Menculik Hankyung Hyung (Part 1)

MHH1

Menculik Hankyung Hyung part 1

 

Author : Phia ElfSparkyu

Main Cast : Superjunior Member, Hankyung Superjunior
Genre : Friendship, Brothership and Drama Comedy
Dedicated for : My Gege Oppa a.k.a Hankyung a.k.a Hangeng

URI SUPERJUNI~~~OR!!!

“Kau sudah menemukannya?” tanya seorang namja, dia berbahasa mandarin pasih, sedangkan yang ditanya juga menggunakan bahasa mandarin. Namja kedua ini tampak kebingungan, peluh keringat menetes dari keningnya.

”Tidak, aku sudah mencari kemana – mana, kau sudah berusaha menghubunginya?” tanya Namja kedua ke namja yang pertama yang menggeleng. Dia tampak jengkel, sedangkan Handphonenya sudah low baterai karena menelpon orang yang tidak mau mengangkat telponnya.

”Nihil, malahan terakhir dia Non aktifkan Hpnya?” dia menghela nafas dan terduduk lelah ”Benaran aku tidak tau apa yang dipikirkannya, menghilang begitu saja tanpa meninggalkan pesan, apa dia tidak tau kita semua khawatir!!”

Namja kedua terdiam, kemudian dia duduk disebelah namja pertama.

”Mungkinkah ini ada hubungannya dengan kedatangan mereka?”

”Kedatangan siapa maksudmu?”

”Superjunior, kudengar mereka akan mengadakan konser di China. Mungkin kah dia menemui mereka?” tanya namja kedua, Namja pertama juga ikut terdiam dan terpaksa mengakui, seperti dugaan temannya ada benarnya juga terutama sikap orang yang dia cari berubah dratis akhir – akhir ini.

