Waiting for You_ // Twoshoot

 

WFY1

Tittle: Waiting for u_

Author: Echa pamkinsparkyu

Genre: Mix-
(Tragedi,sad,romance,fantasy) pokonya tentukan sendiri.

Cast :
– sungmin sj
– kyuhyun sj
– jesicca snsd
– taeyon snsd
support cast : temukan sendiri

Anyeong chingudeul…
#lambai-lambai tangan ala miss Univers-))
Sebelumnya saya pernah share ff oneshoot yang masih abal-abal.
kali ini saya bawa ff yang agak panjang saya harap si lebih baik dari ff pertama saya.
tapi gak banyak partnya soalnya saya belum jago bikin ff, gak kaya Author2 senior yang ffnya daebak + alur ceritanya panjang.
Karna Saya masih belajar.
cukup twoshoot aja ne.. ??
Ff ini real dari ketikan tangan saya dan semua ide ff, saya search sendiri dari otak saya.
No bash
No copas.. !!!
Berbekal semangat + peluk cium dari namjachingu saya (kyumin)
#di bully pamkin-sparkyu))
Jadilah ff ini-

Karna author ngetik di Hp jadi mian kalo typo ngikut eksis + kata-kata yang di singkat.
Mian.. Mian.. Mian..

Yesungmin lah tanpa harus menunggu lama teukidott…
Happy reading_:)
Seorang yeoja duduk tenang di tepi sungai han dengan mata terpejam dan headset yang terpasang di kedua telinganya.

(a thousand years play now)

Sicca pov_

Saatku memejamkan mata. wajahmu, senyumu, cara bicaramu, dan tatapanmu,. muncul bagai roll film yang sedang di putar di dalam otakku.
Walau gelap aku masih bisa melihatmu.
Senyuman itu, senyuman yang membuatku selalu merindukanmu-:)
Entah sampai kapan aku harus menunggu, menunggu hadirmu kembali dalam hari-hariku.
1 hari.. 1 minggu.. 1bulan.. Bahkan 1 tahun aku masih setia menunggumu.
Apa aku masih di izinkan untuk menunggumu oppa???
Jesicca flash back_

Dreettt.. Dreettt..
Phonselku bergetar.
1 message (sungmin oppa)
Itu yang tertera di layar phonsel ku.
From:sungmin oppa_
Chagi Temui aku di sungai han.
Sekarang!!!

“ada apa Tumben sekali dia ingin menemuiku, bukankah dia masih ada kelas” fikirku
Segera ku balas smsnya.
baiklah, aku segera kesana oppa.
Send to sungmin oppa.

#Sungai Han_

Hhuusshh.. Hhuusshh..
“Mian oppa sudah membuatmu menunggu lama.” Ucapku sambil mengatur nafas.

“Ada yang ingin aku bicarakan padamu sicca”
ucapanya membuatku penasaran

“Katakanlah oppa”…

“Besok, aku akan melanjutkan studi ku di newyork.”

Kata-kata yang keluar dari mulut sungmin membuatku terkejut, bukan ini yang ingin aku dengar oppa.
Tanpa sungmin sadari mataku berkaca-kaca, dadaku sesak baru beberapa bulan aku dekat dengannya.
Kenapa harus berpisah secepat ini Tuhan. Keluhku dalam hati.

Aku terdiam, tak sanggup mengucapkan sepatah katapun tanpa aku sadari air mata keluar dari sudut mataku.
Menyadari Hal itu sungmin Langsung memeluku erat.

“Uljima chagi.. Uljima” ucapnya
Aku masih membisu, tangisku pecah mendengar ucapan sungmin.

“Jesicca.. Lihat aku” sungmin memegang pipiku dengan kedua tanganya memaksaku untuk memandangnya.

“Dengarkan aku.. !!, tunggulah aku
Aku akan kembali untukmu.
Aku hanya pergi selama setahun. kau mau kan menungguku.. ??” Tanyanya.

