Menculik Hankyung Hyung (Part 3)

 

MHH3

 

Menculik Hankyung Hyung part   3

 

Author : Phia ElfSparkyu

Main Cast : Superjunior Member, Hankyung Superjunior
Genre : Friendship, Brothership and Drama Comedy
Dedicated for : My Gege Oppa a.k.a Hankyung a.k.a Hangeng

URI SUPERJUNI~~~OR!!!

 

 

Happy Reading..

Karena suasana hati member yang buruk membuat teukie akhirnya mengajak member untuk jalan-jalan ke taman hiburan. Cuma Kyuhyun dan Donghae yang tidak ikut, mereka memilih tinggal di hotel, terakhir Teukie melihat Kyuhyun tertidur pulas di samping Donghae. Dia berpikir si maknae terlalu kecapean sehabis latihan dan dia bahkan gak punya tenaga untuk melambai ke hyung-hyungnya.

“Eunhyuk Hyung, kenapa ada kau di sana?” tunjuk Henry ke monyet yang bergelantungan. Kontan member ketawa ngakak. Eunhyuk keki abis masa muka gantengnya di bandingkan ama monyet. Dia tidak mau kalah.
“Oh, Henry aku juga liat kau” Balas dia menunjuk Babon yang asyik nungging.Mereka berdua saling lotot sedangkan member ketawa. Shindong menengahi dan menepuk bahu Henry dan Eunhyuk pelan.

“Sudah, sudah. Sesama monyet dilarang keras berkelahi!! Pan kalian kan saudara” sahut dia dengan mulut penuh Kembang gulali sedangkan Wookie menatapnya dengan pandangan tajam seakan mengatakan “Makanan itu kalorinya 10 kali lebih banyak dari pada satu mangkok nasi”

Penyamaran mereka patut diacungi jempol karena tidak ada satu ELF pun yang menyadari keberadaan mereka. Berterimakasihlah pada Zhoumi yang ahli dalam soal penyamaran karena sampai detik ini mereka tidak kabur di kejar Fans. Dan gara-gara kebanyakan ketawa siwon jadi kebelit pipis. Dia menarik tangan Teukie.

“Hyung, aku mau kebelakang dulu, kalian duluan aja naik roller costernya”

“Jeomalyo? Kau tidak ikut bareng kami?”

“Ne, jangan menunggu ku. Mumpung antriannya sepi”

Dia melihat member bertukarpandangan penuh semangat sedangkan Yesung di depan loket mukanya tertekan keras di kaca karena di dorong member dari belakang. Teukie melirik siwon khawatir.

“Kau tidak mau hyung temani? Hyung tau kau itu mudah tersesat”

Siwon ngacir, dia beneran tidak tahan.

“Ahh, hyung! Aku bukan anak kecil lagi.. Aku bisa mencari wc ku sendiri. Aku segera kembali” Siwon berlari, dia tidak memperdulikan panggilan teukie hyung yang berteriak menyuruhnya untuk berhati-hati. Tapi dugaan Teukie hyung ternyata benar, setelah dari wc dia tersesat di tempat hiburan yang cukup besar ini. Dia garuk-garuk kepala, dia lupa arah darimana dia datang. Dia berusaha menelpon member tapi tidak ada satupun yang mengangkat telponnya. Dia yakin member lagi keasyikan naik roller coster.

“Akhh..sama sekali tidak seru!” Keluh dia duduk tertegun di trotoar sembari makan Eskrim yang cepat menetes membasahi sepatunya. Lama dia duduk di situ, sampai keajaiban datang menghampirinya.
“Beneran, aku tidak bohong. Superjunior Oppadeul ada disini” seru sekerumunan yeoja, sebenarnya siwon tidak begitu mengerti karena mereka menggunakan bahasa mandarin. Tapi kata superjunior cukup jelas untuknya. Mereka berteriak kegirangan dan berlari kearah barat, Siwon nyengir dia cukup mengikuti mereka dan dia bisa bertemu member.

