My School (Part 6 – End)

 

MYS6

Tittle                : My School part 6

 

Author             : Evil Trap

 

Cats                 :

 

–         Cho Kyu Hyun

–         Park Han Mi

–         Henry Lau

–         Park Ji Eun

–         Lee Soo Ah

–         Kim Jin Hae

–         Park Young Min

–         All Member Super Junior

–         and Other Cats

 

Genre              :Mistery, Little Romance, Hurt

 

Rate                 :Teen

 

Length             : 6 of?

 

 

Happy Reading dear reader^^~~

 

“Ayo kita pergi dari sini chagie” ujar Henry sembari menggengam tangaku, aku menunduk tak lagi mampu menatap mata Kyu Hyun. Atau hatiku akan semakin sakit sepertinya.

“Aku sudah memilih jalan yang benarkan?” batinku dalam hati, entah kenapa rasanya begitu menyakitkan berbohong atas kata hati sendiri.

 

My School part 6 Start~

 

Aku merebahkan tubuhku pada kasur berseprai putih, seorang diri di dalam kamar ini membuatku merasakan kesunyian. Henry telah kembali ke dalam kamarnya dan aku memutuskan juga untuk kembali kekamarku.

 

“Aku merindukanmu eonnie” desisku sembari menangis, takala kulihat seberang tempat tidur eonnie yang kosong tak berpenghuni. Aku mulai beranjak dari posisiku yang berbaring tadi, melangkah ke lemari pakain dan mulai mengambil buku berwarna shappire blue yang lebih tepatnya merupakan buku diari eonnie.

 

Kubuka asal lembaran putih yang telah berisi tulisan tangan rapi khas tulisan tangan milik eonnie.

 

13 Maret 2012

 

Hari ini semuanya terasa begitu mengejutkan, bagaimana mungkin Mr. J yang biasanya angkuh dan teramat dingin itu mengatakan jika dia mencintaiku? Harusnya aku senangkan? Tapi keraguan itu masih menyelimutiku. Mianhae Mr. J😦

 

“Jadi pada tanggal 13 Maret itu Mr. J meminta eonnie menjadi kekasihnya” batinku sembari mulai membuka lembar berikutnya.

 

16 Maret 2012

 

Setelah memikirkannya baik-baik aku mulai menemui Mr. J dan mengatakan bahwa aku juga menicntainya. Dia tersenyum dengan begitu tampannya saat aku mengatakannya. Aku memang benar-benar mencintaniya. ^^

 

18 Maret 2013

 

Hari ini dengan sedikit menggerutu Kyu Hyun bertanya kenapa aku memanggilnya Mr. J,..

 

“Deg!” seketika seperti ada aliran listrik yang dengan hebatnya mengguncang jantungku ketika membaca kalimat yang dituliskan eonnie.

 

“Jadi Mr. J adalah Kyu Hyun” batinku miris, betapa semua ini terasa makin buram untuk dicerna.

 

Aku menjawab sembari terkekeh karena J artinya Jerawat~ yah dia adalah Tuan Jerawat-ku yang tampan^^

 

“Bruk!”  seketika buku diary eonnie terjatuh dari tanganku, bukan karena sengaja tapi perlahan kurasakan tanganku melemah begitu membaca apa yang tertulis di sana.

 

“Tring!” aku menoleh saat kudengar kalung dengan liontin sayap mungil itu berdenting entah kenapa, padahal ruangan ini tertutup rapat baik dan pintu maupun jendelanya.

 

“Henry!” sentakku kaget begitu menyadarinya, perasaan tidak enak dan berbagai ketakutan mulai menyeruak masuk ke dalam batinku.bukan tidak mungkin jika target Kyu Hyun selanjutnya adalah Henry.

 

~xXx~~

 

Tap Tap Tap” aku berlari menuju kamar Henry, berharap aku belum terlambat. Tiada kuperdulikan makian siswa lain yang berulang kali hampir jatuh karena kusenggol hanya demi mengejar waktu.

 

“Brak!” kubuka dengan kasar pintu ber tag name “Henry Lau” itu,sedetik kemudian darahku berdesir.

 

“Kosong!” itu artinya Kyu Hyun sudah membawa Henry ke kebun belakang, bukankah itu tempat favoritnya.

 

Tap Tap Tap!

 

Deg Deg Deg!” deruan langkah kakiku terasa beradu dengan detakan jantungku.