”Mungkinkah? Hangeng menemui mereka?” tanya dia balik. Kedua namja yang diketahui sebagai manager Hankyung terdiam, mereka gak bisa melakukan apa – apa selain menunggu telpon dari Hankyung yang masih tak menjawab telpon mereka.
~~~Member POV~~~

Pagi yang sunyi mungkin bisa ditemukan ditempat lain tapi tidak di dorm superjunior yang sekarang lagi heboh – hebohnya, gara – gara pesta barbeque tadi malam member pada telat bangun semua, padahal mereka pagi ini harus mengejar pesawat yang akan berangkat jam 10 nanti membawa mereka ke Taiwan untuk SS4. Manager hyung tampak kewalahan membangunkan member dan membantu member packing. Mereka terpaksa berbagi tugas, ada yang memasak untuk member, ada yang menyiapkan pakaian yang mereka kenakan sampai harus memberi makan hewan peliharaan member. Namun ada satu member yang nyantai duduk di meja makan memperhatikan kehebohan yang terjadi di lantai 11. Heechul menompang dagu melihat itu semua, dia tidak ikut SS4 karena wajib militer, dia sedikit merengut.

”Yaa, heechul apa kau tidak bisa memanggil Leeteuk kesini secepatnya!!” perintah manager keki karena melihat namja satu ini tidak membantunya sama sekali.

”Sebentar lagi dia turun, aku yakin dia berusaha menyeret Donghae dan Shindong kemari!” dan benar aja, tiga namja datang dengan tergopoh – gopoh. Leeteuk langsung menyamperin manager hyung.

”Hyung, kita masih sempat kan? Mana member? mereka sudah bangunkan?”

”Kau lihat sendiri! Kenapa kau juga ikutan telat bangunnya, bukannya aku sudah bilang kalo kita hari berangkat jam 10. Aish, masakanku kenapa jadi gosong begini” Gerutu dia, kemudian melempar pandangan pada Donghae dan Shindong yang jiwanya masih belum kembali dari tempat berantah ”Donghae`ah kau bangunkan Hyukjae, Shindong bantu Yesung dan Wookie packing. Sungmin lagi mandi dan siwon sebentar lagi kesini” manager ini tampak gesit dengan masakannya dan menuangkan nasi goreng ke 10 piring di depannya.

Pintu Dorm terjeblak terbuka, Siwon datang dengan wajah fresh kayaknya dia satu – satunya bangun pagi tepat waktu, dia kebingungan melihat member yang belum siap – siap. Dia menyamperin Heechul dimeja makan dan mengambil satu piring nasi goreng yang disiapkan manager kemudian melahapnya.

”Mereka belum pada siap? Aish, hyung kita bakal terlambat” seru dia ke leeteuk

”Makanya itu, bukannya aku sudah bilang jangan pesta barbaque tadi malam, jadinya kayak gini kan?” Ucap Leeteuk sembari menyuapi wookie yang kelar packing dan duduk di lantai sambil mata terpejam. Donghae datang membawa Eunhyuk dan keduanya menguap lebar seirama. Begitupula Shindong yang keluar kamar Yesung sembari membawa koper. Yesung melirik jam dinding dia tampak gelisah.

”Yaa, kalian bawa paspor kalian kan? Dan tiket pesawat jangan lupa” tanya dia ke Hyukjae, Donghae, wookie, Siwon, Shindong dan Leeteuk dan mereka mengangguk seirama. Sungmin keluar kamar juga dia menyeret dua koper besar, member bisa menduga Sungmin yang mempackingkan barangnya kyuhyun.

”Hyung aku sudah siap! Yee, nasi goreng” dia menyerbu meja makan dimana member makan dengan super cepat. Leeteuk mengangguk, sepertinya mereka masih sempat mengejar pesawat. Dia melempar pandangan pada Heechul yang memperhatikan dongsaeng dengan mata Sayu sedangkan Heebum mengeong di kakinya.

”Heechul`ah, mianhae kau tidak bisa ikut”

Heechul tersenyum ”Gwenchana, sebagai warga negara yang baik aku harus melaksanakan tugas ku kan? Hanya saja, aku ingin sekalli berdiri dipanggung bersama member dan membayangkannya saja sangat menyenangkan” terang dia dan dongsaeng menatapnya. Heechul menuangkan minuman untuk member. ”Baik – baik sana, jangan kecewakan Yeoja chingu kita ELF, arraso”

”Ne, hyung! Jangan khawatir” sahut Siwon segera sepertinya menelan paksa nasi yang masuk kedalam tenggorokannya. Leeteuk kelar dengan makananya, manager sudah mengangkut koper ke dalam mobil dan member sudah rapi.

”Yosh, ayo semua berangkat. Ayo semua berhitung, SATU!!” teriak leeteuk ”DUA…TIGA…EMPAT…LIMA…ENAM…TUJUH…DELAPAN…SEMBILAN..”teriak Heechul, Yesung, Sungmin, Shindong, Eunhyuk, Donghae, Siwon dan Wookie secara bergantian namun angka itu berhenti di nomor 9 sedangkan member waktu itu berjumlah 10. Leeteuk celinguk – celinguk dan baru nyadar dongsaengnya yang paling kecil tidak ada. ”KYUNNIE!! Mana kyuhyun, Sungmin’ah?” tanya dia karena member mereka banyak dia kadang kelupaan seorang dan itu berlaku pada Shindong yang selalu ketinggalan.

”Tadi dia di kamar mandi, apa dia belum kelar juga?” sahut Sungmin. Hyukjae garuk – garuk kepala ”Aish, anak itu!!” dia berjalan tergesa menuju kamar mandi dan membuka paksa, kemudian dia berteriak kaget melihat Kyuhyun.