“Tuh kan, aku tidak bohong. Itu mereka!” pekik kerumunan yeoja berjingkrak melihat member suju lagi mengantri di salah satu wahana. Siwon melihat Zhoumi lagi mengambil gambar member di salah satu patung dengan gaya norak abis. Siwon tersenyum dan berjalan menghampiri tapi langkahnya tiba-tiba berhenti..

Dia menoleh kesamping, di bawah pohon ada seorang namja yang menatap kejauhan kearah member suju. Namja itu pake topi rendah. Siwon sebenarnya tidak ingin mempercayai matanya itu tapi dia tidak mungkin salah, Siwon mengenalnya sudah begitu lama. Langkahnya berbalik dan berjalan cepat kearah namja itu. Namja itu tidak sadar, kalo siwon mendekatinya dari belakang. Dia baru sadar waktu siwon menyentuh bahunya dan memanggil namanya dengan suara bergetar.

“Hankyung hyungg”
Hankyung tercengang, tidak mempercayai namja yang sekarang berdiri di depannya. Dongsaengnya yang sangat dia rindukan tiba-tiba muncul dan memanggil namanya.

“Siwon’ah”

Berikutnya tanpa bisa hankyung bisa cegat. Siwon memeluknya erat, seperti anak kecil yang tidak ingin berpisah dengan kakak kesayangannya. Siwon menangis. Hankyung tidak bisa menangkap kata-katanya, terendam oleh isak tangisnya. Hati hankyung rasa nya perih melihat Dongsaengnya seperti ini. Merasa bersalah dan penuh penyesalan.

“Siwon’ah uljima! Jangan menangis lagi” hiburnya mengelus kepala siwon.

“Hyung? Apa ini kau? Aku tidak mimpi kan? Ini kau kan?”

Hankyung melepaskan paksa pelukan siwon dan menghapus airmata dongsaengnya itu dan tersenyum lembut

“Ne, ini hyung. Apa kau tidak bisa mengenali hyung? Mungkin karena hyung semakin tampan ya kan? Karena itu kau tidak bisa mengenaliku”

Perkataan Hankyung mau tak mau membuat Siwon tertawa kecil dalam tangisnya. Siwon memperhatikan dengan jelas penampilan Hyungnya itu, dia lebih berisi di banding di korea dulu. Terlihat dari pipinya yang Chuby. Siwon juga harus mengakui, Hankyung semakin tampan. Siwon tersenyum sedih.

“Hyung, bahasa koreamu semakin jelek! Apa kau tidak berlatih?” tanyanya sembari menyeka airmata dengan lengan bajunya sedangkan tangan satunya masih memegang erat tangan Hankyung. Siwon sepertinya tidak mau melepaskan Hankyung. Bertahun-tahun dia mencarinya, kali ini dia tidak akan membiarkannya pergi.

“Kemana saja kau selama ini? Kenapa Hyung tidak menelpon kami, kenapa hyung tidak mau menemui kami! Apa kau tau, Heechul hyung merindukan mu. Teukie hyung, Kejadian Kangin hyung, Wookie yang… lalu member!! Semuanya, tak bisa kah hyunng..” Kata-kata yang siwon ucapkan kacau balau. Dia tidak tau harus mulai dari mana, begitu banyak yang ingin dia sampaikan. Begitu banyak hal yang ingin dia ceritakan. Namun semuanya jadi sulit terutama karena dia masih tidak bisa mengendalikan tangisnya.

“Hyung, bogosipho! Jeomal bogosipho.” dan akhirnya Cuma itu yang terucap “Kajja, ayo kita pulang. Ayo bertemu dengan member? Kita kembali seperti dulu lagi. Hmm? Hyung. Ayo pulang bersama ku” ajak Siwon menarik tangan Hankyung yang terdiam. Dia menatap sedih Siwon dan menggeleng lemah.

“Hyung tidak bisa” tolaknya

Siwon menatapnya tidak percaya.

“Mwo? Hyung, apa hatimu begitu terlukanya sampai kau tidak ingin bertemu member? Hyung mereka disini. Member ingin sekali bertemu dengan mu. Jebal hyung, tolong jangan egois lagi. Hyung, kita bersaudara kan? Bukannya saudara tidak akan meninggalkan satu sama lain? Hyung sendiri yang mengatakan itu padaku. Bagaimana bisa hyung melanggarnya!!” Seru Siwon dengan suara keras dia masih berusaha keras menarik Hankyung.

