*—* HONEY MOON (Part 1) *—*

 

HM1

 

”HONEY MOON PART1”

(Squel of memories)

Author: meliza caterin (tan mei li)
Genre: comedy, yadong
Rating: warning, NC17
(Warning nya gak mempan wooy)
Cast :Yoon Eun Hye (aktris)
Lee Dong Hae (super junior)
And other cast

‘Anyeong, author maknae aka istri nye leeteuk maknae, dateng bawa squel nya memories, rencana nya mau di bikin comedy tapi author gak tau dapet ada enggak fell comedy nya”
Dan mianhae kalau masih banyak typo bertebaran dan mian kalau habis baca bisa bikin ayan, jangan salahkan author ya!!!
Dari pada author banyak bicara langsung aja ke tkp nya !!!!

(*_*)happy reading…….!!!!!

 

**********((Yoo Eun Hye POV))*********

Mentari pagi telah menampakan sinar nya, hingga masuk kecelah-celah kamar perlahan tapi pasti aku membuka mataku, secara perlahan dan aku memandangi wajah namja tampan yang sekarang sudah menjadi suami ku, oh sungguh aku benar-benar merasa sangat bahagia akhir nya bisa bersama nya, tak lelah rasa nya untuk selalu melihat setiap inci wajah tenang ini.

”Sudah cium saja Ny. lee!! Jangan Hαπγα di pandangi saja!!” Tiba-tiba Donghae oppa bebicara dengan mata yang masih terpejam.
”Aish,, jadi Oppa sudah bangun,” Kataku sambil mempout kan bibirku.
”ne, bahkan aku tidak bisa tidur semalaman,” kata nya.
”Waeyo, Apa oppa sakit?” tanya ku sedikit cemas.

”aish,, Oppa awal nya tidak sakit tapi semalam tidur mu benar-benar seperti orang tawuran chagia,” kata nya sambil meringis dan menyandarkan tubuhnya menjadi posisi duduk.
”Mwo, Apa separah i†u kah gaya tidurku,” aku berpikir sambil mengingat-ngingat tidur ku semalam.

”Dasar pabbo, walaupun kau ingat-ingat Oppa yakin kamu pasti tidak akan mengingatnya, memangnya ada orang tidur bisa mengingat semua kejadian yang dia lakukan?” kata nya sambil menjitak kepalaku.

”Auuuwwh, appo, tapi Oppa sepertinya tidurku tidak seperti i†u, seingatku aku tidur selalu seperti seorang putri,” jawabku narsis.
”Baiklah my princess kajja kita mandi bersama,” Ajak Donghae padaku.
”Ania,, Oppa aku mandi sendiri saja,” kata ku sambil berlari tapi tangannya yang kekar itu berusaha menariku dan.

BRUUKKKK,,, kami berdu jatuh posisi Donghae Oppa tepat di atasku tiba-tiba.
Chuuu,,,,, Donghae oppa menciumku, akhir nya akupun membalas ciuman nya
”Aigo,, pagi-pagi kalian sedang apa?, dasar pengantin baru pagi-pagi sudah bermesraan,” tiba-tiba saja suara Eomma menggema di pintu kamar.

Dan itu sukses membuat kami gelagapan, andai aku bisa melihat cermin aku bisa memastikan wajahku sudah seperti tomat matang.

”Hehe, mianhae Eommanim tadi kami sedang latihan olahraga pagi,”
Jawan Donghae Oppa dengan santai nya.
”Aish,, apa suamiku ini tidak punya malu sama sekali terhadap Eommanim nya,” runtuku dalam hati.

”Ya sudah, terserah kalian mau lanjutkan atau bagaimana, Eomma kemari hanya ingin memberitahukan, bahwa pesawat kalian nanti akan berangkat pukul 10:00 jangan sampai karna kalian asik bermesraan bulan madu kalian jadi berantakan,” Kata Eomma berlalu sambil geleng-geleng kepala.

Setelah Eomma pergi kami pun bersiap – siap karna sudah hampir pukul sembilan,, dan rencana untuk mandi bersama pun batal, tentu saja Donghae Oppa sedikit menggerutu, karna rencana nya gagal sama seperti semalam gagal total.

Setelah selesai kami pun berpamitan kepada Eomma dan Appa, mereka tampak sangat bahagia sekali, dan sebelum aku masuk ke mobil Eomma membisikan sesuatu padaku.

