First Love (첫사랑) #Part2

 

FLV2

 

 

Tittle : First Love (2)

Author : nanakoreans

Twitter : (?)

Genre : Religy,Sad

Rated : T

Length : Threeshot

Main Cast:

*Lee Dong Hae

*Han Seun Ja

*Ain Corliess

 

Sub Cast :

*Kim Hyun Ra

*Lee Sung Sung Min

*Kim Sun Young

 

Disclaimer : this is nana ff,don’t like don’t read.J.

 

***

 

Bukan Kau yang salah…

Juga bukan Dia yang salah.

Dan bukan juga kesalahanku telah menyukaimu.

_Han Seun Ja

 

~SeunJa POV~

 

“bughhh” Aku memukul salah satu dari ketiga Preman itu dengan kayu besar yang tak jauh dari tempatku. Hingga  Preman  yang mencengkram tubuhkun itu pun tersungkur dengan penuh cekatan Aku pun berlari sekencang mungkin dengan sisa-sisa tenaga yang masih tersisa karena pembrontakanku. Agar terlepas dari jerat Preman kurang ajar tadi. Aku pun terus berlari dan mencegat sebuah Taxi yang kebetulan melintas di jalan sekitar taman ini,

 

“Ahjussi  nappeun.. hiks… nappeun” Aku terus saja menangis sesegukan di dalam Taxi ini. Hingga Supir Taxi itu pun merasa khawatir padaku lewat kaca yang ada di depannya itu. Tak ku pedulikan. Hatiku sakit, seandainya saja Ahjussi tak meninggalkan Aku di taman tadi, pasti kejadian mengerikan itu tak pernah Aku alami. Sebegitu rendahkah Aku di mata Ahjussi?,SAKIT. Tak ada lagi kata-kata yang menggambarkan rasa sakitku saat ini.

 

***

 

 “berhenti disini saja Pak!.” Ucapku pelan pada supir Taxi. Aku pun turun dan dengan pelan melangkah dengan gaun putih yang sudah sobek di mana-mana, Aku bingung jika Aku masuk nanti, jawaban apa yang akan Aku utarakan pada Appa dan Eomma. Pasti mereka sangat khawatir. Jika mereka tahu ini karena Ahjussi yang ada mereka pasti akan memecat Ahjussi, meski Aku  membenci Donghae Ahjussi. Tapi Aku tidak mau Appa memecatnya karena Aku. Apa yang harus sAku lakukan?. Ah sudahlah.

“Appa, Eomma!” Aku bertriak kencang karena melihat kondisi rumah yang sangat ramai oleh para Manusia yang berpakaian serba hitam. Ada apa ini?.

“Ahjumma! Waeyo?” Aku bertanya pada pembantuku. Tapi Dia hanya diam sambil menangis pilu Ahjumma memeluku erat dengan penuh ketulusan. Dadanya naik turun menahan tangisnya. Aku bingung, Aku takut. Sangat takut. Kemana Appa dan Eomma?.

 

***

#7 Years Later

 ~Donghae POV~ 

“Appa!” teriak seorang Gadis kecil berusia sekitar 6 tahun itu. Dia begitu lucu. Sangat cantik .

“Appa tadi Aku pulangnya sama Ibu guru habis Appa lama sekali.” Ucapnya begitu lucu padaku.

“maaf ne?. tadi Appa sangat sibuk. Lupa deh untuk menjemput Putri tersayang Appa.”  Aku pun menggendongnya seraya mencium pipi gembulnya yang sangat lucu. Lee Hae In.. itulah nama cantik yang Aku berikan. Gadis kecil itu adalah Anakku dan Ain. Ain Corliess… Dialah Ibu dari Anakku. 7 tahun lalu Aku menikahi Ain dengan secara islam dan besar-besaran di salah satu masjid megah yang terletak di tengah kota mesir. Aku sangat bahagia hidup dengannya, Aku kira Ia dan keluarganya akan menolakku. Tapi justru Aku salah. Ain menerima pinanganku. Terutama Ayahnya yang sangat baik padaku. Aku sangat bersyukur pada Allah. Karena keberanianku berpindah Agama. Semua jalan cintaku begitu mudah dan indah. Rasanya semuan ini sudah lebih dari cukup.

 

***

~Author POV~

 

Seorang Gadis berhijab cantik yang berusia 24 tahun itu dengan penuh anggunnya berjalan seraya membawa tumpukan buku tebal di tangannya memasuki Campus yang terletak di tengah Kota New York itu. Hijabnya tergerai memanjang hanpir menutupi separuh tubuhnya. Cantik… sangat cantik. Wajah Orientalnya tak henti-hentinya menyunggingkan senyum tulusnya. Sederhana… sangat SEDERHANA!.

 

“SeunJa~ya…” teriak HyunRa pada sahabatnya itu.

