Sincerity Of Love [Chapter 1]

 

SOL1

Cast :

Cho kyuhyun

Kim shin yeong (Ulzzang)

Choi siwon

Lee sungmin

Kim haeByul  (Shin yeong Friend)

 

Gendre : Sad romance , friendship , sacrificial love (pengorbanan cinta) , ketulusan.

Author : Geti Ayu Attenti

Anyeong … ^_^

Saya author masih baru banget nih , mau coba-coba buat FF. semoga para readers nyaman dan tertarik ya untuk baca terus kelanjutan dari FF ini ..

FF ini saya buat tanpa ada contekan atau apapun karna FF ini REAL hasil kerja keras imajinasi saya ^^ jadi di mohon pengertian dan kerjasamanya untuk memberikan saran sesudah membaca FF ini ..

Oke , daripada saya lama-lama berpidato ria lebih baik kita mulai ceritanya…

 

 

This Sincerity Of Love …

 

“Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.”

“kyu..kyu !!” panggil seorang gadis cilik pada temannya yang sedang asik membaca buku di perpustakaan sekolah.

“kyu..ibu park bilang nanti ada yang akan bertemu deganmu saat kita sampai di panti” kyu mentup bukunya , kyu menatap gadis itu dengan tatapan tak percaya.

“shin ? kau ? apa benar yang kau katakan ?” selidik kyu seraya menggenggam kedua bahu gadis kecil yang dipanggilnya shin.

“ne , tadi ibu park menelfon kepala sekolah supaya memberimu izin untuk pulang lebih awal dari siswa lainnya” kyu berlari meninggalkan perpustakaan dan gadis itu menuju kelasnya lalu mengambil tas dan bergegas kembali ke panti asuhan tempat dimana ia tinggal.

Kyuhyun atau yang akrab di panggil kyu oleh teman-temannya itu adalah seorang anak pria berumur 8 tahun yang tinggal di sebuah panti asuhan yang tak jauh dari sekolahnya , sedangkan gadis yang bersama kyu tadi adalah teman akrab kyu sejak berumur 5 tahun yang juga tinggal di panti asuhan tempat kyu di asuh dan di didik. Gadis itu bernama shin yeong yang biasa di panggil shin oleh kyu.

 

““““Sincerity Of Love““““`

 

Kyu berlari menuju tempat dimana biasanya ibu park bertemu dengan tamu-tamunya.

“apa tamu ini orangtua ku ? orangtua asuh ku ?” pertanyaan yang sama selalu terngiang di kepala kyu

“mereka pasti orangtua yang akan mengasuhku” batin kyu percaya diri saat semakin dekat dengan ruangan yang ia ingin datangi.

Kyu terdiam di depan pintu ruangan , tangannya sudah menggengam gagang pintu. Kyu menarik nafas panjang menguatkan hatinya. Setelah merasa cukup kuat , kyu membuka pintu perlahan.

“kyu ?” panggil ibu park dari dalam ruangan setelah melihat wajah kyuhyun di balik pintu.

Kyu tersenyum malu , lalu membungkukan badannya member salam pada tamu yang ada di hadapan ibu park. Kyu menatap kedua wajah paruh baya yang sedang menatapnya dengan tatapan penuh kelembutan.

“kyu , kemari” panggil ibu park , kyu berjalan perlahan dan duduk di sebelah ibu park berhadapan dengan kedua orang itu.

“ini nyonya dan tuan Cho , anak laki-laki yang saya maksud. Selain pintar dan berprestasi , kyu ini sangat mahir memainkan alat music piano” ibu park mengusap pucuk kepala kyu dengan sayang.

“dia anak yang manis nyonya park” ucap yeoja paruh baya yang di panggil nyonya Cho itu.

“bagaimana suamiku ? kau sependapat denganku ?” nyonya Cho menatap suaminya yang masih focus melihat kyu

“ne , tentu saja. Aku sangat beruntung memiliki aegy seperti dia” lontar tuan Cho yang membuat kyu terlonjak kaget

“mianhae nyonya cho dan tuan cho , apa yang kalian maksud dengan aegy ? apa kalian akan mengadopsiku ?” kyu bertanya dengan polosnya dan penuh dengan raut kebinggungan.

