LOVE ME, PLEASE… // Oneshoot

 

Love me please

TITLE : LOVE ME, PLEASE.. (ONE SHOOT)

 

Cast       :               Yoona

Donghae

Eunhyuk

Young Joon (Imagine Cast)

 

Author : Rizxà Hyé-Suñ HiméPriñçéssy BubbléBéè

(Annyeong pemirsah…  Author ga akan byk coment, mianhae klo byk typo and ejaan bakor yg salah… maklum, masih amatir… hehe :D please RCL, ne…. kritik dan saran sangat berarti wat karyaku kelak agar lebih baik.. And now…. Let’s go….!! Happy reading…^^)

 

~Yoona pov~

 

Hari ini aku masih terus saja menatapnya…. PABO!! Untuk apa menatapnya?? Dia milik orang lain sekarang!! Dan akupun berjalan berlalu di hadapannya, tak menghiraukan sekalipun dia sepertinya hendak menyapaku…

Donghae-ssi… jangan pernah memberikan harapan palsu lagi padaku, jeball..!!

Aku tak ingin jatuh lebih dalam lagi karenamu… ini sudah terlalu menyakitkan untukku… jeball…

Aku terus berjalan tanpa kusadari seseorang menarik pundakku dan langsung menciumku saat itu juga!!

“YAA!!  APA YANG KAU LAKUKAN EUNHYUK-SSI??!!” teriakku padanya

“kenapa?? Kau kan yeojachingu-ku sekarang… apa kau lupa??” ucapnya dengan begitu jelas yang membuat Donghae menatap kami dengan ekspresi terkejut

“MWO?? Sejak kap_..” tiba2 saja dia membekap mulutku dan merangkulku pergi.

Ada apa dengannya?? Kenapa tiba2 berkata seperti itu padaku?? Apa dia benar2 sudah gila?? Jika dia berkata ini hanya bercanda, akan kubunuh dia!!

“SSSSTTT!! Diamlah.. apa kau tidak mengerti juga, hah??” ucapnya setelah membawaku ke tempat sepi di ujung kampusku.

“WAE?! APA YANG HARUS KUMENGERTI??!!” ucapku yg sama sekali tak tahu apa maksud ucapannya.

“Yoona-ya, aku sedang membantu sahabatku, apa kau masih tidak tahu juga??”

“MWO?? Membantu bagaimana?” ucapku yg makin bingung.

“YAA, PARK YOONA!! NAN PABOEYEO?? Apa kau tidak tahu bahwa sahabatku, Donghae-ssi sangat mencintaimu?? Tak bisakah kau menyadarinya selama ini?? “

Ucapannya jelas membuatku terkejut!! Bagaimana mungkin Donghae-ssi…

“tak mungkin!! Dai bahkan sudah memiliki seseorang disisinya sekarang!!” ucapku tak kuasa menahan tangis.

“Yoona-ya… dia tak mencintai yeoja itu! Yeoja itu  dijodohkan dengannya.. tapi dia hanya mencintaimu.. karena itu aku ingin membuatnya menyadari perasaan sesungguhnya yg dia rasakan terhadapmu.. aku tak ingin dia menjadi namja-pabo yg akan menyesal suatu hari nanti..”

“lalu kenapa dia mau dijodohkan, hah?!! Kalau dia benar2 mencintaiku, kenapa kemarin dia tak datang menemuiku, hah??! Padahal dia sudah berjanji padaku..” ucapku sambil berlalu pergi dengan air mata yg makin deras membanjiri pipiku..

 

FLASBACK ~Author pov~

Yoona menunggu seseorang di taman dekat SMU-nya dulu…

‘Donghae-ssi… apa yg sebenarnya angin kau katakana padaku?? Aku benar2 penasaran… ahh, kenapa tadi wajahnya pucat sekali?? Membuatku khawatir saja…’ ucap Yoona dalam hati.