”Yaa, KYUHYUN`AH!! Kenapa kau malah tidur di kamar mandi!! Aish, Hyung bantu aku memandikan kyuhyun” panggil dia keluar kepada member dan Yesung menanggapi panggilannya. Selama Yesung dan Hyukjae memandikan Kyuhyun, member bisa mendengar teriakan kedua orang tersebut dan bisa membayangkan apa yang terjadi di dalam. Mereka bakal tersiksa batin mereka sama dan benar aja Hyukjae dan Shindong keluar sepuluh menit kemudian dengan basah kuyup.

”Hahha, hyung bukannya kalian sudah mandi tadi!!” Tawa Wookie tak terkendali. Yesung dan Eunhyuk merengut ”DIAM KAU!!” sahut mereka bareng bergegas ke kamar berganti pakaian. Selagi menunggu Kyuhyun, Eunhyuk dan Shindong berpakaian, Donghae menyetel lagu keras untuk memompa semangatnya dan lagu 2PM ”Hands Up” terdengar dari Hpnya. Entah satu pikiran atau emang sudah satu jiwa kepala member seirama angguk – angguk. Lipsing dan mengangkat tangan pada waktu bersamaan di setiap lirik ”Hands Up”. Heechul ketawa melihat tingkah member dan dia bakal kesepian tanpa kehebohan member di setiap harinya.

”Hyung kau kubawakan oleh – oleh apa?” teriak Siwon mengatasi kebisingan diantara nyanyian member. Heechul diam, dia mikir lama dan kemudian dia tersenyum sedih.

”Tak ada yang kuinginkan! Tapi ada satu, aku ingin kalian menculik satu orang” jujur dia licik ”Aku ingin kalian membungkus dia rapi dan membawanya ke Seoul, tapi kutau itu tidak mungkin. Makanya aku tidak minta apa – apa” Walaupun lagu yang disetel Donghae keras, tapi member bisa mendengar suara Heechul dan mengerti maksudnya karena orang yang ingin dia culik adalah orang yang sebenarnya member ingin culik juga, mereka tak tau harus bicara apa dan waktu lagu yang disetel Donghae berakhir Leeteuk berteriak memanggil Kyuhyun.

”Kyuhyun`ah apa masih lama?” tanya dia sembari membuat Sandwich untuk maknaenya itu karena dia tau Kyu tidak akan sempat sarapan, sedangkan Eunhyuk dan Shindong sudah kelar berganti baju. ” Oh, yaaaa! Kalian duluan, aku menyusul bentar lagi” sahut kyu dengan nada malas dari kamarnya. Mendengar jawabannya spontan itu member bersiap – siap, Leeteuk memasukkan sandwich dalam kotak makanan, menarik Wookie berdiri dan mendorong punggung Donghae.

”Kami menunggu di mobil, Arachi?” teriak Leeteuk lagi

”Ohhhhh….” sahut Kyu lagi, leeteuk melempar pandangan ke Heechul

”Kami berangkat Heechul`ah, jaga dirimu selama kami tidak ada yah? Jangan terlalu capek dan usahakan sarapan pagi. Kau dengar aku kan?” Heechul melambai ke member yang berteriak ceria kepadanya.

”Oh, aku mengerti. Sana pergi! bawa Dongsaeng ke mobil. Nanti mereka ngelayap kemana – mana” usir dia sembari memangku Heebum, leeteuk nyengir dan melambai kearahnya kemudian menutup pintu Dorm. Sepeninggal mereka, dorm menjadi 180 derajat berbeda, sepi dan sunyi hanya suara meongan Heebum yang kelaparan. Sebenarnya iri melihat member yang pergi bersama – sama, tapi dia gak mau menunjukkannya secara terang – terangan. Dia gak mau melihat member pergi dengan rasa bersalah. Bunyi degum keras menyadarkannya dan dia melihat Kyuhyun datang sambil mengelus kepalanya yang kejedot pintu.

”YAAA!! Ayo cepat, aish aku tak tau yah kalo member meninggalkanmu” tunjuk dia marah. Kyuhyun membuka lemari es dengan langkah lunglai dan meraih susu dingin dan memasukkannya kedalam tas.

”Mereka tidak akan tega Hyung” dengan nada malas yang sama ”Dan lagipula hidup itu harus santai tak perlu tergesa – gesa” dan dia benaran lelet padahal Sungmin miss callnya beberapa kali dan Heechul terpaksa mengenakannya sepatu supaya cepat.

”Kau ini!! Awas kau merepotkan member di sana! Nah kelar, ayo pergi sana”

Kyuhyun tersenyum manis dan memeluk Heechul ”Hyung mianhae meninggalkanmu sendirian, aku pasti merindukanmu” dia melepas pelukannya kemudian tersenyum Evil ”Jangan lupa kasih makan Bada, Ddangkoma, Heebum dan bersihkan kamarku dan Cuci pakaian ku juga” tambah dia kurang ajar.

”Aish, Kau ini!!” tangan Heechul hampir melayang ke kepalanya tapi Kyu melesat cepat berlari kepintu tapi sebelum mencapai dia berbalik menghadap Heechul berdiri tegap dan kemudian memberi hormat ala tentara.

”Komandan, Cho Kyuhyun berangkat melaksanakan tugas negara!!” Suara dia keras. Heechul mau tak mau tertawa dan membalas hormat juga ”Laksanakan! Dan pergilah dengan rasa kebanggaan!!” sahut dia. Kyuhyun menurunkan tangannya.

”Siap laksanakan!!” dan berlari keluar dorm meninggalkan Heechul yang geleng – geleng kepala melihat tingkahnya.
~~~Hankyung POV~~~

