RAIN ANGEL // Oneshoot

RainAngel

Titlle                :          RAIN ANGEL

Date Of Made :          12-06-2013| 00.05  s/d 03.37 WIB

Genre              :          Romance Sad

Rating             :          –

Lenght             :          Oneshoot

Author                        :          Avie Rafiyah S (Facebook) @Arafiyah12098 (Twitter)

                                    avierafiyah@yahoo.co.id | avierafiyah@gmail.com (Email)

Note                :          Cerita ini tidak lain dan tidak jauh hanya sekedar fiktif belaka yang

Bila mana ada kekeliruan dalam FF ini mohon di maklumi. FF ini asli dihasilkan dari pikiran Author sendiri. Karena itu apabila ada kesamaan tokoh, tempat dan lainnya itu hanya kebetulan saja. Cerita sedikit diadaptasi dari pengalaman teman Author di SMP.

REMIND PLEASE!!! NO COPY PASTE, & PLEASE READ COMENT LIKE [RCL]

Cast                 :          [T-ara Jiyeon  a.k.aPark Jiyeon]

                             [Super Junior Leeteuk a.k.a Park Jungsoo]

Ost                   :          –     Next Day [SeungRi BIGBANG Solo]

         Day By Day [Jiyeon T-ara]

         A Dreaming Hero [Super Junior K.R.Y] for Ending

 

PLEASE REMIND!!! NO COPY PASTE, & PLEASE READ COMENT LIKE [RCL]

 

RAIN ANGEL]]]]]]]]]]

Cerita ini dimulai ketika …….

Jiyeon POV

Aku berdiri menunggu seorang namja yang bernama Park Jung Soo di sebuah halte bus, dia menyuruhku menunggu di tempat ini. Aku menunggu dan terus menunggunya, aku berharap ia akan menepati janjinya. Namun seperti biasanya iapun tidak lekas datang ke tempat ini.

Akupun berjalan meninggalkan tempat ini  dengan  penuh rasa kecewa didalam hatiku, yah~itu perasaan yang wajar ketika seseorang kecewa karena sang kekasih tidak menepati janjinya. Apalagi ini bukan kali pertama Jungsoo Oppa tidak datang untuk menepati janjinya.

Sore ini langit begitu mendung, apa langit ikut merasakan kekecewaanku pada Jungsoo Oppa? Ah, itu tidak mungkin… karena memang dari pagi hari juga sudah mendung. Ya~ini  memang sedang musim hujan, sehingga setiap hari langit akan terlihat seperti ini.

—— SKIIPPP —–

Jungsoo POV

Seperti biasa sore ini aku berlari cepat dari tempat Traine Dance di Sekolahku menuju Halte Bus, tempatku berjanji kepada yeojachinguku untuk bertemunya disana. Ya~memang aku selalu berjanji pada Lee untuk bertemu di Halte Bus tempat aku menyatakan perasaanku padanya 2 tahun lalu. Namun karena aku selalu terlambat datang kesana, aku tidak pernah bertemu dengannya.

Walaupun memang sebenarnya aku satu sekolah dengannya, namun aku jarang bersamanya. Mungkin karena aku terlalu sibuk dengan obsesiku menjadi seorang Dancer atau seorang bintang yang bisa berdiri diatas sebuah panggung yang dilihat oleh orang banyak, karena itulah di sekolah aku hanya bisa menyapanya tetapi tidak untuk bersamanya.

“ruusshh….” suara hujan yang tiba-tiba turun begitu deras mengguyur badanku. Akupun segera mempercepat langkah kakiku yang sedang berlari menuju Halte Bus. Sesampainya aku disana, ya~seperti biasa Lee sudah tidak ada. Mungkin sekarang dia sedang berjalan menuju rumahnya. Dan seperti biasa pula aku mencoba berlari lagi untuk mengejarnya. Ya~ meski Jiyeon menyangka jika aku tidak pernah datang ke tempat ini, tapi sebenarnya aku tetap berusaha untuk bertemu dengannya di tempat ini.

