Love Is Not Fade (Part 3)

LINF3

LOVE IS NOT FADE 3  (Sequel Docter, I LOVE YOU )

Cast:hanna

         Cho kyuhyun

         Kim jaejoong

Genre : romance,sad

Author : Lisma Sari

 

Hai…ketemu lagi sama ff ku yang ancur dan amburadul ini,bila ada kesamaan cerita itu hanya kebetulan saja.ini murni dari hasil otakku,mian kalu masih banyak tipo bertebaran dimana-mana karna aku kalau sudah mengetik tidak pernah ku koreksi lagi,semoga suka….                          

 

 

Langsung saja,

Langsung saja,

#Author

Hanna yang sudah satu minggu mendapingi dokter lee,menangani pasien yang sangat istimewa,pasien anak dari pemilik rumah sakit dimana hanna bekerja,yang tak lain adalah kim jaejong.pemuda tampan kaya raya anak seorang melioner,tapi sayang karna penyakit jantungnya serta patah hati yang ditinggal kekasihnya tewas,membuat ia enggan untuk membuka hatinya kembali.

“joheun achimieyo…apakah tidur anda nyenyak?”ucap hanna dengan ramah saat memasukin ruang rawat inap rumah sakit yang terkesan seperti hotel,

Tidak ada jawaban dari mulut sang pasien,dia benar-benar dingin hanya tatapan matanya saja mengikuti kegak gerik hanna,

Hanna yang didampingi sang perawat,mulai memeriksa sang pasien,”kau sudah baikan tuan…tekanan darah dan denyut jantung mu sudah stabil,mungkin 2 hari lagi kau bisa pulang?”jelas hanna seramah mungkin,walau pun ucapannya tidak dititanggapi tapi hanna berusahan untuk tetap tersenyum,

Hanna yang sudah satu minggu ini menangani jaejong,jarang sekali jaejong menjawab pertanyaan hanna.seperti itulah karakter jaejong,tidak mudah akrab dengan orang yang baru dikenal.hingga kepulangan jaejong pun tiba,

“gamsahamnida,dok…”ucap nyonya kim pada dr.lee dan dr.hanna yang menggantar kepulangan jaejong sampai depan pintu rumah sakit,

“cheonmaa,nyonya kim…aku akan terus mengecek perkembangannya”ucap dr.lee,lalu Dr. lee dan Dr.hanna membungkukan badan nya memberi hormat pada nyonya kim dan jaejong,hanya tatapan mata dingin yang  jaejong berikan kepada kedua dokter ini,nyonya kim dan jaejong memasukin mobil yang sudah terpakir didepan rumah sakit bersama sang sopir,        

Setelah mobil jaejong menjauh,hanna berusaha mencari tahu sikap jaejong seperti itu”dok,apakah kau sudah lama mengenal keluarga kim?”tanya hanna sambil terus berjalan menyelusuri lorong rumah sakit,

“dnee…sudah lama juga,karna kebetulan appa ku Partner bisnis tuan kim”jelas Dr.lee.

“termasuk tuan jaejong,dokter mengenal lama?”tanya hanna kembali yang mulai penasaran,

“nee..kebetulan aku satu kampus sewaktu di Amerika,kami tidak terlalu dekat tapi aku tahu sifat dan karakternya”jelas Dr.lee lagi,”wae hanna,jangan katakan kalau kau menyukainya ya”sambung Dr.lee yang sempat menghentikan langkahnya,

“annia…”ucap hanna sambil tersenyum tipis”apakah sikap nya sedari dulu memang seperti itu?”sambung hanna,

“anni…dulu jaejong adalah sosok yg ceria walaupun agak sedikit tertutup,karena penyakit jantung bawaan yang membuat dia membatasi pegaulannya.dan sikapnya yang sekarang ini dikarnakan kekasihnya yang tewas tepat pada saat hari pertunangannya,”jelas Dr.lee,

hanna tercengang mendengar cerita jaejong,sesaat ia menghentikan langkahnya lalu melanjutkan kembali,”dan dok,jantung itu….”tanya hanna yang coba menebak-nebak.

