BE MINE (Part 2) // Series

BM2

TITLE : BE MINE

GENRE : ROMANCE

CAST : KIM TAEYEON SNSD, CHO KYUHYUN, LEETEUK, SEOHYUN SNSD

AUTHOR : ARNY MASNITA PURBA

 

FF buatan Member KPDK.. ahh.. lum selesai sih tapi pengen liat respon chingudeul aja. Kalo banyak yg suka biar admin lanjut..

Hhehhe..

Jgn lupa RCL .. ne?

 

Part 2

Taeyeon POV

Hufftt.. aku malas sekali duduk bersama mereka disini. Lebih baik aku tidur saja! Argghh.. omma.. appa..!! kenapa kalian harus menjodokanku seperti ini..?!

“Kerigu.. kalian belum berkenalan kan..?”tanya Omma.

Aku hanya tersenyum kecut. Jika aku berkenalan dengannya, penderitaan pun akan dimulai.

“Naneun Taeyeon-ah.. “sapaku setelah Omma menyenggol tanganku seakan memberi isyarat.

“Kyuhyun..”jawab namja itu tanpa membalas meraih tanganku yang hendak bersalaman dengannya.

Aisshh..!! namja sok..! kau kira aku suka dijodohkan padamu..!!

Makan malam berakhir. Huft..!! akhirnya selesai juga.. aku muak dengan semua omongan keluargaku dan keluarga namja itu. Semua tentang perjodohan. Apa mereka tidak berpikir bahwa kami ini masih kuliah..?

**

“Hia.. Evil..! ku dengar kau akan dijodohkan yahh? Hahhaa..!”kata si monyet Eunhyuk hyung.

“Wae?”tanyaku.

“Mwo..? wae..? jadi kau menerima perjodohan itu Kyu..?”sambung Siwon hyung sambil menikmati kopinya.

“Ck.. mau bagaimana lagi.. ah sudahlah jangan bicarakan masalah itu lagi aku jadi muak..”jawabku sambil mengambil cangkir Siwon hyung.

“Hia..!! tapi ngomong2 apa kau sudah melihat yeoja itu?”lanjut Siwon hyung

Aku hanya mengangguk.

“Wahh.. bagaimana.. bagaimana Kyu? Apa dia cantik?”Ryeowook sangat antusias bertanya padaku.

“Tidak..ehmm.. sedikit..”jawabku asal.

“Hhaha… kenapa begitu? Apa kau tidak bisa menilai wanita?”tanya Sungmin hyung.

“Ah.. molla. Secantik apapun dia, aku tidak mungkin suka. Aku lebih suka cinta yang natural..”jawabku.

Pltakk..!!!

“Cinta yang natural apa maksudmu Kyu?”tanya Eunhyuk setelah menjitak kepalaku.

“Hiaa…hyung..!”

“Wae? Apa kau tidak ingat berapa wanita yang kau sakiti? Bagaimana bisa timbul cinta dihatimu. ?”tanyanya lagi.

“Itu. Karena mereka semua terlalu agresif padaku. Lagipula tidak ada yang menarik..”jawabku cuek.

“Lain kali.. kenalkan kami ne?”kata Ryeowook.

“Ah.. tenang saja aku akan mengenalkan yeoja itu pada kalian, agar kalian semakin yakin bahwa aku tidak mungkin menyukainya.

**

“Kyu.. cepat2 lah berangkat. Ini sudah jam berapa? Kau tidak boleh membuat seorang yeoja menunggu lama.”perintah Omma dari balik pintu kamarku.

“Aishhhh.. Omma sabarlah sedikit. Ini masih pagi.. aku masih mengantuk.”jawabku masih dengan pakaian tidurku.

“Sinca.. ayo bangun…!! Kyuhyun…!!!” kini Omma masuk ke kamarku dan memukul2 kepalaku.

“Appoyo Omma. Ne,, ne.. aku akan pergi.”aku berjalan mengambil pakaianku dari lemari.

“Mwo? Kau tidak mandi.. hia…apa maksudmu..?!”

Arrgghh.. aku pusing..!! apakah aku harus menaati semua perintah Omma,Appa, dan Halmoni?