1 jam…

2 jam…

Dan sekarang sudah 5 jam lebih Yoona menunggu!! Tapi Donghae tak pernah datang…

‘sudah 5 jam dank au tak juga datang… apa terjadi sesuatu padanya??’ pikir yoona khawatir.

Sebentar kamudian ponselnya bordering,

“Yeobboseo…”

“Yoona-ssi, dimana kau?? Apa kau masih menunggunya??

“Nde, aku akan tetap menunggunya..”

“Pabo!! Aku baru saja melihatnya bersama seorang yeoja, untuk apa kau masih menunggunya?? Lebih baik kau pulang saja…”

“MWO?? Anniyo!! Dia sendiri yang memintaku untuk menunggunya..”

“Sudahlah… lupakan saja!! Jangan siksa dirimu untuk namja yang tak pernah menginginkanmu seperti itu!! Jangan mengharapkannya lagi!! Dia milik orang lain sekarang.. Arra??” dan sambungan pun diputus.

Wajah Yoona terlihat begitu terluka mendengar hal itu… dia tertunduk lemas dan menangis sendirian di taman yg saat itu mulai turun hujan dengan lebatnya… dia tetap disana.. menangis.. meratapi kenapa semua hal itu harus terjadi padanya..

FLASHBACK END ~Yoona pov end~

 

~Donghae pov~

Aku berangkat kuliah dengan perasaan campur aduk.. aku masih tak percaya dengan semua keadaan yang kualami saat ini.. bagaimana mungkin dokter mengatakan padaku bahwa aku terkena kanker?? Kanker otak..!! bagaimana mungkin?? Dunia serasa runtuh saat aku mendengar hal itu.. seketika matahari tak terasa hangat lagi.. udara terasa tak bisa melegakan paru2ku ini.. bagaimana mungkin ini terjadi padaku??

Saat aku berjalan, tanpa aku sengaja kulihat Yoona. Wajahnya terlihat pucat! Apakah dia sakit?? Matanya terlihat sembab… apakah dia baru saja menangis? Aku melambaikan tanganku ke arahnya.. tapi dia mengacuhkanku,, Arraseo.. aku memang pantas diperlakukan seperti ini… tidak, aku bahkan pantas mati mengingat apa yang kulakukan padanya kemarin! Dia pasti sangat membenciku saat ini!! Orang yang kucintai…. Yoona-ya… mianhae.. tapi kau pantas mendapatkan namja yg lebih baik dari diriku… jeongmal mianhae… aku tahu kau menungguku lama saat itu… mian karena tak bisa menepati janjiku utk menemuimu.. aku sangat menyesal.. bahkan hatiku jauh lebih sedih karena harus meninggalkanmu seperti itu..

 

FLASHBACK ~Author pov~

Donghae tengah bersiap2 utk menemui Yoona di taman, saat dia akan berangkat.. tiba2 saja kepalanya terasa sakit!! Penglihatannya mulai kabur.. dan diapun jatuh terkulai tak sadarkan diri di rumahnya.

 

“Dimana aku?” ucapnya yg tersadar

“Oppa!! Kau sudah sadar?? Kita di rumah sakit sekarang.. Ohh.. syukurlah… aku hampir saja menghubungi ahjumma jika kau tak segera sadar.. kau benar2 menakutiku, oppa…” ucap seorang yeoja cantik di sebelahnya

“Young Joon-ah…. Bagaimana mungkin kau ada disini..?? bukankah kau seharusnya berada di Paris??”

“Nde. Aku kembali sejak beberapa hari yang lalu.. aku datang ingin mengujungi sepupuku, tapi aku malah mendapatinya pingsan di rumah.. menurutmu bagaimana perasaanku,hah??” ucap yeoja itu kesal

“Mianhae…, aigoo!! Sudah berapa lama aku pingsan?? Jam berapa sekarang?!”

