Saranghae Songsaengnim (Part 1)

 

SS1

 

Saranghae Songsaengnim

 

 

Author : Aiko
Type : Sequel
Genre : Romance
Rating : PG 16
Length : 2 or 3 Shoot


Main Cast : Jung Yong Hwa, Park Shin Hye
OC : Kim Sang Bum, Kim So Eun, Park Min Young, Seo Hyun

Disclaimer : Cerita ini hanya fiktif belaka. Sementara nama-nama yang digunakan hanya meminjam saja untuk keperluan cerita tidak ada maksud menjelekkan siapapun..just for fun chingu . Mohon kritik dan sarannya ya readers maklum ff ke dua, author lagi belajar nulis..hee dan maaf kalau salah-salah kata.
Note : FF ne di post juga di fb www.facebook.com/ faqih.icueth dan di http://choiyuki. wordpress.com
No Bash Readers

 
Happy Reading all..

Shin Hye Pov
“aaaaahh siaaaalll..siaall…siaaaallll..siaaaaaaallllll” q terus memukuli kepalaku sambil berjalan. Kenapa nasibku buruk sekali sh..?? kenapa juga eomma harus mencarikan guru private segala coba..?? aku kan tidak bodoh-bodoh amat hanya malas belajar saja. Kalau begini bagaimana aku bisa main dengan duo Kim itu lagi..?? iya siapa lagi kalau nukan Kim So Eun dan Kim San Bum itu. Siaaaallllll.

“tunggu apa aku harus memohon pada eoni saja biar dia bisa membantuku untuk meyakinkan eomma..?? ani..eoni pasti juga mendukung eomma selama ini kan dia selalu mendukung eomma dalam segala hal, trus aku harus bagaimana..?? aaaahhhhhh”
Praaaaakkkk….
Tanpa sadar kakiku menendang kaleng bekas minuman soda yang mengalangi jalanku

“aoooo appo” aku langsung menoleh ke sumber suara dan betapa kagetnya aku ketika melihat seorang wanita manatapku dengan tatapan kemarahan. Iya Tuhan mati aku…

“yyaa kau apa-apaan kau aahh..?? menendang sembarangan..matamu kemana..??” katanya sambil berjalan ke arahku dengan membawa kaleng yang aku tendang tadi

“mian..mian ahjuma q tidak sengaja”

“mmwoooo..?? ahjuma..?? kau bilang apa tadi..??” katanya kini sudah ada di depanku dengan berteriak

“ahjuma..ahjuma mianhe” kataku polos

“yyaaa..!!! dasar anak kecil tidak tahu sopan santun” katanya marah sambil mengangkat tangannya hendak menamparku. Aku refleks menutup mata karena aku tahu pasti akan sakit sekali. Tapi tunggu..kenapa tidak terasa sakit sama sekali.?? apa yang terjadi..?? apa aku sudah di surga..?? aduuuuuhh aku terlalu berlebihan..tidak mungkin kan aku mati hanya karena tamparan ahjuma ini..?? atau aku punya ilmu kebal..?? ah itu lebih tidak masuk akal lagi.
Aku perlahan membuka sebelah mataku untuk melihat apa yang terjadi aku tidak mati atau punya ilmu kebal tapi ada yang menahan tangan wanita itu sebelum tangan mulusnya mendarat di pipiku. Aku terpana melihat laki-laki itu, tampan sekali

“apa yang kau lakukan” kata laki-laki itu

“tapi Yong-ah dia sudah menendang kaleng bekas minuman dan mengenai kepalaku dan dia juga memanggilku ahjuma..dia memanggilku ahjuma” kata wanita itu dengan nada manja, ah jadi nama laki-laki itu Yong tapi Yong apa ya.?? ah sekarang bukan waktunya memikirkan itu Shin Hye babo..pikirkan bagaimana caramu menyelamatkan diri.

