MARRY YOU (Part 4)

 

MY1

Title: Marry You

author: ` Park Young Ra `

genre: married life, hurts, romance

cast:

– Lee Min Hye

– Yesung as Kim Yesung

– Yoocun JyJ as Park Yoochun

– suzy Miss-a as Bae suzy

 

other cast:

– taemin shinee as Lee Taemin – Kim hyerin OC

yang lainnya temukan sendiri😀

 

……………*****………………

 

” orang bilang cinta itu menyakitkan dan sekarang aku percaya pada apa yang orang bilang itu. cinta memang indah pada awalnya, namun cinta selalu menyakitkan pada akhirnya. lalu bagaimana jika cinta itu tiba tiba datang dan menghiasi hari hariku? apa aku harus menolaknya?” ( Lee Min Hye) ”

 

saat pilihan itu datang kepadaku, aku belum siap untuk menerimanya. tapi sekarang? aku menyesal karena tidak mengambil pilihan yang diberikan itu.” ( Kim Yesung )

 

” menunggu bukanlah hal yang mudah, saat aku terus menunggu tanpa kepastian kau hadir dengan membawa luka untukku. sekarang, ataupun nanti aku tidak akan pernah merelakanmu untuk siapapun. karena kau hanyalah milikku.” ( Bae Suzy)

 

” kehadiranmu memberikan banyak pelajaran untukku. sekarang aku jadi tau bahwa kesempatan tidak akan pernah datang dua kali. dan hanya kata Maaf saja yang bisa aku katakan sekarang kepadamu. satu hal yang harus kau tau, bahwa aku mencintaimu.” ( Park Yoochun)

 

_____________ terkadang cinta itu muncul disaat yang tidak pernah kita duga. jadi berhati hatilah ___________________

 

………******………

Yakk agasshi apa kau ini tidak punya mata? tidak bisakah kau jalan dengan hati hati? lihatlah akibat ulahmu itu jas mahalku terkena tumpahan air yang kau bawa itu.”

aku segera merapihkan bajuku dan segera bangkit menatap seseorang yang tadi berteriak nyaring ditelingaku. apa orang itu buta? melihat ada seseorang yang terjatuh didepannya bukannya menolongku malah memarahiku seperti itu. aish benar benar namja yang menyebalkan !!

 

” mianhae aku tidak sengaja”

 

aku membungkuk tanda meminta maaf kepada orang yang tadi tidak sengaja ditabrak olehku itu. huh jika bukan karna eomma dan appa aku sudah pasti tidak akan berlari ketakutan seperti ini.

 

” hanya itu? kau sudah mengotori jasku agasshi.” ucap namja itu kepadaku. aigoo namja ini terlalu berlebihan, hanya terkena tumpahan soda saja ekspresinya sudah seperti itu, apalagi jika tadi aku tidak sengaja membuatnya terjatuh? sudah pasti ia akan mengamuk seperti seorang singa yang kehilangan makanannya.

 

” lalu apa yang harus aku lakukan tuan? kau terlalu berlebihan, jas mu kan bisa dibersihkan”

 

” kau tau, saat ini aku akan pergi meeting !! bagaimana bisa aku menghadiri rapat penting dengan kondisi baju yang seperti ini? bersihkan sekarang juga !!!”

 

namja itu menyerahkan jasnya yang tadi ia kenakan kepadaku. bagaimana ini? aku juga sedang buru buru, tapi bagaimana dengan namja ini? jika aku tinggalkan sudah pasti ia akan berubah menjadi iblis yang menakutkan. tapi jika aku harus membersihkan jasnya dulu, eomma dan appa sudah pasti akan bertindak semaunya. otthoke?

 

” hmm tuan bagaimana jika jasmu kubawa kerumah? aku akan membersihkannya, sekarang aku sedang buru buru.”

 

” mwo? kau pikir kau saja yang sedang buru buru !! 30 menit lagi, aku juga akan pergi meeting !! jika kau jalan dengan hati hati, sudah pasti ini semua tidak akan terjadi. huh kau benar benar merusak hariku !!”