“WAE?? Kau sudah pingsan cukup lama, oppa.. mungkin sudah lebih dari 4 jam.. itu yang dikatakan dokter..”

“MWO?? Anniyo!! Aku berjanji menemui seseorang saat ini.!! Aku harus pergi!”  ucap Donghae sambil bangkit dari  tempat tidur.

“Anni!! Kau tidak boleh pergi sekarang!! Dokter mengatakan tubuhmu masih lemah, oppa!! Apa kau ingin pingsan lagi di jalanan, hah?!!” ucap Young Joon sambil menahan tubuhnya.

“Tapi aku harus pergi!! Lepaskan aku!!” ucap Donghae sambil memberontak

“Donghae-ssi.. tenanglah..jebal..” ucap Dokter yg tiba2 muncul di belakang mereka

 

Mendengarnya, Donghae mulai berhenti memberontak dan duduk dengan tenang.

“Donghae-ssi… apakah keluargamu ada disini? Ada hal penting yg ingin kusampaikan..” ucap dokter itu.

“WAE?? Keluargaku sedang di luar negeri saat ini.. katakan saja semua padaku.. jeball..” jawab Donghae

Dokter itu menatap donghae lama.. setelah menarik nafas beberapa kali diapu berkata..

“Donghae-ssi… kami turut menyesal… tapi kami mendiaknosis bahwa kau saat ini sedang mengidap KANKER OTAK..”

“MWO?!!” pekik Young Joon yang sejak tadi ikut mendengarkan.

Donghae begitu terkejut dengan hal itu, sampai2 tak bisa mengatakan sepatah katapun! Wajahnya langsung berubah pucat (padahal tadi udah pucat.. anggap pucat tingkat akut lah.. hehe..^^)

“Oppa…” ucap Young Joon dengan mata berkaca2 sambil menyentuh bahu Donghae, sedangkan Donghae sendiri terus mematung, raut tak percaya terus terpampang di wajahnya.. dan beberapa saat kemudian diapun mulai meneteskan air mata.. sedih.. itulah yg pasti ia rasakan..

“Oppa… mianhae.. aku turut sedih untukmu… “ ucap Young Joon disela2 tangisnya dgn memeluk Donghae yg juga menangis.

 

Beberapa saat kemudian Donghae telah diperbolehkan keluar dari rumah sakit.. karena keadaannya telah membaik. Young Joon terus menggandeng tangan sepupunya itu dan memanggil taxi utk pulang ke rumahnya. Tanpa mereka sadari seorang yeoja tanpa sengaja mengamati mereka dari jauh..

Yeoja itu kemudian menghubungi seseorang..

“Yoona-ssi, dimana kau?? Apa kau masih menunggunya??

……

FLASHBACK END

 

Aku memang pantas diperlakukan seperti itu… tak apa.. aku akan menerimanya..

Tapi apa yang terjadi?? Kenapa Eunhyuk-ssi tiba2 menciumnya?!! Mwo?? Mereka berpacaran?!

Anni!! Hatiku benar2 terasa begitu sakit… lebih baik kau pukul aku dengan besi berkarat kemudian tusukkan itu tepat di jantungku!! Kau tahu?? Hatiku jauh lebih hancur dibandingkan saat aku tahu akan penyakitku!!

Melangkah tanpa tujuan.. itulah yang kulakukan saat ini… hidupku ini serasa tak berarti lagi!! Untuk apa aku hidup?? Toh pada akhirnya aku juga akan mati!! Tanpa Yoona.. apakah ini bisa disebut hidup?? Saat ini aku merasa lebih baik mati dibandingkan harus melihatmu dengan orang lain… hatiku tak sekuat itu..

