Hate you Love you | Drabble

HateyouLove

 

Tittle : Hate you love you

 

Author : Sarah Nadia/ @sarahn901

a

Cast :    – Kim Raina

– Lee Hyuk Jae

-Song Joong Ki

-Kim Ryeowook

 

Other cast : -all member super junior

 

Genre : Hurt, romance etc.

 

Lenght : Drabble

 

Ratting : PG-17

 

Desklaimer : :”this ff original is my mine”  sebenernya mah ini ff series tapi entah liat responya dulu yah chingudeul *gaknanya

Sebenernya aku sparkyu tapi entah kenapa akhir-akhir ini dia hadir dimimpi terus ditambah lagi galon gegara ss5 *author curhat😄

yesungminlah tanpa banyak cuap-cuap lets read *haturnuhun

 

 

 

 

 

Bukan masalah sudah berapa lama kita bertemu

ataupun sudah berapa lama kita saling mengenal

Tapi masalahnya sudah berapa lamakah rasa ini tumbuh..

 


Hembusan angin menerpa nyiur dedaunan yang membawanya bertebaran tak tentu arah. Pancaran sinar mentari tampak menyinari semua hamparan luas yang tak tertutup. Suara kicauan burung menyeru dan saling bersahutan menghiasi sang pagi yang menyapa menghapus jejak-jejak kesunyian malam. Dentuman sepatu seorang yeoja berkulit putih dan berambut lurus panjang menghiasi bandara itu, bagaimana tidak dia datang terlalu pagi untuk kedatangannya. Kim Raina gadis itu sengaja datang lebih awal dari jadwal keberangkatan seharusnya.

‘Harusnya disini aku merasa ketenangan, tapi justru sebaliknya eunhyuk-ah kenapa begitu sulit mengikis perasaan ini, bahkan ucapan selamat tinggal pun tak bisa kudengar dari bibirmu’ gumamnya seraya menggengam ponsel putihnya berharap ada sebuah panggilan atau sms dari seseorang itu.

 

 

Drrrtt…. Drrttttt

 

Mata yeoja itu pun membulat seraya melihat nama yang terpampang di ponsel itu. Mata yang berbinar itu seketika sayu tatkala melihat nama yang bukan dinantinya, melainkan Song Joong Ki namja yang pernah mengisi relung hatinya itu.

 

“Yeoboseyo, nde oppa? “

 

“Na-ya aku tidak sabar ingin segera bertemu denganmu, bogoshipeoyo. “

 

“Nde, nado bogoshipo oppa. “

 

‘Aneh harusnya aku senang mendengarnya mengucapkan itu, tapi mengapa getaran ini terasa berbeda dari sebelumnya, getaran ini terasa hambar’ batin Raina.

 

“Na-ya ku masih disana? “ ucap Joong ki yang berulangkali memanggil namanya tak ada sahutan.

 

“Eoh, ne oppa tentu saja. “

 

“Na-ya ak… aku ingin mengatakan sesuatu padamu tentang… “

 

“Ne oppa, kau ingin berbicara apa hum? “

 

“Ak… aku ingin kita… “

 

“Kita apa oppa? “

 

“Na-ya kau sudah sampai sejak kapan? ” ujar seorang yang tiba-tiba datang menghampirinya, Raina pun mengalihkan pandangannya pada namja itu.

 

“Ohk, kau oppa aku baru saja. “ Raina berbohong pada sepupunya itu jelas-jelas dia tiba lebih awal.

 

“Joong ki oppa mianhe nanti kita lanjutkan lagi ne. “

 

“Eoh, Gwenchana aku mengerti cepatlah kembali Na-ya. “

 

“Ne oppa. “

 

Pipp

 

“Na-ya apa kau yakin akan pergi sekarang? “

 

“Ne, wokie oppa bukankah sudah tidak ada alasan lagi aku disini, lagipula liburan ku pun hampir berakhir. “ lirih Raina yang masih menunduk tidak mengalihkan pandangannya pada ponsel putihnya seperti menahan sesuatu.

 

“Lalu bagaimana dengan kau dan Eunhyuk hyung, maksudku tentang perasaanmu__ “

 

“Mungkin memang lebih baik seperti ini oppa, aku pergi darinya secara perlahan mungkin sekarang dia sudah sangat membenciku, entahlah mengenai perasaan aku sendiri belum yakin yang aku tahu sejak aku bertemu dengannya aku merasa hari-hariku jauh lebih berwarna, namun setelah dia tahu yang sebenarnya aku merasa semuanya terasa berbeda seperti memudar. “Raina tidak bisa membendung lagi gejolak perasaannya, air matanya tumpah membasahi pipinya, Ryeowook yang melihat gadis itu seperti itu pun segera menarik tubuhnya pada dadanya menenangkannya.

