My Nampyeon Is Bad Boy (Part 2)

 

MNBB2

MY NAMPYEON IS BAD BOY2

 

CAST:kim hyu raa

           Cho kyuhyun

          Choi siwon

 

Genre:romance,sad,relegi

Author : Lisma S

 

Annyeong…ketemu lagi sama ff ku yang ancur dan amburadul ini,mian kalau masih bayak tipo dimana-mana harap membacanya berhati2,kalau ada kesamaan cerita mungkin itu hanya kebetulan saja,ff ini ku buat untuk manyambut bulan ramadhan jadi anggap saja semua castnya beragama islam,no bash,semoga suka…

 

Ya allah…
 aku tahu engkau telah menggariskan
 hidup dan mati manusia sesuai dengan takdirmu,
 begitu juga dengan cobaan,kau tak mungkin memberikan cobaan
 diluar batas kemampuan hambamu,
 karna ku tahu dari musibah yang kau beri
 pasti terselip kebahagian untukku…

 

Myeong-dong 08:30kst,

Sang mentari telah sepenuhnya memancarkan cahaya,menyeruhkan keseluruh alam raya agar mengetahui dialah penguasa cahaya,yg kian lama cahaya begitu mengengat hingga kepori-pori bumi membuat sebagian bumi menjadi kering.

Ku mengejap-erjapkan mataku,yang kurasakan masih berat dikepalaku.setelah sepenuhnya terbuka ku edarkan mata ku ini keseluruh ruangan,aku berada disebuah kamar yg cukup luas dengan dinding berwarnya putih.kamar siapa ini?ya allah apakah aku sudah mati? Dan ini yg dinamakan alam bazrah?ku coba mencubit pipi ku…aww…terasa sakit berarti aku belum mati,tapi sesungguhnya aku berada dimana dan tempat apa ini? Ku coba merubah posisiku menjadi duduk,kulihat sebuah selang infuse menancap dilenganku.

Ku mulai berpikir mengingat2 apa yg sesungguhnya terjadi padaku,nee pada malam itu…aku mulai mengingatnya semuanya,tapi apakah kyuhyun yg membawaku ketempat ini,

”kau sudah bangun ahgasi?”seorang ahjuma mengejutkanku,ia membawa sebuah baki berisi sepiring nasi dan segelas susu,diletaknya dimeja kecil samping tempat tidur,

“dnee gomawo…mianheyo ahjuma aku berada dimana?”

“dnee ahgasi berada dikediaman tuan siwon”

“tuan siwon? Nugu-ya?”tanyaku dengan heran karna aku tidak mengenal sama sekali siapa yang dimaksud dengan tuan siwon itu.

“semalam tuan siwon yg membawa mu kesini”semalam? Jadi yang semalam membawaku kesini adalah tuan siwon,lalu aku menggenggam pakaian ku ini baru tersadar kalau aku sudah berganti pakaian,

“mianhae ahgasi aku mengganti pakaianmu karna pakain mu basah”jelasnya,

“dnee gomawo…chakkama”disaat dia akan meninggalkan ku”mianhae apakah aku bisa bertemu dengan tuan siwon?”

“dnee,tapi sekarang tuan siwon sudah berangkat kerumah sakit”

“rumah sakit?apakah sanak atau saudaranya ada yg sakit?”

“annio,tuan siwon adalah seorang dokter”ku hanya menganguk saja”ahgasi silakan dimakan”

“dnee gomawo”lalu dia membungkukan badannya dan berjalan keluar kamar,
————————-

Jam 16:00kst,

Jenuh juga berada seharian dikamar ini,tak banyak yg bisa kulakukan ditempat tidur ini.melaksakan sholat dan berwudu dengan tayamun,ku berusaha mengumpulkan tenagaku untuk bangkit dari tempat tidur,kini kedua kakiku telah berhasil berpijak pada bumi walaupun masih kurasakan lemah pada kedua kakiku,ku coba untuk melangkah tapi pada saat aku akan melangkah,tiba2 kepalaku menjadi pening hingga tubuh ku menjadi oleng dan disaat kaki ku tak kuat menopang berat beban tubuh ku sebuah tangan menahannya,