 

” nuna, kau masih disini? cepatlah masuk namja yg eomma dan appa bicarakan semalam sudah ada didalam nuna. dan siapa dia? apa dia namjachingumu?”

 

aku melirik kearah seseorang yang entah sejak kapan sudah berdiri dibelakangku. otthoke? apa yang harus aku lakukan sekarang? aku tidak mau dinikahkan dengan orang yang sama sekali tidak aku cintai. kenapa hidupku selalu rumit seperti ini? lalu bagaimana dengan namja ini? apa sebaiknya aku kabur saja dari hadapannya? toh kita tidak saling kenal, jadi peluang untuk kabur masih bisa kudapatkan.

 

” taemin, bisakah kau membantuku membatalkan semuanya?” ucapku pada dongsaengku yang bernama taemin.

 

” shireo, aku tidak mau jika nantinya malah aku yang akan dijodohkan oleh appa dengan anak teman temannya lagi.” aku menghela nafas mendengar jawaban taemin. kenapa kedua orang tuaku begitu egois? apa mereka tidak memikirkan perasaan putrinya?

 

” nuna aku masuk duluan, cepatlah masuk sebelum appa marah padamu.” aku mengangguk mengiyakan perkataan taemin. punggung taemin perlahan lahan menghilang dibalik pintu restaurant mewah ini. kakiku masih sulit untuk digerakan masuk menemui semua orang yang sudah menungguku. ya tuhan, kuatkanlah aku.

 

” tuan, aku akan membersihkan jasmu didalam, jadi ayo ikut aku.” aku menarik paksa lengan pemuda yang sungguh tidak kukenal ini. ide yang sangat gila sedang berputar diotakku. aku menatap sekilas kedua bola mata namja yang berada disampingku, sebelum akhirnya aku menarik paksa namja itu untuk mengikuti langkahku masuk kedalam restaurant ini.

 

” hey apa yang kau lakukan? bukankah kau bilang akan membersihkan jasku? kenapa kau membawaku kesini?” aku tidak mendengarkan kata kata dan pemberontakan pemuda itu, mataku kini sibuk mencari cari keluargaku ditengah tengah orang orang yang berada direstaurant ini.

 

” min hye-ah, kenapa kau lama sekali? eh siapa namja yang berada disampingmu itu?” ucap appa terkejut saat melihat aku menggandeng mesra seorang namja dihadapan mereka.

 

” ini namja chinguku appa, sebenarnya aku sudah punya namja chingu. mianhae aku telah berbohong pada kalian selama ini.” ucapku sambil menggenggam tangan namja disebelahku ini. aigoo lee Min hye sadarlah, ini semua benar benar gila. bagaimana mungkin kau mengaku bahwa namja disebelahmu ini adalah namja chingumu? tapi biarlah yang penting rencana perjodohan yang appa buat bisa batal.

 

” benarkah?”

aku mengangguk kearah eomma yang sepertinya tidak percaya dengan pengakuanku itu. dan kali ini, bukan hanya keluargaku saja yang kaget dengan ucapanku itu, namja yang berdiri disampingku pun juga terkejut dan memandangiku dengan maksud meminta penjelasan tentang semua ini.

 

” heh, kau gila? apa maksudmu itu? kau benar benar tidak waras sepertinya.”

 

” shutt aku tau aku sudah tidak waras, tapi kumohon bantu aku tuan.”

 

eomma dan appa memandangiku dan namja itu yang tengah berbisik membicarakan sesuatu. sepertinya mereka percaya pada kebohonganku itu. huh syukurlah, aku benar benar sudah tidak tau harus berbuat apalagi tentang perjodohan itu. taemin memandangiku dengan kecurigaan yang ia pancarkan lewat tatapannya itu. huh lagi lagi anak itu sangat sulit untuk dibohongi.

 

” siapa namamu nak?” tanya appa yang sepertinya diarahkan untuk namja yang duduk disampingku ini.

 

” naneun Kim Yesung imnida”

 

” mwo? Kim yesung? apa kau putra dari pemilik perusahaan Kim company?”

 

oh, jadi nama pemuda ini adalah Kim yesung, huh untunglah pria ini tidak mengatakan yang sebenarnya pada appa dan eomma. tapi aku tidak yakin juga pria ini akan membiarkanku selamat setelah membantuku berbohong.

