Fishy & Ice Princess (Part 10)

 

FIP10

Tittle: fishy & ice princess

Cats :
Donghae a.k.a Lee Donghae
Jessica a.k.a Jessica Jung

Author : Oira

Part sebelumnya

“ini pesanan kalian agassi.” Terdengar suara pelayan yang berhasil menghentikan topik pembicaraan. Pelayan itu memberika pesanan donghae dan jessica secara bergantian. Pelayan itu pun pergi meninggalkan mereka setelah mengantarkan pesanan.

“gamsahamnida.” Kata jessica dengan ramahnya.

“emmmmm masittaaaaaaa….” terlihat jessica yang sangat menikmati makanannya itu. Sedangkan deonghae yang melihatnya hanya tersenyum. Entah mengapa akhir-akhir ini donghae begitu suka memandangi tiap tingkah laku yang jessica lakukan. Ia merasa apa yang dilakukan jessica itu sangat unik. Seperti halnya kali ini. Dilihat dari cara makannya yang begitu lahap tanpa memperdulikan orang-orang yang ada disekitarnya. Ia melahap semua makanannya.

“wae… kenapa kau menatapku seperti ini eoh.?” Tanya jessica yang mulai risih dengan tatapan mata donghae.

“ah…annniiiiiii…. ini benar-benar masittaaaaa.” Kata donghae mengalihkan pembicaraan. Sesekali donghae mencuri pandang kearah jessica tanpa sepengetahuan jessica. Dan disaat ia kembali menatap jessica tanpa sengaja jessica melihatnya dan kedua mata mereka saling menatap satu sama lain. Donghae segera merundukkan kepalanya dan kembali melahap makanan yang ada didepannya dengan antusias.

“wae… kenapa kau menatapku seperti ini eoh.?” Tanya jessica yang mulai risih dengan tatapan mata donghae.

“ah…annniiiiiii…. ini benar-benar masittaaaaa.” Kata donghae mengalihkan pembicaraan. Sesekali donghae mencuri pandang kearah jessica tanpa sepengetahuan jessica. Dan disaat ia kembali menatap jessica tanpa sengaja jessica melihatnya dan kedua mata mereka saling menatap satu sama lain. Donghae segera merundukkan kepalanya dan kembali melahap makanan yang ada didepannya dengan antusias.

***

Next Part

“aku pulang…..” teriak jessica dari ambang pintu rumahnya. Ia pun berjalan menuju kamarnya dengan senyum yang mengembang. Dilihatnya leeteuk yang sedang duduk berdiam diri melihat tv. Dihampirinya leeteuk yang sendirian itu.

“oppa aku pulang” jessica kembali mengulang kalimatnya tadi. Dilihatnya leeteuk yang tengah duduk sendiri diruang TV. Ia pun datang menghampiri leeteuk, dirangkulnya leeteuk dari belakang.

“ada apa ini.. tumben sekali kau seperti ini.” Tanya leeteuk yang heran dengan kelakuan jessica. Yang menurutnya tak seperti biasa.

“apa tak boleh aku memeluk oppaku sendiri eoh.?” Jessica balik bertanya pada leeteuk. Ia pun berjalan dan duduk disofa sebelah leeteuk. “kau sedang nonoton apa oppa..?” tanya jessica dengan merampas remot yang sejak dari tadi di pegaang leeteuk. Digantinya chanel tv berulang kali karena merasa tak ada tayangan yang menurutnya bagus.

“tak ada yang menarik.” Dengus jessica pelan. Sedangkan leeteuk hanya diam menatap kelakuan dongsaeng satu-satunya itu. Diserahkannya kembali remot itu kepada leeteuk.

“aku tidur dulu ya oppa.” Kata jessica dengan mencium pipi leeteuk. “jalja oppa” lanjutnya seebelum akhirnya ia berjalan menelusuri anak tangga satu persatu untuk menuju keistana kecilnya yaitu kamar tercintanya.

“apa yang sebenarnya terjadi dengan anak itu. Tak seperti biasanya ia bersikap seperti itu. Seperti orang lagi jatuh cinta saja. Ech tunggu dulu JATUH CINTA apa mungkin ia sedang jatuh cinta. Tapi siapa namja yang ia sukai itu.” Banyak sekali pertanyaan yang berkeliaran dibenk leetek.

