Mianhae don’t go, I Love you [Part 3]

 

MDG3

Author : F *Rachmawaty T*@raamramm

Cast :
KJW *yesung
IYA *yoona
PJY *jiyeon
CKH *kyuhyun
and other
genre : bingung -, tentukan sendiri ne
length : continue

oiya sebelum & sesudahnya aku mau mohon maaf jika banyak terjadi kesalahan dalam hal apapun karna aku jg manusia biasa yg gamungkin luput dr kesalahan & jangan lupa RCL kasih saran buat author abal pemula ini^^ hehe
okey guys

HAPPY READING~
“yoona, seungii dia terkena penyakit…

kanker otak stadium akhir”hiks
“apaaa?kkannkkeer oottaak ahhjummma”yaa tuhan lutut mana lutut, lututku benar2 lemas seakan tak bertulang hatiku sakit sangat melebihi saat melihat yesung bersama jiyeon refleks aku lngsng memeluk ahjumma dan ternyata kami saling terisak menangisinya
selesai drama tadi aku lgsng bergegas kerumah sakit untk menemani yesung karna ahjumma bilang jika hri ini ia tak dapat menemani anaknya krna ada urusan, hmm tnpa disuruhpun aku pasti akan selalu menemaninya :’)
@Rumah Sakit
yesung pov
ahh kenapa sepi sekali, bosan tak ada udara, huaaa bisa benar2 mati aku jika lama2 disini, kuputuskan untuk keluar mencari udara tp tiba2
“ckleek”
“ecuuung”
“eh yoona?”
“aaaa ecung bogosipphooo”katanya sambil berlari memelukku, eh ada apa dgn yeoja ini tumben skali sikapnya manis sperti ini aku suka^^
“ah ne yoona, nado bogosipphoo”jawabku sambil membalas pelukkannya, stelah cukup lama kami berpelukkan tiba2 ia
“yaaak jong woon apa yg kau lakukan haaa!!”tanyanya dgn wajah kesal
“mwoo? apa yg kulakukan? jlas2 tadi kau yg memelukku terlebih dahulu lalu blg jika kau kgen pdaku, masih mau mengelak? malukah? hahaa kau yoona tak usah sperti itulah”jawabku sambil mencubit pipinya
“yaaak jong woon lepasskan!!”protesnya, tp sabodo takku perdulikan malah aku ttp saja mencubit pipinya, sampai akhirnya
“bruug”degdeg dia jatuh menimpa tubuhku, omonaa im yoona cantik sekali kau ternyata”batinku lalu tnpa sadar dan entah ada setan apa yg merasuki tubuhku
~chuu
aku menciumnya lembuuut, namun ia hnya melotot menanggapinya daan stelah aku menyudahinya
“eh? kau? aku mmau, aku mau mau ke ke, ahh masa bodo tunggu aku!”katanya dgn nada gugup dan gemetar hahaa sprtinya ia grogi dan liat itu pantat babinya keluar lg, aiigooo hahahaa
“eoh? ne yoona hati2″tnpa menghiraukan perkataan ku iapun lgsung ngacir entah kemana, hahaa dasar yeoja itu
yoona pov
akupun sampai di rumah sakit, yaa tepatnya diruangan ecungku tnpa babibu akupun lgsng melesat membuka pintu berteriak sambil memeluknya lalu berkata bogosippoo, eiits tunggu dulu memeluknya aiiish pabo bagaimana jika ia mengetahui perasaanku, arrrgh burur2 ku kumpulkan kesadaranku
“yaak jong woon apa yg kau lakukan eoh?”protesku krna malu terhadap perbuatanku barusan, tp sial lg2 dia malah mengejekku sambil menjelaskan semua perbuatanku, perbuatan yg memang salahku tp aku justru malah menyalahkannya ahh pabonyaa