Hankyung menepikan mobilnya, tiga jam perjalanan membuatnya lelah dan dia memilih berhenti dipedesaan yang sepi pengunjung. Dia turun dari mobil, sekelilingnya ilalang tinggi, langit terlihat biru cerah dan jalan raya berasap panas. Hankyung mengambil kamera dan memotret tempat itu, kemudian mengambil gambarnya sendiri. Sekarang dia mempunyai hobi baru yaitu fotografi. Dia akan berhenti, dan mengambil gambar yang menurutnya indah .

”Akhh, lelahnya!!” dia mengeliat setelah capek mengambil gambar, dia berjalan ke pohon rindang dan duduk bersila di bawahnya. Dia melihat hasil jempretannya sembari tersenyum namun senyuman memudar karena melihat dia seorang diri di dalam foto itu karena biasanya selalu ada yang menemani, berdua, berlima bahkan bertigabelas dan tiba – tiba aja dia merindukan momen dia berebut posisi tempat pada sesi pemotretan. Waktu dia harus saling dorong dengan najma yang bertubuh bongsor yang tidak lain adalah shindong.

”Hehe, apa dia masih gemuk seperti dulu? Tapi kuliat dia kurusan” ujar Hankyung bicara sendiri, dia merindukan dongsaengnya itu terutama rengekannya yang meminta dia membuatkan nasi goreng beijing. ”Hyung, kalo kau tak mau membuatkannya, aku lebih baik mati” Shindong mengancam alih – alih memakai pisau dia malah menodongkan pisang kelehernya sendiri. Hankyung tertawa sendiri mengingat itu.

Handphonenya bergetar, dia mengambilnya dari tas dan melihat puluhan panggilan tak terjawab, semuanya dari managernya yang sepertinya mengkhawatirkannya terutama karena dia pergi tanpa pamit. Merasa bersalah dia menelpon balik.

”Kau dimana Ge?!!” teriak managernya langsung dan hankyung harus menjauhkan kuping telinganya ”Tenanglah, tak perlu pake teriak! Aku hanya ingin mengambil libur saja, kau tau aku perasaanku lagi tidak dalam kondisi baik”

”Ya, aku tau tapi seharusnya kau memberitahu aku lebih dahulu. Apa ini ada hubungannya dengan mereka?” sungut managernya. Hankyung menghela nafas , dia bisa mengerti kemarahan managernya.