Jiyeon POV

Hujan mengguyurku saat ini, air mataku ikut pula membasahi pipiku. Mungkin karena hatiku sedang merasa kesal, sakit, & marah pada Jungsoo Oppa. Aku setengah terduduk kali ini, dan menundukkan kepalaku pada lutut kakiku. Hari sudah semakin larut, namun aku tetap menangis ditepi jalan yang sepi ini, aku selalu merasa jika Jungsoo Oppa tidak pernah memperhatikanku lagi.

Sebenarnya aku tidak mau berprasangka buruk seperti ini padanya, namun buktinya selama 1 tahun terakhir ini dia tidak seperti dulu lagi.  Karena  ia tidak pernah menemuiku, sesaat bertemu di sekolah ia hanya berkata “Jiyeon-ah tunggu aku di tempat kita”.

 Aku selalu menunggunya setiap kali ia berkata begitu, namun aku bingung apa sebenarnya yang ia lakukan di sekolah selama ini, sehingga sampai sama sekali tidak bisa menemuiku ataupun bersamaku seperti 1 tahun sebelum tahun ini.

Jungsoo POV

Aku terhenti seketika saat melihat seorang yeoja yang sedang setengah terduduk dan menangis, ku lihat gelang yang dipakai ditangannya. “Bukankah itu yang kuberikan pada Jiyeon  2 tahun lalu?”  bisikku  yang langsung tersadar dan segera menghampirinya. “Jiyeon~ah kumohon jangan menangis! Mianhae jeongmal Mianhae”  ucapku memegang pundaknya. Iapun  berdiri dan berkata “Kau! Aku benar-benar membencimu” ucapnya menangis dan memukul dadaku. Aku langsung memeluk tubuhnya yang basah begitu kedinginan. Walaupun mungkin memang aku sendiri basah karena air hujan ini, namun setidaknya ini bisa menenangkannya.

 Ia memberontak kuperkuat pelukanku sehingga membuatnya menghentikan berontaknya. “Mianhae, Jeongmal Mianhae Jiyeon-ah”  ucapku kembali dan segera mempererat pelukan ini. Ia menangis dan terus menagis, dan berkata “Aku sangat benci, kesal, dan marah padamu Oppa! Apa kau tidak mengerti”  ucapnya membuatku merasa sangat bersalah. “Aku juga benci, kesal, dan marah pada diriku sendiri Lee-ah”  ucapku yang langsung ia jawab  “Kumohon jangan seperti ini lagi”  ucapnya yang langsung membuatku diam.

Jiyeon POV

Aku begitu senang saat ia memelukku, namun seketika aku mengingat hari esok dimana aku akan pergi ke New York untuk menetap disana selama 1 tahun dan menyelesaikan SMA ku disana. Mungkin karena itupula yang membuatku semakin menangis saat Jungsoo Oppa memelukku.

Tiba-tiba Jungsoo oppa melepaskan pelukannya dan menatap wajahku yang mungkin ia lihat begitu pucat, ia memegang bahuku erat-erat dan berkata “Baiklah sepertinya kau harus tahu, 1 tahun ini aku berlatih keras untuk mimpiku. Namun jika kau merasa sakit karena hal itu, aku bisa melepaskan anganku. Mianhae aku tidak pernah mengatakannya padamu”  ucapnya membuatku tersentak merasa bersalah. Aku hanya terdiam iapun memelukku kembali ditengah hujan deras yang sedang mengguyur kami di malam ini. “Aku berjanji tidak akan membuatmu seperti ini lagi”  ucapnya kembali, yang kurasa mungkin itu percuma karena hanya hari esok aku dan dia tidak bisa seperti ini lagi.

