My Nampyeon Is Bad Boy (Part 1)

MNBB1

 

MY NAMPYEON IS BAD BOY1

 

CAST:kim hyu ra

           Cho kyuhyun

 

Genre:romance,sad,relegi

 

Author : Lisma > S

 

Annyeong…ketemu lagi sama ff ku yg ancur dan amburadul ini,mian masih banyak tipo dimana2 harap membacanya berhati2,ff ini ku bikin dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan…jadi anggap saja semua castnya beragama islam,no bash,semoga suka…

 

 

ya allah…
bukankah engkau telah menjodohkan
manusia berpasang-pasangan ,yeoja yg baik dengan namja yg baik,
dan sebaliknya bila yeoja yg buruk dengan namja yg buruk pula,
tapi kenapa kenyataanya berbeda dengan yg ku alami…
aku tidak menyalakan engkau ya allah…kalau memang ini sudah takdirmu dan yg terbaik untuk ku,aku rela ya allah…

 

 

seoul 23:30 KST,

kulirik jam pada layar poselku,menunjukkan hampir tangah malam berarti sudah dua jam lebih dia pergi,entah untuk urusan apa dia tak mengatakannya aku pun tak mau banyak bertanya.aku kim hyu raa yeoja yatim piatu dan besar dipondok pesantren,sejak satu tahun yg lalu aku lulus dari pendidikan ku dibidang ilmu tarbiah dan sekarang mengajar dimana tempat ku dibesarkan.ku pikir hanya ini yg bisa kuberikan demi untuk membalas semua kebaikan selama aku menjadi penghuni pondok pesantren.sejak lahir aku dititipkan dipondok pesantren ini yg sebagian besarnya penghuninya adalah anak2 yatim piatu,

ku menarik napas panjang,kupandangi bulan yg bulat sempurna menyerupai kuning telur serta lengkap dengan bintang2 yg berkelap kelip subhanaallah sungguh indah ciptaan engkau ya allah.angin tengah malam sejak tadi berhembus menusuk kulitku yg terbalut gamis dan hijab yg menutupi kepalaku,

disini dibalkon hotel ini,aku berdiri sejak dia meninggalkan ku tadi,aku tak mengenal banyak sosok suamiku aku mengenalnya belom satu hari,tepatnya tagi pagi saat penghulu menyuruhku keluar dari kamar karna kami tidak diperkenakan bertemu sebelum menjadi muhrimnya.yg telah selesai membacakan hijab Kabul tanda kami telah menjadi sepasang suami istri,

karna didalam islam tidak ada pacaran,dan itu ku ditaati anni bukan Cuma aku tapi sebagian penghuni pesantren yg sudah cukup untuk menikah,namja maupun yeoja semua dijodokan tanpa peroses pacaran karna kami semua percaya jodoh yg sudah allah tunjukan untuk kami itu pasti yg terbaik,

ku langkahkan kaki ku memasuki kamar sambil ku tutup pintu kaca balkon.ku lirik kembali jam pada ponselku sudah tengan malam lewat,ini sudah cukup waktunya untuk sholat tahajud.ku menuju kamar mandi yg sebelumnya sempat ku buka hijap penutup kepalaku ini,kubuka keran ku  mulai membasuh kedua tanganku hingga selasai tata cara berwudu,

pukul 02:30KST,

“ya allah ampunilah dosaku dan dosa suamiku jadikanlah dia iman yg terbaik untukku…ya allah kalau memang dia sudah engkau takdirkan untukku kumohon ya allah jagalah hatinya hanya untukku dan berkahilah rumah tanggaku ini dengan cahaya mu …aamiin”sepenggal doa ku panjatkan kepada sang maha pencipta,setelah selesai menjalankan sholat sunah tahajut,hajat,malam pengantin dan kututup dengan sholat witir,

Sudah tiga puluh menit kurebahkan tubuhku pada tempat tidur yg berukuran big size,tapi kenapa mataku enggan untuk dipejamkan,pikiranku terus pada suamiku yg entah sekarang ini berada dimana,

“brakk…”suara pintu yg mengagetkan ku membuatku bangun dari rebahanku“huk…istri ku…huk…suami mu pulang…huk” suaranya yg sudah berada dihadapanku,astagfirollah alajim…mataku membulat seketika karna ku lihat suami ku pulang dengan keadaan mabuk,sesungguhnya apa yg dia lakukan diluar sana hingga pulang dengan keadaan seperti ini,

“nugu-ya…huk?”tanyanya sambil berjalan tak seimbang menghampiriku”

