PUISI UNTUK YANG TERCAYANG (?)

PuisiUtk

 

Little : PUISI UNTUK YANG TERCAYANG (?)
Author : Hanifah putri FB: http://www.facebook.com/hanifah.putrii?ref=tn_tnmn
Cast : all member SUJU not kibum and hangeng
Genre : Comedy
Length : Oneshoot
Rating : General

Anyeooong
Ini FF comedy pertamaku,ya ga tau deh bisa disebut FF comedy apa ga? Oh iya, castnya para member suju. Tapi ga ada kibum,hangeng sama Ini FF asli dari otakku(?) dari otakku bukan otak-otak bang ucup(?) apa coba?
#abaikan

Typo bertebaran, bahasa kacau, ENDING GAJE! Mending gak usah baca deh . Tapi kalo penasaran, yukk capcus! Langsung aja deh liat kekonyolan yang pasti ga jelas di lakuin para Oppadeul kita.

JUST FOR FUN
Don’t COPY and PLAGIAT My FF !
Jangan lupa RCL ya??

Di sebuah sekolah yang bernama STMJ (?) school, sedang terjadi keributan di sebuah kelas di pojok kanan atas(?)
*partai*
Semua murid yang terdiri dari para member super junior sedang melakukan kegiatannya yang gak jelas,maklum gurunya lagi gak ada. Member super junior yang terkenal ganteng-ganteng itu loh, tahu gak? Hehe
Tiba-tiba pak kepala sekolah masuk dengan wajah garangnya,kepala sekolah itu adalah Leeteuk. Ia masuk dengan tampan(?),sambil memegangi kayu panjang (ala guru galak).
*ah,walaupun galak tetap kece kok :p*
Ia menatap muridnya satu-persatu, mulai dari yesung yang mainin ddangkoma sama sungmin dipojokkan. Donghae yang lempar-lemparan kertas sama eunhyuk
*untung bukan lempar-lemparan batu*
kyuhyun yang betah sama PSPnya dengan kaki yang di luruskan di atas meja. Siwon yang berdoa dengan khusyu’(?),shindong sama ryewook yang lagi makan pecel(?) sambil duduk ala warteg.
*jiahh*
Tapi terlihat murid yang sedang belajar dengan cungguh-cungguh (?), yaitu Kangin. Wajahnya terlihat serius seperti akan memecahkan suatu masalah besar. Tapi ternyata author liat didepannya bukan soal-soal seperti matematika atau fisika. Melainkan sebuah majalah bobo(?),emang baca apa sih sampai wajah oppa kaya gitu?
“ Belok mana ya?” ujar Kangin yang memecahkan teka-teki labirin bunga-bunga dimajalah bobo.
#plakk
Lanjut ke cerita. Leeteuk menatap para muridnya satu persatu.tapi kenyataanya ga ada dari satu murid pun yang menatapnya,ya ia dicuekin. Yah,kasihan banget oppa.
*yaampun,sini oppa aku tatap sampai kiamat*
Leeteuk : gila lu thor,kuat tuh mata? Gue kan silau bagai malaikat.
*mulai deh GRnya*
Ya,leeteuk jadi galau karena muridnya ga ada yang menatapnya satupun. Karena kesal ia menggebrak meja dengan kuat.
“DIAAAM!” teriak Leeteuk melotot sampe matanya mau keluar (ga deh)
Para murid tak menghiraukan teriakkan Leeteuk dan masih melanjutkan kegiatannya. Sampai pada akhirnya Donghae tak sengaja melempari kertas ke wajah Leeteuk yang membuat leeteuk marah tingkat kabupaten(?)
“SEMUUANYAA DIAAAM!” suara 8 oktaf Leeteuk menggema di kelas. Ya,kali ini para murid tidak budeg,mereka diam seketika. Yesung langsung menaruh ddangkoma di kandangnya(?) kyuhyun menyimpan PSPnya sambil mendengus kesal , kangin hanya diam sambil menatap majalah bobo didepannya dengan tatapan galau dan shindong langsung memasukkan semua nasinya di kantong(?)
*saking paniknya*
Dan donghae takut dengan keringat bercucuran ala air mancur *lebay amat*
Mereka semua duduk dengan posisi yang benar. Leeteuk menatap Donghae tajam ,dan tatapannya itu membuat Donghae menunduk. Bukan karena takut,tapi karena sedih karena ga bisa main lempar-lemparan lagi,
*gubrak*
“Anak-anak tolong dengarkan saya..” Leeteuk mengawali pembicaraan.
“Mau banget apa mau aja pak?” ceplos kyuhyun, Leeteuk langsung menatap kyuhyun tajam,setajam Silet(?)
Leeteuk menahan emosinya sambil mencoba tersenyum
“Baiklah saya akan mencoba sabar,hari ini kalian akan kedatangan guru baru yang akan mengajarkan kalian..”
“Gurunya cewek apa cowok pak?” Tanya Sungmin
“Saya belum selesai bicara,kenapa kamu memotong?”
“Saya ga bawa gunting pak,gimana saya mau motong?” Tanya Sungmin polos.
Leeteuk mengelus dadanya,sabar sabar.
“Kalian tau,saya harus menyiapkan kesabaran tingkat dewa jika mengajar di kelas ini. Kalian semua murid-murid bapak,jadi mohon dengarkan bapak dan jangan memotong pembicaraan bapak,tolong semua diam. Pliss lah hargain aku..” Jelas Leeteuk panjang lebar. Semua murid diam dan mendengarkan Leeteuk,sunyi senyap bak di kuburan.