 

“Na-ya tapi Eunhyuk harus tahu, bukan kau yang salah tapi kami yang salah. “

 

“Sudahlah oppa, aku tidak apa-apa sungguh kalau aku yang dibencinya akan tidak apa-apa nantinya lagipula aku hanya orang baru dalam hidupnya, tapi jika kalian itu bisa itu bisa berakibat lebih pada kalian, aku tidak mau sampai itu yang terjadi. “ Raina merenggangkan pelukannya dan menatap Ryeowook meyakinkannya.

 

“Na-ya kenapa kau bisa berpikiran seperti itu, kami yang memulainya dan kami pula yang harusnya mengakhirinya ini tidak bisa. “ Ryeowook menatap Raina sendu.

 

“Oppa aku tidak pernah meminta sesuatu padamu bukan, kali ini bolehkah aku meminta sesuatu tolong biarkan seperti ini saja, aku sudah cukup bahagia pernah mengenalnya, dekat dengannya bagiku itu sudah lebih malah, biarkan kesalah pahaman ini mengalir dan terhapus begitu saja. “

 

“Tapi Na-ya bukan seperti ini caranya, apa kau mencintainya? “

 

“Bagiku itu sudah tidak penting lagi sekarang, kalaupun tidak ada kejadian seperti inipun bukankah sudah seharusnya aku pergi. “ ucap Raina seraya mencoba tersenyum.

 

“Tapi setidaknya sebelum kau pergi, kau bisa menjelaskannya lebih dulu kumohon. ” Ryeowook memohon pada Raina.

 

“Sudahlah oppa aku mohon jangan seperti ini, lagipula semalam aku sudah mencoba untuk menemuinya, aku menunggunya di namsan tower untuk menjelaskannya, namun tak ada tanda-tanda kehadirannya sama sekali aku juga sudah menitipkan surat untukknya pada Donghae oppa, setidaknya aku bisa mengucapkan selamt tinggal sebelum pergi. “

 

“Benarkah seperti itu sebegitu bencinya dia padamu, Na-ya kau harus tau dia itu memang diluar terlihat seperti itu dia keras kepala, tegar, selalu tersenyum tapi sebenarnya sebenarnya dia tak sekuat itu, dia sangat rapuh apalagi menyangkut perasaannya, kau tunggulah hingga emosinya sedikit mereda. “

 

“Aku sudah memutuskannya oppa. “ lirih Raina.

 

@Dorm super junior

 

Seorang namja berambut hitam terlihat gelisah dalam tidurnya, dia membolak-balikkan badannya sedari tadi, entah apa yang difikirkannya. Eunhyuk namja itu tidak dapat menemukan posisi yang nyaman dalam tidurnya. Sebenarnya dia sangat penasaran apa yang akan dibicarakan gadis itu padanya semalam, namun egonya lebih menguasainya saat ini.

 

Ceklek


Mendengar suara pintu dibuka Eunhyuk pun langsung memejamkan matanya. Seorang namja tampan membuka pintu itu dan mendekatinya seraya menaruh secarik kertas dimejanya.

 

“Eunhyuk-ah aku tahu kau tidak benar-benar tidur, kau tidak seharusnya seperti itu pada Raina kau perlu tahu sebenarnya dia sama sekali tidak salah, semua ini adalah rencana kami, kami yang menyuruhnya melakukan itu kau jangan terlalu membencinya kasian dia, hari ini dia akan pergi ke Jepang untuk melanjutkan kuliahnya terserah kau mau percaya atau tidak, satu yang ingin kukatakan ikutilah kata hatimu jika kau mencintainya kejarlah dia aku harap kau bisa memikirkan kata-kataku ini sebelum nantinya menyesal. “ Donghae pun dengan secara perlahan meninggalkan kamar itu.

 

“Argghhh… aku bisa gila memikirkan ini semua! “ Eunhyuk mengacak-ngajak rambutnya menyalurkan semua kekesalannya. Dia pun mengalihkan pandangannya pada secarik surat yang berada di atas nakas mejanya.

 

“Apa yang harus aku lakukan sekarang, apa aku harus membacanya? “ gumamnya seraya menimbang-nimbang surat itu. Dengan secara perlahan diapun menarik kertas yang terselip dalam amplop itu dan membacanya.