Sesampainya dikamar jessica pun kembali senyum-senyum jika mengingat kejadian tadi waktu latih. Entah kenapa ia nampak begitu senang dengan sesekali dipegangnya bibir mungilnya itu dengan seulas senyum. “apa jangan-jangan aku benar-benar menyukainya.? Tapi ia begitu menyukai yeoja yang bernama yoona itu. Lagian mana mungkin dia menyukai yeoja sepertiku.” Senyum yang sedari tadi mengembang kini berubah ketika jessica mengingat ucapan donghae tadi.

Sedangkan ditempat lain nampak juga seorang namja yang tengah senyum-senyum gaje dengan menyentuh bibirnya. Ya ia selalu saja tersenyu jika membayangkan kejadian itu, kejadian dimana ia mencium seorang yeoja. “apa mungkin aku menyukainya.?” Tanyanya pada diri sendiri.

“siapa yeoja itu.” Tiba-tiba eunhyuk datang dengan melontarkan pertanyaan yang membuat donghae kaget.

“yakkkkk apa yang kau lakukan disini…sudah kubilangkan kalau mau masuk kekamar itu ketuk pintu dulu. Untung saja aku tak punya riwayat penyakit jantung. Kalau saja aku terkena serangan jantung akan ku tuntut kau.” Ancam donghae dengan kesal.

“mwo… kau bilang apa.? Asal kau tahu yah tuan lee donghae tadi aku sudah berulang kali mengetukpintu tapi kau tak membalasnya. Jadi jagan salahkan aku kalau aku masuk kekamarmu. Lagian kamarmu juga tak kau kunci.” Eunhyuk membela diri dari tuduhan donghae.

“aissss dasar kau monyet gila.” Rutu donghae kesal.

“memangnya siapa yeoja yang membuatmu jatuh cinta eoh..?” tanya eunhyuk penasaran dan mengalihkan perdebatan mereka yang tak penting tadi.

“nuguya.” Balas donghae berpura-pura tak tahu apa yang eunhyuk tanyakan barusan.

“sudahlah tak usah kau menyembunyikannya padaku. Memangnya siapa yeoja itu eoh.?” Tanya eunhyuk dengan antusias dan penasaran.

“ah dia itu lawan mainku dimusical.” Donghae nampak malu-malu menjawab pertanyaan eunhyuk.

“apakah yeoja itu jessica.” Kembali eunhyuk bertanya pada donghae.

“ba bagaimana kau tau kalau itu dia.?” Donghae kembali bertanya. Karena ia penasaran kenapa eunhyuk bisa mengenal jessica.

“eunhyuk dilawan.” Sombong eunhyuk dengan memegang kerah bajunya dan menghempaskannya keudara.

“memangnya kau pernah bertemu dengannya.?” Donghae kembali bertanya karena ia benar-benar penasaran.

“memangnya ia tak bercerita padamu.”

“Cerita apa.?” Donghae kembali bertanya. Sedangkan eunhyuk menghela nafas sebelum mulai bercerita pada donghae.

Flashback

Malam itu adalah malam dimana jessica mengantar donghae pulang ketika ia sedang mabuk. Jessica mengantarkan donghae hingga kedalam apartemennya dan membantunya untuk berbaring ditempat tidurnya donghae.

“gomawo ne.” Kata hyuk setelah mereka keluar dari kamar donghae.

“ne cheonma.” Balas jessica. “ya sudah aku pamit dulu ne.” Lanjut jessica yang hendak keluar dari apartemen donghae. Namun sebelum ia benar-benar keluar hyuk mencegahnya.

“chakman nona. Perkenalkan aku lee hyuk jae atau lebih dikenal dengan nama eunhyuk.” Kata si eunhyuk dengan mengulurkan tangannya pada jessica.

“eoh.. jessica imnida.” Balas jessica.

“Kau siapanya donghae.” Tanya eunhyuk pada jessica.

“eoh aku lawan mainnya dimusical.’’ Balas jessica singkat.

“eoh jadi kau lawan mainnya donghae.?” Kata eunhyuk. Namun sepertinya ia ingat sesuatu. Ya donghae pernah bercerita padanya kalau yeoja yang menumpahkan minuman dipesta, yeoja yang menabraknya dikantor dan yeoja yang menjadi lawan mainnya itu adalah yeoja yang sama. Jadi dia orangnya. Dia cantik juga. Pikir eunhyuk dengan memerhatikan jessica dengan seksama.

“ye.”

“jadi kau yeoja yang menumpahkan minuman di baju donghae waktu dipesta dan kau juga yang menabraknya dikantor.” Tanya eunhyuk yang tadinya belum yakin dengan apa yang difikirkannya tadi. Kini wajah jessica berubah menjadi semu-semu (?) merah.

