Just Kidding Chagiya,,, Hajiman Neo….

 

JustKidding

JUST KIDDING CHAGIYA, HAJIMAN NEO….


CAST:
SIWON
JI HYUN
CHANGMIN
RAE JIN

 
GENRE: tentuin sendiri


RATTING:——-


FB: Kori kartika putri Elf

 
ANYEONG saya istri sah dari choi siwon*plak datang membawa ff oneshoot, ini murni hasil pemikiran saya,

 

yaudah lah cekidot…
WARNING : TYPO BERTEBARAN DIMANA-MANA
KRITIK DAN SARAN SAYA TERIMA DENGAN IKHLAS

Pagi mulai menyapa, gelap telah tergantikan oleh sinar sang mentari yang terbiaskan dilangit biru diatas sana. Layangan angin yang dengan sejuknya menyapa pagi hari ini, ditambah dengan kicauan burung yang seakan sedang bersenandung menambah keindahan pagi ini. Nampak dua orang anak manusia masih tertidur dengan pulasnya, dengan posisi tangan namja tampan itu melingkar mulus ditubuh sang yeoja yang tak lain dan tak bukan adalah istrinya yang telah dinikahinya 3 bulan lalu, seberkas sinar mentari yang masuk melalui celah-celah tirai gorden itu nampaknya tak membuat kedua anak manusia itu terusik dari tidur lelapnya. Hingga beberapa saat kemudian terdengar suara teriakan dari arah pitu kamar mereka
“yak.. kalian,, ireona..”ucap seorang yeoja yang tak lain dan tak bukan adalah rae jin, yang tak lain dan tak bukan adalah istri dari seorang yesung super junior, ia memang tinggal disini bersama dengan pasangan SI-HYUN. Ji hyun yang notabenenya istri dari siwon ini dari semenjak remaja sudah dianggap anak oleh yesung jadi tak heran bila ia tinggal disini, karena sekarang yesung sedang wamil, ditambah lagi rae jin yang sedang mengandung . namun nyatanya suara lengkingan raejin tidak membuat kedua anak manusia itu terbangun
“yak..”ucap raejin lebih kencang dengan posisi tangan yang ditarunya di pinggang. Dan seketika itu juga terdengar suara lenguhan dari salah seorang orang itu
“eungh,,”lenguh ji hyun berusaha untuk membuka kelompak matanya yang masih berat
“ji hyun.. palli bangun eonni menunggumu diruang tengah setelah kau mandi”ucap rae jin lalu bergegas meninggalkan ruangan itu
“huh..”ji hyun hanyamenghembuskan nafasnya berat
JI HYUN POV
Heuh.. tak tau orang masih mengantuk apa? Kurang kerjaan sekali membangun orang pagi-pagi begini
“yak”ucap eonni sekali lagi, aish berlebihan sekali orang ini tak tahukah aku masih mengantuk?
“eungh”lenguhku lirih sambil berusaha untuk membuka kedua keloopak mataku yang masih berat untuk kubuka
“ji hyun.. palli bangun eonni menunggumu diruang tengah setelah kau mandi”ucapnya lalu bergegas meninggalkan kamarku
“huh..”dengusku kesal, lalu aku berusaha untuk bangun dari tidur lelapku. Huh tapi tunggu dulu kenapa derat sekali seperti ada yang memelukku. Ku lirik sekilas yah ternyata benar si kuda jelek itu yang memelukku aish,, kebiasaan sekali dia. Hah tapi kali ini aku biarkan saja, anggap saja sebagai caraku untuk meminta maaf padanya atas kejadian kemarin, dia memelukku bukan kah berarti dia sudah tidak marah lagi? Dan melupakan kesalahanku kemarin, semoga saja dia sudah melupakan kejadian kemarin
Author pov
FLASHBACK
