Nothing On You (Part 2)

 

NOY2

Title : Nothing On You

Author :Windy Thinewest Oppa (@pratiwiwindy1)

Main Cast : Choi Siwon

Park Hyemi

 

Other Cast :

Cho Kyuhyun –> Cho Kyuhyun

Kim Kibum–> Kibum

Cho Hana –> Hana

 

Type : Chapter

Genre : Romance, Sad Ending , Family

Rating : PG-18 ( All reader who Open mind )

Disclaimer : This story pure my imagined and my fantasy. All the Cast just belong to God but the story is my own. Hope you like it guys. Not for to copy and Please don’t be plagiator!

 

Happy Reading …… ^__^

 

Chapter -2-

 

FLASHBACK

Author POV-

 

Seorang yeoja sedang berdiri di depan cermin menatap dirinya yang terbalut gaun pengantin . Senyum terkembang di waja yeoja itu . ” Oppa bagaimana menurutmu ?”, tanya yeoja itu pada seorang namja yang sedang duduk membaca dokumen di tangannya .

” Kau terlihat cantik memakainya .”, jawab namja itu sekenanya . Tumpukan dokument di hadapannya menyita banyak perhatiannya .

” Oppa kau tak melihatku , bagaimana kau tahu aku cantik ?”, protes yeoja itu dengan sebal . Dia melajukan langkahnya menuju sofa tempat namja itu duduk . ” Oppa ,singkirkan tumpukan dokumen itu sebentar saja . “, pintanya halus seraya mencoba mengambil folder dokumen yang sedang dibaca namja itu.

” Aku sibuk , Hye . Bisakan kita lanjutkan ini besok !”, keluh namja itu mengundang tatapan sedih yeoja di sampingnya .

” Tapi pernikahan kita tinggal sebulan lagi. Kau masih saja sibuk dengan pekerjaanmu . ” , keluh Hyemi yang tak digubris namja di hadapannya . ” Oppa apa kau benar-benar mencintaiku ?”, tanya Hyemi akhirnya .

Siwon perlahan menutup folder dokumen yang dipegangnya . Dia tak langsung menjawab pertanyaan Hyemi , ada kerut berfikir terukir di dahinya . ” Apa kau akan kecewa jika aku menjawab ‘belum’?”.

Hyemi tersenyum miris di sampingnya . ” Araso . “, Hyemi tak ingin berkhayal terlalu tinggi soal cinta . Hyemi memperhatikan Siwon , calon suaminya . Orang yang semakin hari semakin dicintainya . Cinta bertepuk sebelah tangan ini membuatnya sedikit sedih . ” Tapi kau akan mecintaiku pada akhirnya . ” , bisik Hyemi yang membuat Siwon tersenyum tipis .

” Apa kau menantangku ?”, tanya Siwon yang tiba – tiba berbinar tertarik . Kali ini dia benar benar memperhatikan Hyemi dalam balutan gaun pernikahan mereka . ” Kau sangat cantik .”, katanya tulus . Dia mencoba menyentuh sarungtangan satin yang dikenakan Hyemi , perlahan dia menautkan jemari mereka . ” Aku ingin memperingatkanmu kalau aku tak mudah untuk ditaklukkan !”, Siwon menatap Hyemi dengan tajam , dia memperhatikan garis bibir indah Hyemi , sesuatu yang jahat telah mendorongnya untuk melakukan hal diluar kendalinya . Bibirnya semakin mendekat ke arah Hyemi . Jarak mereka semakin mendekat hingga Siwon bisa merasakan hembusan nafas Hyemi. Siwon menyentuhkan bibirnya perlahan ke bibir Hyemi . Siwon mulai meletakkan tanganya untuk mencengkram rambut Hyemi yang terurai indah . ” Balas aku !”, bisiknya.

Hyemi bingung tak tahu apa yang harus dilakukan . Walau usianya sudah 20 tahun tapi ini adalah pengalaman pertama baginya . Ciuman Siwon sangat lembut tapi meuntut . Siwon memintanya untuk membalas ciumannya , tapi Hyemi tak mengerti apa yang harus dilakukan . Pada akhirnya dia mencoba meletakkan tangannya yang gemetar ke dada bidang Siwon , dia mencoba menekankan bibirnya mengimbangi Siwon . Sesuatu tentang ciuman ini membuat desir panas di dada Hyemi hingga dia ingin menangis . ” Oppa …”, Hyemi mendesah lirih saat Siwon menggigit bibir bawahnya dengan lembut . Mereka terlarut dalam suasana hingga tak tahu ada mata yang sedang memperhatikan mereka .