“Baiklah,guru baru kalian akan memperkenalkan diri. Silahkan masuk…” papar Leeteuk mempersilahkan seseorang yang berada di luar kelas. Kaki jenjang yang indah mulai memasuki ruangan kelas dengan anggun,semua murid menganga lebar. Dan masuklah seorang yeoja cantik dengan rambut digerai dengan baju merah terang lengkap dengan buku pelajaran didadanya. Donghae yang tadi menunduk kini mendangak keatas *kedepan maksudnya*
Ia tersepona(?) melihat yeoja cantik yang akan menjadi gurunya nanti. Gurunya mengumbar senyum yang membuat para murid klepek-klepek. Para murid menabur bunga bak penyambutan seorang ratu. Boongan kok,kalo beneran yang ada para member Suju nanti suruh pada mungutin tuh bunga lagi, sang guru pun memperkenalkan dirinya.
“Selamat siang anak – anak,” suara lembutnya mulai terdengar.
“Kami sudah dewasa bu,liat nih KTP saya kemaren baru bikin di pak RT,” Eunhyuk memamerkan KTPnya. Para murid hanya melihatnya heran,
“Eh jangan pamer dong gue belum punya KTP nih.” Celetuk Kyuhyun
“Udah kyu,biarin aja dia mah norak banget baru punya KTP,gue dong udah punya KK.” Ujar Yesung. Semua member menoleh kearah Yesung.
“Mwo? Emang lo udah nikah?” Tanya Ryeowook.
“kok gue ga dapet undangannya?” ujar Siwon
“Hehe,serius amat sih pada. Gue kan emang udah nikah sama ddangkoma. Lo ga liat kemaren?”
Para member jungkir balik mendengar pengakuan Yesung. ANEH.
“Wooii,kok gue dicuekin sih?” teriak sang guru yang terabaikan.
“Baiklah bu,silahkan bicara dan kami akan tutup kuping.” kangin senyum evil.
*kyu : itu kan ciri khas senyum gue.kenapa dipake?
Author : pinjem dulu sebentar 3000/jam kan?
Kyu : lo kata warteg
Author : Warnet bang,warnet! Cium juga nih ^.*
Kyu : kabuurr…
Lanjut,
“ Sabar ya bu,disini memang anak –anaknya rada rada…” ujar Leeteuk lalu berpamit keluar.
Hangeng yang duduk didepan mendengar ucapan Leeteuk,ia menatap Leeteuk marah. Emosinya memuncak,tapi emosinya mereda melihat kecantikan gurunya didepan. (gimana sih bahasanya? abaikan)
“Baiklah,nama saya Hehe chul seo,terserah mau panggil apa,saya mengajar pelajaran bahasa.” Ujar guru tersebut sambil tersenyum.
“Itu nama orang bu? Aneh banget ih” kata Ryeowook
“Yak! Kau kurang ajar sekali. Itu nama yang sangat bagus.” Bela guru tersebut.
“Ibu ngajar pelajaran bahasa apa?” Tanya kangin
“Nomor telepon ibu berapa?” Tanya Shindong
*haha,mau ngapain bang?”
“Mau ngapain lo nanyain nomor telepon?” Tanya donghae
“Ehm,buat nambah daftar calon pembantu dirumah gue,”
“Yak,kau benar-benar…” ujar guru tersebut hampir jantungan
“Ganteng! aduh bu makasih ya ampun gue gak nyangka ada juga yang bilang gue ganteng.” Shindong tersenyum bangga
“GILA LO!” teriak semua murid sambil push up(?)
Teriakan teman-temannya membuat Shindong kusut lalu makan nasi yang ada dikantongnya.
*wekk?
“Baiklah,kita bisa memanggil ibu apa?” Tanya Siwon,sang ketua kelas yang adil,bijaksana dan bijaksini(?)
“Jono aja,” ceplos eunhyuk
“Masa Jono? Jauh banget..” kata Donghae
“Biarin aja jauh,tapi cinta kita tetap dekat kan?” ujar Eunhyuk sambil mengedipkan mata kanannya kearah Donghae. *gombal nih*
#Donghae terpesona dan nge FLY
Semua murid menyoraki eunhyuk
“Udah udah,eh panggil tuh guru udin aje.” Kata Sungmin
“Jangan kaya nama om gue,wowon aja.” Balas ryeowook
“Itukan nama gue,ga ah apaan sih!” omel Siwon
“Bagaimana kalau kalian panggil saya bu hehe aja,” ujar sang guru mencoba sabar
“GAK!” ucap semua murid kompak
Wajah bu hehe langsung kusut,bak baju belum disetrika. Itu kan nama gue,kenapa kalian yang rempong? Batin bu Hehe
“Aish~baiklah kami akan memanggil ibu Hehe aja. Sesuai kemauan ibu.” Papar Siwon,sang ketua kelas sambil tersenyum
*wah,bijaksana sekali oppaku ini*
“Terimakasih ya,” ucap ibu Hehe tersentuh dengan kebijaksaan Siwon,Ia menangis . air matanya membanjiri pipinya seperti banjir situ gintung ( boong,ga mungkin kali)
Semua murid terdiam pasrah. Tepi ternyata kyuhyun diam-diam memainkan PSPnya dikolong meja.
