tempat di kota ini.tidak hanya itu,kerumunan orang-orang juga berkumpul di tempat yang sama itu..

Suara ambulance terdengar bahkan sejauh ini, dua orang perawat keluar dari mobil ambulance itu dengan membawa tandu di tangannya.

“Apa yang terjadi..??” Tanya perawat1 sambil mengangkat orang itu sedikit

“sepertinya dia mengalami tabrak lari dengan namja tadi..” ucap salah satu masyarakat disana

“baiklah. Jika ada salah satu dari kalian yang mengenal gadis ini tolong segera hubungi keluarga atau teman terdekatnya..” ucap perawat2 dengan tergesa-gesa

“tapi ia ingin di bawa kemana..?” Tanya orang itu tadi

“ia akan di bawa ke rumah sakit terdekat tak jauh dari sini..” ucapnya lalu menutup pintu ambulance.

Pemuda penolong itu lalu mengambil jaket dan tas dari tempat di TKP itu dan berlari ke RS yang perawat itu katakan.

Dengan tergesa-gesa ia berlari kesana bahkan,pemuda itu tidak tahu siapa gadis itu..

Bbbbbrrrrrrruuuuuuuukkkkkkkk…

“Ah,Jeosonghamnida..” ucap pemuda penolong itu menabrak sesorang di depannya karena tergesa-gesa

“ah,Gwenchana.

Tapi apa kau tahu kenapa disana sangat ramai orang..?” Tanya seorang tak lain tak bukan adalah Huang Han Mei

“itu. t-tadi sepertinya ada kecelakaan terjadi.

Sepertinya itu tabrak lari yang menabrak seorang yeoja muda.

Ini jaket dan tasnya..” ucapnya lalu mengambil dompet di dalam tas korban

“di kartu pengenal tertulis nama Gim,Kim Hye Sun umur 27 tahun” lanjutnya

“Hahhh…???? Hyesun ..??? biar kulihat!” ucapnya langsung menarik kartu pengenal itu

“apa kau menganal siapa dia..??” Tanya pemuda penolong

“Ne. dia temanku..

Dimana ia di rawat sekarang..??” Tanya Han Mei dengan rasa penuh khawatir

“ia di bawa di rumah sakit tak jauh dari sini..

Sepertinya itu Rumah Sakit Parang. Hanya lurus sedikit dan belok kiri..”

“Baiklah. Aku ambil jaket dan tasnya aku akan segera menghubungi kerabatnya.

Gamsahamnida.. aku sangat berterima kasih..” ucap rasa terima kasih han mei.

Pemuda itu pergi dan Han Mei segera mengambil ponsel di dalam tasnya dan menelfon seseorang..

****** Di sisi lain ******

Kim Hee Chul sedang duduk santai sambil memakan beberapa cemilan dengan menonton TV yang di sampingnya ada aku (hee sun) di dekatnya..

Ddddrrrrrrttttttt… dddddrrrrrrrtttttt…

Ponsel miliknya tak jauh dariku berbunyi..

“Oppa. Ponselmu bordering” ucapku

“hmm…

Siapa yang menelfon..??” tanyanya yang tak menghiraukan itu justru malah asyik melanjutkan menonton TV

Kulihat dilayar ponselnya bertuliskan nama ‘Huang Han Mei’

“Disini tertulis nama ‘Huang Han Mei’ oppa..”

“Han Mei …??

Untuk apa ia menelfon..?

Ia tak biasa menelfonku..

Biarkan saja..” ucapnya acuh

“oppa! Angkatlah!!

Mungkin ia ingin mengatakan sesuatu yang penting terjadi..

Cah !!” ucapku seraya memberikan ponselnya

“Gomapta!” ucapnya. Ia lalu mengangkat ponselnya dan terdengar suara han mei disana seperti ketakutan..

“Yeoboseyeo..??” ucapnya

Halo..?? oppa!..” ucap Han Mei dengan sedikit terisak dan ketakutan di dalamnya

“ne. ada apa..??

Ya! Kenapa.. kau begini ..??

Apa yang terjadi..?? kenapa kau ketakutan dan menangis seperti itu Han Mei..??”

Oppa.. dia..” ucapnya terpotong karena tak bisa mengatur nafasnya.cairan airmata turun semakin deras

“Ya!! Bicaralah dengan tenang..

Tarik nafasmu… dan buanglah…

Cah! Sekarang katakana ada apa ..???”

Hye Sun. Hye Sun M-m-mengalami kecelakaan tabrak lari di sekitar sini..” ucapnya justru menambah membuat air matanya jatuh semakin banyak

“Hye Sun..?? kecelakaan..??

Hah..?? k-kenapa bisa terjadi seperti ini..??

Kau dimana sekarang ..?? cepat katakan!!” ucapnya dengan penuh rasa khawatir sekarang datang

di dekat rumah sakit parang.

Hye Sun di bawa kesana. Sekarang aku akan kesana..

Cepatlah datang oppa!! Aku a-akan menelfon KyuHyun Oppa..”

