Mianhae don’t go, I Love you [Part 5]

MDG5

Author : F *Rachmawaty T*@raamramm

Cast :
KJW *yesung
IYA *yoona
PJY *jiyeon
CKH *kyuhyun
and other
genre : bingung -, tentukan sendiri ne
length : continue

oiya sebelum & sesudahnya aku mau mohon maaf jika banyak terjadi kesalahan dalam hal apapun karna aku jg manusia biasa yg gamungkin luput dr kesalahan & jangan lupa RCL kasih saran buat author abal pemula ini^^ hehe
okey guys

HAPPY READING~

jiyeon pov
lega, beban di pundakku skrg sudah sedikit hilang, setidaknya walaupun aku tidak menceritakannya secara lgsung pada oppa tapi hanya dgn lewat yoona eoni aku yakin semua akan terselesaikan :’) dan ini adalah hr terakhirku disini…
skrg ingin rasanya aku berlari, berhamburan memeluk namja tercinta ku yg sangat2 ku rindukan namun itu tak mungkin krna takdir yg tak mengizinkan kita untuk bersatu sakit memang namun aku percaya dibalik penderitaanku ini pasti tuhan akan sllu punya rencana indah untukku ke depan :’) #amin
oppa terimakasih atas cintamu, ketulusanmu, perhatianmu dan segalanya apapun yg berhubungan dgnmu aku sungguh sangat mencintaimu, maafkan aku berbahagialah, aku pergi selamat tinggal otakku saranghae :’*, batinku perih berbicara dihati menggenggam erat kalung abstrak otakku ini, sebelum akhirnya skrg aku benar2 prgi dr sini menjuju ke kehidupan baruku yg mungkin akan memilukan untuk ku jalani, aku mencintaimu~
yesung pov
“haaay ddangko, apa kabar? kau tau? appa kgn skali padamuuu”tanyaku histeris setelah pulang dr rumah sakit padanya
“huuh empot2an aku berlari, ku fikir nantinya akan ada keajaiban yg membuatmu mengatakan jika kau jg kgn padaku”hahaa pabo memang ! jong woon mengenaskan skali dirimu ! lihatlah kura2 mana bisa sprti apa yg kau impikan jika memang bisa pasti skrg justru malah kau lari ngacir terbirit2 krna ngerti melihatnya, ckck
“tp ddangko ini serius, hmm bgaimana yaa nasipmu nanti jika aku sudah tak ada”
“heey jong woon gilamu kambuh ya? hahaa”omoo suara itu
“yaak yoona ! tidak sopan ketuk pintu dulu apa tak bisa haa? dan satu lg jangan pernah berbicara macam2 tentang anakku arra!”pelotot ku ngeti padanya sembarangan mana bisa seenaknya huuh ><
“jiaa apaan2 kau menyalahkanku, salahmu sndiri tledor tidak menutup itu pintu dan hahaa ternyata kau menyeramkan jg yaa jika sudah sehat hahaa”ejeknya
“aiish eh tp biarin drpada kau mau sehat ataupun sakit sama saja selalu mengerikan HAHAA”ledekku balik ckck rasakan
“mwooo? kyaaa jong woon enyah kauu!!!”murkanya sambil mengeluarkan mata hm biasa jurus andalan
“ah haha kau jgn sprti itu aku sama skali tdk takut malah yg ada menggelikan, hati2 maur itu mata ahahaa”
“heeey benar2 kauuuuuu!!!!” dengusnya kesal hahaa
“haha eh hehe ne ne mian yoona-ya”rajukku manja dgn aegyoku ini untuk meluluhkannya krna sprtinya skrg emosinya sudah di ubun2 jika smpai meledak asiih enyah bener2 aku wkwk
“hmmm”
“hanya hmm?”
“issh ne ne pabo!”
“hyaaa apa katamu?”
“aiish yasudah tidak jadi ku maafkan”
“heey baik2 lah apa katamu saja, oiya yong maukah kau memenuhi satu permintaanku”
“permintaan apa?”
“hmm bgini kau taukan brapa lama anakku ini dpt bertahan hidup? dan kau jg tau kan brapa lama lg aku dpt bertahan hidup? aku khawatir yong, khawatir dgnnya bagaimana nanti jika aku sudah tak ada :( aku sangat menyayanginya dan walaupun bgitu aku sma skali tak ingin jika ia ikut dgnku, aku ingin ia selalu bhagia yong , hmm jadi permintaan ku adalah maukah kau menjaga anakku ini jika nanti aku prgi? menemaninya sprti kau menemaniku? menjaganya sprti kau menjagaku? mengkhawatirkannya sprti kau menghawatirkan ku? dan menyayanginya sprti kau menya..”deg ia lgsung menghempaskan dirinya ke pelukkanku, sungguh kau adalah malaikatku im yoona
“kau jong woon apa yg kau katakan haa? kau tidak boleh berbicara sprti itu kau aku dan anakmu kita akan hidup bahagia bersama nantinya, menemani, menjaga, mengkawatirkannya bersama2 sllu bgitu harusnya jadi ku mohon jgn pernah lg berbicara sprti itu, kau menyakitiku ”
“janji ! aku hanya ingin mendengar kau berkata itu bukan yg lain !”
“hiks aku mau berjanji asalkan kau jg berjanji untuk bertahan, agar kita bisa merawat anakmu brsama2 nantinya”
“oke mari sama2, hana dul set”
“janji”jawab kami kompak sambil menikatkan kedua kelingking mungilku ini ke kelingkingnya dan berada didekatnya sprti ini entah mengapa selalu nyaman damai dan bahagia tungggu ! mungkinkah aku mencintai, hahaa tidak2..