“yaak jong woon lepassskan!”ngamukku saat ia mencubit pipiku krna aku takut jika pantat babi ini keluar lg nantinya, aiish tp sial ia sema sekali tidak menggubris perkataanku malah terus mencubitnya, alhasil akupun kehilangan keseimbangan lalu
“brruugh”aku menimpa ecungku, omoo tampan sekali ia jika dilihat dr jarak sedekat ini lama kami saling terdiam diposisi ini lalu
~chuu
dia menciumku, lembuuut, hiaaa menciumku aaahhh aku kaget, senang, melayang sungguh tak dapatku ungkapkan dgn kata2 tp sayang aku tak berani membalasnya krna takut ketauan nanti jika aku menyukainya padahal aku ingin , tp sial ini semua tak berlangsung lama krna tau2 yesung sudah menyudahinya saja aaah payah padahalkan inginku ini bertahan sampai besok , hahaa senangnyaaa pura2 kaget ah
“eh? kau? aku mau, mau ke ke, ahh masa bodo tunggu aku!”oh tuhan ternyata sesudahnya justru aku malah grogi, aiish bagaimana ini jgn2 pipiku, omoo panas, mateng ah pasti skrg sudah berubah menjadi pantat babi goreng aiish tp tak apalah yg penting dia menciumku, lalaa”gumamku setelah pergi keluat untuk menstabilkan pipiku kembali
yesung pov
iiish lama sekali yeoja itu, kemana ia apa jgn2 ia pulang, aaah andwae kumohon jgn tinggalkan aku yoonaaa”batinku sambil menggeleng2kan kepala, namun tiba2
“ckleek”pintu terbuka eh ternyata itu yoona, hmm pura2 tidur ah
“eeccc, eoh sudah tidur rupanya, hmm”katanya sembil menyelimutiku, saat ia ingin pergi buru2 ku tarik lengannya
“jiyeon, yoona jebal jgn pernah beritahu jiyeon tentang ini ne”mohonku padanya namun dia hanya diam tersenyum pait mendengar perkataanku barusan, ada apa dgn yeoja ini”batinku, lalu karna terasa lelah akhirnya kuputuskan untuk benar2 tidur
skip>>
keesokkan paginyaa..
author pov
hari ini yesung sudah diizinkan pulang oleh uisa tp dgn syarat ia harus slalu check up serta rajin meminum obatnya, iapun berkemas ditemani oleh yoona dan eommanya tercintaa
@rumah yesung
sesampainya dirumah yesung, yoonapun lgsung pamitan dgn eomma yesung
“hmm ahjumma, aku pamit dulu ne, kapan2 aku pasti ke sini lagi”pamit yoona sambil mencium tangan eomma yesung
“ne yoona, gumawo dan hati2 ne”balas eomma yesung sambil memeluknya
“ne ahjumma cheonman, aku permisi, ass”perkataan terakhir yoona sambil pergi tnpa memperdulikan yesung

_
yesung pov
hari ini kuputuskan untuk menjalankan rencana terdalamku krna aku sudah tak meu menunda2nya lg taku2 nanti waktuku sudah tak tersisa, hmm sepulang kuliah nanti, tekatku dalam hati
skip>>
pulang kuliah..
akupun langsung ngacir setelah bel pulang berbunyi tanpa memperdulikan yoona yg sedari td memperhatikanku
“mianhae yoona”gumamku, lalu
“jiyeooon”sapaku pda yeoja yg slama ini sangat ku rindukan
“eoh oppa? dr mana saja kau? knpa br kelihtan skrg? dan knpa tidak mengabariku uhh”tanyanya
“ah itu, hmm mianhae jiyeon-ah aku aku hmm aku sdang sibuk mengurusi sidang skripsiku ini, hehe”bohongku smbil menggaruk kutu kepala [?]
“uuh tp jgn sperti itu lg ne, oppa kau membuatku khawatir”
haaaa apa khawatir katanyaaa? yihaaa bagai menari diatas awan aku BAHAGIA
“hehe ne ne, oiya nanti malam jam 7 menara seoul, jgn telat tp arra!”
“eoh untuk apa ?”tanyanya tp tak kuhiraukan krna aku ingin membuatnya penasaran skaligus senang nantinya, hehee
jam 7 @menara seoul

_
jiyeon pov
ah aku lega, selega2nya krna tadi siang aku sudah bertemu dgn namja yg slama ini kurindukan dan dia mengajakku ke menara seoul,
“eoh untuk apa?”bukan menjawab pertanyaanku ia malah ngacir entah kemana, hmm dan skrg aku sudah tiba di sini namun tak ada jejaknya apa aku terlalu cepat ah dijam tidak ini pas ko hmm, lama aku menunggu samapi akhirnya lapu2 disekitarku menyela dgn sangat indah dan….

