Sincerity Of Love [Chapter 5]

 

SOL5

Cast :

Cho kyuhyun

Kim shin yeong (Ulzzang)

Choi siwon

Lee sungmin

Kim haeByul  (Shin yeong Friend)

 

 

Gendre : Sad romance , friendship , sacrificial love (pengorbanan cinta) , ketulusan.

 

 

Author : Geti Ayu Attenti

 

Anyeong … ^_^

Saya author masih baru banget nih , mau coba-coba buat FF. semoga para readers nyaman dan tertarik ya untuk baca terus kelanjutan dari FF ini ..

FF ini saya buat tanpa ada contekan atau apapun karna FF ini REAL hasil kerja keras imajinasi saya ^^ jadi di mohon pengertian dan kerjasamanya untuk memberikan saran sesudah membaca FF ini ..

Oke , daripada saya lama-lama berpidato ria lebih baik kita mulai ceritanya…

 

 

 

This Sincerity Of Love …

 

 

 

“Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.”

 

 

 

 

Kyu berjalan mendekati Shin yang sedang duduk di bawah pohon dengan membawa dua kaleng minuman soda ditangannya.

“ini” Kyu menyodorkan sekaleng minuman pada Shin saat dirinya sudah duduk tepat di sebelah gadis yang sudah lama tak bertemu dengannya itu.

Shin mengambil kaleng minuman yang diberi Kyu padanya dengan senyuman kecil tergambar di wajahnya. Kyu duduk dan membuka kaleng yang ada ditangannya.

“sudah lama bukan” ucap Kyu setelah meneguk minumannya tanpa menatap Shin yang berada di sebelahnya.

“emm, sudah lama sekali” Shin mengiyakan ucapan Kyu.

“mian , aku baru mencarimu sekarang.. aku”

“kau sibuk kan ? aku tau , orang sepertimu pasti sangat sibuk” Kyu menoleh ke arah Shin yang tiba-tiba menyambar kata-katanya. Shin menundukan kepalanya , kemudian seperti biasa ia membuat pola lingkaran di pahanya saat dia berusaha menyembunyikan perasaan sedihnya.

“Shin , mian. Aku sudah membuatmu menunggu terlalu lama” Kyu mengenggam tangan Shin. Shin tersenyum , lalu berdiri dari duduknya.

“aku harus pergi. Aku baru ingat kalau masih banyak pekerjaan yang belum aku selesaikan” Shin beranjak pergi meninggalkan Kyu yang masih terduduk sambil melihatnya pergi tanpa berkata apapun dan mengerjanya.

“kyu , kau tidak menahanku ? jika kau tak menahanku , aku tak tau kapan kita akan bertemu lagi Kyu” batin Shin berharap dalam hatinya. Tapi sampai Shin berada di depan halte bus , sosok yang ia harapkan untuk mengejarnya tetap tak terlihat. Shin menghembuskan nafas beratnya , lalu duduk menunggu bus menuju kantor Siwon.

Shin melangkah perlahan menuju ambang pintu bus yang sudah tepat berada di depannya. Shin menghentikan langkahnya lalu menoleh tepat ke arah jalan menuju panti asuhan , Shin masih mengharapkan sosok yang ia dambakan mengejarnya dan memanggilnya agar tak pergi meninggalkanya.

“nona ? apa ada sesuatu ?” Tanya supir bus yang menyadarkan shin dari lamunanya

“ahh ani ahjussi. Mian” Shin kemudian masuk dan duduk di bangku yang masih tersedia. Bus perlahan pergi beranjak meninggalkan halte. Shin memasang headset di telinganya , mendengarkan lagu-lagu ke sukaannya agar fikirannya sedikit lebih tenang.

“Shin !! Kim Shin Yeong !!” Kyu berlari mengejar bus yang mulai meninggalkan Halte.

“Shin !!” teriak Kyu dari belakang bus , berharap Shin mendengarnya. Kyu terus mengejar bus yang di naiki Shin sampai ia berhenti karna kelelahan. Kyu mengatur nafasnya agar kembali normal sambil terus melihat bus yang ia kejar dengan susah payah menjauh dari pandangannya.

“Shin “ panggil Kyu seraya menatap bus yang perlahan menghilang.

 

 

 

 

““““Sincerity Of Love““““

 

 

 

 

 

Shin mengetuk pintu ruangan Siwon dengan hati-hati , berharap siwon tidak marah dengannya karna sudah terlalu lama meninggalkan kantor.

