I wanna be ur Yeojachingu Cho KyuHyun

 

Iwannabe

I wanna be ur yeojachingu Cho KyuHyun

Cast : – Cho KyuHyun (OOC)
– Han Rae Soo (OC)
– other cast, find by ur self xD
Rated : PG 16
Genre : Romance
Type : oneshoot
Author : @adinsalsabila
Ini ff pertamaku……maaf kalo jelek:’

~Author POV~

“Cho Kyuhyunnnnnnnnn berhent…ih…ihh” teriak yeoja berambut panjang dengan nafas terengah-engah. “Hhhhh….hhhhhh…hhhh” yeoja itu menarik nafas dan mengeluarkannya dengan perlahan.
Yeoja cantik dengan mata bulat tajam dan berambut panjang lurus itu bernama Han Rae Soo . Rae begitu biasa ia di sapa sedang mengejar teman satu fakultasnya di Universitas Kwanghee.
“Cho kyuhyun…..kembalikan bukukuuuuuu”

~Rae POV~

Cho kyuhyun menjahiliku (lagi). Ah namja babo itu sangat tidak peka! . Aku sedang terburu-buru…..
Kulirik jam ungu yang bertengger manis di tangan kiriku. Ah tidak , aku terlambat.
Mati kau cho kyuhyun…..

Aku berlari menuju kelasku. Langkahku terhenti tepat depan pintu,ada tangan yang menjagaku

“Kau terlambat 27 detik nona Han” Jang songsangnim mengeluarkan death glarenya.
Berakhirlah sudah hidupmu Rae…..
Ku panjatkan doa sebanyak-banyaknya, berharap tidak terkena hukuman yang terlalu berat-dan itu tidak mungkin-. Jang songsnagnim memang terkenal akan kedisiplinannya dan karena namja babo itu aku-yang notabennya sangat disiplin menjadi ‘anak malas’- akan terkena sanksi akibatnya .

“NONA HAN!!!! Kau mau aku menunggumu melamun sampai kapan?” Teriak Jang songsangnim.

“N-ne,mianhamnida songsangnim. Aku tak akan mengulanginya lagi” ber-bow(?) ria-lah aku.

“Selesai kelas ini,kau harus membersihkan seluruh bagian kampus ini!jangan sampai ada satu debu pun tersisa,sekarang masuklah” perintah songsangnim sambil meninggalkanku.

Fyuhhhhh,ku lepaskan nafas panjang.
Mati kau Cho Kyuhyun….

~Author POV~

Kelas Jang songsangnim pun telah berakhir. Rae melirik jam ungunya lagi…13.25. Masih siang dan ramai,batin Rae. Rae memutuskan untuk menunggu sore baru membereskan segala celah kampus ini dan sambil menunggu sore tiba Rae akan tidur di atap gedung .

~ Kyuhyun POV ~

Rae pasti sedang menggerutu….ah pasti dia sangat cantik haha,batinku.
Aku Cho kyuhyun,teman-yang sebenarnya aku mengharap lebih- Rae . Sebenarnya aku tidak ingin menjahili Rae terus menerus , tapi setiap melihat wajahnya aku selalu rindu wajah marahnya.

“Aish,lama sekali yeoja itu ke kantin,padahal jam kuliahnya telah selesai.” Ujarku pada jam tanganku. Mungkin orang bilang aku sudah gila.
Ah aku memang gila. Gila karnamu Rae……..

Lebih baik aku mencarinya….

Ku tapaki jalan demi jalan. Koridor demi koridor tetap saja aku tidak menemukannya. Sudah ku tanyakan kepada beberapa temannya , mereka bilang tidak tahu. Ku tarik nafas panjang,sepertinya aku lelah dan harus beristirahat. Ku putuskan untuk ke atap gedung saja , banyak angin di sana.

Tap tap tap…langkahku terhenti.
Saat ku lihat seorang gadis,dengan rambut terurai lembut tertiup angin tengah terlelap.
Rupanya kau disini…kau sangat cantik ketika sedang tidur.
“YAAA RAE !!! Jang songsangnim memanggilmu!” Aku menjahilinya lagi haha.

“Ah ne,songsangnim mianhae aku tidak akan terlambat lagi. Temanku mengambil bukuku. Mianhae” ucapan itu mencelos dari mulutnya sambil berlutut.

Dia menginggau…dan dia terlambat karenaku.mianhae Rae.batinku jadi tak enak.

Ia menerjap-nerjapkan matanya, dan kini dia sudah sadar 100% .