*dasar penggila games*
#ditabok sparkyu
“Baiklah ibu akan berikan tugas kepada kalian,tugas perdana dilayar kaca Indonesia
*korban iklan* tugasnya membuat puisi tentang sesuatu yang amat kalian sayangi,mudah kan?” kata ibu Hehe tersenyum
“Gak ah bu,males!” kata Yesung ketus
“Iya nih,ga seru. Masa dikasih tugas mulu,” ucap Kangin
“Iya,kerjaan rumah aja belom selesai.” Tambah Ryeowook
“Emang ngapain lo dirumah?” Tanya Donghae
“Gue suruh mijitin lantai,parah banget kan?” Jelas Ryeowook
*Hah? Gila!*
semua murid menangis mendengar penjelasan Wook,bentar deh kok menangis? Tertawa maksudnya,hehe
“Oh iya bu,ga usah ada tugas aja ya? Biar sama-sama ga capek?” bujuk Yesung
*jangan ikuti ajaran ini ya,ckckk*
“Ya ampun nak, capek kan juga untuk kalian…” ujar bu hehe
“Udah deh bu,kasih duit dong jangan kasih tugas mulu.” Protes Kyuhyun
“He-eh,kalo dikasih makanan juga ga papa,” celetuk Shindong
*plakk,makanan mulu*
“Kalian kan masih sekolah jadi kalian harus belajar. Kita ini memang wajar mendapat tugas,ini untuk kebaikan kalian,bla bla bla…” Siwon mulai ceramah
5 menit
10 menit
20 menit
*para murid tidur sambil tutup kuping*
“ …Mohon maaf apabila ada kata-kata yang salah,mohon maklum adanya.” Ujar Siwon diakhir ceramahnya.
Ibu Hehe menganga lebar,selebar tiker ragunan (?)
“Sudah selesai bicaranya?” Tanya ibu Hehe hati-hati
“Emm,sebenarnya masih beberapa lembar lagi bu. Mau dilanjutkan?” tawa Siwon
“Ah,tidak perlu. Saya sudah mengerti semua. Baiklah tugas ini kalian kumpulkan besok ya,”
“Yah,ibu jangan besok. Minggu depan aja ya?” Tanya Donghae
“Minggu depan? Ah baiklah,”
“Ibu,kenapa ibu mudah sekali menerima tawaran murid,seharusnya ibu…” ujar Siwon ingin berceramah
*lagi?*
“Ah,tidak apa.kalian boleh istirahat,ibu keluar dulu.” pamit Ibu Hehe sambil keluar terburu-buru takut diceramahin lagi sama Siwon.
***
Semua member kekantin kecuali kyuhyun yang masih kecanduan PSPnya di pojokkan dan Eunhae yang tetap dikelas melanjutkan lempar-lemparannya yang tadi tertunda.
*ga ada kerjaan lain ya?*
@kantin
“cuy,pada mau jajan apaan?” Tanya Ryeowook dengan gaya gahoelnya
“emm,apa ya? Cilok aja yuk.” Ujar kangin
“Ga ah,mahal. Burger aja deh,” balas Siwon
*ga kebalik mas?*
Mereka pun setuju dengan usul siwon lalu memesan burger dan duduk di bangku pojok.
Ih,oppa sukanya dipojok-pojok.
“eh,gue bingung nih sama tugas bahasa,nulis apaan ya?” Tanya Sungmin
“Gue aja bingung,jangan tanya gue.” Balas Kangin
Terlihat Yesung tersenyum penuh kemenangan,sepertinya ia sudah menemukan ide dengan apa yang akan ditulisnya.
“Ngapain lo ketawa ? Muka gue lucu ya,makasih.” Ujar Shindong
“Cih~emang gue ngetawain lo? Gue ngetawain ono noh…” balas Yesung sambil menunjuk meja dekat tukang gorengan. Di sana terlihat Leeteuk dan bu hehe. Leeteuk memegang tangan Bu Hehe mesra. Shindong,sungmin,siwon,ryeowook dan kangin menganga lebar bak goa (?)
Pesanan burger datang,seorang ahjumma datang dan tak sengaja menutupi tontonan mereka.
“Awas bu,ngalingin aja nih..” ahjumma pun minggir lalu kembali ke tokonya(?)
“Eh kerjain yukk..” ajak Kyuhyun tiba-tiba. Tunggu,bukannya kyuhyun dikelas ya? Kapan tuh orang datengnya. Ah bodo,setan mah datengnya emang tiba-tiba kan?
*ditabok sparkyu*
Semua murid mengangguk setuju,termakan bujukan evil ganteng satu ini. Semua mendekati Leeteuk dan Bu hehe yang lagi asyik berduaan.
“Permisi bu,” ujar kangin
“Oh iya nak,ada apa?” jawab Bu Hehe kaget
“Bu,boleh ga…”
“Ga boleh! Dia milikku.” cetus Leeteuk mendekap tubuh Bu Hehe
Yang lainnya bengong kaya sapi ompong,
“Belom woy,belom!” sentak Shindong
“Ia nih. Pak Teuk nimbrung aja.” Celetuk Ryeowook
“Maksud kedatangan kami disini kami ingin memberitahukan bahwa,oh iya sebelumnya saya minta maaf…” Siwon mulai menjelaskan
“Langsung aja won!” protes Yesung tak sabar.
“Baiklah,maafkan kesalahanku ya teman-teman…” Siwon tersenyum sampai lesung padi(?) maksudnya lesung pipinya keliatan.*wew*
Para member suju hanya menghela nafas kecuali Kyuhyun,karena dari dulu dia emang kesal ngeliat Siwon yang lagi kumat(?)