”Chagia, Eomma minta oleh-oleh!,” Kata Eomma padaku.
”Ne, Eomma ingin oleh-oleh apa?” Tanya ku senang karna tak biasa nya Eomma minta di bawakan oleh-oleh, biasa nya Eomma hanya selalu berpesan agar aku hati-hati di jalan bila bepergian.

”Eomma, minta oleh-oleh cucu saja.”
”Mwo?,” seruku sambil membulatkan mata, akan tetapi Eomma Hαπγα terkekeh melihat reaksiku, begitu pula dengan Appa dan Donghae oppa mereka spontan melihat ke arah kamu.

”Dasar yeoja pasti sedang merencana hal yang tidak-tidak,” kata Appa sambil tersenyum ke arah Donghae.
”Sudah, cepat berangkat, nanti kalian ketinggalan pesawat!,” Seru Eomma kepada kami.
”Ne,” seru ku dan Donghae Oppa bersamaan.

*************Author POV************

@pulau jeju

Setelah menempuh perjalanan yang lumayan melelahkan, akhir nya sepasang pengantin baru itu pun tiba di hotel yang telah mereka pesan sebelum nya.
Suasa nya hotel nya benar_benar nyaman dan suasana nya benar-benar romantis.

Dengan view yang langsung menghadap ke laut, memang kamar yang mereka pesan ada lah kamar yang memiliki view terbaik di hotel itu, sehingga walaupun mereka di dalam kamar, tapi begitu mereka membuka tirai, maka pemandangan indah yang terpampang di luar sana akan membuat mereka berdecak kagum, siap memanjakan mata mereka.

Setelah sampai di kamar, Eun hye langsung merapikan semua barang-barang bawaan mereka, tapi tidak dengan Donghae dia malah sibuk mengganggu Eun hye yang sedang merapikan barang-barang.

”Oppa, aku sedang beres-beres, jadi Oppa istirahat!,” Suruh Eun hye kepada suami nya, dengan harapan suami nya tidak mengganggu aktivitasnya.
”Aish, chagia biarkan saja dulu barang-barangnya kan bisa nanti di bereskan nya,” seru donghae sambil terus memeluk dan menciumi tengkuk istri nya. (author merinding bayanginnya)

”Oppa, sudah hentikan geli,” seru Eun hye setengah memohon.
”Chagia, kajja kita lanjutkan yang semalam tertunda,” pinta Donghae sambil tersenyumm menyesatkan.

”Mwo, memang apa yang tertunda oppa?, seingatku semalam semua barang-barang sudah aku masukan ke koper semua,” Eun hye menjawab dengan polos nya.
”Ny. Lee, bukan itu maksud nya, tapi maksud suami mu yang tampan ini, adalah bagaimana kalu kita buat aegy,” kata Donghae sambil mengedip-ngedipkan mata nya.

Sontak Eun hye melotot dan salah tingkah, juga tidak luput pipi nya langsung jadi merah seperti tomat matang, dia langsung berkeringat dan detak jantung nya tidak karuan.

Tanpa menunggu jawaban dari Eun hye, Donghae pun langsung menggendong istri nya denga gaya ala bridle style, dengan penuh harapan malam pertama nya bisa cepat terlaksanakan. (#dasarmesum#nah lo thor i†u kan lo yang suruh gimana sih#plakabaikan.)

Dengan pelan-pelan tapi pasti, Donghae merbahkan tubuh Eun hye ke kasur dan dia mulai menciumi Eun hye dengan penuh perasaan dan cinta, Eun hye pun mulai membalas sehingga mereka berciuman dengan panas nya, tangan Donghae mulai menelusup masuk ke dalam baju Eun hye, dan tangan Donghae pun mulai meraba-raba.

*Baby baby baby baby baby
uli jeoldae heeojiji malja
Oh my lady lady lady lady lady
naega jeongmal neoleul salanghanda*

Tiba-tiba ponsel Eun hye berbunyi,
Awal nya mereka tidak menghiraukan nya, tapi ponsel itu tidak mau diam, seakan tidak mengerti bahwa majikan mereka sedang bersenang-senang.
(#lah iyalah hp mana ngerti kalau majikannya lagi sibuk, emang dia mahluk hidup dasaar author ngaco#)

”Oppa, biar aku angkat telpon nya dulu,” pinta Eun hye.
”Ne, tapi jangan lama-lama chagia.”
kata Donghae dengan wajah yang sulit di artikan seperti sedang menahan beban penderitaaan.

”Yeobseo.”
”………”
”Oh, ne Eomma kita sudah sampai sekitar 2jam yang lalu.”
”……..”
”Mianhae, membuat Eomma dan Appa cemas.”
”……….”
”Oh, ne gomawo Eomma dan Appa sudah mengkhawatirkan kami.”

