Last Farewell (chapter 1) / Series

 

LF1

 

Author : Kim Myshwa

                Genre : Romance, sad…

              

Main cast : Kwon Ji Yong                       Jung Min Ah      Sub cast : Kim Hyo Ra

Lee Seung Hyun                       Choi Yoon Hwa

 

 

Mianhae lama tadi ada trouble jaringan dan mian chapter 1 ini sedikit, maklum anak baru…kkkk

Dan sekali lagi ff ini telah di share di page sebelah, jadi buat yang udah baca silahkan diulang kali aja udah lupa.hehe

 Okay, daripada kebanyakan intro mending langsung ke ff.

Happy reading.🙂

” Last Farewell”

 

“  Jiyong-ah, mari makan siang” ajak seorang yeoja yang mengenakan blazer hitam yang senada dengan rok pendek nya.

“  Nanti saja, kerjaanku masih banyak ” jawab  Ji Yong sembari mengutak-atik komputernya, pandangannya tak beralih dari monitor.

“ Ohh, kalau begitu aku juga tak ingin makan ”

“  Neo!! ” bentak  Jiyong

“  Kamu lupa mempunyai penyakit maag, heh! Kau harus makan! “ sambungnya.

“ Shireo!! Aku tak ingin makan sendiri ” ujar gadis yang bernama Kim Hyo Ra itu.

“ Akh, alasanmu saja.Kenapa tak kau ajak temanmu yang lain. Kau hanya ingin pergi bersama ku kan. “ sindir Ji Yong lalu tersenyum kecil.

“ Yaa, mungkin saja ” jawab Hyo Ra santai.

“ Hmm, palli.. “ ucap Ji Yong yang sudah berdiri dari tempat duduknya lalu mengambil kunci mobilnya.

Meraka berjalan bergandengan sembari bercakap-cakap ringan yang diselingi tawa dari keduanya.

“ Bruuukk…” tiba-tiba saja seorang yeoja  dengan seragam karyawan yang mempunyai rambut lurus itu menabrak  Ji Yong, rambutnya pun menutupi sebagian wajahnya.

“ Heiiiii.. kau taruh dimana matamu?? Apa kau tak lihat siapa yang kau tabrak? Kami itu atasanmu “ sentak Hyo Ra emosi.

“ Mianhamnida.. aku terburu-buru ” kata yeoja yang berseregam karyawan itu menyesal, wajahnya menunduk.

“ Sudahlah, lupakan . Dia tidak sengaja ” ucap Ji Yong berwibawa sebagai sang direktur.

“ Tapi dia kan… ”

“ Sudah, ayo kita pergi “ potong Ji Yong atas ucapan Hyo Ra. Ji Yong pun menarik Hyo Ra berbalik lalu mereka mulai melangkah. Yeoja itu pun baru  berani mengangkat kepalanya.

“ Chakaman… ” ujar Ji Yong tiba-tiba menghentikan langkahnya. Ia pun berbalik kearah yeoja di belakangnya yang masih belum beranjak.

“ Neo, mana kartu pengenal anda? ” ucap Ji Yong tegas,.

“ Mianhae Sangjangnim, saya karyawan baru disini. Baru masuk hari ini. ” jawab yeoja itu sembari menatap wajah sang direktur, sekarang mereka baru bisa saling bertukar pandang tanpa ada yang menghalangi. Mereka tertegun sejenak.

“Hmm.. baiklah, untuk sekarang kau dimaafkan nona Jung. Tapi besok kartu pengenalmu harus ada. ” ucap Ji Yong dengan senyum kemenangan. Dan tak lagi berbicara terlalu formal setelah tahu lawan bicaranya.

Yeoja yang ternyata bernama Jung Min Ah itu pun menyunggingkan bibirnya pertanda kesal.

“ Mwo-ya?? Darimana kau tahu namanya?? ” sela Hyo Ra penasaran.

“ Dulu kami teman SMA, hanya seorang di masa lalu ” sahut Ji Yong santai lalu tersenyum ringan.

“ Ne, tuan Kwon. Kalau   begitu saya pamit ” jawab Min Ah atas ultimatum Ji Yong tadi. Kemudian langsung meninggalkan mereka dengan hati kesal.

 

 

=======####=======

“ Apa benar dia hanya teman kamu?? “ Tanya Hyo Ra di sela-sela makan, ia masih penasaran karna Ji Yong terlihat akrab dengan yeoja itu.

“ Entahlah “ jawab Ji Yong menggantung, ia terlalu menikmati makanannya.

“ Jawab dengan jelas! “ perintah Hyo Ra.

“ Diaaa… mantan pacarku. “

Deggggg!!!!  Jantung Hyo Ra seakan berhenti berdetak, oksigen seakan berhenti beredar disekitarnya, ia sesak nafas. Kecemasan meliputinya, mungkin saja Ji Yong jatuh cinta lagi pada yeoja itu.

Yaa, tentu saja Hyo Ra menyukai Ji Yong, seorang yang hampir sempurna. Disamping paras tampannya ia juga seorang  direktur muda  di perusahaan besar meski itu milik ayahnya, tapi tentu ia jenius karna bisa memimpin perusahaan dengan baik. Tipe idealnya yang di dambakan setiap wanita.

“  Tapi perasaanku sekarang hanya seperti cola yang kehilangan buihnya, mungkin mati rasa padanya. Sempat khawatir jika aku bertemu dengannya perasaan itu mucul lagi tapi ternyata biasa saja, aku kehilangan rasa. ” ucap Ji Yong lagi yang tanpa sengaja sedikit curhat pada Hyo Ra. Lalu tersenyum hambar.