“ye.. bagaimana anda tahu.?” Jessica kembali bertanya pada eunhyuk.

“tentu saja aku tahu karena donghae telah menceritakan semuanya padaku. Dan dia adalah temanku. Teman yang sudah kuanggap sebagai saudara sendiri. Jadi tak ada hal yang tak ku ketahui dari seorang lee donghae.”

“ah… aku melakukannya tanpa sengaja.. ya sudah aku pergi dulu yah.” Pamit jessica pada eunhyuk. Ia pun berjalan meninggalkan eunhyuk dan keluar aparteme. Ia tak ingil berlama-lama berada ditempat itu. Ia merasa malu pada eunhyuk.

Flashback end

“tenyata dia itu cantik juga ya, apa lagi kalau sedang tersenyum.” Kata eunhyuk disela-sela menceritakan kejadian malam itu. Dan ia mengingat-ingat ketika jessica tersenyum. Sungguh sangat cantik. Sebuah senyuman yang dapat meluluh lantahkan semua namja yang melihatnya.

“yakkkkkk monyeeeetttttt kenapa kau tak bilang padaku eoh.” Tereak donghae tepat ditelinga eunhyuk. Eunhyuk pun dengan reflek menjauh dari donghae. Donghae pun mengambil bantal dan memukulkannya kelengan kekar eunhyuk.

“yakkk apa yang kau lakukan eoh.. appoyo ikan..” erang eunhyuk keskitan ditengah-tengah donghae memukulinya. Donghae masih saja memukuli eunhyuk tanpa kenal ampun. Hingga pukuannya itu berhenti ketika eunhyuk membuka suara.

“lalu bagaimana dengan yoona.?” Tanya eunhyuk.

“molla. Entah mengapa saat aku bersamanya aku tak merasakan getaran didadaku. Tak seperti dulu ika bersamanya pasti ada getaran yang hebat tapi kini tidak malah biasa saja. Malah perasaan ini datang ketika aku berdua denggan jessica. Jantungku selalu bergemuruh ketika sedang bersamanya. Dan seperti tadi saat ia menciumku. Meskipun tak sengaja tapi rasanya jantungku ini ingin melonjak keluar dari sarangnya.” Donghae mencurahkan semua isi hatinya selama ini pada eunhyuk.

“mwo.. dia menciummu tadi.?” Tanya eunhyuk dengan antusias. Sedangkan donghae hanya membalasnya dengan anggukan kepala saja.

“itu artinya kau sudah melupakan yoona dan sudah mulai membuka hatimu untuk jessica. Dan saat ini kau telah jatuh cinta. Kau masih ingatkan dengan perkataanku beberapa waktu lalu. Dan sekarang kau telah merasaknnya. Dan aku sangat bersyukur karena kau sudah mulai melupakan yoona.” Kata eunhyuk bijak.

Tak henti-hentinya donghae bercerita pada eunhyuk tentang apa yang selama ini terjadi padanya. Ia mencurahkan semua isi hatinya pada eunhyuk. Mulai dari masalah eommanya yang akan bercerai dengan appanya, perasaannya yang berubah pada yoona dan juga perasaannya kini terhadap jessica. Hingga tak terasa malam pun telah berganti dengan datangnya pagi.

Pagi telah datang. Kicauan burung telah terdengar disana sini yang tengah melantunkan syair yang begitu merdu. Nampak juga seorang yeoja yang sudah rapi dengan pakaian yang sederhana. Sudah siap untuk menjalankan aktifitasnya.

“oppa….” teriak jessica dengan begitu membahana. Memanggil oppa kesayangannya yang sudah tak ada dikamarnya. Dicarinya sosok leeteuk disemua sudut rumah. Namun tak juga ditemukan sosok itu. Dan akhirnya jessica pun melangkahkan kakinya menuju halaman rumah. Dan benar saja disana telah hadir sosok namja dengan tidur terlentang dibawah pohon yang rindang. Jessica pun berjalan menghampiri namja itu yang tak lain dan tak bukan adalah leeteuk.

TBC dulu dah ye..

Menurut ridersssssss gimana nich apakah ff saya masih gaje atau makin gaje…???
Mohon di maklumi karena authornya masih amatir…
Jadi RCL dari kalian sangat d’butuhkan. Jadi jangan lupa yah RCL jgan jadi pembaca gelap…

2 thoughts on “Fishy & Ice Princess (Part 10)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s