Sekalipun aku tahu.. Eunhyuk-ssi adalah orang yang baik… dia sudah seperti hyeong bagiku.. dia-lah yg paling memahami hatiku. Dia pasti bisa menjagamu lebih baik dari orang yang berpenyakitan sepertiku.. aku tahu itu.. Kau sangat beruntung, Eunhyuk-ssi… jagalah dia, jeball…

~Donghae pov end~

 

~Author pov~

Donghae sedang menunggu seseorang di dalam Café. Wajahnya terlihat lesu.. tapi ia tetap bersaha agar terlihat baik2 saja. Beberapa saat kamudian orang yan ditunggu2nya akhirnya datang juga.

“Eunhyuk-ssi… kau sudah datang rupanya..”

“Mian, aku sedikit terlambat.. YAA, Donghae-ssi… ada apa dengan wajahmu, hah?? Kau terlihat seperti orang yang baru saja divonis mati. Hahaha…” ucap Eunhyuk bercanda.

“Benarkah?? Kau benar2 luar biasa… hyeong…. Bahkan kau tahu bahwa aku akan segera mati..” ucap Donghae dengan tatapan hampa

“WAE?? Aku hanya sedang bercanda saja denganmu.. kenapa selera humormu lenyap seperti ini, hah?!!”

“Hyeong… apa kau benar2 mencintai Park Yoona?” ucap Donghae tiba2

“Aigoooo…. Jadi ini masalahnya?? Hahaha…” ucapnya sambil tertawa

“Aku serius, hyeong… jawab saja, jeball….”

“Arraseo… kau memang benar2 payah, Donghae-ssi… jika memang kau menyukainya.. kenapa tak mengungkapkan perasaanmu padanya?? Kenapa harus kupancing seperti kemarin, hah?? Dasar pabo..” ucapnya di sela2 tawanya

“MWO?? Apa maksudmu, hyeong?” ucap Donghae tak mengerti

“Bukankah aku orang yang paling memahami perasaanmu, hah? Mana mungkin aku berpacaran dengan yeoja yang jelas2 dicintai sahabatku? Apa kau pikir aku setega itu??”

“lalu… apa yg terjadi saat itu… kau tidak berpacaran dengannya?!”

“PABO!! Datanglah padanya! Dia menantikan penjelasan darimu.. dia terluka karena kau tak menemuinya saat itu.. katakan kau menyukainya, dan katakan juga kau tidak menyukai yeoja itu. Kurasa dia salah paham padamu…”

“yeoja?? Siapa yang kau maksud?”

“Aishh! Bukankah kau menemui yeoja yg akan dijodohkan dgnmu beberapa hari yg lalu? Kudengar Yoo Rin melihatmu bersamanya di dekat rumah sakit dan memberitahukan hal itu pada Yoona.. mungkin karena itu Yoona salah paham..”

“MWO? Tapi aku sudah tidak berhubungan dengan yeoja itu.. sudah ku katakana padamu sebelumnya, bukan?”

“lalu… siapa yg bersamamu saat itu?” Tanya Eunhyuk penasaran

“di dekat rumah sakit?? Aigoo… itu pasti Young Joon!” ucap Donghae sambil mendesah

“siapa Young Joon?? Apa hubunganmu dengannya?? Aku belum pernah mendengar nama itu sebelumnya..”

“tentu saja. Dia sepupuku yang selama ini tinggal di paris.. kau jelas tak pernah melihatnya…”

“MWO??  Aigoo… sudah kukatakan ini hanya salah paham saja bukan?? katakan saja yang sebenarnya pada Yoona.. dengan begitru masalah terselesaikan.”

 

Mendengar hal  itu membuat wajah Donghae tiba2 menjadi murung….

“WAEYO, Donghae-ssi?? Kenapa wajahmu berubah aneh seperti itu?”

“Itu sama sekali tak ada gunanya, hyeong… kurasa dengan begini akan jauh lebih baik daripada di tahu kebenarannya..”

“MWO?? Apa yang kau katakan, hah?? Apa kau ingin kehilangan cintamu?!” ucap Eunhyuk tak mengerti.

“Dia akan lebih baik jika bersama orang lain… bukan denganku. Orang yang sebentar lagi akan mati!”