“mian aghasi,anda tidak boleh turun dari tempat tidur dulu”ucap sesorang yg kulihat wajah begituh teduh dan matanya memancarkan kedamaian,

“nee gomawo”jawabku yg kembali ketempat tidur,dengan posisi menyandarkan punggungku pada sisi atas tempat tidur”mianhae apakah kau dokter siwon?”karna kulihat dia memakai jas putih ciri khas seragam rumah sakit,

“ohh,dnee…siwon imnida”

“dnee,hyu raa imnida…gomawo dokter atas pertolongannya”ucapku padanya yg masih berdiri di sampingku,

‘dnee,cheonmaa…tak perlu sungkan mungkin bukan Cuma aku,siapapun yg kebetulan melihat mu pingsan pasti akan menolong”jelasnya sambil tersenyum hingga terlihat jelas lesung pipinya”kau,belum makan”sambil menunjuk makanan yg masih utuh karna memang sama sekali belum kusentuh,

“annio dok,aku puasa”

“mwoo…puasa?”ku lihat expresi wajah yg kaget”kau tidak tahu,memang puasa itu diwajibkan bagi semua kaum mulslimin dan muslimat tapi bagi yg berbadan sehat,sementara kau tidak lihat selang infus yg menancap dilenganmu”kali ini aku yg kaget mendengar penjelasannya,

“dnee,tapi aku sama sekali tak ada nafsu untuk makan”

“tapi tubuh mu itu perlu asupan gizi,jangan menuruti inginanmu yg menurutku tak baik bagi perkembangan janinmu”mwo janin? Jadi aku hamil?  Sumggu aku tak percaya apa yg aku dengar,ya allah memberikan anugrah yg begitu indah tapi disaat suamiku sendiri tak menginginkan perkawinan ini,

“mwo janin?”ku pastika aku tak salah mendengar,

“dnee,kau hamil…sudah berumur dua minggu,pasti suami bahagia mendengarnya,kau sudah menghubunginya?”pertanyaannya tak ku jawab hanya sebuah airbening yg menetes dipipiku,bagaimana aku bisa menghubunginya sementara dia meninggalkan ku dipinggir jalan,mungkin aku dimatanya bagaikan barang yg sudah tak terpakai” wae,kau menangis?apakah ada yg salah dengan ucapan ku?”ucapnya sambil menarik kursi lalu duduk menghadapku,

“anni tak ada yg salah dok”ucapku lalu menyeka airmataku,

“ya sudah istirahatlah…aku tak ingin tahu dan jg aku tak mencari tahu,bilah kau tak ingin membangi kesedihanmu itu,tapi yg jelas seorang ibu yg sedang hamil tak baik bila hatinya bersedih,itu akan berpengaruh buruk pada perkembangan janin,karna nanti anak itu kelak akan menjadi anak yg cendrung cengeng,pendiam dan tertutup,kau tak ingin mempunyai anak seperti itu”jelasnya yg membuat aku berfikir,

“anni,aku ingin anak ku itu selalu ceria”walaupun appanya mungkin tak menginginkannya,kataku dalam hati,

“dnee,tersenyumlah aku tak mau melihat ada kesedihan diwajahmu”

“dnee gomawo dok”entahlah padahal aku baru mengenal sosok namja ini tapi kenapa kata2 begitu menyentu hatiku,

“cah makanlah…apa perlu aku suapin?”candanya yg teukir senyum diwajahnya,

“anni,aku bisa sendiri dok”balasku dengan senyuman pula,
——————–

Cuaca begitu cerah terlukisnya awan2 putih bertebaran dilangin yg mempunyai dasar berwarna biru,suara angin yg berhembus dipagi hari ini menerpa semua yg  melekat dibumi ini,menentramkan siapa saja yg mendengarnya,

Tak terasa sudah satu minggu aku tinggal kediaman dokter siwon,sebetulnya ku jg tak ingin berlama2 dirumah seorang namja,tapi karna kondisi tubuhku yg mengharuskan aku tinggal berhari2 dirumah ini.hari ini aku akan meninggalkan rumah dokter siwon,rumah yg menurut ku begitu nyaman karna disini sering kudengar ia mengalunkan ayat2 suci alqur’an.seperti suasana dimana aku pernah merasakan saat dipesantren,terlebih lagi pada bulan ini bulan dimana diturunkannya alqur’an.ya allah aku rindu saat2 itu,

