I love you My neighbors (Part 9 – End)

 

ilumn9

Part 9- End
Judul : I love you My neighbors
Cats :
Kyuhyun a.k.a Cho Kyuhyun
Hye sun a.k.a Song Hye Sun

 

Author : Oira Sie Twing Twing

Langsung saja next part

Kyu Pov

Betapa terkejutnya diriku saat ada seseorang yang tiba-tiba datang memelukku dari belakang. Ku kira itu adalah hye sun orang yang sejak dari tadi aku tunggu-tunggu kedatangannya. Aku pun tersenyum banagia mendapat perlakuan seperti itu. Namun saat kubalikkan badanku, senyum yang terukir itu tiba-tiban menghilang saat ku tau siapa yang memelukku tadi. Aku begitu terkejut karena yeoja yang memelukku itu bukanlah hye sun melainkan seohyun.

“kau sedang apa disini.?” Kataku yang masih terkejut.

“mwo… kenapa kau bertanya seperti itu oppa..?? apa kau tak rindu dennganku eoh…??” seo balik bertanya pada ku. Ku lihat ia berjalan menuju bangu kosong disebelahku.

“bogoshippoooo oppa….” katanya dengan merangkul tanganku dengan manjanya. ‘Dari dulu kau memang tak pernah berubah seo. Masih manja seperti dulu.’ Batinku. Namun tak ku balas ocehannya itu.

Seohyun adalah orang yang pernah mengisi ruang kosong dihatiku. Namun itu dulu sebelum ku putuskan untuk mengakhiri hubungan kami. Ya kami putus karena adanya pihak ketiga. Kami menjalin hubungan hampir 2 tahun di jepang. Tapi karena seo ketahuan telah berselingkuh dibelakangku maka ku putuskan untuk mengakhiri semua ini dan akhirnya aku kembali ke seoul untuk melupakannya.

Tiba-tiba kurasakan ada yang menempel di bibirku dan benar saja seo kini telah menciumku namun tak ku balas ciuman itu. Aku pun berusaha mendorong tubuh seo agar melepaska n tautan diantara kami. Belum juga rasa keterkejutanku hilang kini aku kembali dikejutkan dengan sesosok yeoja yang tengah duduk tersungkur akibat bertabrakan dengan seseorang. ‘hye sun’ gumamku.

Saat ini aku tak tau apa yang harus aku lakukan. Aku benar-benar bingung saat ini. ‘Apa mungkin ia melihat apa yang terjadi barusan.’ Pikurku dalam hati.

“wae oppa.?” Terdengar suara seo yang bertanya padaku.

“eoh… aniii… eoh ya seo mian ne aku harus pergi karena ada urusan.” Elak ku. Meskipun sebenarnya aku ingin sekali mengejar hye sun namun tangan seo menarik ku untuk tidak mengejarn hye sun.

“oppa temani aku ne. Aku ingin jalan-jalan.” Katanya dengan puppy eyes jurus andalannya. Aku tak kuasa untuk menolaknya karena itu adalah kelemahanku jika ia bersikap seperti itu.

“kajja oppa” ajaknya sambil menarik lenganku yang kekar ini untuk mengikuti tiap langkahnya.

“kita mau kemana seo.?”

“sudah ikut saja oppa. Nanti kau juga akan tau sendiri.”

“ne” jawabku singkat. Aku benar-benar resah saat ini aku takut hye sun salah paham denganku. Namun disisi lain aku juga tak bisa menolak ajakan seo. Aku pun ikut melangkah keman seo membawaku.

Kyu pov end

Hye sun pov

Entah mengapa hari ini aku merasa bahagia sekali. Apa mungkin ini ada hubungannya dengan kyu yang mengajakku untuk ketemuan ditaman. Ya tadi malam ia mengirim pesan untukku. Memintaku untuk menemuinya ditaman. memangnya ada apa kyu kau ingin kita ketemu ditaman. Aku pun bergegas untuk membersihkan badanku. Dengan cepat ku masuk ke kamar mandi. ‘kenapa kau membuatku penasaran. ‘ rutuku pada diri sendiri sambil menyisir tiap helai rambutku yang ku biarkan terurai. Aku pun hanya tersenyum melihat pantulan dari diriku di cermin.