“Oh… ayolah!! Jangan seperti itu!! Kau ini bicara apa hah?!”

“Hyeong… aku sakit sekarang ini dan mungkin saja besok aku akan mati!” ucap Donghae datar

“Ehh, benarkah?? Aigoo… sakit apa hah?! Tak perlu mendramatisir keadaan seperti itu! Kau akan hidup lebih lama dariku, Donghae-ssi… hahaha..”

“Anniyo, hyeong… aku sungguh2.. aku benar2 sakit! Sakit yang sangat parah!” ucap Donghae dengan nada serius.

“Jangan bercanda seperti ini! Sama sekali tak lucu, Donghae-ssi!!”

Donghae hanya terdiam, wajahnya terlihat semakin muram.. seakan tak ada semangat lagi.

“Sakit apa??” ucap Eunhyuk khawatir

“kanker Otak.” Jawab Donghae singkat

Mendengar hal itu, wajah Eunhyuk langsung berubah.. rasa tak percaya, sedih, khawatir dan juga iba terlihat jelas di wajahnya..

“Donghae-ssi… tidakkah..”

“Jangan katakan hal ini padanya! Jeball… “

“WAE?? Dia berhak tahu!”

“Jika kau masih menganggapku sebagai sahabatmu, jangan pernah mengatakan hal ini padanya.. jebal.”

“Aishh!! Aku sama sekali tak memahamimu, Donghae-ssi!! Terserah kau saja kalau begitu!! Ku harap kau tak menyesalinya suatu hari nanti..” ucap Eunhyuk geram

“Nde… aku tak akan menyesalinya… tak akan…” saat mengucapkannya, tak terasa air matanya mulai jatuh.. yang membuat Eunhyuk tak tega dan menepuk2 punggungnya pelan.. dalam hatinya, sebenarnya Eunhyuk pun sangat sedih melihat sahabatnya harus kehilangan cintanya seperti ini..

~Author pov End~

 

~Eunhyuk pov~

Dasar PABO!! Kurasa Donghae-ssi benar2 terpancing dengan rencanaku kemarin.. sampai2 hari ini dia benar2 ingin bertemu denganku.. hahaha… Sebenarnya aku tak tega harus membuatnya cemburu dengan mencium Park Yoona. Tapi apa boleh buat, hanya ini satu2nya hal yg bisa kupikirkan untuk membuatnya menyatakan perasaannya pada Yoona setelah semua scandal yang ku dengar akhir2 ini yang pasti akan membuat mereka semakin menjauh.

Benar2 pabo! Aku dapat melihatnya! Kalau mereka berdua sebenarnya saling mencintai! Kenapa sulit sekali menyatakan ‘Saranghae’? Aisshhh… menyusahkanku saja!

Aku sudah tiba di Café tempat Donghae-ssi memintaku menemuinya. Awalnya aku berpura2 bodoh saja, seakan2 aku tak tahu apa yg ada di pikirannya.. ahihihiihi..

Tapi ucapannya yg terakhir benar2 membuatku tak bisa berkata apa2 lagi!! Bagaimana mungkin Donghae-ssi…. Anni!! Kanker Otak?! Dia pasti sedang mengerjaiku!! Tapi semua itu benar… aku melihat ekspresi terluka di wajahnya, itu cukup untuk menegaskan padaku bahwa itu bukanlah rekayasa… dia benar2 sakit… sahabatku sedang menderita… bukan hanya karena penyakit mengerikkan itu, tapi juga karena akan segera kehilangan cinta yang selama ini mengisi hidupnya… bukankah itu sangan menyedihkan…?? Tuhan benar2 tak adil padanya… Aku tahu dia sama sekali tak ingin hidup saat ini…

Karena semangatnya adalah Yoona…. Dan dia berkata ‘jangan katakana ini padanya atau kau bukan sahabatku!’ bukankah sama saja dia mengatakan ‘bunuh aku saat ini juga!’?? dasar namja-Pabo!!