“ Jinjja??? “ Tanya  Hyo Ra refleks, ia merasa tenang dengan perkataan Ji Yong tadi, setidaknya ia masih mempunyai harapan.

“ Pertanyaan yang aneh ” tanggap Ji Yong lalu tertawa kecil. Menurutnya pertanyaan itu lucu karna biasanya orang yang bertanya tentang kepastian tentang perasaannya tertarik padanya.

Hyo Ra pun jadi salah tingkah atas respon Ji Yong,

 

 

*****

“Aku tidak sakit,

 

Aku tak akan membiarkan diriku lebih rumit

 

Ini bukan sesuatu yang luar biasa, aku tak peduli” ucap Min Ah pada dirinya sendiri, ia menatap pantulan dirinya lewat cermin di toilet. Mencoba meyakinkan dirinya sendiri.

“Yaak, pabo!!! Kenapa dari sekian banyak perusahaan kamu melamar disini, heh! Pabo!!” umpatnya lagi pada diri sendiri seraya mengacak-acak rambutnya, ia menyesali bekerja di perusahaan itu setelah mengetahui sang CEO, ia merasa di permalukan oleh Ji Yong.

Dengan emosi yang menguasainya ia membasuh mukanya berharap agar emosinya mereda. Ia pun segera bersiap-siap untuk kembali bekerja.

 

(Neoreul chajaseo oeo

 Nal bichweojuneun jeo dalbicharaero

Geudael chajaseo oeooo

 

Kkeuchi eodinji moreugetjiman hey

Tonight tonight tonight tonight) dering hp Min Ah tiba-tiba berbunyi, ia pun segera mengangkatnya dengan malas.

“Yeoboseyo?”sapanya.

“Bisa ke ruanganku sekarang?”

“Nugu-yo?”

“Aissh, pabo!! Siapa lagi orang yang memerintah bawahannya untuk ke ruangan. Ji Yong imnida” jelas Ji Yong tegas dan bernada sombong.

“Michiyo!!! Dia benar-benar mengeselkan!!” celoteh Min Ah dalam hati. Kenapa orang ini menelpon ke nomor pribadi nya, mengapa tidak lewat telpon kantor atau menyuruh orang untuk menyampaikan pesan itu. Sejenak otaknya di sibukkan dengan pertanyaan itu.

“Yeoboseyo” ucap Ji Yong karna tak ada sahutan dari Min Ah.

“Yeoboseyo” ulangnya lagi karna belum ada jawaban.

“A, ne” akhirnya Min Ah bersuara.

“Okay, annyong” “Clik” Ji Yong langsung mematikan telponnya.

“Nappeun namja”cela yeoja itu lagi pada Ji Yong. Emosinya belum reda tapi Ji Yong malah menambahkan lagi. Sekali lagi dengan kesal ia melangkah menuju ruangan Ji Yong.

******

Setelah sampai di depan pintu ia pun mengetuk dan mengucapkan salam berusaha seramah mungkin terhadap sang CEO.

“Ah, ye. Oso Oseyo” balas Ji Yong, lagi-lagi dengan bahasa informal.

“Oraenmaniya” sambung Ji Yong setelah Min Ah tepat berada di depan mejanya.

Ia menatap Min Ah dengan senyum yang misterius.

“ Ada apa memanggilku”

“Anjayo” ucap Ji Yong sebelum menjawab pertanyaan Min Ah.

“ Tidak perlu, jelaskan saja maksudmu” balas Min Ah dengan angkuh, ia melipat kedua tangannya di depan dada.

“Kau tak berubah, keras kepala” celoteh Ji Yong lagi sembari tersenyum kecil.

“:Bukan urusanmu”

“Baiklah, aku hanya ingin memastikan sesuatu. Bekerja lah dengan baik dan jangan merasa terganggu olehku, rahasiamu ada di tanganku. Aku akan pura-pura tidak tahu sampai aku tahu apa maksud kau melakukan ini” jelas Ji Yong dengan nada mengancam kali ini dia tersenyum lebar. Min Ah mengerutkan keningnya mencoba mencerna perkataan Ji Yong.

“ Kau pasti mengerti maksudku nona Jung” sambung namja itu lagi.

“Aratsyo” jawab Min Ah pelan.

“ Kau jangan salah paham, aku sama sekali tak peduli tentangmu lagi. Jadi aku takkan merasa terganggu olehmu” seru Min Ah dengan penuturan yang tenang.

“ Baguslah, dan jangan salah paham kenapa aku menelpon ke nomor pribadi hanya karna kau tak ada di ruangan tadi” jelas Ji Yong mencoba meluruskan.

“ Ahh, apa jangan-jangan kau sudah tahu aku direktur di perusahaan ini makanya kau melamar disini?? Haha.. kau mengagumkan”

“ Mwo, michiyo.. apa kau kira aku akan melakukan itu??” sentak Min Ah kesal atau tuduhan sang direktur.

“ Nan molla, mungkin saja” jawab Ji Yong seenaknya dengan senyum menyeringai.

 

“ Kau picik!!!!” kecam Min Ah lalu segera keluar tanpa sepatah katapun, tak peduli lagi jika ia harus di pecat atas perlakuan tak sopannya itu.

 

TBC

Plisss kasih suara, baik kritikan n’ sarannya. Gomawo..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s