 

~xXx~~

 

Manik hitamku menegang sempurna mendapati Henry telah ditali dengan kepala tertunduk sementara itu Kyu Hyun,Young Min dan Sung Min tertawa di sekitar Henry.

 

“Apa yang kalian lakukan” sentakku pada mereka, secepat mungkin aku berada di depan Henry.

 

“Han Mi” desis Henry dengan suara yang sudah melemah, tampak jelas terdapat beberapa luka sayatan di sekujur lengan dan wajahnya. Serta  darah segar menetes tak beraturan dari tubuh namja itu.

 

“Bagus sekali rupanya koraban kita selanjutnya sudah datang” seru Sung Min sembari menatapku.

 

“Apa maksudmu? Jadi kalian semua yang membunuh mereka!”

 

“Baiklah, agar kau tidak mati penasaran aku akan mulai menjelaskannya” Young Min menjawab sembari tersenyum licik.

 

“Pertama kematian Ji Eun yangmerencanakan adalah Soo Ah dan Kyu Hyun, tapi yang melakukannya adalah KyuHyun, dengan bodohnya Ji Eun mau mencampurkan obat tidur ke minumanmu, setelah kau tertidur Kyu Hyun mengajaknya ke taman belakang barulah Kyu Hyun membiusnya setelah dirasa cukup terlelap Kyu Hyun membawanya kembali ke kamar dan menjatuhkan tubuhnya yang tengah terlelap itu dari jendela kamar kalian”

 

“Astaga” desisku tak kuasa membayangkan bagaimana eonnie dengan tragisnya dibunuh seperti itu.

 

“Kedua, kematian Jin Hae juga atas dasar perintah Soo Ah. Karena Soo Ah tahu Jin Hae ingin mencalonkan diri sebagai penggantinya di ketua organisasi kesiswaan. Seperti pada Jin hae yang membunuh juga Kyu Hyun, Jin Hae diberikan note agar datang kemari dan tepat saat dia disini Kyu Hyun menembak punggungnya”

 

“Tes!” air mataku mulai jatuh luruh.

 

“Ketiga, kematian Park songsaenim adalah atas keinginan Kyu Hyun karena . .”

 

“Tidak perlu menyebutkan alasannya Young Min-ah” potong Kyu Hyun dengan nada suara yang dingin.

 

“Baiklah Tuan Cho tidak ada alasan,tapi kali ini kami sedikit mempergunakan tipu daya dalam pembunuhan ini. Memang yang membunuh Park songsenim adalah Kyu Hyun, tapi pembunuhan itu dilakukan sebelum dia datang menemuimu. Kyu Hyun menikam perutnya dan merekam jeritannya, baru setelah beberapa saat Kyu Hyun masuk ke gudang dan menemui-mu rekaman itu kami putar seolah-olah pembunuhan itu baru saja terjadi padahal itu sudah berlalu sekitar lima belas menit sebelumnya”

 

“Keempat, kematian Soo Ah adalah permintaan Kyu Hyun dan dia juga yang melakukannya karena Soo Ah sudah menuduh-mu saat kita berada di kamar”

 

“Dan,. “

 

“Cukup! Kumohon cukup! Jangan bunuh Henry! Dia tidak bersalah apapun, kumohon, hiks!” pintaku dengan air mata yang mulai deras menetes. Sungguh aku tidak akan memaafkan diriku sendiri jika Henry terbunuh karena masuk dalam masalahku.

 

“Han Mi” Henry menyebut namaku, kupandang sayu sorot matanya yang selalu memberikanku ketenangan itu.

 

“Aku tidak bisa membantu banyak Han Mi-ah, karena yang menginginkan kematian Henry adalah Kyu Hyun, mintalah padanya” seru Sung Min dengan nada mengejek.

 

“Kyu Hyun, kumohon, kumohon dengan sangat bebaskan Henry biarkan dia pergi dari sini, kumohon” pintaku pada KyuHyun, dengan respeck aku berlutut menyentuh kakinya. Baik Young Min maupun Sung Min tersentak melihat tindakanku.

 

“Cukup Mi-ya! Jangan seperti itu padanya” seru Henry, namun aku sudah tak memperdulikannya.

 

“Bangunlah” perintah Kyu Hyun kemudian, tangannya menarik lenganku agar aku berdiri.

 

“Apa yang akan kau berikan padaku jika aku melepaskannya?’ tanya Kyu Hyun dengan dingin, sorot matanya benar-benar membuatku bergidik ngeri.