Seoul international hospital 09:00kst,

Inilah syarat yg harus aku jalanin agar aku bisa pulang kerumahku tepatnya keapartement yg aku dan kyuhyun tempati.syarat yg membuat aku bahagia karna aku akan mengetahui perkembangan eagieku”annyeonghaseong dok…”kata2 itu yg sedari tadi aku dengar dari beberapa perawat yg kebetulan berpapasan dengan kami,

“hyu raa…kau tunggu disini nee,mungkin sebentar lagi namamu dipanggil,aku akan memeriksa pasen dulu”aku hanya menganggung saja karna kumerasa menjadi pasen istimewa yg membuat puluhan pasang mata menatapku,atau mereka pikir dokter siwon itu suami ku…ahh sudahlah aku tak mau menerka2 apa yg mereka pikirkan tentangku,kulihat punggung dokter siwon sudah menjauh,

Ku lihat begitu banyak namja yg mengantar istrinya kedokter kandungan ini,sungguh pemandangan diruang tunggu ini membuat hati ku menjadi iri”chagia sebentar lagi kau akan bertemu dengan appamu”sambil ku mengelus2 perutku ini,benar saja tak lama kemudian namaku dipanggil,tapi pada saat aku akan melangkah  mataku menangkap sosok omoni ibu mertuaku bersama suaminya,sedang apa mertua ku disini  apakah ada yg sakit? Ahh mungkin mereka menjenguk coleganya yang keberulan dirawat dirumah sakit ini pikirku,aku pun segera masuk keruang praktek,
——————–

Pukul 11:30kst,

Syukur alhamdulilah perkembangan janinku baik-baik saja,memang ditree mester pertama akan terus terasa mual dan rawan,aku harus ekstra hati2 menjaga kandunganku ini.aku terus melangkah berjalan menyelusuri lorong-lorong rumah sakit mencari ruangan praktek dokter siwon karna aku ingin berpamitan,

Disaat mataku sibuk mencari-cari ruangan praktek dokter siwon,sekali lagi mataku menangkap sosok mertua ku keluar dari sebuah kamar rawat inap pasen tapi ada yg aneh,kenapa hanya aboeji saja kemana omoni apakah masih didalam ruangan itu”aboeji…”panggailku,tapi sepertinya mertuaku tak mendengarnya karna kulihat dia sedang menjawab panggilan hendphonnya.

Dengan hati penasaran kucoba untuk mendekati kamar itu,tapi ada apa dengan perasaanku kenapa hatiku tiba2 berderup cepat sesungguhnya siapa yg berada didalam kamar itu.aku masih saja diam terpaku didepan pintu kamar ini padahal tanganku sudah menggenggam erat hendhel pintu sejak sepuluh menit yg lalu,tapi kenapa rasanya tanganku tak mempunyai tenaga untuk menekannya.

Dengan keinginan tahuan aku yang kuat akhirnya aku dapat membukanya,ku melangkah memasuki kamar inap ini dengan pelan.ya dengan jarak beberapa meter dari tempat ku berdiri aku bisa melihat,itu adalah punggung omoni tapi yg membuat aku penasaran siapa pasen yg ada dihadapan omoni,dengan berjalan beberapa langkah aku dapat mendengar apa yg mereka bicarakan.

“wae eomma?kenapa mataku belom bisa melihat jg,padahal aku sudah menjalani oprasi”itu suara kyuhyun,nee aku tak mungkin salah…chakkama dia bilang oprasi?belum bisa melihat?apa maksudnya?aku semakin menajamkan pendengaranku.

“sabar kyuh,mungkin allah belum mengijinkan matamu untuk melihat sekarang”mwo jadi kyuhyun buta? Kurasakan jantungku berhenti seketika aliran darah seolah tak pengalir dan kepalaku yg terasa berat bagaikan tertimpah bongkahan batu hingga kedua kaki melemah tak kuat untuk menopang berat bebanku, saat mendengar ucapan mertuaku.ku coba untuk bersandar pada diding sebagai penopang tubuhku agar aku masih bisa untuk berdiri,ya allah ku mohon kuatkanlah hati untuk menerima semua ini.