bbrapa minggu kemudian..
semenjak kejadian dimana waktu aku menyerahkan anakku padanya kini hubungan kami menjadi lebih akrab eiits lebih akrab dr seorang sahabat tentunya dan soal prasaanku ituuu, memang benar sprtinya aku mencintainya krna skrg yg sllu ada didlm otakku hnya yoona yoona daan yoona oiya soal jiyeon aku sudah mendengar semuanya dr yoonaku itu, hehee dia memang yeoja yg baik tak salah jika dulu aku mencintainya yaa dulu krna skrg sudah ada, yaa kau tau lah
“ecuuung”mwo yeoja ini bru saja ku ceritakan sudah kembali nongol, menggemaskan
“ne”jawabku so cuek, walaupun sebenarnya aku neomu neomu bogosippo ini padanya
“wae? knpa dingin skali jawabanmu eoh? tak suka jika aku berada disini hmm baiklah aku prgi”crocosnya panjang lebaaar
“heey bicara apa kau ! nafas dulu jika ingin berbicara kasihan kan paru2mu itu bisa eompot2an jika terus2an mengimbangimu brbicara sprti itu”
“hyaaa kauuu!!!”
“hehe, yong sini”kataku lembut sambil menepuk2 kasur sebelahku seraya menyuruhnya duduk disampingku namun sial -,- benar2 yeoja ini knpa hnya diam bgitu, arrgh menguji kesabaranku
“ssrrrtt”ku tarik saja ia daaan
“degdeg”ia kmbali jatuh menimpa tubuhku, hmmmm aroma ini, aroma canduku kembali menyeruak memenuhi otakku saat aku sdang asik2nya memandangnya
“yaak ecung, leppass!”protesnya percis sprti dulu, tp bodo takku hiraukan aku malah smakin asyik mmandangnya lekat di manik2 mata
“diam seperti ini, sebentar saja aku ingin mengatakan sesuatu pdamu”hmm apa ini saatnya, saat yg tepat untuk menyatakan perasaanku padanya, tpkan penembakkan macam apa ini masa tidak tersusun sama skali owwh yoona maafkan aku tp aah sabodo pasti hnya dgn bgini kau sudah senang doong? yakan?
“aapaa?”jawabnya gugup, cihaaa
“hmm ssarang”
“seungiiii, mwo apa yg kalian lakukan?”wadaw sial ada eomma aiish menggangguuuu, dan krna panik yoonapun lgsung loncat smbil brkata
“ahjumma, ah ani ini tadi aku yesung kami hanya”
“iish eomma ini td itu yoona hnya ingin membersihkan sisa makanan di mulutku tau, knpa msti sekaget itu? lgpula knpa eomma tidak mengetuk pintu dulu, mengganngu saja”
“mwo apa katamu !?! MENGGANGGU!! kim jong woon!!”murka eomma disambut jeweran mautnya itu
“awww aduh eomma mianhaeyo aku tadi hanya ber”
“tak ada alasan ! anak macam apa kau”
“ih anak macam eommalah kan aku anak eomma”
“hyaa msih berani menjawabbbb!!!”
“awww appo eomma hiks “rintihku kesakitan krna asli ini jjr sumpah nyenut2
“rasakan!”disela2 rintihan kesakitanku, kulihat skitar dan duuar yeoja itu pasri sdang ngikik melihat penderitaanku
“yaak im yoona jgn tertawa kau!”tergurku pda yeoja yg ku maksut barusan
“yahaa PD skali kau yesong, siapa kau siapa aku ayooo ahjumma lanjutkan teruus jgn di beri ampun”soraknya menyemangati eommaku, aiish benar2 yoonaa
“sini kau yong”panggil eommaku padanya tnpa melepas ini jeweran daan ternyataaa
“awww ahjumma”hahahaa eommaku jg menjewernya wahaha mantap rasakan kauu!!!
“kau jg harus merasakan ini, lain kali tidak boleh berduaan dgn posisi sprti itu, arra!”jelas eomma yg disambut kebisuan kami
“heey kaliaan”geram eomma menguatkan jewerannya
“aaaaa ne eomma (ahjumma) arraseo arraseo!”jawab kami pada akhirnya krna sudah tdk kuat menahan siksaan ini
“hahaa eomma menang bagus “mwo? eomma menang? aiiish ternyata eomma mengerjaikuu !!
“hyaaa eommma”
“hahahaa, kalian memang serasi”aku jd tertunduk malu mendengar perkataan eomma itu dan kulirik sebelahku eh sma ternyata pantat babi kami bertemu skrg
“heey, knpa jd diam2an bgini, oiya eomma sampai lupa, kim ram ah mari masuk”eoh kim ram ah itu siapa, pantat babiku lgsng lenyap mendengar nama itu
“hmm bgini dia itu adalah…..”

