Pabbo Sarang… [Part 3]

 

PB3

 

 

Author :: Shafirah achmad

Cast ::

Min Airi
Lee donghae

Anyeong chingu… Author kecce kambek lagi nie…Hehehe

Seperti biasa, masih dalam rangka coba – coba…

Setelah coba bikin cerita dengan genre horor (misteri tae hwa scool), action (my black mission), sad (agak banyak jadi gak usah disebutin,,,hehe) dan gak bisa lari dari yang namanya ‘romance’…

Sekarang author mau coba bikin FF dengan genre comedy + romance moga ajja cerita kali ini lebih baik dari sebelumnya.

Asli 100% pemikiran author…. Karna udah kebanyakan kata…

So Capcuuuusss….­.!!!!!!

————————–

————————–————–
Happy reading………….

Airi-ah,,,!!” Sapa seo rim semangat.“ Wae,,” jawab airi cuek, masih menatap agendanya yang berisi alamat – alamat lowongan kerja.“ Kau cari pekerja’an,,?” Tanya seo rim melihat sikap sahaabatnya.

“ Hffftt,,, nde,, aku tidak menyangka kalau begitu susah,,,”

“ Mmmm,, aku ada pekerja’an bagus,, apa kau mau,,?” Airi langsung semangat menatap sahabatnya.

“ Nde,, apa itu,,?!”

“ Nanti usai kuliah kita kesana,,”

“ Aaacchh,,, gumawo,, gumawo seorim-ah,,” dengan senang airi memeluk sahabatnya.

“ Yaaa,,!! Itu belum pasti, jadi kau jangan senang dulu,,”

“ Aku akan berusaha keras,,,”

Seo rim tersenyum senang melihat semangat airi, padahal kalau di ingat airi dulu tipikal anak yang manja, semaunya, dan paling suka foya – foya serta tak luput dari yang namanya party.

————————–————————–—-

“ Hai,, apa kau tau,,? Aku dengar lee donghae hari ini masuk kuliah,,” gosip salah satu murid di perpustaka’an.

Airi hanya melirik mereka dengan kesal yang berada tepat di samping tempatnya duduk.

“ Jinjayo,,,!!! Aahh aku ingin sekali melihat wajah oppa,,,!!” Timpal yang lain.

“ Hmmmm oppa sepertinya terlihat kusam,, pasti dia lelah akhir – akhir ini,,,” tambah salah satu dari mereka.

“ Hfftt,, benar – benar menyebalkan,,,” gerutu airi, karna tidak tahan dia langsung menggebrak meja.

“ Yaaakk,,, min airi,, apa yang kau lakukan,,” protes para yeoja tadi.

“ Ini perpustaka’an,,, bukan ajang menggosip,, aku tidak tau apa yang kalian bicarakan,,!! Yang jelas ini sangat mengganggu,,, ARRA,,,?!!” Karna tidak mau berlama – lama dengan suasana panas itu, airi cepat pergi meninggalkan tempat itu.

“ Mwo,,?? Donghae,,?! Suju,,?! Aisshh aku benar – benar gila,,,” gerutu airi kesal seraya berjalan.

“ Chakkaman,,, apa benar orang itu,,,?” Pikiran airi beralih ke donghae.

Melihat salah satu temannya yang hobi banget mengoleksi berbagai macam artis K-pop, airi langsung menghampirinya.

“ Min ana,,” sapa airi duduk di samping gadis seumurannya itu.

“ Yaa ada apa,,” yeoja itu terlihat sibuk dengan i-pad nya, apalagi kalau bukan facebook dan twitter.

“ Mmmm kau kenal personil super junior,,,?” Pertanya’an airi membuat teman di hadapnnya tertawa.

“ Aigoo,,, min airi,, kau kemana saja,, kau tidak mengenal boy band yang begitu fenomena,,,?” Sudah cukup ingin muntah rasanya bagi airi mendengar penjelasan temannya ini.

Ditambah harus mengingat sosok lee donghae yang super duper menyebalkan.

