My black mission…. {part 4}

 

mbm4

Author :: Shafirah Achmad

Cast :
> Woo Chun A.K.A jang woo zhun / jun
> Vicky Zhao A.K.A choi vick zhao
> Choi siwon A.K.A choi siwon
> Song seung seun A.K.A choi seung heun
> Kangin A.K.A ahjussi jun
> Park min young A.K.A jung min

Other cast:
Semua artis yang turut berpartisipasi.

Genre ::: action, family, sad & romance

Aniyeong saheyo… Ini FF action pertama ku,, karna sudah lama aku ingin bikin FF dengan genre action juga di tambah riques my best friend ‘Iqoh Rizkiyah’ sebisa mungkin aku buat cerita ini..
Kuharap kalian tidak kecewa…

WARNING…
Harap maklum jika miss typo dan miss replay berserakah dan keluyuran di mana – mana….
Cz author gak ngedit lagi setelah ngetik,,,*author_teledor* hehehe

—————————————————————————————————————————-
Happy reading………..

Tengah malam siwon masih lembur habis – habisan di rumah,,, meneliti setiap jejak pencuri misterius itu,,, meski terlihat lelah tapi siwon terus mencampakkan semua itu.

“ Oppa,,, apa yang oppa kerjakan,,, sepertinya oppa begitu serius,,,” vick menghampiri siwon di ruang kerjanya.

“ Oh nde,,, oppa ingin menyelidiki suatu kasus,,,” siwon masih menekuni komputernya tajam.

“ Benarkah,,,?? Menyelidiki apa,,,?” Vick mendekatkan diri di samping siwon dan ikut menatap layar komputer.

Mata vick tertegun menatap ruangan yang dia gunakan dengan jun sa’at mencuri,,, terlihat beberapa lem cairan tersisa di atap ruang tersebut.

“ Ini lokasi pencuri yang di juluki orang – orang korea HERO,,, cih,, benar – benar panggilan yang konyol,,,” cibir siwon.

“ Bukankah dia membantu oppa,,,? Kenapa oppa melakukan ini,,,?” Hati vick tiba – tiba terasa sakit mengingat ucapan siwon menghina dirinya dan jun.

“ Aku tau dia menolong,,, tapi caranya tidak benar,,, dan tugas ku melayani masyarakat,,, jadi aku harus menangkapnya,,,” vick menatap tajam siwon.

“ Mereka melakukan hal yang benar,,,! Bahkan semua orang berterimah kasih dengan tindakkannya,,,!!! Kalau oppa begitu apa bisa di sebut melayani masyarakat,,,!!!” Ucap vick bertubi – tubi dengan geram.

“ Vick-ah,,, ada apa dengan mu,,,? Kenapa kau terlihat aneh,,,” siwon menatap sikap vick dengan heran.

Menyadari sikap siwon yang sedikit curiga padanya, vick langsung mengontrol emosinya,,, “oh,,, ani,,, mungkin aku sama dengan masyarakat lainnya yang juga ikut ngefans dengan HERO,,,” ucap vick mencoba beralasan.

“ Oh,,, kau boleh suka pada nya,, tapi oppa tetap menjalankan tugas oppa,,,” siwon mencoba bijak.

“ Nde,,, aahh,, bagaimana kalau oppa aku ambilkan minum,,,?” Tawar vick mencoba bersikap biasa.

“ Gumawo,,,” siwon senang karna vick memperhatikannya,,, vick langsung beranjak mengambil minum.

Di dapur vick menenangkan dirinya,,, “aniiii,,, aku harus bersikap biasa,,, aku tidak boleh membuat siwon oppa curiga padaku,,,!”

Beberapa menit vick kembali ke ruang kerja siwon seraya membawa minuman hangat,,, dia langsung meletakkan nya ke meja tepat di samping siwon.

Vick melirik ke arah komputer siwon,, dia sedikit tersentak karna isinya sedikit sama dengan data milik jun,,, “oppa,,, apa itu,,,?” Tanya vick akhirnya menatap layar.

“ Oh,,, kau sudah datang,,,” ucap siwon tidak menyadari kedatangan vick.

Tapi vick masih diam menatap komputer siwon,,, “apa itu oppa,,,?” Tanya vick kembali.

“ Oh,,, ini berhasil ku ambil dari pantauan satelit yang di miliki anak itu,,, sepertinya next lokasi,,,?” Penjelasan siwon membuat vick tanpa sengaja menumpahkan gelas yang tepat ada di sisi tangannya.

“ Ach,,, mianhe,,,” ucap vick gugup lalu membersihkan pecahan kaca.

“ Auuw,,,” rintih vick sa’at tangannya mengenai pecahan kaca,,, siwon langsung berjongkok mendekati vick.

“ Sudahlah,,, biar oppa yang bersihkan,,,” ucap siwon seraya memunguti gelas pecah itu.

“ Aniiia oppa,,,” vick masih bersih keras membantu,, tapi siwon langsung memegang tangannya.