“dnee…itu adalah jantung kekasihnya,perlu waktu yang lama untuk jantung itu beradaptasi agar bisa menyatu dengan organ=organ yang ada didalam tubuh jaejong,”jelas dr.Lee kembali.

Obrolan hanna dan lee terputus dipersimpangan lorong rumah sakit,karna ruang praktek hanna dan lee yang berlawanan.


———————

#Didalam mobil jaejong.

“eomma…sejak kapan dokter itu bekerja dirumah sakit kita?”tanya jeajong yang pandangannya keluar mobil,

“nee…maksudmu dokter hanna?”tanya nyonya Kim,yang dijawab hanya anggukan kepala jaejong saja.

“molla…eomma tidak begitu jelas tepatnya kapan,tapi setahu eomma dia itu salah satu dokter yang pintar dan sekarang dia meneruskan kuliahnya dari program biasiswa yang ada dirumah sakit kita ini,”jelas sang eomma.

Dengan sikap yang dingin serta acuh ternyata diam-diam jaejong memperhatikan hanna,setiap kali dokter yang berparas cantik itu memeriksanya.
——————————      

#Apartemen hanna

Hanna yang sepulang dari rumah sakit,langsung mengerjakan tugas kuliahnya dikarnakan esok harus ia serahkan pada dosennya,yang sebelumnya ia sempat membersihkan badannya dengan siraman air shower yang hangat.hanna terus berkonsentrasi pada layar leptopnya,dengan sesekali matanya melihat kyuhyun yang sudah terlelap disofa dengan menggenggam pspnya.akhirnya tugasnya selasai juga,direntangkan kedua tangannya keatas untuk mengedurkan otot-ototnya yang sempat tegang akibat terlalu lama menghadapi leptopnya,lalu hanna bediri dan berjalan dengan pelan hanna menghampiri kyuhyun serta  membangunkannya,  

“kyuh…bangun?”panggil hanna sambil meraih psp dari genggaman kyuhyun,lalu diletaknya psp itu dimeja.

Tapi tidak ada reaksi apa-apa dari kyuhyun matanya tetap terpejam,hanna yang duduk dipinggir sofa tepatnya disamping kyuhyun,dilihat wajah namja chingunya ini dengan dalam.”benar-benar sudah pulas”ucap hanna dalam hati.hanna pun segera bangun dari duduknya dan tiba2 tangan kyuhyun menarik tangan hanna hingga hanna jatuh tepat diatas dada kyuhyun,sesaat mata mereka saling berpandangan perlahan kyuhyun menarik tengkuk hanna dan,

“chupp…”suara ciuman kyuhyun tepat dibibir hanna.

Hanna pun segera bangkit,lalu berdiri dan diambilnya bantal kursi,dilemparnya kearah kyuhyun,“yaa…kau membohongi aku!”kesal hanna,lalu berjalan menuju dapur.

Kyuhyun melihat sikap hanna hanya tersenyum saja,ia pun berdiri dan berjalan menyusul hanna didapur,”siapa suruh mengganggu aku sedang tidur?”ucap kyuhyun ya g sudah berada dihadapan hanna yang sedang menenggak segelas susu,

“kyuh…pulanglah ini sudah larut”ucap hanna setelah menelan susu yang ada dimulutnya,

“annio…tidak lihatkah sekarang pukul berapa eoh?…sudah jam 1 malam?…tidak kasihankah kau melihat namjachingu mu ini?”rayu kyuhyun,

“aishhh…ya biasanya juga kau pulang malam?”timpal hanna,yang masih sama-sama didapur,

“nee…tapi itu beda chagia,aku bersama hyung2 ku tidak sendirian,…ayolah hanna ijinkan aku menginap disini?”rengek kyuhyun,

“Anni…bukankah kau besok akan berangkat tour keliling dunia?”jelas hanna,yang berjalan keruang tamu lalu duduk disofa sambil disandarkan punggungnya pada sandaran kursi,yang dikuti kyuhyuh.

