When You In Love

 

WYIL

Cast       :  -Kim Myungsoo [INFINITE]

-Yoo Ara [Hello Venus]

Genre   :  School, Friendship

Rating   :  15+

Author : @Zladks / https://www.facebook.com/ tazla.audiaputri

Jangan di copast please and sorry for typo🙂

 

“When You In Love kau akan melakukan apa saja agar bisa bertahan dengan cinta mu sampai akhir”

 

 

*teett teett teett* bel masuk  berbunyi di salah satu sekolah  yang cukup terkenal di Seoul, Korea. Seorang gadis cantik dengan rambut panjang hitam nya dan seragam rapi nya telah sampai di depan kelas, ya dia adalah siswi baru disekolah itu namanya Yoo Ara. Ditempat lain seorang laki-laki sedang asik dengan dunia nya sendiri tanpa menghiraukan keadaan disekitarnya, dia adalah Kim Myungsoo tapi orang-orang lebih mengenalnya dengan nama L Kim. Disinilah kisah mereka dimulai.

 

–Ara pov–

Rapi, bersih, orang nya ramah seperti nya ini sekolah yang cukup baik. Kelas ku biasa- biasa saja tidak ada yang menarik, ah ini sangat berbeda dengan sekolah ku yang dulu. Pelajaran pertama ku sudah selesai, rasanya aku ingin berkeliling aku bosan dikelas terus.

 

*buukk* argh~

“siapa yang melempar bola basket ini? ” sepertinya kepalaku pecah, ah menyebalkan.

“mianhae, aku yang melempar bola ini. Apakah kepalamu sakit?”  kenapa dia menanyakannya tentu saja sakit dasar babo.

“hey, apakah kepalamu sakit?”

“eoh, ani. Gwenchana”

“yasudah”  dia benar- benar menyebalkan.

 

–oOo—

 

Aish~ Jonghyun ahjussi kemana? Kenapa lama sekali menjemputku, aku sudah menunggu disini 15 menit. Sebaiknya aku melanjutkan mengelilingi sekolah, ah gara-gara tadi aku tidak sempat melihat semua nya.

“bola siapa ini? Sepertinya aku pernah melihatnya”

“hey, kau bawa kesini bola kami” siapa dia seenaknya menyuruhku

“ini”

“hey, apakah kau siswi baru itu? Aku belum pernah melihat mu disini”

“ne”

“perkenalkan ini Kris, Chanyeol, dan aku Minhyuk”

“ah ne, aku Yoo Ara”

“oh iya, laki-laki yang disana dia Kim Myungsoo panggil saja dia L Kim, ayahnya pemilik sekolah ini” dia! Bukankah dia orang yang melemparkan bola kekepala ku tadi

 

“hey, kau kenapa melamun? Bukankah dia tampan? Kkkk semua gadis disekolah ini menyukainya. Ku rasa kau juga begitu. Tapi sayangnya dia sudah di jodohkan. Ups kenapa aku mengatakannya”

“naega? Cih aku sama sekali tidak menyukai nya. Dia laki-laki yang sangat menyebalkan”

“jangan begitu, kenapa kau belum pulang?”

“aku sedang menunggu jemputanku tapi belum datang juga”

“apakah kau bisa bermain basket? Ayo kita bermain”

“aku tidak bisa, sebaiknya aku kedepan. Mungkin aku sudah di jemput”

“baiklah, sampai bertemu besok”

 

-Ara pov end-

-L pov-

 

*buukk* ah sial seperti nya mengenai kepalanya. Dia siapa? Seperti nya siswi baru. Pasti sangat sakit, sudahlah.

 

“mianhae, aku yang melempar bola ini. Apakah kepalamu sakit?”  kenapa dia diam, dasar aneh. Tunggu dulu kurasa ada yang salah dengan jantungku. Ah kenapa berdetak kencang sekali.

hey, apakah kepalamu sakit?”

