Mianhae don’t go, I Love you [Part 4]

 

MDG4

Author : F *Rachmawaty T*@raamramm

Cast :
KJW *yesung
IYA *yoona
PJY *jiyeon
CKH *kyuhyun
and other
genre : bingung -, tentukan sendiri ne
length : continue

oiya sebelum & sesudahnya aku mau mohon maaf jika banyak terjadi kesalahan dalam hal apapun karna aku jg manusia biasa yg gamungkin luput dr kesalahan & jangan lupa RCL kasih saran buat author abal pemula ini^^ hehe
okey guys

HAPPY READING~

berpacaran dgn jiyeon, hehee ottoke?”jelasnya yg lgsng membuat oksigenku macet seketika, namun senyum kebahagiaannya itu indah sekali, senyum itu yg selalu mampu meluluhkan hatiku krna sesakit apapun hatiku jauh lebih sakit jka melihat senyumnya pudar nantinya ku coba tgar :’)
“ah jinjja? ciee chukke ecung”sepikku sambil memeluknya
“maafkan aku ecung, mungkin ini yg terakhir aku sudah tak sanggup, musnah sudah semuanya”batinku sesak
“hehe ne yoona, gumawo”katanya sambil melepas pelukanku
“eh yoona matamu kenapa itu?”
“ah ini, ani tak apa, ini hnya eh sudah jam 8 rupanya, ah iya aku lupa aku harus kebandara appa memintaku menjemputnya disana, byee oiya tlong izinkan aku ne, cukkee sekali lg :’)”bohongku krna aku sudah tak kuat manahan butiran2 air ini, menahan rasa sesak, sakit, remuk, semuaaanyaa ;( ;(, kuputuskan untk sementara merilekaskan dlu fikiranku di tempat favoritku
“hiks ;(”
“aaa yoona paboo ;(!”
“knpa lg kau?”kyaa ada org mati aku :’/
kyuhyun pov
seeh bosan, ngantuk grgr semalam coupleku mengajakku menemaninya berburu aneka pink hmm baru terasa skrg imbasnya ,bru aku ingin memejamkan mata tp lgsng terdengar isakkan misterius, aiish buluku, tangis siapa itu yaa apaa han..
“aaa yoona paboo!”eh setelah mendengar teriakkan itu buluku lgsng turun krna rupanya bkan hantu syukurlah, tp yoona yeah musuhku, habis kau ku balas im yoona !
“knpa lg kau?”tnyaku dan spertinya ia sdikit terkejut
“kkau lagi? aiish sdang apa kau disini? apa kau mengikutiku haa?”protesnya sambil mengusap kasar kedua matanya yg sembab itu, kenapa itu yaa -,- apa habis menangis, hmmm
“mwo? ciiih mukamu terbuat dr apa haa? mngpa bgitu PD? kau tau, kau itu selalu mengganggu waktu tdurku, bru aku ingin memejamkan mata tp iish suara cemprengmu itu manggangguku!”
“yaak cho kyuhyun kkauuu!!”balasnya sambil memasng kuda2 ingin memukulku namun eh tunggu dulu kenapa ekspresinya jd sedih seperti itu, biasanya jika ingin menjalankan getokkannya ia sllu bersemangat, ada apa sebenarnya, knpa serius sekali ada apa sebnarnya di belakangku, krna penasaran akupun menoleh
“bukankah itu yesung hyung & jiyeon?”
“aaaaaaa kyuuuuuu ;( hiks ;( hiks ;(“teriaknya sambil menghempaskan tubuhnya ketubuhku sambil memeluknya erat
“eoh yoona wae? ada apa denganmu?”tnyaku khawatir
“hiks ;( hiks ;( hiks ;(“knpa malah makin kencang nangisnya, ini ada apa sebenarnya
“tenanglah ada aku disini “kataku seraya memberinya kekuatan sambil mengusap lembut punggungnya
“hiks ;( hiks ;(”