“dnee eomma mungkin allah telah menghukumku,atas perlakuan kasar ku pada hyu raa…dulu aku membutakan hatiku untuk tak menyencintainya kini hati telah terbuka tapi allah membutakan mataku”aku masih berdiri bersandar pada dinding ini karna memang tubuhku tiba-tiba melemah sungguh aku tak percaya apa yg suamiku ucapkan,tak bisa ku pungkiri ucapannya itu membuat hatiku tersentuh.

“memangnya kau apakan istrimu kyuh? Appa mu sudah mencari istrimu kemana2 bahkan sampai kepondok perantren dimana tempat istrimu dibesarkan,kau tahu kyuh dia itu tidak punya siapa didunia ini,dan orang yg merasa bersalah besar adalah appa mu karna dia telah menjodohkan mu dengannya”anni eomma,appa tidak salah ini sudah takdir allah kalau aku berjodoh dengan kyuhyun kataku dalam hati,perlahan air mataku mulai menetes.

“dnee eomma aku memang jahat,selama ini aku tak perna memperlakukan dia layaknya seorang istri…dimana para suami lain setelah pulang kantor sibuk menghangatkan istrinya sedangkan aku sibuk menghangatkan motorku,mungkin jg suami2 yg lain sibuk memanjakan istrinya,sedangkan aku sibuk bermesraan dengan yeoja lain dan jg mungkin suami yg lain sibuk membuatkan hadiah untuk istrinya sedangkan aku…”dia tak meneruskan kata2nya ku dengar hanya sebuah isakan,apakah kau menangis oppa? Mungkin tangismu itu tak seberapa oppa,kau yg telah mengajarkan aku sebuah tangisan menjadi sahabat sejak malam pertama perkawinan kita tapi kau tahu oppa,itu hanya bagian kecil karna tangisan itu tertutup dengan rasa cintaku yg begitu besar.sehingga aku tak punya kekuatan untuk membencimu”aku malah menjadikannya dirinya hadiah taruhanku untuk hobi gilaku”kini sahabat baikku mengalir deras dipipiku yg tak perlu kuberi komando lagi.

“astagfirallah alazim kyuh…apa salah eomma dan appa?  Kenapa kau bisa berbuat sekejam itu…”

“aku kejam eomma…tapi kenapa allah hanya menghukumku dengan kebutaan,kenapa allah tak membiarkan aku mati saja pada malam itu,agar aku dapat menebus semua kesalahan yg perna aku lakukan pada istriku”kututup mulutku ini karna aku tak mau mertua ku dan kyuhyun mendengar suara isakan tangis ku,anni oppa kau tak boleh mati,kau masih punya tanggung jawab untuk membesarkan anakmu ini.

“eomma…kalau saja pada malam itu aku tidak menuruti hawa nafsuku dan mendengar nasehatnya untuk melaksanakan ibadah sholat terawih,mungkin pada saat ini mataku masih bisa melihat dan hyu raa masih berada disisiku”oppa aku masih disini disisimu,sekali lagi aku hanya bisa berucap dalam hati,

“sabar kyu…eomma yakin hyu raa itu dalam lindungan allah dan pasti keadaan baik2 saja”

“dnee eomma ku harap jg seperti itu…ya allah jagalah istriku dan biarkanlah kami bersatu kembali…”aku benar2 terharu mendengar doa suamiku ini dan mungkin saat ini aku menangis tapi tangisan kebahagian,aishhh ada apa dengan kepalaku ya allah kenapa kepalaku tiba2 pusing,ku coba menekan2 kedua pelipis ku agar sakit dikepalaku bisa mereda,tapi bukannya mereda malah kini pandangan ku semakin buram serta sekujur tubuhku terasa gemetar hingga aku”BRUGG”suara tubuh hyu raa yg ambruk mengagetkan eomma dan kyuhyun,
—————-

Pukul 14:00kst,

Cuaca pada saat ini bergerak begitu cepat,kadang panas,dingin,cerah dan hujan itu sudah takdir alam bergitupun dengan hidup manusia,tak selamanya bahagia pasti terselip rasa suka,duka,manis dan pahit,tinggal manusianya saja bisakah ia mensyukuri hidup tanpa harus mengeluh,