Aku hanya mengangguk pelan.

“Sicca.. Jika kau merindukanku, datanglah ke tempat ini”

Aku hanya bisa mengangguk tanpa mengucapkan sepatah katapun.

sungmin mendekatkan wajahnya ke wajahku, reflek mataku terpejam kurasakan nafas sungmin semakin dekat dengan wajahku hingga bibir kami bertemu.
Sungmin melumat lembut bibirku…
My firstkiss.
1menit 2menit 3menit bibir sungmin masih menempel erat di bibirku.

Entah apa yg saat ini kurasakan.
Senang bercampur sedih.

Sungmin melepaskan ciuman kami dan mengusap lembut bibirku dengan jari tangannya.
“Saranghae sicca.. ” Ucapnya lembut dan mengecup keningku cukup lama.

Aku tidak mampu menahan air mataku lagi.
Begitu juga dengan Sungmin yg ikut menjatuhkan air matanya hingga membasahi keningku.
” Nado saranghaeyo oppa..” Isakku.

Tangannya menggenggam erat tanganku.
“PercayaLah.. Aku akan kembali untukmu. Hanya untukmu sicca.”
Perlahan sungmin merenggangkan genggaman tanganya dan berjalan meninggalkanku.

Aku masih terpaku di tempatku berdiri memandang punggung sungmin hingga menghilang di pertigaan jalan.
“Aku akan menunggumu oppa.. Aku akan selalu menunggumu”
Hiiikkzz..
Flash back end_

~~~
1 tahun kemudian
Ku buka mata ketika kusadari hari sudah senja ku putuskan untuk segera pulang ke rumah.
“Oppa.. Kapan kau akan kembali?” Tanyaku dalam hati.

Sicca pov end_

Author pov_:)
Sudah satu tahun sejak kepergian sungmin, sicca selalu pulang menjelang malam padahal kuliahnya hanya sampai siang.
Langkah sicca selalu terhenti di depan sungai han.
Mengingat janji sungmin yang akan kembali padanya. Mengisi hari2nya dan mengiringinya bernyanyi lagi.
Tapi.. Sang pembuat janji belum jg kembali, hal itu membuat sicca sedih dan merasa kecewa.

Sicca house_

“Kenapa sicca belum kembali ke rumah padahal hari sudah mulai gelap” kyu bertanya pada min ho dongsaeng sicca yg sedang asyik menatap layar ponselnya.
“Emm.. Ini sudah biasa hyung, semenjak nuna di tinggal sungmin hyung, dia selalu pulang telat. Entah apa yg Ia lakukan aku sendiri tidak tau” minho menjawab pertanyaan kyuhyun tanpa mengalihkan pandangan dari layar phonselnya.
“Sungmin.. Siapa namja itu? Apa dia namjachingu sicca?” Tanya kyu antusias.
“Emm.. Entahlah, sepertinya begitu” sahut minho singkat.
Wajah kyu langsung berubah mendengar penuturan minho.
Entah apa yang saat ini kyuhyun rasakan,
hatinya sakit mengetahui sicca sudah mempunyai namjachingu.

(Kyuhyun adalah sahabat sicca sejak duduk di bangku SD, 5 tahun yang lalu ia pindah ke jepang karna appanya di tugaskan untuk bekerja di sana. Mau tidak mau kyuhyun harus ikut orang tuanya.
Dan setelah 5 tahun akhirnya kyuhyun kembali ke korea karna tugas ayahnya sudah selesai.)

#skip..

Terdengar suara tawa dari dalam rumah sicca membuat yeoja ini penasaran.
Perlahan sicca memasuki rumahnya melewati beberapa ruangan hingga sampailah sicca di ruang makan rumahnya.
Terlihat seorang namja sedang asyik berbincang dengan eomma dan dongsaengnya.
” Siapa namja itu” tanya sicca dalam hati.
Eomma sicca menyadari kedatanganya.
“Sicca… Kemarilah”