“dnee…anggaplah ini hadiah,karna aku satu minggu tidak akan berjumpa denganmu”rayu kyuhyun kembali sambil memasang wajah eageonya.

“mwoo…hadiah?…mana ada menginap itu dijadikan hadiah”jelas hanna.

“sekarang akan ku buat ada”ucap kyuhyun sambil tersenyum.

Dengan berdebatan yang sangat panjang akhirnya hanna mengijinkan kyuhyun menginap diapartementnya,tapi dengan syarat kyuhyun tidur disofa.(author ga yakin kalau kyuh pegang janjinya,aishhh….autor jangan ikut campur,#plak  digampar kyuhyun pake bibir mauuuu)


———————–

Seoul national university hospital,

Hanna melangkahkan kaki mungilnya,memasuki ruang praktek yang sebelumnya ia memasuki ruang rawat inap pasiennya satu persatu untuk mengetahui perkembangan pasien-pasiennya,langkahnya terhenti tepat pada sebuah meja kerjanya,ditariknya laci yang terdapat pada meja kerjanya.lalu tangannya mengambil selembar foto,dilihatnya foto itu lalu hanna mengusapnya dengan pelan”kyuh…aku rindu,kenapa sudah dua hari ini tak menghibungi ku?”ucap hanna pada selembar foto yang tak bisa menjawab pertanyaan hanna,pikiran hanna buyar saat mendengar”krininggg…krininggg”suara telpon pada meja kerjanya,diletakannya foto itu ditempat semula lalu hanna mengangkat telpon.

“yeobseyo…”

“Dr.hanna…”suara dibalik telpon,

“dnee…dokter shin”jawab hanna pada salah satu dokter seniornya,

“Dr.hanna mulai hari ini kau menggantikan tugas Dr.lee untuk memeriksa tuan muda jaejong karna dokter Dr.lee sendiri sedang menghadiri seminar dibeberapa Negara di Eropa”perintah Dr.shin yang masih dibalik telpon.

“ dnee…dokter shin,gamsahamnida”ucap hanna yg mengakhiri sambungan telponnya.


———————

#Kediaman jaejong.

Hanna yang siap dengan seragam putihnya memasuki rumah jeajong dengan diantar seorang ahjuma,sambil melangkah mata hanna terus saja melihat isi rumah yang sangat luas dengan di Hiasi interior yang sangat Antic dan berkelas,kakinya terus saja melangkah menaiki tangga menuju lantai dua dimana kamar sang tuan muda berada,hingga langkahnya terhenti pada sebuah pintu kamar yang besar.

“krekkk”pintu besar itu pun terbuka.

“silakan masuk dokter”ucap ahjuma.

“gamsahamnida”jawab hanna,lalu ia pun masuk tanpa diantar ahjuma,kaki nya terus melangkah pada kamar yang cukup luas,hingga dilihatnya tempat tidur Big size.”annyeongahseyo…aku dokter yang menggantikan tugas dr.lee”ucap hanna pada jeajong yang sedang merebahkan badannya ditempat tidur,yang kebetulan disitu ada nyonya kim juga.

“nee,arraso…tadi dr.shin sudah memberitahu”jelas nyonya kim,

Lalu hanna berjalan mendekati tempat tidur dan dikeluarkannya stetoskop lalu di tempelkannya pada dada jaejong,setelah selesai lalu hanna meraih tangan jaejong untuk memeriksa denyut nadinya,bola mata jaejong terus saja memperhatikan wajah hanna,hanna yang merasa diperhatikan sesekali mata melihat jeajong tapi dengan cepat jaejong membuang pandangannya.setelah selesai memeriksa hanna kembali memasukan alat-alat kedokterannya kedalam tas.

“bagaimana dok,keadaannya?”tanya nyonya Kim.

“menurut pengamatan ku,sudah ada kemajuan”jelas hanna yang matanya melihat kearah jaejong,”mianhamnida…apakah kau minum obatnya secara teratur?”tanya hanna dengan lembut.

Jaejong tak langsung menjawab dilihatnya wajah hanna sesaat lalu mambuang pandangannya”tentu saja”jawaban yang dingin.