Kyuhyun nyeletuk
“Ah,sudahlah. Biar gue aja yang kasih tau. Jadi gini bu,kami mau tanya tentang tugas itu. Maksudnya gimana ya?”
“Gimana apanya? Kalian harus buat puisi tentang sesuatu yang kamu sayangi…”
Para murid terlihat mengerti dan menjawab serempak
“OOH GITUUU… maksudnya?!”
*gubrak,kirain ngerti*
“kalian itu! Saya benar-benar habis kesabaran. Sudahlah pergi saja kalian,mangganggu kencan saya saja!” omel Pak Teuki
“YEAYY,aku di follback Jubaedah…” teriak sungmin yang daritadi hanya memegang ponselnya
Murid kembali bengong tingkat dewa(?)
“Ish,kau mengganggu saja Minmin!” sentak Ryeowook
Terlihat Donghae dan Eunhyuk yang baru datang dari kelas tertawa sambil saling colek-colek pinggang.
“Lihat noh ikan ama monyet lagi akur,ngapain coba colek colekan?” kata Kangin
“Nanti kita juga gitu ya chagii…” Ucap Sungmin melirik Kyuhyun genit
Kyuhyun tersenyum sambil mengedipkan mata kearah sungmin.
*OMG*
“Ngapain lo pada kesini,bosen lo maenan lempar-lemparan kertas ?” tanya Siwon,dengan logat betawinya.
*loh,siwon orang betawi toh*
“Lah ngapah?seterah gua kali…” jawab eunhyuk ketus disertai anggukan kepala Donghae.
“Jiahh,udah ngapah kaga usah pada berantem…” kangin angkat bicara.
*ngapa jadi begini ya bahasanya?*
Semua murid kembali bengong. Tanpa mereka sadari Leeteuk dan Bu Hehe sudah menghilang(?)
“Loh,mana pak teuki sama bu hehe?” tanya Yesung yang menyadari hilangnya 2 sejoli itu.
Semua murid melihatnya tak percaya,sambil celingak celinguk nyariin pak Teuki sama Bu hehe.
“Ah,lo sih ikan. Jadi pada ngilang kan?” omel Shindong
“Dih~apa maksudnya? Gue dari tadi diem aja masa disalahin.” Donghae membela diri
“Ya. My ikan teri lope lope muach muach bala bala ga salah tau…” ujar Eunhyuk. Bahasa apaan tuh bang? Panggilan sayangnya panjang amat ya?
Hyuk : dih,seterah gua dong!
Author : Jiah,iya dah bang terserah abang aja. Buat abang mah apa aja neng kasih
*apa coba?*
Lanjut…
“Ah,sudahlah bentar lagi bel masuk. Cepetan makannya!” perintah Siwon
“Njeh mas..” sungmin menjawab ala wong jowo.
*loh?*
Semua yang lagi makan pun melanjutkan makannya sampai habis. Takut diceramahin lagi ama Siwon.
***
1 minggu kemudian…
Bel masuk berbunyi. Ngook ngook.
*ih,ga enakk banget bunyinya*
Waktu pelajaran Bu Hehe tiba. Semua murid menekuk mukanya. Ya,sekarang adalah waktunya mengumpulkan tugas. Membuat puisi tentang benda kesayangan. Semua murid kelihatan deg-degan dan ada juga yang terlihat ga mood. Sambil menunggu Bu hehe masuk,mereka terlihat mengobrol.
“Aduh,gue deg-degan nih,takut puisi gue kebagusan…” kata Donghae
“Cih,PD banget loh.” Balas Ryeowook. Donghae melototi Ryeowook kesal
“Yaudah sih,seterah gue kek. Mulut juga mulut gue,kenapa lo yang rempong sih.”kata Donghae ga terima.
“Aduh,udah deh gak usah pada ngerebutin gue gituh. Jadi ga enak…” potong Eunhyuk senyum senyum
“Euyuuh,ga banget deh. Kemseupay.” Balas Kangin
*what??*
“Ish,udah deh. Eh gue juga nih. Semalem gue ga ngerjain. Gara-gara mak gue nyuruh gue beli mie nya bang kumis. Tau kan kalo rumahnya tuh jauh banget. Ih mana suruh jalan kaki lagi. Capek cinn…” jelas Sungmin
*pliss,jangan ngondek*
“Beneran cin,ya ampyun… kasihan banget.” Balas Siwon
* ketularan*
Yang lainya hanya bengong melihat tingkah siwon yang super aneh.
“ Ah,gimana nih. Kertas gue masih kosong,semalem gue ngurusin ddangkoma,dia lagi sakit. Jadi gak ngerjain tugas…” curhat Yesung memelas.
“Ya ampun,udah dibawa ke bidan belum?” tanya Shindong.
“Yaelah,lo kata lahiran di bidan…” balas Eunhyuk
“Pliss deh ga usah pada berisik. Gue lagi konsentrasi nih…” ucap kyuhyun yang fokus sama PSPnya.
“Eh,eh nenek lampir masuk noh..” kata kangin
*janganditiru!*
Semua murid duduk dengan rapih. Kelas mendadak sepi kaya kuburan.
“Selamat pagi anak-anak…” sapa Bu hehe dengan senyum manis
Semua anak terdiam. Kecuali kyuhyun yang asik dengan PSPnya.
*oppa,PSP mulu nih*
“Selamat pagi anak-anak…” sapa Bu hehe sekali lagi.