 

” ne ahjussi”

 

” ah jadi namja chingu putriku ini adalah putra dari Kim Hyeong Ji? appa mu adalah sahabatku sewaktu kecil yesung-ah.”

 

apa? jadi appa mengenal baik keluarga namja ini? huaa bagaimana jika kebohonganku terbongkar? sudah pasti appa akan langsung menikahkanku dengan orang pilihannya itu.

 

” kenapa kau tidak pernah main kerumah kami yesung-ah? jika kami tau bahwa kau adalah namjachingu Min Hye sudah pasti kami tidak akan repot repot menjodohkannya.” yesung hanya membalas perkataan eomma dengan sebuah senyuman. namja itu benar benar mampu menyembunyikan ekspresi bingungnnya itu.

 

” sudah berapa lama kalian berpacaran?”

 

” 1 bulan, eh 1 tahun.” ucapku sambil mengacungkan telunjukku yang mengartikan 1.

 

” benarkah? selama itu? baiklah sepertinya kalian tidak usah terlalu lama lagi berpacaran. eomma akan bicara pada tuan dan nyonya kim agar segera menyiapkan sesuatu dalam 1 minggu ini. kau harus punya seseorang yang melindungimu sebelum eomma dan appa pergi ke amerika bulan depan min hye -ah.”

 

aku yang sedang meminum segelas jus alpukat yang tadi kupesan, sontak tersedak mendengar ucapan eomma tadi. apa jangan jangan eomma dan appa… ” APA?”

 

…………………………******………………………

 

“APA?”

 

aku menatap tajam sosok yeoja yang berada didepanku. Aku tau maksud kedua orang tua yeoja itu, tapi bagaimana bisa aku dan dia? Ahh semua ini benar benar tidak pernah terlintas di fikiranku !! Kenapa hari ini aku begitu sial bertemu dengan yeoja itu? Aigoo sepertinya yeoja itu memang benar benar tidak waras. Bagaimana bisa ia mengatakan bahwa aku ini adalah namja chingunya? Bahkan mengetahui namanya pun aku tidak tahu.

 

” kalian tidak usah khawatir, biar eomma dan appa yang mengurus semuanya. ”

 

Omona! Apa yang barusan aku dengar? Mengurus semuanya? Ahh apa ini semua adalah mimpi burukku? Aish jika ini adalah mimpi burukku maka aku mohon bangunkanlah aku. Aku sudah benar benar pusing dan semakin tidak mengerti dengan semua ini. Huh jika saja tadi aku tidak bertemu dengan yeoja itu, sudah pasti aku tidak akan masuk kedalam masalahnya ini. Apa yang harus aku lakukan? Apa aku harus mengatakan yang sebenarnya?

 

” ahjussi, ahjumma, sebenarnya aku dan… ”

 

” ah tidak usah terburu buru eomma, aku dan yesung oppa masih butuh proses untuk lebih mengenal satu sama lain.”

 

aku membulatkan mataku saat ucapanku tadi sudah dipotong terlebih dahulu oleh gadis gila itu. Apalagi alasan yang akan ia katakan? Sungguh rasanya aku ingin segera pergi dari tempat ini.

 

” proses? Kalian sudah berpacaran 1 tahun, mana mungkin kalian belum memahami sifat masing masing? Sudahlah kali ini, menurutlah min hye-ah. Bukankah seharusnya kau senang karena kau akan tinggal dengan orang yang kau cintai? Itu kan yang kau inginkan selama ini? ”

 

SkakMat! Ucapan ahjussi tadi memang benar benar membuat yeoja itu tidak berkutik. Jika sudah seperti ini, apakah ia masih akan meneruskan kebohongannya itu?

 

” ah, oppa bukankah kau bilang tadi akan pergi meeting? Ini sudah terlambat oppa, kau harus segera pergi. ” ucap yeoja itu berusaha mengalihkan pembicaraan.

 

” ah ne aku lupa, ahjussi, ahjumma, aku pamit dulu. Annyeong ” ucapku bangkit sambil membungkukkan badanku.