“masuklah” Perintah Siwon dari dalam ruangannya. Shin membuka pintu lalu masuk dan menghadap Siwon yang sedang asik dengan laporan-laporan yang ada di hadapannya.

“Presdir , mian aku terlambat kembali ke kantor. Tadi di jalan….”

“bawa berkas-berkas yang sudah aku tanda tangani ini ke bagian produksi agar pesanan yang di minta klien segera dibuat” Siwon memerintah Shin tanpa menghiraukan perkataan Shin sebelumnya.

Shin hanya bisa menganggukan kepalanya lalu mengambil berkas-berkas yang diberikan Siwon lalu pergi meninggalkan ruangan menuju bagian produksi.

Siwon melirik kearah pintu ruangannya yang baru tertutup , pertanda bahwa Shin sudah meninggalkan ruangannya.

“aku seperti ini agar perasaanku tak terlihat olehmu Shin , mian” ucap Siwon lirih sambil memandang wanita manis yang berpose cute di layar ponselnya.

Shin berjalan meninggalkan ruangan siwon sambil membawa tumpukan berkas-berkas yang tadi ia bawa dari ruangan siwon.

“aneh” gumam shin sambil memiringkan kepalanya tanda bahwa ia sedang berfikir tentang kejanggalan yang ada dalam pikirannya.

“kenapa siwon seperti itu ? tidak biasanya seperti itu. Apa dia marah padaku karna aku datang terlambat ?” Shin terus memikirkan beberapa kemungkinan mengapa siwon bersikap dingin padanya.

“Shin yeong-ah ?” shin menghentikan langkah kakinya dan menoleh tepat kearah suara yang memanggilnya

“presdir ?” ucap shin saat melihat siwon menghampirinya perlahan. Siwon menatap tumpukan berkas yang ada di tangan Shin dan mentap shin dengan tatapan yang tak bisa di jelaskan.

“cepat taruh berkas itu di bagian produksi , aku tunggu di lobby perusahaan.” Siwon pergi meninggalkan shin yang menatap siwon dengan tatapan tanpa ekspresi dan cepat-cepat bergegas memberi berkas-berkas yang ada di tangannya ke bagian produksi lalu menuju tempat dimana siwon menunggunya.

“presdir ?” shin membungkukan badannya saat sudah berada di depan siwon yang duduk di lobby sambil membaca Koran pagi.

Siwon melipat korannya lalu berdiri tanpa melihat Shin yang ada di hadapannya “ikut aku” ucap siwon singkat setelah beberapa langkah dari tempat duduknya.

Shin hanya bisa menuruti perintah siwon yang sudah lebih dulu berjalan di depannya.

“masuk” siwon membuka pintu mobil mewahnya untuk shin.

Shin masuk kedalam mobil siwon lalu menatap bingung siwon yang sangat dingin padanya hari ini.

“emmm , presdir ?” siwon hanya diam tanpa menjawab Shin atau menolehnya.

“apa aku membuat kesalahan ?” Tanya Shin hati-hati pada siwon yang masih tetap focus menyetir.

“presdir ?” panggil Shin lagi memastikan siwon mendengarkan perkataannya.

“ne , kau membuat satu kesalahan besar” Shin membulatkan matanya , tak mengerti dengan perkataan bosnya itu.

“mwo ? ta…tapi apa yang aku lakukan presdir ?” Siwon tak menjawab perkataan shin

 

 

 

 

““““`Sincerity Of Love““““`

 

 

 

 

 

 

Shin berjalan mengikuti siwon dari belakang , sementara siwon tetap tak memperdulikan Shin yang sedari tadi ada di belakangnya.

Shin menghentikan langkahnya saat siwon yang berada di depannya menghentikan langkah.

“namsan ?” ucap shin saat melihat menara tinggi yang menjulang tepat dihadapannya

“kesalahanku di namsan ?” Tanya Shin polos pada Siwon , siwon menoleh lalu tersenyum geli mendengar pertanyaan Shin

“paboya” lontar siwon pada shin , shin hanya bisa mengerucutkan bibirnya beberapa centi dan menatap siwon sebal.

“lalu , apa kesalahanku presdir ?” Tanya shin lagi tanpa merubah ekspresi wajahnya

“kesalahanmu ?” siwon melangkah pelan mendekati shin lalu menatap dalam mata shin

“kesalahanmu adalah membuatku mencintaimu Shin” Shin membulatkan matanya mendengar pernyataan siwon yang begitu mendadak.

“tapi … pres…” Siwon mengunci rapat bibir Shin dengan tekanan lembut bibirnya dengan bibir Shin.