“Siwon’ah tolong mengerti hyung.” Hankyung melepaskan cengkaraman siwon di pergelangan tangannya “Hyung terlalu malu bertemu dengan member. Hyung terlalu sedih untuk melihat mereka. Mengingat fakta hyung yang telah meninggalkan kalian, mengingat hyung yang terlalu banyak membuat kalian menangis dan terluka. Membuat hyung terlalu malu untuk mengangkat wajah hyung”

Siwon menggeleng keras ”Prinsip apa lagi itu hyung? Bisa kau berhenti dengan filosofi aneh mu itu? Member terluka karena member mencintaimu, Member menangis karena kehilanganmu. Kami ingin kau kembali menjadi saudara kami. Apa itu terlalu sulit?” pintanya dengan nada memohon.

Hankyung menatap kejauhan kearah member yang tertawa riang. Mereka bercanda dan sama sekali tidak terusik dengan kedatangan ELF yang menyadari penyamaran mereka. Melihat member sudah bisa tertawa seperti itu, rasanya Hankyung tidak mau menghancurkannya dengan kedatangannya. Lagi pula dia belum siap dan tidak tau apa yang harus dia katakan. Minta maaf? Rasanya itu tidak lah cukup. Member sudah mengalami banyak hal, suka dan duka dan dia merasa bersalah tidak bersama mereka menjalani hal-hal itu.

“Mianhae siwon’ah. Hyung tidak bisa. Hyung harus pergi sekarang!!” Ucap Hankyung berat. Dia berjalan cepat meninggalkan siwon tapi dongsaengnya itu mengejarnya dan terus-menerus memanggil namanya.
“Hyung, jangan jadi pengecut! Kau tidak seperti Hankyung hyung yang aku kenal” Teriak Siwon dia bahkan menggedor kaca mobil Hankyung waktu Hankyung berhasil mencapai mobilnya. Hatinya sangat perih melihat siwon memohon dan memanggil namanya.

“Hyungg, jebal. Keluarlah.. kau mau kemana? Hyungg.. Hyung!!” Siwon berlari mengejar mobil Hankyung yang mulai melaju. Dia tidak boleh membiarkan Hankyung pergi. Dia didepan mata, dia disini. Tapi Hankyung tidak mendengarkan permohonannya.

Bukannya Hankyung tidak mau membukakan mobil dan berlari kearah member, dia ingin sekali memeluk mereka satu persatu. Merindukan suara mereka, merindukan canda dan tawa mereka, tapi akan kah mereka bisa menerimanya kembali?. Hankyung menangis keras di dalam mobil, melajukan dengan kecepatan penuh dan memandang kejauhan pada Siwon yang masih berlari mengejarnya.

* * * * *
“Kemana tuh anak.. ke kamar kecil aja lama amat” Seru leeteuk khawatir. Dia melirik jam tangannya, satu jam berlalu dan siwon belum juga kembali. Dia bahkan pengen bikin pengumuman anak hilang tadi sebelum pada akhirnya Eunhyuk mencegatnya. Sekarang harapannya tinggal pada Sungmin yang dia suruh menelpon siwon tapi Namja itu juga berdecak dan menggeleng.

“Tidak diangkat hyung” beritahu dia.

Leeteuk ikutan berdecak, dia yakin siwon pasti tersesat. Dia tau dongsaeng nya itu kesulitan dalam mengingat jalan atau tempat. Dia mengerling member yang tidak begitu khawatir Siwon hilang malahan mereka lagi berdiskusi ingin mencoba wahana rumah hantu. Cuma yesung dan Sungmin yang ikut berbagi khawatiran dengannya.

“Gwenchana hyung. Sebentar lagi juga dia kembali. Kau tau Siwon kan? Dia jago bela diri. Dia tidak akan mungkin di culik” Ucap Yesung membaca pikiran Leeteuk yang mengkhayalkan Siwon di culik oleh saingan Perusahaan Ayahnya. Leeteuk menghela nafas panjang dan duduk sedangkan Sungmin memijat bahunya. Setelah kejadian Donghae, dia tidak mau Siwon juga kenapa-napa. Dia bakal merasa bersalah banget kalo Siwon juga ikutan terluka.