“hmm bgini dia itu adalah suster yg nantinya akan merawatmu seungii, eomma tidak mau selalu merepotkan yoona lg pula apa kau tidak malu selalu merepotkannya sprti itu?”apaa suster? merawatku arrgh yg benar saja yong aku tak mauuu
“aniyi ahjumma, tak usah sungkan seperti itu lgpula aku sama skali tidak merasa direpotkan ko, justru aku malah senang dan dgn iklas melakukan ini semua jd ahjumma td usah berfikiran sprti itu ne?”jelas yoona smbil memegang tangan eommaku seraya meyakinkannya, hihi senangnyaa
“hmm yasudahlah, ram ah mari masuk, eomma tinggal dulu ne”
“ne eomma jawab kami kompak”
ram ah pov
“annyeonghaseo naneun kim ram ah imnida, kalian bisa memanggilku ram ah dan seperti yg dijelaskan ahjumma td aku adalah suster yg akan merawat tuan jong woon, mohon bantuannya “sapaku membungkuk memberi hormat pada mereka
“oh ne, naneun kim jong woon imnida, kau bisa memang”
“annyeong naneun im yoonah imnida kau bisa memanggilku yoona saja”
“iish pabo ! akukan belum selesai berbicara knpa kau menerobosnya”
“habis kau terlalu lelet seperti anakmu, wlee ”
“iish kauuu!!”geram tuan jong woon, waw gawat
“eoh kalian apa sepasang kekasih ya? aa maaf jika aku lancang habis kalian sangat serasi, aku suka”akupun memberanikan diri mencoba bertanya pda mereka namun
“hahahaa”mereka malah ngakak, ih kenapa si apa ada yg salah
“eh mengapa tertawa tuan jong woon?”
“mwo tuan jong woon? hahaa tidak udah seformal itulah, iish ini grgr kau yoona menerobos perkataanku dan kau ram ah cukup panggil aku yesung saja, yesung, arra !”
“heey jgn salahkan aku, salahkan virus anakmu itu, hahaa”
“mwoo? IM YOONAH”
“eeeh sudah2, oke baiklah tuan eh salah deng maksutku yesung skrg lebih baik kau beristirahat saja biar aku yg menemani yoona diluar ne”leraiku
“hmm baiklah”hhhf untungnya ia menurut
kyuhyun pov
wuaaaa kalah lg, arrrgh sial ku banting kasar pspku dikasur, knpa ini tumben2an kalah terus ada apa dgn otakku, knpa gamekyu ku tbtb hilang bgini aiish knpa malah yoona, yoona terus yg ada di otakku, kemana semua jurus pspkuu pabo skali aku, knpa memikirkan gadis itu yaa -,- lg pula ia kemana? knpa belakangan ini ia jarang skali terlihat dan knpa jg setiap tidak melihatnya hatiku rasanya jd tidak tenang, hatiku tersumbat dan oksigenku macet, mungkinkah aku mencintainyaa oh tuaan ottoke? bagaimana ini jika memang aku benar mencintainya lalu bagaimana mungkin pula aku dapat memilikinya krna ku rasa itu pasti tidak mungkin krna ku tau jika slama ini ia menyukai yesung hyung bahkan cinta, aah tidak taulah keajaiban ! yaa hnya keajaiban tuhanlah yg mampu mempersatukanku dgnnya dan itu adalah doa serta harapanku saat ini, semoga :’) tp hyung maafkan aku jika ini terlihat kejam krna memang sungguh aku benar2 mencintai yoona :’)
author pov
1 minggu, 2 minggu sampai akhirnya 1 bulan lamanya kini yesung, yoona dan ram ah menjadi semakin dekat, khususnya ram ah yg sudah menjadi bagian sahabat dr mereka, yg kini selalu berbagi suka duka, tawa canda, sedih senang mereka lewati bersama2, sampai suatu ketika..
yesung pov
“ram ah”panggilku pda ram ah yg kini tengah menyuapiku, huuaa padahal aku inginnya yoona yg melakukan semua ini tp apa boleh buat dr pda nanti kami dijewer maut lg oleh eomma lbih baik tidak
“ne ada apa?”
“hm aku ingin bertanya sesuatu pdamu?”
“ne katakan saja!”
“hmm bgini, soal pendapatmu waktu itu yg mengatakan jika aku serasu dgn yoona apakah benar? kalau ia katakan mengapa?”
“oh itu, hmm ne memang benar, kalian itu sungguh amat serasi walaupun kalian sllu bertengkar namun dr mata kalian terlihat jelas skali jika kalian memiliki pandangan hangat yg sama, yg jelas itu menunjukkan jika kalian saling mencintai, makanya ku kira waktu itu kalian adalah sepasang kekasih, dan kau ini, apa kau tidak mau menembaknya? ku rasa ia telah menunggumu lama”
“ahh apa benar? hihii hmm memang iya aku, memiliki rencana untuk melakukan itu, tp ram ah aku butuh bantuanmu”kataku sambil memasang aegyoku nan imut ini
“oke akan ku bantu, jadi apa yg harus ku lakukan? aww…”