“ Ah,, sudahlah,, apa kau tidak bisa menunjukkan foto mereka pada ku,,,? Tiap personil satu – persatu,,” pinta airi.

“ Tentu saja bisa,,” min ana membuka isi i-pad nya, kalu menunjukkan pada airi.

“ Cha,, ini siwon, ini leeteuk, ini yesung aachh,,, my bias,,” dengan penuh semangat min ana menunjuk satu persatu, dan pasti ada tambahan jika bias faforitnya yang di tunjuk.

“ Stop,,,!! Kau tidak perlu menunjukkan ku satu – persatu,, semua wajah ini membuatku bingung,, apa mereka tidak kebingungan latihan dance dengan jumblah personil sekampung,,,!” Airi sedikit kesal karna lelah menghadapi teman yang dia tanya.

“ Justru itu lah keunggulan mereka,, mereka kompak meski dengan jumblah yang banyak, dancenya sangat keren,,,” min ana masih menggebu – gebu bercerita.

“ Arrasseo,,,!! Mana yang bernama lee donghae,,,?” Airi mulai semakin kesal.

“ Ini,,, namja palin manis ketika dia tersenyum, tampan ketika dia menatap menggunakan mata elangnya, dan membuat orang hampir gila karna suaranya, bahkan jadi tidak waras jika melihat dancenya,,,” perut airi sudah mual mendengar semua pujian yang di tujukan pada donghae, ingin sekali dia memuntakannya ke arah wajah foto yang dia lihat.

“ Gumawo,, karna sudah menunjukkan ku,,,” airi pergi meninggalkan sahabatnya yang melanjutkan aktivitas di dunia maya.

“ Ternyata dia benar – benar artis dari boy band suju,,,” gumam airi.

“ Yaa,, apa yang kau pikirkan,,” sebuah suara membuyarkan lamunan airi, sosok yang baru saja terlintas di pikirannya, kini ada di hadapannya.

“ Oh,, aniii,,” airi berusaha mengeles, sungguh tidak mungkin dia harus mengatakan pada namja ini kalau sekarang sedang memikirkannya.

“ Apa yang kau lakukan di sini,,,?” Tanya airi.

“ Hm,, aku,,? Aku kuliah disini,,,”

“ Benarkah,,??”

“ Nde,, wae,,?”

Terlukis senyum di bibir airi mendengar donghae satu kampus dengan dirinya, apalagi kalau bukan tumpangan berangkat kuliah.

“ Apa kau mau pulang bersama ku,,,?” Donghae mencoba menawarkan tumpangan.

“ Apa kau sedang mengajakku,,,?” Tanya airi menggoda,

“ Eheem,, anii,, aku hanya kasihan kalau kau berjalan sejauh tiga kilo untuk ke rumah,,,” jawab donghae beralasan.

“ Hmmm gumawo,, masih ada tempat yang harus ku kunjungi,, kau pulanglah dulu,, aah dan satu lagi,, jangan lupa tugas mu bersih – bersih serta menyiapkan makan malam,,,” dengan penuh senyum airi meninggalkan donghae.

“ Mwo,,?? Aissh,, gadis ini,,” donghae menatap kepergian airi dengan kesal.

————————–————————–—-

“ AACHHH,,!! Akhirnya aku dapat pekerja’an,,,!!” Teriak airi di dalam mobil dengan senang.

“ Kau yakin tidak apa – apa bekerja jadi pelayan hotel,,??” Seo rim mencoba memastikan.

“ Apapun itu aku akan berusaha,, aku yakin aku pasti bisa,,!!” Airi berkata dengan mantap, di susul tawa seo rim.

Raut wajah airi berubah,, dia menyandarkan kepalanya dengan sedih, “appa,, aku merindukan mu,,” rintih airi dalam hati.

Seo rim yang fokus menyetir hanya bisa menatapnya iba.

“ Gumawo,,,” ucap airi karna seo rim mengantarkannya Sampai di rumah.

“ Cheonma,,, bye,,,” tanpa perlu berbasa – basi lama – lama, seo rim langsung melajukan mobilnya pergi.