“Hah..ne Omma… aku mandi…..!”geramku

**

 

Tiiin tiiin..

Kudengar suara klackson mobil dari luar.

Ah.. pasti itu si gila. Biar saja dia menunggu lama.

Tiiinn.. tiiinnn…

Hahaha… pasti dia sudah kesal. Ah.. tidak peduli.

“Hia….!!! Taeyeon-ahh..!! “

“Mwo..? Do…?”aku benar-benar kaget , karena dia sekarang berteriak di depan pintu kamarkuyang terbuka.

“Wae..? kau berniat untuk tidak membuka pintu kan?!”senggaknya. Setiap kali dia bicara aku selalu terkejut.

“Hia.. bisakah kau mengetuk pintu..?”kesalku.

“Untuk apa aku mengetuk pintu..? cepatlah bergegas.. dasar yeoja aneh..!”

“Untuk apa?”tanyaku.

“Tidak perlu berpura-pura. Aku juga muak dengan semua ini. Pagi2, tidurku sudah terganggu karena yeoja seperti mu. Jadi.. jangan memancing emosiku lagi..Arra..?”katanya sambil mendorong kepalaku.

“Aiisshh..!!! Cho Kyuhyuunnnnn..!!!! gilaaa..!!!”teriakku sambil memukulnya dengan bantal tedy Bear ku.

Aku benar-benar bisa gila karena namja ini. Sudah 1 bulan aku mengenalnya. Sungguh.. aku tidak habis pikir ,ke napa waktu itu Appa mengatakan bahwa dia adalah pria berkualitas (?).

Belum lagi frekuensi kehadirannya akhir-akhir ini meningkat. Tentu saja ini semua ulah kedua orang tua kami.

**

“Hia.. ingat. Aku tidak suka padamu. Ini hanya permintaan orang tuaku. Jadi kau jangan sampai suka padaku, atau kau akan kubuat menderita.”ucap Kyuhyun saat di mobil.

“Tentu saja.. aku juga tidak mungkin menyukaimu. Aku mempunyai namjachingu. Jadi jangan harap juga aku bisa menyimpan perasaan padamu.”jawab Taeyeon.

Kyuhyun sedikit mengerutkan keningnya. Mungkin dia terkejut mendengar perkataan Taeyeon barusan. Dia baru tahu ternyata wanita yang dijodohkan dengannya memiliki pacar.

“Eoh.. jadi bagaimana hubungan kalian berdua..?”tanya Kyuhyun penasaran

“Tentu saja kami tetap bersama. Kau bukan lah penghalang.”jawab Taeyeon cuek.

“Ha? Tentu saja aku bukan penghalang hubungan kalian berdua. Kau tetap berhubungan dengannya pun aku tidak peduli.”jawab Kyuhyun dengan nada sinis..

**

Sesampainya di tempat  tujuan.

“Selamat datang.. tuan dan nona. Apa kalian mencari gaun pengantin?”sapa seorang penjaga toko pada kami.

Aku tidak menjawab.

“Silahkan..masuk dan lihat2 lah sebentar.”katanya lagi.

Aku mendorong tubuh Taeyeon.

“Sana..!”

“Anda juga harus mencoba beberapa tuan.. “lanjut si penjaga toko lagi.

“Arra..!”jawabku sinis.

#aiishh Oppa serem amat…

**

Aku mencoba beberapa pakaian pengantinnya.

“Wahh.. ini cantik sekali di tubuh mungil anda nona..”kata penjaga toko padaku.

Huhhh… sedari tadi dia mengatakan hal yang sama. Sebenarnya yang cantik apa sih? Aku atau gaun2 itu..?

Aku melirik Kyuhyun. Dia tidak peduli sama sekali.

“Apa tuan tidak mau memberi saran untuk pakaian pasangan anda?”tanya penjaga toko.

“Ah. Molla..! semua sama saja. Menggelikan..”jawab Kyuhyun.

“Yasudahlah.. kalau begitu kami pergi dulu.. lain kali kami akan datang.”ucapku setelah mendengar ucapannya.

“Mwo ? pergi..? bagaimana jika Omma bertanya.. pabo..!”