 

Tangan gadis itu dengan cepat segera menarikku menjauh dari tempat keluarganya itu. Ah sebenarnya inilah yang aku inginkan dari tadi, pergi dari obrolan obrolan yang tidak penting bagiku.

 

” kau ini sudah gila? Apa apaan kau ini?! ” bentakku saat kami sudah berada diluar restaurant.

 

” mianhae yesung-ssi tadi pikiranku benar benar kalut. Entah kenapa ide gila itu muncul diotakku yang sedang kebingungan mencari alasan. Sekali lagi mianhae, tapi ku mohon jangan bicara yang sesunguuhnya pada kedua orang tuaku. Biar aku nanti yang bicara sesunguhnya kepada mereka jika semuanya telah tenang. ” ucap yeoja itu memohon kepadaku.

 

” ah baiklah baiklah, tugasku sudah selesai kan? Dan sekarang aku harus pergi dulu. Aku sudah telat 15 menit ” ucapku sambil meraih jas yang berada ditangan yeoja itu. Huh benar benar hari yang sangat sial untukku. Bertemu yeoja yang aneh, dan membawaku kedalam masalahnya? Benar benar memuakkan!

 

…….*****…….

 

Hoaamm… Aku mengerjap ngerjap berusaha menyesuaikan mataku ini pada sebuah cahaya yang dihasilkan oleh lampu dikamarku. Ommo! Jam berapa ini? Ah hari ini benar benar hari yang melelahkan bagiku. Semua ini gara gara yeoja tadi, aishh selama rapat aku tidak konsentrasi karena pikiranku terus saja melayang kepada sosok yeoja tadi. Huh ada apa ini sebenarnya? Kenapa aku merasa bahwa senyumannya itu tidak asing lagi bagiku? Ahh mungkin saja ini hanya perasaanku saja. Karena aku sangat yakin 100 % bahwa aku tidak mengenal yeoja tadi. Dan tadi adalah pertemua pertama dan aku berharap bahwa tadi akan menjadi pertemuan terkahir untukku.

 

” oppa, eomma dan appa menunggumu dibawah ” aku menoleh mencari sosok yang berbicara kepadaku itu. Dan sosok yeoja cantik dengan rambut panjangnya sudah berdiri di ambang pintu sambil membawa segelas jus ditangannya.

 

” memangnya jam berapa ini appa sudah pulang? ” ” ini sudah pukul 7 malam oppa, dan kau tertidur dari tadi sore ! Lihatlah baju yang kau kenakanpun belum diganti. Huh benar benar menjijikan !! Cepatlah bersihkan dirimu dan segera temui eomma dan appa. Mereka sudah menunggumu bangun dari tadi. ” jelasnya aku hanya tertawa meningat apa yang aku lakukan ini.

 

Sedetik kemudian akupun segera berlari menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhku yang sudah bau keringat ini. Skip skip skip aku menuruni tangga dengan sangat malas. Sesekali aku menguap menahan kantuk yang entah kenapa masih terasa. Kulihat appa dan eomma sudah duduk manis didepan TV sambil sesekali tertawa melihat acara yang sedang ditontonnya itu. Huh ada apa mereka menyuruhku untuk menemuinya? Jarang sekali appa bersikap seperti itu.

 

” Yesung-ah, apa kau sudah bangun? Duduklah appa ingin bicara ”

 

aku segera mempercepat langkahku saat suara appa memanggilku terdengar ditelingaku. Apa yang akan appa bicarakan? Sepertinya sesuatu yang penting.

 

” appa dan eomma sudah sepakat bahwa kami sudah setuju dengan ide dari tuan dan nyonya lee. ”

 

” tuan dan nyonya lee? Ide? Apa maksud appa sebenarnya? ” ucapku mengerutkan dahiku tanda tak mengerti.

 

” appa pikir kau sudah tau. Bukankah kau menjalin hubungan dengan Min Hye? Putri dari tuan Lee? Appa tidak menyangka kalian punya hubungan khusus. Dimana kau bertemu dengannya? Apa kalian bertemu di paris? Setau appa Min Hye juga kuliah di paris. ” jelas apa.

