Pabbo Sarang… [Part 1]

 

PS1

 

Author :: Shafirah achmad

Cast ::

Min airi

Lee donghae

Anyeong chingu… Author kecce kambek lagi nie… Hehehe

Seperti biasa, masih dalam rangka coba – coba…

Setelah coba bikin cerita dengan genre horor (misteri tae hwa scool), action (my black mission), sad (agak banyak jadi gak usah disebutin,,,hehe) dan gak bisa lari dari yang namanya ‘romance’…

Sekarang author mau coba bikin FF dengan genre comedy + romance moga ajja cerita kali ini lebih baik dari sebelumnya.

Asli 100% pemikiran author…. Karna udah kebanyakan kata…

So Capcuuuusss…..!!!!!!!

————————–——————

Happy reading…….

Hal yang begitu mengejutkan bagi Airi,, bagaikan disambar petir, bahkan tubuhnya serasa sudah tidak bisa lagi bergerak, kaku, beku, menegang, menatap sosok. Yang berbaring dengan kain putih yang menutup seluruh tubuhnya.

“ Appa,,, appa,,,” suara yang begitu lirih tak kuasa airi keluarkan karna begitu syok dengan apa yang kini ada di hadapannya,, benarkah orang ini adalah ayahnya,,?? dia belum bisa mempercayai semua ini,, tidak mungkin, tidak mungkin ayah yang jelas baru saja menelponnya sekarang sudah terbujur kaku di hadapannya tanpa nyawa.

“ Aghassi,,,” seorang ahjumma, pembantu mereka mencoba untuk mendekat dan berusaha menenangkan airi.

“ Ahjumma,,, ini bohongkan,,?? Dia pasti bukan appa,,,! Bukan,,,!!” Airi menangis dengan keras di pelukan ahjumma.

Selama satu minggu hal yang dilakukan airi hanya mengurungkan diri di dalam kamar tampa mau keluar sama sekali, menangis seraya memandang foto ayahnya.

“ Aghassi,,, ada orang yang mencari anda,,,” suara ahjumma membuyarkan lamunannya.

“ Nuguya,, ahjumma,,,?” Airi keluar dengan sisa – sisa air matanya.

“ Molla,,, mereka sangat banyak,, dan menyeramkan,,,” raut pembantu airi terlihat ketakutan.

Dengan tenang airi berjalan keluar melihat apa yang terjadi, dia terkejut menatap orang – orang itu menyegel semua barang – barang di rumahnya.

“ Siapa kalian,,?!!!” Tanya airi sedikit geram.

“ Aghassi,,, ayah anda berhutang banyak,, jadi terpaksa saya menyita aset beserta rumah ini,, saya harap anda mau keluar dan membereskan barang – barang anda secepatnya,,,” pertanya’an yang sangat mengejutkan bagi airi,, apa,,? Dia harus keluar,,? Lalu kemana dia akan tinggal setelah ini,,??

Dengan perasa’an sedih airi mengepak barang – barang pribadinya,, dia menatap poto ayahnya dengan tatapan kesal.

“ Appa,,,! Kenapa kau tega melakukan ini padaku,,?! Kenapa kau harus meninggalkanku,,,!” Airi hanya bisa mengerang menahan sakit di hatinya.

————————–————————–—-

Keesokan hari airi dan pembantu beserta supir pribadinya yang merupakan suami istri pergi meninggalkan rumah yang megah tersebut.

Mereka pergi ke sebuah daerah dekat pegunungan taesan, karna di situ ada villa pembantu airi, yang dulu pernah di hadiahkan oleh majikannya (appa airi) karna kepemilikan sudah di ganti atas nama ahjumma, jadi villa tersebut tidak kena sita.

“ Tinggallah di sini selama yang aghassi inginkan,,, kalau ada apa – apa aghassi bisa bilang ke saya,,, saya tinggal di gubuk sebelah sana,,,” kata pembantu tersebut menunjukkan arah rumahnya.

“ Kenapa ahjumma tidak tinggal di sini saja sekalian,,,” pinta airi.

“ Aniiaa aghassi,,, di sana lebih dekat dengan perkebunan, jadi saya bisa bekerja,,,” tolak pembantu halus.

“ Oh,, nde,, ahjumma,, ahjussi,,, gumawo,,,” ucap airi, bersyukur karna masih mendapat tempat tinggal yang baik.