Aku pun bergegaskeluar setelah selesai berdandan. “kita ketaman kota ya pak.” Kataku saat sudah berada didalam taksi. Dan pada pak sopir itu hanya mengangguk pertanda mengerti. Kini secara perlahan taksi yang ku naiki berjalan meninggalkan gedung apartemen dan melaju ketempat tujuan. Saat diperjalanan tak henti-hentinya ku ukir senyum lewat bibir ku.

“gomawo ahjussi.” Kataku sambil memberikan uang dan beranjak untuk keluar dari taksi.

Aku pun berjalan mencar kyu. Pandanganku menerawang, kulihat satu persatu orang-orang yang ada ditaman. namun pandanganku terhenti saat kudapati seseorang yang tengah menugguku. Aku pun berjalan menuju bangku dimana kyu duduk membelakangiku. Angin sekali aku mengagetinya namun langkah kaki ku terhenti saat ku dapati ada seorang yeoja yang tengah memeluk kyu dari belakang dan tak lam ia duduk disebelah kyu dan menciumnya.

Deg

Sesak sekali melihatnya. Perih sekali bagaikan beribu pisau yang berhasil menyayat hatiku. Tanpa aku sadari tengah mengalis cairan bening yang dari pelupuk mataku. Seketika itu aku pun membalikkan badanku berniat untuk meninggalkan tempat itu karena tak ingin melihat adegan itu di depan mataku. Aku pun berjalan dengan tergesa-gesa dan sesekali dengan kasar ku hapus air mataku. Namun tiba-tiba aku duduk tersungkur karea ada yang menabrakku hingga aku jatuh terduduk. Tanpa pikir panjang aku pun berdiri dan meminta maaf pada orang yang menabrakku. Lalu berlari meninggalkan taman.

Aku pun terus berjalan tanpa tujuan. Dalam tiap langkahku tak henti-hintanya air mataku berhenti mengalir, bahkan makin bertambah deras. “kena ini terasa sakit saat kyu” kataku sambil kupegang dadaku yang nyeri seperti ditusuk-tusuk oleh ribuan pisau.

Langakah ku terhenti di sungai han. Aku pun berlari menuju tepi sungai, kurentangkan kedua tanganku dan kudongakkan kepa;aku menatap langit hitam yang kelam ini. “aaaaaaaaaaaaaaa…” teriakku dengan lantang. Tak ku pedulikan suasana di sekitar sungai han.

“tuhan kenapa ini begitu sakit. Mungkinkah aku sudah mulai jatuh cinta padanya” gumamku lirih ditengah hujan yang mengguyurku dan mengadu pada tuhan. Dan kembali cairan bening itu meluncur dengan gesitnya tanpa ada yang mengkomando. Ku hapus kasar air mataku dengan menggunakan punggung tanganku. Tak lama hujanpun turun membasahi tubuhku. Seolah tau dengan kesedihan yang kurasakan saat ini. Aku pun terduduk sambil sesenggukan meratapi nasibku saat ini. Hingga beberapa saat aku tak bergeming dari tempatku.

Ku putuskan untuk untuk pulang dengan sisa-sisa tenagaku. Kurasakn tubuhku yang mulai melemah seakan tak kuasa untuk menopang tubuhku sendiri. Sudah berulang kali aku jatuh tersungkur. Setalah menempuh perjalanan yang membutuhkan perjuangan kini sampai juga di apartemen.

Aku pun berjalan menaiki tangga. Langkah kakiku terhenti saat sudah sampai dilantai dua. Tepatnya didepan apartemen kyu. Kulirik sebentar sebelum ku langkahkan kakiku untuk masuk kedalam apartemen.

Kuhempaskan tubuh ini dengan kasar di atas temapt tidur.hari ini aku benar-benar lelah. “apakah ini yang akan kau tunjukkan padaku kyu,?” lirih ku. Perlahan-lahan mataku mulai terpejam.