niga animyeon andwae
neo eobsin nan andwae
na irreoke haru handareul tto illyeoneul
na apado joha
nae mam dachyeodo joha nan
geurae nan neo hanaman saranghanika
Terdengar suara merdu yg sepertinya aku tau siapa yg punya, daan wawww
“oppa”panggilku terkesima namun dia hanya tersenyum menganggapinya sambil perlahan mengeluarkan setangkai mawar putih yg indaaah, dan berkata
“ehm jiyeon, ah ani park jiyeon mianhae karna telah membuatmu menunggu lama, dan saranghae umm maukah kau menjadi yeojachinguku? menemaniku saat suka dan duka? menerima segala kekuranganku dan selamanya berada disisiku sampai maut memisahkan kita”omoo apa ia sedang menembakku? apa ini serius krna mata itu benar2 serius memangdangku dan wajahnya aaa wajah itu benar2 mempesona mambuat jantungku ngacir2 dr tempatnya krna jjr ini yg sedari dulu ku tunggu2
“eh hahaa oppa, jinjja? ah apa kau sedang bercanda ya? aiiish ini sungguh tdk lucu tau!”
“mwo bercanda? hyaaaa jiyeon tak taukah kau sberapa sulitnya aku mengungkapkan yg barusan itu ah tdk maksudku mempersiapkannya, lalu menyanyikan lagu, romantis2an ih ini sungguh bukan gayaku tau mana mungkin aku bercanda aiigooo “jelasnya yg benar2 membuat jantungku melejit keluar krna bahagia
“ahahaa hmm ne, aku mau dan nado saranghae oppa”
“mwo? apa katamu?”
“isssh ne kim jong woon-ah nado saranghae”hihii ia lngsung menarikku kedalam pelukkannya dan akupun membalasnya dgn eraat jg seakan sama sekali tak mau kehilangannya, aku bahagiaaa gumawo tuhaaan
yesung pov
malam ini rencanaku akan ku jalankan dan aku sengaka datang telat krna ingin memberikan suprise nantinya, setelah aku sampai ternyata benar dugaanku ia telah menunnguku, perlahan ku mendekat dan “ckleek” lampu2 berbentuk love hasil dekorasiku menyala dgn sempurna dan indaah lalu perlahan aku berjalan mendekatinya sambil menyanyikan lagi it has to be you favoritku. dan waw sepertinya usahaku sukses karna setelah bernyanyi dapatku lihat ekspresi terkesimanya dgn jelas dan takku lupa mawar putihku perlengkap ketersimaannya sambil berkata
“ehm jiyeon, ah ani park jiyeon mianhae karna telah membuatmu menunggu lama, dan saranghae umm maukah kau menjadi yeojachinguku? menemaniku saat suka dan duka? menerima segala kekuranganku dan selamanya berada disisiku sampai maut memisahkan kita”grrrr agak berlebihan memang tp bodolah drpada tak ada yakan? bukan bgitu?
tp mwo? dia bilang bercanda aiish yeoja ini