Namja itu langsung membalikan tubuhnya dan memandang ke arah sicca.
Sicca hanya bisa mengamati namja itu.
Tapi tiba-tiba saja namja itu berlari memeluknya.
“Sicca.. Aku merindukanmu,? Ucapnya
Sicca yang tidak tau apa apa hanya diam saja menerima pelukan namja itu.

“Emm.. Apa aku mengenalmu?” Sicca bertanya saat namja itu melepaskan pelukanya.

“Aaiiisshh.. Dasar yeoja pabbo, ini aku kyuhyun teman kecilmu”
Sahut kyuhyun sambil menjitak pelan kepala sicca.

“Jiinjaa..?? kau terlihat lebih tampan kyu sampai-sampai aku tidak mengenalimu.

“Iissshh.. Apa kau ingin mengatakan bahwa dulu aku ini jelek hhaah..?? Jawab kyuhyun kesal

“Hehe mian kyu” sicca terkekeh melihat expresi kyuhyun yang sedang kesal.
“Tp aku sangat merindukanmu kyu,” sekarang siccalah yang memeluk erat tubuh kyuhyun.
Mereka berpelukan sambil berjingkrak-jingkrak pelan.
(kaya teletubies)abaikan#
sudah satu tahun berlalu kini saatnya sungmin kembali ke korea.
Sungmin pov_:)
Saat ini aku berada di dalam pesawat, hari ini aku kembali ke seoul.
rasanya aku sudah tidak sabar bertemu dengan yeoja yg sangat aku rindukan selama ini.
Sebelumnya aku sudah mengirimkan surat untuknya, agar di saat aku kembali dia sudah menungguku di tempat terakhir kita berpisah.
Sungmin pov end_
Saat pesawat yg di tumpangi sungmin berada di atas perairan korea.
Cuaca buruk mulai menyelimuti langit membuat kerusakan teknis pada pesawat yang di tumpangi sungmin.
Dengan sigap kru pesawat memberi tanda bahaya kepada semua penumpang termasuk sungmin.
” Kita akan melakukan pendaratan darurat mohon untuk semua penumpang agar mengenakan pelampung yang sudah di sediakan” ucap salah satu pramugari_
Selang beberapa menit setelah kru memberikan tanda bahaya pesawat itu pun jatuh di perairan korea.

Tubuh sungmin terombang-ambing di tengah lautan hingga ombak membawa tubuhnya ke sebuah pulau yang letaknya tidak jauh dari kota gangnam.

Seorang lelaki parubaya (tuan park) yg sedang memancing dengan kapal kecilnya menemukan sungmin yang sudah tidak sadarkan diri dan segera membawa sungmin ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Gangnam hospital_:)
Saat ini sungmin sudah di rawat di rumah sakit,
Namun dia masih belum sadarkan diri.
Dokter mengatakan bahwa sungmin mengalami koma, dan belum tau sampai kapan dia akan seperti ini.

“Appa.. Siapa namja ini?” Tanya seorang yeoja yg tidak lain tidak bukan anak dari lelaki parubaya yang menemukan sungmin.

“Appa menemukannya tidak sadarkan diri saat appa sedang memancing” jawab tuan park

“Untuk apa appa membawanya ke sini huh.. kita kesini untuk liburan appa, bukan untuk merawat orang yang sedang koma” ucap yeoja bernama ji hyun putri tuan park.

“Aiiisshhh kau ini, kau tidak kasihan melihatnya. Mungkin saja keluarganya sedang menunggu kepulanganya, jadi kita harus merawatnya hingga dia siuman.” Ucap tuan park sambil mengelus lembut ujung kepala putrinya.

“Emm.. Ne appa. Aku bangga mempunyai appa sebaik appa.” Ucap ji hyun sambil memeluk erat appanya.
“Aku akan merawat namja ini” tambah ji hyun.

