Sincerity Of Love [chapter 2]

 

SOL2

Cast :

Cho kyuhyun

Kim shin yeong (Ulzzang)

Choi siwon

Lee sungmin

Kim haeByul  (Shin yeong Friend)

 

 

Gendre : Sad romance , friendship , sacrificial love (pengorbanan cinta) , ketulusan.

 

Author : Geti Ayu Attenti

 

Anyeong … ^_^

Saya author masih baru banget nih , mau coba-coba buat FF. semoga para readers nyaman dan tertarik ya untuk baca terus kelanjutan dari FF ini ..

FF ini saya buat tanpa ada contekan atau apapun karna FF ini REAL hasil kerja keras imajinasi saya ^^ jadi di mohon pengertian dan kerjasamanya untuk memberikan saran sesudah membaca FF ini ..

Oke , daripada saya lama-lama berpidato ria lebih baik kita mulai ceritanya…

 

 

This Sincerity Of Love …

 

 

 

“Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.”

 

12 tahun kemudian….

 

 

“Hai bi” shin melambaikan tangan pada salah satu bibi di seberang apartemen sederhananya. Bibi itu membalas lambaian tangan shin. Shin melanjutkan langkahnya menuju salah satu sekolah dasar sederhana tempat dimana ia bekerja menjadi salah satu guru disana. Shin mengajar anak-anak sekolah dasar kelas satu karna shin merasa anak-anak pada masa-masa itu perlu kasih sayang dan perhatian yang sangat banyak.

Shin melangkah dengan terus mengembangkan senyumannya , sesampainya di kelas dimana ia mengajar shin menaruh buku dan tas nya.

“pagi anak-anak” sapa shin ramah dengan senyumannya

“pagi ibu shin” ucap murid-murid serentak

“apa kalian senang hari ini ?” seluruh murid menganggukan kepalanya

“benarkah ? ibu hari ini mempunyai tugas untuk melatih kekompakan kalian. Ibu akan membuat kelompok lalu masing-masing kelompok ditugaskan untuk membersihkan kelas ini. Bagi yang paling kompak akan ibu beri hadiah coklat masing-masing satu. Eotte ?” shin melihat satu-persatu wajah muridnya.

“ne ibu , kami semua akan berusaha sebisa kami” ucap anak laki-laki dengan muka polosnya.

Shin tersenyum melihat antusiasme dari anak muridnya itu. Shin menoleh keluar jendela , menatap langit pagi di musim semi yang indah.

“kyu , kau sedang apa ? 12 tahun tak bertemu , kau masih ingat denganku ?” batin shin seraya menatap langit di luar.

 

 

 

““““Sincerity Of Love““““

 

 

 

@incheon international airport

 

Dengan jas , celana panjang panjang dan kaca mata hitam. seorang namja tampan keluar dari bandara incheon dengan membawa koper lumayan besar. Namja itu melepas kaca matanya , membiarkan matanya menikmati gambaran yang selama ini hanya bisa ia impikan untuk kembali melihat.

“I’m here korea” gumam namja itu sambil tersenyum simpul.

“presdir kyu ?” kyu menoleh kea rah suara yang memanggil suaranya

“ne ? anda siapa ?” namja yang memanggilnya membungkuk member salam

“perkenalkan saya lee sungmin , asisten pribadi anda disini presdir. Mohon kerjasamanya presdir” kyu berdecak malas

“arraseo , masukan koperku kedalam” perintah kyu pada asistennya yang langsung di turuti oleh sungmin. Kyu masuk kedalam mobil lalu beranjak menuju kantor dimana ia akan mulai bekerja menjalankan cabang dari perusahaan ayahnya di Melbourne , jerman.

“ahhh lelah sekali” kyuhyun merbahkan badannya di kursi kebesarannya lalu menaruh kedua kakinya di atas meja. Kyu memejamkan matanya.

“kyu , kau harus giat mengerjakan tugasmu. Kalau tidak aku tidak akan mau bermain denganmu” suara-suara masa lalu saat ia bersama shin yeong kembali terngiang di telinganya. Kyu perlahan membuka matanya.

“shin , aku sudah disini. Kau dimana ? aku merindukanmu” kyu menatap foto di dalam bingkai di atas meja kerjanya saat ia dan shin bersama di nami island.