 

“Apapun yang kau mau”

 

“Baguslah, benar-benar yeoja yang baik” ujar Kyu Hyun sembari tersenyum, dirinya mulai melangkah menuju Henry dan melepaskan ikatan di sekeliling tubuh Henry.

 

“Sekarang jika bagaimana aku meminta dirimu nona Park” desis Kyu Hyun tepat di telinganku, cukup pelan namun masih bisa terdengar dengan jelas.

 

“Andwae! Lebih baik kau membunuhku!” sentak Henry begitu mendengar permintaan Kyu Hyun.

 

“Aku sudah berjanji, itu artinya aku bersedia menepati” jawabku akhirnya, Kyu Hyun tersenyum mendengar perkataanku.

 

“Kyu! Ingatlah kau harus membunuh gadis itu!” sentak Young Min pada Kyu Hyun.

 

“Tidak harus Young Min-ah, karena yang memegang kendali disini adalah aku”

 

“Asal kau tahu Kyu! Park Han Mi adalah adik dari Ji Eun! Aku dan Jin Hae yang mengetahuinya dari copy’an surat adopsi Ji Eun”

 

“Mwo? Jangan bercanda Young Min-ah!”

 

“Young Min tidak bercanda, aku memang adik dari Ji Eun” jawabku menyela mereka, bagaimanapun aku harus tahu motif sebenarnya mereka membunuh Ji Eun eonnie.

 

“Wae? Kau mau membunuhku juga karena aku ternyata adik Ji Eun? Bunuh saja aku sekarang juga tapi kau harus mengatakan motifmu membunuh kakakku!” tantangku pada Kyu Hyun, sorot mata Kyu Hyun seakan tak percaya dengan apa yang aku bicarakan.

 

“Kau ingin tahu apa motif kami membunuh Ji Eun nona Park? Karena Ji Eun penyebab utama kematian Cho Ah Ra. Satu-satunya nuna yang dimiliki Kyu Hyun dan merupakan nuna yang paling disayanginya” kali ini Sung Min ikut berbicara.

 

“Mwo?” tanyaku penuh keterkejutan.

 

“Tepat lima tahun lalu Ah Ra dan Ji Eun sama-sama mengalami kecelakaan dan membutuhkan donor darah. Golongan darah mereka termasuk langka AB resus negative, saat itu rumah sakit hanya mempunyai satu stock kantong darah, dan dengan uangnya yang berlimpah ayah angkatmu membelinya untuk Ji Eun membuat Ah Ra tak tertolong dan tewas pada saat waktu itu juga”

 

“Pabo! Pabo! Kenapa hanya karena itu kalian membunuh banyak orang tak bersalah! Hanya karena dendam yang bahkan tak diketahui oleh eonnie-ku, kalian kejam! Hiks” makiku dengan air mata yang sudah turun.

 

“Jangan bahas itu, sekarang yang ingin kutagih adalah janjimu Park Han Mi” desis Kyu Hyun tepat pada-ku.

 

“Aku seseorang yang selalu memegang teguh janjiku Cho Kyu Hyun, jadi sekarang katakan apa yang kau inginkan”

 

“Kematianmu”

 

“Dor!” tepat setelah Kyu Hyun mengatkan sepatah kata itu, kuarasakan ada timah panas yang menembus perutku,tubuhku mulai oleng karena kesadaranku yang mulai menghilang.

 

“Han Miiiiiiiiii!” jerit Henry begitu mendapati aku yang telah di ujung kematian.

 

“Dor!” tanpa kusangka, satu peluru kembali ditembakkan, menembus pelipis seorang namja dengan tubuh jangkung dan sifat dinginnya yang bahkan sampai sekarang masih mempesonaku. Cho Kyu Hyun menembak dirinya sendiri, tepat terjatuh berhadapan dengan tubuhku yang sudah melemah.

 

“Aku men cin tai mu Cho Kyu Hyun” desisku kemudian, mengakui segala perasaanku padanya yang selalu ku elak dengan tegasnya, berusaha sebisa mungkin mengakuinya sebelum ajal menjemputku.

 

“Aku juga mencintaimu Mi-ya” Kyu Hyun menjawab pernyataanku dengan tersenyum sebelum pada akhirnya kami sama-sama menutup mata.

 

 

The End^^~~

3 thoughts on “My School (Part 6 – End)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s