lamaku biarkan ia menangis membasahi seluruh kaos putih yg tengah ku kenakan ini, sambil aku meresapi setiap hembusan nafasnya yg bergemuruh menyapu dada bidangku, saat aku sedang asik2nya meresapi
“srrrrrttttt”tarikkan ingusnya menyadarkanku
“kkau ssudah tak apa?”
“ah ne, gumawo kyu, ini”katanya sambil memberikanku sapu tangan
“eh mwo? apa ini? knpa kau mmbrikannya pdaku?”
“iish itu sapu tangan dan ku kembalikan krna itu milikmu”
“apaaaaa? milikku dr mana kau mendapatkannya?”
“dr sini pabo “jelasnya menunjuk kantong belakangku
“hyaaa kau beraninyaa!”
“hehe salau kyu nanti ku ganti, byee”jawabnya smbil berlari menjauh drku
ah yeoja ini sllu sja hmm sllu sja mmbuatku tersenyum akan tingkahnya, namun terlintas lg di fikiranky, ada apa yaa sebnarnta antara meraka bertiga? mungkinkah ini cinta segitiga huuu tp apakah aku boleh ikut ckck”
author pov
perasaan yesung hr ini bnar2 snang krna ternyata yoona sahabatnya ikut bahagia mendengar kabar gembiranya itu
“hmm yoona gumawo jeongmal gumawo”batin yesung saat yoona prgi menginggalkannya, krna bosan iya akhirnya meng’sms yeojachingunya
“drrt drrt”
“ah hengpone”buru2 jiyeon mencarinya dan ternyata itu sms dr my otak yaa bgtulah nama yesung di phone book hpnya, klik
my otak
changi bosan, kangen jalan yuu
sambil tersenyum jiyeonpun membalasnya
“drrt drrt”
hp yesungpun ikut bergetar dr yeobo yaa itulah nama jiyeon di phone booknya
my yeobo
kekee kita sama, kajja ke kelasku kita jalan
yesung pov
yihaa stelah tau ternyata kita sama aku lgsng ngacir ke kelasnya
“jagiiii”teriakku stelah smpai dikelasnya & takku prdulikan tatapn aneh manusia2 disini tntngku uuh akukan mmang aneh, hahaa banggaku
“eh oppa, kajja”katanya mengahampiriku
“ne kajja”balasku & kamipun lgsng jalan tp saat aku melewati taman belkng terdengar suara isakkan “brrr”buluku sontak aku lgsng meneratkan genggamanku pda jiyeon
“oppa wae? knpa kncang sekali gandenganmu eoh?”eh dia sdar ternyata
“a a ani, aku, issh apa kau lupa tdkan ku blg aku sdang kgen wajrlah jka aku sprti ini”bhongku krna tkt terlihat cupu dihdapannya tp heey tunggu dlu inikan hantu andai bukn psti sdang ku bogem mental dia sayangnyaa, ohh eomaa andwae
“hehe oppa bisa saja”balasnya bergelayutan ditnganku (?)
1 tahun kemudian
tak terasa kini hubunganku dgn jiyeon sudah menginjak angka 1 tahun, menakjubkan bukan? apalg untuk org penyakitan sprtiku krna skrg aku sudah sngat rajin meminum obat serta mengikuti terapi dan menjalankan semua apapun yg uisa katakan, walupun sprtinya smakin lama rambutku menipis tp tak kuperdulikan dan jiyeon, yaa kekasihku ini sma skali blum mnegtahuinya & jgn smpai mngetahuinya. oiya kemarin dia meng’smsku untuk ke menara seoul jam 7 nanti wuaa ada apa yaa, apa ia ingin memberiku kejutan sperti yg kulakukan wktu itu amin, yaa smoga oke skrg bergegas jong woon persiapkan dirimu !
@menara seoul
aku sudah smpai disini tdnya ku berharap ia belum sampai krna sdang sibuk menyiapkan kejutan itu, hehe namun hmm tak apa lah itu sma skali tak mengurangi rasa cintaku pdanya
“kau sudah lama?”tanyaku lembut sambil memeluknya dr belakang & mengcup lembut bahunya
“eh oppa em ani baru ko”
“hmm syukurlah, oiya ada apa kau mengajakku kemari”akupun memutar posisi duduk disampingnya
“itu aku hnya ingin mngenang sjarah tercptanya kalung otak ini oppa, hehe”jelasnya sambil tertawa menggenggap kalung otakku
“hehe ah kau ini bisa saja”
“oppa”
“ne jagii”
“aku”testes eh ada air yg sprti air mata jatuh tapat di tanganku, apa ini
“nahlu jagii wae? knpa kau menangis? apa ada yg salah dgnku?”
“ani oppa hanya saja aku ingin kita……