 

Mwo? Jadi omong kosong itu sudah sampai juga ditelinga appa dan eomma? Aigoo mimpi buruk apalagi yang datang padaku?

 

” aku tidak mengerti. ”

 

” aish sudahlah yesung, kau tidak usah berbohong lagi. Appa dan eomma sudah mengetahui semuanya. Appa malah senang mengetahui kau berpacaran dengan Min Hye dan appa lebih setuju jika kau bersama dengan Min Hye dari pada dengan gadis yang pernah kau bawa itu. ”

 

” kami semua sudah sepakat. Pernikahanmu dengan Eunhye akan dilangsungkan 3 hari lagi. Karna eomma harus pergi ke London selama 1 bulan dan appa juga sedang sibuk dengan proyeknya di jeju. ”

 

” Mwo? Menikah? ”

 

skip skip skip

 

…….****…….

 

Hari ini matahari yang biasanya bersinar dengan terangnya, kini seolah olah hilang tertutupi oleh hitamnya awan hitam yang sedang menghiasi langit. Bisa kutebak bahwa sebentar lagi air mata kesedihan akan segera diturunkan membasahi bumi ini.

 

Aku melangkah gontai memasuki kamarku. Sungguh hari ini benar benar hari yang sangat menyiksa batinku. Bagaimana tidak? Semua orang dikantor sibuk membicarakan pernikahanku dengan gadis yang tidak kukenal itu. Huh padahal jika mengingat kejadian tadi malam, aku sudah berusaha sekuat tenaga untuk menolak rencana pernikahan bodoh itu ! Bagaimana bisa aku menikah dengan seseorang yang tidak aku cintai, bahkan tidak aku kenali sama sekali? Tapi kenapa lidahku ini terasa sangat kelu jika aku sudah berniat ingin mengatakan yang sesungguhnya. Bahkan hatiku pun selalu menolak jika niatan itu muncul diotakku. Aigoo ada apa ini sebenarnya?

 

“Arghh” aku berteriak frustasi saat lagi lagi kepalaku terasa sangat sakit. Selalu saja muncul sebuah bayangan diotakku jika rasa sakit ini hadir. Apa yang sebenarnya terjadi padaku?

 

” Yesung-ah, kau sudah pulang? Sejak kapan? ” aku menoleh kearah sumber suara tersebut. Ternyata itu adalah eomma tapi siapa yeoja yang berada disampingnya itu? Bukankah diaa……

 

” Min Hye sudah menunggumu dari tadi, eomma tadi datang menemuinya dirumahnya dan dengan sengaja eomma membawanya kesini. Supaya kau lebih gampang mendiskusikan semua persiapan pernikahan kalian. ”

 

apa yang eomma katakan? Pernikahan? Kenapa lagi lagi itu yang dibicarakannya? Apa hanya ada topik itu disetiap pembicaraannya? Semua orang membicarakan itu! Dan itu semua semakin terasa memuakkan untukku. Arghh ini benar benar mimpi buruk yang lebih buruk bagiku.

 

” ini terlalu mendadak eomma ”

 

” sudahlah, lagi pula persiapannya juga sudah hampir 50 % selesai. Jadi kau tidak usah khawatir, eomma dan nyonya lee sudah menyiapkan semuanya.”

 

kini pandanganku beralih kepada sosok yeoja yang berdiri disamping eomma. Wajahnya yang ia tundukkan itu seperti menjelaskan bahwa ia sangat merasa bersalah kepadaku. Bagaimana tidak? Kebohongan yang ia pikir dapat meloloskannya dari sebuah pernikahan justru semakin membuatnya terjun kedalam lingkaran itu.

 

” sudahlan, sekarang ayo kita mencari gaun pernikahan ”

 

” ahjumma bisakah aku sendiri yang merancang gaun itu? Aku ingin gaun pernikahanku sesuai ke inginanku. ”

 

kali ini yeoja itu mulai berani mengangkat wajahnya. Tapi apa yang ia bicarakan? Kenapa ia tidak menolak pernikahan ini? Benar benar gadis yang sangat menyebalkan !!