“ Dari mana kau,,? Siapa yang mengantar mu,,?” Donghae bertanya setiba airi masuk rumah.

Tapi airi mengacuhkannya seraya berjalan menuju kulkas, meneguh air dingin kemudian menuju ke meja makan, di mana songhae berada.

“ Apa ini,,?” Tanya airi menatap meja yang kosong, tanpa isi.

Airi menatap donghae kesal,, mengingat perutnya yang sudah demo untuk di beri jatah.

“ Yaaa,, bukankah tadi kau di antar dengan mobil oleh seseorang,,,? Apa dia tidak mengajakmu makan,,,?” Tanya donghae polos.

Airi masih diam menatap donghae dengan penuh kebencian, sungguh tidak bisakah namja ini membedakan mana yang kesulitan dan mana yang hanya sebuah permainan.

“ Wae,,? Kenapa kau terus melotot padaku seperti itu,,? Aiisshh,, apa orang kaya itu pelit hingga tidak mau mentraktir makan diri mu,,” donghae masih saja berbicara.

“ Apa kau sudah selesai bicara,,?!” Tanya airi dengan tatapan tajamnya.

Donghae hanya diam, seraya menatap dengan heran,

“ Nde,, aku memang kelaparan,, bahkan aku selalu menghitung uangku sebelum aku makan,, di luar hanya ramyon yang bisa ku makan,,!!” Airi mengusap air matanya yang sudah mendorong keluar.

“ Dan lagi,, kau bilang aku harus minta’ traktir,,? Aku tau aku sudah tidak punya apa – apa,,!! Tapi apa aku harus minta’ traktir pada seseorang yang sudah berbaik hati membantuku mencari pekerja’an,,,!!” Amarah airi semakin membeludak, donghae lebih memilih diam dan mendengarkannya.

“ Sudahlah,, orang kaya sepertimu tidak akan pernah mengerti,,,!” Airi hendak beranjak.

“ Aku mengerti,,,” suara donghae menghentikan langkah kakinya.

“ Aku mengerti bagaimana rasanya hidup sebatang kara,,! Kelaparan,, kedinginan,,!” Mendengar ucapan donghae, airi langsung kembali menatap sosok itu.

“ Itu juga yang ku rasakan ketika aboeji menentang niat ku untuk jadi seorang penyanyi,,, tapi aku tidak pernah menyerah,, hingga sampai seperti sekarang ini,,” donghae mendekat tepat di hadapan airi.

“ Jadi berhenti membuat seolah hanya kau yang menderita,, semua butuh proses, kau harus berjuang dan berusaha untuk bangun,, satu lagi, jangan pernah mengeluh,,” air mata airi menetes mendengar penuturan donghae,, benarkah ini namja yang menyebalkan itu,,? Entah kenapa sosok yang selalu dia anggap iblis tiba – tiba seolah menjelma menjadi malaikat.

Ting,, tong,, suara bel pintu membuat donghae maupun airi membuyarkan pandangan mereka.

“ Biar aku yang buka pintu,,,” ucap airi karna sudah tidak tahan dengan tatapan tajam donghae padanya.

Airi berjalan menuju arah pintu, melihat seorang namja dengan memakai seragam orange di balik pintu.

“ Anyeongsaheyo,,, apa ini rumah tuan lee donghae,,,?” Tanya petugas tersebut.

“ Nde,,,? Ada apa,,?” Airi balik bertanya.

“ Ini nona,, pesanannya,, silahkan tanda tangan,,” lelaki tersebut menyerahkan dua kardu pizza kepada airi.

Setelah tanda tangan, airi membawa pizza tersebut masuk.

“ Apa kau yang memesan ini,,??” Tanya airi meletakkan pizza di meja makan.

“ Hm,, nde,, aku tidak tau harus masak apa,, jadi aku memesannya,, kau tidak suka,,?” Tanya donghae memastikan.

“ Aniii,, tentu saja aku suka,,” dengan semangat airi membuka kardus, lalu memakan pizza hangat itu.

Donghae hanya tersenyum menatap tingkah airi yang suka berubah – ubah.