“putus”deeg bagai petir yg menyambar masuk ke seluruh nadiku sambil membawa pergi darah serta nyawaku ini tidak mungkin terlalu sakit pasti aku salah dengat atau ini hanya mimpi, mimpi buruk ! tuhan tidak mungkin ;(..
“mwo? ah jagii apa kau sedang bercanda? atau aku yg sedang bermimpi yaa? huaaa ini sungguh mimpi buruk ”
“ani oppa aku serius”jelasnya mantap membuat jantung, bibir lidahku kaku seketika
“oppa, mianhae aku mencintaimu ah tidak bahkan sangat2 mencintaimu tapi ini semua kulakukan demi kebaikan kita, jangan tanyakan mengapa, aku sudah tak sanggup ku mohon oppa mengertilah dan ohyaa satu lg aku tidak bisa mengembalikan kalung otakmu ini, ku simpan yaa untuk mengingatkanku padamu ;( saranghae jeongmal saranghae kim jong woon my otak”
~chuu
jelasnya sambil menciumku lembut dengan air mata yg membasahi pipi kami namun aku masih diam mematung, tak berani membalas apapun yg dilakukan jiyeon skrg, hatiku masih benar2 syok belum bisa menerima ini semua, ini mmang benar2 kejutan tp tuhaan sungguh bukan kejutan yg seperti ini ygku harapkan ;( lama ia terus menciumku seakan tak kehabisan nafas yg terus melumat bibirku dgn lembut, dan bodohnya saat dia melepas ini semua, berlari meninggalkanku br aku tersadar
“aaa jiyeon jangan tinggalkan aku ku mohoon ;( “teriakku sambil terisak, arrgh namja macam apa aku ini mengapa pabo skali tuhan mengapa ini sakitnya banget, aku lelah sangat berjalan pulang dgn tergopoh2 menggunakan sisa tenaga yg ku miliki untuk menopang tubuhku kembali kerumah, saat aku tiba di rumah pening, kelabu sakit dan akhirnya
yoona pov
“brrugh”
“ah suara apa? sperti ada yg jatuh tp knpa mengerikan skali suaranya, dan seprtinya itu dr luar, hmm coba ku lihat”
“mwo ee ecung ! ahjumaaaaaaa”
“ada apa yoona?”
“ahjumma yesung”
“mwo? huaa apa yg terjadi yoona mengapa bisa begini”
“tak tau ahjumma, saat aku melihatnya ia sudah sprti ini”
“hiks seungi, yoona bantu aku membawanya ke rumah sakit”
@rumah sakit
“ia tak apa bu, hanya terlalu lelah saja, biarkan ia istirahat saja juga nanti ia akan kembali normal”jelas uisa yg lgsng dibarengi nefas lega drku dan ahjumma
“syukurlah, tp ini tak ada kaitannya dgn penyakitnya kan uisa?”
“aniyo bu, tenang saja, tp jika terlalu sering mungkin bisa, jd tlong jaga ia baik2 ne jgn smpai terjadi lg yg sprti ini”
“hiks, ne khamsa uisa”
yesung pov
hangat, terasa ada yg hangat menggenggap erat tanganku, stelah apa yg terjadi waktu itu yg aku sudah tak mau mengingatnya lg hanya akan menambah penyakitku saja hmm perlahan ku buka mata walaupun pabonya aku masih berharap jika yg menghangatkan ini adalah jiyeon namun saat mataku terbuka sempurna
“mwo? yoo yoona?”sapaku kaget
“eh kau sudah bangun rupanya”katanya ikutan kaget smbil melepas genggaman tangannya itu tp eh ada apa dgn matanya knpa tembem skali, sprti habis menagis tp knapa? apa krna ku? aiish tidak mungkin !!!
“ne, yoona sdang apa kau disini? lalu dr mana saja kau? mengapa br muncul? ada apa dgnmu? apa yg sebenarnya terjadi hingga kau meninggalkanku sendiri slama ini eoh?”
“yaak jong woon cerewet skali kau ! tak sdarkah kau akan dampak pda kesehatamu nantinya, kata uisa kau ini tdak boleh terlalu cape ! jd jangan banyak bicara dgn nafas panjangmu itu ! lalu mngapa mengapa waktu itu kau sampai bisa tergeletak sperti itu haaa?”
hening -,- aku hnya diam menanggapi pertanyaannya barusan yeoja ini knpa sllu sja sprti ini mengkhawatirkanku terlalu berlebih, aku hnya bisa tersenyum pait menjawabnya dan seolah mengertiku iapun hanya menyentuh tanganku seraya berkata
“tak apa aku mengeti istirahatlah”lalu iapun pergi
yoona pov
baru aku sampai dirumahnya namun bukan untuk menemuinya tp eommanya kna smenjak kejadian itu aku memutuskan itu fix menjauh dr kehidupannya huuh, tp apa yg terjadi ia malah kembali membuatku gila melihat kondisinya yg sprti ini