Kurasakan sebuah cairan hangat menetes ditanganku”hyu raa,jeongmal…mianhaeyo,aku benar2 menyesal…ireona chagie…aku mencintaimu,sangat mencintaimu…kau tahu saat ini aku sangat membutuhkan mu”samar2 kusedangar suara seseorang dengan menggenggam erat jari2ku,kupaksakan untuk membuka mata tapi pandanganku tak jelas masih berkunang2,lalu aku menutupnya kembali dan membukanya,ya kali ini bisa kulihat jelas dihadapanku kyuhyun sedang menggenggam erat jemariku dan butiran bening yg menetes di tanganku adalah air matanya,masih kulihat jelas sisa air mata yg membekas dipipinya,

Entahlah bagaimana mengungkapkan rasa bahagiaku ditengah2 kesedihan suamiku.bahagia kini suamiku bisa mencintaiku,sedih karna suamiku tak bisa memandangku…aishh,aku jahat jg kenapa aku masih bisa tersenyum disaat suamiku seperti ini,nee aku tersenyum karna kulihat tingkahnya sekarang ini bagaikan anak kecil usia 5th yg kehilangan eommanya,

“kau sudah bangun hyu ra?”pandangan ku beralih pada kedua mertuaku yg baru saja datang,

“jadi kau sudah bagun?”sambung suamiku sambil melepaskan tautan tangannya,

“dnee…mianhaeyo”

“bagai mana keadanmu hyu raa”tanya eomoni kemudian berjalan mendekatiku,

“alhamdulilah eomoni,aku sudah baikan”ku berusaha membetulkan posisi tidurku menjadi duduk,

“syukurlah,eomma senang sekali kau sudah kembali…terutama suamimu”sambil memelukku,

“dnee,eomma gomawo”ku balas memeluknya sambil kulirik suamiku yg duduk terdiam entahlah apa yang dia pikirkan aku tak tahu,yg jelas saat ini pandangannya lurus kedepan.

“kyuh,dr siwon sudah datang”ku menoleh saat abeoji mengatakan dr siwon.

“hyu raa…ku kira kau sudah pulang?”ucap dr siwon,kulihat raut wajahnya sedikit kaget,

“jadi kalian sudah saling kenal?”sambung eomoni yg sudah melepaskan pelukannya.

“dnee,dr siwon ini yang menolongku”jelasku”emhhh”kudengar deheman kyuhyun”dok,kenalkan suami dan kedua mertuaku”sambungku untuk menghilangkan rasa kecangungan diantara kami,

“dok,aku sudah siap diperiksa”ucapnya yg wajahnya menurutku begitu kaku.

“dnee…”dr.siwon menghampiri kyuhyun yg sedari tadi duduk.siwon mulai memeriksa kedua mata kyuhyun,aku dan kedua orang tua kyuhyun melihat secara seksama,

“mata mu sudah membaik tapi…”ucap dr.siwon menghentikakan pemeriksaannya sesaat,kulihat ada kecemasan diwajahnya,entahah apa yg terjadi pada mata suamiku,

“waeyo dok?”ucap aboji.

“anni menurutku semua saraf mata sudah normal dan sudah menyatu tapi…kyuh apakah tak nampak cahaya dimatamu?”sambil menyenter kedua mata kyuhyun secara bergatian,

“anni dok,tak terlihat sama sekali hanya gelap yg ku lihat”

“mianhaeyo…kurasa kyuhyun….

 

 

 

TBC

 

 

Aduh kenapa panjang nii ff padahal mau bikin one shoot tapi kenapa jadi panjang….,mian kalau ceritanya GAJE dan garing.kyuh siapa suru mesra sama sexy dance jadi disini lo gw siksa…kekeke,kajja like and komentnya ditunggu..

 

5 thoughts on “My Nampyeon Is Bad Boy (Part 2)

  1. omoo jadi kuuhyun kcelakaan abis kyu ngusir hyura,,
    penyesalan emang slalu datang terlambat,,,tp syukurlah kyu sadar jg akhirnyaa….^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s