“eoh, ani. Gwenchana”  apa benar  tidak apa-apa? Kurasa dia berbohong

“yasudah” mwo? Apa kataku yasudah? Aku memang bodoh seharusnya aku menayakan namanya.

 

–oOo–

 

Siapa itu yang sedang berbicara dengan Minhyuk? Dia!. Ah jadi namanya Yoo Ara, aku ingin sekali menghampirinya tapi sebaiknya aku menjaga image ku. Cih apa-apaan Minyuk mengajaknya bermain tentu saja dia tidak bisa. Sampai bertemu besok? Dia benar-benar playboy. Tapi kenapa aku mengurusi nya, apa aku cemburu? Yang benar saja Kim Myungsoo cemburu sunguh tidak bisa dipercaya. Tapi sepertinya itu benar, bagaimana cara mendapatkan dia? Ah benar aku harus mengubah image ku.

 

-L pov end-

–oOo–

 

*L Kim oppa~ L Kim oppa~* suara itu tidak asing lagi disekolah ini, para siswi sudah menunggu kedatangan seorang Kim Myungsoo didepan koridor sekolah. Bahkan ada beberapa siswi yang membawakan hadiah untuk nya tapi dia tidak pernah menerima itu satupun.

Terlihat dua makhluk hidup sedang berbicara didepan lapangan basket, mereka yang tadinya canggung sekarang sudah mulai berteman.

 

“permisi nona bolehkan aku duduk disampingmu?”

“eoh?”

“apa kau suka basket? “

“ani”

“lalu kenapa kau duduk disini setiap hari”

“aku hanya ingin melihat mereka bermain”

“hey, lemparkan bola itu kepada ku” teriak laki-laki itu ke salah satu pemain basket

“untuk apa bola itu?”

 “sudahlah ayo sini main”

“bagaimana? Aku tidak bisa” tanya gadis polos bernama Yoo Ara

“kau harus memegang bolanya seperti ini” keringat dingin terlihat di pelipis laki-laki tampan itu ketika dia memegang tangan Yoo Ara

“oke, shot!” teriaknya

“yeah kau hebat”

 

“L Kim-ya” terlihat laki-laki tampan bernama Kris sedang berlari khwatir kearah temannya yang sedang bermain, L Kim

“ada apa?”

“kau dipanggil kepala sekolah, sepertinya mengenahi perkelahian antar sekolah waktu itu” katanya ragu sambil mengecilkan suaranya

“bukankah aku suruh merahasiakannya kenapa bisa begini” L Kim pun ikut mengecilkan suaranya supaya wanita yang sedang bersamanya tidak mendengar pembicaraan mereka

“Ara-ya aku tinggal dulu, nanti kita bertemu dikantin” kata nya singkat

 

–oOo–

-ara pov-

 

“permisi nona bolehkan aku duduk disampingmu?”

“eoh?” ada apa dengan dia?

“apa kau suka basket? “

“ani” aku suka tapi aku tidak bisa bermain

“lalu kenapa kau duduk disini setiap hari”

“aku hanya ingin melihat mereka bermain”

“hey, lemparkan bola itu kepada ku” dia berteriak ke salah satu pemain

“untuk apa bola itu?” tanyaku 

 “sudahlah ayo sini main”

“bagaimana? Aku tidak bisa”  tanyaku pasrah

“kau harus memegang bolanya seperti ini” ini kenapa? Kenapa jantungku serasa ingin lepas dari tempatnya. Aku baru pernah seperti ini

“oke, shot!”

“yeah kau hebat” aku benar-benar tidak percaya kalau bola itu masuk ke ring

 

“L Kim-ya” dia siapa? Hmm ah iya Kris 

“ada apa?”

“kau dipanggil kepala sekolah, sepertinya mengenahi perkelahian antar sekolah waktu itu”

“bukankah aku suruh merahasiakannya kenapa bisa begini”  apa ada yang dirahasiakan? Kenapa mereka berbisik.