 

Tok tok tok…

 

Kyu tersadar dari lamunanya , kyu bergegas menurunkan kakinya lalu merapihkan pakaiannya.

“ne silahkan masuk” perintah kyu dengan suara berwibawa.

Sungmin membuka pintu ruang kerja kyu lalu membungkuk sebelum benar benar masuk.

“presdir , aku memiliki kabar buruk tentang beberapa penolakan barang-barang kita di beberapa toko di mall besar. Mereka bilang produk hasil perushan Choi lebih bagus kualitas dan lebih mudah di pasarkan” kyu mengrenyitkan  dahinya sambil terus membaca data laporan yang diberikan sungmin.

“aish , jelas-jelas ini pelanggaran kontrak namanya. Mereka membatalkan kontrak secara sepihak seperti ini.” Amarah kyu sudah tak terbendung. Sedangkan sungmin hanya bisa tertunduk mendengar celotehan kyu yang kesal dengan klien-kliennya.

“sebentar , apa itu perusahaan Choi ?” Tanya kyu menyelidik pada sungmin

“itu adalah perusahaan baru yang produktifitasnya sedang meningkat akhir-akhir ini , karna klien-klien dari perusahaan lain tiba-tiba membatalkan kontrak dan mengikat kontrak dengan perusahaan mereka presdir” kyu menyandarkan kepala dan memejamkan matanya , membiarkan pikirannya tenang untuk berfikir.

“kalau begitu hubungi para klien yang sudah membatalkan kontrak dengan kita lalu suruh mereka menghadiri rapat pertemuan besok di ruangan rapat” sungmin membungkuk lalu keluar dari ruangan kyu.

“choi tekstil ? kita lihat seberapa besar keberuntunganmu” kyuhyun tersenyum sinis menatap data laporan di atas mejanya.

 

 

 

““““Sincerity Of love““““

 

 

 

‘nomor yang ada tuju sedang sibuk , cobalah beberapa saat lagi. plip’ shin menutup telfonnya dengan raut wajah kesal.

“aishh haeByul , dimana dia ? jangan-jangan dia mabuk seperti kemarin sampai-sampai dia lupa mengaktifkan ponselnya.” Shin memasukan ponselnya ke dalam tas. Jam sudah menunjukkan pukul 07.00 KST tapi bis yang di tunggu shin belum juga datang , shin memutuskan untuk membeli sebotol air di toko seberang jalan.

 

‘Ciiiiiiit ….!!’ (suara mobil ngerem)

‘Bukkkk !! awww’ shin terjatuh tertabrak mobil saat ingin menyebrang jalan. Orang yang berada di dalam mobil langsung bergegas keluar mobil dan menghampiri shin yang masih terduduk membersihkan tangannya yang kotor.

 

“nona kau baik-baik saja ?” orang itu melihat keadaan tubuh shin , takut terjadi sesuatu yang parah pada shin.

“aish makanya kalau mengendarai lihat-li….” Ucapan shin terhenti , shin dan orang itu saling bertatapan.

“kau tidak apa ? nona ?” pria itu melambaikan tangannya di depan wajah shin. Shin tersadar dari lamunannya.

“ah , ne. aku baik saja” shin berusaha berdiri membuktikan dia baik-baik saja.

“aww “ shin hampir terjatuh namun dengan sigap pria itu menangkap tubuh shin.

“sepertinya kakimu terluka , biar ku obati” pria itu memepah shin ke halte bus di tempat shin tadi duduk. Namja itu berjongkok melihat kaki kiri shin yang terluka karna tadi sempat tertabrak oleh mobilnya walaupun tidak begitu keras.

“lihat ? luka ini akan semakin parah jika tidak di obati” namja itu bangkit lalu mengambil kotak P3K dari dalam mobilnya. Namja itu dengan hati-hati mengobati luka di kaki kiri shin.

Shin memandangi namja itu tanpa henti sambil sesekali melihat caranya membalut dan mengobati lukanya.

“choi siwon” gumam shin pelan saat membaca tanda pengenal di jas laki-laki itu. Namja itu seketika berhenti dari aktifitasnya dan menatap shin binggung

“bagaimana kau tau namaku ?” shin tidak menjawab , dia hanya menunjuk tanda pengenal di jas tepat di bagian dada kanan siwon.

