Fishy & Ice Princess (Part 13-End)

 

FIP13

Tittle: fishy & ice princess

Cats :
Donghae a.k.a Lee Donghae
Jessica a.k.a Jessica Jung

Author : Oira

yah ketemu lg dengan saya si author gaje…..

saya bawa ff lagi nich semoga suka yah dan semoga tak amburadul seperti ff sebelum.a

Happy readingggggg…….

Part sebelumnya

Deg

Perasaan ini datang kembali ketika donghae memeluk jessica. perasaan yang sudah satu bulan ini menghilang. Namun ketika dongahe memeluknya perasaan itu pun hinggap kembali kejessica. “karena ada sesuatu yang ingin aku katakan pad………” belum sempat donghae menyelesaikan kalimatnya. Ia sudah pingsan terlebih dulu.

“donghae… donghae-ssi irona….jebal irona..” teriak jessica panik dengan menepuk-nepuk pipi donghae, berharap kalau donghae akan segera sadar. Namun itu sia-sia karena donghae tak sadar juga. Akhirnya ia pun memutuskan untuk membawanya kedalam mobil dan mengantarkannya pulang ke apartemennya.

Next part

Kini jessica sudah sampai digedung apartemen donghae. Namun berulang kali jessica memanggil nama eunhyuk tapi tak ada jawaban atau tanda-tanda kehidupan didalam. Jessicapun mendudukkan donghae dibawah dan Jessica mengambil ponsel donghae. Mencari nama seseorang yang mungkin bisa dihubungi. Jessica mencari nama eunhyuk didalam daftar nomor telepon yang ada diponsel donghae namun tak ditemukannya nama eunhyuk didalam ponsel. Jessica pun teringat waktu donghae mabuk dan eunhyuk menghubunginya. Yah “monyet” nama itulah yang muncul ketika eunhyuk menelfon. Dicarinya nomer yang bernamakan “monyet” itu dan KETEMU. Dengan segera jessica menekan tombol hijau itu dan menempelkannya ditelinga kirinya.

“yeobseo.. enhyuk-ssi bisakah kau membukakan apartemenmu..?karena saat ini donghae sedang tak sadarkan diri dan aku tak tau paswordnya.” Tanya jessica to the poin ketika eunhyuk mengangkat telfonnya.

“mianhae sica.. saat ini aku tak berada diapartemen. Aku ada urusan dibusan. Nanti akan ku kirim paswordnya.” Balas eunhyuk.

“ah ye.” Ditutupnya sambungan telepon antara eunhyuk dan jessica. tak berapa lama sebuah pesan baru diterima. Dan jessica dengan cepat langsung membukanya yang dibarengi dengan menekan beberapa tombol. Tak butuh waktu yang lama pintu apartemen itu pun terbuka. Kini jessica kembali memapah donghae memasuki apartemn.

Jessica mengantikan baju donghae yang tadi basah dengan baju tebal agar donghae merasa hangat. Ia pun mengambil air es dan handuk. Ditempelkannya handuk itu diattas kening donghae. Setelah mengompers donghae ponsel jessica bergetar manandakan ada sebuah panggilan masuk.

“yeobseo… ye oppa.” Kata jessica dengan orang disebrang sana yang ternyata adalah leeteuk.

“……..”

“mianhae oppa malam ini aku menginap dirumah taeyeon eonni.” Bohong jessica pada leeteuk.

“………” setelah mendengar jawaban dari leeteuk jessica pun memutuskan telfonnya, dan kembali memasukkannya kedalam tas tangan yang kini berada di sampingnya. Ia tak tega jika harus meninggalkan donghae dengan keadaan seperti ini. Apalagi donghae seperti ini gara-gara jessica. sepanjang malam jessica menunggu dengan setia disamping donghae, namun donghae tak kuknjung sadar. Hingga ia ketiduran.

Hingga pagi pun datang. Donghae mulai mengerjap-ngerjapkan matanya yang terkena sinar matahari pagi. ia menyentuh benda yang ada dikeningnya. Ia begitu terkejut saat didapati seorang yeoja yang tengah tertidur disampingnya dengan keadaan terduduk dikursi. Seulas senyum pun tersungging dibibir donghae. Diulurkan tangannya untuk menyentuh pucuk kepala yeoja yang ada dihadapannya itu. Sedangkan jessica yang merasa ada sesuatu yang membelai kepalanya pun terbangun dari tidurnya.