Disebuah restoran bergaya klasik, nampak seorang namja tampan dengan memakai setelan jas berwarna hitam, dan juga rambut hitamnya tengah terduduk disebuah bangku yang ada disudut ruangan itu, nampaknya ia sedang menuggu seseorang. Tak berapa lama kemudian ia menyunggingkan senyum manisnya yang membuat siapapun yang melihatnya pasti akan meleleh dan jatuh hati akan senyum yang ia perlihatkan itu. Bersamaan dengan hal itu nampak juga seorang yeoja manis dari arah pintu masuk, yeoja itu memakai gaun berwarna merah marun dengan panjang gaun kira-kira 5 centi diatas lutut , dengan rambut yang di gulungnya keatas membuat leher jenjang yeoja itu terlihat, dan tentunya menambah kecantikan yeoja itu. Namun nampak dibelakang tubuh yeoja itu nampak seorang namja yang tak kalah tampan, hal ini membuat namja yang sedari tadi memperhatikan gerak-gerik yeoja itu merubah raut wajahnya. Tangan namja itu mengepal keras, dengan perasaan tanpa bersalah sedikit pun yeoja itu semakin melangkahkah kaki indahnya mendekat kearah namja tampan yang sekarang sedang mengepalkan tangannya,
“ oppa,, mianhae aku telat..”ucap yeoja itu yang btak lain adalah ji hyun tanpa rasa bersalah sedikitpun ia meberikan senyum manisnya kearah namja itu, lalu ia duduk ditempat duduk yang telah disediakan didepan namja tadi
“ mianhae oppa, tadi mobilnya mogok untung saja ada changmin oppa jadi aku bisa ikut, ya kan changmin oppa?”ucap ji hyun sembari memegang lengan changmin
“ekhem.. bisa tolong dilepaskan?”ucap siwon manakala melihat tangan istrinya memegang tangan namja lain
“oh nde, mianhae siwon-si. Oh iya hyunnie oppa pergi dulu yah?”ucap changmin karena ia sadar mengganggu acara suami istri ini
“hum.. syukurlah jika anda merasa changmin-si”ucap siwon dingin, dengan mata tajam menghunus kearah changmin menandakan bahwa kali ini dia benar-benar marah
“oppa.. kenapa terburu-buru? Tidak mau makan dulu bersama kami?”ucap ji hyun mencegah changmin pergi
“ah aniya hyunnie-ya.. bye-bye”ucap changmin melambaikan tangan, tapi secara tidak sengaja dari arah belakang ada seseorang yang berjalan mundur dan akhirnya membuat tubuh changmin jatuh ke tubuh ji hyun yang ada didepannya. Hal ini membuat siwon geram, bagaimana tidak ia melihat istri yang dicintainya sedang berpelukan dengan namja lain didepan matanya sendiri
“lepas..”ucap siwon reflek mendorong tubuh changmin dan menyeret ji hyun untuk keluar dari tempat itu. Hal hasil sepanjang perjalanan ji hyun diomelin habis-habisan oleh suami nya.
FASHBACK OF
JI HYUN POV
Ah.. nampaknya ini memang sudah siang aku harus segera bergegas bangun dan mandi aku tidak ingin eonni marah-marah lagi padaku. Aku berusaha untuk menyingkirkan tangan suamiku dari tubuhku ini, aish erat sekali pelukannya, apa dia benar-benar ingin mebuatku mati eoh? Dasar kuda jelek menyebalkan. Aku coba sekali lagi, dan yeah! Berhasil! Akupun segera bergegas dari tempat tidur dan pergi kekamar mandi yang berada di sudut kamar ini
SIWON POV
“eungh..”lenguh panjangku sembari mencoba mengumpulkan kesadaranku. Bunyi gemiricik air dari arah kamar mandi membuat aku tahu bahwa istriku tercinta sedang mandi disana, aish tega sekali dia tak mau membangunkan suaminya yang tampan ini. Aku lirik jam yang berada dinakas disamping tempat tidurku. MWO? JAM 8 pagi?. Aku langsung berdiri dan berlari menuju kearah kamar mandi aish bahaya ini aku terlambat
Tok.. tok tok
“chagi.. palli buka pintunya aku sudah terlambat” ucapku keras sambil menggedor-gedor pintu kamar mandi
“bentar oppa..”ucapnya dari dalam