“tapi dia kan tidak sengaja Seo, lagipula dia sudah minta maaf kan padamu” laki-laki itu menambahkan

“tapi tadi kan kita akan melakukan ciuman pertama kita setelah kita jadian chagi..?? dan gara-gara anak bodoh ini semuanya gagal” katanya sambil menunjuk ke arahku.
Mampus aku..jadi tadi mereka akan berciuman dan aku menggagalkannya. Tidak aku sudah tidak aman lagi, aku harus menyelamatkan diri sebelum wanita ini benar-benar menamparku. Aku harus lari, sekarang atau tidak sama sekali. Iya aku harus menyelamatkan diri dari ahjuma mengerikan ini. Aku memundurkan badanku perlahan-lahan sambil menghitung dalam hati hanaaa..duuul..seeettt.

“mianhe ahjuma” kataku sambil berlari ke arah sekolah

“yya!!! Awas kau anak kecil” kudengar kata-kata terakhirnya padaku sebelum aku semakin menjauh dari mereka
Shin Hye Pov End

Author Pov
“yya chagi..kau dengar kan dia bilang apa tadi padaku..??” kata Seo Hyun

“arra..aku dengar, tapi dia kan hanya anak kecil..tidak seharusnya kamu marah-marah seperti itu Seo-ah” kata Yong Hwa

“tapi dia mengataiku ahjuma dan dia juga menggagalkan ciuman pertama kita chagi” kata Seo Hyun sambil bergelayut mesra di tangan Yong Hwa

“sudahlah jangan marah-marah nanti cepat tua lo” ucap Yong Hwa sambil mencubit hidung Seo Hyun

“lagipula kamu kan bukan ahjuma dan untuk ciuman itu kita masih bisa melakukannya lain kali kan..?? sekarang bagaimana kalau kita makan saja..??” kata Yong Hwa menambahkan

“hhhmmm baiklah..kajja” ucap Seo Hyun sambil menggandeng tangan Yong Hwa
###

Halaman Sekolah
“akhirnya aku selamat juga”

“wae..?? kenapa kamu seperti itu..??” tanya sahabatnya Kim So Eun yang melihat Shin Hye kelelahan

“itu..itu..t-tdi itu ad….”

“yya tarik napas dulu baru bicara” kata So Eun sambil memberikan air minumnya untuk Shin Hye dan mengajaknya duduk

“sekarang ceritalah” So Eun menambahkan

“hari ini aku benar-benar sial sekali..tadi saat dalam perjalanan mau kesini aku hampir di tampar oleh seorang ahjuma” kata Shin Hye dengan ekspresi wajah ketakutan

“mmwwooo” kata So Eun dan Kim Bum yang baru datang bersamaan

“yya!!! Kalian tidak perlu paduan suara seperti itu donk..memuat kaget saja” ucap Shin Hye dengan wajah kesalnya

“mwo..siapa yang paduan suara babo, kami hanya kaget karena ceritamu itu” kata Kim Bum sambil menjitak kepala Shin Hye dengan kesal, Shin Hye hanya meringis kesakitan sambil memegang kepalanya

“sekarang ceritakan pada kami kejadiannya” Kim Bum menambahkan

“tadi saat aku dalam perjalanan kesini aku sangat kesal pada eomma dan eoni”

“hahahahahahahaha” belum selesai Shin Hye bercerita Kim Bum dan So Eun langsung tertawa mendengarnya

“yya!!! Kenapa kalian tertawa..?? kalian pikir ini lucu..??” ucap Shin Hye kesal

“aani..ani..lanjutkan ceritamu” kata So Eun sambil menahan tawanya

“saking kesalnya saat berjalan aku menendang kaleng bekas minuman dan….”