” Hyemi~ah ….!”, Suara namja dari balik punggung Hyemi membuat Hyemi tersentak menjauhkan Siwon .

” Miane .”, ujar Hyemi perlahan , sebelum menoleh kepada orang yang menggagu waktu pribadinya dengan Siwon. ” Kyuhyun Oppa ?”, ujar Hyemi terkejut memperhatikan sahabatnya berdiri di apartementnya dengan keadaan basah kuyup.

Namja yang dipanggil Kyuhyun itu menunjukkan wajah sedih . ” Aku membutuhkanmu , jangan tinggalkan aku !”,

****************

” Tunggu di sini . ” ujar Hyemi kepada sopirnya. Dia melangkahkan kakinya keluar dari mobil . Angin laut dan deru ombak menyambut kedatangan Hyemi. Perlahan Hyemi melangkahkan kakinya menjauh . Kabut tebal dan ilalang mengelilingi jalan setapak yang dilalui Hyemi , dia berusaha mendaki lereng curam untuk menuju tebing batu di hadapannya . Senyumnya sedikit terkembang saat melihat bunga Sweeat pea sudah mulai bermekaran di sekitar gundukan tanah di hadapannya .

Hyemi menghentikan langkahnya di depan nisan batu di hadapannya . ” Sudah lama sekali kita tak bertemu !”. ujar Hyemi perlahan seraya duduk ditumpu kakinya . Dia mencoba merasakan kerasnya gundukan tanah di hadapannya . ” Miane , karena meninggalkanmu di sini sendiri .“, Hyemi lalu terdiam . Dia mencoba menangkap musik alam di sekitarnya. Hal yang sudah hampir dia lupakan selama dua tahun ini . Suara-suara itu mengundang kesedihan dalam diri Hyemi , perlahan Hyemi merebahkan dirinya merangkul gundukan tanah di hadapannya , ” Kau pasti kesepian di sini ? Siapa yang menyuruhmu meninggal mendahuluiku ? Siapa suruh kau meninggalkanku sendiri ?”, Setitik air mata meniti dari mata Hyemi . Dia mencengkram tanah keras di hadapannya semakin erat .

” Oppa , kenapa dunia semakin kejam padaku . Hidup sungguh tak mudah bagiku .Satu per satu orang yang kucintai meninggalkanku sendiri . Aku kesepian , Oppa . “, Hyemi tak bisa lagi menahan kesedihannya . Di depan makam Kyuhyun sambil memeluk gundukan tanah itu Hyemi menangis meraung , melepaskan semua pertahanan dan harga dirinya . Dia merindukan Kyuhyun , dia merindukan sahabatnya . Dia tak lagi memiliki Siwon di sisinya . Sekarang dia benar-benar sendiri di dunia ini .

Seorang namja sedang bersembunyi di balik lindungan pohon memperhatikan Hyemi yang sedang menangis di depan kuburan Kyuhyun. Namja itu menatap kaku ke arah Hyemi , tangannya mengepal keras mencoba menahan gejolak hatinya . ” Sepertinya saat ini aku tak bisa menemuimu , Kyu .”, ujarnya sebelum berbalik pergi .

*****************

Kibum duduk dengan tangan memijat kepalanya . Pemandangan yang baru saja dilihatnya membuatnya sedikit goyah . Yeoja yang menangis itu bukan yeoja yang sama seperti yang diceritakan Hyeeun padanya . Dia telihat tulus dan sangat menyayangi Kyuhyun .

Kematian dongsaengnya dua tahun lalu masih menjadi misteri bagi Kibum. Kyuhuyun meninggal secara tak wajar di kamar asrama kampusnya . Hasil penyelidikan polisi menunjukkan Kyuhyun mengalami despresi karena kekerasan di kampus . Kibum sangat sedih saat itu , tapi hatinya dibakar amarah saat Hyeeun membeberkan semua cerita kehidupan Kyuhyun dan cinta terpendam Kyuhyun pada Hyemi .Hyeeun menggambarkan Hyemi sebagai wanita yang suka mempermainkan pria hanya untuk kesenanganya . Semuanya diperkuat dengan history panggilan keluar di telefon Kyuhyun sejam sebelum meninggal . Kibum memejamkan matanya lelah . Semua ini benar-benar melelahkan baginya . ” Siapa yang harus aku percaya ?”, bisiknya lirih .