“Pagi Buuuu…” jawab Siwon. Ya,Cuma siwon doang yang jawab. Sendiri. Seorang diri,ditengah kesunyian. Hanya sendiri,sepi,sunyi…
*stop,kenapa jadi sok puitis gini?*
Hmm, Siwon emang anak teladan ya. Eh,tapi kok Siwon menggerutu ya. Ya,ia juga kelihatan kesal dengan Pelajaran Bu Hehe. Duh,sabar ya bu…
“Kyuhyun,simpan PSP mu. Ini jam pelajaran. Kalian juga,kenapa meja kosong mana buku kalian? Keluarkan!” bentak Bu Hehe yang terlihat kesal.
Semua murid mengambil bukunya masing – masing lalu semua berdiri dan berjalan keluar.
“Hei,hei kalian mau kemana?” tanya Bu Hehe Bingung
“Keluar.” Jawab Yesung
“Mau ngapain?”
“Kan,kata ibu suruh keluarkan bukunya masing masing. Ini mau kami keluarkan…” jawab Sungmin.
Yang lainnya mengangguk setuju.
“Anak-anak,bukan itu maksud ibu. Keluarkan buku kalian taru diatas meja,bukan dikeluarkan dari kelas. Mengerti?!” ucap Bu Hehe tersenyum kesal.
“Oh gitu,bilang dong buu…” jawab Donghae
Semua murid masuk kelas,dan duduk di tempatnya masing-masing.
Bu Hehe menghela nafas panjang.
“Baiklah anak-anak. Kalian sudah siap dengan puisi kalian?”
“Sudah…” jawab beberapa murid. Kecuali sungmin dan yesung yang sibuk dengan pikirannya masing – masing karena belum membuat tugas. Mereka terlihat kebingungan
*aduh oppa,tulis aja tentang aku. Gak usah bingung,wkwk*
#abaikan
“Baiklah anak-anak ibu panggil ya. Yang pertama yang paling ganteng dulu ya…”
“Ah,pasti gue.” Celetuk Shindong
“Dih,PD gila loh. Gantengan juga gue…” bela Siwon.
“Ih,udah deh. Semua cewek juga tau gue yang paling ganteng.” Ucap Eunhyuk
“Gue kali!” jawab Ryeowook.
“Gue.” Kata Kangin ga mau kalah.
“Gue!” tambah Kyuhyun.
“Gue yang tampan.” Teriak Donghae
“Gue yang ganteng.” Balas Sungmin
“Gue yang cakep.” Papar Yesung.
*udah dong,cakep semua kok*
Dari singgahsananya,Bu Hehe terlihat frustasi. Ia tutup kuping sambil mengatur nafasnya mencoba bertahan dalam situasi yang tidak memungkinkan ini(?)
“Ah,sudahlah mendingan Lo aja deh Hyuk yang ganteng,gih maju cepetan…” ujar Siwon mengalah.
“Gue,ah ga . udah lo aja deh sungmin..” balas Hyuk
“Lo aja deh Ikan…” kata Sungmin
“Ga ah lo aja deh,epil…” ujar donghae
“Jangan deh mending lo aja Wook…” Kata Kyuhyun
“Gimana ya,lo aja Kangin…” Ryeowook mengalah.
*kenapa lempar-lemparan gini sih? Tadi rebutan, ANEH*
#abaikan
“Sudah anak-anakku kalian jangan ribut!”
“Ih,gue gak mau lagi,jadi anaknya.” Bisik Eunhyuk kepada Donghae
“EUNHAE!”
“Dih,kok tau nama couple kita sih?” bisik Donghae ke Eunhyuk
“Iya,tau dari siapa ya..”
“Dari Saya. Kenapa?” tiba- tiba ga ada angin ga ada hujan Pak Teuki masuk dan mendengar semua pembicaraan gelap(?) eunhae.
Semua mata murid terbelalak. Kapan datengnya pak Teuki ya? Kok bisa denger Eunhae sih? Dateng darimana coba? Ya,seperti itulah kira-kira komentar para murid yang saling berbisik dengan teman sebangkunya.
“Kalian tuh harus menghargai Bu Hehe,kalian tau beliau datang kesini dari jauh. Kalian seharusnya bisa bersikap sopan padanya. Hargailah beliau,sudah mencoba sabar menghadapi kalian. Setiap hari selalu kalian cuekin,setiap hari selalu kalian kerjain. Nak,kalian sudah besar berpikirlah dewasa. Jangan seperti anak kecil. Hargailah,bu Hehe itu sangat baik mau mengajar kalian dengan sabar. Jarang lho ada guru yang ingin berbaik hati untuk mengajar kalian…” pak Teuki ceramah panjang lebar. Bu Hehe merasa terharu dengan kebaikan pak Teuki. Dalam hatinya,berterimakasih kepada Pak Teuki yang telah membantunya. Bu Hehe mengeluarkan air matanya,ia menangis. Sampai-sampai bajunya basah kuyup,diperas lalu dijemur.
*ga mungkin deh*
Sedangkan para murid terlihat sadar dengan perbuatan mereka. Hampir semuanya menangis,menyesali ketidaksopanan nya kepada Bu Hehe.
Dipojok,terlihat yesung dan sungmin yang saling berpelukan. Menangis.
Kangin juga menangis,sambil jongkok.
*yaampun*
Shindong yang menangis sambil makan bekalnya…
Kyuhyun juga menangis,menangis karena kalah main games.
*dasar*
Ryeowook juga menangis sambil nyanyi dan guling-gulingan.
*nah loh?jangan dibayangin.*
Didepan, eunhyuk dan Donghae saling suit(?)