“Anak pintar” puji tuan park.

Di hari yang sama seorang yeoja masih menunggu namja yg sangat dia rindukan.
“Oppa.. Kapan kau akan kembali sudah setahun lebih oppa meninggalkanku” ucapnya dalam hati.

Dari kejauhan seorang namja terus memandanginya dengan perasaan aneh yang ada di dalam hati dan fikiranya.
Karna yang terakhir di ingatnya, dia sedang berada di dalam pesawat
Yang hilang kendali.
ingatanya berhenti sampai di situ

“Sicca sedang apa kau di sini? Kau masih menungguku,kau benar2 menungguku ne? Mian sudah membuatmu menunggu lama.”
Ucapnya saat berada di dekat sicca.

Namun sicca hanya diam, matanya masih menerawang ke depan dan terus saja memandang aliran sungai han.
Seakan tidak mendengar apa yg sungmin katakan.

Saat tanganya berusaha menggapai tubuh sicca hal aneh terjadi,
Dia tidak bisa menyentuh tubuh sicca.
Sungmin mengibas ngibaskan tanganya ke tubuh sicca mencoba menggapai tubuh sicca. Namun tetap saja ia tidak berhasil menggapai tubuh sicca

Sicca hanya merasakan hembusan angin menerpa lengan kirinya.
Tepat di mana sungmin mengibaskan tanganya.
Dia hanya menengok dan kembali memandang aliran sungai han

“Apa yg terjadi padaku” ucap sungmin panik

“Sicca.. Apa kau mendengarku, aku disini. Aku ada di sampingmu sicca, aku kembali untukmu. Untuk menepati janjiku padamu. Sicca Jeballl jawab aku”
sungmin terus saja berucap.
Dia mengelilingi tubuh sicca sesekali melambai lambaikan tanganya tepat di depan wajah sicca.
Tapi Tetap saja tak ada respon dari wajah cantik sicca

“Aiiigoo.. Apa yg terjadi padaku, kenapa sicca tidak bisa melihatku. Apa aku sudah mati.? Tapi kenapa aku masih berada di dunia ini”
Sungmin tampak bingung dengan keadaan yg di alaminya dan tak henti hentinya bertanya pada dirinya sendiri.

Sicca membalikan tubuhnya ke arah sungmin seraya tersenyum, sungmin membalas senyuman sicca namun sayangnya senyuman yang terukir di bibir sicca bukan untuknya,
karna sicca tidak menyadari kehadiran sungmin.
Senyuman sicca untuk namja di belakang sungmin yaitu kyuhyun).
Kyuhyun dengan mudah melewati tubuh sungmin menghampiri sicca dengan membawa 2 cup ice cream untuknya dan sicca.
Sungmin semakin bingung dengan keadaanya karna baru saja tubuhnya di lewati kyuhyun, sungmin hanya terdiam tanpa bisa protes.

” Ini untukmu” kyuhyun menyodorkan ice cream vanilla kepada sicca.
“Gomawo kyu, ternyata kau masih ingat ice cream kesukaanku tp bagaimana kau bisa tau aku ada di sini?”
Tanya sicca penasaran.
“Minho yang memberi tahuku, minho bilang setelah kau menerima surat dari namja bernama sungmin, kau lngsung pergi ke tempat ini”
jawab kyuhyun seraya memasukkan ice cream ke dalam mulutnya.
Sicca hanya terdiam mendengar jawaban kyuhyun.

Sicca pov-
Aku datang ke tempat ini karna tadi pagi aku mendapat surat dari sungmin oppa yang isinya:
– anyeong sicca, bagaimana kabarmu? Kau baik-baik saja
Oppa harap kau baik-baik saja…
Mian oppa jarang menghubungimu, tapi bukan berarti oppa melupakanmu, oppa selalu mengingatmu sicca.