Dan akhir nya pembicaraan Eun hye pun berakhir, tanpa menunggu aba-aba, Donghae langsung mencumbu Eun hye dengan kekuatan power full nya.

**********Author POV end**********

**********Donghae POV************

”Aish, kenapa telpon itu berbunyi di waktu yang tidak tepat,” gerutuku dalam hati, karna aku sedang horny-horny nya tapi malah mendapat gangguan.

”Yeobseo.”
”………”
”Oh, ne Eomma kita sudah sampai sekitar 2jam yang lalu.”
”……..”
”Mianhae, membuat Eomma dan Appa cemas.”
”……….”
”Oh, ne gomawo Eomma dan Appa sudah mengkhawatirkan kami.”

Setelah aku mendengar Eun hye mengakhiri panggilan, yang aku yakin itu pasti dari Eommanim, aku langsung mencumbu nya karena dari tadi junior ku sudah minta untuk keluar dari sarangnya.
Dan kami pun mulai melanjutkan aktivitas kami yang tadi sempat tertunda, tangan ku mulai masuk kedalam baju Eun hye dan mulai meraba-raba payu dara nya.

Dengan sigap aku pun mulai membuka baju istriku tercinta, dan terpampang lah dua gunung kembar yang membuat juniorku semakin mengamuk di bawah sana karna minta keluar terus, aku mulai menciumi dua gunung kembar itu dan membuka BRA yang masih menutupi sebagian payudara istriku itu.

”Ahhh,, ooohh, ehhhmmmm,” aku dengar Eun hye mulai mendesah dan itu membuat ku semakin bergairah.
”hhhmmmm,, aaahhhhh, oohhh, opppa,”
Desahan Eun hye semakin sering, karna aku terus bermain-main dengan niplle nya, dan tanganku pun tidak henti-henti nya terus meremas dan memainkan niplle nya yang satu lagi.

Perlahan tapi pasti, tangankupun mulai menelusup kedalam rok Eun hye, tanganku mulai mengelus-ngelus mis V Eun hye hingga tanpa aku sadari kami sudah sama-sama naked.

Ciuman ku semakin turun kebawah, dari dada, turun keperut hingga sekarang aku sudah di depan surga dunia yang sebentar lagi akan aku masuki, aku tesenyum evil, karna sebentar lagi aku akan menyuruh juniorku untuk masuk kesana, awalnya aku hanya menciumi hingga semakin lama menjadi sebuat jilatan-jilatan di miss V Eun hye.

”Aaaahhhhh, oooohh, hhmmmp,”
Eun hye terus mendesah.
”Aggghhh, oppaaa,, ooohhh, a..k..uu su…dd…ah ti..dd..ak ta…hh..an.”
dan Eun hye pun mengeluarkan cairan cinta nya.

Aku tersenyum melihat dia orgasme untuk yang petama kalinya, hingga sekarang posisi kami berbalik aku di bawah dan Eun hye mulai menciumi seluruh tubuhku dan berhenti di bagian junior ku yang sudah menegang dari tadi.

”Oooohhh,, chagiaaa,, aaagghhhh,” aku mulai medesah ketika Eun hye mulai mengulum junior ku dan memain kan twins ball ku dengan jari nya.
”Hhmmmm,, agghhhhh,, oohhh, chagia, kau benar-benar hebat,” kata ku karna aku merasakan nikmat yang luar biasa,

Entah dia belajar dari mana, dia mengulum junior ku, sambil memainkan nya mengulum nya terus keluar masuk, dan dia menjilati nya, juga menghisap lubang kecil yang ada di ujung juniorku.

”Ooohhh, ini benar-benar nikmat chagia.” seru ku pada nya,dan dia hanya tersenyum dan melanjutkan aktivitas nya

**********Donghae POV end*********

*************Eun hye POV***********

”Ooohhh,, ini benar-benar nikmat chagia,” seru Donghae oppa, aku hanya tersenyum dan melanjutkan aktivitasku untuk memanjakan junior nya.

Namu tiba-tiba……….,,,,,

Tok, tok,, tok.

Suaran seseorang mengetuk pintu kamar, karna suara itu tak kunjung berhenti akhir nya aku pun memutuskan untuk melihat siapa yang mengetuk pintu kamar.

Ceklek..,,, pintu pun terbuka.