 

*****************

Hyemi POV-

Aku berdiri di sini !. Pada akhirnya aku menyerah dengan cintaku . Aku melangkahkan kaki menusuri lobby perusahaan . Baju kotorku yang terkena debu dan mata sembabku mengundang banyak pertanyaan dari karyawan yang sedang menikmati masa istirahatnya . ” Selamat datang Nyonya .”, sapa salah seorang pegawai informasi . Semua yang berhadapan denganku menunduk hormat sambil berlalu .

Aku memasuki lift yang penuh dengan orang dan menekan tombol 23 . Aku mendengar kasak kusuk tidak sedap yang dilontarkan para pekerja di belakangku . Aku mencoba menenangkan diriku dengan mencengkram folder coklat yang ada di genggamanku .

Lift membuka pada tiap lantai , akhinya hanya tinggal aku sendiri di lantai 23 . Perlahan pintu lift terbuka . Pemandangan serba putih yang kusaksikan selama ini benar-benar sudah berubah . Kantor Siwon Oppa terlihat lebih dinamis dengan warna dan peralatan canggih yang didatangkan dari Jepang . Aku merasa semakin terbuang dari bagian kehidupanku. Hal sekecil apapun bisa membuatku sangat sedih saat ini . Aku melangkah menuju meja Taeyon , sekertaris Siwon Oppa . ” Unnie .”, Sapaku seraya tersenyum . ” Apa Siwon Oppa ada di dalam ?”, Kara Unnie membelalak kaget saat mendengarku memanggil Siwon dengan sebutan Oppa . Tapi detik berikutnya dia tersenyum ramah seperti biasa .

” Sayang sekali Mr . Choi masih ada tamu . Silahkan tunggu sebentar .”, ujarnya lembut . Aku mengagguk perlahan dan menempatkan diriku di sofa tamu . Kara Unnie menawariku kopi tapi aku menolaknya . Kedatanganku hanya bertujuan untuk menyerahkan dokomen perceraian kami yang sudah aku tanda tangani .Aku mencoba melihat tumpukan koran dan majalah yang ada di hadapanku , mataku menangkap sesuatu yang menusuk hatiku .

MERRY – JOSHEP TERANCAM PAILIT ? SKANDAL CINTA CHOI SIWON ? MISS T YANG MENCURI HATI SANG JUTAWAN . SKANDAL MR CHOI DAN IDOL HALLYU . GOSIP PERCERAIAN PASANGAN CHOI .

Judul tajuk berita yang ada hampir di setiap media di hadapanku membuatku terpaku sejenak . Aku mencoba membaca perlahan artikel dari surat kabar yang paling atas . Ada fotoku yang sedang menangis saat upacara pemakaman Kyuhyun di sana . Fotoku diletakkan diantara foto seorang yeoja cantik yang sedang berpelukan mesrah dengan Siwon Oppa . Mereka tertawa bersama di sampul berita itu dan fotoku yang sedang menangis di edit secara apik menjadi background kebahagiaan mereka . Bibirku bergetar membaca uraian berita di hadapanku . ” Unnie ….apa ini ?”, bisikku perlahan .

Kara Unnie terlihat sangat menyesal dengan hal itu . ” Kau baru tahu ? Miane .”, Dia melangkah ke arahku mencoba menepuk pundakku dengan lembut .

” Ya Tuhan ….”, bisikku lirih .

Tepat saat itu Siwon Oppa melangkah keluar dari kantornya . Dia terlihat murung dengan orang yang belakangan aku kenali sebagai Pengacara Han . Siwon Oppa masih berbicara dengan pengacara Han hingga tak menyadari keberadaanku di lobby kantornya . Mereka terlihat sangat serius . Pengacara Han tak sengaja melihat sosokku yang masih tercengang di sofa . ” Nyonya !”, sapanya seraya menunduk sopan . Siwon Oppa mendadak berbalik ke arahku dan tatapan kami bertemu .