“Kau terlambat?haha seorang Rae?” Ucapan itu lolos dari mulutku.
Dia melototiku.
Ah sepertinya aku salah bicara.

Dia pergi meninggalkanku.

~Rae POV~

Aku mendengar suara Jang songsangnim. Sontak aku langsung loncat dan meminta maaf.
“Ah ne,songsangnim mianhae aku tidak akan terlambat lagi. Temanku mengambil bukuku. Mianhae”

Ah tidak sepertinya ini bukan kaki Songsangnim. Ku tengokan kepalaku ke atasnya. Benar saja,ini adalah kaki namja babo itu.

“Kau terlambat?haha seorang Rae?” Ucapnya tanpa dosa.
Aku sedang tidak ingin bertengkar,lagi pula aku sedang marah padanya. Lebih baik aku pergi.
Tap..tap..tap
Grep.
Ada yang menahan tanganku.
Deg.
Kenapa jantungku berdetak lebih cepat. Aku ini kenapa….

“Kau mau pergi kemana?” Tanyanya sok polos.
“Bukan urusanmu,lepaskan tanganku” dia melepaskan tanganku. Aku segera turun meninggalkannya.

Aku ini sedang marah padamu Cho Kyuhyun…

~Author POV~

Sore pun tiba. Hiruk pikuk yang terjadi pun telah menghilang. Satu persatu mahasiswa dan mahasiswi meninggalkan kampus. Namun, di sisi lain Rae malah sedang mengaduk-aduk jus apel kesukaannya tanpa selera di kantin.

“Lama sekali sih kampus ini sepi. Aku ingin segera pulang. Eomma pasti menceramahiku” ujar Rae pada jusnya.
Ia mulai mengingat kejadian demi kejadian hari ini.
Deg.
Kenapa jantungku berdetak secepat ini saat mengingatnya,batin Rae.
“Aaa aku bisa gila jika terus mengingatnya” teriak Rae sambil mengacak-acak rambutnya.
Sepi.
Rae celingak- celinguk melihat ke sekelilinginya.
“Raeeee Hwaitinggg” ucapnya menyemangati diri sendiri.
Adegan hukuman pun akan segera dimulainya.
Pertama,menyapu. Koridor per koridor mulai di sapunya dengan sabar . Dengan memakai masker dan jaket kini Ia tidak akan kena debu. Menyapu selesai,Rae pun mulai mengepel dari ujung ke ujung sudut kampusnya ini. Airnya sudah mulai kotor, Rae mengganti air dan syuuutttt………

~Rae POV~
Kampus sudah sepi. Lebih baik aku memulai membersihkannya. Aku menyapu seluruh bagian lalu mengepel. Ah kampus ini sangat kotor , baru beberapa meter air pel ku sudah sangat kotor . Aku mengganti air dan kembali dengan bernyanyi-nyanyi kecil dan……syuuuutttttt
Sepertinya aku terpeleset. Ku pejamkan mataku. Ah tapi mengapa ini tidak sakit.
Ku buka mataku dan mendapati Cho kyuhyun berada di bawah badanku.
Apa ia menolongku? Hari apa ini? Apakah ini hari kasih sayang? Tidak mungkin ia menolongku.
Akan ku ucapkan terimakasih atas ini. Walaupun, aku sedang marah sekalipun. Eomma ku bilang Rae jangan pernah kau melupakan budi orang lain padamu jadi aku harus berterimakasih kan.

“Apa kau berniat selamanya pada posisi ini?kau tau?badan kau berat Nona Han!!” Teriakan Kyuhyun menyadarkanku.
Segera aku bangkit dan membantunya bangun. Kata-katanya barusan menghilangkan niat baikku untuk berterimakasih . Dasar babo.
Argh…sepertinya kakiku terkilir.

“Terimakasih” ucapku sambil meninggalkannya. Fyuh , kampus ini masih sangat luas dan kotor. Aku bergegas kembali mengepel . Kakiku sangat sakit tetapi ini hukuman. Hukuman tetap hukuman, aku tetap harus melaksanakannya.

“Kakimu terkilir , sudah biar aku yang menyelesaikan hukumanmu”
Aku mendengar suara Kyuhyun. Tidak mungkin ia menjadi baik.
Benar saja. Itu ia Cho KyuHyun sedang berjalan ke arahku . Kapan ia memakai masker itu ?
Sekarang ia mengambil pel yang ada di tanganku. Apakah ka serius akan membantuku?