 

” ah eomma lupa, kau kan seorang designer? Jadi sekarang eomma memberikan kebebasan untukmu memilih gaun pengantin sesuai keinginanmu. Dan mulai sekarang, kau harus membiasakan memanggilku eomma karena sebentar lagi kau akan menjadi menantuku Min Hye -ah ”

 

” dan sekarang, kalian carilah cincin pernikahan kalian yang sesuai untuk kalian berdua ” lanjut eomma.

 

” aku lelah ” ucapku sambil membalikan tubuhku berniat pergi meninggalkan mereka.

 

” tidak boleh seperti itu yesung-ah, Min Hye sudah datang kesini untuk mencari cincin pernikahan kalian ? Apa kau tega padanya? Cepatlah pergi, eomma tidak ingin mendengar penolakan lagi”.

 

” EOMMA !!! ”

 

aku mentap tajam sosok yeoja yang tengah berdiri disamping eomma. Aigoo kenapa gadis itu harus muncul dan merusak hidupku? Ahh ini semua memang Mimpi buruk yang paling buruk bagiku!!

 

” baiklah, kajja ” ucapku lirih sambil berjalan mengambil kunci mobilku yang tergeletak dimeja. Kenapa hidupku bisa rusak seperti ini hanya gara gara gadis itu? Aigoo aku sudah punya seseorang yang akan menemaniku kelak. Tapi kenapa semuanya menjadi kacau semenjak aku tidak sengaja bertemu dengan gadis itu?

 

Aku memberhentikan langkahku dan segera menarik paksa lengan yeoja itu agar berjalan lebih cepat kearahku.

 

” kau lihat akibat ulahmu? Kenapa kau tidak menolak dan berbicara yang sesungguhnya? ” ucapku dengan nada tinggi. Sungguh aku benar benar emosi saat ini. Bagaimana dengan gadisku disana? Ia pasti akan sakit hati jika mendengar kenyataan ini. Oh tuhan, kumohon bantu aku.

 

” aku sudah menolaknya dan sungguh aku sudah berusaha menjelaskan semuanya, tapi selalu saja ada halangannya jika aku akan berbicara yang sesungguhnya kepada kedua orangtuaku. ” jelasnya.

 

” arghh.. Lalu apa yang akan kau lakukan? Kau tau kan, kita tidak mengenal satu sama lain, bagaimana kita akan menjalani rumah tangga kita nanti? ” ucapku sambil menatap kedua bola mata gadis itu lekat lekat.

 

” mianhae, aku benar benar minta maaf. Aku berjanji akan menyelesaikannya malam ini. ”

 

aku terdiam mendengar ucapannya itu. Dapat aku lihat dia benar benar merasa bersalah. Ekspresinya juga begitu terlihat sangat menyesal. Ah apa yang harus aku lakukan?

 

Hening ! Itulah yang terjadi saat ini, aku masih terpaku didepan mobilku tanpa mengeluarkan sepatah katapun. Begitu pula dengan gadis itu, ia masih diam ditempatnya tanpa berani mengangkat wajahnya menatapku.

 

” huh, baiklah sekarang kita ikuti saja, urusan setelah kita menikah kita bisa pikirkan nanti. Atau setelah menikah kita bisa langsung bercerai? Ini satu satunya jalan untuk mengakhiri permainan yang dibuat oleh mu itu. Ah, kau tau aku sudah punya yeojachingu yang aku cintai, bagaimana jika ia mengetahui semuanya? Ahh kau ini benar benar membuatku hidupku sial dari awal kita bertemu!! ”

 

“baiklah, aku setuju dengan usulmu itu. Kita bisa bercerai setelah kita menikah nanti, dan urusanmu dengan yeojachingmu, aku tidak akan melarang atau ikut campur urusanmu setelah kita menikah nanti. Anggap saja kita memang tidak memiliki ikatan hubungan apapun. Karena itulah kenyataannya.”

 

aku mengangguk mengiyakan ucapan gadis itu, setelah melihat awan yang sudah berangsur angsur menghitam, akupun segera masuk kedalam mobilku dan pergi mencari cincin untuk pernikahanku lusa dan tentunya dengan gadis ini juga.