“ne” ucapnya lalu segera mematikan panggilan telfon

Ia segera bergegas mengambil jaketnya yang tergantung dengang rasa bercampur aduk sekarang menghampiri..

“Oppa!! Kau ingin pergi kemana..??” tanyaku melihat Hee Chul oppa seperti itu

“Hye Sun ..

m-mengalami kecelakaan..

kau, tunggulah disini..!!”

“mwo..?? ahh,anio!! Aku ingin ikut!!

Bagaimanapun sekarang ia juga adalah temanku..”

“baiklah cepat..”

aku kemudian mengambil tasku dan pergi.

——————————-

 

Sesampainya di rumah sakit..

Kulihat disana Han Mei sedang menangis dengan terisak dan Kyuhyun di sampingnya mencoba menenangkannya

Suasana disini terjadi..

Flashback~

Aku mengingat kejadian aneh,sepertinya aku pernah mengalami kejadian ini sebelumnya..

Saat dimana setelah kecelakaan seoul semua teman dan keluarga menangis karena itu..

Bagaimana ini bisa terjadi..??

Aissshhhh!!!! Ini membuat kepalaku sakit.. kenapa memory ini datang padaku…??

Apa yang sebenarnya terjadi..??

 

Kami berdua menghampiri Han Mei dan Kyuhyun dan tak lama dokterpun keluar dari ruangan itu..

“Bagaimana keadaannya dok..??” tanya heechul dengan penuh rasa khawatir yang kulihat dari raut wajahnya..

“ia terus mengalami penadarahan dari sekujur tubuhnya..

Beberapa saat lagi kami akan mencoba melakukan operasi mendadak.

Jika ia sampai nanti terus mengeluarkan darah kemungkinan hidupnya hanya 15%” ucap dokter dengan penuh rasa penyesalan

Kami semua tidak bisa melakukan apa-apa. Bahkan kami semua belum boleh masuk keruangan itu..

“ Aigoo!! Apa yang harus aku lakukan ..??

Apa bisa aku menggunakan kekuatakanku..??

Bahkan jika Hee Chul oppa mengucapkan ini sebagai permohonan terakhirnya itu tidak akan mungkin karena Kehidupan dan Kematian semua sudah di tetapkan oleh tuhan.

Dan aku juga tidak bisa mengubah itu semua..” terjadi perang pemikiran dalam otakku. Akupun akhirnya memutuskan untuk pergi dari tempat ini daripada membuat mereka semua terbebani

Aku terus berlari sampai ke pintu menuju tempat parkiran terlihat.

Ya! Disini sangat sepi..

“Aigoo!! Apa yang harus aku lakukan..??

Apa aku harus meminta bantuan pada yesung-ssi..??

Aaaahhhhhh…!! Ini tidak mungkin! Bahkan ia telah memberitahuku sebelumnya bahwa atasan se-ahli apapun tidak bisa menganggu keputusan tanggal beberapa seseorang harus hidup dan mati..” fikirku terus menerus tanpa menemukan jawaban

Tiba-tiba Hee Chul oppa datang menemuiku dengan raut muka seperti yang kulihat sebelumnya..

“oppa..

Apa yang harus aku lakukan..??” tanyaku dengan terisak sampai membuat heechul oppa harus menopang tubuhku.

“tenanglah Hee Sun-Ah..” ucapnya sambil mengelus rambutku

“bahkan jika kau menggunakan permohonan terakhirpun itu tidak akan mungkin..

Kehidupan dan kematian seseorang sudah di tetapkan. Aku bahkan tidak bisa menolaknya bahkan jika aku harus berlutut di depan atasanku..”

“aku tahu..”

“tapi mungkin bagaimana jika aku mendatangkan 5 dokter yang sangat ahli di dunia ini sebagai permohonan terakhirmu..??”

“tapi, itu berarti…”

“Gwenchana. Selama ini aku sudah terlalu lama menunda kematianku.

Setidaknya aku bisa mengubah kemungkinan hidup Hye Sun menjadi 30%

Walaupun aku harus pergi dan menghilang,itu juga akan terjadi…

Kau hanya perlu mengucapkan permohonan itu tadi..” ucapku dengan sedikit terisak namun mencoba untuk tetap tenang

“baiklah,permohonanku yang terakhir adalah..

 

Flashback~

Hee Chul mengingat ucapanku “bahkan jika kau menggunakan permohonan terakhirpun itu tidak akan mungkin..

Kehidupan dan kematian seseorang sudah di tetapkan. Aku bahkan tidak bisa menolaknya bahkan jika aku harus berlutut di depan atasanku..

“…Setidaknya aku bisa mengubah kemungkinan hidup Hye Sun menjadi 30%

Walaupun aku harus pergi dan menghilang,itu juga akan terjadi…”

 

 

Hee Sun bukanlah tuhan,apa yang harus aku lakukan..??

Ia bahkan bisa kembali hanya jika aku menciumnya dengan setulus hati..

 

“baiklah,permohonanku yang terakhir adalah..