Hye Sun Pov End

Authot Pov

Pagi ini mentari nampak begitu cerah. Terdengar juga suara kicauan burung yang begitu merdu didengar di iringi dengan pohon-pohon yang ikut menari seolah tau mau kalah dengan burung dan sang mentari. Namun distu sisi terlihat seotrang yeoja yang dengan malasnya untuk bangun. Ia merasa kepalanya begitu berat mungkin akibat semalam ia menagis tanpa henti.

Untung saja hari ini adalah hari minggu itu berarti tak ada jadwal kuliah. Hye sun pun melanjutkan tidurnya. Ia malas untuk keluar kamar ia ingin menghabiskan hari minggunya ini untuk tetep dirumah.

Sedangkan ditempat lain terlihat seorang namja yang sedang gelisah. Namja itu adalah cho kyuhyun. Ia tak ingin hye sun salah paham dengannya. Karena ia tak ingin kehilangan hye sun dan kini kyu baru menyadari hatinya bahwa ia telah jatuh hati pada yeoja yng bernama song hye sun. Kyu pun sebenarnya ingin menjelaskan kesalah pahaman ini. Namun sudah seharian ini kyu menunggu didepan apartemen namun hye sun tak kunjung keluar.

1 minggu kemudian

Sudah genap satu minggu kyu tak pernah mengobrol maupun jalan dengan hye sun. Sejak kejadian itu hye sun menghindari kyu. Paling-paling mereka berbicara hanya untuk bertegur sapa dan itu membuat kyu frustasi.

Memanh hye sun sengaja melakukan semua itu karena tak ingin melihat kyu banhkan mengobrol dengannya. Setiap hari hye sun selalu bangun lebih awal dari kyu dan pulang larut. Semua ini ia lakukan agar tak berjumpa dengan kyu.

Kyu benar-benar frustasi hingga akhirnya ia memutuskan untuk menunggu hye sun pulang dan menjelaskan semua yang terjadi diantara mereka. Seiring berjalannya waktu tanpa terasa sudah tiga jam lebih kyu menunggu hye sun dikorodor apartemen. Tiap detik menit jam kyu setia menunggu hye sun yang tak kunjung datang.

Saat ini kyu sudah mulai bosan menunggu orang yang tak kunjung datang. Namun tak berapa lama terdengar suara langakah kaki menaiki anak tangga. Dilihatnya siapa yang datang.

Author Pov End

Kyu pov

Saat ini aku sedang duduk dikoridor apartemen. Ya sudah 3 jam lebih aku menunggu kedatangan hye sun tak ada yang ku lakukan kecuali hanya berdiam diri menunggu, menunggu dan menunggu. Sesekali kulirik jam yang tengah melingkar dengan indah di pergelangan tanganku.

“sudah selarut ini tapi masih juga belum pulang.” Desisku yang sudah mulai bosan menunggu. Tak berapa lama terdengar suara langkah kaki yang berjalan menaiki anak tangga. Ku tolehkan kepalaku dan benar saja orang yang ku tunggu-tunggu dari tadi datang juga. Aku pun berdiri dan berjalan menghampirinya.

Kini suasana menjadi hening. Tak ada kata-kata yang keluar baik dari mulutku maupun mulut hye sun. Hingga beberapa saat, saat akan melangkah pergi meninggalkanku. Kutarik tangannya dan kini kami Saling berhadapan.

“hye sun-ssi ada apa denganmu. Kenapa kau menjauh dariku. Apa ini semua ada hubungannya dengan kejadian waktu itu. Asal kau tauh hye sun-ssi semua itu tak seperti apa yang kau fikirkan selama ini. Lagi pula dia itu….” belum sempat ku meneruskan kata-katanku namun hye sun sudah terlebih dulu memotongnya.

“kyu-ssi aku memang tak tau siapa yeoja itu dan apa hubungan kalian. Dan itu hak mu untuk berhubungan dengan siapapun aku juga tak berhak melarangmu dan aku juga bukan siapa-siapa bagimu.” Jawab hye sun dengan lantang meskipun sebenarnya ia merasa berat untuk melontarkan kalimat-kalimat yang meluncur dari mulutnya.