Ibu park , tuan cho dan nyonya cho tertawa geli mendengar pertanyaan dari kyu yang masih sangat polos itu.

 

“tentu saja kami akan mengadopsimu , kami tidak ingin kehilangan anak sepertimu” ucap tuan cho dengan penuh keyakinan yang di sambut dengan senyuman kegembiraan kyuhyun saat mendengarnya.

“gomawo tuan dan nyonya cho” kyu membungkukan badannya tanda terima kasih , karna kyu sudah lama menginginkan dirinya untuk di adopsi. Kyu tak henti-hentinya tersenyum karna tak bisa menyembunyikan perasaan bahagianya saat ini.

“tapi…..kyu , kau mau ikut kami ke Melbourne ?” tuan cho membuat pertanyaan yang membuat kyu terlonjak kaget untuk sekali lagi.

“Melbourne ?” ucap kyu binggung

“ne , kami memiliki perusahaan tekstil baru disana dan kami berdua ingin memulainya dari awal dalam membangun perusahan tersebut. Kami yakin jika kau bersekolah disana , kau akan semakin mendapatkan pendidikan yang baik” kyu mengangguk menyetujui permintaan dari tuan Cho yang sebentar lagi akan menjadi appa nya itu. Tanpa disadari oleh semua orang yang ada di dalam ruangan , ternyata Shin mendengar percakapan mereka. Air matanya tak sanggup ia bending lagi , ia tak sanggup berpisah jauh dari kyu yang selama ini selalu ada disisinya.

“kyu , kau benar akan meninggalkanku ?” batin Shin sambil melangkah pergi meninggalkan ruangan tempat kyu berada.

 

 

““““Sincerity Of Love““““

 

Malamnya , kyu berjalan menuju kamar Shin dengan wajah penuh beban karna binggung bagaimana cara mengatakan kabar tentang ia akan pergi meninggalkan Shin disini ke Melbourne.

“shin ?” panggil kyu di depan kamar shin

“shin ? ini aku kyu.” Shin tidak menjawab satupun panggilan kyu , akhirnya kyu memutuskan untuk mengatakan semuanya pada shin esok hari di sekolah.

Kyu berjalan menuju pohon rindang di bukit belakang panti melepas beban pikirannya karna memikirkan Shin yang akan ia tinggalkan. Saat kyu berada 10 meter dari pohon yang akan ia datangi , ia melihat disana sudah ada Shin yang sedang duduk tertunduk dan sekali-kali mengusap matanya. Kyu memperpelan suara langkahnya agar tidak terdengar oleh shin.

“sedang apa disini ?” ucap kyu saat sudah berada tepat di belakang Shin , shin terlonjak kaget dan cepat-cepat menghapus air matanya. Kyu duduk di samping shin tanpa menatap shin.

“kau menanggis ?” ucap kyu tanpa menoleh shin. Shin menggeleng pelan sambil membuat pola lingkaran dengan jari telunjuknya di Pahanya.

“aish , aku tau kau menanggis. Kau selalu membuat pola dengan telunjukmu saat kau mencoba menyembunyikan rasa sedihmu.” Jari shin seketika diam saat mendengar ucapan kyu. Shin berdiri dan beranjak pergi meninggalkan kyu yang masih duduk di bangku itu.

“hei , Shin Yeong !” shin menghentikan langkahnya saat suara kyu memanggilnya. Kyu berdiri lalu menghampiri shin yang masih berdiri terpatung tanpa melakukan apapun.

“shin , aku hanya ingin mengatakan kalau aku sudah mendapatkan orangtua yang akan mengasuhku lalu aku…..”

“kau akan pergi ?” belum selesai Kyu berbicara , shin sudah bersuara memotong ucapan kyu. Shin mendongakan kepalanya , menatap kyu dengan mata yang masih basah.

“pergi saja , aku bahagia jika kau mendapatkan orangtua yang baik. Selamat , semoga hidupmu bahagia” Shin pergi meninggalkan Kyu sendiri yang masih terpatung mendengar penuturan Shin teman mainnya itu.

 

““““Sincerity Of Love““““

 

Keesokan paginya , pagi-pagi sekali kyu sudah bangun dan tampak sedang sibuk menulis sesuatu di selembar kertas.