“ Vick,,, tidurlah,,, biar ini oppa yang bersihkan,,, hmm??” Pinta siwon sangat,, membuat vick langsung beranjak meninggalkan ruangan siwon.

————————///———————–///————————///————————-

Semalaman vick tidak bisa tidur,, ingin sekali dia menyelinap keluar rumah dan berlari ke rumah jun.

Pagi – pagi vick langsung pergi dengan tergesah – gesah dan mengarang kalau ada banyak praktek di kampusnya,,, dengan cepat dia langsung berlari menuju rumah jun.

“ Anyeongsaheyo,,,” sapa vick ramah ketika mendapati perempuan setengah baya membuka pintu rumah jun.

“ Siapa anda nona cantik,,,?” Tanya eomma jun menatap penampilan vick yang terlihat polos,,, ma’lum dari rumah dia belum sempat melepas semua aksesoris penyamarannya.

“ Ach,, perkenalkan naneun choi vick zhao imnidda,,, saya teman jun,,,” jawab vick ramah, hingga dia di persilahkan masuk ke rumah.

“ Duduklah,,, jun sedang olah raga,,, tunggulah di sini,,,” kata eomma jun halus.

“ Nde,,, ghamsahamnidda,,,”

Dengan tenang vick menanti di kursi depan ruang tamu yang ada di teras,,, beberapa menit kemudian jun datang dengan pakaian olah raganya.

“ Ooh,,, apa yang membawamu pagi – pagi seperti ini,,,?” Ujar jun sedikit terheran melihat vick sudah duduk manis di rumahnya.

“ Jun,,, aku ingin memberitahu mu,, kalau,,,” dengan tergesah – gesah vick ingin menceritakan semuanya,,, tapi cepat di potong jun karna kedatangan eommanya.

“ Apa kau ada praktek pagi,,,?” Tanya jun basa – basi mengalihkan pembicara’an.

“ Oh,, nde,,,” vick terlihat gugup,,, eomma jun menyodorkan minuman dan ikut bergabung dengan mereka.

“ Praktek,,,?? Kau kuliah jurusan apa,,?” Tanya eomma jun pada vick,, dia sudah menyukai gadis ini sejak pertama melihatnya.

“ Dokter ahjummah….” Jawab vick sopan.

“ Jinjayo,,,??!!! Aigoo,,,, gadis sebaik dirimu bagaimana bisa mengenal jun,,,?” Eommah jun masih saja memuji vick.

“ Yaaa,,, eomma tau,,, dia yang terlebih dulu mendekatiku,,,!” Kilah jun tidak mau dirinya di remehkan.

“ Aiiggooo,,, sejak kapan kau mempunyai sikap percaya diri seperti itu,,??!! Sana mandilah,,, biar vick aku yang menemani,,,” perintah eommah,, jun terlihat senang menatap eommah dan vick begitu akrab.

————————///————————///————————–///———————–

“ Jun-ah,,, apa kau tau polisi mulai mencari kita,,, bahkan dia berhasil memantau jangkauan satelit yang kau miliki,,,” vick terlihat begitu cemas.

Tapi jun justru menanggapi dengan santai,,, “benarkah,,, ternyata aku berhasil,,,” jun tersenyum,, membuat vick sedikit bingung.

“ Wae,,,?” Tanya vick.

“ Aniiii,,, jangan membahas seperti ini selain di markas kita,,, arrasseo,,,?” Pesan jun,, karna dia sangat khawatir jika ada orang luar yang mengetahui.

“ Nde,,!!” Jawab vick dengan mantap Dan untuk sesa’at menahan rasa penasaran dirinya.

Setiba di kampus vick melihat siwon yang sudah menunggunya di depan,,, “oppa,,,?” Gumam vick lirih melihat siwon tepat sa’at keluar mobil.

“ Siapa,,,?” Tanya jun ikut melihat arah mata vick.

“ Oppa ku,,,” jawab vick kemudian berjalan menuju siwon yang juga tengah berjalan ke arahnya.

“ Oppa,,, ada apa oppa kemari,,,?” Tanya vick polos.

“ Pabbo-ah,,, kau calon seorang dokter,,, kau bilang pagi ini ada praktek,,, bagaimana bisa kau lupa membawa alat – alat mu,,,?!” Ucap siwon berusaha bersikap sewajarnya,, meski sebenarnya dia menyimpan kecemburuan dan kekesalan melihat vick berjalan dengan jun.

“ Ach,,, mianhe,,, aku lupa,,, oh oppa kenalkan ini teman ku,, kami berteman sejak di hervard,,, namanya jun,,,” vick memperkenalkan keduanya.

“ Anyeongsaheyo,,,” sapa jun sedikit menunduk.

Siwon hanya menatap dengan dingin,,, “oh,, benarkah,, kuharap kau bisa menjadi teman yang baik buat vick,,,” ujar siwon sedikit terlihat raut cemburu,, jun hanya diam menatapnya dengan heran.

“ Kalau begitu oppa pergi dulu,,,,” siwon pamit lalu meninggalkan mereka berdua.

