My Imagination (Part 2)

 

MI2

Tittle               :My Imagination

 

Author            :min “Evil Trap”

 

Genre             :Sad, Romance, little Fantasy

 

Rating            :Teen

 

Length            :2 of?

 

Cats                :

 

–         ChoKyu Hyun

–         ParkHan Mi

–         LiuXian Hua aka Henry Lau

And other cats

 

Happy Reading^^~~

 

Jika yang fantasi bisa membawaku padakebahagiaan, lantas mengapa aku harus menunggu untuk sesuatu yang nyata tapimembawaku pada kesakitan? ,.

Bukankah hidup hanya terpaut pada angka satu,.Lantas mengapa aku harus membuang waktuku untuk mengharapkan bahagiaku datanglebih dari pada waktu yang bisa kutunggu? . .

 

 

 

“Eh?”aku tersentak bingung saat melihat kertas yang kugambar semalam, kertas itunampak putih dan tak ada satupun titik coretan pena disana.

“Lantas,kemana perginya gambaranku semalam? Kenapa hanya kertas saja yang ada tanpagambaran sedikitpun!”

 

“Barubangun nona Park?” sapa sebuah suara yang nampak asing bagiku, tepat dibelakang tubuhku.

 

“Igemwoya!” jeritku kaget saat melihat siapa yang menyapaku barusan.

 

My Imagination part 2 start~

 

Dibelakangkunampak seorang namja dengan senyuman miring menawan tengah duduk dengansantainya di tempat tidur kesayanganku. Dengan wajah tampan yang dimilikinyanamja itu nampak benar-benar seakan siap menggodaku habis-habisan.

 

Sorotmatanya tajam, senyumannya menawan, hidungnya mancung, sedangkan kakinya nampakpanjang tertekuk dengan indahnya. Benar-benar persis sama dengan apa yang akugambarkan semalam.

 

“Kau!Hidup?” tanyaku dengan wajah yang pasti nampak konyol sembari berputar-putarmengelilingi dan melihat namja itu dari atas kebawah.

 

“Yak!Bukannya kau sendiri yang bilang andaikan aku hidup! Dan sekarang kau yangbertanya dengan tampang bodoh luar biasa!” jawabnya dengan nada tinggi, seakanaku ini bawahannya.

 

“Yak!Apa-apa’an kau hah! Beraninya memakiku seperti itu!” sentakku tak kalah emosi

 

“Yak!Kau dasar yeoja kecil! Aku sudah menunggumu yang tertidur semalaman dansekarang kau malah memakiku seperti itu! Cih yeoja macam apa kau ini!”

 

“Eoh?Lihatlah kelakuanmu itu, bahkan hanya karena menungguiku semalaman saja kausudah merasa semena-mena!”

 

“TokTok!” terdengar pintu kamarku diketuk perlahan

 

“HanMi, kau kenapa marah-marah sepagi ini heum?” selanjutnya terdengar eommakubertanya dengan nada cemas.

 

“Ani-yagwaenchana eomma”

 

“Bukapintunya! Eomma ingin melihat keadaanmu!”

 

“Aigo!Bagaimana ini  jika eomma melihat namjaitu!” batinku cemas, aku menoleh ke tempat tidur untuk memberi namja ituisyarat agar bersembunyi. Namun betapa sekali lagi aku tersentak kaget nama itutelah tidak ada di tempet tidurku, bahkan disegala penjuru sisi kamarku.

 

“HanMi!” panggillan dari eommaku kembali terdengar untuk mengingatkan bahwa diaingin masuk ke kamarku.

 

“Eotteeomma!” seruku sembari beranjak dari tempat tidur dan segera membuka pintuuntuk eomma.

 

Eommamulai melangkah masuk kekamarku dan mendapati semua baik-baik saja, beliaukemudian tersenyum sebelum ahirnya keluar dari kamar yang didominasi oleh warnahitam ini.

 

“Fiuh!”aku bernafas lega begitu pintu kamar kututup kembali. Kuedarkan manic hitamkukesekelilng kamar dan mendapati namja itu memang sudah benar-benar tak ada.

 

“Kemanadia?” tanyaku dalam hati, tiba-tib aku menangkap secarik kertas yang tergeletakasal di lantai balkon kamar ini. Dengan sigap kuraih kertas itu dan mendapatibeberapa baris kalimat menghiasi kertas itu.