“Tapi dia tidak biasanya seperti ini, Kalo dia pergi ke suatu tempat pasti dia akan nelpon atau sms. Aisshhh, berandalan itu suka banget bikin orang khawatir. Aku mencarinya saja dulu” Leeteuk beranjak berdiri lagi. Tapi langkahnya berhenti karena orang yang dicari tiba-tiba muncul dihadapannya. Tertunduk lesu dengan langkah gontai. Leeteuk bergegas menghampiri.

“Yaa!! Anak nakal.. kemana saja kau! Kenapa telpon hyung tidak kau angkat! Anak muda, apa kau ingin berontak!!” gerutu Leeteuk dengan suara keras dan member tidak berani menengahi. Disaat seperti ini Leeteuk beneran menakutkan. Namun Siwon tidak bereaksi, dia masih tertunduk dan diam. Leeteuk keki abis.
“Siwon’ah darimana saja Kau!! Ayo bicara?” Leeteuk menarik tangannya namun suara kerasnya berubah jadi nada cemas waktu melihat raut muka Siwon “Ya, kenapa mukamu seperti itu? Apa kau habis menangis?Kenapa mukamu jadi pucat seperti ini”

Namun Siwon masih tidak menjawab dan member bertukarpandangan bingung. Leeteuk mengangkat kepala Siwon yang terus menunduk, berusaha melihat jelas wajah dongsaengnya itu.

“Appo? Apa kau sakit? Bilang hyung. Kenapa kau diam saja” sembari memeriksa kening Siwon takut dongsaengnya itu sakit. Tapi tiba-tiba tubuh siwon bergetar hebat, dan tangisnya meledak keluar membuat member bergegas menghampiri dan mencemaskannya.

“Ada apa kenapa kau menangis, Ya siwon kenapa kau seperti ini?” Tanya Leeteuk lagi dan dia menyadari kalo lutut dan sikut Siwon berdarah. Leeteuk panik. “Ya kau berdarah? Siwon kau luka! Beritahu pada hyung kenapa kau sampai terluka”

Siwon tidak bisa menahan tangisnya lagi, dia tidak bisa menjelaskan pada Teukie kenapa lutut dan sikutnya terluka. Dia tidak bisa bilang kalo dia terjatuh dalam pengejarannya untuk menahan Hankyung hyung untuk pergi. Siwon merasakan lutut dan sikut terasa sakit tapi yang hatinya terasa lebih sakit. Dia lagi-lagi gagal, untuk kedua kalinya gagal menahan Hankyung pergi. Dia merasa tidak berguna. Sama sekali, tidak berguna.

“Teukie hyung,, mianhae.. Jeomal Mianhae” kata Siwon penuh penyesalan.

Leeteuk menatapnya miris, dia tau Siwon tidak bisa menjelaskan apa yang terjadi sekarang. Karena dia tau siwon sekarang menyerah pada tangisnya yang bisa dia lakukan adalah menarik Siwon dan merengkuhnya dalam pelukan.

“Gwenchana Siwon’ah,, Semua akan baik-baik saja. Hyung akan menjagamu! Semua akan baik-baik.. Percaya pada hyung” mengelus lembut kepala Siwon dan membiarkan nya meluapkan kesedihannya.

 
Bersambung

 

Kalau Mau Lanjut,,Tinggalin Jejak ya🙂

15 thoughts on “Menculik Hankyung Hyung (Part 3)

  1. HEBAT thor bikin aq nangis tersedu-sedu…

    Tak ingin mengingat tp slalu teringat…

    Slalu berharap Hangeng kembali pda kami (ELF+SUPER JUNIOR) meski harapan i2 s’makin menipis..

  2. Ya ampun sedih bgt….gak kebayang kalo siwon nangis..#puk-puk siwon# ..
    Beneran deh nih ff seru bgt.. thanks y

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s