 

……****…….

 

“Selamat datang noona, ada yang bisa saya bantu?”

 

aku melangkah masuk menghampiri seorang pelayan yang menyambutku tadi. Huh semua ini benar benar diluar dugaanku. Menikah? Memikirkannya saja sudah membuatku stres luar biasa, bagaimana menjalaninya?

 

” aku mau mencari cincin untuk pernikahan” ucapku ramah pada pelayan itu. Huh kemana namja itu? Memarkirkan mobil apa harus lama seperti ini?

 

” sepertinya cincin ini bagus ” aku membalikan tubuhku saat sosok namja tengah berdiri disampingku sambil menunjuk sepasang cincin yang terpajang indah ditoko ini.

 

” aku tidak mau, ini terlalu biasa ” ucapku sambil pergi meninggalkannya mencari cincin cincin yang lain.

 

” Yakk kau ini, pernikahan ini kan hanya sementara, untuk apa mencari cari yang bagus dan sesuai keinginanmu?”

 

” walaupun pernikahan ini pura pura, tapi aku ingin segala sesuatunya sesuai keinginanku. Aku ingin pernikahan ini terlihat istimewa walupun pernikahan ini hanyalah sementara. ”

 

” dasar keras kepala, terserahlah! Aku tidak mau ikut campur!”

 

“huh dasar namja yang sangat menyebalkan!!” gerutuku dalam hati.

 

Tiba tiba saja mataku tertuju pada sepasang cincin yang terlihat indah dimataku. Sederhana tapi terlihat mewah dan elegan.

 

” aku mau yang itu ” ucapku sambil menunjuk kearah keberadaan cincin itu. Pelayan itu mengangguk dan segera membungkus pilihanku itu. Ah benar benar terlihat sangat indah. Aku ingin terlihat berbeda diacara pernikahanku lusa.

 

” ayo pulang ”

 

aku mengangguk kearah namja yang bernama yesung itu. Setelah membayar semuanya, akupun segera mengikuti langkah namja itu keluar dari toko ini. Huh dari tadi ia terus memperlihatkan wajah tidak sukanya. Memangnya hanya dia saja yang tersiksa dengan semua ini? Aku juga sangat stres memikirkan kehidupanku kedepannya.

 

” Yesung-sshi, aku mau ice cream itu. ”

 

aku merengek kepada namja itu, saat kami melewati toko ice cream kesukaanku. Aigoo kenapa aku jadi seperti ini? Huh sadarlah Lee Min Hye.

 

” please ” lanjutku sambil menatap wajah namja didepanku ini. Sudah kupastikan ia sangatlah sebal melihat tingkahku ini, Ya apa boleh buat, aku memang seperti ini jika sudah menginginkan sesuatu.

 

” jika kau tidak mau tidak apa apa, kau bisa pulang duluan. Aku akan mampir ketoko itu dulu ” lanjutku.

 

” aish geurae, tingkahmu benar benar seperti anak kecil. ” ucapnya sambil menarik pergelangan tanganku.

 

Aku mengikuti langkahnya yang membawaku masuk kedalam toko ice cream langgananku. Sesekali sebuah senyuman terukir indah diwajahku. Walau hanya dibalas oleh ekspresi malasnya seorang Kim Yesung.

 

” pelan pelanlah, kau makan seperti anak kecil ” ucapnya sambil membersihkan noda ice cream dibibirku. Deg! Kenapa jantungku jadi bekerja tidak beraturan seperti ini? Aigoo apa aku sedang terkena serangan jantung?

 

” OPPA!!!”

 

 

TBC NEXT? RCL PLEASE😉

 

6 thoughts on “MARRY YOU (Part 4)

  1. Mudah-mudahan sebelum menikah, tidak ada surat kontrak/perjanjian atau semacamnya lah. Tidur dikamar yg berbeda, tidak menggangu privacy masing2, sdah banyak cerita yg kayak gitu.

    Bukannya Z sok, tapi z cuma seorang reader yang ingin cerita yg fresh dan berbeda dari yang lain.

    Mian, kalo tdak berkenan dengan comment-ku. *Bow

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s