“tunggu Aku yakkkk..” timpal SunYoung dengan kesal. Sedangkan SeunJa  tetap berjalan santai dengan buku-bukunya. Gadis berhijab cantik itu mendengar , hanya saja Dia memang suka menggoda 2 sahabat baiknya. Setiap harinya keceriaan itu tak pernah lepas dari ketiga Gadis asli korea itu.

“Sungmin seonsaengnim mengajak kita pulang bersama-sama ke korea’ ucap SunYoung semangat. Ya.. tentu saja. SunYoung menyukai Dosen yang 7 tahun ini mengajar mereka. Mereka Bertiga sudah menyelesaikan kuliahnya dengan baik selama 7 tahun ini. Dan lusa rencananya mereka akan pulang bersama ke negara asal mereka.

“bagaimana?” timpal HyunRa.

“terserah kalian saja. Aku tak keberatan.” SeunJa tersenyum menjawabnya. Gadis manja itu kini berubah menjadi Gadis berhijab cantik yang begitu lembut dan ramah. Tak ada lagi kesombongan. Tak ada lagi ucapan kasar. Walaupun keceriaan tak pernah hilang darinya.

 

“asik….” Ucap SunYoung gembira. Sepertinya Ia begitu senang dengan keberangkatan mereka lusa bersama Lee Sungmin. Tentu saja hanya SunYoung yang senang, sedangkankan HyunRa dan SeunJa biasa saja. Bagi mereka itu adalah hal biasa. Kenapa SunYoung berlebihan. Gadis itu itu benar-benar lucu.

 

***

“Alhamdulillah..” SeunJa memegang dadanya sambil mengucap syukur,ya.. mereka berempat baru saja turun mendarat di Incheon Airport. meski begitu banyak kejadian pahit  yang terjadi Pada SeunJa. Gadis itu masih tetap saja bisa tersenyum dari balik jilbab hitam tergaerai di wajahnya.

“brukk” seorang gadis kecil tiba-tiba saja menabrak HyunRa yang ada di samping SeunJa.

“apooo… huaaaa Appa.. hikss” gadis kecil itu menangis seraya bertriak memanggil Appanya. HyunRa membantunya berdiri. Sedangkan SenJa membenarkan tas gadis kecil itu dengan penuh sayang.

ya“yakkk Anak kecil!. Kenapa ceroboh sekali hak!” SunYoung begitu frontal karena keaktifan gadis kecil itu.

“genchana. Uljima eoh?” ucap Sungmin sambil menggendongnya. Dengan begitu tulus Sungmin menggendong Anak itu kebagian informasi karena Gadis kecil itu tadi  berlari-lari mencari Appanya. Sedangkan SeunJa dan kedua sahabatnya itu pun pasrah mengikuti Sungmin.

Mereka pun tiba dan pihak informasi pun mengumumkan dan memanggil siapa  Ayah gadis kecil itu.

 

Selang beberapa menit. Seorang Lelaki berusia kira-kira 37 tahun itu dengan penuh khawatir menghampiri bagian informasi. SeunJa saat ini menggendong gadis kecil itu menggantikan Sungmin.

“Appa!” teriak gadis itu setelah Appanya mengghampiri. Sedangkan Appanya tak menjawabnya. Pria itu membeku di tempatnya. Ia tak percaya dengan apa yang Ia lihat di depan matanya saat ini. Sedangkan Gadis berhijab yang sedang Pria itu tatap, hanya berekspresi biasa saja. Tak ada senyum darinya. Dan tak ada juga tatapan kebencian dari mata sipit indahnya itu.

“SeunJa~ya…” lirihan itupun begitu saja terlempar dari mulut Pria tampan yang terlihat sayu itu. Desiran kuat tak henti-hentinya bergelora di tubuhnya saat menatap mata teduh nan manja dari sorot mata gadis berhijab di hadapannya saat ini.

 

 

 tbc

 

 

 

 

 

 

Once in a while You are in my mind

I think about the days that we had And i dream that these would all come back to me If only you knew every moment in time Nothing goes on in my heart Just like your memories How I want here to be with you Once more

You will always gonna be the one And you should know How I wish I could have never let you go Come into my life again Oh, don’t say no You will always gonna be the one in my life So true, I believe i can never find Somebody like you my first love  Once in a while Your are in my dreams I can feel the your warm embrace And I pray that it will all come back to me If only you knew every moment in time Nothing goes on in my heart Just like your memories And how I want here to be with you Once more..You will always be inside my heart And you should know How I wish I could have never let you go Come into my life again Please don’t say no Now and forever you are still the one In my heart So true, I believe I could never find Somebody like you My first love..

You will always gonna be the one And you should know How I wish I could have never let you go Come into my life again Oh, don’t say no You will always gonna be the one So true, I believe I could never find Now and forever…

 

 

3 thoughts on “First Love (첫사랑) #Part2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s