“pabo jong woon pabo, ada apa dgnmu ? apa kau tdk makan dgn baik ;(?”batinku perih sambil mengelus lembut keningnya, wajah ini wajah malaikatku ini mengapa bgitu pucat perlahan aku duduk & menggenggam tangan erat krna jjr aku sangat merindukannya merindukan malaikatku, tak lama setelah itu aku terpejam
“mwo yo yoona?”eoh dia sudah bangun aiish buru2 ku lpas genggaman tanganku grogi dan dia malah diam menatapku
“ada apa dgn namja ini, apa ada yg salah dgnku”batinku tp seeeeh ternyata bukan ada yg salah dgnku tp dgnnya krna stelah dian sprti itu ia lgsng mengoceh betubi2 bagai kreta tak berrem malah tnpa nafas lg hem, lgsng saja ku cerocosi balik tak kalah cepat sprti perkataannya namun hening ia tak menjawab pertanyaanku justru malah memberikan senyumannya yg tak menawan itu, ku putuskan untuk prgi mungkin dia sdang ingin sendiri, ke sentuh tangannya sambil hati berkata
“tak apa aku mengerti, istirahatlah”lalu akupun pergi sambil diluar aku berfikir apa ini semua krna yeoja itu, park jiyeon aiish jika memang benar dia tamatlah riwayatmu park jiyeon !!
@SM univ
setelah pagi2 aku pamit pada ahjumma aku lngsung tancap gas menuju kampus dan skrg saat sudah sampai di kampus aku lgsng mencari yeoja tengik itu, dan weeets beruntungnya ternyata orgnya tepat berada lurus dihadapanku langsung saja ku tegur gaya preman !
“heey kau park jiyeon sini kau!”
“eh yoona eoni ada apa?”tanyanya sok lugu, ciih menjijikan sungguh aku tak habis fikir mengapa ecung bisa mencintai yeoja macam ini pdhalkan aku jauh lebih sgala2nya di banding dia
“ikut aku!”tarikku paksa menuju taman belakang
“@taman belakang
“apa yg kau lakuakan padanua mengapa ia bisa sampai tergeletak sprti itu haa?”ujarku sambil menghempaskan tangannya ke udara
“tergeletak? maksutmu ada apa dgn oppa?”
“dr mana ku tau jika yg ku masut adalah yesung?”tanyaku balik namun hening, iish knpa yeoja ini
“YAK JAWAB PERTANYAANKU!”kataku emosi tp dia malah menangis, ada apa sbenarnya
“hyaaa park jiyeon kau tuli! ku blang JELASKAN!”
“hiks ;( eoni mianhae, maafkan kau apa itu semua krna perbuatanku sungguh aku adalah yeoja terkejam krna tlah menyakiti org yg plng ku cintai dgn ucapanku sendiri dan aku memang pantas mendapatkan ini cacianmu, makianmu bahkan aku pantas kau ingin memenggalku saat ini jg, aku bingung eon bingung ini terlalu berat untukku, sungguh maafkan aku “jelasnya menangis deras, ini benar2 membuatku pusing dan melihatnya sperti ini hatiku tersentuh tak tega perlahan hatikupun melunak
“kau tenang dulu , bicara yg benar jika seperti itu aku sama sekali tak mengerti maksutmu”
“hiks eon sebenarnya aku akuuu telahh……