“coba kutebak..pasti mengenai ahjuma yang mau menamparmu itu kan..??” potong So eun. Shin Hye hanya mengangguk

“hahahahahahaha” tawa So Eun dan Kim Bum kembali terdengar, Shin Hye yang melihatnya hanya bisa mengerucutkan bibirnya kesal

“yyaa!!! Kalian ini temanku bukan sih..?? kenapa dari tadi selalu saja menertawakanku bukannya prihatin” ucap Shin Hye

“habisnya kamu lucu sekal Shin Hye chagi..baiklah lanjutkan ceritamu” ucap Kim Bum sambil mencubit pipi Shin Hye

“kaleng yang kutendang memang mengenai ahjuma itu, dan yang lebih parah lagi aku menggagalkan ciuman pertamanya dengan namjachingunya” kata Shin Hye dengan ekspresi ketakutan mengingat kejadian tadi

“untung saja namjachingunya datang dan menahan tanganya sehingga dia tidak jadi menamparku, tidak lucu kan kalau pipiku harus menerima tamparan lebih dulu dari pada dicium” Shin Hye menambahkan sambil memegang pipinya, kedua temannya yang mendengar hanya bisa tersenyum

“memangnya kenapa kamu kesal sekali pagi ini” Tanya Kim Bum

“ini gara-gara eoni, karena sebentar lagi kita lulus sekolah eoni menyuruh eomma mencarikanku guru private agar nilaiku bisa lebih bagus, agar aku bisa masuk ke universitas yang sama dengannya, dan eomma mau saja menuruti keinginan eoni” ucap Shin Hye

“baguslah kalau begitu” kata kedua temannya bersamaan

“yya!! kalian ini kenapa dari tadi jadi kompak sekali sih..?? kalian senang ya aku punya guru private..?? kalau aku punya guru private aku tidak akan bisa main lagi dengan kalian” ucap Shin Hye

“sebenarnya sih iya” Shin Hye melongo mendengarnya tidak percaya

“yang pertama kami juga berencana masuk universitas yang sama dengan Min Young eoni, yang ke dua karena kampus itu merupakan kampus favorite standar nilai yang digunakan cukup tinggi jadi dengan kamu punya guru private kami tidak akan selalu menemanimu bermain dan kami juga bisa belajar” kata So Eun yang diiyakan oleh Kim Bum

“yyaa!!! Kalian jahat..sama dengan eomma dan eoniku” ucap Shin Hye

“sudah..terima saja Hye-ah ini demi kebaikanmu juga, lagi pula kamu terlalu banyak bermain jadi nilaimu selalu saja turun”

“iy benar kata So Eun, dulu nilaimu kan tinggi tapi sejak kamu terlalu sering bermain nilaimu jadi semakin
rendah” ucap Kim Bum

“lalu kapan kamu akan belajar dengan guru private itu..?? Kim Bum menambahkan

“mungkin besok atau lusa..tergantung eoni bisa dapat guru privatenya cepat atau tidak” kata Shin Hye

“kalau begitu belajar yang rajin y Shin Hye changi..hehehe” ucap Kim Bum

“kajja kita pulang..ini sudah siang besok kita sudah harus masuk sekolah lagi kan..??” Kata So Eun

“eh kita tidak jadi main ya hari ini..??” Shin Hye memelas

“ani..mulai sekarang tidak ada bermain lagi Hye-ah” Shin Hye melongo melihat kekompakan dua sahabatnya ini
###

Keesokan harinya
Seoul University
“Min Young -ya..ada apa ingin menemuiku..??” ucap Yong Hwa sambil duduk di samping Min Young

“itu..hhhhmmm…Yong bolehkan aku meminta bantuanmu..??” ucap Min Young ragu

“mwo”

“aku ingin kamu mengajari dongsaengku, maksudku aku ingin kamu menjadi guru private untuk dongsaengku” ucap Min Young

“guru private..??

“ne guru private..eomma menyuruhku mencarikan guru private untuknya karena sebentar lagi kelulusan sekolah. Tapi setelah kupikir-pikir kamu lebih cocok menjadi guru private dongsaengku melihat sifatnya yang seperti itu, aku khawatir kalau aku menggunakan guru private lain mereka tidak akan tahan mengajarinya” kata Min Young

“hhhhmmm..baiklah mulai besok setelah kuliah aku akan mengajarinya” ucap Yong Hwa

“jinja..??”