 

Sudah seminggu sejak aku mendengarnya mengatakan penyakit mengerikkan itu padaku.. dan setiap hari yang kulihat adalah zombie hidup dengan nama Donghae.. benar2 menyakitkan melihatnya seperti itu! Yoona-pun tak kalah menyedihkan dengannya. Dia seperti orang yang linglung.. dan mereka saling menghindari satu sama lain.. bukankah ini sangat menyebalkan?!! Aku merasa kasihan sekaligus ingin tertawa melihat mereka.. bagaimana mungkin dua orang yang jatuh cinta bersikap Pabo seperti itu?

Dan yang ku dengar hari ini bahkan lebih buruk dari sebelumnya!

“Hyeong… aku akan menyusul orangtuaku ke Inggris.. aku ingin sekalian berobat disana..” ucap namja-pabo itu padaku seusai kuliah.

Jadi akan seperti ini?? Namja-pabo itu akan memilih meninggalkan semuanya dan menderita sendirian?? Geudae,,

“Arraseo… kapan kau akan berangkat?” tanyaku datar

“lusa… aku tak ingin menunda terlalu lama… ini terlalu menyakitkan, hyeong…”

“Geudae… tapi aku mungkin tak bisa mengantarmu ke bandara, apakah itu tak masalah?”

“Nde… aku tak ingin kepergianku diantar siapapun, hyeong… termasuk dirimu. Itu akan membuatku berat untuk pergi..”

“Heumm… mianhae…” ucapku dengan perasaan kacau

“hyeong… jeongmal gumawo… atas semua kebaikanku padaku selama ini…”

Aku tak tahan lagi!! Ku peluk namja-pabo ini dengan erat… hatiku benar2 sakit! Apakah aku harus kehilangan sahabat secepat ini?? Aku tak ingin semua berakhir seperti ini… (tenang ja hyukppa… Author juga ga rela cerita endingnya melas kaya gini… hehe.^^)

~Eunhyuk pov end~

 

~Donghae pov~

Hari ini hari keberangkatanku ke Inggris.. sudah kukatakan aku tak ingin hyeong mengantarku ke bandara. Kurasa dia benar2 tak akan datang.. itu bagus.. tap tetap saja, aku ingin sekali bertemu dengannya. Mungkin ini untuk yang terakhir kali…

Dengan ragu kutulis sebuah pesan singkat padanya lewat ponselku.

 

‘Hyeong… aku berubah pikiran.. aku ingin kau datang ke bandara untuk mengantarku sekarang… datanglah… mungkin ini terakhir kali kita bertemu… jebal..’

 

Pesan terkirim… ku harap dia datang… hanya dia yang tahu alasan sesungguhnya aku pergi… seharusnya ada yang mengatakan perpisahan dengan tulus untukku, bukan? Aku benar2 mengharapkannya.. setidaknya itu akan menjadi satu2nya kenangan yang dapat menjadi penyemangatku nanti ketika berobat disana…

30 menit sudah aku menunggu… huuuhh, kurasa hyeong benar2 tak akan datang… dia bahkan tak membalas pesanku. Sudah tak ada gunanya lagi aku menunggu… sekaranglah saatnya aku pergi…

Aku melangkah memasuki  bandara untuk melakukan pemeriksaan, sebelum kudengar suara seseorang memanggil namaku dari kejauhan..

“Donghae-ssi… jangan pergi!! Jebal!!” terdengar suara yeoja yang tak asing dari belakang..

Akupun berbalik, dan yang kulihat adalah Park Yoona!! Yeoja yang sejak SMU aku cintai.. berlari dengan berlinang air mata ke arahku! Dia mendekatiku dan langsung memelukku… akupun tak kuasa menahan semua perasaanku selama ini, ku balas pelukannya dengan erat.. semua perasaanku… semua rasa rinduku… aku curahkan dalam pelukan ini..