*loh kok?*
Ya,mereka suit siapa yang menang,dia nangis duluan. Dan ternyata Euhyuk menang,ia berteriak horeee lalu menangis di bahu Donghae. Aneh.
*gaje*
Siwon,hanya tersenyum melihat teman-temannya akhirnya sadar.
“Huaaaa…” Siwon menangis sambil ngepel lantai.
*OMG! Jangan oppa*
Pak teuki mohon pamit sama bu hehe dan akhirnya keluar.
“Baiklah anak-anak duduk di tempatnya masing-masing lalu kita mulai pelajaran hari ini.” Kata Bu Hehe mengusap air matanya.
“Baiklah,apa kalian siap membacakan puisi kalian didepan?”
“ya.”
“Tidak,”
“Ya”
“Bisa jadi..(?)”
“Baiklah ibu anggap kalian sudah siap semua. Ryeowook kamu yang pertama…”
Ryeowook pun maju dengan santainya. Setelah sampai ia menarik nafas panjang lalu menghembuskannya. Menarik nafas dan membuangnya lagi. Tarik,buang. tarik buang…
“Wookie,kapan mulainya ?” ucap kangin frustasi.
“Haha,baiklah kalian sangat tak sabar mendengar puisiku ya?”
“Ehem ehem, disini aku mau membacakan puisi yang berjudul ‘penggorengan’…”
“Mwo? Hahaha…” seluruh murid tertawa lepas. Penggorengan,apa yang spesial dari judul seperti itu?
Bu hehe juga tertawa,mungkin jika urat malunya sudah putus ia sudah menari Gangnam Style. Tapi,ia harus menjaga image nya di depan murid-muridnya.
“Ayo mulai wookie,aku jadi penasaran dengan penggorengan kesayanganmu itu,hahaha…” ledek Kyuhyun.
“Arraseo,Penggorengan… bentukmu yang sangat menggoda(?) membuatku jatuh hati…manfaatmu besar..tanpamu aku tak bisa masak..tanpamu aku tidak bisa makan…sungguh kau benar-benar separuh aku(?)…”
“Bwahaha bwahaha…” anak anak suju tertawa pake nada bonamana.
*jangan dibayangin*
“Baiklah,terimakasih…” Ryeowook kembali duduk ditempatnya.
“hahaha,Ryeowook penghayatanmu sangat bagus…” Ibu hehe menahan tawa.
“Benarkah,tuhkan sudah kubilang puisiku itu bagus…” Ryeowook memandang yesung yang masih sibuk dengan puisinya. Sindong juga terlihat komat kamit latihan baca puisi.
“Baiklah selanjutnya… Siwon.”
Siwon terlihat berdo’a dengan khusyu’ lalu maju dengan senyum lebar.
“Ehem…ehem,baiklah judulnya ‘TuBuhKu’…”
“maksudnya?” tanya kangin tak mengerti
“Semua yeoja sangat menyukaiku karena ketampananku dan indahnya tubuhku(?)…Aku menyayangi tubuhku sendiri… aku anak sehat tubuhku sexy…karena aku selalu rajin berdo’a…setiap malam aku selalu minum susu…jadilah tubuhku seperti ini…Aku sayang tubuhku.”
*mian,author bingung mau cerita apa tentang siwon oppa,hehe*
Anak suju malah tutup kuping rapat-rapat…
“Kenapa kalian tutup kuping?” tanya bu hehe setelah tawanya meledak(?)
“Takut diceramahin bu…” jawab eunhyuk yang disertai anggukan anak suju lainnya.
Siwon tertawa lepas. Anak suju melepaskan tangannya dari kupingnya.
“Gimana bu, puisi saya?”
“Hmm,cukup bagus berapa lama kamu buat puisi itu?”
“emm,kapan ya..saat masih kecil bu.”
“Mwo?” anak suju kaget
“Ya,kertas ini pernah hilang saya sampai harus berdo’a tiap malam dan kertas ini baru ketemu tadi di kolong kasur saya. Hebat kan bu…”
“hehe,ya silahkan duduk…” yaampun bisa gila saya mengajar disini,batin bu hehe.
“Selanjutnya….kangin.”
“Yah,ibu yang lain dulu deh ya.”
“Tidak bisa. Ayo cepat maju…”
“Tau,maju aja sih dulu elah…” Yesung mencibir. Kangin menoleh kesal.
“Lo kok jadi nyolot sih?” kangin geram mengepalkan tangan kearah Yesung.
“Baiklah…judulnya ‘Ibu…’…” semua anak suju memasang wajah serius.
“Ibu…terimakasih..terimakasih atas semua pengorbananmu…”
Anak suju terlihat menghayati puisi kangin. Kyumin berpelukan menangis. Eunhae ambil tisu gulungan. Shindong sama ryeowook menahan tangis. Yesung sibuk bikin puisi. Siwon berdo’a untuk ibunya…
Sungmin menghela nafas
“Sedih banget ya kyu…”
“iya…”
“Terimakasih atas pengorbananmu yang tiada tara…terimakasih atas uang jajanmu ibu… yeay gue dapet uang jajan dobel hari ini. terimakasih ibu… “
Kangin membungkukkan badannya dengan mimik imut.
Anak suju melongo,uang jajan(?)
“Kangin,bikin puisi yang bener dong udah nangis-nangis juga…” Kyuhyun protes
“Tau nih,elah…”
“Lo kok ikutan nyolot sih ikan?”
“Hyuk,dia galak…” Donghae memasang wajah melas dipelukan eunhyuk. Eunhyuk memelototi kangin .