Seusai menulis , kyu melipat kertas itu lalu memasukannya kedalam amplop berwarna merah hati dan pergi menuju kamar Shin.

Sesampainya disana , kyu berniat untuk mengetuk pintu kamar shin tapi ia mengurungkan niatnya karna kyu tidak ingin menggangu shin yang masih terlelap dalam tidurnya. Dengan wajah kecewa kyu meninggalkan surat itu tepat di depan pintu kamar shin lalu pergi meninggalkan kamar shin.

“kajja kyu , sebentar lagi pesawatnya akan lepas landas” panggil nyonya cho yang sekarang sudah resmi menjadi eommanya.

“ne eomma” kyu cepat-cepat memakai sepatunya dan berjalan ke halaman panti dimana orantuanya sudah menunggunya. Kyu menoleh kea rah kamar shin yang belum terbuka.

“apa dia belum bangun ? atau dia sakit ?” batin kyu saat berjalan ke halaman.

“kyu ? ada apa ? apa yang kau lihat nak ?” Tanya eommanya.

“ahni nyonya cho , ahh maksudku eomma. Hanya saja teman yang sangat dekat denganku belum terlihat lagi sejak semalam.” Nyonya cho mengusap pucuk kepala kyu pelan sambil tersenyum

“mungkin dia masih tertidur , atau kau mau bertemu dengannya dulu ?” tawar nyonya cho pada kyu , kyu menggelengkan kepalanya.

“tidak usah bu , aku sudah berpamitan dengannya” kyu memaksakan senyumnya , agar eommanya tidak khawatir.

“kalau begitu , palli kita berangkat” nyonya cho menggengam satu tangan kyu kemudian berjalan bersama kyu menuju mobil dan tuan cho berada.

Kyu masuk ke dalam mobilnya , mobil perlahan bergerak meninggalkan Panti asuhan tersebut.

“shin , aku tau kau terluka. Maaf atas keputusanku , aku akan kembali lagi dan mencarimu” ungkap batin kyu seraya menatap keluar kaca mobil.

 

““““Sincerity Of Love““““

 

Shin membuka pintu kamarnya saat ia sudah tidak mendengar deru mobil kyu lagi. dengan mata yang membengkak akibat menanggis semalaman , shin menggambil surat yang di letakkan kyu di depan pintu kamarnya.

Shin membuka surat itu perlahan lalu mulai membacanya.

 

 

Untuk Shin Yeong

Shin , aku tak mengerti kenapa kau bisa berkata sekasar itu semalam. Apa kau baik-baik saja ? aku harap kau tidak terlalu memikirkan kepergianku sekarang. Hei shin , jujur aku binggung dan berat sekali meninggalkanmu. Karna nanti saat disana ak tidak tau lagi akan bergaul dengan siapa , tidak akan mengejekmu cerewet lagi , tidak akan mendengar ucapan-ucapan polosmu lagi , tidak akan mengendongmu lagi , lalu tidak ada juga yang akan memarahiku saat aku benar-benar malas mengerjakan tugas sekolah. Aku akan merindukan itu semua Shin , jaga dirimu baik-baik. Makan yang teratur dan jangan terlalu lelah.

Kau ingat saat kita mendapatkan hadiah dari ibu park karna kita memenangkan lomba kebersihan di panti asuhan ? aku memiliki salah satu fotonya , foto disaat aku menggendongmu karna kau lelah berjalan. Masih ingat ? hahaha kau tau ? kau sangat berat , untung saja aku ini pria muda yang kuat.

Aku akan kembali shin , untukmu.

 

Cho Kyuhyun.

 

 

Shin kembali menitihkan air matanya sesudah dia membaca surat dari kyu. Shin mengeluarkan selembar foto yang ada di dalam surat itu juga , foto dimana kyu menggendong shin.

“kyu , tidak peduli kau akan selama apa di Melbourne. Aku memutuskan untuk menunggumu sampai kau benar-benar kembali seperti ucapanmu.” Shin memeluk foto itu dengan air mata yang masih terus membasahi pipinya.

 

 

Continued …..

Bagaimana ? setelah baca FF ini apa masih ada yang kurang ?

Tolong di beri saran dan kritiknya ^^

Gomawo…

11 thoughts on “Sincerity Of Love [Chapter 1]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s