Tidak ingin terlambat aku bergegas dari kamar bermaksud untuk mencari kamar mandi lain. Gila saja jika aku harus menunggu dia mandi, bisa menghabiskan waktu berabad-abad untuk menunggunya mandi.
AUTHOR POV
Siwon nampak sudah siap untuk pergi bekerja dengan membawa sebuah koper besar dan tas ransel yang telah digendongnya, dan sesuai dugaanya istrinya tercinta belum juga keluar dari kamar mandi{#gila mandi berapa lama bu?*plak abaikan. Karena ia sudah benar-benar terlambat terpaksa ia pergi tanpa berpamitan pada istrinya, dia hanya berpamitan pada raejin
*3 hari kemudian
JI HYUN POV
Aish menyebalkan sekali kuda jelek itu pergi tanpa pamit, dan tak menghubungiku sama sekali. Hah kenapa aku harus menikah dengan orang sepertinya? Tak tahukah dia bahwa aku sangat merindukannya? Awas saja jika ia pulang akan ku jadikan sate kuda. Hah terus apa yang sekarang harus aku lakukan? Aish rae jin eonni sedang tidak ada dirumah lagi,Aish bahkan semua ini sangat menyebalkan, hum mungkin lebih baik aku membuka account twitter ku saja bukankah sudah lama aku tak membukanya?.
AUTHOR POV
Ji hyun mulai membuka account twitternya
“huh.. ada berita apa yah kali ini?” gumamnya monolog sembari jari lentiknya terus menekan beberapa tombol yang ada dilaptopnya
“mwo?” matanya membulat seketika manakala melihat foto suaminya yang sedang menari diatas panggung dengan didampingi oleh tiga dancer sekaligus dan tentu saja dengan posisi yang boleh dibilang senonoh cukup membuat perih di hati ji hyun yang sangat mendalam
“KUDA JELEK “ucapnya dengan emosi yang benar-benar sudah memuncak dan juga darah yang mulai mendidih
“berani sekali dia, 3 dancer sekaligus? Bahkan tangannya memegang paha-paha dancer itu?”ucap ji hyun dengan muka merah padam, lalu segera ia menutup laotopnya itu dan berlari menuju kamar
Air matanya mengalir dengan begitu derasnya dipipi ji hyun, entah mengapa ketika ia melihat foto-foto itu dadanya terasa sangat sesak sekali, padahal sebelum-sebelumnya ia sering melihat suaminya bersanding dengan wanita lain, tapi menurutnya kali ini apa yang dilakukan oleh suaminya benar-benar sudah sangat keterlaluan.
“hiks..hiks..hiks jadi ini alasan mu tak menghubungiku sama sekali oppa? Kau tega”ucapnya sambil menangis tersedu-sedu. Ji hyun lalu mengambil koper yang ada diatas lemarinya dan memasukkan beberapa bajunya kedalam koper itu, ia keluar dari kamar dan menutup pintu keras
BLAMM
Siwon yang memang hari ini pulang dan telah sampai dirumahnya tergelonjak kaget melihat suara pintu yang tertutup keras itu,niatnya ia ingin sekali membuat istrinya itu khawatir, tapi sepertinya niatnya itu bertolak belakang dengan keadaan sekarang. Ia langsung berlari kearah sumber suara dan melihat istrinya yang melakukan hal itu, ia pun kaget melihat istrinya itu menangis sambil membawa koper
“chagiya,, nan gwenchanayo?”ucap siwon sembari memegang kedua bahu istrinya erat. Namun ji hyun memberontak dan melepaskannya
“chagi.. hey waeyo?”ucap siwon lagi kali ini memegang kedua pipi istrinya. Tapi tetap saja ji hyun memberontak
“kau sakit?”ucap siwon sambil memegang kening istrinya namun siwon rasa badannya tidak panas
“heuh”ucap jihyun sambil tersenyum miris kearah siwon
“tak usah sok perduli kau, untuk apa kau berpura-pura baik padaku?”ucap ji hyun sengit dan ketus bahkan sangat ketus, hal ini membuat siwon heran dengan kelakuan istrinya itu