“memutuskannya waktu itu hiks mianhae ini semua terpaksa”jelasnya yg lgsng disambut pasokkan darahku naik keubun2 :@ semudah itu melepasnya aku saja masih dalam mimpi dapat memilikinya tp dia kurang ajarrr apa2an ini !!!
“mwo? yeoja tengik apa katamu memutuskannya!!”
“praaaak”tnpa terkontrol lg kini tanganku sudah mendarat mulus dipipinya, ini refleks bahkan aku masih tak mengerti apakah ini tindakan yg benar atau tidak krnakan biar bagaimanapun ia belum menjelaskannya lebih lanjut, tp arrrgh masa bodo persetan dgn semua itu krna skrg bagiku yg terpenting adalah ecungku bukan yg lain !
“hiks ne eon, lagi terus tampar terus, aku memang pantas mendapatkan semua ini!”isaknya sambil memainkan tanganku untuk kembali menamparnya
“yaak lepaskan ! jelaskan dulu nanti baru ku teruskan !”
“hiks ne eon, aku akan menjelaskannya…
#flasback
jiyeon pov
“mwo? dijodohkan? appa apa maksutmu ini aku sungguh tak mengerti ”
“bgini jiyeon, maaf jika appa baru memberitahumu skrg, krna sbenarnya sjak lahir kau telah dijodohkan eomma dgn anak sahabatnya itu yg skrng sdang berada diinggris dan skrg sudah waktunya bagimu untuk menemuinya, memenuhi wasiat mendiang eommamu dan mewujudkan impiannya itu nak”mwo? penjelasan appa barusan membuatku sesak bagimana bisa semua ini terjadi , bagimana dgn oppa namja yg slama ini sllu memenuhi otakku tuhan !!
“:’)”tersenyum hanya itulah jawaban yg mampu ku berikan pda appa saat ini sbelum akhirnya aku berlari kejer ke kamar saat dikamar tangisku pecah, aku syok, gilaa ah ini sungguh tdk bisa diungkapkan terlalu menyakitkan
jam 00 kst
jam 3 kst
jam 9 kst
semalaman aku tidak tidur, hanya bisa menangis, menangis dan menangis, menangisi nasipku yg mengapa seburuk ini tuhaan aku tak sanggup perlahan ku buka hp mencoba menenangkan hatiku dgn melihat sosok namja yg slalu memenuhi otakku ini di wallpaper hpku apa aku sanggup? aku tak ingin melepasnya tp aku jg tak ingin mengecewakan eomma, tuhaaan
“klik”
to my otak
changi, besok jam 7 menara seoul telah awas kau, keke saranghar sent~
aku mengsmsnya, mencoba mengambil keputusan dgn menemuinya di menara seoul, menara kenangan kita menara yg telah menciptakan kalung otak ini satu tahun yg lalu
~deeg~
satu tahun yg lalu, omoo tuhan aniv ku
“bruugh”
tok tok
“jiyeon irrona, kau tak makan eoh? appa menunggu dibawah ne”suara appa menyadarkanku dr pingsanku, dan ini sungguh sangat mengenaskan -,- krna keadaan ku yg skrg sudah sprti mayat hidup lemas tak bergairah dan jampun sudah menunjukkan pukul 15:00 kst itu sudah saatnya, aku perlahan mencoba berjalan dgn gemetar menuju kamar mandi, berdandan secantik mungkin untuk menemui otakku yg mungkin pertemuan ter menyakitkan bagi kami aku sudah sampai disini dan sengaja aku sampai lebih cepat dr janjiku, aku ingin berlatih, mencoba menenangkan fikiranku sebelum mengambil keputusan yg nantinya akan membunuhku krna aku sudah pasrah, mengikhlaskan semuanya apapun yg terjadi ku anggap ini sbg bantuan dr tuhan untuk keputusn terbaikku