————————–————————––

Malam seperti yang di janjikan teman – temannya, airi sudah berada di depan kaca dengan dandanan yang begitu anggun di sertau gaunnya yang cukup mini.

“ Sudah lama aku tidak party,, semenjak,,,” airi terdiam menatap foto mendiang ayahnya.

Yaaa memang terakhir dia party dan mendengar berita kecelaka’an pesawat yang di tumpangi ayahnya.

Air mata kembali menggenang di pelupuk, cepat airi langsung menghapusnya, menatap bayangan dirinya lewat pantulan cermin.

“ Min airi,,, faighting,,,!!” Airi menyemangati dirinya lewat kaca, kemudian bergegas pergi.

“ Kau mau kemana,,,?” Tanya donghae menatap penampilan glamor airi dari ujun kepala hingga ujung kaki.

“ Bukan urusan mu,,,” jawab airi tak peduli dan terus melanjutkan langkahnya.

Cepat donghae menggapai lengan tangan airi, meminta gadis itu untuk berhenti.

“ Jangan pergi,,,” ucap donghae tajam.

Airi membalas tatapan itu tak kalah tajam,, “siapa kau berani melarang ku,, eoh,,! Lepaskan,,!!!” Airi menarik keras tangan donghae yang menggenggam lengannya kemudian pergi.

“ Yaaakk,,,,!!! Min airi…!!! Aku bilang kembali,,,,!!!!” Teriak donghae, tapi airi masih berlari cepat dan mengabaikannya.

——–((((*_*))))——–

Suasana pesta semakin malam semakin ramai, semua asyik berdisco, dan ada juga yang minum.

“ Airi,, aku dengar kau bangkrut setelah ayahmu meninggal,,?” Cibir salah satu geng partynya selama ini.

“ Nde,, tapi appa meninggalkan. beberapa aset untuk ku,,,” airi berusaha berbohong, dia tau kalau teman – teman partynya pasti akan meremehkannya jika mengetahui keada’an dirinya yang sebenarnya.

“ Aku dengar kau mencari kerja kesana kemari,, sekarang aku ada pekerja’an untuk mu,, aku akan memberikan berapapun yang kau minta,,,” seorang namja setengah mabuk mendekat ke arahnya.

“ Yaaa,, apa yang ingin kau lakukan,,,!!” Beronta airi ketika mendapati namja itu memeluknya dengan paksa.

“ Aissh,, yeoja ini,,” namja tersebut memberi isyarah pada teman – temannya, membuat mereka menyeret airi dengan paksa ke kamar.

“ Lepaskan,, aku bilang lepaskan,,,!!!” Airi terus memberonta.

Tubuhnya di lempar ke atas ranjang,, dengan senyum menyeringai lima namja brengsek itu mendekatinya.

“ Chagiaa,, ayoolaah,, sudah lama aku menginginkan mu,,,” ucap salah satu dari mereka.

“ Andwe,,!! Jebal andwe,,!! Ada apa dengan kalian,,! Jangan seperti ini,,!! Kumohon,,!!” Pinta airi dengan linangan air matanya.

“ Hahaha kau dulu memang kami butuh kan karna harta mu,, tapi sekarang karna kau tidak ada harta,, alangkah baiknya tubuhmu yang menyenangkan hati kita,,, hahaha” tawa membahana di sertai tawa dari teman – teman lainnya.

“ Kajja,,,” namja bengis itu langsung menindih tubuh airi, karna airi beronta jadi yang lain memegang tubuhnya agar diam dan menuruti keinginan mereka.

TBC :(

Mianhe kalau di akhir ada kekerasan seperti itu,, abaikan saja,, ingaat ini hanya cerita fiktif belaka…

Coment yaaa,,, biar nanti author langsung lanjut ngirimnya,, kalau sepi berarti banyak yang kurang suka dengan cerita ini,, author akan stop kalau banyak yang gak suka…. >_<

12 thoughts on “Pabbo Sarang… [Part 3]

  1. airi memang belum berubah ya… ia malah marah pada larangan donghae…nah sekarang airi mau di ???? temannya????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s