“na…kim hyu raa”ucapku yg cepat-cepat  menyanggah tangan karna kulihat dia hampir terjatuh,

“aishhh…lepaskan tangan mu!”dia menepis tanganku”nee…kim hyu raa…huk…pabo-ya kenapa aku bisa lupa,kulihat-lihat ternyata kau cantik juga”ucapnya dengan terus menghimpit badanku,sementara aku memundurkan langkahku”wae…kau takut…lihatlah aku? lihatlah suamimu ini?”ucapnya yg sekarang wajahnya tepat didepan wajahku”berani2nya kau mau menerima perjodohan ini…yg jelas-jelas  kau belum tahu siapa aku?”suara dari mulutnya yg benerpa wajahku beraroma alcohol,aku langsung memalingkan wajahku kesamping karna tak kuat untuk menghirupnya”cih…wae kau tak suka aku berbuat seperti ini?”aku masih pada posisi dengan  membuang pandanganku kesamping tapi kini tangannya telah mencengkram rahangku”ini belum seberapa changi…akan aku tunjukan siapa sebenarnya suami mu ini”kali ini bibirnya sudah mendarat dibibirku.

“kau…mau apa?”tanya ku setelah lepas dari bibirnya,

“eahh…kau cerewet sekali…sudah kubilang aku akan tunjukan siapa aku sebenarnya!”dia menarik tangan ku dengan kasar lalu menghempaskannya ketempat tidur,kini tubuhnya tepat berada diatas tubuhku dan kedua tangannya mengapit lenganku,

“aku tahu oppa…aku ini istrimu tapi tidak bisakah kau memperlakukan aku secara halus”lirihku,
—————–

Sinar rembulan semakin redup karna awan hitam mulai menjalar menutupi sinarnya,yang terlihat hanya  hitam dan gelap.malam itu memang benar2 tak indah karna sang bunga telah layu yang sebagian madunya telah dihisap oleh sang kumbang…

 

Apartement, 18:30KST,

Sudah satu bulan kami pindah diapartement pemberian dari mertuaku,seharus kami tak harus pindah kalau saja suamiku itu bisa mandiri,tapi bukan kemadirian yg didapat malah tingkahnya semakin menjadi acapkali dia tak pulang,walau pun pulang hanya untuk menganti pakaianya saja lalu pergi kembali,

Seperti sekarang ini dia sedang berada dikamar mungkin sebentar lagi dia akan pergi kembali,ya kami berbeda kamar sejak pindah diapartemen ini”oppa kau mau kemana?”ku lihat dia sudah keluar dari kamarnya sedang memakai jaket kebesarannya,walau pun hanya tatapan sinis saja yg kuterima,

“cih…kau lupa sudah berapa kali ku bilang…jangan ikut campur urusanku! Kalau kau masih ingin menjadi istriku!”jawabnya dengan nada tinggi,sungguh sebenarnya aku sudah tidak kuat untuk menjalanin rumah tangga ini yg jauh dari kata normal,

“oppa…aku tidak ikut campur dan aku jg tak ingin tahu,tapi apakah bisa oppa untuk tidak pergi malam ini”dengan selembut mungkin karna aku tak ingin membuatnya marah,

“sejak kapan kau berani melarangku eoh?”jawabnya dengan tatapan yg sinis,

“demi allah oppa,aku tidak melarang mu tapi aku hanya ingin dimalam bulan suci Ramadhan  pertama ini… aku ingin kita terawih bersama”ucapku yg berjalan pelan menghapirinya,

“kau cerewet sekali…aku tidak punya waktu arra!”bentaknya dengan memicikan matanya,aku pun tak mau kalah ku lawan dengan tatapan yg sinis jg,bukan untuk melawan tapi ku pikir suami ku sudah jauh dari koridornya sebagai seorang imam untukku,

“minggir aku mau pergi”karna sekarang ini posisiku tepat dihadapannya,dia menepiskan bahuku lalu berjalan menuju letak kunci motor sportnya berada,tapi kususul langkahnya dan sekarang kunci motornya sudah berada ditanganku,

“mau kau apakan kunci motorku?…sini cepat kembalikan!” pintanya,

“anni…”sambil terus menggenggam erat kunci motornya yang kusembunyikan dibalik punggungku,

“eoh…kau ingin aku main kasar nee!?”bentaknya yg kali ini tangannya menarik paksa tangan ku dari balik punggungku,

“appo…”teriak ku dengan posisi kami yg saling berhadapan,

“sudah ku bilang berikan kuncinya atau aku akan berbuat yg lebih kasar dari ini!”bentaknya kembali dengan tidak melapas cengkramannya,

“aku akan memberikannya tapi aku mohon pada oppa untuk menjalan kan sholat terawih dulu”pintaku dengan terus menatap matanya,mian oppa aku hanya ingin kau menjadi iman yg baik untukku terutama untuk dirimu sendiri oppa agar hidupmu selalu dalam ridhonya,lama kami saling bertatapan hingga sebuah senyuman sinis terukir diwajahnya,

“baik,tapi tidak disini”

“dimana oppa?”