yoona pov
“blarrrk”kue yg pegang dgn senyum kebahagiaan ini jatuh terkapar dilantai begitu saja didepan kamar yesung, stelah apa yg kulihat ini deeg hatikuu sakit, mendidih perih sangat melihatnyaaa
“ecung, ram ah”hiks tuhaan ada apa lg ini mngapa bgini , tnpa menemui mreka aku lngsung prgi ngacir dr rumah yesung dgn berdreai air mata dan melaju kecepatan ekstra agar dapat cepat sampai ke rumah sungguh ini benar2 pedih, menyakitkan sesampainya dirumah aku sgera menuju kamar, menangis menahan sesak yg teramat didada, tergelincir diblakang pintu kamarku dgn lutut yg sudah tak bertulang
“hiks hiks ecung kau benar2! sungguh aku tak kuat, ini sudah kesekian kalinya”kulirik ddangkoma anakku dgnnya smbil berkata
“ddangko appamu tlah menyakiti eomma LAGI eomma harus gimanaa? huaaaa”
“hiks hiks ”
“kau tau ddangko? td apa yg kulihat, ini sesak krna appamu mencium ram ah suster yg tempo hr ku ceritakan pdamuu , hatiku remuk, hancur, habis sudah matilah aku, harapanku kini sudah bnar2 musnah kufikir stelah jiyeon prgi aku mampu menggantikan posisinya TAPI? aaaa pabooo sreet srerrt(ceritanya narik ingus kan nangisnya udah deres :D )aku tdak boleh egois ! aku kan mencintainya, sreet kebahagiaannyalah yg pling utama aku pasti bisa ! aku tidak apa2, AKU PASTI TAK APA yakan tuhaaan huaaaa ”
“took took”eh suara pintu
“nuguseo?”
“eomma yoona”mwo eomma aiish mati mati ! buru2ku usap kasar air mataku diiringi larian handal kekamar mandi mancuci muka dan bru sgera membukakan pintu
“eomma ada apa?”
“eh kau knpa yong? matamu itu hyaa habis menangis eoh?”aduh sial eomma mengetahuinya gawaadddd
“ah tak apa, ini td aku kelilipan masa u,u”
“hey kau! brani membohongi eomma haa?”sial aku lupa mana bisa aku brbohong pda malaikatku ini
“ah sudahlah eomma tdk usah dibahas ne, eomma ada apa kemari?”tanyaku bergelayut manja ditangannya dgn hrapan dia mlupakan untuk menanyakan semua ini
“yong jawab eomma kau ini kenapaa?”waw skrg nada bicaranya justru naik 1 oktav hhff -,-
“eomma ku mohoon jgn skrg nanti pasti kuceritakan, yaya “kali ini brtambah dgn puppy eyes ku, luluh2 ayoo eomma luluh
“ne baiklah, tp lain kali ceritakan ne!”yeeaah
“ne eomma gumawoyo oiya eomma ada apa kemari eoh?”
“hmm bgini eomma kemari krna ingin mengatakan bahwaa..”
ram ah pov
“bruugh”deg ! ada suara sprti benda ambrug berasal dr kamar yesung jangan2
“mwo? yesung ! ahjumaaaaaaaa!!”syokku lgsung memanggil ahjumma dan didlm sini dpat ku dngar drap langkah ahjumma dgn tegesah2 menghampiriku
“ada app? mwoo seunggii ram ah cepat telefon rumah sakit !”
@rumah sakit
“uisa bagimana?”ahjumma lgsng brtanya panik saat uisa keluar dr ruang UGD dimana anknya brada itu, namun nyeek bukannya menjawab iya hnya bergeleng2 ria dan kutau ini pasti buruk
