Five Songs Challenges

 

FiveSongs

FIVE SONGS CHALLENGE

Saya memilih semua lagu ballad, dan genre yang saya suguhkan Hurt, semuanya mewakili perasaan saya ketika mendengar semua lagu itu. Inilah hasil yang saya tulis dari awal lagu itu di putar hingga habis.

Author : Mulberry Spring (Meliza Caterin) Genre : Hurt Lenght : Drablee

Five Songs Challenges

Happy Reading !!

How it works: 1. Pick a character, pairing or fandom you like. 2. Put iTunes or equivalent media player on random. 3. For each song that plays, write something related to the theme you picked inspired by the song. You have only the time frame of the song: no planning beforehand: you start when it starts, and no lingering afterward; once the song is over, you stop writing. (No fair skipping songs either; you have to take what comes by chance!)

*.*.*.*.*.*.*.*.*.*.*.*.*.*.*.*.*.*.*.*

 

Super Junior : In My Dream

Cast : Lee Donghae (SJ), Park Nara (OC) Drabble : 137 words

********** “Arrrggh,” seketika pilar ranjang itu bergetar hebat ketika pemiliknya mengerang dan terbangun dari mimpi yang selama satu bulan ini terus menghantui dalam tidurnya.

Donghae terduduk lesu, dia berjalan pelan menghampiri pigura yang bertengger manis disudut kaca rias istrinya, dengan pelan dia menggapai serta membelai gambar wanita yang bermata bulat serta memiliki senyum manis yang sedang memeluk erat dirinya.

Dengan seketika air matanya menyeruak mengenang kisah tragis yang terjadi diantara mereka, kejadian sebulan lalu hingga saat ini masih menjadi momok yang mengerikan, setiap kali dia harus mengenang kejadian yang tidak akan pernah dia lupakan seumur hidupnya.

Masih teringat jelas ketika dia harus menyaksikan darah segar yang keluar dari kepala istrinya. Setelah mobil sedan yang menabraknya itu berlalu tanpa menghiraukan korbannya yang sekarat, bahkan Park Nara menghembuskan nafas terakhir dipangkuannya.

“Nara-ssi, aku mohon kembalilah padaku walau hanya dalam mimpi!”

*******

Supe Junior : Angel

Cast : Kim Jong Woon (SJ), Moon Geun Young (Aktris) Drabble : 204 words

 

******** Aku hanya bisa terdiam memandanginya di seberang jalan toko tempatnya melukis, sungguh demi apapun ini pertama kalinya aku melihat wanita secantik itu terlihat jelas didepan mataku, semuanya seakan ikut berhenti dan menghilang, sehingga hanya menyisakan aku dan dirinya.

“Agashi, wajahmu seperti bidadari yang turun dari surga, aku akan memanggilmu Cheonsa,” aku hanya bergumam sendiri dari tempatku berada kini.

Ini sudah hari ke 90 aku selalu menatapnya dari jauh, hingga saat ini aku tidak ada keberanian untuk masuk kedalam tokonya dan sekedar bertanya untuk mengetahui namanya.

Namun semua itu hanyalah kenangan yang menyakitkan bagiku, ketika aku mengetahui bahwa dirinya sudah pergi dua hari yang lalu, dia menitipkan sebuah surat yang sangat tidak aku sangka itu adalah untuku.

“Tuan seberang jalan, kenapa kau selalu beridiri disitu? apa kau tidak berniat menyapaku? Sering aku berpikir kau adalah pria terbodoh yang pernah aku lihat, kau bisa berdiri diseberang tokoku hingga berjam-jam hanya untuk melihat ketempat dimana biasa aku duduk dan melihat semua yang aku kerjakan.”

Wanita itu bernama Moon Geun Young, bahkan namanya baru aku ketahui ketika aku mendapatkan surat yang ditipkannya, aku menyesal karena hanya bisa memandanginya tanpa pernah menyapanya sama sekali, bahkan aku tidak sempat mengetahui bahwa dia mengidap kanker otak stadium akhir.

“Agashi, Cheonsa saranghanta.”

*******

 

 

Jang Geun Suk : Love Rain

Cast : Jang Geun Suk (Aktor), Park Rae Ki (OC) Drabble : 190 words

********* Aku memejamkan mataku ditengah hujan yang berjatuhan tepat diwajahku, semua ini terasa begitu indah setiap kali aku mengingat aku berjalan dibawah hujan bersamanya, kami menggunakan payung yang sama, bahkan dengan jelas aku bisa menghirup aroma buah-buahan yang keluar dari rambutnya.

Kami menerobos hujan bersama, saat itu semuanya terasa begitu indah, bahkan aku merasa itu jauh lebih indah ketika satu minggu kemudia kami kembali berjalan dibawah hujan bersama, serta bernaung dibawah payung yang sama, demi Tuhan aku sungguh bahagia ketika melihatnya selalu lupa membawa payung, aku beryukur karena Tuhan telah menurunkan hujan yang bisa membuat kami mempunyai moment indah ini.