Mengubah kemungkinan hidup Hye Sun menjadi setinggi apapun yang bisa di capai dengan mendatangkan 5 dokter terbaik di dunia..” ucapnya dengan penuh penyesalan terlihat tapi itu yang harus ia lakukan

“Oppa.Jeongmal gamsahamnida.

Aku sungguh berterimakasih untuk segalanya..

Selama ini kau sudah membantuku menunda ajalku.

Aku sangat berterima kasih.

Setelah aku menekan cincin ini,aku akan menghilang dan kehidupanmu akan menjadi seperti sebelum kau bertemu denganku..

Terima kasih untuk segalanya saranghae..” ucapku.

Aku sekarang hanya harus menekan cincin ini..

Dan akan ku coba ituu.. namun,,

“Ahh, chamkaman..!!” ucapnya

Akupun tidak jadi menekannya

Chu~

Tiba-tiba ia memegang pundakku dan mendaratkan sebuah ciuman di bibirku..

Semua keadaan di sekeliling berhenti,bahkan waktu juga berhenti.

Cahaya semua yang kulihat berubah menjadi putih lebih terang dari apapun cahaya yang pernah aku lihat sebelumnya.

———————————————————————–

Ku coba membuka mataku..

Namun,aku tidak bisa mengingat apa yang terjadi sebelumnya seperti kepalaku pernah terbentur sangat keras sebelumnya..

“Yaaa!!!!! Chukkae..” ucap seorang pria berjas hitam dengan celana hitam seperti sedang mengadakan pesta ulang tahun di tempat seperti ini

Prrroookkk….Proookkk…Prroookk…

Ia bertepuk tangan padaku ..

“Ya!! Han Tae Sun!! Chukkae,kau telah menemukan orang benar-benar tulus mencintaimu -sekarang. Dia adalah Kim-Hee-Chul..” ucap pria bernama Kim Joong Won

“hmmm. Terima kasih untuk segalanya yesung-ssi..”

“ne. aigoo!! Aku sangat iri padamu…

Kau bisa menjalani hidup layaknya manusia biasa setelah kau keluar dari pintu disana

Namun,perjalanan waktu selama kau menjadi peri yang lalu itu akan menghilang,mungkin ketika kau membuka matamu, kau hanya menganggap itu seperti sebuah mimpi yang sangat panjang..

Kau tidak akan ingat perjalanan waktu itu namun ingatanmu tentang saat sebelum kecelakaan kau akan mengingat itu kembali

Namun,perjalan waktu perimu itu mungkin kau akan ingat sedikit dan tidak semuanya..

Sekarang Kajja!! Pergilah keluar dari sini..” ucapnya

“hmmm…” aku mendaratkan sebuah pelukan hangat padanya

“yaa!! Han Tae Sunn..?? ada apa..?? aku ini seorang dead note”

“ne.arrata!! terimakasih yesung-ssi. Semoga kita bisa bertemu lagi nanti..saranghaeyo” uacapku dengan penuh kesenangan,dan segera membuka pintu itu..

————————————————————-

 

“Hee Sun-Ah!!! Hee Sun-Ah!!!

Ireona!! Bangunlah Hee Sun-Ah!!” ucap seorang pria

Akupun perlahan membuka mata “Nuguya..??”

“Aigoo!! Ini aku Kim Hee Chul..”

“Kim Hee Chul..??” kucoba mengingat semua ingatan apapun yang bisa aku ingat dan aku mengingatnya

“Oppa..” panggilku seraya langsung memeluknya..

 

—————————————————

Beberapan bulan kemudian

“Aigoo!! Betapa bahagianya aku..??
mengingat semua kejadian itu..

Hanya saja Kim Hye Sun tidak bisa di tolongkan lagi,saat kepemakaman..

Mungkin Hee Chul oppa sangat terpukul,, dan beberapa bulan kemudian aku menikah dengannya..” ucapku dalam hati sambil melamun melihat pemandagan dari dalam jendela

“Chagi-yya!! Apa yang sedang kau fikirkan..??

Apa kau sedang melamunkanku..??” ucap Hee Chul dengan sedikit teriak

“Aigoo!! Kau mengangetkannku..!!

Aku mengigat kejadian beberapa bulan yang lalu..

Saat dimana aku berubah menjadi peri dan bertemu denganmu sampai saat dimana aku bisa menikah dengan orang seperti dirimu..”

“hmmmm…

Itu memang kenangan yang bagus!!

Tapi ini masih tidak bisa aku percaya!! Aku menikah dengan seorang peri ..??

Bahkan aku tidak percaya itu dengan peri!!” goda hee chul

“Ya!! Apa yang kau maksud itu!!” teriakku dan kubalasnya dengan menggelitiknya sampai ia memohon maaf seperti itu..

 

 

The End ~

One thought on “Fairy Tale (Part 3 – End)

  1. Inti cerita nya bagus thor. Tapi klo bleh ngsih kritik dikit, alurnya rada kecepetan trus pas di ending nya juga rada susah buat dimengerti
    maaf klo banyak ngmong, hehe
    ditunggu ff lainnya thor, anyeong ( ‘ – ‘) /

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s