“Ara-ya aku tinggal dulu, nanti kita bertemu dikantin” dasar aneh

 

–oOo–

Sekolah hari ini sangat melelahkan tapi sangat menyenangkan. Aku selalu teringat senyumnya yang manis itu ku rasa aku mulai menyukai nya. Pantas saja semua siswi disekolah menyukai nya, tapi kata Minhyuk dia tidak pernah seperti ini kepada gadis disekolah selain aku. Entahlah aku tidak perduli. Tunggu sebentar bukankah dia sudah dijodohkan, ah kenapa begini.

 

“Ara-ya ayo turun”  ah telinga ku hampir tuli mendengar teriakan eomma

“ne eomma”

“waeyo eomma?”

“setelah kau lulus SMA kau akan menikah kepada orang yang eomma jodohkan”

“shiro!”

“waeyo? Dia orang yang baik, pintar. Benar-benar type ideal mu Ara-ya”

“shiro eomma shiro”

“pokoknya mau tidak mau kau harus bertemu dengennya”

“terserah eomma saja! Aku lelah”

 

*brakk* aku menutup keras pintu kamar ku. Argh aku sangat tidak mengerti kenapa masih ada perjodohan di zaman moderen seperti sekarang. Aku bahkan tidak pernah berbicara bahkan tidak tahu namanya. Bukankah itu sangat menyebalkan?

 

To : L Kim

Bisakah kita bertemu di taman sekarang?

-ara pov end-

–oOo–

 

Setelah hampir 1 tahun mereka berpacaran, mereka mempunyai cerita hidup yang hampir sama. Ya mereka sama-sama dijodohkan tapi mereka tidak menyetujui keinginan orang tua mereka.

 

Flashback

“Ara-ya”

“eoh, waeyo?”

“neo..”

“neo.. would you be my girlfriend?”

*prok prok prok* suara tepuk tangan para siswa yang menonton aksi L Kim di tengah-tengah lapangan basket

“naega?” tanya Ara ragu

“ne, would you be my girlfriend?”

“ne! ne! ne!”

Ara pun menyetujui nya dan mereka berpelukan dihadapan para siswa disitu bahkan ada beberapa siswi yang menangis karena idola mereka kini sudah mempunyai pacar.

Di tempat lain 3 orang namja tepatnya Minhyuk, Kris dan Chanyeol  sangat terkejut dengan kejadian ini karena mereka ber-3 tahu kalau L Kim sudah dijodohkan.

 

“sebaiknya kita bicara dengan L” kata Chanyeol

Mereka ber-3 pun membawa L Kim keatas gedung sekolah mereka tanpa sepengetahuan Ara

 

“L! Bukankah kau sudah dijodohkan?” kata Kris tiba-tiba memecahkan keheningan

“aku..”

“kau tidak bisa begini L” kata Chanyeol memotong

“aku..”

“aku tidak menyangka kau begini, kau mengabaikan perkataan appa mu hanya karena menyukai Ara” kata Minyuk kecewa

“dengarkan aku dulu!” L berteriak

 

Semuanya pun diam tidak ada yang berani bergerak bahkan berkedip, karena mereka tahu kalau L marah dia bisa saja membakar mereka ber-3 pada saat itu

 

“aku dari dulu tidak pernah setuju tentang perjodohan bodoh itu, aku menyetujui nya karena kondisi appa ku. Dia bisa saja meninggal ketika aku mengatakan tidak menyetujuinya. Tapi setelah aku bertemu dengan Ara hidup ku serasa berwarna, aku tidak perduli bahkan jika aku harus dikeluarkan dari daftar warisan ayahku sekaligus aku tidak akan pernah berpisah dengan nya.” Jelas L panjang lebar

 

Mereka pun terdiam sampai Chanyeol bicara

 

“tapi bukankah Ara juga sudah dijodohkan?”

“Ya, aku tahu dia sudah menceritakan semua nya kepadaku. Tapi dia juga menolak perjodohan nya”

Kris menepuk pundak L “ lakukanlah jika kau rasa semua itu benar, aku mendukung mu”

“aku juga, terserah kepadamu L” kata Minhyuk

 

Flashback end

-L pov-

 

Ah itu dia Ara. Aku tersenyum kepada nya tapi dia menundukan wajah nya, sepertinya dia mempunyai masalah.