”Chagi.. aku ini suamimu bagaimana aku tidak perduli?”ucap siwon lembut sambil berusaha mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi
“sadar? Tapi aku tak butuh itu lagi sekarang urusi saja dancer-dancer itu” ucap ji hyun sambil bergegas pergi dari hadapan suaminya. Mata siwon membulat seketika dan menunjukan senyum manisnya
“rupanya kau cemburu eoh” ucap siwon dengan suara menggoda
“terserah..”ucap ji hyun lalu benar-benar pergi dari rumah itu
“hahahahahahahahahahahahahah”siwon hanya tertawa terpingkal-pingkal tanpa ia sadari bahwa istrinya itu telah benar-benar pergi
*beberapa hari kemudian
SIWON POV
Aish dimana ia sekarang ternyata dia benar-benar marah eoh? Aish otakku sudah pusing memikirkannya sudah beberapa hari ini dia tidak pulang bahkan telfon dan smsku pun tak pernah diangkat maupun dibalas, aish siwon.. apa yang sekarang harus aku lakukan? Bahkan aku sudah mencarinya kesana-kemari tapi tidak ada batang hidungnya sama sekali dimana dia sekarang.
Dduhoreun nimoseube mujakjuhng dallineun ee bam ee guhrineun Machi nuhege ppalli garan deut makhineun jul moreugo
Aish siapa lagi yang menelponku tak tahukah aku sekarang sedang pusing eoh?
ku angkat telfonku dengan malas”yeobseyo..” ucapku ketus
“hyung.. buka twitter sekarang palli” ucap seseorang diseberang sana yang kuyakini itu adalah suara dari namdonsaengku yang paling evil siapa lagi kalau buka kyuhyun
“mwo? Kau gila kyu? Bahkan kepalaku benar-benar ingin pecah sekarang gara-gara memikirkan istriku satu-satunya”ucap ku tak habis fikir pada perkataan anak ini dasar darah setan memang sudah mengalir dalam darah anak ini
“ aish hyung, kau ini punya wajah tampan harta melimpah, siapa yang tak mau denganmu eoh? Siapa”ucapnya enteng. Jika saja dia ada dihadapanku sekarang sudah aku patahkan tulang lehernya*upss hati- hati oppa ingat dia setan*plak.
“hehehehehe”tak lama terdengar suara kekekan(?) darinya aish benar-benar membuat emosiku naik saja ini anak
“ hyung palli,, kau tak ingin melihat istrimu eoh? Bahkan dia terlihat mesra sekali.. dengan..” ucap anak itu menggantung. Aish bikin penasaran saja ini orang
“”mwo? Cepat lanjutkan”ucapku tak sabar menunggu kelanjutan kalimat darinya
“aish kau bukalah saja twitter sendiri, aku tak mau pangeran tampan ini marah padaku, bye-bye hyungku sayang emuachh, selamat berduka kekekee”ucapnya mengakhiri pembicaraan. Aish dasar setan apa susahnya bilang coba.
Hah tak ada salahnya juga aku buka twitterku,
“mwo?”mataku membulat seketika manakala melihat foto ji hyun dengan seorang laki-laki yang menurutku wajahnya mirip dengan si changmin, changmin itu tapi kenapa posenya begini? Bahkan aku yang notabenenya suaminya sendiripun tak pernah berpose seperti ini dengannya
“YAK.. CHOI JI HYUN!!!”erangku keras, bagaimana aku tidak marah melihat istriku berfoto dengan pose pipinya ditempelkan pada pipi namja lain? Demi apapun sekarang aku benar marah aku tak bisa menahan lagi emosiku. Apalagi baground dari foto ini nampaknya berada di dekat menara eifffel paris prancis, gila saja hey bukankahkah itu merupakan kota paling romantis yang ada didunia? Ji hyun.. lihat saja nanti apa yang akan aku lakukan
AUTHOR POV