 

Aku pergi,

sepertinya kehadiranku sama sekali tidak kauharapkan,

berbanding terbalik dengan apa yang kauucapkan saat menggambar bentuk abstrakku di secarik kertas itu.

 

Cho Kyu Hyun

 

“Eh?Cho Kyu Hyun? Itukah nama namja itu?” ujarku dalam hati, ada setitik perasaanbersalah yang menghampiriku. Andaikan saja dia tidak kumaki-maki seperti tadipasti dia masih disini bersamaku.

 

~xXx~~

 

Kulangkahkankakiku dengan asal-asalan tanpa semangat, rupanya kepergian namja yang mengatasnamakan dirinya sebagai Cho Kyu Hyun itu cukup membuatku merasa sedih.

 

“Kaukenapa?” tanya Eun Ae begitu melihatku duduk dengan muka tertekuk.

 

“Kehilanganseseorang” jawabku singkat, jika aku mengatakan semuanya pada Eun Ae dia pastiakan menganggapku gila.

 

“Ohya? Nugu?”

 

“Aishsudahlah” jawabku sembari beranjak meninggalkannya yang terbengong heran dengankelakuanku.

 

“Kenapaaku begitu kecewa dan teramat sedih hanya kerena kepergian seseorang yangkukenal tak lebih dari satu jam itu? Apa mungkin aku mencintainya?” batinkuresah, sembari terus berjalan tanpa konsentrasi penuh.

 

“Bruk!”

 

“Appo!”keluhku setelah aku terjatuh karena telah  menabrak seseorang.

 

“Mianhae,aku yang salah!” ujar namja itu sembari menbantu memunguti buku agenda danmodulku yang berserakan terjatuh ke tanah.

 

“Aniyaaku yang salah, berjalan sembari melamun” jawabku sembari memposisikan dirikuuntuk berdiri, dan betapa terkejutnya diriku saat orang yang kutabrak barusanadalah Henry1 namaj yang sudah beberapa bulan ini kusukai.

 

“Bolehaku tau namamu nona?” ujarnya ramah.

 

“ParkHan Mi imnida” jawabku kemudian sembari tersenyum.

 

“HenryLau imnida” ujarnya memperkenalkan diri, yang walaupun tanpa dia memperkenalkandiripun aku sudah tau namanya.

 

“Emm,permisi aku harus pergi sekali lagi aku minta maaf untuk yang barusan” ujarkukemudian. Entah sama sekali tidak ada perasaan senang yang menghampirikumengingat dia adalah naja yang sudah berhasil menarik perhatianku hinggaberbulan-bulan lalu.

 

Saatini fikirku masih terfokus kemana perginya namja bernama Cho Kyu Hyun. Jikadalam keadaan normal aku pasti sudah berjingkat-jingkat girang karena untukpertama kalinya Henry menyapaku.

 

~xXx~~

 

Matakumenegang senpurna saat mendapati namja yang kupikirkan selama seharian inisudah berada di kamarku. Tepat di ambang jendela sedang memainkan pspkesayanganku dengan seriusnya hingga aku yakin dia tidak menyadari jika akusudah berada di dalam kamar ini.

 

“ChoKyu Hyun-ssi!” teriakku senang sembari memeluk erat tubuh jangkungnya.

 

“Yak!Kau ini apa-apa’an! Lihatlah aku kalah karenan pelukan gilamu barusan!” serunyakesal dan dia berhasil mendapatkan satu injakan maut tepat di kaki jenjangnyaitu.

 

“Kaukemana saja heum?” tanyaku padanya.

 

“Akutak kemana-mana hanya sekedar ingin memberikan kau pelajaran saja!” ujarnyasembari terkekeh geli

 

“Huft!”membuatku mendengus kesal mendengar jawabannya.

 

“Waeyo?Kau mau mengelak ucapanku? Kau nampak kebingungan sekali begitu aku bilang akupergi darimu!” ujarnya sembari menunjukkan senyuman miring andalannya itu,tepat sama seperti apa yang aku gambarkan waktu itu.

 

“Berhentilahmenggodaku Cho Kyu Hyun!” sentakku kesal sembari melempar komik yang tadinyatepat berada disebelahku.

 

“Appo!”Kyu Hyun meringis kesakitan begitu komik itu tepat mengenaipelipisnya.Selanjutnya dia memegang pelipisnya sedangkan aku tertawa denganpuas, namun betapa kagetnya diriku saat dia tiba-tiba memejamkan mata dan jatuhdari posisinya yang tadi terduduk.