“ahh~ ne arraseo” siwon menganggukkan kepalanya lalu melanjutkan pekerjaannya membalut luka di kaki shin.

“selesai” ucap siwon saat pekerjaannya selesai. Shin tersenyum lalu berdiri mensejajarkan siwon.

“gomawo untuk semuanya” shin membungkukan badannya

“apa mau ku traktir minuman soda ?” siwon menggelengkan kepalanya , tanda menolak tawaran shin.

“come on , ini untuk ucapan terima kasihku. Ne ?” paksa shin agar ia tak merasa berhutang budi pada siwon.

“oke , boleh” siwon tersenyum menyetujui tawaran shin.

 

 

Shin membeli 2 minuman soda lalu kembali ke halte bus.

“ini” shin menyodorkan sekaleng soda dengan senyuman ramah. siwon menggambil dan membuka kaleng soda itu.

“emm , maafkan aku ne sudah menabrakmu” shin mengerenyitkan dahinya sebelum menjawab ucapan siwon karna shin sedang menelan soda.

“gwenchana , aku juga seharusnya berterima kasih padamu karna sudah mengobati luka ku” ucap shin tanpa menoleh pada siwon.

“namamu ? siapa namamu ?” Tanya siwon menyelidik karna ingin lebih mengenal shin.

“kim shin yeong , biasa dipanggil shin” jawab shin singkat dengan senyuman manisnya.

“nama yang bagus , keluargamu bermarga Kim ?” shin terdiam mendengar pertanyaan siwon , shin hanya menatap kosong kaleng minuman yang sedang ia genggam.

“ada apa ? apa aku salah bicara ? mian ne , aku tidak tau” siwon tampak binggung dengan sikap shin yang tiba-tiba diam seperti itu.

“ahni , hanya saja aku tidak memiliki keluarga” shin kembali mengembangkan senyumannya.

“sejak kecil aku sendiri , dan di bawa oleh seorang ibu yang berbaik hati mendidik dan merawatku di salah satu panti asuhan kecil di desa.” Siwon menatap shin tak percaya

“sejak kapan kau disana ? kau sendirian ? apa kau tidak memiliki teman ?” selidik siwon lagi pada shin

Shin tersenyum lagi , tapi kali ini matanya mulai basah.

“aku berada disana sejak umurku 5 tahun , sebelumnya aku tidak memiliki tempat tinggal dan hanya tidur di tempat yang menurutku benar-benar tidak akan ada yang menemukanku. teman ? aku punya satu teman , tapi ia lebih beruntung dariku karna ia sudah di adopsi oleh satu keluarga yang menyayanginya.” Siwon menatap shin dengan raut prihatin dan sedih.

“kau tidak perlu melihatku seperti itu , aku bukan tipe orang yang mudah menyerah dengan hal kecil seperti itu.” Shin tersenyum lalu berdiri karna bus yang ia tunggu sudah datang.

“bus ku datang , aku duluan siwon-shi. Anyeong” shin membungkukan badannya lalu pergi menuju bis dengan jalan yang masih sedikit terpincang-pincang.

 

Siwon tak hentinya menatap shin sampai bus yang shin naiki berlalu.

“dia yeoja yang sangat kuat” gumam siwon lalu meneguk soda yang tersisa di kaleng dan beranjak pulang dengan mobil mewahnya.

 

 

 

““““Sincerity Of Love““““

 

 

 

Pagi harinya …

Shin sudah berada di dapur apartemen sederhananya , terlihat ia sedang sibuk membuat nasi omlet untuk sarapan paginya. Shin berencana untuk mengunjungi ibu park dip anti asuhan setelah ia selesai makan dan mandi.

 

Sesampainya dip anti asuhan..

“siang ibu park” sapa shin ramah pada ibu park yang sedang berkebun di sebelah panti.

“hai , shin. Kenapa tidak bilang akan kesini ? ibu kan bisa buatkan makanan untukmu.”

“ahh , tidak apa-apa ibu. Aku kesini karna merindukanmu” shin memeluk tubuh wanita tua itu dengan sayang.