”Maafkan aku, aku akan kembali segera. Nanti kutelpon lagi” hankyung menutup telponnya meskipun managernya masih berbicara. Hankyung membanting handphonenya, dia beneran sudah gila, dia tau schedule padat tapi dia malah menghilang. Matahari tiba – tiba bersembunyi dan langit sudah mendung waktu Hankyung mendapatkan kembali tenaganya, dia meraih sesuatu di dalam tas dan mengeluarkan tiket konser yang dia dapatkan susah payah. Tiket konser SS4 Superjunior. Hankyung berdiri, mengambil kameranya kemudian masuk mobil. Seiring hujan gerimis yang turun, dia melajukan mobilnya.
~~~Member Pov~~~

Pesawat Landing di Taiwan hampir sore, Leeteuk menarik member untuk bergegas sedangkan manager mereka membantu membawakan barang. Ada kejutan yang menyenangkan waktu member keluar, mereka melihat dua namja menyambutnya yang satu pipinya sedikit chubby dan satu tinggi. Siwon melambai cerah kemereka.

”Henry`ah!!! Zhoumi hyung!!” berlari kecil dan memeluk kedua namja itu. Member ikutan memeluk mereka, kegaduhan member membuat airport makin heboh terutama ELF yang menunggu di luar. Zhoumi memeluk Wookie terakhir.

”Kalian lama sekali, aku dan Henry menunggu satu jam. Dan kaki ku sampai bengkak karena capek menunggu” cerita Zhoumi pilu

”Satu jam? Tapi hyung, tadi kuliat kau sempat – sempatnya minta nomor telpon Yeoja!” Sindir Henry karena ditinggal sendirian oleh Zhoumi yang terpikat ama cewek bule yang mengaku sebagai fansnya. Zhoumi terkekeh dan menyikutnya.

”Hahaha, kau salah liat! Dari tadi aku duduk manis disini” sangkal dia waktu member meliriknya. Mereka tau sifat Zhoumi yang dekat sekali dengan fansnya, dan saking dekatnya Zhoumi kadang mengajak makan fansnya. Zhoumi meninju bahu Donghae.”Yaa, kau ganti gaya Rambut?” cari pengalihan. Seungwon manager mereka menyamperin, memeluk Henry dan Zhoumi kemudian memandang berkeliling sembari menghitung member.

”Semua lengkap kan? Teukie, Siwon, Donghae, Shindong, Eunhyuk, yesung, Wookie, Sungmin dan Kyuhyun dimana kyunie?” dia menoleh kebelakang dan melihat kyu baru menyamperin dengan langkah lunglai ”Oh, kyunna ada! Berati sudah lengkap kan?”

Namun Shindong tiba – tiba panik ”Hyung, tapi aku melupakan sesuatu!!” dengan wajah pucatnya. Seungwon ikut panik juga ”Wae?wae? apa yang ketinggalan Donge`ah?” dia memeriksa bawaan dan koper member. Shindong nyengir Gaje.

”Hatikuuuu.! Hyung, aku meninggalkan hatiku dikorea. Hyung, apa kita tidak bisa balik? Karena aku ingin menyerahkan hati ku disini” ucap dia disambut gelak tawa member, Yesung tertawa paling keras dan menyentuh Philtrumnya. Kebiasaan yang sering member jauhi darinya.

”Hahaha, cute Donge!!! Neumo Kyeopta” gelak dia, sedangkan bibir Seungwon hyung mengercut mendengar rayuan gombalnya. Eunhyuk gak mau kalah.

”Hyung, aku juga ada yang ketinggalan” ujarnya. Tapi member mengelak dan Seunghwon yang sudah jera gak mau mendengarkannya dan mengajak member keluar Airport menuju bus yang menunggu mereka. Eunhyuk keki.”Hyung, aku beneran ketinggalan! Dompet kubeneran ketinggalan!!” jujur dia namun member dan manager tidak mempercayainya padahal Eunhyuk hampir menangis, ini gara – gara Shindong hyung gerutu dia dalam hati dan kemudian berlari menyusul member. Dan seperti member duga, ELF sudah menunggu di luar, waktu mereka muncul semua langsung ricuh dan teriakan dimana – mana. Member melambai dan tersenyum kearah ELF yang setia menunggu mereka berjam – jam. Member bergegas menuju ke bus mereka dikawal ketat oleh penjaga Airport. Zhoumi dan Henry mendahului member yang lain dan Leeteuk juga mempercepat langkahnya, bukannya takut terluka karena yang paling dia takutkan adalah ELF yang terluka karena mengejarnya. Sungmin di belakangnya, dia mengambil kameranya dan balas memotret ELF yang dari tadi memotretnya.

”Senyuuuuum Chagiya” seru dia beraegyo membuat ELF makin gemes. Kyu di belakangnya, matanya masih terpejam dia seperti si buta dari goa hantu berjalan dengan instingnya saja sesekali melambai pada ELF sesekali tersenyum, tinggal Sungmin yang menariknya supaya tidak salah masuk bus. Sedangkan Shindong dan Yesung membalas jabatan tangan ELF, mereka kayak Presiden dan Wakil Presiden yang baru aja memenangkan pemilu. “Kangsahamnida, Kangsahamnida” ucap mereka persis pejabat negara.