“ Ada yang aneh dengan kakak mu,,,?” Ucap jun masih menatap kepergian siwon.

“ Benarkah,,,? Wae,,,?” Tanya vick lugu.

Jun tersenyum menatap vick,,, “rupanya kau benar – benar gadis polos,,,” dengan gemas jun merangkul bahu vick mengajaknya masuk,,, jun menengok ke arah di mana siwon masih memperhatikkan mereka dari dalam mobil.

Raut wajah siwon sangat terlihat kesal dengan keakraban vick dan jun,,, “ternyata tebakan ku benar,,,” gumam jun dalam hati.

———————–////————————–////————————-////————————–

“ Hfftttt kuliah praktek hari ini benar – benar melelahkan,,,?” Keluh vick di ruang pribadinya bersama jun.

“ Bukankah kau memang selalu mengeluh jika masalah kedokteran,,,? Kenapa kau ambil jurusan itu,,,?” Tanya jun menatap vick yang tengah berbaring di sofa.

“ Appa yang meminta,,, siwon oppa jaksa,, aku dokter,,,” gumam vick sedikit malas.

“ Jaksa,,,? Kakakmu yang tadi itu seorang jaksa,,,?” Jun menatap vick serius.

“ Nde,,, mianhe,,, aku selalu lupa ingin menceritakkan pada mu,,,” vick bangun lalu berjalan mengambil posisi duduk di kursi dekat jun.

“ Karna itu,, aku tau infonya,,, keundae,,, Apa rencana yang kau bilang tadi,,,” vick bertanya hal yang membuatnya sedikit penasaran.

Jun kembali menatap layar komputernya,,, “ini yang kau lihat di komputer oppa mu,,,” jun menunjukkan sketsa gambar pada vick.

“ Aachh,,, nde,,, ini yang ku lihat,,,” jawab vick sedikit berteriak,,.

Jun tersenyum mendapati ekspresi semangat vick,,, “memang benar,,, ini target kita selanjutnya,,,” perkata’an jun membuat vick mendongak menatapnya.

“ Mwo,,,,??? Apa maksud mu,,??” Vick terlihat bingung.

“ Kita akan kesana,,, tapi kita akan mengambil yang lain,,,” jun tersenyum penuh arti.

————————///————————///————————///———————–

Di kamar siwon duduk menghadap meja kerjanya dengan kotak kecil berisi cincin di tangannya,,, tatapannya menerawang mengingat keakraban jun dan vick.

“ Meski ini berat,,, aku akan menyatakan perasa’anku,,, aku benar – benar tidak ingin kehilangan dia,,,” gumam siwon seraya menatap cincin yang sudah dari dulu dia beli.

Sementara dari luar choi appa menatapnya dengan senang,,, karna siwon terlihat semangat melaksanakan tugasnya, tanpa tau apa yang sedang di pegang putranya.

Dreeett,,, dreeett,,, handphone siwon berdering,, dia langsung beranjak dari tempatnya duduk ke ujung kamar untuk mengangkat telvon.

Choi appa mendekat masuk ke kamar siwon,,, matanya langsung tertuju ke sebuah cincin dengan lembaran foto vick di sampingnya,,, choi appa terbelalak dengan apa yang kini berada di hadapannya.

Usai menutup telvon, siwon terkejut menatap appanya yang sudah ada di kamarnya dengan memegang foto vick dan cincin di tangannya.

“ Aboeji,,,?” Nada suara siwon terlihat bingung.

“ Apa yeoja yang akan menerima ini adalah vick,,,?” Choi appa menunjukkan cincin yang di pegangnya.

Siwon hanya diam menunduk lemah..

“ Choi siwon,,,!! Apa yang ada di pikiran mu,,?!! Dia adik mu,,!!” Hardik choi appa geram.

“ Adik yang aboeji inginkan,,, bukan aku yang ingin dia menjadi adik ku,,,!!”

Vick baru saja pulang,,, seperti biasa dia mengendap – ngendap masuk kamar,,, tapi langkahnya terhenti ketika mendengar teriakan siwon dan appanya.

“ Tapi vick tetap adik mu,,, kalian tumbuh bersama,,,,”

“ KAMI BUKAN SAUDARA KANDUNG,,,,!!!! JADI AKU PANTAS MEMPUNYAI PERASA’AN PADANYA,,,,!!!!” PLAK,,!! Satu tamparan mendarat dengan keras di pipi siwon.

Sementara vick terbelalak dengan apa yang siwon ucapkan,,, air mata sukses mengalir di pipinya.

“ Jangan melakukan hal yang bodoh,,, dan cabut kembali kata – kata mu,,,” choi appa hendak keluar,, cepat vick langsung pergi dari tempatnya.

TBC

¤Mian kalau ceritanya gak masuk akal, terlalu di buat – buat, atau terlalu lebay…..
Toh ini kan hanya untuk hiburan semata…..
RCL dulu yaaa chingu…… Buat penyemangat…..!!!

4 thoughts on “My black mission…. {part 4}

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s