Ich Liebe Dich // SongFic

ich

SongFic//Ich Liebe Dich

                     

 

      Author :Natalia Fitria  (Park Shinhwa)

 

 

      Facebook :@Natalia Fitria

 

                            @Natalia Fitria II

 

                            @Park Shinhwa

 

 

      Twitter :@nanat1226

 

 

       Weibo :Maxie86_Nat

 

 

      Cast : Devita Puspitasari a.k.a Choi JooHyun

 

                  L a.k.a Kim Myung Soo

 

                  Natalia Fitria a.k.a ParkShinhwa

 

 

                 Woohyun a.k.a Nam Woohyun

 

 

And othercast^^

 

 

 

      Genre :AU! ,Romance ,Sad, Angst

 

 

      Disclamier :YONG HWA IS MINE!! xD

 

                              *ditabok boice*

 

          CHANGMIN IS MINE!!

 

*ditendang cassie*

 

 

         CN.Blue dan TVXQ milik fans mereka.Sedangkan Yonghwa, Changmin, dan FF ini adalah milik sayaa>.

 

 

Don’t copas from anywhere!!

 

 

     Credit pict : Shinhwa artwork.

 

 

      Recommended Song : Davichi –“Don’t Say Good Bye”

 

                                                   Kim Sung Kyu –“60 sec”

 

 

     SongFic//Ich Liebe Dich

 

 

…………………………………………………………………………………………………………………

 

 

Sepasang kekasih tampak bersenang-senang di Taman Namsan. Mereka berjalan beriringan. Tampak begitu romantis. Beberapa orang yang disekitar mereka terlihat ‘cemburu’.  Mereka adalah Choi Joo Hyun dan Kim Myung Soo. Kim Myung Soo, ia menemukan Choi Joo Hyun di tong sampah depan rumahnya. Karena merasa kasihan dan tidak tega ia merawat dan menjaga gadis itu.

Dilain sisi, Joo Hyun sebenarnya adalah pewaris tunggal di Perusahaan Choi. Ia diculik, lalu dibuang oleh musuh ayahnya. Musuh itu tak lain adalah Nam Woohyun. Sebenarnya Woohyun adalah pria yang tampan dan baik . Andai saja ayah Woohyun, Nam Woo Lim tidak mempengaruhinya.

Kim Myung Soo adalah sosok pria dingin. Ia jarang berinteraksi dengan orang lain. Sedangkan Choi Joo Hyun sosok yang cantik, baik. Begitu ‘sempurna’ bagi MyungSoo.

Cuaca saat itu sangat dingin dengan butiran-butiran salju turun. Musim yang sebenarnya ‘tidak’ Joo Hyun sukai. Ia menghentikan langkahnya. Lalu mendekat kearah Myung Soo. Ia tersenyum lembut, lalu kembali melanjutkan langkahnya. Pria itu lantas menarik tangan Joo Hyun, lalu menarik Joo Hyun kedalam pelukannya.

“MyungSoo-ya…”

“Wae?”

“Kau….Mencintaiku, bukan?”

“Tentu.” Balas Myung Soo. Joo Hyun tersenyum senang. Ia lalu kembali melanjutkan langkahnya, berniat meninggalkan Myung Soo.

“Kau mau kemana, Joo Hyun-ahh?!” Teriak Myung Soo. Joo Hyun hanya membalasnya dengan senyuman. Myung Soo ‘melempar’ bola saju kearah gadis itu. Bola salju itu tepat mengenai kepala Joo Hyun. Joo Hyun yang menyadari jika ada yang melempar bola salju kearahnya, lantas berbalik.

“Yakk! Myung Soo-ya, apa yang kau lakukan tadi?! Kau ingin mengajakku ‘perang salju’,eoh?” Ucap Joo Hyun setengah kesal. Ia lalu membuat bola-bola salju. Saat hendak melemparnya kearah Myung Soo, sebuah mobil tampak mendatangi mereka.

Wajah Joo Hyun berubah saat pengendara mobil itu keluar bersama seorang gadis yang ia yakini adalah Park Shinhwa. Park Shinhwa adalah mantan pacar Kim Myung Soo. Ia pernah melihat wajah Shinhwa di ponsel milik Myung Soo. Myung Soo sering menghubungi Shinhwa, namun tak ada jawaban. Setiap Joo Hyun menanyakan pada pria itu  siapa Shinhwa, ia pasti tak menjawab.

Perasaan Joo Hyun semakin kacau saat itu sadari pria yang bersama Shinhwa itu adalah musuh ayahnya, Nam Woohyun. Pria yang telah menculik lalu membuang Joo Hyun. Tapi berkat Woohyun lah Joo Hyun dapat mengenal Myung Soo. Woohyun melambaikan tangannya sembari memandang Myung Soo. Memberi ‘isyarat’ bahwa Myung Soo harus kesana.