“Kau tunggulah,duduk saja di sana” ucapnya sambil menunjuk bangku di ujung koridor. Huft…baiklah aku menurut saja. Lagi pula ini semua kan karena dia . Aku di hukum juga karenanya.

~Kyuhyun POV~

Aku lihat dari kejauhan ia terpeleset,aku coba membantunya. Fyuh untunglah aku tepat waktu. Aku tidak mau dirinya terluka. Ku lihat kakinya terkilir,biar aku yang akan menggantikannya menyelesaikan hukuman yang telah aku buat. Ia setuju-setuju saja.
Aku mulai dengan mengepel sambil bersenandung~ biar tidak mudah lelah.
Lalalalalalala~
Lalalalalalala~
Fyuh. Akhirnya pekerjaanku selesai.
Ku tengok ia. Ia tertidur lagi. Sekarang sudah pukul 19.00.
Lebih baik aku mengantarnya pulang.
Grep.
Dia sudah ada dalam gendonganku.
Dia tampak pulas sekali. Aku tak tega jika harus membangunkannya.
Jalan demi jalan ku telusuri. Sampailah kami pada gang kecil,ya disinilah Rae tinggal. Di rumah sederhana nan bersih di pinggiran kota seoul.
“Ya Rae kita sudah sampai” ujar ku sambil menggoyang-goyangkan kepalanya .
“Hah?sampai dimana?bagaimana hukumanku?tolong aku dimana?kamu siapa?” Maaf Rae lebay karena authornya /plak.
“Kau ini,bukannya berterimakasih karna aku sudah mengantarmu malah memberiku pertanyaan banyak seperti wartawan. Baiklah aku pulang dulu” aku berjalan meninggalkannya.

~Rae POV~
Hoam.Aku terbangun. Hah?apa?aku tertidur?tapi mengapa ini sangat nyaman…remang-remang ku lihat wajah itu. Itu kyuhyun?! Dan ini di depan rumahku.
Dia berjalan meninggalkanku. Dia mengantarku?dari mana ia tahu alamatku?tadi kampus kan sudah sepi? Begitu banyak pertanyaan di sekelilingku.

~Author POV~

Setelah hari itu, Rae dan Kyuhyun semakin dekat. Walaupun mereka bertengkar setiap hari. Justru itu yang membuat mereka semakin serasi. Banyak cinta dalam setiap pertengkaran,itulah mereka.

3 bulan kemudian…

Cause i can’t stop thinking ’bout you boy~
Suara hp Rae berbunyi.
‘Yeoboseyo’
‘…………….’
‘Ah ne,kau sangat merepotkan’
Rae berjalan ke atap edung kampusnya dengan malas.
Kenapa kau selalu merepotkan tuan cho,batin Rae.
Tap
Tap
Tap
Fyuh,sampailah Rae di atap.

Cause i cant stop thinking bout you boy~
Handphone Rae berdering kembali.
‘Ya!!mana bukuku?dimana kau menaruhnya?’
‘………………..’
Klek
Handphone Rae terjatuh. Sang pemiliknya sangat kaget saat melihat ke bawah gedung.

~KyuhyunPOV~
Aku menelfonnya. Dua kali.
“Semua sudah siap? Yaaaa posisi” teriakku pada teman-temanku.
“Siap!” Jawab mereka kompak.

Benar saja,saat Ia melihat kebawah wajahnya sangat terkejut.
Kuatkan mentalmu jika kau di tolaknya,batinku.
Aku mencoba menelfonnya lagi.
Ia mengangkatnya.
‘Jika kau menerimaku,cukup teriakan ne, i wanna be ur yeojachingu Cho Kyuhyun’

~ Rae POV ~
Omoooo dia sangat romantis.
Beberapa orang berkumpul dan membentuk huruf demi huruf dan jika di baca dari atap membentuk “Rae, would you be my yeojachingu?”

Cause i cant stop thinking bout you boy~
Handphoneku berbunyi lagi.
Klek.
Aku mengangkatnya dengan tangan bergetar. Takjub. Kini aku mengerti Anak cuek bukan berarti tak romantis.
‘………….’
Aku teriakan di tengah angin, dan sebisa suaraku
“NE, I WANNA BE UR YEOJACHINGU CHO KYUHYUNNNNNNNNN!!!!”

 

-the end-

Mianhae for typo or other mistakes.
RCL ne.
Gomawo
/bow/

2 thoughts on “I wanna be ur Yeojachingu Cho KyuHyun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s