—– SKIIPPP —–

Keesokan harinya  Jungsoo menunggu Jiyeon di depan rumahnya untuk berangkat ke sekolah bersama, seketika di pagi hari ini hujan turun kembali, Jungsoo pun menunggunya dibawah sebuah pohon yang berada di taman dekat rumah Jiyeon.

Jungsoo POV

Hari ini kuputuskan untuk menghentikan kegiatan-kegiatanku yang membuat waktuku hilang bersama Jiyeon selama 1 tahun ini. Ya~Aku tidak akan lagi mengikuti latihan dance di sekolah yang begitu menguras waktuku. Mungkin memang sulit saat ini untukku meninggalkan hobbyku ah tidak maksudku mimpiku. “arrrghh….pagi ini begitu dingin karena hujan”  ucapku tersenyum senang, Emhh…mungkin karena kebahagianku selalu datang saat hujan turun.

Saat hujan turun ialah dimana saat aku menyatakan perasaan cintaku pada Jiyeon, dan saat itu pula aku bisa memeluknya (Jiyeon) dengan begitu erat. Aku selalu merasa senang saat ia berkata “Kau adalah Malaikat Hujan, yang hanya bisa bertemu denganku saat hujan” . mungkin dia berkata seperti itu karena aku selalu bisa bersamanya saat hujan turun.

Jiyeon POV

Aku senang karena hari ini orang tuaku kembali hidup bersama setelah perpisahan (perceraian) mereka 2 tahun lalu, ya~inilah latar belakangku pergi ke New York bersama ibuku. Karena disanalah Appaku hidup dan bekerja selama ini. Namun aku merasa sedih pula ketika harus meninggalkan orang yang begitu aku sayangi, ya~Jungsoo Oppa, aku berharap kau akan menungguku. Seperti aku yang selalu menunggumu di Halte Bus.

2 tahun lalu aku merasa bahagia karena menyatukan hatiku dengan Jungsoo Oppa, namun saat itu pula aku merasa sedih karena orangtuaku berpisah. Dan kali ini kedua orangtuaku menyatu kembali, namun aku harus berpisah dengan Jungsoo oppa. Aku berharap RAIN ANGLE itu akan bersamaku lagi.

Kali ini aku akan berkata padanya untuk tetap meneruskan mimpinya menjadi seorang bintang, aku menyesal telah menilai buruk waktu yang dimilikinya. Dia bermimpi dan karena itu dia harus terbangun untuk mewujudkan mimpinya kelak.

—— SKIIPPP —–

Author  POV

Gerbang rumah Jiyeon pun terbuka, Mobil yang ditumpangi Jiyeon pun segera keluar dari halaman rumahnya. Jungsoo yang melihatnya langsung menghampiri mobil yang masih berjalan lambat itu. Jiyeon yang melihat Jungsoo segera keluar dari mobilnya. “Oppa! Mianhae… kali ini aku harus berpisah darimu, namun aku berjanji akan kembali untuk bersamamu”  ucap Lee melihat Jungsoo dengan seragamnya yang basah karena guyuran hujan. “apa maksudmu? Kenapa kau tidak memakai seragammu?”  ucapnya bertanya pada Jiyeon.

Jiyeon terdiam “Nona, Ibu anda sudah menunggu di Bandara. Baju anda akan basah … tolong segeralah masuk kembali ke mobil’’’ ucap sang supir. “Kau mau kemana Jiyeon-ah? Apa kau membenciku karena aku telah menyakitimu? Sekarang aku sudah memutuskan untuk meninggalkan aktivitasku itu”  ucapnya memegang erat pundak Lee.

“Apa kau akan menungguku? Hari ini aku akan memulai hidupku di New York”  ucapnya membuat Jungsoo terkejut. “Walaupun aku menyakitimu selama selama  ini, tapi  kumohon tetaplah disini” ucap Jungsoo menatap tajam mata Jiyeon.