“kau sudah bangun.” Tanya jessica saat melihat donghae sudah sadarkan diri. Sedangkan donghae hanya membalasnya dengan anggukan kepala karena ia masih begitu lemas.

“tunggu sebentar akan kubuatkan kau bubur..” kata jessica. ia langsung berdiri menuju dapur, tanpa mendengar jawaban dari donghae. Tak sampai 10 menit bubur buatan jessica pun sudah siap untuk disajikan. Ia pun meletakkan semangkuk bubur itu keatas baki dan segelas susu. Dibawanya baki itu kekamar donghae. Dengan hati-hati jessica membuka pintu kamar donghae karena ia takut jika bubur yang dibawanya akan tumpah jika ia tak berhati-hati. Ia pun duduk disamping donghae, diletakkannya baki diatas meja yang terletak disamping ranjang donghae. Jessica membantu donghae untuk duduk.

“makanlah dulu supaya perutmu ada isinya. Aku yakin kemarin kau belum makankan.” Kini ia pun bersiap untuk menyuapkan bubur itu kemulut donghae.

“bagaimana apakah enak.?” Tanya jessica disela-sela ia menyuapi donghae. lagi-lagi hanya dibalas dengan sebuah anggukan oleh donghae.

“dan ini minumlah agar demammu segera turun.” Perintah jessica dengan memberikan butiran obat kepada donghae. sedangkan donghae hanya diam menuruti semua yang diperintahkan jessica.

Setelah makan bubur dan minum obat jessica menidurkan donghae kembali. Dan menyelimutinya dengan selimut yang sangat tebal agar ia tak merasa kedinginan. “istirahatlah…. kuharap demammu kan segera turun. Mianhae karena aku harus pergi.” Jessica pun beranjak untuk berdiri. Diambilnya tas yang sejak dari semalam ia letakkan dimeja samping ranjang donghae. saat ia akan melangkah pergi sebuah tangan menariknya dan itu membuat keseimbangan jessica hilang. Ia pun jatuh diatas tubuh donghae.

Deg

Kembali jantung jessica memburu saat ditatap donghae dengan jarak 5cm. Begitu pula dengan donghae yang merasakan jantungnya akan meloncat keluar jika saja ia tak mengontrolnya dengan baik. Entah sudah berapa lama mereka seperti ini. Meskipun tak lama namun rasanya sangat lama. Tak ada yang bersuara diantara mereka hanya keheningan yang terasa.

Sedangkan jessica berusaha untuk berdiri namun dicegah oleh donghae. justru donghae semakin mempererat pelukannya. Jessica tak bisa menolak apa yang dilakukan donghae. ia pun menyerah dan hanya pasrah. “tetaplah seperti ini.” Bisik donghae pelan. Sedangkan jessica hanya diam mematung tanpa membalas perkataan donghae.

Setelah jeda yang cuukup lama donghae menarik tubuh jessica kebelakang. Ditatapnya mata jessica begitu dalam. Kemudian kembali mengucapkan sebuah kalimat. “ada yang ingin aku katakan padamu.” Lanjut donghae. donghae kembali mmemeluk jessica dan membisikkan sesuatu. “SARANGHAE” kata donghae dengan suara yang sangat pelan namun jessica masih bisa mendengarnya dengan jelas. Ia begitu kaget dengan apa yang dilontarkan donghae. ‘jadi selama ini ia menyukaiku.’ Pikir jessica dalam hati.

“maukah kau menjadi yeojachinguku.” Kembali donghae melontarkan sebuah kalimat yang membuat jessica tercengang. Lama jessica tak membalas pertanyaan donghae. donghae pun mengulangi pertenyaannya kembali. “maukah kau menjadi yeojachinguku.?” Dengan malu-malu jessica pun menganggukkan kepalanya. Namun donghae yang tak puas itu pun kembali melontarkan pertanyaan yang sama untuk kesekian kalinya.

“apa jawabnmu.? pakah kau mau menjadi yeojachinguku.” Tanya donghae penuh dengan harapan.

“na-nado saranghae donghae-ssi.” Kata jessica malu-malu.

“jinjja…. jadi sekarang kita resmi menjadi sepasang kekasih.?” Jessica hanya mengangguk mendengar perkataan donghae. “ah mulai sekarang panggil aku oppa. Arra” perintah donghae.