“kau sudah lama?”dekap seseorang yg ku hafal betul harumnya yaa harum otakku dan ternyata waktu cepat skali brlalu krna skrg tau2 dia tlah brada disampingku. perlahan aku mencona berbicara dgn mencairkan suasana dan jelas skali terukir keceriaan di wajah otakku ini, tuhaan ini bgitu sesak dan jika boleh memilih lebih baik kau cabut nyawaku hr ini jg ini terlalu menyakitkan
“oppa kita putus!”deeg mulutku bicara apa barusan tuhaaan
“mwo? ah jagii apa kau sdang brcanda? atau aku yg sdang brmimpi? huaa ini sungguh mimpi buruk ”
“ani oppa aku serius”jawabku mantap menahan sesak yg teramat di dadaku, ini terlalu pedih jantungku seakan hilang tak berdetak lg dan oppa ia hanya diam membisu menanggapinya, apa dia syok? pabo jiyeon itu pasti aku mencoba kuat menjelaskan semua ini namun tdk dgn alasan sbnarnya krna aku tak ingin menyakitnya lebih dalam lg
~chuu ciuman trakhirku untuknya otakku, melumatnya lembut diiring butiran bening yg membasahi deras pipi kami namun ttp sama reaksinya masih diam membisu
“oppa jgn sprti ini, kuatkanlah dirimu, aku tau kau pasti sanggup, ada yoona eoni yg jauh lebih baik drku, ku mohon kuatkanlah dirimu”batinku menyudahi semua ini dan prgi menghilang dr nya
“aaa jiyeon jangan pergi ku mohon “teriaknya masih terdengar jlas di telingaku
“oppa mianhae, atas semuanya krna kau tak menjelaskan secara jelas mengenai keputusanku untuk melepasmu biarkan akan ku terima semua konsekuensinya, selamat tinggal kim jong woon my otak saranghae :’*”
*flashback end
yoona pov
nganga dan banjir sprti inilah ekspresiku stelah mendengar penuturannya ternyata semua yg dialaminya bgitu berat pantas saja jika ia melakukan semua itu dan ku rasa jg memang ini yg terbaik, aku jd menyesal tlah menamparnya tadi abis emosi
“ah jiyeon benarkah sprti itu :’)? sungguh maafkan aku, aku salah menilaimu”kataku memeluknya
“ne eon tak apa aku memang pantas mendapatkan semua ini dan ku mohon eon apapun yg terjadi jgn prnah beritahu oppa soal ini krna aku ingin ia hidup dgn bhagia sllau tanpaku disisinya, satu lg eon tlong jaga dia jgn prnah tinggalkan dia sprtiku ne, aku yakin kau mampu, cintamu sangat tulus untuknya bukan? aku dapat merasakan itu”balasnya menangis deras melepas pelukkaku
“ne aku akan berusaha memenuhi semuanya”
” huu brarti skrg kputusanku benar dan aku dapat prgi dgn tenang”tuturnya menarik nafas lega
“jiyeon sbnarnya yesung…”deg apa aku harus mengatakan ini, mengtakan penyakitnya ahh ani ini tidak boleh semua yg ia alami sudah cukup pedih aku tak mau membebaninya lg
“ne eon waeyo?”
“ah ani itu yesung sebenarnya slain yesung aku juga menyayangimu”
“:’) hiks? jinjja eon? aaa nado eon aku juga sangat menyayangi kalian”pelukkan terakhir kami sbelum akhirnya ia prgi tnpa melihatku lg dan skrang aku baru mengerti mengapa yesung bgitu mencintainya ternyata ia adalah yeoja yg sempurna, terimakasih jiyeon berbahagialah kami menyayangimu…

TBC
mianhae jeongmal mianhae jika ini ff makin ngga karuan , aku terus berusaha ko terus ciyus deh, hahaa
okay tolong diminta kritik & saran jangan lupaaa
gumawoooo^^

3 thoughts on “Mianhae don’t go, I Love you [Part 4]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s