“ne, besok kita berangkat bersama ya” ucap Yong Hwa, Min Young mengangguk senang

“changkaman..tapi bagaimana nanti dengan Seo Hyun..?? apa dia tidak akan marah kamu mengajar dongsaengku..?? bukankah dia sangat protective padamu..??” Min Young menyampaikan kekhawatiranya

“tenanglah nanti aku akan bicara dengan Seo Hyun, aku rasa dia akan menerimanya karena bagimanapun juga kamu kan temanku, aku lebih dulu mengenalmu dari dia jadi dia harus menerimanya” kata Yong hwa menyakinkan Min Young

“gumawo Yong Hwa-ya” ucap Min Young
###

“apa yang kau bicarakan dengan Min Young di taman kampus..?? aku melihatmu berbicara dengannya tadi” ucap Seo Hyun begitu Yong Hwa menghampirinya

“ah itu Min Young memintaku mengajari dongsaengnya, maksudnya menjadi guru private untuk dongsaengnya itu”

“lalu kamu menerimanya..?? kenapa tidak dia saja yang mengajari adiknya sendiri”

“ne..aku menerimanya. Kalau dia yang mengajari dongsaengnya sendiri dongsaengnya itu tidak akan mematuhinya karena Min Young itu kakaknya sendiri” ucap Yong Hwa

“aku kan sudah bilang aku tidak suka kamu dekat-dekat dengan gadis lain apalagi Min Young Min Young itu dan sekarang dia malah memintamu menjadi guru private untuk dongsaengnya, apa jangan-jangan ini hanya akal-akalannya saja agar bisa dekat-dekat dengamu lagi dan pada akhirnya akan merebutmu dariku..??” kata Seo Hyun

“Seo sudahlah, jangan terlalu berlebihan begini. Aku dah Min Young hanya berteman dari dulu dan kamu tahu itu. Aku sudah mengenal Min Young jauh sebelum aku mengenalmu jadi jebal jangan cemburu pada Min Young lagi araso” kata Yong Hwa

“tapi Yong..aku hanya..”

“sudahlah Seo..aku kan sudah sering bilang padamu untuk menghilangkan sedikit cemburu berlebihanmu itu..itu tidak akan baik untuk hubungan kita, jadi aku minta ini yang terakhir kali kamu seperti ini araso!!!” ujar Yong Hwa memotong ucapan Seo Hyun

“araso” ucap Seo Hyun dengan wajah kesalnya
####

Keesokan harinya
Kediaman keluarga Park
“Shin Hyeeeeeeeeee banguuuuuuuuuuunn..nanti kamu terlambat” eomma berteriak dari dapur membangunkan Shin Hye

“sebentar eomma…5 menit lagi ne” ucap Shin Hye sambil memperbaiki selimutnya

“ini sudah jam tujuh Shin Hye mau sampai jam berapa kamu tidur..??”

“mwoo!!!! Jam tujuh, mati aku” Shin Hye bergegas bangun dan masuk kamar mandi, kemudian mandi dan memamkai seragamnya dan bergegas turun ke dapur

“eomma kenapa tidak membangunkanku sih dari tadi..??” ucap Shin Hye smabil memakai sepatu

“eomma sudah membangunkanmu dari tadi sampai eomma bosan masuk ke kamarmu lagi, eonimu juga sudah membangunkanmu tapi kamu tidak bangun juga” eomma menjelaskan

“lalu eoni kemana sekarang..??”