 

“Kyu!Kyu Hyun!” seruku kaget sembari mengguncang-guncang tubuhnya, aku tak pernahmnyangka hanya karena terantuk komik bisa menyebabkan dirinya hilang kesadaranseperti ini.

 

“KyuHyun bangunlah! Maafkan aku! Hiks!” aku mulai menangis tanpa sebab yang pastihatiku masih berkecamuk antara takut dan rasa bersalah yang menggebu.

 

“Wahahahahah!”tiba-tiba saja tawa namja itu pecah dengan kerasnya sembari memandangku dengantatapan yang sangat teramat menyebalkan.

 

“Yak!Kau membohongiku! Nappeun namja!” senatkku sangat marah dengan air mata yangmasih menetes.

 

“Mianhaemianhae!” ujarnya kemudian, aku begitu kaget saat tangannya menggengam tanganku.

 

“Setelahini aku berjanji tidak akan membuatmu kesal atau marah karena aku . .”

 

“HanMi ada namja mencarimu!” teriak eommaku dar bawah membuat perkataan namja ituterpotong.

 

“Neeomma sebentar lagi aku turun, siapa yang mencariku?” jawabku kemudian.

 

“Diabilang namanya Henry!”

 

“Mwo?Henry?” ujarku kaget sembari beranjak keluar dari kamar dengan segerameninggalkan Kyu Hyun yang nampak kecewa.

 

~xXx~~

 

“Henry!”sapaku seriang mungkin mendapati namja itu tengah duduk manis di sofa ruangtamuku.

 

“Hey!Aku ingin mengembalikan note-mu yang terbawa saat kita bertabrakan tadi!” ujarnyaramah.

 

“Aigomaaf telah merepotkanmu Henry-ssi!”

 

“Gwaenchana,untuk apa merasa repot jika harus mengantarkan buku yeoja yang yeppeo ini!”godanya membuatku malu seketika.

 

Tanpadiketahui Han Mi ada sepasang mata dengan sorot mata tajam yang tengahmemperhatikan mereka dengan tatapan sayu, seakan tersiratkan kesedihan yangtengah melanda dirinya.

 

 

~xXx~~

 

“Kaukenapa?” tanya Han Mi begitu Henry pulang dan mendapati Kyu Hyun tengah dengan kesalnyabermain psp dengan muka ditekuk.

 

“Gwaenchana”jawabnya singkat tanpa mengalihkan pandangannya pada psp itu.

 

“Hey,tak baik menjawab seseorang tanpa melihat orang yang bertanya padamu” ujarkulembut. Kubenamkan wajahku pada punggungnya karena memang posisiku yangmembelakangiku.

 

Punggungnamja ini terasa hangat dan nyaman, hingga kemudian namja ini berbalik danmemandangku dengan tatpan yang sulit kuartikan. Hingga semenit kemudian diatersenyum dan malah memelukku, mengundangku ke pelukannya yang teramat hangatjauh lebih hangat dari saat aku bersandar pada punggungnya.

 

“Kyu,boleh aku tau kau ini nyata atau tidak?” ujarku sejurus kemudian begitu kamisaling melepas pelukan. Hanya saja aku masih terbaring tepat disebelahnyamemandang sorot matanya yang entah kenapa selalu tampak menawan.

 

“Akuselalu nyata untukmu Mi-ya” ujarnya lembut sembari tersenyum.

 

“Kalaubegitu aku boleh mencintaimu?” tanyaku kemudian sembari menunduk, menyamarkanrasa malu yang telah mengahmpiriku. Setengah kaget juga bagaimana aku bisaselancar itu menyatakan perasaanku pada namja ini.

 

“Tentu,karena aku juga mencintaimu”

 

“Chup!”Kyu Hyun mngecup sekilas keningku, sebelum akhirnya dia menarik selimutku lebihtinggi agar badanku tertutup selimut seluruhnya. Semenit kemudian dia turuttertidur di sofa sudut yang juga berada di kamarku ini. Hingga akhirnya kuturut memejamkan mata bersamanya yang telah terlelap terlebih dahulu.

 

TBC^^~~

4 thoughts on “My Imagination (Part 2)

  1. kyuhyun itu cma bayangan hyemi aja ya
    karna dya cma ada klo hyemi’a lgi mau ketemu ato ada masalah doang

    lagian hyemi mimpi’a ketinggian mo ketemu ma suami aku *plaaaak ditabok author
    #kabor sebelum diserbu ma sparkyu hehehehe😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s