Sementara dilain tempat ji hyun dan changmin masih asik berjalan-jalan di wilayah paris itu, apakah mereka janjian? Tidak mereka tidak janjian sama sekali kebetulan ji hyun bertemu changmin disini, karena mereka merupakan teman kecil jadi yah sudah biasa mereka bersikap seperti itu saling menggandeng tangan dll seperti yang dilakukan sepasang kekasih, tapi diantara mereka berdua tidak ada benih-benih cinta yang tumbuh mereka murni hanya bersahabat.
“oppa setelah ini bagaimana kalau kita jalan ke daerah jalan houssman?”ucap ji hyun memulai pembicaraan
“eumm,, oke!! Kau ingin berbelanja disana bukan?”ucap changmin sembari mengacak-ngacak rambut ji hyun
“hehehehe,, kok tau oppa?”ucap ji hyun sambil memberikan puppy eyes nya pada changmin
“heuh,, memangnya mau apalagi jika kita datang kedaerah itu bukan untuk berbelanja eoh?”ucap changmin dengan raut wajah yang dibuat-buat
“ya siapa tahu saja untuk mencari pasangan hidupmu hahahahah”tawa ji hyun pecah seketika
“aish, awas saja kau hyunie”ucap changmin sambil mempoutkan bibirnya
“tak pantas kau bertingkah seperti itu. Aish tapi besok saja yah oppa ji hyun lelah”ucap ji hyun sambil merenggangkan otot-ototnya
“arra”ucap changmin sembari mencubit pipi ji hyun
*keesokan harinya
Seorang namja berpawakan tinggi tegap nampak keluar dari pintu bandara sembari menekan-nekan ponsel yang dibawanya tak berapa lama kemudian nampak ia sedang menelpon seseorang
“mwo? Sekarang mereka sedang berada di sekitar jalan houssman? Arra! Gomawo”ucap namja itu lalu masuk kedalam sebuah mobil mewah yang nampaknya sudah disiapkan untuk namja itu
@jalan houssman
“aish,, ji hyun-ah berapa banyak uang yang keluarkan untuk membeli semua barang-barang ini?”ucap changmin sambil terus mengomel melihat ji hyun yang sudah sangat banyak berbelanja
“aish diamlah oppa, lagi pula semua itu bukan uangmu kan? Tugasmu sekarang hanya perlu membawa barang-barang itu”ucap ji hyun sembari menunjuk barang-barangnya yang sedang dibawa changmin
“tapi aku pegal”ucap changmin kembali mengeluh
“aish oppakan namja!”ucap ji hyun lalu berjalan kedepan meninggalkan changmin yang masih berada di belakang
“yak..”ucap changmin sambil berusaha mengejar ji hyun
Ji hyun kembali memilih-milih baju yang menurutnya pas dan cocok untuknya, tapi kegiatannya itu terhenti manakala ada sebuah tangan yang memegang erat lengannya
“pulang sekarang” ucap seseorang yang sudah dipastikan bahwa itu adalah siwon
“mwo?”mata cheonsa membulat seketika manakala melihat suaminya itu ada didepanya
“pulang sekarang CHOI JI HYUN” ucap siwon kali ini dengan suara yang agak keras
“shireo..”ucap ji hyun sembari melepaskan tangan siwon
“pulang”ucap siwon semakin menaikkan oktaf bicaranya, dan memegang lengan ji hyun semaki kuat membuat wanita itu merintih kesakitan. Changmin yang melihat hal itu tidak tinggal diam saja ia mulai mendekati pasangan itu
“hey, tuan jangan bertinak kasar pada perempuan”ucap changmin sambil berusaha melepas genggaman tangan siwon. Siwon tersenyum remeh kearah changmin
“heuh, wow ini dia penggangu rumah tangga orang. Lihatlah dia seperti seorang pahlawan hahaha” ucap siwon sembari memandang sengit kearah changmin.
“MWO?”ucap changmin membulatkan matanya.
“tak usah pasang wajah seperti itu kau..”ucap siwon sembari memegang kerah baju changmin. Ji hyun yang mengetahui akan terjadi pertengkaran akhirnya ia yang mengalah
“baik aku pulang, tapi jangan pernah kau menyakiti changmin oppa”ucap ji hyun sembari melepas cengkraman tangan siwon di baju changmin