“Ah aku tidak tahu.. mood ku hilang..”jawabku kesal

“Oke.. ayo kita pergi..”ajaknya. kami pun pergi dari tempat itu. Mencari gaun pengantin gagal.

Drettt dretttt…

Handphoneku berbunyi.

“Yeobseo…Oppa..?”ternyata Oppa Teukie yang meneleponku.

“Aku rindu padamu chagi.. kita bisa ketemu?”katanya dari seberang sana.

“Ehh..”kulihat ke arah Kyuhyun. Di fokus menyetir mobil.

“Na do bogoshippoyo oppa. Baiklah.. dimana Oppa..?”tanyaku

Di taman. Ne?”jawabnya.

“Ah.. ne. Aku akan kesana beberapa menit lagi.”

“Ne.. chagi… sampai ketemu nanti..”katanya mengakhiri telepon.

“Aku ingin ada urusan..”ucapku pada Kyuhyun

“Mau bertemu namjachingu mu kan? Aku tahu..”

“De.. “jawabku.

Sreettt….

Kyuhyun menghentikan mobilnya.

“Turunlah…”katanya.

“Hiaa…! Tidak bisakah kau mengantarku?”teriakku.

“Mwo..?!! mengantarmu.. ahh.. enak saja..! cepat keluar..!”jawabnya.

“Aiisshhh… gila.! Aku tidak tahu dimana ini..”

“Hia.. pabo..! Itu bukan urusanku.. sana..!”ucapnya sambil mendorong tubuhku dengan kasar.

Aku cepat-cepat keluar, menendang ban mobilnya yang tidak berguna itu. Dan sangat mengesalkan, dia malah melajukan mobilnya dengan sangat cepat.

“Setan gila…!!!”teriakku

**

“Oppa..”suara lembut memanggilku.

‘Taeyeon-ah.. Oppa rindu padamu..”aku berdiri dengan cepat dan memeluk yeojaku ini.

“Na do Oppa.. mianhe.. akhir-akhir ini aku tidak menghubungi Oppa. Itu karena..”

“Ah.. arra.. kwencana..Oppa mengerti.. pasti karena perjodohan itu kan..?”potongku

Taeyeon mengangguk dan memegang lenganku erat.

“Jadi sekarang kita kemana?”tanyanya.

“Aku ingin disini saja bersamamu.”jawabku singkat.

“Mwo? Disini saja? Apa kita memilki kencan Oppa? Aku lebih suka kita berjalan-jalan…”ucapnya manja.

“Arra.. tapi aku sekarang hanya ingin duduk di sini dengan yeojaku. Bisakah?”ucapku sambil mengelus rambutnya.

“De..”jawabnya .

Aku dan Taeyeon duduk2 di bangku taman. Suara kicauan burung di sore hari membuat pemandangan indah terlihat di hadapan kami. Kulihat dia tersenyum sambil menyandarkan kepalanya kepundakku.

“Oppa.. bisa aku bertanya sesuatu?”ucapnya

“Ne chagi.. apa yang ingin kau tanya..?”jawabku

“Kenapa Oppa tidak keberatan jika aku dijodohkan dengan namja lain.? Apa Oppa tidak mencintaiku.? Aku mohon Oppa mengatakan yang sebenarnya..”

“Baiklah.. jika kau memang ingin tahu. Aku hanya tidak ingin kau tersakiti. “jawabku

“Maksud Oppa?”tanyanya bingung.

“Berhentilah mencintaiku…mulai sekarang.”jawabku yang berhasil membuatnya terkejut.

“Oppa..”katanya lirih.

“Namjachingu mu ini suatu saat akan membuat kau menangis. Jadi mulai sekarang aku memberitahumu, agar kau tidak menyesal telah mencintaiku. Arra..?”

“Tapi.. apa~.?tanyanya dengan butiran air mata di wajahnya.

“Jangan menangis chagi..”aku memeluknya.

“Ani Oppa… jawab pertanyaanku..”katanya

“Aku..”belum sempat aku menjawab pertanyaannya tiba-tiba cairan merah terjatuh dan mengenai bajuku yang putih.

**

TBC

19 thoughts on “BE MINE (Part 2) // Series

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s