“Pabo!! Apa kau akan pergi begitu saja, hah?? Tanpa mengatakan sepatah katapun padaku?? Bisa2nya kau lakukan itu!” ucapnya sambil memukul dadaku.

“mianhae, yoona-ya…. Karena tak memberitahumu… kurasa inilah yang terbaik utk kita berdua..”

“terbaik apanya, hah?! Apa kau tak akan menyesal suatu hari nanti? Bisakah kau pergi dengan cara seperti ini…? Diam2 seperti  angin, itukah yang kau inginkan?? Maka dari itu aku tak akan mengingatmu selamanya… begitukah??”

“Nde.. memang itu yang ku inginkan..”

“pabo!! Kau benar2 Donghae-pabo!! Lalu bagaimana denganku? Dengan perasaanku padamu?!”

“MWO?!”

Seketika Yoona berjinjit dan menciumku!! Aku benar2 terkejut.. kupejamkan mata dan kubalas ciumannya dengan segenap perasaanku.. inilah yang ingin ku katakana sejak dulu… bisakah kau memahaminya, park yoona??

“…Saranghae… tak bisakah kau mencintaiku?? Jeball…” ucapnya dengan air mata yang terus meleleh di pipinya.

Aku sama sekali tak bisa mengatakan apapun! Hatiku benar2 bahagia… yang bisa kulakukan hanya menariknya  lagi dalam pelukanku dan menciumnya sekali lagi dengan segenap perasaanku… aku tak tahu sudah berapa lama kami berciuman seperti ini, sampai kusadari seseorang berdehem di depan kami yang membuat kami saling menjauh karena malu.. (Aishhh… secara gituh,, ciuman lihat tempat dong… ini kan bandara.!!. hehe.. padahal yang bikin cerita kah Author yak?? GUBRAKK!!)

“ehemm… ehemm…!! Tak bisakah kalian bermesraan di tempat lain?? Ini kan tempat umum!! Apa kalian tidak malu dilihat orang seperti itu, hah??” ucap hyeong yang tiba2 saja muncul

“hyeong..!! kau datang?” ucapku gembira

“tentu saja!! Dan aku juga yang membawa yeojachingu-mu kemari…” ucapnya sambil menunjuk Yoona yang langsung membuat kami salah tingkah.

“Donghae-ssi…. Kau belum menjawab pertanyaanku…” ucap Yoona sambil menatapku.

“Yoona-ya…” kutatap dia beberapa saat dan dengan yakin akupun mengeluarkan sebuah cincin yang tersimpan rapi di dalam dompetku sambil berlutut di hadapannya..

“Yoona-ya… seharusnya aku-lah yang mengatakanya padamu waktu itu… tapi aku tak bisa datang.. bukan karena aku tak ingin datang menemuimu.. sekarang akan kuungkapkan semua padamu… nae neun, Lee Donghae.. neomu neomu jeohaeneun… sejak lama… sejak awal kita bertemu semasa SMU.. anni, nae saranghae!! Waktu itu aku ingin mengatakannya dan memberikan ini padamu… tapi aku tak bisa.. karena aku seperti ini… akulah pabo-namja yang sebentar lagi akan mati.. tapi aku pun sangat egois… aku tak melepaskanmu & melupakamu begitu saja!! Maka dari itu… bisakah kau mencintaiku?? Jeball?? Dengan semua kekuranganku…. Bisakah?” ucapku sungguh2 di hadapannya..

Dia menangis menatapku dan sedetik kemudian dia menarikku berdiri lalu memelukku sekali lagi..

“Apa kau sedang melamarku?” ucapnya sambil terus memelukku

“apakah ini bisa disebut melamar?? Kau boleh menganggapnya begitu kalau itulah yang kau pikirkan..” ucapku bercanda.