Hanna membalasnya dengan senyuman lalu membungkukkan badan nya,dan berjalan keluar kamar yang diantar nyonya kim.

“dokter mianhae,kalau sikap anakku seperti itu”ucap nyonya kim sambil berjalan menuruni tangga,

“dnee, arraso…tapi ku rasa,tuan muda harus terus diawasi terutama dalam ia meminum obat secara teratur,karna kulihat kondisinya agak menurun tentunya hal ini sangat mempengaruhi perkembangan jantungnya…Maaf tadi aku berbohong”jelas hanna yang sudah didepan pintu utama.

“Apakah segawat itu dok?”tanya nyonya kim agak cemas,

“lama kelamaan bisa seperti itu tapi dengan kita terus memberi pehatian dan support hal seperti itu bisa dihindari”jelas hanna dengan senyum yang selalu menghiasi wajahnya.

Dis aat hanna akan membungkukan badanya tiba-tiba tangan nyonya kim meraih tangan hanna”tolong dok,bantulah anakku agar bisa melewati saat-saat seperti ini”ucap seorang eomma paruh baya ini,

“tentu saja nyonya kim aku akan terus membantunya,semampu aku”jelas hanna lalu membungkukkan badannya yang sempat terunda tadi.

#Jaejong,

Dilihatnya punggung hanna yang ditemani sang eomma sudah keluar dari kamarnya,dengan mata yang terpejam serta tangan yang memegangi dadanya,“Kenapa setiap kulihat dokter itu dadaku berdetak tak karuan,semakin ku pandang kemiripan itu semakin jelas.oh…tuhan jangan biarkan aku mencintainya, cukuplah hanya ada dia dihatiku”lirihnya.
———————

Dengan hanna menjadi dokter pribadi jaejong berarti kesibukan hanna bertambah,tentunya sangat sedikit ruang hanna untuk besantai.tak terasa sudah satu minggu hanna merawat jaejong,walau pun belum ada hasil yang begitu memuaskan tapi hanna cukup senang karna sedikit demi sediki jaejong sudah mulai berinteraksi dengannya.

Disamping itu kyuhyun yang sudah dua hari kembali dari consertnya tapi hanna belum sempat bertemu dengan namjachingunya,hanya melalui telpon genggam mereka saling melepas rindu.tentu saja bagi kyuhyun ini belum begitu puas bila tidak bertatap muka dengan yeojachungnya,tanpa sepengatahuan hanna diam-diam kyuhyun menunggunya diparkiran Apartemennya.karena hanna yang saat ini sedang berada di kediaman jaejong.

“kau…sedang minum?”tanya hanna yang saja baru masuk kekamar jaejong,dilihatnya tangan jaejong menggengam sebotol minuman,yang duduk sambil menundukkan kepalanya,disisi tempat tidur.

Mendengar seseorang bertanya dengan perlahan jaejong mengangkat kepalanya“mhh…wae kau mau minum juga?”jawab jaejong dengan senyum terpaksa.

“anni…tapi kurasa itu akan memperburuk kondisimu”jelas hanna sambil melangkah perlahan-lahan mendekati jaejong.

“dengan aku meminum satu botol ini tidak akan membuat ku mabuk”ucap jeajong yang akan mendengak minumannya,

Dengan cepat tangan hanna meraihnya,“cukup…hargailah orang yang telah memberikan jantung itu!”dengan nada sedang tapi terdengar tega.

Botol minuman itu sudah berhasil hanna ambil tapi dengan cepat jeajong meraihnya kembali,”tahu apa kau tentang jantung ku?!”ucap jeajong sudah berdiri dihadapan hanna dengan jarak yang sengat dekat.

Sesaat mata mereka saling bertemu hingga menembus kedua bola mata masing-masing,hanna tersadar lalu membuang pandangan ketempat lain.

Lalu jaejong menenggak minumannya“kau tahu…kehadiran mu lah yang mengusik jantung ku?”ucap jeajong di telinga hanna setelah menelan abis minumannya yang berada didalam mulut.