Pelan airi masuk ke villa tersebut, dia meletakkan kopernya ke sebuah kamar, rasa ngantuk dan lelah menjalar dengan cepat di tubuhnya.. Hingga membuat gadis ini langsung terlelap ketika memejamkan mata.

Mata hari mulai menunjukkan sinarnya memasukki jendela kamar airi hingga membuat gadi itu memincingkan matanya.

“ Ahjumma,,, tutup jendelanya,,,!!!” Kebiasa’an airi jika bangun, dia masih tidak merasa dunianya sudah terbalik, ayahnya sudah meninggal karna kecelaka’an pesawat.

Airi memincingkan matanya, menyadari ruangan yang amat baru baginya dia langsung bangun menyadarkan dirinya yang setengah masih di alam mimpi.

Airi berjalan sempoyongan menuju kamar mandi, mecoba mencari kesadarannya lewat guyuran air shower, menikmati setiap tetesan air yang mengalir melewati kulit tubuhnya.

Klek,,, suara gagang pintu terdengar, tanda seseorang ingin membuka pintu tersebut, spontan airi terkaget dengan sigap dia langsung mendorong pintu agar kembali tertutup.

“ YAAKKK…!!! Apa yang kau lakukan,,,!!!!” Teriak seorang namja melihat posisi lehernya yang terjepit pintu, kepalanya didalam sementara tubuhnya berada diluar.

“ Mwo,,?? Aku,,?! Harusnya kau,,!! Apa yang kau lakukan,,,?!!! Siap dirimu,,!!! Bagaimana bisa kau ada disini,,,??!!” Airi semakin kencang mendorong pintu, hingga membuat namja itu kesusahan bernafas.

“ Ka-ka-u,, le-pas-kan,, a-ku,,” ucap namja itu terbata – bata seraya menatap airi.

“ YAAKK,,!!! Jangan melihatku,, pejamkan matamu,,,!!!” Teriak airi menyadari tubuhnya yang toples tanpa sehelai kainpun.

“ Ba-gai-ma-na a-ku bi-sa le-pas ka-lau ka-u ma-sih men-je-pit ku….” Ucap namja itu terbata – bata, kontan airi langsung mengendorkan pintu yang tengah dia apit, lalu dengan cepat mendorong muka namja itu keluar.

“ Uhuuk,, uhuk,,, aiiissshh,,, yeoja ini benar – benar,,,!!” Gerutu namja tersebut seraya memegang legernya, terselib sebuah senyum menatap pemandangan yang baru saja dia lihat.

Di meja makan airi duduk berhadapan dengan namja tadi, dan di tengahi ahjumma pembantunya dulu.

“ Ahjumma,, bisa jelaskan,,? Kenapa musti ada namja mesum di villa ini,,,?!” Tanya airi kesal pada mantan pembantunya.

“ Mwo,,,?! Mesum,,,?!! Yaak,,!! Tarik ucapanmu,,,!!!” Bentak namja itu tidak terima.

Tapi airi tidak mempedulikannya dan masih fokus pada pembantunya,,, “ahjumma,,, sebanarnya ada apa ini,,,??” Airi kembali bertanya dengan kesal.

Ahjumma menghela nafas kemudian akhirnya berkata,,, “mianhe aghassi,,, karna kami butuh uang,, jadi saya menyewakan tempat ini,,,” tutur ahjumma.

“ Mwo,,,?? Jadi ahjuma tidak hanya menyuruh ku tinggal disini,,? Tapi juga menyewakan pada namja mesum ini,,,? Hhhfffttt,,,!” Airi menghela nafas kesal mendengar ucapan mantan pembantunya.

Terbesit seulas senyum di wajah namja itu mendengar percakapan mereka,,, airi justru melotot ke arahnya dengan kesal.

“ Sepertinya aku tidak perlu kesepian lagi,,, karna ada teman yang tinggal bersamaku,,,” donghae menatap airi dengan senyuman khasnya.

Serasa mau muntah bagi airi melihat perilaku donghae,,, “diam kau,,!!! Baru bertemu dengan mu beberapa jam saja sudah membuatku gila,,,!!” Airi membalas tatapan donghae dengan jutek, itu justru membuat senyum donghae makin mengembang.

“ Aah,, sebaiknya kalian kenalan dulu,,, aghassi,, dia tuan lee donghae,, tuan lee sangat baik,, aku yakin kalian bisa berkomunikasi dengan akur,,,” ahjumma mencoba mendamaikan keduanya.

“ Tenang saja ahjumma,,, aku sama sekali tidak tertarik untuk melakukan apapun pada yeoja galak ini,,,” donghae berkata dengan senyum remehnya.