“tapi hye sun-ssi asal kau tau aku tak ada hubungan dengan dia. Dia adalah masalaluku. Masalalu yang sudah mulai terlupakan semenjak kehadiran dirimu di hidupku. Dan waktu itu aku juga tak menyangka kalau dia akan melakukan hal bodoh seperti itu. Dulu kami memang memiliki hubungan waktu masih di jepang. Namun itu dulu hye sun dan kini semuanya sudah berubah saat aku pindah disini dan muali mengenalmu. Dan ruang kosong itu sudah ada yang berhasil menempatinya sekarnag. Apakah kau tau siapa orang itu.” Jelasku panjang lebar sambil ku pegang kedua tangan mungil hye sun dan ku tatap wajhnya yang menunduk sejak dari tadi.

“orang ayng berhasil menempati ruang kosong itu adalah kau hye sun-ssi. Saranghae hye sun-ssi.” Kataku lagi. Dan ku ungkapkan semua yang ku rasakan selama ini. Memanng suasana seperti ini tak ada romantis-romantisnya namun aku tak tahan lagi menahan gejolak dihatiku. Sekali lagi ku tarik tangannya dan ku peluk erat tubuh mungilnya itu dan ku bisikkan “saranghae hye sun-ssi.”

Kurasakan aroma khas tubuhnya yang sudah menjadi candu bagiku. Sehari saja aku tak mencium aroma tubuhnya itu bisa membuatku gila. Ya aku gila karea cintamu hye sun-ssi. Namun tak ada balasan darinya maka q coba untuk mengulangi kata-kata pengakuanku di telinganya.

“saranghae jeongmal saranghae.” Kataku dengan memper erat pelukanku. Sedangkan hye sun hanya berdiam diri tanpa membalas pelukanku. Sebelum akhirnya ia mengatakan “na nado saranghae kyu-ssi” kubulatkan mataku tak percaya dengan apa yang barusan ia katakan. Dan kini ia mulai membalas pelukanku. Dan aku hanya diam melihatnya. Seolah tau apa yang fikirkan ia pun mengulanginya sekali lagi. “nado saranghae” katanya dengan malu-malu.

Perlahan ku pegang dagunya danku dekatkan wajahku. Kini aku bisa merasakan deru nafasnya. Hingga tak ada lagi jarak diantara kami Dan perlahan-lahan

CHU

Ku kecup bibir mungilnya dengan lembut, karena tak ada balasan dari ciuman itu ku gigit bibir bawahnya dan dengan begitu ia membuka bibirnya dan aku mulai menelusuri bibirnya dengan lembut. Entah sudah berapa lama kami melakukan hal seperti ini. Hingga kurasakan hye sun yang kehabisan nafas. Akhirnya kami melepaskan tautan diantara kami. Dan ku peluk kembali tubuh mungilnya itu.

“jadi sekarang kau resmi menjadi yeojachinguku. Jadi jangan macam-macam denganku. Arra..” kataku pada yeoja yang sudah resmi menjadi yeojachinguku.

“memangnya kenapa jika aku berbuat yang macam-macam eoh.” Godanya dan berlari masuk ke apartemennya.

“yaaakkkkk awas saja kalau aku melihatmu melakukan yang macam-macam dibelakangku.”
Balas ku dengan mengejarnya.

END

Gimana-gimana… garingkah…. ato gaje ending.a…….kkkkkk
Maklumi jha yah saya bngung bnget mau d’bkin ending kyak gmna……
Dan ini sudah mentok bngettttt…

Jgn lupa RCL.a yah

 

4 thoughts on “I love you My neighbors (Part 9 – End)

  1. Wah.. udah ending ya ? Aku kasihsaran dikit ya thor.. bagusnya kalau seohyun dendam gitu sam hye sun.. jadinya kan makin seru .. tp tetep daebakk thor !

  2. Huwaa~ ending.x gaje banget eonn, kurang greget gitu. Critanya klamaan d proses, hbis itu jadian, udah. Gitu aja.

    Kurang ngena, apa lg romance.x kurang buangets. Mianhe yh eonn,^^v tp emang kurang banget buat end.y.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s