“Geudae.. aku terima lamaranmu… sekarang pasangkan cincin itu pada jariku..” ucapnya sambil tersenyum padaku.

“MWO?? Semudah itukah?” ucapku yang tak percaya.

“Nde. Dengan kau memasangkannya padaku, kau akan punya kewajiban untuk kembali ke sisiku.. dengan begitu kau akan terus berjuang melawan penyakitmu.. apakah kau bisa berjanji padaku? Jeball…”

Aku hanya tersenyum mendengar ucapannya.

“Arraseo… aku akan berjuang untuk sembuh… aku berjanji akan kembali ke sisimu secepatnya…”

 

Sekarang aku merasa tak memiliki beban apapun!! Aku akan pergi dengan bahagia dan segera kembali pada gadis yang kucintai setelah aku benar2 sembuh dari penyakitku… aku berjanji padamu, Park Yoona.. aku akan kembali…

~Donghae pov end~

 

~Yoona pov~

Sudah dua tahun sejak dia pergi… seperti yang dia katakan, dia tak akan menghubungiku selama masa pengobatannya… dia ingin aku menunggunya saja… itu benar2 tak adil!! Bagaimana aku tahu perkembangannya kalau demikian? Dasar…Donghae-pabo! Ohh, tidak..!! akulah yang pabo!! Bukankah sekarang ini dia tunanganku?? Haha…

Seperti biasanya, aku tetap pergi kuliah dan tersenyum gembira seperti  orang  yang sama sekali tak memiliki beban di hidupku.. itulah yang dia inginkan sebelum dia pergi… dan aku selalu melakukannya setiap hari di hidupku…. Aku harus gembira, setidaknya ini demi dirinya…

Dan tiba2 saja ada seseorang yang menarik bahuku dan langsung menciumku!! (seperti de ja vu… yak^^)

Aku merasa pernah mengalaminya.. dan aku tak akan mau dipermainkan lagi!

Tanpa melihat siapa yang berusaha menciumku, aku segera mendorongnya sampai orang itu terjerembab ke tanah..

“Auww!! YAA PARK YOONA… INI SAKIITT!!” ucap Donghae sambil meringis kesakitan

“OMONA!! DONGHAE-SSI?!!” ucapku yang sangat terkejut

“kenapa kau mendorongku, hah?? Dulu sewaktu Eunhyuk-ssi menciummu kenapa tidak mendorongnya?!” ucapnya kesal..

“YAA! Kenapa masih membahas hal itu?” ucapku malu..

Donghae tersenyum padaku dan bangkit untuk memelukku, akupun memeluknya dengan perasaan haru..

“nae neun bogoshippoyeo..” ucapnya di sela2 pelukan kami

“nado….bogoshippoyeo… akhirnya kau kembali kesisiku… Donghae-ssi….”

“Nde, aku sudah kembali, chagi-ya…. Aku akan disini, disisimu… selama yang kau inginkan..”

“benarkah?? Tapi aku ingin selamanya bersamamu…”

“kalau begitu aku akan disisimu selamanya… apa kau senang?” ucapnya sambil tersenyum padaku.

“Nde… nae neun neomu neomu haengbokhae…”

Dan diapun mulai menciumku dengan lembut, akupun membalas ciumannya.. tak perduli sekalipun semua orang menatap dan meyoraki kami dengan riuh…

Karena aku bahagia… karena aku bersamanya… selamanya…^^

~Yoona pov end~

 

THE END

 

Gimana Gimana RCL Ne…..habis ni aku mau buat FF Chapter nih^^ Kalau baca FF nie admin KPDK Berasa jadi Yoona dech #plakk

3 thoughts on “LOVE ME, PLEASE… // Oneshoot

  1. nangis nih kirain bakalan sadending…
    tp ternyata happyending horayy (lebay nih), Donghae sembuh dr sakitnya dan YoonHae bersatu🙂
    Ditgg ff YH lainnya, gomawo thor🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s