“dia sudah berangkat karena ada kuliah pagi..oya pulang sekolah kamu langsung pulang karena gurumu akan datang hari ini jadi kamu tidak boleh bermain arraso”

“aish sial..aku berangkt eomma..annyeong” pamit Shin Hye sambil menyambar roti dan bergegas ke sekolah

“anak itu tidak pernah berubah” kata eomma sambil menggelengkan kepalanya
###

Sekolah
Begitu jam pelajaran selesai So Eun menghampiri Shin Hye

“kemana saja kamu..?? kenapa bisa terlambat sih..??” tanya So Eun

“aku bangun kesiangan gara-gara semalam melihat konser CNBLUE yang aku download kemarin”

“aish kau ini tidak lihat waktu, untuk songsaengnim tidak melihatmu masuk tadi”

“iya aku beruntung sekali hari ini tapi sepertinya keberuntunganku itu tidak akan bertahan lama deh” ujar Shin Hye dengan raut wajah muram

“ada apa..?? apa terjadi sesuatu..??” So Eun khawatir

“mulai hari ini aku belajar dengan guru private jadi eomma memintaku utnuk langsung pulang”

“kamu ini buat orang khawatir saja” ujar So Eun tersenyum sambil menjitak kepala Shin Hye

“appo” Shin Hye mengelus kepalanya

“sudah terima saja eomma dan eoni-mu hanya ingin yang terbaik buatmu Hye-ah”

“arraso.arraso..sudah jangan ceramah lagi kepalaku pusing mendengar ceramahanmu itu” ucap Shin Hye sambil menutup telinganya. So Eun hanya tersenyum melihat tingkah lucu sahabatnya.
Selesai sekolah Shin Hye memutuskan langsung pulang kerumahnya.
###

Kediaman keluarga Park
“annyeong eomma” salam Min Youn kepada eommanya yang tengah duduk di ruang tamu

“annyeong chagi, kamu sudah pulang..??” tanya eomma sambil melihat ke arah Yong Hwa, Min Young yang sadar segera memperkenalkan Yong Hwa pada eommanya

“ah ne eomma..oya kenalkan ini Yong Hwa..Jung Yong Hwa, dia temanku dan di akan menjadi guru private Shin Hye”

“omo!!eomma piker guru private Shin Hye tua tapi ternyata masih mudah dan tampan sekali” ujar eomma sambil tersenyum menatap Yong Hwa

“annyeong ahjuma Jung Yong Hwa imnida” ujar Yong Hwa memperkenalkan diri

“annyeong Yong Hwa..kalian sudah makan..?? kajja kita makan dulu sambil menunggu Shin Hye pulang” ajak eomma

“ne eomma..kajja Yong” ujar Min Young sambil membawa Yong Hwa ke ruang makan
Di ruang makan mereka berbincang-bincang sambil makan siang. Yong Hwa yang memang sopan membuat nyonya Park langsung menyukainya. Setelah makan siang mereka kembali duduk di ruang Tv sambil menunggu Shin Hye.

“tumben sampai sekaran Shin Hye belum pulang eomma..?? apa jangan-jangan dia kabur lagi..??” ujar Min Young khawatir

“sudah kita tunggu saja sebentar lagi juga dia pasti pulang, eomma sudah bilang padanya tadi pagi untuk pulang secepatnya jadi dia pasti akan pulang” Min Young yang mendengarnya mengangguk
Tidak lama kemudian terdengar suara pintu pagar yang di buka

“aku pulaaaang” Shin Hye berteriak lemah

“tu kan benar kata eomma dia pasti pulang” ujar eomma sambil berdiri

“annyeong eomma, eoni” sapa Shin Hye tak bersemangat

“chagi kemari..eomma akan memperkenalkanmu dengan guru privatemu” ucap eomma bersemangat

“ne” ujar Shin Hye berjalan ke arah eomma dan eoni-nya sambil menundukkan wajah

“chagi..kenalkan ini guru privatemu, nama Jung Yong Hwa” ucap eomma sambil memperkenalkan Yong Hwa

“Park Shin Hye imnida” ujar Shin Hye yang masih menunduk

“Jung Yong Hwa imnida” ujar Yong Hwa sambil menjulurkan tanganya. Shin Hye yang merasa mengenali suara itu segera mengangkat kepalanya tidak percaya

“kamu!!!”

TBC

Mian kalo ceritanya membosankan chingu..mohon kritik dan sarannya y..arigatou

13 thoughts on “Saranghae Songsaengnim (Part 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s