*************************

Author POV –

Siwon menatap surat kabar yang di bawa Hyemi dengan tatapan mematikan . ” Kanapa kau tak membuangnya !”, ujarnya marah pada Kara yang sedang duduk di samping Hyemi. Dia memandang Hyemi dengan tatapan dingin . ” Untuk apa kau kemari ?”,

Hyemi berdiri seketika . Dia mengambil folder coklat yang tadi diletakkannya di meja . ” Jadi ini alasanmu meminta cerai dariku ? Karena kau ingin bersama wanita ini !”, Hyemi menahan amarah yang merayapi hatinya . Dia tak benar-benar yakin Siwon memiliki wanita lain selama ini . Tapi semua publisitas ini membuat mata Hyemi terbuka . Perlahan dia melangkah tepat ke arah Siwon berdiri . Jemarinya terkepal di kedua sisi tubuhnya .

” Kara~shi , antar pengacara Han keluar !” , perintah Siwon dengan suara dingin . Dia tak ingin masalah pribadinya menjadi tontonan pekerja di kantornya . Kara segera meminta Pengacara Han untuk mengikutinya . Suasana menjadi sangat kaku sekepergian mereka . Hyemi bernafas dengan berat , matanya penuh amarah untuk Siwon .

” Kau sudah setuju untuk bercerai . Aku sudah memenuhi semua keinginanmu . Lalu apa masalahnya ?”, ujar Siwon dingin . Matanya beralih pada folder coklat di tangan Hyemi , senyum kejam terkembang di bibirnya . ” Kau sudah menandatanganinya ?”,

Hyemi ingin menangis saat ini tapi amarah yang tumbuh menahannya . ” Apa kau senang jika aku bilang iya ?”, Siwon memandang Hyemi yang sepertinya sudah kehilangan akal sehat . ” Kau kira hanya kau yang bisa menyiksaku ?”, ujar Hyemi seraya menyobek folder yang berisi surat perceraian itu . ” Ini yang kau inginkan ?”, dia melempar sobekan kertas itu ke muka Siwon . ” Mian , tapi pikiranku berubah !”,

Siwon mendelik tak senang ke arah Hyemi . ” Apa kau mencoba menantangku , Park Hyemi ?”, geramnya yang sedikit membuat Hyemi takut . ” Kau akan menyesal .”, ancamnya perlahan .

” Tidak . Walau aku mati aku akan lebih menyesal jika aku menyetujui perceraian ini . Aku akan tersiksa sendiri dengan perceraian ini . Tapi dengan menolaknya setidaknya tidak hanya aku yang tersiksa . Kau ….kau juga akan tersiksa . Aku masih menyimpan rasa hormat padamu selama ini , tapi melihat semua berita itu benar -benar membakar habis segalanya . Kau bahkan tak membiarkan aku tahu keadaan perusahaan yang dibangun kakekku …. apa kau benar-benar manusia Choi Siwon ?”,

”Cukup , hentikan !” , Hyemi dapat merasakan kemarahan Siwon . Dia mengenal Siwon , dia tahu saat ini Siwon sudah berada di level yang tak bisa di lawan . Tapi hatinya tergelitik gatal untuk menggodanya sampai akhir.

” Kau kira aku takut ? Tidak . Aku ….”,

” CUKUP !”, teriak Siwon pada Hyemi . ” Sudah kukatakan kau harus menghentikan bualanmu !”,

Mata Hyemi sudah berair . Ini pertama kalinya Siwon berteriak padanya seperti itu . Air mata Hyemi keluar perlahan bukan karena takut . Tapi lebih karena kecewa dengan sikap Siwon . ” Aku tak akan menyerah . “, ujar Hyemi perlahan sebelum berbalik pergi meninggalkan Siwon dengan kemarahannya .

Hyemi melangkahkan kakinya yang gemetar memasuki lift . Di sana dia menangis sejadi jadinya . “ Oppa , bawa aku bersamamu .“, bisiknya dalam hati .

*********************

Sepeninggalan Hyemi, Siwon terduduk lelah di lantai . Ada gurat kesedihan yang selalu di tahannya selama ini saat Sooyoung ada di dekatnya . ” Apa sebenarnya yang kulakukan !”, bisiknya lirih seraya menyapukan pandangannya ke serpihan kertas documen perceraian mereka . ” Miane Hyemi~ah. Miane ….”, ujar Siwon perlahan .

*********************

-TBC-

Ahhhh selesai juga .

Jika ada kesalahan Penulis Harap Maklum ini buat nya diambang kebingungan Cast…jika terdapat nama yg tidak sesuai Harap Lapor yah!!!

2 thoughts on “Nothing On You (Part 2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s