“biarkan ia istirahat, dan temani ia selalu”hnya kalimat itu yg mampu uisa lontarkan lalu iapun prgi meninggalkan kami aku hnya bisa diam -,- memeluk ahjumma menyalurkan sedikit energi hangat yg kumiliki untuk menenangkannya, ku fikir ini smua tdk akan terjadi jikaa
teng~ ingatanku muncul, jika yoona ada disini! itu kemana dia mngapa menghilang bgitu saja tdk biasanya, yong kau kemana yesung membutuhkanmu
yoona pov
hari ini aku akan brangkat keparis melanjutkan studyku disana dan sengaja aku tidak memberitahukan siapapun terutama yesung entah ini keputusan yg benar/tidak tp ku rasa mungkin memang sbaiknya bgini
#flash back
“hmm bgini eomma kemari krna ingin mengatakan bahwaa appamu meminta eomma memberitahumu jika ia menginginkanmu melanjutkan study disana, bagimana apa kau mau?”
“kretek”sprti itulah bunyi jantungku saat mendengar kabar ini bagimana tdk, dlm satu hr aku mendapatkan cobaan yg sebegini nyeess
“ne eooma aku mau”
“bagus dua minggu lg kita berangkat, persiapkan dirimu changi, chup”usai berkata smbil mengecup keningku eomma lalu prgi dan aku kembali melanjutkan tangisanku ini sambil memikirkan kata iya yg meluncur bgiru sja dr mulutku barusan tp aku ttp coba berfikir positif mungkin memang ini yg terbaik :’)
“tuhan benarkan ini rencana indahmu? namun mngapa bgitu sakit aku inikan hnya manusia biasa tuhan mana bisa jika sllu sprti ini bantu aku tuhan jgn prnah tinggalkan akuuu dan tlong izinkan aku menemuinya satu kali lg saja hnya skedar melihat senyumannya tuhan hnya itu sebelum semuanya, huaaaa ”
#flash back end
“ddangko kaja kita pergi..!! maafkan eomma tidk berpamitan dlu dgn appamu krna hatiku ini masih perih, apa kau dapat mengerti? aah kau memang anak yg baik pantas saja appamu menyayangimu, krna sprtinya aku jg bgitu hihii”gilaaa! yaa skrg bginilah aku smenjak kejadian itu hanya ddangko anakku dgn yesung tempat pelampiasan segalanya yg kumiliki :’) testes air mataku kembali turun mengingat nama itu
“sampai kapan semua ini terjadi tuhaan…”

“ecung sampai kapan semua ini terjadi? kumohon maafkan aku krna telalu mencintaimu, maafkan aku, aku memang pabo dan tuhan tolong ku mohon bantu aku, jaga ia aku sangat mencintainya tulus dr dalam hatiku, apapun yg terjadi tlong jgn pernah biarkan senyum kebahagiaannya menghilang, krna bagiku senyumannya itu adalah prioritas utama dalam hidupku walaupun jjr ini perih tp tak apa setidaknya ini akan sllu terobati dgn senyumannya itu :’) dan jiyeon maafkan aku tidak bisa memenuhi janjiku itu tp jgn khawatir krna skrg sudah ada yg menggantikanku”batinku pedih menaha sesak bergumpel2 ini
“changii, kau sudah sii? eoh kau kenapa?”
“ah ani eomma sudah, kajja kita brangkat”

TBC
mian mian, jika ngga berfeel, hehe dr awal jg emg ngga si yaa wkk
okay RCL RCL, gumawooo^^

3 thoughts on “Mianhae don’t go, I Love you [Part 5]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s