Teriakan paling keras terdengar waktu Siwon keluar menyusul member, dia paling keren dibanding member yang lain dari segi jalannya, gaya dia menyapa, gaya dia tersenyum dia adalah Boys Before Flower yang realita. Wookie menyusul hampir kesandung namun Eunhyuk menolongnya. Takut terpisah Eunhyuk menggandeng wookie yang ditarik kesana kemari oleh ELF.

“Hyung!! Donghae hyung tidak ada” beritahu wookie keras ditelinga Eunhyuk beneran keras membuat telinga Eunhyuk berdenging. Eunhyuk juga baru nyadar setelah diberitahu Wookie, Donghae tidak menyusul mereka. Dia meninju punggung Siwon yang didepannya. ”Siwon`ah kau melihat Donghae!!” juga keras ditelinga sehingga Siwon terpaksa menggosok telinganya dan saking kerasnya dia sampai gak nangkap apa yang diteriakan Eunhyuk.

”Mwo? Aku tidak dengar!!” balas keras di telinga Eunhyuk

”Kau lihat DONGHAE TIDAK!!!”

”ANYIII!! APA DIA TIDAK MENYUSUL!!” kedua namja ini saling balas teriak, membuat wookie tertawa terbahak – bahak sampai dia ingin sekali ke toilet. Eunhyuk menyerahkan tangan wookie ke tangan Siwon.

”KALIAN DULUAN SAJA!! AKU MENCARI DONGHAE!!” teriak dia masih pada telinga mereka dan kembali ketempat awal, dia gak bakal tenang kalo gak menemukan Donghae walaupun Leeteuk berteriak memanggil member untuk bergegas kedalam bus. Sedangkan orang yang dicari Donghae ternyata melenceng jauh dari bus member SUJU, bukannya dia sengaja tapi ada yang menghentikan langkahnya. Meskipun dikerumuni ELF dari segala arah Donghae tetap melangkah pasti. Dia yakin dia sedang tidak berkhayal. Eunhyuk melihat keberadaannya dan berteriak memanggil.

”Donghae`aaah!! Apa yang kau lakukan disana? Bus kita disini!!” tapi lagi – lagi Donghae mencuekinya. Dia tertarik pada seorang namja diseberang jalan, namja itu bertopi dan memperhatikan keramaian di tempat. Namun Donghae merasa mengenali poster tubuh namja itu. Donghae menyeruak ELF dan berusaha mendekati namja itu.

”Hyung…. Hankyung hyung!” Seru dia yakin. Dia mempercepat langkahnya, dia tidak salah liat dan dia yakin walaupun sudah berpisah selama beberapa tahun dia tak kan melupakan Hyung yang sudah bersamanya bertahun – tahun. Donghae sekarang berlari, sedangkan Eunhyuk mengejarnya di belakang, heran melihat Donghae.

”Yaaa~~~ Donghae!! KAU MAU KEMANA!!” teriak dia, namun Donghae menyebrang jalan tiba – tiba. Eunhyuk panik dan ketakutan terutama dari arah berlawanan mobil melaju mendekat ”DONGHAE`AAH!! AWASSS” dia ingin sekali menarik Donghae tapi itu tidak mungkin karena jaraknya dengan Donghae tertaut jauh, yang dia dengar hanya jeritan ELF, bunyi rem mendadak dan suara ketakutan. Eunhyuk bergegas menghampiri, menyeruak kerumunan ELF yang menjerit dan menemukan Donghae tersungkur, Eunhyuk bergegas menghampirinya.

”Yaaa!! Gwenchana? Apa ada yang luka?” memeriksa sekujur tubuh Donghae dan menemukan sikutnya yang berdarah, Eunhyuk mendengus marah ”TUH KAN LUKA!! APA KAU SUDAH GILA!! Kenapa kau menyebrang begitu saja? Kau hampir saja di tabrak dan kenapa kau tak mendengar teriakanku!!” bentak Eunhyuk, tangan Donghae bergetar keras dilengannya muka Donghae pucat dan dia menatap Eunhyuk sedikit syok.

”Hyukjae, aku melihat Hankyung hyung….Hyung….tadi disini…Hank…yung… Hyung” ucap dia terbata – bata dan Donghae tiba – tiba kehilangan kesadaran membuat Eunhyuk panik dan ketakutan.

”Ya… Donghae`aah? Donghae!! Ayo bangun!!” panggil dia sembari mengguncang tubuhnya yang terkulai lemah sedangkan member bergegas menghampiri.

Bersambung

Gimana Chingu ?? Pengen tau Pendapat Kalian dulu ^^

19 thoughts on “Menculik Hankyung Hyung (Part 1)

  1. Aaaaaaach baby Hae membuat kawatir…kirain ilang lg di bandara…dia yg paling kehilangan saay hangkyung keluar…sempet sakit dengan kyu bbrapa hari…FF ini bikin mewek nih

  2. wow bagus… kangen gege, tapi ada beberapa kata yang kurang srek, tapi bagus ko, aku suka apalagi genrenya friendship
    lanjut….lanjut…lanjut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s