“kajja kau ikut dengan ku” lalu menarik tanganku menuju motor sportnya”pakai ini”dia memberikan helm,anni tepatnya menaruhnya dikepalaku”cepat naik”ucapnya yg sudah menstater motornya yg sebelumnya kuberikan kunci motornya,

Aku pun segera duduk dimotor dengan posisi miring karna aku memakai gamis”pegangan! Jangan salah kan aku bila kau jatuh dari motor!”dengan suara setengah berteriak,aku pun segera melingkarkan tangan ku dipingganganya,yg sebelumnya aku sempat ragu,dia mulai menjalan kan motornya.kurasakan semakin lama laju motornya semakin cepat akupun semakin mengeratkan tenganku dipinggangnya,

“oppa…oppa”ucapku dengan sedikit teriak karni sama-sama memakai helm,

“wae?”sambil terus menambah laju motornya,

“oppa,kita mau kemana?”karna kulihat ini sudah menjauh dari kota seoul,

“Wae…kau takut,tenang saja aku tidak akan membawamu keneraka malah aku akan membawamu kesurga”ucapnya sambil terus melaju kencang motornya dengan terus menyalip kendaraan yg ada didepannya,aku pun semakin mengeratkan tanganku sambil terus memejamkan mataku.kusandarkan kepalaku dipunggungnya yg terasa hangat karna memang malam ini begitu dingin,ditambah lagi dengan aku tak memakai jaket,

Punggung yg seharusnya menghangatkan ku,punggung yg seharusnya menjadi penolongku disaat aku sedang membutuhkan,tapi kenapa punggung ini semakin jauh seakan kami tak punya keterikatan apa2,ya allah bukakanlah pintu hatinya agar dia bisa menerimaku sebagai istrinya,

Aku mulai membuka mataku,saat kurasakan laju motornya mulai berkurang,entahlah ini daerah mana yg kulihat hanya sebuah jalan raya yg sepi dan terdapat banyak gudang2 yg sudah tak terpakai,dia mulai melambatkan laju motornya karna kulihat didepan sana banyak namja dengan motor sportnya yg berjejer,

Motornya berhenti tepat didepan segerombolan namja anni ternyata yeoja jg ada,aku mulai turun dan membuka helm ku begitu jg dengan dia,semua mata memandangku dengan tatap yg aneh,

“oppa,kenapa kau lama sekali”ucap yeoja yg datang menghampirinya hanya mengenakan tanktop dan rok mini langsung bergelayutan di tangan suamiku”nee..oppa wae?”ucap yeoja satunya lagi yg tak kalah sexinya,kini suamiku diapit dengan dua yeoja yg menurutku memang sexi jauh berbeda dengan ku yg mengenakan gamis dan hijab,apakah yeoja yg seperti ini oppa yg kau inginkan?tanya ku dalam hati,

“mian,chagia…tadi ada gangguan teknik”ucapnya sambil melirik aku sepintas lalu mencium bibir kedua yeoja itu,ya allah…apa yg kau lakukan oppa,aku hanya diam mematung melihat kelakuan suamiku,benar2 tak percaya apa yg kulihat dengan perasaan sakit dan perih menusuk jantungku serta kurasakan tubuhku ini seakan tak mempunyai tulang untuk menyanggahnya,mungkin saat ini bila allah mencabut nyawaku aku rela,aku tak kuat melihat pemandangan ini,segera kupalingkan pandanganku kesamping,

“oppa…nugu-ya?”ku dengar salah satu dari yeoja itu bertanya,

“istriku,sudah jangan bertanya lagi”

“kyuh…kali ini yeoja yg mana yg akan kau pertaruhkan?”mwo taruhan? Yeoja? Perlahan kualihkan pandangan ku pada namja berperawakan cungkring,apa sesungguhnya yg ia katakan aku benar2 tak mengerti,

“oppa,jangan aku” ucap yeoja yg memakai rok mini“aku jg tidak mau oppa”ucap yeoja yg satunya lagi,sambil terus bergelayutan erat dibahu suamiku,