Oppa hanya sibuk dengan study oppa. Sebenarnya banyak yang ingin oppa ceritakan padamu.
Terlalu banyak sicca, jadi oppa putuskan untuk menceritakan langsung padamu saat kita bertemu nanti.
Sicca minggu depan oppa kembali ke seoul, apa kau senang?
Tepati janjimu dan temui oppa di tempat biasa kita bertemu ne.?
Tunggulah oppa sicca, oppa akan kembali…
Sampai jumpa sicca.
Oppa merinduknmu- (@_@)

Tp sudah 7 jam aku menunggu, sungmin sama sekali belum menampakan dirinya.
Justru kyuhyunlah yang muncul di hadapanku,
Kehadiran kyuhyun sedikit mengobati kesedihanku.

Sicca pov end_

Author pov_
Tanpa mereka sadari sepasang mata sedang mengamati mereka dengan perasaan sedih yang mendalam.
Sungmin tidak sanggup lagi melihat yeoja yang ia cintai bersedih karnanya.
“oppa sudah kembali sicca, namun dengan keadaan yang berbeda. Oppa sendiri tidak tau apa yang terjadi pada oppa.
sicca.. Oppa mohon.. Jangan pernah lelah untuk menunggu oppa.”
Suara hati sungmin

Sungmin memutuskan untuk menjauh dari kyuhyun dan sicca.

Aarrgghhh…
Sungmin terduduk dan bersandar di bawah pohon.
“Namja tidak berguna, kau hanya bisa membuat yeoja yang kau cintai bersedih. Dan sekarang apa yang kau lakukan hah..?? Kau membiarkan namja lain yang menghiburnya.” aarrghh…
sungmin meneriaki dirinya sendiri.

“Heeeii kau, bisakah kau kecilkan suaramu,kau tau lengkinganmu itu mengganggu konsentrasiku”
Seseorang berbicara pada sungmin.

Sungmin yang menyadari hal itu langsung menengok ke belakang pohon tempatnya bersandar.

” Apa kau berbicara denganku”? Sungmin bertanya sambil menunjuk dirinya sendiri.

“Yaakkk… Memangnya di sini ada orang lain selain dirimu” jawab yeoja itu

“Kau bisa melihatku” ucap sungmin

“Kenapa kau menanyakan hal sebodoh itu, tentu saja aku bisa melihatmu. Dasar namja aneh… Huhh” dengusnya kesal sambil menggeleng-gelengkan kepala.

“Aneh kenapa dia bisa melihatku” sungmin mulai memutar otak

“Heiii nona, kau berbicara dengan siapa?”
Tanya lelaki parubaya yang tengah melintas dihadapanya

“Ehh.. Aku bicara denganya” yeoja itu menunjuk ke arah sungmin

“Aku tidak melihat siapa2 disini, heiii nona hati-hati pohon ini mungkin ada penghuninya” ucap laki-laki tadi kemudian pergi meninggalkan yeoja tersebut.

Suara lelaki parubaya membuyarkan lamunan sungmin.
“Jadi.. Hanya yeoja ini yang bisa melihatku” haahhh… Teriak sungmin sambil mengacak rambutnya.

“Mwo.. Jadi kau hantu? Kau sangat tampan untuk ukuran sesosok hantu” ucapnya meledek

“Aiiisshh.. Aku bukan hantu, aku belum mati jantungku masih berdetak hanya saja..” Ucapanya terhenti..
” Aahh.. Aku juga tidak tau apa yang telah terjadi padaku” tambah sungmin.
“Tapi bagaimana kau bisa melihatku?” Sungmin bertanya lagi karna masih penasaran.

“Aku sudah terbiasa melihat yang seperti ini” ucapnya.
Sungmin tercengang mendengar penuturannya
“Apa maksudmu”… Sungmin benar2 tidak mengerti apa yang di maksud yeoja ini.
“Hmm.. Sebenarnya aku malas menceritakanya tapi karna kau terus bertanya, baiklah akan aku ceritakan”..
ucap yeoja itu seraya duduk sejajar dengan sungmin.