Pandangan hanna pun kembali menatap mata jaejong”aku…wae?”

“wae?…karna aku menyukai mu?”ucap jaejong yang memajukan langkahnya hingga tidak ada jarak sama sekali,

Hanna sempat tercengang sesaat lalu memundurkan langkahnya,entahlah apa yang ada didalam otak namja tampan ini sehingga berani mengatakan hal yang membuat hanna langsung mengingat namjachingunya”mianhae…ku rasa kau sudah mabuk tuan kim,…aku permisi dulu mungkin besok aku akan kembali lagi”ucap hanna yang mengangukan kepalanya dan langsung membalikan badannya berjalan menuju pintu.

Melihat hanna bejalan mempunggunginya,“berhenti!”ucap jeajong.

Hanna terus saja berjalan tak menghiraukan panggilan jeajong.

“berhenti kata ku!!…PRANGGG”ucap jaejong dengan raut wajah yang merah sambil melempar botol minumannya,

Langkah hanna pun langsung terhenti,dengan posisi yang tetap membelakangi jaejong tak berani untuk menoleh karna hatinya saat ini diliputi rasa takut,tiba-tiba jeajong menarik tangan hanna lalu memeluknya,

“tolong jangan tinggalkan aku?…jangan biarkan aku sendiri?”pinta jaejong yang terus mempererat pelukannya.

Hanna tercengang lalu melepas genggaman tas nya,dengan kedua tangan mungilnya ia berusaha merontah serta mendorong dada bidang jeajong”mianhae…kau salah orang?”ucapnya sambil terus berusaha menjauhkan dadanya dari dada jaejong.

“annia…aku tidak salah orang”sambil melepaskan pelukanya,tetapi bukan untuk membebaskan hanna,ia malah meraih tengkuk hanna lalu didekatkan bibinya kebibir hanna dan menciumnya,

Hanna membulatkan matanya tak percaya apa yang ia alami sekarang ini,bisa-bisanya namja yang baru menjadi paisennya kurang dari satu bulan sudah berani menyentuh bibirnya,hanna langsung merontah berusaha menjauhkan wajahnya dari wajah jaejong,tapi jaejong malah terus menekan tengkuk hanna dan  memperdalam ciumannya.mata hanna mulai berkaca-kaca dan hatinya menolak serta tubuhnya yang mulai gemetar,jeajong tetap acuh tak memperdulikan keadaan hanna.hingga ia melepas ciumannya lalu menarik tubuh hanna dan menghempaskanya ketempat tidur.

“andwee…jeball…apa yang ingin kau lakukan!”ucap hanna dengan air mata yang mulai mengalir,sambil berusaha bangun dari tidurnya,  

Tapi jaejong tak menghiraukan permohonan hanna,ia malah menindih tubuh hanna,dan melumat bibir hanna secara kasar,dirasakannya bibir hanna yang terasa manis dilidahnya hingga membuatnya terus melumat serta menggigit bibir hanna,yang membuat bibir hanna luka dan berdarah tak ada rasa jijik jeajong  malah terus melumatnya dengat sekuat tenaga hanna mengunci bibirnya dengan diringi airmata yg terus mengalir,hingga hanna terpaksa membuka bibirnya karna sesuatu yg robek……

(apaan tor yg robek?…nanti ya autor mau tanya hanna dulu^_^”)

 

 

TBC,

 

 

Mian…kalau tambah GAJE aja ni ff,otak autor udah mentok jadi part 3 ini memang maksa banget benar-benar ngaco…kaya nii ff tiap partnya akan ada yadongnya perlukah autor hilangkan?…kira-kira apa yg terjadi dengan hanna?…kajja like and comentnya ditunggu….

Leader KPDK “= Lanjutkan Thor #maksa….wkwkwk

9 thoughts on “Love Is Not Fade (Part 3)

  1. nungguin ff ni rasanya lamaa bgt..tp trbyr sudah,walopun kyu oppa bntr duang keluarnya eheh
    jgn ditunda2 lg y thor next chapternya,gomawo😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s