“Sudahlah,silahkan duduk kangin…”
“Saya mau ijin ke kamar mandi bu…” ijin Yesung
“Ya,silahkan…” yesung ngibrit keluar kelas
“Baiklah selanjutnya…shindong”
Sindong terlihat gugup melihat kertas yang dipegangnya.
“Baiklah,puisiku berjudul ‘ryeowook…”
“Mwo? Aku?” ryeowook menatap shindong tak percaya.
“Kenapa kau mengambil judul ryeowook?” shindong tak menggubris pertanyaan be hehe.
“Ryeowook…kau sangat baik…”
“ketika aku lapar kau memasak untukku , ketika aku sedih kau membuatkan makan untukku…kau seperti ibuku,melayaniku dengan sangat sabar walaupun porsiku besar…terimakasih.” shindong tersenyum kearah Ryeowook. Matanya berkaca-kaca. Sementara itu Ryeowook terlihat senang. Ini pertama kalinya shindong mengucapkan terimakasih di depan teman-temannya…
Shindong berlari kearah ryeowook lalu memeluknya. Seperti ibu yang baru saja bertemu dengan anaknya yang hilang. Anak suju lain melongo,dramatis banget nih puisi.
Shindong melepaskan pelukannya.
“Bagi donatnya dong…” shindong mengulurkan tangannya. Ryeowook memberi bekalnya dengan kesal. Baru juga bilang terimakasih…
“Baiklah,selanjutnya…kyuhyun…”
Kyuhyun maju dengan langkah mantap. Langkah ala paskibra(?)
“Gue tau lo anak paskibra tapi ga segitunya kali…” kata siwon
Kyuhyun mendengus sebal lalu mengubah gaya berjalannya seperti biasa.
“Ehem…Puisi ini berjudul ‘Games’ . seluruh dunia tahu aku sangat menyukai games..bahkan alien pun tahu aku penggila games…bukankah aku sangat populer? …games adalah bagian dari hidupku… tanpa games aku GALAU…” kyuhyun menekankan kata terakhirnya.
“hahaha,PD banget si epil…” timpal hyuk. Kyuhyun melotot.
“Peace,kita berkawan oke?” Hyuk mem-peace kan jarinya(?)
Yesung masuk kekelas dengan tergesa-gesa.
“Sorry bro,iklan bentar…” yesung ngibrit ke singgahsananya
“Emang lo artis?” tanya kangin.
“Heh,jaga ya ucapanmu. Gue tuh artis lo nya kali yang ga punya tipi. Gue anak Suju men…” yesung bergaya anak gaul.
“Emang lo doang yang anak suju. Gue juga…” jawab shindong
“Heh,kalian semua kan anak suju kenapa pada berantem? Mana solidaritas kalian?” donghae angkat bicara. Semua anak suju diam.
*tegas,patut dicontoh*
“Baiklah,untuk kyuhyun silahkan duduk…”
“Selanjutnya.. hyuk kamu maju.”
“Doakan aku ya,semoga perjuangan ini berhasil…” hyuk menggenggam tangan donghae. biasa aja kali kaya mau perang aja.
“baiklah,puisi saya berjudul ‘Menari’… “
“Semua orang tahu,bahkan kumpulan semut dilobang juga tahu kalau aku adalah Lead dancer di suju… semua tahu itu… ya,aku sangat suka menari…menari dan menari..aku menghabiskan waktu untuk menari…”
“Apa tarian yang ingin kamu pelajari selain dance ?” tanya bu Hehe
“Iya apa?” tanya kangin penasaran. Semua anak suju menatap eunhyuk tajam.
“Jaipong.” Jawab Hyuk mantap. Tawa anak suju menggelegar sampai kedunia lain(?)
“Jaipong? Bukankah itu tarian dari Indonesia?”
“Ne. Aku menyukainya saat melihat Jupe menari.”
“Woooo.” sorak semua anak suju.
“Iya loh,indonesia itu kaya akan budaya aku suka batik Indonesia…” papar Kyuhyun
“Ne, aku juga suka sama Bali.” Timpal Shindong.
“Aku suka sathe..enak..” tambah Ryeowook
“Baiklah, semoga kau bisa menarikan Jaipong ne?”
“Minta ajarin Jupe aja Hyuk…” celetuk Sungmin yang diikuti anggukan anak suju lainnya.
Hyuk mengangguk mantap.
“Tenang bro, gue pasti bakal telegram-an ama dia…”
“Mwo?? Cuy,tahun berapa ini??” respon Kyuhyun
“Baiklah,selanjutnya…Yesung.”
Yesung maju kedepan dengan ragu, ia berjalan terseok-seok(?)
“Ngapa lu sung?” tanya shindong.
“Gak papa,Ini gaya baru gue cuy…”
Semua tertawa terbahak – bahak.
DILARANG KERAS MENGIKUTI GAYA YESUNG JIKA TAK MAU DIBILANG GILA!
#Upss
“Baiklah,saya akan membacakan puisi yang berjudul Ddangkoma…”
“Yah, ddangkoma mulu nih. Ga ada yang lain apa?” celetuk Siwon
“Baiklah, Ddangkoma… Kau hewan paling manis didunia… kau tidak berisik dan selalu diam. aku sangat menyayangimu… “
“Haha, jelas aja diam, kan ga bisa bicara?” Ucap Kyuhyun
“Saat kau sakit aku sangat sedih… Kau tidak boleh sakit, ne? Sudah banyak selca kita diponsel…“
“Selca? Haha,kasihan Ddangkomanya…” timpal Sungmin
“Kenapa?” tanya Wooki
“Waktu itu gue pernah liat ddangkoma dipakein kacamata masa,”
Semua murid tertawa membayangkan ddangkoma yang memakai kacamata.