“Berlatihlah kembali dengan baik! aku akan kembali melihatmu setelah kau berada menjadi bintang! Karena disitulah aku melihat RAIN ANGEL ku berada di Televisi”  ucap Jiyeon membuat  mata Jungsoo berkaca-kaca. “Aku tidak akan melupakanmu, karena setiap hujan turun aku akan selalu mengingatmu Oppa”  ucap Jiyeon kembali.

“Malaikat Hujan itu akan selalu bersamaku, karena itu setiap hujan turun berarti aku sedang memikirkanmu”  ucapnya yang kemudian membuat Jungsoo memeluknya erat. “Malaikat Hujan mu adalah aku, karena itu setiap hujan turun kau hanya boleh memikirkanku” ucap Jungsoo dan segera melepaskan pelukannya.

Jiyeon pun segera masuk kembali ke mobilnya, dan membuka jendela kaca mobilnya untuk memberikan gelang yang diberikan Jungsoo  kepadanya. “Berikan ini padaku saat aku kembali lagi” ucapnya pada Jungsoo. Jungsoo hanya bisa tersenyum paksa dengan air matanya, saat menerimanya.

Jiyeon POV

Kali ini ia begitu memelukku benar-benar erat, walaupun pelukannya semakin membasahi badanku. Tapi aku senang ia bisa menerima kepergianku dengan baik. Aku berjanji untuk kembali saat ia telah menjadi seorang bintang, diapun harus menepati janjinya untuk menjadi seorang bintang kelak.

Jungsoo POV

Aku membasahi pakaiannya, karena pelukanku padanya. Aku berjanji akan menjadi seorang bintang, aku tidak akan mengingkari janji seperti janjiku padanya sebelumnya.

SKIIPPP —–

Jiyeon pun telah pergi, hari hari mereka terus berjalan. Jungsoo begitu keras dengan latihannya, Jiyeon tetap merasa senang karena setiap hari ia bisa melihat orang tuanya bersama kembali.

1 TAHUN BERLALU

Kini Jungsoo sudah menjadi seorang Leader dari sebuah boyband, dengan keahlian dance nya yang begitu hebat membuat namanya semakin populer. Sehingga ia sering muncul di acara-acara  Televisi.

Jiyeon POV

1 tahun berlalu, aku telah menyelesaikan sekolahku. Sehingga orangtuaku mengizinkanku kembali ke Seoul. Aku senang karena aku bisa bertemu Jungsoo Oppa kembali, juga karena ia telah menepati janjinya kali ini.  yaitu menjadi seorang bintang Dancer juga Leader dari sebuah Boyband ternama yang tentu saja aku bisa melihatnya di Televisi saat ini.

Sore ini aku akan bertemu dengannya di Halte Bus, walaupun ia pasti akan menutup wajahnya dengan masker tapi aku merasa senang karena bisa bertemu dengannya kembali.

—– SKIIPPP —–

 

Merekapun bertemu di halte Bus itu, karena pada sore itu hujan turun begitu deras yang membuat halte bus sepi dari keramaian Jungsoo pun melepas maskernya. “Aku merindukanmu” ucapnya pada Lee. “Aku Juga”  jawab Lee yang langsung mendaratkan bibirnya di bibir Jungsoo.

Mereka berjalan menjauh dari Halte Bus, sehingga hujan mengguyurnya. Jungsoo menghentikan langkahnya dan menarik tangannya untuk memakaikan gelangnya kembali ditangan Lee, Lee hanya tersenyum senang dan segera memeluk erat Jungsoo.

——————- END ——————– END ——————–

 

Terimakasih kepada semuanya yang telah menyempatkan membaca FF ini, FF RAIN ANGEL ini ada RAIN ANGEL 1 – RAIN ANGEL 2 – RAIN ANGEL 3. Ketidak sempurnaan FF ini mohon dimaklumi, oleh karena itu RCL sangat Author butuhkan. Sampai ketemu di FF selanjutnya. sekali lagi mohon maaf jika feelnya tidak ada. Anyeong!

 

 

One thought on “RAIN ANGEL // Oneshoot

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s