Dia berlari dan *grepp* dia memeluk tubuhku erat aku pun membalas pelukannya, kurasakan baju ku basah karena air matanya.

 

“kau kenapa, eoh?”

Dia tidak menjawab dia hanya menagis, aku mengerti. Ku biarkan dia menangis dipelukan ku, sampai dia berhenti menangis. Dilepas nya pelukan nya.

 

“kau kenapa? Ceritakan kepadaku” sembari menghapus air matanya

“ku rasa kita tidak bisa terus bersama L-ya”

“mworago? Apakah ini soal perjodohan itu?”

“hm”

“ini benar-benar tidak adil” aku pun ingin menangis tapi kutahan semua itu

“kita harus berpisah L-ya aku tidak bisa menyakiti persaan eomma” dia tersenyum, aku tahu itu bukan senyum seperti biasanya

“tapi aku tidak bisa Ara-ya” kata ku menggeleng

“bukankah kau juga akan segera menikah dengan orang yang ayahmu jodohkan”

“aku akan lakukan apapun agar kita bisa bersama bahkan aku rela keluar dari rumah ku sendiri”

“mianhae L aku tidak bisa”

Kupeluk tubuhnya erat ku hirup aroma tubuh nya yang khas untuk terakhir kalinya.

“baiklah jika itu mau mu Ara-ya, saranghae”

“nado”

 

–oOo–

 

Hari ini adalah hari kelulusan, semua siswa terlihat bahagia. Tapi tidak dengan seorang siswi cantik berambut hitam panjang yang sedang duduk di kursi belakang sekolah, bukan karena nilai nya tidak bagus justru dia mendapatkan nilai terbaik dikelas nya. Dia terdiam di antara angin yang berhembus kencang menerpa rambut nya. Dia memikirkan tentang pertemuannya nanti malam kepada calon suaminya.

 

“ah jam berapa ini? Aku harus pulang dan siap-siap” katanya pura-pura semangat

 

–oOo–

 

“Ara-ya kau sudah siap?”

“Ne eomma, sebentar lagi aku turun”

“Aigo, anak eomma cantik sekali”

Ara pun turun menemui ibunya. Dress selutut berwarna merah muda yang dikenakan nya sangat cocok dibadannya.

 

-Restaurant –

 

“dimana mereka eomma?”

“tunggu sebentar lagi eoh, mungkin lagi dijalan”

“hm, kalau begitu aku ke toilet sebentar” Ara pun pergi meninggalkan ibunya sendirian

“annyonghaseo eommanim” kata seorang namja tampan dengan sedikit menunduk di hadapan Nyonya Yoo

“ne” Nyonya Yoo tersenyum kepada namja itu dan juga appa nya

“anak mu dimana Yoo-ssi?”

“dia ke toilet sebentar”

“sepertinya kami terlalu lama, mianhae eommanim”

“ah gwenchana”

 

Mereka pun berbincang-bincang layak nya keluarga, dan Ara pun datang menghampiri mereka

 

“Annyonghaseo Appanim” Ara menunduk tanpa melihat lawan bicaranya

Disaat ara menegakan badannya mata nya membulat ketika melihat namja yang berdiri dihadapannya

“Kau!” kata Ara dan L kaget

“kalian sudah saling kenal? Baguslah” kata Tuan Kim

 

Ara dan L pun tersenyum haru dan akhirnya mereka berpelukan

 

*ehm ehm* mereka pun melepas pelukannya

“baiklah kalau begitu, pernikahan akan berlangsung 2 minggu lagi, bagaimana Nyonya Yoo”

“baiklah Tuan Kim”

Ara dan L pun tersenyum bahagia karena selama ini mereka sudah dijodohkan dan hampir saja membuat pernikahan ini batal.

 

—END—

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s