“nee…aku jg masih ingin merasakan tubuhmu?”aku membulatkan mataku apa maksudnya,apa selama ini dia sering bermalam dengan yeoja2 ini? Ya allah…begitu bejatkan kelakuan suami ku selama ini.ya allah… sesunggunya kau sedang memberi cobaan apa pada hambamu ini,sehingga engkau memberikan seorang suami yg jauh dari ajaranmu,

Kini dia memandangaku lalu berjalan menghampiriku,yg sebelumnya melepaskan kedua lengan yeoja yg bergelayut erat dibahunya”aku mempertaruhkan dia hyung”sambil  menarik bahuku,apa masudnya aku,

“oppa…mempertaruhkan aku?apa maksudnya oppa?”ku balik bertanya,

“nee…kau kira aku balapan motor untuk memperebutkan uang? Anni aku uang sudah banyak?’’jelasnya tentunya alasanya bukan uang karna mertua ku tuan cho adalah pengusaha yg bergerak dibidang  pendidikan yg sudah tersebar dikorea dan Taiwan,ya dibidang pendidikan disitulah awal aku bertemu dengan mertuaku,tuan cho meminta ijin pada kepala pesantren agar aku menjadi menatunya,tujuannya hanya satu mampunyai menantu yg sholeha tapi setelah ku tahu hari ini,tujuan tuan cho bukan itu melainkan agar aku bisa membimbing anak kejalan yg diridhoinya,

“jadi oppa menjadikan aku taruhannya?shireo!”ucapku yg sempat kaget,bisanya dia berbuat sekejam ini pada istrinya,

“kyaa…sejak kapan kau berani melawanku!?”teriaknya membuat puluhan mata memandang kami dengan tatapan yg aneh,mungkin betul memang aneh rumah tangga kami ini,mana ada seorang suami berani mempertaruhkan istrinya hanya untuk sebuah permainan diatas roda duannya,

“sejak tadi oppa…sejak kau menujukku menjadi barang taruhanmu”ucapku dengan terus memandang kedua matanya”sungguh oppa ini tidak benar dan perbuatan ini dibenci oleh allah”sambungku,

“aishh…sudah simpan saja ceramahmu itu!…hyung ini untukmu bila nanti kau menang”sekali lg tangannya mendorong bahuku,sungguh sekarang hatiku ini bagaikan dicabik2 batin ku menjerit tak terima atas perlakuannya.pabo ya kenapa air mata ini harus keluar jg,padahal sedari tadi aku sudah menahannya karna aku tak ingin terlihat lemah dihadapannya,

“anni kyuh…aku tak tertarik dengan bentuk tubuhnya…sepertinya dia tak begitu sexi”ucap namja yg berperawakan cungkring itu,sambil menatap tajam kearahku,

“kau salah hyung…dia itu begitu sexi”aku langsung menoleh dan menatapnnya mencari tahu apa maksud dari perkataannya”aku perna menidurinya”

“oppa!”bentak ku,benar2 tak percaya apa yg ada dalam pikirannya,ya allah sesungguhnya dihadapanku ini manusia berhati setan ataukah setan yg menyerupai manusia.kini mata kami saling bertatapan,ku coba untuk mengontrol diriku kembali”oppa, istigfar…seorang suami tak boleh membuka aib istrinya,kau tahu oppa…istri itu adalah pakaian suami jd baik dan buruk aku itu adalah cermin dari dirimu”dengan airmata yg  mengalir tapi ku coba untuk terus menghapusnya,

“sudah ku bilang jangan pernah ceramahin aku! Jangan kau pikir kau istriku,kau bisa menggurui aku!…kajja”dia menarik lengan ku menjauh dari geng motornya,

“aww…appo”dia menghempaskan aku kesebuah sisi jalan,

“cukup!…kau kira aku ingin menjalani rumah tangga ini,kalau saja appaku tak mengancam akan mencoret aku dari hak warisnya…aku tak akan sudi untuk menikah dengan mu!!” DEG…sakit benar2 sakit ucapanya itu menusuk jantung dan menembus keulu hatiku,kedua kakiku melemah tak sanggup menopang tubuhku  yg seketika itu jg aku ambruk di pinggir jalan ini,tangis ku pecah airmataku semakin mengalir deras,kulihat dia bukannya menolongku malah berjalan memunggungiku makin menjauh.wae oppa? kau menikahiku hanya sebuah warisan? Sungguh tidak adakah secuil saja aku dihatimu,ya allah bukanlah pintu hatinya dan kuatkanlah hambamu ini dalam menghadapi sikap2nya agar hambamu ini bisa membimbingnya kembali kejalan engkau,