 

‘Eunhyuk-ah aku tahu mungkin sekarang kaupasti sangat membenciku dan tidak ingin bertemu denganku. Semalam akumenunggumu tapi nyatanya kau tak datang,

‘Hum… aku mengerti, mungkin sudahseharusnya seperti itu aku pantas menerimanya. Aku harap kau selalu bahagia,karena setelah ini aku akan pergi sesuai dengan keinginanmu bukan. Aku memangbukan orang yang baik, jika dengan pergi dan membenciku bisa menghapuskesalahanku padamu aku akan melakukannya. Aku memang jahat Eunhyuk-ah akusendiri yang memberimu senyum itu namun nyatanya aku pula yang menorehkan lukaitu. Kau pantas untuk membenciku. Eunhyuk-ah tetaplah seperti itu, tetapmenjadi seorang Lee Hyuk jae yang selalu mengalah pada dongsaeng-dongsaengnya,Lee Hyuk jae yang selalu tegar dan kuat meskipun hatimu menyimpan banyakkesedihan. Aku bahagia pernah mengenalmu, pernah bertemu denganmu. Dan pernahmencintaimu oppa, mungkin sudah terlambat memanggilmu begitu, tapi bolehkah akumengucapkannya ‘oppa’ selamat tinggal oppa…

 

Tanpa disadari air mata itu mengalir dengan derasnya dipelupuk matanya, tubuhnya bergetar menahan tangisnya.

 

“Tidak, benarkah dia mencintaiku tidak dia tidak salah disini, dia hanya ingin membantuku saja aku harus menemuinya. “ tanpa banyak berpikir Eunhyukpun buru-buru bergegas kebandara itu.

 

@ Incheon Airport

 

Seorang yeoja tampak dikelilingi sekumpulan namja, yeoja itu bergantian memeluk beberapa namja yang sudah dianggapnya kaka sendiri. Yah, Raina berpamitan pada member super junior, mereka datang selang beberapa saat setelah Ryewook datang.

 

“Na-ya kami akan selalu merindukanmu. “ ucap Leeteuk lalu disusul lainnya.

 

“Ne Na-ya jaga kesehatanmu dan sering-seringlah menghubungi kami. “

 

“Na-ya jangan lupakan kami. “

 

“Ne oppa gomawoyo, kalian selalu ada disini, aku pergi. “ Raina berpamitan pada mereka namun matanya masih menatap pintu itu seolah menantikan seseorang. Dengan sesekali mengumbar senyuman perlahan Raina meninggalkan mereka.

 

 

Satu langkah

Dua langkah

Tiga langkah

 

‘kau benar-benar tak datang’ batin Raina seraya melanjutkan jalannya.

 

“Hajima, bagaimana bisa kau berfikir dengan begini aku bisa dengan mudah memaafkanmu apa hanya sebatas ini rasa itu terhadapku, “

 

“Eunhyuk-ah. “ desis Ryewook.


‘Suara itu benarkah kau datang kenapa rasanyakaki ini sulit sekali untuk digerakkan kearahnya’‘batin Raina.

 

“Kenapa kau berbuat seperti ini setelah kini kau hadir dalam hidupku, lalu sekarang kau mau pergi begitu saja sebenarnya apa kesalahanku, kenapa semua orang yang aku cintai pergi meninggalkanku sekarang kau juga mau pergi apa sebegitu tak baiknya kah aku bagimu…

Jika memang kau mau pergi, pergilah aku tak akan menghalangimu toh kurasa aku memang tak berarti bagi siapapun. “ karena melihat Raina yang sama sekali tak berbalik melihatnya Eunhyuk perlahan pergi melangkah gontai menjauhi Raina.

 

 

Greep

 

 

Gadis itu mengejar Eunhyuk dan memeluknya dari belakang.

 

“Mianhe karena aku telah menyakitimu, mianhe karena membuat luka itu terbuka lagi a… aku… “


“Kau jangan berbuat seperti ini lagi, aku mohon setidaknya ijinkan aku mengatakan nya terlebih dahulu jeongmal saranghae Kim Raina… “ ucap Eunhyuk seraya membalikan badannya dan menangkupkan kedua tangannya pada pipi gadis itu.

 

“Nado saranghae Lee hyuk Jae oppa… “

 

“Tunggulah aku sebentar lagi… “ Eunhyuk pun mengangguk dan mencium dahinya lama seraya memeluk gadis itu lagi.

 

 

 

FIN_

Gimana-gimana di RCL ne ^^

Khamsahamnida*bow

2 thoughts on “Hate you Love you | Drabble

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s