“Baiklah, yesung silahkan kembali ketempat duduk kamu…”
“Ne, bu.” Wajah Yesung memerah mendengar Sungmin telah memergokinya ber-selca ria dengan ddangkoma.
“Oke, selanjutnya Donghae.”
Donghae berlari (?) dengan semangat 45 kedepan kelas. Semua terlihat bengong.
“Kenapa lari?” Tanya Kangin
“Gue kebelet pipis cuy, kekamar mandi dulu ya,, aduhh.” Donghae langsung ngibrit keluar kelas.
“Haha, kenapa bisa begitu?” Ucap Shindong
“Baiklah untuk menggantikan Donghae. Ya, kamu Sungmin…”
Sungmin terlihat ragu untuk maju. Ia menarik nafas panjang dan sedikit berkomat-kamit. Ia melangkahkan kakinya perlahan.
“Hai aku Sungmin…”
“Udah tau..” celetuk Hyuk
“Baiklah disini aku akan membacakan puisi yang berjudul “PINK” ..
Aku sangat menyukai pink. Entahlah, mungkin orang mengira aku seperti wanita penggemar warna itu… karena pink itu terlihat manis, cute dan daebak! I like it…”
“Gue mau dong jadi warna pink, biar Sungmin makin menggilai(?) gue, ckck.” Ucap Kyuhyun
“Haha, chagiya. Seperti apapun keadaanmu aku tetap menyayangimu…”
wajah Kyuhyun kini memerah bagai dakocan(?). Anak-anak suju tersenyum sendiri.
*so sweet*
“Daebak, coba kamu gombalin ibu dong…” Bu Hehe memasang wajah manis.
“Dih, mau banget?” Jawab Sungmin ketus.
“Oke, nilai kamu ibu turunkan nanti. Cepat gombalin ibu!”
Sungmin menyerah, ia memikirkan gombalan apa yang akan ia lemparkan (?) kepada Bu Hehe
“Baiklah, ibu… 1 + 1 berapa?”
“Ne? Emm.. 2.” Bu Hehe mulai keGRan. Sungmin terkikik.
“Ih ibu pinter banget sih yaampun cyn, kenapa gak jadi guru aja?”
“MWO? Gue emang guru! Aish, gombalan macam apa sih itu?” Kesal Bu Hehe. Anak suju tertawa keras sampai terdengar di Kecamatan sebelah(?)
“Baiklah silahkan duduk.” Bu Hehe menahan emosi. Dadanya terlihat kembang kempis. Telinganya mulai panas.
Donghae kembali kekelas dan kembali duduk ditempatnya dengan tersenyum. Hyuk dan teman-teman lainnya heran.
“Kenapa lo senyum-senyum, ketemu bang agung?” celetuk Yesung. Donghae menggeleng.
“Ani, aku hanya senang. Ini waktuku maju kan, aku sudah tak sabar membacakan puisiku…”
“Ne. Silahkan bacakan.” Sambung bu Hehe. Donghae mengangguk dan berjalan kedepan kelas.
“Ehem, Puisi yang tersayang ini aku persembahkan untuk pembaca FF ini. Terimakasih…Udah nungguin aku sampai baca puisiku. Puisi ini aku ciptakan untuk kalian. Baiklah…hana, dul, set..
Anak suju bengong tingkat provinsi(?). apa maksudnya berhitung? Emang ada perlombaan lari?
*Readers diharap membaca dengan teliti
Saat aku menyadari , aku tahu semua ini. semua yang kurasakan. Arti degupan jantung ini, senyummu selalu memenuhi pikiranku. Only you..you’re my star…Kapanpun dimanapun… aku akan mencintaimu ‘Readers’…”
Semua anak suju langsung nari NO OTHER buat Readers
*jangan ngeFLY,pliss*
*Author tertawa Evil
_END_
Kyaa! Haeppa…dirimu sangat…WAW
*apasih
_Skip_
Huaa, gimana nasib Bu Hehe sama Pak Teuki ya? Wkwk
Oke, kalian tahu apa yang dilakukan Bu Hehe setelah anak suju membaca puisi?
Ada yang tahu? Dia berlari kelapangan yang luas sambil menarik tangan pak Teuki yang kebetulan lewat didepan kelas. Lalu apa yang mereka lakukan?
Ada yang tahu? Mereka menari HARLEM SHAKE. Ditengah lapangan sampai semua murid melihatnya. Anak suju juga ikut keluar karena penasaran. Dan mulai dari Siwon, Shindong, dan lainnya mulai memasuki lapangan dan ikut menari tarian yang pasti gerakannya sangat ANCUR itu!
EunHae gerakan dansa, Siwon, menggelengkan kepalanya. Kyumin, goyang gayung(?). Shindong makan di pinggir lapangan. Yeswook, goyang itik. Kangin menghormati bendera(?). dan Bu Hehe ?
Senam. Pak Teuki? Guling-gulingan dilapangan.
*WARNING! Jangan dibayangin semua gerakan itu*
Okedeh, capek kan bacanya? Saya juga capek nulisnya. haha
Gaje? Haha, kan udah dibilang diawal. FF ini pasti ga jelas endingnya (Kacau)
FF ini gak ada maksud apapun, JUST FOR FUN.
THANKS FOR READING!
DON’T FORGET RCL!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s