”Anyeong haseo nyonya,” sapa pelayan yang ada di depan pintu.
”Anyeong,” balasku.
”Ny. kami mau mengantarkan makanan yang sudah ny. Pesan tadi,” kata mereka padaku, akupun mengingat-ngingat
”Oh, ne gomawo,” kata ku sambil menggambil nampan yang di bawa pelayan itu, aku lupa kalau tadi sudah memesan makanan, dan minta di antarkan ke kamar.

Setelah pelayan itu pergi, aku pun membawa makanan dan menaruh nya di meja, dan aku langsung masuk ke ruangan sebelah yang terdapat kasur dan juga tentu nya suami ku yang sudah naked di sana.

”Aigo, oppa kau sedang apa??” Tanya ku pada suami yang sedang sibuk mengocok junior nya.
”Oh, mian chagi aku sedang main-main saja dengan juniorku, kenapa kau lama sekali?,” Tanya nya padaku.
”Ya sudah kita lanjutkan, sepertinya Oppa sudah tidak tahan,” kataku sambil nyengir kuda ke arah nya, sebenar nya lebih tepat nya aku sednag meledek nya.

Dan kami pun melanjutkan aktivitas kami, aku mulai mengocok dan mengulum junior nya, namun kali ini dengan tempo yang cepat bahkan lama-lama menjadi sangat cepat.

”Ooooohhhhh,, arggghhhh,, auuuuhhh,, chagia, oouhhh rasa nya benar-benar oouhhhh,,” aku mendangar suami ku terus meracau dan medesah
”Ooohhhh,,,, aagggghhh,, aku sudah tidak tahan chagiiiiiiiiii”.

Hingga akhir nya karna aku terlalu cepat mengocok junior nya,
Croooot,, crooot,, cairan berwarna putih pekat itupun keluar.
suamikupun orgasme dan banyak sekali, sampai tanganku penuh dengan cairan cintanya.

”Aigo, chagia bahkan aku belum melakukan penetrasi, kenapa kau membuatnya keluar,” seru Donghae sambil mempoutkan bibir nya.

”Mianhae, Oppa aku kan tidak tau, kalau dia bisa keluar dengan cara seperti i†u.” kata ku sambil tersenyum senang setidak nya aku bisa menunda malam pertama kami.
Karna jujur aku masih sangat deg-deg an dan nervous, aku merasa belum siap sepenuhnya.

***********Eun hye POV end**********

S
K
I
P

Akhir nya karna kelelahan, mereka pun makan dan tidak melanjutkan ritual malam pertama nya, Eun hye beralasan dia capek ketika Donghae mengajak nya bercinta.
Dan Donghae pun sebagai suami yang baik dia tidak mau memaksakan kehendak nya, dia ingin malam pertama nya di lakukan setelah istri nya benar-benar siap, agar malam pertama mereka berkesan dan tak terlupakan.

Selama mereka bulan madu mereka sengaja tidak ada rencana untuk jalan-jalan dan sebagai nya, karna mereka hanya ingin benar-benar menghabiskan waktu di kamar saja.

Hingga siang itu ketika Eun hye sedang menonton televisi, tiba-tiba donghae duduk di samping Eun hye dan mulai memeluk dan menciumi tengkuk Eun hye.
Sontak Eun hye kaget dan dia sudah merasakan bulu kuduk nya berdiri.

”Oppa, geli,” kata Eun hye dengan suara manja nya.
”Chagia, boleh kah…??” Donghae tidak melanjutkan kata-kata nya, dia menatap Eun hye meminta persetujuan dari istri nya i†u.

Eun hye hanya tersenyum dan menggangguk tanda dia sudah siap untuk memberikan mahkota paling berharga dalam hidup nya kepada suami tercinta nya.

Mereka pun mulai kembali bergumul, dan saling mencumbu satu sama lain nya, mereka saling mencurahkan semua perasaan cinta mereka lewat ciuman, dan desahan yang keluar dari mulut mereka, mereka benar-benar sudah siap untuk berperang.

Donghae perlahan-lahan membaringkan tubuh Eun hye dan menaikan kaki nya membentuk huruf M, Donghae mulai memasukan junior nya.

Aigo, mereka mantiin lampu pemirsa mianhae ruangan nya gelap author gak bisa liat
Dan akhirrrrr nyaaaaaaaaaaa

TBC

Mianhae author capek ngetik nya, itu juga yadong akhir author skip aja coz pusing nulis bagian yadong nya bikin sakit kepala, di tunggu RCL nya ya!!!! Terimakasih buat yang udah mau baca, n coment juga ngasih masukan-masukannya.

 

19 thoughts on “*—* HONEY MOON (Part 1) *—*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s