“ Mwo,,,! YAAKK..!! Mesum,,, kau pikir aku tertarik pada namja pendek sempertimu,,,!!!” Balas airi tak kalah tajam.

“ Aisshh,,, gadis ini,,,!! Berhenti memanggil ku mesum,,,!!!” Balas donghae tidak terima.

“ Mengintip di kamar mandi,,, apa itu namanya kalau bukan mesum,,,?!!!”

“ Aku tidak mengintip,,,!! Mana ku tau kalau ada orang di kamar mandi,,,!!!” Jelas donghae lantang,,, “lagi pula,,,” donghae menatap tubuh airi dari ujung kepala hingga kaki.

Menyadari apa yang di lakukan donghae airi menutup bagian dadanya dengan memeluk tubuhnya sendiri.

“ Baik Depan,, ataupun belakang,, semua rata,,,,” donghae mengekspresikan tubuh bentuk tubuh airi dengan tangannya.

“ Mwooo…!!!! YAAAKKKK,,,,,!!!!!!” Dengan kesal airi mengambil benda apapun yang ada di sampingnya untuk di lempar ke donghae, menyadari dalam bahaya, cepat donghae langsung berlari meninggalkan lokasi.

“ DASAR NAMJA MESUUM,,,!! JANGAN PERNAH KEMBALI KEHADAPANKU,,,!! ATAU TAMAT RIWAYAT MU,,,!!!” Teriak airi melihat donghjae yang tengah berlari dari hadapannya, donghae hanya melambai – lambaikan tangan dari belakang, dia terus mengembangkan senyumannya.

————————–-((((*__*))))————-—————

Di teras kebun belakang airi masih terdiam memikirkan nasipnya kalau harus tinggal dengan siluman ikan itu,, hingga tidak menyadari ahjumma mendekatinya.

“ Aghassi,, apa yang membuatmu melamun,,” ucap ahjumma karna melihat airi yang tak mengetahui kehadirannya.

“ Oh,, ani,,,” airi mencoba mengelak,, “keundae ahjumma,,, apa aku harus tinggal dengan laki – laki itu,,,?” Suara airi terlihat lemas.

Ahjumma tersenyum mencoba memberi pengertian,,, “tuan muda lee orang yang baik,, aghassi tidak usah khawatir,, mianhe karna ini semua gara – gara ahjumma,,,” mendengar ucapan mantan pembantunya airi jadi tidak enak.

“ Aniaaa ahjumma,,, aku pasti bisa jaga diri kok,, apalagi dengan macam namja seperti dia,,,” airi berbalik, justru dia yang menenangkan mantan pembantunya.

“ Oh ya,, apa aghassi tidak tau,,,?! Aku dengar tuan lee donghae itu seorang penyanyi,,,”

Airi sedikit berfikir mendengar ucapan bibinya,, “geureosho,,,??! (Benarkah,,,?!) Aiisshh,,, bibi pasti mengarang,,, mana mungkin namja pendek itu seorang artis,,,” airi masih mengejek tak percaya.

“ Ndee,, dia salah satu member boy band,, yag itu lho,,, aduuh,, ahjumma lupa namanya,,,” wanita tua itu menerawang ke atas mengingat – ingat.

“ Ya sudah,, ahjumma ingat – ingat dulu,, saya harus pergi,,,” airi meninggalkan ahjumma dengan tersenyum.

“ Apa yaaa,,, iisshh,, kok bisa lupa,,,! Ahh ndee,, super,, super,, iyaaa super junior,,,!! Super junior aghassi,,,” ahjumma berkata dengan semangat,, tapi,, ternyata yang di ajak ngobrol sudah tidak ada.

TBC :(
Sabar yaaa… Part pertama pembuka’an,, jadi harap maklum kalau sedikit gak lucu…!

Ini masih masa – masa percoba’an bikin FF gokil….!!!

RCL yaaaa….^^

14 thoughts on “Pabbo Sarang… [Part 1]

  1.  hi•̃⌣•̃ hi•̃⌣•̃ hi.. 
    . .​‎​​
    . (y)
    . :D/ Ɨƚi..Ɨƚi..Ɨƚi..
    . ☜√)) Ɨƚi..Ɨƚi..Ɨƚi..
    . _/¯≥. . 
    \ː̗=))ː̖
    ^’// \_
    . ^’

    Bagus juga saeng!
    Tuh si ikan ngapain
    Kan katanya peyanyi..??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s