“ah ye oppa.” Balas jessica dengan sedikit tersipu malu.

Ditariknya tubuh jessica kebelakang. Kini donghae mulai mendekatkan wajahnya kewajah jessica. diciumnya bibir mungil jessica dengan begitu lembut. Nampaknya mereka saling menikmati ciuman diantara keduanya. Hingga jessica melepaskan tautan diantara mereka. Kini ia tersenyum kearah donghae dan kembali memeluk donghae.

“keunde… bagaimana dengan yoona, bukankah kau bilangn kalau kau menyukainya.?” Tanya jessica ketika teringat bahwa donghae sangat menyukainya.

“ye, benar kalau aku sangat menyukainya. Tapi itu dulu, dulu sebelum aku bertemu dan mengenalmu.” Balas donghae.

“jinjja…. jadi kalian tak ada hubungan selama ini. Aku kira….” perkataan jessica terhenti ketika donghae memotong ucapannya.

“dan kau mengira kalau aku berpacaran dengannya.” Sedangkan yoona hanya mengangguk. “yakkk jadi itu sebabnya kau berubah dingin dan menjauhiku begitu saja.” Tebak donghae dengan memegang pundak jessica. sedangkan jessica tak berani mengangkat kepalanya karena sangking malunya pada donghae.

“aissss…. dasar michin yeoja.” Kata donghae dengan mendaratkan sebuah jitakan pada kepala jessica.

“yakkkk appoooooo donghae-ssi..” rintih jessica kesakitan dengan memegangi kepalanya yang terkena jitakan donghae.

“dan ini hukuman untukmu karena tak memenuhi perintahku.” Donghae kembali mendaratkan sebuah jitakan dikepala jessica karena ia tak memanggilnya dengan sebutan oppa.

“dan asal kau tahu ya aku dan yoona itu hanya sebatas teman, tak lebih dari itu.” Jelas donghae. sedangkan jessica hanya terdiam.

Semenjak kejadian dimana donghae mengutarakan perasaannya pada jessica. kini hubungan mereka makin mesra. Banyak wartawan yang mempublikasikan hubungan mereka. Dan berita hubungan donghae dan jessica pun kini menjadi salah satu topik yang hangat dibicarakan. Sedangkan donghae dan jessica tak peduli dengan tanggapan mereka. Ia tampak begitu menikmati statusnya kini.

“chukkae donghae-ssi.” Kata yoona memberikan ucapan selamat pada donghae. karena ketika jalan-jalan tak sengaja ia bertemu dengan donghae dan yoona.

“gomawo yoona-ssi.” Balas donghae. “ech keunde siapa namja itu..” lanjut donghae yang penasaran dengan namja yang tengah berdiri disamping yoona. “apa dia namjachingumu.” Tebak donghae dengan berbisik ketelinga yoona.

“ah hehehe iy dia namja chinguku.” Balas yoona dengan setengah berbisik.

“tak mau kah kau memperkenalkan ku padanya.” Tanya donghae dengan seulas senyum.

“ah ye…. donghae-ssi perkenalkan ini adalah park yoochun dan yoochun-ssi perkenalkan ini lee donghae. dia ini adalah sahabatku sejak SMA.” Kata yoona memperkenalkan donghae dengan yoochun.

“dan jessica perkenalkan ini yoochu. Yoochun perkenalkan ini jessica yeojachingunya donghae-ssi.” Kini yoona beralih memperkenalkan jessica dengan yoochun.

Mereka berempat pun pergi berkencan bersama-sama. Mereka nampak begitu menikmati hubungan status baru mereka. Sesekali mereka mengumbar kemesraan bersama pasangannya. Mereka sama sekali tak melu dengan apa yang dilakukannya.

END

Yah udah END tenyata….
Gimnaa nich tanggapannya tentang ff saya…… jelek atau jelek banget….??
Yah meskipun begitu ini adlah hasil pemikiran otak saya. Jadi no plagiat…..
Gamsahamnida buat readers yang telah bersedia dan meluangkan waktunya untuk membaca ff yang super duper gaje ini.
Terimakasih juga buat via yg selalu setia menemani saya dlm penggarapan ff gaje ini….
*bow

4 thoughts on “Fishy & Ice Princess (Part 13-End)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s