“mian , seharusnya aku bisa menahannya tadi” tutur siwon saat melepas ciumannya pada Shin.

“tapi … presdir , aku tak ..”

“aku tau hatimu untuk siapa , tapi tak bisakah kau membuka hatimu ? aku benar-benar mencintaimu Shin Yeong” tatap Siwon penuh harap pada Shin.

“mian presdir , aku harus pulang. Ini sudah malam” Shin memalingkan badannya lalu pergi meninggalkan Siwon sendiri berdiri disana sambil terus menatapnya pergi.

 

 

 

 

 

““““Sincerity Of Love““““`

 

 

 

 

 

 

 

Shin berjalan lemas menuju apartemennya , sambil terus memikirkan perkataan Siwon di namsan tadi.

“apa aku harus melupakannya ?” Shin menghentikan langkahnya karna mengingat memori-memori masa lalu nya dengan Kyu lalu menepuk kepalanya pelan dengan tangan kirinya.

“haish paboya, Shin tak bisakah kau melupakan sosok itu ?” Shin kembali melanjutkan langkahnya yang sempat terhenti menuju apartemennya.

“Shin ?” shin menatap lurus kedepan tepat dimana sosok yang memanggilnya tadi sedang bersandar di mobil hitam mewah yang terparkir tepat di depan apartemennya.

“bagus , dan sekarangpun memori-memori dipikiranku tadi menjadi halusinasi bodoh” ketus Shin sebal.

“kau baru pulang ? larut sekali , kau tidak lelah heum ?” Shin mengerjap-ngerjapkan matanya karna sosok yang ada di hadapannya adalah nyata , bukan halusinasi pikiran bodohnya.

“kyu ?” Tanya Shin meyakinkan bahwa sosok tersebut adalah kyuhyun , pria yang ia sukai.

“ne , apa aku banyak berubah ? apa aku lebih tampan sekarang ? padahal baru tadi pagi kita bertemu” Shin memalingkan tatapannya pada Kyuhyun

“mau apa ?”

“shin , sungguh aku tak ingin kehilanganmu lagi. aku sadar kau berharga bagiku” Kyu menggengam tangan ramping Shin erat.

Shin diam tak berkata apapun karna dia tak bisa membohongi hatinya juga karna sudah mulai nyaman dengan keberadaan siwon disampingnya.

“aku lelah” Shin melepaskan genggaman Kyu lalu berniat untuk meninggalkannya , tapi kyu mencegahnya dan memeluk tubuhnya erat.

“aku akan mati tanpamu , kau tau ?”

“Kyu , lepaskan” Shin mencoba melepaskan pelukan kyu padanya.

“shireo , Aku tidak akan melepaskanmu lagi” Shin terdiam dalam pelukan hangat Kyu.

“Kyu , aku lelah. Lepaskan aku” Ucap Shin lembut namun memberikan suatu arti yang sangat dalam. Lelah.

Kyu melepaskan pelukannya dan menatap Shin dalam

“apa kau menyukai pria lain ?”

“ne , aku menyukai pria lain. Pria yang dahulu tinggal bersamaku disuatu tempat dimana anak-anak yang tak memiliki orangtua berada disana.”

“shin , dengarkan. Aku tak bermaksud untuk meninggalkanmu selama ini , tapi…” Dering ponsel Kyu memecahkan suasana diantara mereka , Kyu mengambil ponsel dari kemejanya lalu mengangkat telfonnya.

“lihat ? itu adalah hal mengapa kau meninggalkanku begitu lama , karna kau terlalu asik dengan dunia barumu yang menakjubkan itu. Mian aku lelah” Shin meninggalkan Kyu lalu masuk kedalam apartemennya

Kyu mengetuk-ngetuk pintu apartemen Shin sambil berteriak-teriak memanggil nama Shin dari luar Pintu.

“Shin !! kau tidak mau menemuiku ? aku akan menunggumu” Shin tak menjawab , dia hanya bersandar dibalik pintu apartemennya mendengar perkataan-perkataan Kyu di balik pintu.

“aku mencintaimu , sangat sangat mencintaimu Kyu” ucap Shin pelan sambil menyeka air matanya yang perlahan jatuh dari kelopak matanya.

 

 

 

Continued …..

Bagaimana ? setelah baca FF ini apa masih ada yang kurang ?

Tolong di beri saran dan kritiknya ^^

Gomawo…

2 thoughts on “Sincerity Of Love [Chapter 5]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s