tak taukan ia kalau jantungku hampir mau mental sangking gugupnya dan sudah mati2an melatih semua inii eh dia malah ngikik mendengar penjelasanku aiish tp nanti dulu samar2 aku mendengar dia bilang nado, eoh nado apa itu, apa ituu binggo setelah kutanyakan yihaaa ternyata benar itu nado saranghae, huuh haha dia jg mencintaiku ternyata, tak sia2 tuhaaan kau memang segalanya dan tanpa basabasi aku langsung menariknya kedalam pelukkanku, senangnyaaa^_^
“emm changi ini”kataku stelah melepaskan pelukkan & memberikannya sesuatu
“eh oppa, apa ini, hmm bukankah ini kalung tp mengapa bentuknya abstrak seperti ini”tanyanya yg lg2 meledekku
“huuh ne itu kalung tp bukan bentuk anstrak tau, itu bentuk otak changia”jelasku yg lgsng mmbuatnya kaget
“mwo? otak? knpa harus bentuk ini, knpa tdk love sja oppa?”
“ah kalu itu sudah biasa, aku ingin yg berbeda hmm sini biarku jelaskan dulu arti dr bentuk kalung ini bru kau boleh mengejekku lg, begini”
“ah aku tau, pasti krna ingin terlihat beda yakan oppa?”aiiish dia malah memotong penjelasanku mana salah lg
“yeuh, maksutku bukan itu tp arti dr otak itu changi, jgn potong dulu makanya so tau si ”
“ohehe mian, huuh buntulah aku kajja beritahuku, kekepoanku sudah merajarela nih oppa”
“hmm begini changiku alasanku memberikanmu kalung otak ini karena aku ingin nantinya kau selalu mengingatku bukan hanya dihatimu tp selalu kau kenang, kau jaga dan kau simpan memory tntng aku & kau didalam oatkmu, dan satu lg teruslah berfikir, berfikir dgn otak itu, berfikir tntng kenang2an kita nantinya, jangan pernah kau lupakan, arra!”
“mwo? oppa knpa kau berbicara seprti itu ;( kau tau aku sama sekali tdk ingin hnya bersama kenang2an itu, yg aku inginkan selalu bersamamu selamanya, seranghae”
“ani masa depankan tak ada yg tau changi, maafkan aku ne, hmm nado saranghae”jelasku sambil menatapnya dan kini pandangan kami bertemu lalu perlahan tp pasti aku mendekat dan
~chuu bibirku telah mendarat sempurna dibibir mungil gadisku, perlahan saling terpejam, mengahayati setiap lumatan2 kecil yg kami berdua ciptakan, sambil hatiku berharap waktu berhenti saat ini jg
“gumawo jagii, saranghae”kataku lembut selesai menciumnya dan mengusap pinggir bibirnya akibat ulah kami tadi lalu sekilas mengecupnya
“cheonman oppa, nado”

_
pagi hari @kelas yesung
yoona pov
“itu org kemana apa penyakitnya kambuh lg ah ani, aku tdk boleh berfikiran sprti itu”buru2 ku tepis smua fkiran mengerikan itu, smpai akhrnya yg ku tnggu2 dtang jg
“annyeong im yoona, good morning selamat pagi”sapanya dgn wajah yg berbinar2, aneh sekali -,-
“eoh? kau kenapa haa?”tanyaku sambil memegang jidadnya
“wae? knpa apanya? ah tak apa dan kau salah bukn jidadku yg bermasalah tp ini *menunjuk ke hati
“mwo? hatimu mngapa? apa sakit? ecung gwecanha?”tanyaku panik saat ini menyentuh hatinya, tuhaan
“kau hahaa? mngpa sprti itu ekspresimu? ah tega skali kau, apa kau fikir aku ini sprti org penyakitan yg hrus sllu kau kasiani?”protesnya
“yaak jong woon!yasudah apa katamu peduli amat!”kesalku
“eh hehe, mian yoona, ah kau ini knpa cpt skali mrah eoh?”rajuknya smbil memasng wajh aegyonya itu
“nugu?”
“mwo? nugu, aiish, pleetak!”
“aww apoo, hyaa jong woon apa yg kau lakukan haa!”
“kau siapa surh ngeselin huu”
“iissh au amat!”dumelku
“ih yoona tak bisakah kau bersikap sedikit manis padaku, tnyakan knpa hr ini wajahku terlihat sesenang ini ah shabt macam apa kau ini tdk dpat membedakan ekspresi shabatmu sndiri?”
“yahaa tak usah menyalahkanku dgn tuduhanmu yg berbelit2 itu, aku tau, sudah apa yg mau kau ceritakan eoh?”tnyaku pada akhirnya tp semoga bukan tntng jiyeon krna itu pasti membuatku sakit segalanya ;(
“uuh baiknya sahabatku ini , begini skrg aku sudah resmi….

TBC
udah taukah sudah resmi apa? hohoo
maaf yaa kalau ceritanya terlalu berbelit2, ngawur, gamenarik dan gaberfeel jg, aku udah usaha usaha ko hehee dan aku menerima keritik sebanyak2nya, argumen kalian sangat bermanfaat, gumawoooo^^
*bow

3 thoughts on “Mianhae don’t go, I Love you [Part 3]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s