“ada apa shin ? ada yang menggangu pikiranmu ?” ibu park mengusap punggung shin pelan

“ahni , hanya saja beberapa hari ini aku selalu teringat dengan kyu” ibu park melepaskan pelukannya lalu menatap shin.

“apa itu sesuatu yang buruk ?” Tanya ibu park pada shin. Shin menggeleng tak menjawab.

“tapi itu membuatku terganggu bu” shin mulai menitihkan air matanya , karna sudah tak kuasa menahan sesak yang ada di hatinya.

“uljima” ibu park menghapus airmata shin

“ibu yakin kyu baik saja , kau tau ? dia pria yang kuatkan ?” ucap ibu park mencoba menenangkan shin. Shin menganggukkan kepalanya.

“ibu aku ingin ke dalam , melihat anak-anak yang bermain” shin tersenyum simpul lalu beranjak masuk kedalam.

 

 

Beberapa saat kemudian , kyu datang dengan mobil mewahnya dan di temani oleh sungmin asistennya. Kyu berjalan menghampiri ibu park dengan senyuman yang terus mengembang.

“ibu ?” sapa kyu sambil memeluk ibu park , ibu park hanya pasrah karna fikirannya terbalut oleh rasa kebinggungan .

“ibu ? kau tak mengenalku ? aku Kyu , Cho KyuHyun. Ingat ?” kyu berusaha mengingatkan ibu park.

“yakk kyu” ibu park memeluk kyu gembira.

“ibu tidak menyadari ini kau , kau sangat berbeda. Kau semakin tampan” ibu park menepuk-nepuk lengan tangan kyu pelan.

“tentu bu , aku sejak dulu memang tampan” kyu tertawa kecil dengan ucapannya.

“ibu , aku kesini membawa buah-buahan segar untuk ibu dan anak-anak panti lainnya” kyu memberikan 2 bungkus kantong sedang yang berisi berbagai macam buah.

“kyu …” ucapan ibu park terpotong oleh nada dering ponsel kyu.

“ne , arraseo. Aku akan kesana” kyu mengakhiri telfon singkatnya lalu memegang pundak ibu park.

“ibu aku harus pergi , aku akan kesini lagi saat aku ada waktu luang.” Kyu mencium pipi ibu park sekilas lalu pergi dan melambaikan tangan dari dalam mobilnya.

“aissh padahal aku ingin mempertemukan mereka berdua.” Ibu park mengomel sendiri karna tak berhasil mempertemukan shin dan kyu.

“ibu ? ada apa ? sepertinya tadi ada tamu.” Shin menghampiri ibu park sambil menoleh kearah sekitar , mengamati kalau-kalau benar ada tamu.

“ne tapi sudah pergi.” Tukas ibu park singkat.

“emm , apa hanya pengantar buah ?” shin berjongkok membuka kantong yang di letak ibu park di tanah.

“ahni , tadi itu kyu” shin terdiam , lalu mendongakan kepalanya dan berdiri menghadap ibu park dengan wajah tak percaya.

“ibu , benarkah ? kyu ? Kyuhyun ? cho kyuhyun ?” shin mengunjang-gunjangkan bahu ibu park pelan.

“ne , siapa lagi kyu yang kita kenal hemm ?” shin tersenyum mendengar ucapan ibu park

“tapi dia tidak mencarimu ataupun bertanya tentangmu , dia sekarang sibuk dengan pekerjaanya.” Ucap ibu park tak enak hati. Raut wajah shin seketika murung. Shin terduduk di tanah , kakinya tiba-tiba lemas mendengar penuturan dari ibu park.

 

 

“dia tak mencariku , tak mencariku , dia pembohong , pembohong besar” suara-suara itu bergemelut di pikiran shin. Shin menutup telinganya agar suara-suara itu tak bisa ia dengar lagi. shin berdiri lalu beranjak pergi meninggalkan panti dengan air mata yang mulai membasahi pipinya.

“kyu , kau pembohong besar” gumam shin seraya menghapus air matanya.

 

 

 

Continued…

Bagaimana ? setelah baca FF ini apa masih ada yang kurang ?

Tolong di beri saran dan kritiknya ^^

Gomawo…

6 thoughts on “Sincerity Of Love [chapter 2]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s