Yeoja itu menceritakan semua pengalamannya.
“Pada saat umurku 10 tahun aku mengalami mati suri, dan semenjak itu aku mulai mengalami kejadian-kejadian aneh.
Aku dapat melihat hantu, bahkan aku juga dapat melihat masa depan meski prediksiku tidak 100% menjadi kenyataan.” Tuturnya

Sungmin tidak habis fikir bagaimana bisa seseorang yang sudah mati dapat hidup kembali.
“Oh.. Itu sebabnya kau bisa melihatku” ucap sungmin
Yeoja itu hanya menganggukkan kepalanya.

” Oh iya.. Siapa namamu tuan hantu? Yeoja itu mengajukan pertanyaan yang sangat menggelikan bagi sungmin.

“Yaakk.. Sudah berapa kali aku katakan aku bukan hantu. Lee sungmin imnida” ucap sungmin seraya mengerucutkan bibirnya.

“Ckckck.. Mian tuan, taeyon imnida. Jadi apa yang sebenarnya terjadi denganmu? ” Tanya taeyon

Sungmin menceritakan semua yang dialaminya pada taeyon
Mulai dari kecelakaan pesawat sampai kisah cintanya dengan sicca.
Sungmin sangat berharap taeyon dapat menemukan jawaban atas semua yang terjadi padanya.

1 minggu kemudian_

Kamar sicca
Sungmin terus memandangi wajah yeoja yang tengah tertidur nyenyak di sampingnya.
Menatapnya tanpa berkedip mengagumi sebuah karya tuhan yang menurutnya sangat sempurna.
Wajah yang nampak sangat cantik dalam tidur lelapnya,
bagai bayi yang baru terlahir ke dunia
Wajah polos tanpa dosa.

Skip-

Seorang yeoja cantik menggeliat mengangkat kedua tanganya ke atas kepala mengerjapkan mata indahnya.
Sicca terdiam sejenak Memandangi foto namja yang ia rindukan.
“Good morning oppa”…
Ucapnya seraya tersenyum kemudian turun dari ranjangnya dan melangkah keluar kamar.
seperti biasa Aktifitas hari ini di Mulai dari bertengkar dengan dongsaengnya (min ho) di saat sarapan, berangkat kuliah bersama sahabat baiknya (kyuhyun) menerima kejahilan-kejahilannya mendengar ocehanya tentang game yang ia mainkan semalam dan sicca hanya merespon dengan anggukan kepalanya dan hanya berbicara sekenanya saja karna sicca sama sekali tidak mengerti dengan dunia game.
Saat jam kuliah selesai sicca berjalan melewati lorong-lorong universitasnya.
Tiba- tiba langkahnya terhenti mendengar dentingan piano diruang aula universitas tempat sicca kuliah.
Sicca seakan mengalami dejavu

Flash back-

Namja bernama lee sungmin menekan not not piano dengan jari jemarinya menciptkan nada nada indah yang mampu menghipnotis siapapun yg mendengarnya.

Aku tidak berani mendekatinya, aku takut mengganggunya.
Aku hanya memandangnya dari jauh.

Denting piano yang di mainkanya benar2 membuatku berada di alam khayalan. Tanpa ku sadari mataku mulai terpejam hingga dentingan itu tiba2 berhenti.

“Sampai kapan kau akan berada di situ.. ??” Suara namja itu berhasil membuatku membelalakan mata.

Ternyata sungmin yang menyadari keberadaanku.

“Emm.. Mian, apa aku mengganggumu?, kalau begitu aku akan pergi” ucapku gugup.

“Aniii.. Apa kau mau menemaniku bermain piano?” Tanyanya

“Emm.. Tp Aku tidak bisa bermain piano.. ” Jawabku gugup.
Ya bagaimana aku tidak gugup.
dia namja yg diam2 aku sukai.
tanpa dia ketahui, selama ini aku menyukainya..