“Rae Ki-ssi, saranghae,” dengan bersusah payah akhirnya kata itu terucap juga dari mulutku, setelah enam bulan aku selalu memperhatikannya secara diam-diam, dan berusaha mengenalnya selama satu bulan ini.

Hatiku berdebar ketika menunggu jawaban yang akan dia lontarkan. “Na do saranghae Oppa.”

Saat itu juga aku merasa sepeti banyak kupu-kupu yang berterbangan disekitarku.

Seketika bayangannya tentangnya memudar, ketika aku tersadar bahwa kenyataannya dia telah pergi meninggalkanku dengan cara yang tragis, dia tidak selamat ketika menjalani transplantasi jantung pagi tadi.

“Rae Ki-ssi, aku harap kau disini bersamaku, dan menikmati hujan indah disenja ini.”

*****

 

Kuang Liang : Tong Hua

Cast : Henry Lau (SJ), Nam Jin Hye (OC) Drabble : 201 words

*********

Denting piano yang teralun indah beriringan dengan suara namja yang sedang menyanyikan sebuah lagu dengan penuh penghayatan.

Dia menyanyikan lagu itu dengan segenap perasaanya, setiap bait yang dilapaskan melalui untaian nada terdengar begitu sangat memilukan, seolah-olah pria itu sedang bercerita melalui lagu yang sedang ia nyanyikan.

Dia masih masih mengingat jelas setiap moment indah yang dilewatinya bersama Nam Jin Hye, ketika mereka sedang merapikan barang sesaat setelah pindah rumah, saat mereka kelelahan karena mengangkat sofa yang terasa sangat berat untuk diangkat oleh mereka berdua.

“Nam Jin Hye, wo hen xiang ni, wo ai ni,” dengan cepat Henry mengecup pucuk kepala wanitanya, yang masih terengah-engah karena lelah.

“Keke, wo hen ai ni,” wanita itu memeluk erat pria yang sangat dicintai dalam hidupnya, pelukan itu terasa begitu hangat dan sangat nyaman.

Semua itu tidak berlangsung lama ketika Jin Hye terbatuk anggun, dengan sangat jelas bercak darah tertinggal disudut bibir mungilnya, saat itu Henry menyadari ada sesuatu yang tidak dia ketahui tentang kekasihnya.

Hingga saat ini, malam dimana dia menggelar konser yang selama ini menjadi impiannya, tanpa ada lagi wanita yang selalu menemani setiap hari yang dilewatinya, wanita itu telah pergi, dan tidak mungkin kembali. Tuhan terlalu sayang kepadanya sehingga dia memanggilnya begitu cepat.

******

 

Ryeowook : One Fine Spring Day

Cast : Kim Ryeowook (SJ), Han Hyo Jae (OC), Park Jung So (SJ) Drabble : 246 words *********

“Oppa, setelah membaca surat ini aku harap kau tidak menangis lagi! aku harap kau sudah membuka kado yang sudah aku titipkan kepada Jung So Oppa, kado yang berisikan boneka jerapah itu aku beli tiga bulan yang lalu ketika Dokter memvonis umurku hanya tersisa tiga bulan saja, sedangkan boneka yang berisikan miniatur kita berdua aku memesannya satu bulan yang lalu, boneka jerapah itu mengingatkanku ketika kau ingin memiliki jerapah kecil yang lucu, sedangkan miniatur kita berdua aku sengaja memesannya agar kita tetap bisa bersama melihat matahari terbenam disenja musim semi yang indah, terima kasih karena kau telah melewatkan satu musim terbaik dalam hidupku.”

Seketika air mata Ryeowook menyeruak keluar membasahi kedua pipinya, hatinya terasa bagaikan dicabik hinggak tak berbentuk lagi.

“Ikhlaskan dia, biarkan dia tenang disana! jangan seperti ini aku yakin Hyo Jae tidak ingin melihatmu terus bersedih mengenang kepergiannya, lihatlah aku walaupun aku kehilangan adik yang paling aku sayangin didunia ini, tapi aku berusaha tegar dan menerima semua takdir yang telah digariskan oleh Tuhan.”

Jung So menepuk pundah Ryeowook, dia berusaha menguatkan perasaan pria yang begitu rapuh semenjak kekasihnya meninggal dunia.

“Gomawo, Hyung aku akan berusaha untuk tidak menangisi kepergiannya, walaupun rasanya itu begitu berat, aku merasa semuanya begitu menyakitkan, kenapa dia harus pergi dan hanya menyisakan satu musim untuk diriku bisa bersamanya, aku begitu menyesal karena tidak pernah mengetahui dan memahami apa yang telah dialaminya selama ini, aku menyesal lebih memilih berkarir diluar negri dan tidak mendengarkan permintaanya ketika dia mencoba menahanku untuk tidak meninggalkannya.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s