Dipinggir jalan ini kumasih menangis,sungguh begitu miris hidupku ini membayangkan sebuah rumah tangga yg begitu manis tapi kenyataanya jauh dari yg ku impikan.ku coba mengumpulkan sisa tenagaku untuk berdiri karna kurasakan tetesan air hujan mulai turun,

Ku berhasil berdiri dan melangkahkan kakiku,walaupun langkah ku ini sedikit gontai tapi ku berusaha untuk terus melangkah.entahlah aku sendiri pun tak tahu arah kemana menuju seoul,ku hanya mangikuti kata hatiku ini,hujan semakin deras membasahi tubuhku tak ayal dengan gamis ku ini yg basah kuyup hingga menempel dengan tubuhku benar2 terlihat lepek,airmataku yg sedari tadi tak henti2nya mengalir menjadi satu dengan air hujan yg menerpa wajahku,

Ku terus menyelusuri jalan raya yg sepi,langkahku mulai melemah karna tubuhku menggigil kedua tanganku ini terlihat pucat mungkin wajahku pun sama,tak kuat menahan dinginnya hawa malam ini.Astagfirollah alazim…wae aku bisa lupa,kalau aku belum melaksanakan sholat isya dan tarawih,ya allah…kuatkanlah hambamu ini jangan biarkan aku meninggal dalam keadaan yg tak beriman,

Langkahku yg gontai kini kupercepat karna aku berharap dapat menemukan masjid atau musholah,walaupun aku sendiri tidak tahu dimana kini aku berada tapi yg pasti dengan keyakinan dan petunjuk dari allah,aku pasti dapat menemukanya,

Alhamdulilah…hujan sudah mereda tapi kenapa perutku terasa mual,kepalaku yg tiba2 pusing dan pandangan ku sedikit buram apa aku masuk angin,nee mungkin benar aku masuk angin karna sejak sore tadi aku belum makan ditambah lagi tubuhku ini tersiram airhujan,ku coba menggosok2kan kedua telapak tangan ku ini lalu ku tempelkan diwajahku agar terasa hangat.tapi ya allah…kenapa semakin pusing dan pandangan ku semakin gelap”…BRUGG…”tubuh hyu raa jatuh tepat didepan mobil yg melintas,

“TINNNNN…cittttttt”astagfirollah alazim…aku menabrak seseorang,dengan rasa cemas segera kukeluar dari mobil,untuk memastikan apakah dia terluka atau tidak,ya allah…seorang yeoja,aku menabrak seorang yeoja,chakkama…tapi setelah ku lihat2 kenapa tidak ada luka sedikit pun,ahgasi…ireona,kucoba untuk memastikan apakah dia masih hidup dengan mengecek denyut nadinya,ahh…kenapa tangannya panas sekali dan bajunya basah kuyub rupanya ada yg tak beres dengan yeoja ini,

Segera ku angkat tubuhnya kedalam mobil,karna yeoja ini harus cepat mendapatkan pertolongan,lalu ku rebahkan tubuhnya di jok belakang,
———————–

Myeong-dong 08:30kst

Aku mengejap2kan mataku,masih terasa berat dikepalaku.setelah sepenuhnya terbuka segera ku edarkan mataku ini,sebuah kamar yg luas dengan dinding yg berwarna putih.kamar siapa ini? Ya allah,apakah aku sudah mati? Dan ini yg dinamakan alam bazrah? Ku coba mencubit pipiku…aww …terasa sakit berarti aku belum mati,tapi sesungguhnya aku dimana dan ini tempat apa? Ingin kubangun dari rebahanku tapi sebuah selang infuse menancap dilenganku,

Aku mulai berpikir mengingat-ingat apa yang sesungguhnya terjadi padaku,nee malam itu…aku mulai ingat semuanya tapi apakah kyuhyun,suami ku yg membawaku ketempat ini,

 

TBC,

 

Mian gaje,sebetulnya aku ga suka dengan karakter kyuhyun disini tapi ga ada salahnya jg kali ya,sievil kita siksa disini…kekeke…#kaborrr dikroyok sparkyu.kira2 siapa namja yg menolong hyu raa,kajja like and comentnya ditunggu…

 

5 thoughts on “My Nampyeon Is Bad Boy (Part 1)

  1. Bagus… tpi kyu jhat bgd d stu??hehe… sempet ngakak pas bgian klimat “dia setan dlm bntuk manusia”hahaha… nmax jga evilkyu #d lirik kyuhyun *lemes*
    Emm… perknalkan sya reader bru…. semngat untuk ff brikutx ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s