Dan baru kali ini aku bicara dengannya.
Hmm.. Rasanya jantungku hampir berhenti berdetak.

“Duduklah” ajaknya sambil menunjuk bangku di sampingnya.

Aku mengangguk, menuruti ajakanya.

“Aku yang bermain piano kau yg menyanyi ne?” Ajaknya tanpa menoleh ke arahku

“Tapiii” keluhku

“Bukankah kau mengambil jurusan music? Kau pasti bisa bernyanyi dengan baik.” Tambahnya

“Eehh.. Ne” jawabku seadanya

“Kau mau lagu apa?” Tanyanya

“Emm.. Terserah kau oppa..”
Aaiiisshh oppa.. Kau percaya diri sekali memanggilnya oppa, huuhh paboya.
rutuku dalam hati.
Sungmin hanya tersenyum mendengarku memanggilnya oppa.

“Baiklah, bagaimana kalau day dream milik SUJU? ”
Ucap sungmin dengan senyum di wajah tampannya.

Aaiiigoo… Senyumnya. Ucapku dalam hati.

“Ne oppa” jawabku singkat

Cukup lama kami di ruangan ini, hanya ada suaraku di iringi suara piano yang meramaikan ruangan ini memecahkan keheningan di ruangan kosong.

Sejak saat itu kami mulai akrab satu sama lain.
Tidak ku sangka di balik sikapnya yang pendiam ternyata dia orang yang sangat menyenangkan.
Sungmin memang namja yang terkenal pendiam.
Dia hanya membicarakan hal yg penting2 saja.
Dia lebih suka menghabiskan waktunya untuk bermain piano.

Flash back end-

Air mata sicca menetes dengan bebasnya,
Sicca perlahan melangkahkan kakinya memasuki ruangan itu berharap sungminlah yang berada di dalam ruangan tersebut.
seorang namja duduk membelakangi sicca ia sama sekali tidak sadar dengan kehadiran sicca ia terus saja menciptakan nada indah dari jari jemarinya.
Aktifitas nya terhenti mendengar suara yeoja di belakangknya

“Oppa.. ” Ucap sicca pelan

Saat namja itu berbalik wajah sicca nampak kecewa karna namja itu bukan namja yang selama ini ia tunggu.
Sicca perlahan-lahan mundur menjauhi namja itu air matanya henti-hentinya menetes.
Sicca berlari keluar dari ruangan itu tidak perduli dengan orang-orang yang di tabraknya sicca terus saja berlari sampai kakinya terhenti di bangku taman belakang universitasnya tempat ia dan sungmin biasa bercanda tertawa bersama.
Sicca duduk di bangku itu memutar kembali kenanganya bersama sungmin.
Merasa Tidak sanggup lagi dengan semua sesak yang bersemayam di dadanya.
Sicca menumpahkan segala keluh kesahnya.
“Oppa.. Aku lelah terus menunggumu, kapan kau kembali oppa” ucapnya terisak

Sungmin hanya menatap sedih yeoja di sampingnya.
ingin rasanya ia menghapus air mata yang mengalir deras dengan kedua tanganya namun semua sia-sia.
Ia sama sekali tidak bisa menyentuh wajah sicca.

Sicca kembali merasakan hembusan angin lembut menerpanya.
Membuat Sicca mendongakan wajahnya mencari-cari dari mana asal angin itu.

To be continued…

Gimana ffnya.. ??
RCL ne.. !! Wajib
#menerima kritik dan saran tp mianhe tidak menerima sumbangan_ hehe
(Tebar senyum eviL)

3 thoughts on “Waiting for You_ // Twoshoot

  1. Ping-balik: Waiting for You_ // Twoshoot (End) | KPDK Fanfiction

  2. Ping-balik: Waiting for You_ // Twoshoot (End) | KPDK Fanfiction

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s