“tentu chagi.. asal kau tidak berhubungan lagi dengan dia”ucap siwon sembari tersenyum manis dan berusaha memeluk tubuh istrinya, tetapi nampaknya ji hyun menolak hal itu
“oppa aku pulang dulu mianhae,”ucap ji hyun dengan mata yang mulai berkaca-kaca dan pergi meninggalkan tempat itu
Sepanjang perjalanan ji hyun hanya diam melamun dan menolak apapun yang ditawarkan oleh siwon. Dia hanya diam sembari melihat kerah luar jendela halini terus berlangsung sampai ia tiba diseoul. Ia terus mendiamkan siwon walaupun siwon terus berceloteh dia hanya diam diam dan diam.
Semenjak kejadian itu ji hyun tidak pernah berbicara pada siwon bahkan ia lebih memilih tidur dikamar rae jin yang sudah lama tidak ditempati karena rae jin sedang ada urusan dibusan. Tubuhnya semakin kurus, mata panda selalu ia tampakkan setiap hari muka pucat dan kondisi yang sangat lemah. Itulah kondisi ji hyun saat ini entah mengapa ia sekarang malas untuk makan, berbicara bahkan mandi sekalipun, bukannya siwon tidak memperhatikan ji hyun. Bahkan ia selalu memberikan perhatian lebih pada istrinya itu tetapi ji hyun tetap tidak merespon baik. Bukan, bukannya ji hyun masih marah pada siwon tetapi entah mengapa dia malas sekali, dan puncaknya hari ini tubuhnya benar-benar lemas dan terus bolak-balik dikamar mandi untuk memuntahkan isi perutnya padahal ia jarang sekali makan
“chagi.. nan gwenchanyo?”ucap siwon sembari memijit tengkuk ji hyun
BUKK
Tiba-tiba tubuh ji hyun jatuh seketika, dengan sigap siwon menompang tubuh ji hyun dan langsung membopong ji hyun kearah kamar. Tak lupa juga ia menelpon dokter keluarganya untuk memeriksa kondisi ji hyun
“bagaimana dok kondisi istri saya? Apa harus dirawa dirumah sakit atau bagaimana? Tolong lakuakn apapun supaya ia sembuh”ucap siwon panik sembari mengeluarkan rentetan pertannyaan yang ia ajukan pada dokter itu. Dokter itu hanya tersenyum tipis sembari menepuk-nepuk bahu siwon
“tenang tuan choi kondisi nyonya choi baik-baik saja, dia hanya perlu asupan vitamin yang banyak agar janin yang ada didalam kandungannya dapat tumbuh dengan sehat”ucap dokter itu. Siwon membulatkan matanya seketika
“janin? Mak..maksud dokter istri saya hamil begitu?”ucap siwon sambil memberikan senyum manisanya
“chukkae tuan usian kandungannya baru 4 minngu, jaga kondisinya baik-baik, karena kondisinya masih rawan”ucap dokter itu
“ne dokter pasti, gomawo..”ucap siwon dengan senyum sumringah
“ne tuan, permisi saya pergi dulu”ucap dokter itu pamit
Seperginya dokter itu dari rumahnya siwon langsung bergegas masuk kekamar menemui istrinya tercinta. Ia langsung memeluk tubuh istrinya dan menciumi kening istrinya itu lebut
“gomawo chagi.. jeongmal gomawoyo,, mianhae”ucapsiwon terus menerus. Hal ini membuat ji hyun bingung dan mengernyit keningnya siwon sadar akan hal itu dan memegang tangan ji hyun lalu mengarahkannya kearah perut ji hyun yang masih datar
“disini chagi.. disini ada kehidupan anak kita!”ucap siwon tersenyum manis
“mwo?”ucap ji hyun kaget”aku.. aku hamil oppa?”ucap ji hyun sambil tersenyum sumringah
“ne chagi.”ucap siwon sambil memeluk ji hyun erat dibalas dengan pelukan yang erat dari ji hyun pula.

 

FIN
————–000———
GOMAWO BAGI SEMUA YANG SUDAH MAU BCA JANGAN LUPA RCL YAH?

*bow
See you bye bye

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s