“Myung Soo-ya… Jangan katakan kau akan kesana untuk menghampiri mereka.” Ucap Joo Hyun sembari menggenggam tangan pria itu erat-erat.

“Maaf, Joo Hyun-ahh…” Jawab Myung Soo. Perlahan ia melepaskan genggaman Joo Hyun.

“Myung Soo-ya, Bukankah kau mencintaiku? Kumohon jangan kesana. Kau adalah sosok ‘matahari’ untukku. Satu detik saja aku tanpa ‘matahari’, aku akan mati. Aku selalu membutuhkan ‘matahari’ untuk berada disisiku.” Jawab Joo Hyun hampir tak terdengar.

“Kau bahkan tak mengucapkan apapun sebelum pergi.” Lanjutnya.  MyungSoo berbalik kearah Joo Hyun, berlari kearah gadis itu lalu mencium lembut puncak kepala Joo Hyun.

“Rasa cintaku padamu tak sebesar rasa cintaku padanya.” Jelas Myung Soo. Myung Soo lalu berlari kecil kearah Shinhwa. Sebuah tarikan tampak menahan JooHyun untuk mengejar Myung Soo.

“Yakk!! Lepaskan aku, Woohyun-ahh! Biarkan aku mengejarnya!” Teriak JooHyun. Ia terus meronta-ronta agar Woohyun melepaskannya. Butiran-butiran bening tampak membasahi pipi gadis itu.

Myung Soo merangkul Shinhwa. Ia mencium lembut puncak kepala Shinhwa.Myung Soo melirik kearah Joo Hyun. Ia ingin berlari kearah Joo Hyun lalu memeluknya. Namun itu tak mungkin ia lakukan. “Neomu saranghae, Joo Hyun-ahh.” Gumam Myung Soo.

=XXX=

 

 

“Kenapa?

 

Kenapa akutak menyadari  jika saat aku bersamamu…

 

Sangat berharga…

 

Kini akumenyadarinya….”

 

 

=XXX=

 

 

Seorang gadis tampak tertunduk lemas. Suasana dingin di musim salju kembali ia rasakan. Musim yang meninggalkan kenangan pahit. Dua minggu lalu, Myung Soo meninggalkannya. Ia sangat merindukan sosok pria dingin itu. Ia mengangkat kepalanya, lalu tersenyum lembut. Ia masih ingat dengan jelas perpisahannya. Ia menghela nafas kasar, lalu kembali menundukkan kepalanya.

Seorang pria tampak menghampiri Joo Hyun. Ia tersenyum lembut, lalu memeluk Joo Hyun dari belakang. Gadis itu tertegun beberapa saat dan pada akhirnya memilih untuk memejamkan matanya.

Joo Hyun butuh waktu. Hanya enam puluh detik saja untuk mengenang ingatannya tentang Kim Myung Soo dan akan melepaskannya begitu saja setelah enam puluh detik itu habis. Itu waktu yang sangat singkat dan tidak akan lama.

“Maaf aku terlambat menjemputmu…” Ucap pria itu hamper tak terdengar.Gadis itu tersenyum kecut dan mengangguk pelan. Enam puluh detik telah habis. Kini ia harus menghapus Myung Soo dari ingatannya dan melihat kehidupan nyatanya.

Nam Woohyun lantas melepaskan pelukan sepihaknya kemudian membalikkan tubuh Joo Hyun. Pria yang selama ini ia anggap musuh, ternyata adalah takdirnya. “Bolehkah aku memelukmu?” Woohyun tak menjawab. Namun gerak-gerik tubuhnya mengisyaratkan bahwa ia boleh memeluknya. Joo Hyun memeluk erat tubuh Woohyun.

Woohyun lantas mencium lembut puncak kepala Joo Hyun. Gadis itu hanya dapat tersenyum lembut dan tetap memeluk pria itu.

-The End-

 

 

 

#Jeeedeeerrr!!!

 

 

Saya kembali READERS tercinta!!! xD

 

 

Ini SongFic pertama yang aku buat >.

 

 

“Ich Liebe Dich” sendiri artinya adalah “Aku Cinta Kamu”

 

 

Itu bahasa jerman, quotes  ygada di cover nya juga pakai bahasa jerman yg artinya

 

 

“Jangan tinggalkan aku…

 

 

Karena setiap detik aku selalu mencintaimu….”

 

 

HooHooHoo xD

 

 

Harap RCL yaa!! Hahhahaaahaaa xD xD

 

 

_Park Shinhwa_

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s